Updates from November, 2007 Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • SERBUIFF 2:55 pm on 28/11/2007 Permalink | Reply
    Tags: index al quraan   

    index al quraan 

    spacer
         
      Search
     

    19 Dzul Qo’dah 1428 H

     

    Rabu, 28 November 2007

    header

    Konsultasi Ustadz

    Pengajian Shoutcast
    Pengajian Online

    Tiap Kamis Malam
    dan

    Ahad Malam
    18.00 WIB

    Halaman Utama
    Cari Produk Halal
    Search Produk Halal
    Klik indohalal.com
    Pengajian Virtual
    Via:

     
    Kirim Artikel
    Kami menerima kiriman tulisan untuk melengkapi referensi Islam yang termuat di website ini.
    Silahkan kirim ke <!– var prefix = ‘ma’ + ‘il’ + ‘to’; var path = ‘hr’ + ‘ef’ + ‘=’; var addy41595 = ‘info’ + ‘@’; addy41595 = addy41595 + ‘pesantrenvirtual’ + ‘.’ + ‘com’; var addy_text41595 = ‘redaksi’; document.write( ‘‘ ); document.write( addy_text41595 ); document.write( ” ); //–>\n redaksi <!– document.write( ‘‘ ); //–> Alamat e-mail ini telah diblok oleh spam bots, Anda membutuhkan Javascript untuk melihatnya <!– document.write( ” ); //–>
    Even Ramadhan
    /* DOMnews 1.0 homepage: http://www.onlinetools.org/tools/domnews/ released 11.07.05 */ /* Variables, go nuts changing those! */ // initial position var dn_startpos=30; // end position var dn_endpos=-61; // Speed of scroller higher number = slower scroller var dn_speed=36; // ID of the news box var dn_newsID=’eventlistscroller’; // class to add when JS is available var dn_classAdd=’hasJS’; // Message to stop scroller var dn_stopMessage=”; // ID of the generated paragraph var dn_paraID=’DOMnewsstopper’; /* Initialise scroller when window loads */ window.onload=function() { // check for DOM if(!document.getElementById || !document.createTextNode){return;} initDOMnews(); // add more functions as needed } /* stop scroller when window is closed */ window.onunload=function() { clearInterval(dn_interval); } /* This is the functional bit, do not press any buttons or flick any switches without knowing what you are doing! */ var dn_scrollpos=dn_startpos; /* Initialise scroller */ function initDOMnews() { var n=document.getElementById(dn_newsID); if(!n){return;} n.className=dn_classAdd; dn_interval=setInterval(‘scrollDOMnews()’,dn_speed); n.onmouseover=function() { clearInterval(dn_interval); } n.onmouseout=function() { dn_interval=setInterval(‘scrollDOMnews()’,dn_speed); } } function stopDOMnews() { clearInterval(dn_interval); var n=document.getElementById(‘news’); n.className=”; n.parentNode.removeChild(n.nextSibling); return false; } function scrollDOMnews() { var n=document.getElementById(dn_newsID).getElementsByTagName(‘ul’)[0]; n.style.top=dn_scrollpos+’px’; if(dn_scrollpos==dn_endpos){dn_scrollpos=dn_startpos;} dn_scrollpos–; }

    Sorry, no events to display

     
     
     
    Home | Index Qur’an
    List Pesantren Terbaru
     
       
       
    spacer  

    © 2007 PesantrenVirtual.com

    PesantrenVirtual.

     
    spacer

    Advertisements
     
    • abdulmomin 11:34 pm on 25/12/2007 Permalink | Reply

      Beautiful MashaAllah!

      Indeed the correct way of understanding the real Islam is to refer to the Holy Quran as the basis for all knowledge and then understanding the Sunnah and Hadith in its light. Anything that cannot be linked back to the Quran cannot be declared an integral part of Islam. We must be very careful when we assume that something is or is not part of Islam. Allah has protected the Holy Book for this very purpose that no matter how much time passes the word of Allah remains pure and provides guidance to those who truly want to submit to his will and stay on course to becoming true Muslims.
      The values, injunctions, and the principles enshrined in the Book form the corner stone of the Islamic polity and the limits laid down by it provide the framework within which the laws of the Islamic State may be formulated. These principles, or limits, or framework, are immutable, but the statutes made by the State within these four corners are open to modification and change according to the needs of the times.

      The Qur’an is the last of the Divine Books, because Messenger-hood ended with Muhammad. No subsequent human opinion or pronouncement in matters of deen, therefore, can be recognized as authoritative; nor can any man-made law repugnant to the Qur’an be regarded as binding upon the Muslims. The Qur’an is a book of guidance for all mankind and transcends the barriers of time and space. The Islamic State is an instrument for the enforcement of the Laws and Injunctions embodied in the Qur’an.
      May Allah guide us and have mercy on us. Ameen.
      Abdul Momin
      http://www.quransunnat.com

  • SERBUIFF 2:29 pm on 28/11/2007 Permalink | Reply
    Tags: TERJEMAHAN ALQUR'AN - Al-Qur'an Online + Murottal + Taf   

    Terjemahan al quraan – Al-Qur’an Online + Murottal + Tafsir + Asbabun Nuzul http://c.1asphost.com/sibin/AlQuran.asp 

    Terjemahan al quraan – Al-Qur’an Online + Murottal + Tafsir + Asbabun Nuzul ….

    CLICK : http://users6.nofeehost.com/alquranonline/

     
  • SERBUIFF 10:19 am on 30/10/2007 Permalink | Reply
    Tags: , , atheis, bekasi, , bogor, budha, erzal, hindu, indonesia, , isaalmasih, , jakarta, jewish, kafir, , moses, , , , protestan, tangerang, , Tentang situs http://www.faithfreedom.org dan http://ww, ,   

    Tentang situs http://www.faithfreedom.org dan http://www.indonesia.faithfreedom.org ? 

    Apa opini anda tentang situs http://www.faithfreedom.org dan

    http://www. indonesia.faithfreedom.org yang menyerang Islam ?

    Tuliskan pendapat, komentar, ulasan, unek2, kritik dan saran pada kolom comment, semoga bermanfaat bagi kita semua.

    Untuk melihat semua comment CLICK judul diatas : Tentang situs http://www.faithfreedom.org dan http://www.indonesia.faithfreedom.org ? … atau kata comment kanan bawah .

     
    • beMuslim 11:03 pm on 31/10/2007 Permalink | Reply

      Situs itu harus ditutup, perlu kerjasama antar semua lini Islam.

    • ZULMI 8:20 am on 02/11/2007 Permalink | Reply

      menurutku, sebagai muslim daripada berbicara tuduhan itu palsu, menjelek2an islam dsb, lebih baik buktikan saja tuduhan mereka salah. Jika mereka salah seharusnya kita sebagai muslim dapat membuktikannya. Sampai saat ini dengan jujur, pendapat kafir2 tersebut aku akui sangat logis.

      kadang yang membuat saya berfikir dalam membela iman kita apakah perlu menyerang balik kepercayaan orang lain?itulah sampai saat ini aku masih bertanya-tanya.

      Sangat sayang saya tidak memiliki kemampuan untuk ikut disana.

    • erzal 10:53 am on 05/11/2007 Permalink | Reply

      justru sekarang ini kita sedang berusaha menjawab tuduhan mereka, coba lihat http://blog.360.yahoo.com/pipin234

      pendapat kafir itu tidak logis karena :
      1. mereka banyak dengan sengaja mendistorsi ajaran islam terutama dari Al quran dan hadist,
      2. membuat berbagai macam kebohongan dan fitnah
      3. mencari2 hal2 negatif dan apa yang mereka anggap suatu kelemahan islam…….padahal itu akan sia2 saja
      4. hanya mengulas sisi negatif menurut anggapan mereka tanpa mengulas sisi positif dari islam.

      Jelas kita harus membela islam dan menyerang balik mereka dengan membuktikan agama Islam itu benar dan agama mereka adalah salah !!!.

      Soal kemampuan semua orang punya kemampuan asal mau belajar, banyak membaca, berfikir dan banyak bertanya pada yang ahlinya ………insyaallah bisa. ..OK ?

    • pakigun 5:18 pm on 22/12/2007 Permalink | Reply

      Konsep berfikir tentang Tuhan (teologi) adalah konsep yang harus menjelaskan jatidiri Tuhan. Dalam Teologi ini, maka berfikirlah saat dimana Tuhan itu belum menciptakan apa-apa, Tuhan adalah sendiri atau satu. Selanjutnya dimulailah langkah berikutnya yaitu saat Tuhan menciptakan ciptaanNya atau karyaNya. Dua pertama ciptaanNya adalah Waktu dan Ruang. Dalam menciptakan dimensi waktu dan dimensi ruang, maka jelas Tuhan sendiri, tidak membutuhkan tuhan-tuhan yang lain, kerena memang tidak ada Tuhan selain Tuhan Sang Pencipta. Dengan demikian, Tuhan itu jumlahnya benar-benar satu, bukan dua, tiga atau seterusnya. Tuhan Yang Maha Satu ini, oleh orang Islam disebut sebagai Allah dan oleh orang Ibrani dsebut sebagai Elli. Tidak ada Tuhan selain Tuhan Sang Pencipta ini bermakna Tidak ada Tuhan selain Allah. Tampaknya ada syarat tunggal sesuatu itu disebut sebagai Tuhan, syarat tunggal itu adalah Tuhan itu harus Pencipta. Syarat ini bisa diujicobakan kepada tuhan-tuhan yang dikenal oleh manusia di bumi ciptaan Allah ini. Kita mulai dari Yesus anak Maria, Yesus anak maria ini bahkan belum mencipakan apa-apa dan bahkan umurnya lebih muda dari Adam, manusia pertama ciptaan Tuhan. Maka berarti Yesus anak Maria adalah bukan Tuhan, bukan anak Tuhan juga bukan anak Josep. Hanya ada satu hasil dari ujicoba ini, yaitu Yesus itu adalah anak Maria, dan Yesus adalah seorang yang mulia. Mari kita uji kepada tuhan yang lain, misal kepada Roh Kudus, Roh Kudus ini adalah tuhan yang paling jarang disebut-subut oleh manusia, oleh penganutnya maka Roh Kudus ini sangat minimal perannya. Tuhan Roh Kudus juga tidak menciptakan alam semesta ini, maka Roh Kudus adalah bukan tuhan. Demikian juga dengan Sang Budha Gautama, yang tidak menciptakan apa-apa bahkan umurnya lebih muda dari umur bumi.

      Jadi, Tuhan itu adalah Satu. Satu yang tiada duanya, juga tidak ada yang menyamaiNya. Mari berfikir tentang Tuhan jangan dari setelah bumi diciptakan, berfikirlah sejak Tuhan belum menciptakan ciptaanNya.

      Trims. http://islamteori.wordpress.com/

    • haikal 4:38 am on 28/12/2007 Permalink | Reply

      situs itu dari orang kafir untuk orang kafir, jadi kita tidak usah kasih comment di sana. boleh di baca untuk mengetahui taktik serangan-serangan pemurtadan dari meraka sehingga kita bisa dengan mudah membuat tameng untuk serangan-serangan mereka.

    • lafaek 12:31 pm on 28/12/2007 Permalink | Reply

      memang terasa kecewa yang sangat mendalam, sedih, jengkel, gemes ketika agama yang diyakini selama ini ternyata palsu dan nabi yang teladani merupakan nabi bejad tidak bermoral. Faithfreedom dengan penuh fakta telah membongkar kepalsuan itu. Bravoo Faithfreedom !!!! Islam adalah agama padang pasir , ketika islam menyentuh suatu daerah, negara bahkan hati maka seketika disitu akan menjadi padang pasir, gersang, panas, primitive, terbelakang…

    • andi 4:59 am on 28/02/2008 Permalink | Reply

      saya sempat juga jengkel, gemas dan marah karena awalnya saya kira semua isinya fitnah dan kebohongan. Tapi setelah saya selidiki sendiri sebagian ada yang benar. Contoh soal usia aisyah yang 6 tahun. Di hadist bukhari dan juga buku muhammad haekal yang saya punya menyebut persis seperti itu. Hingga kini saya masih merasa terganggu. Benarkah nabi kita yang mulia itu menikahi anak2. Tolong cari penjelasan yang bisa menenangkan pikiran saya.

    • erzal 2:37 am on 29/02/2008 Permalink | Reply

      tentang masalah umur aisyah saat menikah dengan nabi muhammad dapat dilihat pada uraian dibawah ini…………Seorang teman kristen suatu kali bertanya ke saya, ” Akankah anda menikahkan saudara perempuanmu yang berumur 7 tahun dengan seorang tua berumur 50 tahun?” Saya terdiam. Dia melanjutkan,” Jika anda tidak akan melakukannya, bagaimana bisa anda menyetujui pernikahan gadis polos berumur 7 tahun, Aisyah, dengan Nabi anda?” Saya katakan padanya,” Saya tidak punya jawaban untuk pertanyaan anda pada saat ini.” Teman saya tersenyum dan meninggalkan saya dengan guncangan dalam batin saya akan agama saya. Kebanyakan muslim menjawab bahwa pernikahan seperti itu diterima masyarakat pada saat itu. Jika tidak, Orang-orang akan merasa keberatan dengan pernikahan Nabi saw dengan Aisyah.

      Bagaimanapun, penjelasan seperti ini akan mudah menipu bagi orang-orang yang naif dalam mempercayainya. Tetapi, saya tidak cukup puas dengan penjelasan seperti .

      Nabi merupakan manusia tauladan, Semua tindakannya paling patut dicontoh sehingga kita, Muslim dapat meneladaninya. Bagaimaanpun, kebanyakan orang di Islamic Center of Toledo, termasuk saya, Tidak akan berpikir untuk menunangkan saudara perempuan kita yang berumur 7 tahun dengan seorang laki-laki berumur 50 tahun. Jika orang tua setuju dengan pernikahan seperti itu, kebanyakan orang, walaupun tidak semuanya, akan memandang rendah thd orang tua dan suami tua tersebut.

      Tahun 1923, pencatat pernikahan di Mesir diberi intruksi untuk menolak pendaftaran dan menolak mengeluarkan surat nikah bagi calon suami berumur dibawah 18 tahun , dan calon isteri dibawah 16 tahun. Tahun 1931, Sidang dalam oraganisasi-oraganisi hukum dan syariah menetapkan untuk tidak merespon pernikahan bagi pasangan dengan umur diatas (Women in Muslim Family Law, John Esposito, 1982). Ini memperlihatkan bahwa walaupun di negara Mesir yang mayoritas Muslim pernikahan usia anak-anak adalah tidak dapat diterima.

      Jadi, Saya percaya, tanpa bukti yang solidpun selain perhormatan saya thd Nabi, bahwa cerita pernikahan gadis brumur 7 tahun dengan Nabi berumur 50 tahun adalah mitos semata. Bagaimanapun perjalanan panjang saya dalam menyelelidiki kebenaran atas hal ini membuktikan intuisi saya benar adanya.

      Nabi memang seorang yang gentleman. Dan dia tidak menikahi gadis polos berumur 7 atau 9 tahun. Umur Aisyah telah dicatat secara salah dalam literatur hadist. Lebih jauh, Saya pikir bahwa cerita yang menyebutkan hal ini sangatlah tidak bisa dipercaya. Beberapa hadist (tradisi Nabi) yang menceritakan mengenai umur Aisyah pada saat pernikahannya dengan Nabi, hadist-hadist tsb sangat bermasalah. Saya akan menyajikan beberapa bukti melawan khayalan yang diceritakan Hisyanm ibnu `Urwah dan untuk membersihkan nama Nabi dari sebutan seorang tua yang tidak bertanggung jawab yang menikahi gadis polos berumur 7 tahun.
      BUKTI #1: PENGUJIAN THD SUMBER

      Sebagaian besar riwayat yang menceritakan hal ini yang tercetak di hadist yang semuanya diriwayatkan hanya oleh Hisham ibn `Urwah, yang mencatat atas otoritas dari Bapaknya,Yang mana seharusnya minimal 2 atau 3 orang harus mencatat hadist serupa juga. Adalah aneh bahwa tak ada seorangpun yang di Medinah, dimana Hisham ibn `Urwah tinggal, sampai usia 71 tahun baru menceritakan hal ini, disamping kenyataan adanya banyak murid-murid di Medinah termasuk yang kesohor Malik ibn Anas, tidak menceritakan hal ini.
      Asal dari riwayat ini adalah dari orang-orang Iraq, dimana Hisham tinggal disana dan pindah dari Medinah ke Iraq pada usia tua.

      Tehzibu’l-Tehzib, salah satu buku yang cukup terkenal yang berisi catatan para periwayat hadist, menurut Yaqub ibn Shaibah mencatat : ” Hisham sangat bisa dipercaya, riwayatnya dapat diterima, kecuali apa-apa yang dia ceritakan setelah pindah ke Iraq ” (Tehzi’bu’l-tehzi’b, Ibn Hajar Al-`asqala’ni, Dar Ihya al-turath al-Islami, 15th century. Vol 11, p.50).

      Dalam pernyataan lebih lanjut bahwa Malik ibn Anas menolak riwayat Hisham yang dicatat dari orang-orang Iraq: ” Saya pernah dikasih tahu bahwa Malik menolak riwayat Hisham yang dicatat dari orang-orang Iraq” (Tehzi’b u’l-tehzi’b, IbnHajar Al- `asqala’ni, Dar Ihya al-turath al-Islami, Vol.11, p. 50).

      Mizanu’l-ai`tidal, buku lain yang berisi uraian riwayat hidup pada periwayat hadist Nabi saw mencatat: “Ketika masa tua, ingatan Hisham mengalami kemunduran yang mencolok” (Mizanu’l-ai`tidal, Al-Zahbi, Al-Maktabatu’l-athriyyah, Sheikhupura, Pakistan, Vol. 4, p. 301).

      KESIMPULAN: berdasarkan referensi ini, Ingatan Hisham sangatlah jelek dan riwayatnya setelah pindha ke Iraq sangat tidak bisa dipercaya, sehingga riwayatnya mengenai umur pernikahan Aisyah adalah tidak kredibel.

      KRONOLOGI: Adalah vital untuk mencatat dan mengingat tanggal penting dalam sejarah Islam:

      pra-610 M: Jahiliya (pra-Islamic era) sebelum turun wahyu
      610 M: turun wahyu pertama AbuBakr menerima Islam
      613 M: Nabi Muhammad mulai mengajar ke Masyarakat
      615 M: Hijrah ke Abyssinia.
      616 M: Umar bin al Khattab menerima Islam.
      620 M: dikatakan Nabi meminang Aisyah
      622 M: Hijrah ke Yathrib, kemudian dinamai Medina
      623/624 M: dikatakan Nabi saw berumah tangga dengan Aisyah
      BUKTI #2: MEMINANG

      Menurut Tabari (juga menurut Hisham ibn `Urwah, Ibn Hunbal and Ibn Sad), Aisyah dipinang pada usia 7 tahun dan mulai berumah tangga pada usia 9 tahun.

      Tetapi, di bagian lain, Al-Tabari mengatakan: “Semua anak Abu Bakr (4 orang) dilahirkan pada masa jahiliyah dari 2 isterinya ” (Tarikhu’l-umam wa’l-mamlu’k, Al-Tabari (died 922), Vol. 4,p. 50, Arabic, Dara’l-fikr, Beirut, 1979).

      Jika Aisyah dipinang 620M (Aisyah umur 7 tahun) dan berumah tangga tahun 623/624 M (usia 9 tahun), ini mengindikasikan bahwa Aisyah dilahirkan pada 613 M. Sehingga berdasarkan tulisan Al- Tabari, Aisyah seharusnya dilahirkan pada 613M, Yaitu 3 tahun sesudah masa jahiliyah usai (610 M).

      Tabari juga menyatakan bahwa Aisyah dilahirkan pada saat jahiliyah. Jika Aisyah dilahirkan pada era Jahiliyah, seharusnya minimal Aisyah berumur 14 tahun ketika dinikah. Tetapi intinya Tabari mengalami kontradiksi dalam periwayatannya.

      KESIMPULAN: Al-Tabari tak reliable mengenai umur Aisyah ketika menikah.
      BUKTI # 3: Umur Aisyah jika dihubungkan dengan umur Fatimah

      Menurut Ibn Hajar, “Fatima dilahirkan ketika Ka`bah dibangun kembali, ketika Nabi saw berusia 35 tahun… Fatimah 5 tahun lebih tua dari Aisyah ” (Al-isabah fi tamyizi’l-sahabah, Ibn Hajar al-Asqalani, Vol. 4, p. 377, Maktabatu’l-Riyadh al-haditha, al-Riyadh,1978).

      Jika Statement Ibn Hajar adalah factual, berarti Aisyah dilahirkan ketika Nabi berusia 40 tahun. Jika Aisyah dinikahi Nabi pada saat usia Nabi 52 tahun, maka usia Aisyah ketika menikah adalah 12 tahun.

      KESIMPULAN: Ibn Hajar, Tabari, Ibn Hisham, dan Ibn Humbal kontradiksi satu sama lain. Tetapi tampak nyata bahwa riwayat Aisyah menikah usia 7 tahun adalah mitos tak berdasar.
      BUKTI #4: Umur Aisyah dihitung dari umur Asma’

      Menurut Abda’l-Rahman ibn abi zanna’d: “Asma lebih tua 10 tahun dibanding Aisyah (Siyar A`la’ma’l-nubala’, Al-Zahabi, Vol. 2, p. 289, Arabic, Mu’assasatu’l-risalah, Beirut, 1992).

      Menurut Ibn Kathir: “Asma lebih tua 10 tahun dari adiknya [Aisyah]” (Al-Bidayah wa’l-nihayah, Ibn Kathir, Vol. 8, p. 371,Dar al-fikr al-`arabi, Al-jizah, 1933).

      Menurut Ibn Kathir: “Asma melihat pembunuhan anaknya pada tahun 73 H, dan 5 hari kemudian Asma meninggal. Menurut iwayat lainya, dia meninggal 10 atau 20 hari kemudian, atau bebrapa hari lebih dari 20 hari, atau 100 hari kemudian. Riwayat yang paling kuat adalah 100 hari kemudian. Pada waktu Asma Meninggal, dia berusia 100 tahun” (Al-Bidayah wa’l-nihayah, Ibn Kathir, Vol. 8, p. 372, Dar al-fikr al-`arabi, Al- jizah, 1933)

      Menurut Ibn Hajar Al-Asqalani: “Asma hidup sampai 100 tahun dan meninggal pada 73 or 74 H.” (Taqribu’l-tehzib, Ibn Hajar Al-Asqalani,p. 654, Arabic, Bab fi’l-nisa’, al-harfu’l-alif, Lucknow).

      Menurut sebagaian besar ahli sejarah, Asma, Saudara tertua dari Aisyah berselisuh usia 10 tahun. Jika Asma wafat pada usia 100 tahun dia tahun 73 H, Asma seharusnya berusia 27 atau 28 tahun ketika hijrah (622M).

      Jika Asma berusia 27 atau 28 tahun ketika hijrah (ketika Aisyah berumah tangga), Aisyah seharusnya berusia 17 atau 18 tahun. Jadi, Aisyah, berusia 17 atau 18 tahun ketika hijrah pada taun dimana Aisyah berumah tangga.

      Berdasarkan Hajar, Ibn Katir, and Abda’l-Rahman ibn abi zanna’d, usia Aisyah ketika beliau berumah tangga dengan Rasulullah adalah 19 atau 20 tahun.

      Dalam bukti # 3, Ibn Hajar memperkirakan usia Aisyah 12 tahun dan dalam bukti #4 Ibn Hajar mengkontradiksi dirinya sendiri dengan pernyataannya usia Aisyah 17 atau 18 tahun. Jadi mana usia yang benar ? 12 atau 18..?

      kesimpulan: Ibn Hajar tidak valid dalam periwayatan usia Aisyah.
      BUKTI #5: Perang BADAR dan UHUD

      Sebuah riwayat mengenai partisipasi Aisyah dalam perang Badr dijabarkan dalam hadist Muslim, (Kitabu’l-jihad wa’l-siyar, Bab karahiyati’l-isti`anah fi’l-ghazwi bikafir). Aisyah, ketika menceritakan salah satu moment penting dalam perjalanan selama perang Badar, mengatakan: “ketika kita mencapai Shajarah”. Dari pernyataan ini tampak jelas, Aisyah merupakan anggota perjalanan menuju Badar. Sebuah riwayat mengenai pastisipasi Aisyah dalam Uhud tercatat dalam Bukhari (Kitabu’l-jihad wa’l-siyar, Bab Ghazwi’l-nisa’ wa qitalihinnama`a’lrijal): “Anas mencatat bahwa pada hari Uhud, Orang-orang tidak dapat berdiri dekat Rasulullah. [pada hari itu,] Saya melihat Aisyah dan Umm-i-Sulaim dari jauh, Mereka menyingsingkan sedikit pakaian-nya [untuk mencegah halangan gerak dalam perjalanan tsb].”

      Lagi-lagi, hal ini menunjukkan bahwa Aisyah ikut berada dalam perang Uhud and Badr.

      Diriwayatkan oleh Bukhari (Kitabu’l-maghazi, Bab Ghazwati’l-khandaq wa hiya’l-ahza’b): “Ibn `Umar menyatakan bahwa Rasulullah tidak mengijinkan dirinya berpastisispasi dalam Uhud, pada ketika itu, Ibnu Umar berusia 14 tahun. Tetapi ketika perang Khandaq, ketika berusia 15 tahun, Nabi mengijinkan Ibnu Umar ikut dalam perang tsb.”

      Berdasarkan riwayat diatas, (a) anak-anak berusia dibawah 15 years akan dipulangkan dan tidak diperbolehkan ikut dalam perangm, dan (b) Aisyah ikut dalam perang badar dan Uhud

      KESIMPULAN: Aisyah ikut dalam perang Badar dan Uhud jelas mengindikasikan bahwa beliau tidak berusia 9 tahun ketika itu, tetapi minimal berusia 15 tahun. Disamping itu, wanita-wanita yang ikut menemani para pria dalam perang sudah seharusnya berfungsi untuk membantu, bukan untuk menambah beban bagi mereka. Ini merupakan bukti lain dari kontradiksi usia pernikahan Aisyah.
      BUKTI #6: Surat al-Qamar (Bulan)

      Menurut beberapa riwayat, Aisyah dilahirkan pada tahun ke delapan sebelum hijriyah. Tetapi menurut sumber lain dalam Bukhari, Aisyah tercatat mengatakan hal ini: “Saya seorang gadis muda (jariyah dalam bahasa arab)” ketika Surah Al-Qamar diturunkan(Sahih Bukhari, kitabu’l-tafsir, Bab Qaulihi Bal al-sa`atu Maw`iduhum wa’l-sa`atu adha’ wa amarr).

      Surat 54 dari Quran diturunkan pada tahun ke delapan sebelum hijriyah(The Bounteous Koran, M.M. Khatib, 1985), menunjukkan bahwa surat tsb diturunkan pada tahun 614 M. jika Aisyah memulai berumahtangga dengan Rasulullah pada usia 9 di tahun 623 M or 624 M, Aisyah masih bayi yang baru lahir (sibyah in Arabic) pada saat Surah Al-Qamar diturunkan. Menurut riwayat diatas, secara aktual tampak bahwa Aisyah adalah gadis muda, bukan bayi yang baru lahir ketika pewahyuan Al-Qamar. Jariyah berarti gadis muda yang masih
      suka bermain (Lane’s Arabic English Lexicon). Jadi, Aisyah, telah menjadi jariyah bukan sibyah (bayi), jadi telah berusia 6-13 tahun pada saat turunnya surah Al-Qamar, dan oleh karean itu sudah pasti berusia 14-21 tahun ketika dinikah Nabi.

      Kesimpulan: riwayat ini juga mengkontra riwayat pernikahan Aisyah yang berusia 9 tahun.
      BUKTI #7: Terminologi bahasa Arab

      Menurut riwayat dari Ahmad ibn Hanbal, sesudah meninggalnya isteri pertama Rasulullah, Khadijah, Khaulah datang kepada Nabi dan menasehati Nabi untuk menikah lagi, Nabi bertanya kepada nya ttg pilihan yang ada di pikiran Khaulah. Khaulah berkata: “Anda dapat menikahi seorang gadis (bikr) atau seorang wanita yang pernah menikah (thayyib)”. Ketika Nabi bertanya ttg identitas gadis tsb (bikr), Khaulah menyebutkan nama Aisyah.

      Bagi orang yang paham bahasa Arab akan segera melihat bahwa kata bikr dalam bahasa Arab tidak digunakan untuk gadis belia berusia 9 tahun. Kata yang tepat untuk gadis belia yangmasih suka bermain-main adalah, seperti dinyatakan dimuka, adalah jariyah. Bikr disisi lain, digunakan untuk seorang wanita yang belum menikah serta belum punya pertautan pengalaman dengan pernikahan, sebagaiaman kita pahami dalam bahasa Inggris “virgin”.
      Oleh karean itu, tampak jelas bahwa gadis belia 9 tahun bukanlah “wanita” (bikr) (Musnad Ahmad ibn Hanbal, Vol. 6, p. .210,Arabic, Dar Ihya al-turath al-`arabi, Beirut).

      Kesimpulan: Arti literal dari kata, bikr (gadis), dalam hadist diatas adalah “wanita dewasa yang belum punya pengalaman sexual dalam pernikahan.” Oleh karean itu, Aisyah adalah seorang wanita dewasa pada waktu menikahnya.
      BUKTI #8. Text Qur’an

      Seluruh muslim setuju bahwa Quran adalah buku petunjuk. Jadi, kita perlu mencari petunjuk dari Qur’an untuk membersihkan kabut kebingungan yang diciptakan oleh para periwayat pada periode klasik Islam mengenai usia Aisyah dan pernikahannya. Apakah Quran mengijinkan atau melarang pernikahan dari gadis belia berusia 7 tahun?

      Tak ada ayat yang secara eksplisit mengijinkan pernikahan seperti itu. Ada sebuah ayat , yang bagaimanapun, yang menuntun muslim dalam mendidik dan memperlakukan anak yatim. Petunjuk Qur’an mengenai perlakuan anak Yatim juga valid doaplikasikan ada anak kita sendiri sendiri. Ayat tsb mengatakan : Dan janganlah kamu serahkan kepada orang-orang yang belum sempurna akalnya, harta (mereka yang ada dalam kekuasaanmu) yang dijadikan Allah sebagai pokok kehidupan. Berilah mereka belanja dan pakaian (dari hasil harta itu) dan ucapkanlah kepada mereka kata-kata yang baik. (Qs. 4:5) Dan ujilah anak yatim itu sampai mereka cukup umur untuk kawin. Kemudian jika menurut pendapatmu mereka telah cerdas (pandai memelihara harta), maka serahkanlah kepada mereka harta-hartanya. ?? (Qs. 4:6)

      Dalam hal seorang anak yang ditingal orang tuanya, Seorang muslim diperintahkan untuk (a) memberi makan mereka, (b) memberi pakaian, (c) mendidik mereka, dan (d) menguji mereka thd kedewasaan “sampai usia menikah” sebelum mempercayakan mereka dalam pengelolaan keuangan.

      Disini, ayat Qur’an menyatakan ttg butuhnya bukti yang teliti terhadap tingkat kedewasaan intelektual dan fisik melalui hasil test yang objektif sebelum memasuki usia nikah dan untuk mempercayakan pengelolaan harta-harta kepada mereka.

      Dalam ayat yang sangat jelas diatas, tidak ada seorangpun dari muslim yang bertanggungjawab akan melakukan pengalihan pengelolaan keuangan pada seorang gadis belia berusia 7 tahun. Jika kita tidak bisa mempercayai gadis belia berusia 7 tahun dalam pengelolaan keuangan, Gadis tsb secara tidak memenuhi syarat secara intelektual maupun fisik untuk menikah. Ibn Hambal (Musnad Ahmad ibn Hambal, vol.6, p. 33 and 99) menyatakan bahwa Aisyah yang berusia 9 tahun lebih tertarik untuk bermain dengan mainannya daripada mengambi tugas sebagai isteri. Oleh karean itu sangatlah sulit untuk mempercayai, bahwa AbuBakar,seorang tokoh muslim, akan menunangkan anaknya yang masih belia berusia 7 taun dengan Nabi yang berusia 50 tahun.. Sama sulitnya untuk membayangkan bahwa Nabi menikahi seorang gadis belia berusia 7 tahun.

      Sebuah tugas penting lain dalam menjaga anak adalah mendidiknya. Marilah kita memunculkan sebuah pertanyaan,” berapa banyak di antara kita yang percaya bahwa kita dapat mendidik anak kita dengan hasil memuaskan sebelum mereka mencapai usia 7 atau 9 tahun?” Jawabannya adalah Nol besar. Logika kita berkata, adalah tidak mungkin tugas mendidik anak kita dengan memuaskan sebelum mereka mencapai usia 7 tahun, lalu bagaimana mana mungkin kita percaya bahwa Aisyah telah dididik secara sempurna pada usia 7 tahun seperti diklaim sebagai usia pernikahannya?

      AbuBakr merupakan seorang yang jauh lebih bijaksana dari kita semua, Jadi dia akan merasa dalam hatinya bahwa Aisyah masih seorang anak-anak yang belum secara sempurna sebagaimana dinyatakan Qur’an. Abu Bakar tidak akan menikahkan Aisyah kepada seorangpun. Jika sebuah proposal pernikahan dari gadis belia dan belum terdidik secara memuaskan datang kepada Nabi, Beliau akan menolak dengan tegas karean itu menentang hukum-hukum Quran.

      Kesimpulan: Pernikahan Aisyah pada usia 7 tahun akan menentang hukum kedewasaan yang dinyatakan Quran. Oleh karean itu, Cerita pernikahan Aisyah gadis belia berusia 7 tahun adalah mitos semata.
      BUKTI #9: Ijin dalam pernikahan

      Seorang wanita harus ditanya dan diminta persetujuan agar pernikahan yang dia lakukan menjadi syah (Mishakat al Masabiah, translation by James Robson, Vol. I, p. 665). Secara Islami, persetujuan yang kredible dari seorang wanita merupakan syarat dasar bagi kesyahan sebuah pernikahan.

      Dengan mengembangkan kondisi logis ini, persetujuan yang diberikan oleh gadis belum dewasa berusia 7 tahun tidak dapat diautorisasi sebagai validitas sebuah pernikahan.

      Adalah tidak terbayangkan bahwa AbuBakr, seorang laki-laki yang cerdas, akan berpikir dan mananggapi secara keras ttg persetujuan pernikahan gadis 7 tahun (anaknya sendiri) dengan seorang laki-laki berusia 50 tahun.

      Serupa dengan ini, Nabi tidak mungkin menerima persetujuan dari seorang gadis yang menurut hadith dari Muslim, masih suka bermain-main dengan bonekanya ketika berumah tangga dengan Rasulullah.

      kesimpulan: Rasulullah tidak menikahi gadis berusia 7 tahun karena akan tidak memenuhi syarat dasar sebuah pernikahan islami ttg klausa persetujuan dari pihak isteri. Oleh karean itu, hanya ada satu kemungkinan Nabi menikahi Aisyah seorang wanita yang dewasa secara intelektual maupun fisik.
      SUMMARY:

      Tidak ada tradisi Arab untuk menikahkan anak perempuan atau laki-laki yang berusia 9 tahun, Demikian juga tidak ada pernikahan Rasulullah saw dan Aisyah ketika berusia 9 tahun. Orang-orang arab tidak pernha keberatan dengan pernikahan seperti ini, karean ini tak pernah terjadi sebagaimana isi beberapa riwayat.

      Jelas nyata, riwayat pernikahan Aisyah pada usia 9 tahun oleh Hisham ibn `Urwah tidak bisa dianggap sebagai kebenaran, dan kontradisksi dengan riwayat-riwayat lain. Lebih jauh, tidak ada alasan yang nyata untuk menerima riwayat Hisham ibn `Urwah sebagai kebenaran ketika para pakar lain, termasuk Malik ibn Anas, melihat riwayat Hisham ibn `Urwah selama di
      Iraq adalah tidak reliable. Pernyataan dari Tabari, Bukhari dan Muslim menunjukkan mereka kontradiksi satu sama lain mengenai usia menikah bagi Aisyah. Lebih jauh, beberapa pakar periwayat mengalami internal kontradiksi dengan riwayat-riwayatnya sendiri. Jadi, riwayat usia Aisyah 9 tahun ketika menikah adalah tidak reliable karean adanya kontradiksi yang nyata pada catatan klasik dari pakar sejarah Islam.

      Oleh karean itu, tidak ada alasan absolut untuk menerima dan mempercayai usia Aisyah 9 tahun ketika menikah sebagai sebuah kebenaran disebabkan cukup banyak latar belakang untuk menolak riwayat tsb dan lebih layak disebut sebagai mitos semata. Lebih jauh, Qur’an menolak pernikahan gadis dan lelaki yang belum dewasa sebagaimana tidak layak membebankan kepada mereka tanggung jawab-tanggung jawab.

      sumber :
      The Ancient Myth Exposed
      By T.O. Shanavas , di Michigan.
      ? 2001 Minaret
      from The Minaret Source: http://www.iiie.net/
      Sumber : http://forum.swaramuslim.net/more.php?id=3704_0_26_0_M

      Diterjemahkan oleh : C_P

    • tommy kuncoro 11:38 am on 31/03/2008 Permalink | Reply

      situs http://www. indonesia.faithfreedom.org terlalu banyak fitnah dan kebohongan, hal ini tidak akan membuat orang makin menjauhi islam , tetapi akan semakin menguatkan keiman islam. apa yang dilakukan mereka hanya akan sia-sia dan tidak akan berhasil sesuai dengan harapan mereka. islam terlalu kuat dan terlalu besar untuk bisa mereka tahlukkan. seratus orang kafir tidak akan sanggup mengalahkan satu orang muslim yang taat.
      jadi apa yang mereka lakukan menggambarkan betapa putus asanya mereka menghadami umat islam.

    • Dick Foreskin 9:14 am on 15/04/2008 Permalink | Reply

      Pohon yang baik menghasilkan buah yang baik,
      Pohon yang jelek menghasilkan buah yang jelek.

      Agama yang baik menghasilkan orang-2 yang baik (Ibu Teresa, Mahatma Gandhi, Johanes Paulus II, Mikhail Gorbachov, Maximillan Kolbe, Romo Mangun, etc…)
      Agama yang Jahat menghasilkan orang 2 jahat ( Osama bin Laden, Imam Samudera, Abubakar Ba’asyir, etc…)

    • ghofur solihin 3:26 am on 25/04/2008 Permalink | Reply

      umat islam jangan sewot dong,bukankah umat islam juga suka membuat buku-buku yg menghujat iman kristen?ratusan buku telah diterbitkan oleh penerbit islam dan buku buku itu menghina,menghujat agama kristen.belum lagi ceramah-ceramah dari ustad dan ustaddah islam yg radikal spt irene,sanihu munir dll,yg jelas-jelas menghujat agama kristen.Buktikan kalau agama islam benar,nabi muhammad nabi yg bermoral tinggi,ajaran islam benar dll.jangan hanya bisanya demo ala fpi,mmi,hti,otot yg di andalkan.gitu aja deh sARAN GUE.HIDUP http://WWW.INDONESIA.FAITHFREEDOM.ORG.

    • zeta 8:02 am on 08/06/2008 Permalink | Reply

      pendapat gw sebagai muslim,faithfreedom bwt gw tuh justru buat nambah keimanan dan keyakinan gw…karena gw memeluk islam bukan karena udah dari lahir gw ISLAM,tapi gw pelajari mana agama yang BENAR karena gw yakin adanya suatu tempat bernama NERAKA…

      satu prinsip gw mengenai agama yang gw peluk,YAITU KETUHANAN.HANYA SATU NABI YANG MEMBAWA KONSEP KETUHANAN YANG BENAR SERTA MENUNJUKKAN KEBESARAN DAN KEBENARAN YANG MAHA PENCIPTA.YAITU NABI MUHAMMAD SAW…MAAF2 SAJA BWT PEMELUK AGAMA LAEN,TAPI GW GAK PERCAYA TUHAN YANG MEMILIKI SIFAT DAN KEBUTUHAN ALA MANUSIA,TUHAN YANG BISA MATI,TUHAN YANG BERDOA,TUHAN YANG TERBUAT DARI BATU,APALAGI TUHAN YANG LEBIH DARI SATU…

      jadi selebihnya,ada yang memfitnah,menghujat,menjelek2kan dimata dan kuping gw tuh cuma semakin yakin bahwa ini adalah agama yang BENAR.karena sifat2 tersebut hanya dimiliki orang2 yang sebenarnya sudah merasa SALAH dan hanya mencari2 KEBENARAN..

      so,faithfreedom???menurut gw pribadi mo ada mo enggak kagak ngaruh tuh….

      mo bicara2 logika,satu ini logika yang paling masuk akal…..
      TUHAN YANG BENAR=AGAMA YANG BENAR

    • Jafar 4:37 pm on 17/06/2008 Permalink | Reply

      Coba deh liat kalo para pendeta kristen lg ‘khotbah’, pasti tidak pernah luput utk terus nengok dari Al-Kitabnya, bentar2 nengok karena ga hafal. Jd pengen ketawa lihatnya. Bandingkan dgn umat Islam yang punya Al-Qur’an, yg hafalnya banyak, ga perlu jd kyai utk hafal satu surat dari Al-Qur’an. Dari sini aja kita bisa tau mana yg disebut mukjizat mana yg cuma ‘buku biasa’.

      FFI sih ga usah dihiraukan, itu cuma kerjaan org2 Kristen yg sibuk cari2 kelemahan Islam pdhal agama mereka sendiri banyak bgt borok dan kelemahannya.

      Tantangin aja kalo memang mereka mau debat, suruh hafalin dulu satu surat di Al-Kitab. Kalo bisa jago deh. Hahahaha.

    • agree only 8:18 am on 19/06/2008 Permalink | Reply

      kalo punya temen bisa hack’
      mendingan situs itu di ilangin..
      aku jg punya acount d situ. coba post yg bener slalu di hapus

    • faithfreedoom 12:32 am on 04/07/2008 Permalink | Reply

      Faithfreedom is billion dollar long term program supported by international christian organization and some American ‘non-profit’organization like USAID (this also provide financial support to local liberal ‘Islamic’ organization, but 20 times to Christian organization to make bad information about Islam).

      It is estimated as high as 1 billion USD to help such activities (online and offline activities in parallel) including proposal in degrading some countries like degrading down Saudi Arabia, Iran, Palestine, Iraq, Yemen, UAE, Qatar, Malaysia. However as usual they didn’t admit this sum of finance and program, they usually promote their support for ‘Islamic’ organization program. They will support to promote their country-link like Israel, Singapore, United States.

    • faithfreedoom 12:40 am on 04/07/2008 Permalink | Reply

      Faithfreedom is billion dollar long term program supported by international christian organization and some American ‘non-profit’organization like USAID (this also provide financial support to local liberal ‘Islamic’ organization, but 20 times to Christian organization to make bad information about Islam).

      It is estimated as high as 1 billion USD to help such activities (online and offline activities in parallel) including proposal in degrading some countries like degrading down Saudi Arabia, Iran, Palestine, Iraq, Yemen, UAE, Qatar, Malaysia. However as usual they didn’t admit this sum of finance and program, they usually promote their support for ‘Islamic’ organization program. They will support to promote their country-link like Israel, Singapore, United States. Their programs are also supported by international oil companies which have interest to seize any chunk of oil resources all around the world.

    • Ahmady 5:34 am on 25/07/2008 Permalink | Reply

      Saya heran,mengapa banyak sekali tulisan yang mengatakan bahwa alkitab adalah rekayasa dan tidak asli lagi tetapi ternyata umat Islam mengamini isi Alkitab,buktinya adalah dengan banyaknya tulisan tentang Kristen (baik yang sekedar referensi atau menjelek2kan Kristen) ternyata mengutip ayat2 Alkitab ! bagaimana ini ? katanya gak bener kenapa dikutip untuk membenarkan tulisan2 tersebut ? aneh sekali !

    • CRUSADER 3:50 am on 16/08/2008 Permalink | Reply

      PENDAPAT SAYA ISLAM MEMANG BANGSAT. SEMUA AGAMA DIMUSUHIN OLEH ISLAM,MEREKA MERASA PALING BENAR N PEMBAWA DAMAI DAN TERNYATA KEKACAUAN DI DUNIA DIAKIBATKAN ISLAM. DUNIA AKAN DAMAI TANPA ISLAM. LOE SIH NYEMBAH MAMOD SAW (GERGAJI) HAHAHAHAHA MAKAN TAI LO…LO KALO MELUK AGAMA YA AGAMANYA AJA DONK JANGAN BUDAYA ARAB YANG LOE BAWA. KALIAN PADA MINUM AIR KENCING UNTA SIII MAKANYA BODOH-BODOH HAHAHA GAK MASUK AKAL, NGENTOTIN ANAK 9 TAHUN GILA TENAN. INGAN!!! SATU-SATUNYA AGAMA YG MENGHALALKAN KEJAHATAN CUMA AGAMA DARI IBLIS ALIAS ISLAM

      • nisa' 10:02 am on 07/01/2011 Permalink | Reply

        he.. he.. beginilah dedengkot faithfreedom mereka marah ketika katholik/kristen 100% kalah debat di forum terbuka kalo melalui dunia maya mereka sih bebas berkomentar sedangkan di forum terbuka mereka kelabakan….. karena itu mereka melampiaskan melalui dunia maya… kayak nggak tahu… liat aja mereka ngawur dan vulgar dalam menafsirakn quran & hadist semaunya sendiri.. keliatan banget kalo aku baca setiap ada dedengkot faithfreedom yang update status di faithfreedom keliatan banget dangkalnya mereka tentang islam… komentar mereka seakan akan berisi hawa nafsu amarah kebencian… bagi mereka seakan akan yang mereka lontarkan fakta padahal fiktif… buktinya apa berapa lama faithfreedom international exist… justru bertambah banyak orang eropa dan amerika masuk islam….. jadi sia sia banget kerjaan faithfreedom niatnya memfitnah justru jadi boomerang bagi mereka sendiri… seperti kejadian PENDETA KAFIR AMERIKA yang berhati iblis ingin membakar alquran menjadi berita utama surat kabar newyork bukankah langkah itu sama dengan faithfreedom yang isinya penghinaan tetapi justru banyak orang di amerika yang belum mengenal islam berusaha mencari cari informasi tentang islam dan akhirnya menjadi muallaf……., jadi kesimpulan biarlah faithfreedom menghina dengan omong kosongnya hingga berdarah darah semakin mereka menghina semakin banyak orang sadar tentang kebenaran islam…….

    • yebuth lintarhaq 5:31 am on 23/09/2008 Permalink | Reply

      Ya jelas to yg sumbernya dari Nabi Isa AS dan sudah ngelink di Alquran pasti bisa dipertanggungjawabkan, Yang lebih heran lagi kenapa di bible yg sudah diembel2in PL dan jelas2 suratnya buat domba2 sesat yahudi, tapi kok Yahudinya enteng aja ya :.. lo lo gua gua he..he.. lumayan dapet kristen gratisan bisa buat ganjel Muslim.

      To Crusader :
      Inilah contoh tulisan yg mengaku2 sbg umat pembawa cinta kasih dan damai tapi hiik hiik tau aja deh qualitasnya, saya juga heran kristen yg cara nyebarin agamanya pakai ngejajah, meras keringat orang, ngebom sana ngebom sini, bunuh sana sini, ngelawan musuh yang tak berdaya, cleaning ras-ethnic, apharteid, tipu menipu, nggak gentel, pakai fitnah, pakai cara devide ad impera n ngalalin segala cara kok gak pernah diberitain ya… padahal merata didunia lho kejahatannya..!!!

    • erzal 5:50 am on 23/09/2008 Permalink | Reply

      UNTUK CRUSADER ……..ISLAM IS THE BEST BUNG……ISLAM CINTA DAMAI DAN PEMBAWA PERDAMAIAN BUNG…KITE2 KAGA NYEMBAH MUHAMMAD BUNG…LU AJA YG MAKAN TAI BUNG….LU AJA YG MINUM AIR KENCING UNTA……ISLAM MELARANG PERBUATAN JAHAT…ISLAM DARI ALLLAH…SETAN ADALAAH MUSUH UMAT ISLAM…SOAL USIA ANAK 9 TAHUN ITU KAGA BENAR BUNG…

    • eron zb 10:35 am on 11/11/2008 Permalink | Reply

      saya setuju dengan adanya situs ini,tp saya belum bisa percaya 100%.tp,ku akui iman saya sudah mulai kendor…
      jangan salahkan aku bila aku murtad…
      sebab itu aku harus memilih jalan hidupku sendiri.
      mungkin dengan murtad aku bisa tenang.dan bisa menemui kedamaian..amin.

    • kk.arr 8:37 am on 19/11/2008 Permalink | Reply

      benerkah tuhan itu ada ? ataukah tuhan itu ada setelah setiap pertanyaan yang tak terjawab (mentok, tak ada jawaban) sebagai jawaban penghibur hati sementara. bgm jika tuhan itu memang tidak ada, sudahkah anda pikirkan ?

    • Agus 6:19 pm on 23/03/2009 Permalink | Reply

      Baik baik saja, tanggapi dengan dewasa karena agama sebuah realita, kenapa mesti repot atau acuh tak acuh ? Kritik membuat iman menjadi dewasa dan teruji, sehingga beragama dan beriman tidak didasarkan pada aspek emosianal, akan tetapi pemahaman agama dalam semangat iman untuk kembali menjadi ciptaanNya yang paling mulia.
      Mengimani Tuhan itu urusan manusia.
      Mengimani Agama itu urusan sejarah manusia.

    • pein pein 5:02 am on 01/03/2010 Permalink | Reply

      situs itu bagus kok,..!!?
      situsnya cinta damai, gag da paksaan loh buat masuk ke sana,.. isinya jelas dan tampa keragu-raguan di dalamnya. pokonya faith freedom adalah petunjuk dan pedoman bagi orang-orang benar! Rahmat bagi para netter semua,..!!?

      • tawon 3:08 pm on 01/03/2010 Permalink | Reply

        @pein pein .. apa nya yg menjadi rahmat , ali sina sendiri tidak bertanggung jawab sewaktu diajak berdebat ( secara on line , bukan lgs tatap muka ) . kl ali sina secara jujur dan jantan mau di ajak berdiskusi itu baru namanya – rahmat tapi kl pengecut .
        memang sebagaimana Allah menciptakan surga dan neraka , Allah pun tidak memaksa hambanya mau masuk surga ataupun masuk neraka .
        saya sering berdiskusi / berdebat dgn teman-2 yg lain agama tetapi semakin saya sering berdebat semakin nyata bahwa Islam adalah agama yg terbaik di muka bumi . anda bisa lacak hasil debat saya dan teman-2 muslim di forum ini.
        apakah anda ingin mewakili @ffi ?

      • erzal 4:32 am on 09/03/2010 Permalink | Reply

        lu lagi teler ya ?

    • Depo 6:18 pm on 01/03/2010 Permalink | Reply

      @ tawon

      hihihiiii… sipp buat mas tawon 🙂
      pien-pien apa mau disengat ama tawon ? babak belur loe baru tau…

    • pedro 12:03 pm on 02/03/2010 Permalink | Reply

      @tawon

      Islam agama terbaik di muka bumi….?
      itukan versi Anda….

      setiap penganut akan mengatakan hal yang sama tentang agamanya sendiri….

      tapi itu gak penting karena yang layak diagungkan adalah TUHAN bukan agama….

      • Depo 1:32 pm on 02/03/2010 Permalink | Reply

        @ Pedro

        Hihihiiii… tumben si ngkong nongolnya disini… 🙂
        tp Gpp, walau ngkong suka jadi atlit (melarikan diri dari pertanyaan) gw tetap kejar sampe dapat…

        Ehh kong yang masih jadul…
        Ngapain sih tuhan loe nggak ngerti / nggak mengetahui sifat dari seseorang manusia ?
        Contohnya : si Petrus, yg oleh tuhan loe (Yesus) akan diberikan kunci kerajaan surga. Tp akhirnya tuhan loe itu mengatakan bahwa si Petrus itu adalah iblis yang menjadi batu sandungan bagi dirinya…

        Jadi apa nggak tuhan loe (Yesus) memberikan kunci itu pada si Petrus (iblis) itu ?
        Klo nggak jadi diberikan kunci itu, berarti tuhan loe plin-plan dalam perkataannya.
        Klo jadi diberikan kunci itu, kenapa diberikan kepada setan/iblis ?

        Jawab kong, gw tunggu…
        Klo ngkong jawab, jadulnya gw hilangin yach…
        suerrr…. hihihiiii…

        • Depo 8:12 am on 03/03/2010 Permalink | Reply

          @ Ngkong Pedro yang JADUL

          Mannnaaaa niiiihhhhh ????? hihihiiiiii….
          kwek kwek kwekkk… 🙂 🙂 🙂

        • pembela 9:59 am on 03/03/2010 Permalink | Reply

          @ DEPO

          Sekedar mengiatkan,.. sebaik nya anda baca dulu sebelum masuk page sni… apakah anda sudah memberikan opni / tanggapan situs http://faithfredom.org
          jika belum untuk apa anda masuk kesini,. petentang-petenteng mnantang bung pedro dgn pertanyaan yg ndk nyambung dgn judul..

          ayo,.. berikan opini dulu,,.. aku kan jawab semua pertanyaanmu,…

          sebaiknya lain kali lebih teliti menyimak ya,…

        • Depo 3:56 pm on 03/03/2010 Permalink | Reply

          @ Pembela

          Jangan nyeleneh… lihat aja postingan teman loe Pedro yang terakhir itu… apa sesuai Judul di page ini ???
          Apakah itu berupa opini terhadap judul page ini ?
          loe siap mewakili pedro yang nggak mampu untuk menjawab ?
          atau, loe juga akan melarikan diri seperti dia (Pedro) ?

      • erzal 4:28 am on 09/03/2010 Permalink | Reply

        lu bukan mengagungkan tuhan tapi lu nginjek tuhan karena lu mensekutukan yesus dg tuhan…paham nggak ?

    • Roben 3:48 pm on 03/03/2010 Permalink | Reply

      @ Pembela

      Wajar aja lho pake nama pembela, suka membela para pelarian yang gak mampu dikejar untuk menjawab sebuah argument pertanyaan yang ditimbulkan dari dirinya sendiri.

      Apakah anda tau dan mengerti bahwa si Pedro itu memang suka lari ke page lain jika dia tidak mampu menjawab. Dia membutuhkan pembelaan agar tetap dapat eksis. itulah kelemahan dia.

      Adalah wajar saja Depo mengejarnya walau ke page lain yang dia (Pedro) masuki untuk mengingatkan dia dan menguji kemampuan dia untuk menjawabnya.

      Apakah anda bisa mewakilinya untuk menjawab ?

      • pedro 1:48 am on 04/03/2010 Permalink | Reply

        @Depo, Roben, pembela

        wah, tidak menyangka saya jadi topik lain di page ini…

        bung Depo, saya jawab di page https://erzal.wordpress.com/kata-anda aja yah biar gak jadi bias page ini…

        bung Roben, sebelum judge saya tolong lihat dulu di page yang saya tulis di atas, apakah saya tidak banyak menjawab pertanyaan bung depo, erzal, tawon, dll…
        malahan pertanyaan saya yang dianggap lalu begitu saja…
        tapi saya toh tak pernah asal tuduh begitu saja…

        bung pembela, jangan kaget mereka memang suka begitu…
        meledak-ledak saat ada pernyataan yang tidak mereka terima, tetapi saat dijelaskan dalam diskusi pada menghilang…

        tx

    • khan 9:39 am on 29/07/2013 Permalink | Reply

      Pendiri, Pengelola dan Admin http://www.indonesia.faithfreedom.org adalah orang-orang murtadin kafir laknatullah. Orang yang yang gak punya kerjaan, Ahli neraka jahannam! Tobat kalian sebelum terlambat!!!

c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Reply
e
Edit
o
Show/Hide comments
t
Go to top
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Cancel