Updates from December, 2010 Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • SERBUIFF 3:08 am on 28/12/2010 Permalink | Reply
    Tags: Apakah Benar Mereka Ahlul Kitab !   

    Apakah Benar Mereka Ahlul Kitab ! 

    Apakah Benar Mereka Ahlul Kitab !

    Rabu, 7 Mei 2008 15:57:18 WIB

    APAKAH BENAR MEREKA AHLUL KITAB!

    Oleh
    Al-Lajnatud-Da’imatu Lil Buhutsil Ilmiyah Wal Ifta

    Pertanyaan
    Al-Lajnatud-Da’imatu Lil Buhutsil Ilmiyah Wal Ifta ditanya : Orang-orang Nashara, penganut trinitas adalah musyrik. Sedangkan orang-orang Yahudi –pembunuh para nabi- adalah musuh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, juga musyrik karena perkataan mereka “kami adalah para kekasih Allah”, “tangan Allah dibelengu”, dan lain sebagainya. Kitab-kitab mereka -sebagaimana diketahui- telah diselewengkan. Tolong berikanlah jawaban yang jelas, serta hilangkanlah kebingungan orang-orang yang bimbang! Jazakumullah khairan jaza.

    Jawaban
    Yang dimaksud Ahlu Kitab adalah orang-orang Nashara dan Yahudi, meskipun mereka muysrik. Perbuatan syirik mereka ini sudah melekat pada mereka saat Al-Qur’an diturunkan kepada Nabi kita, Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Allah Subhanahu wa Ta’ala telah mengabarkan tentang pengkultusan orang-orang Nashara terhadap Nabi Isa Alaihissalam, dan menganggapnya sebagai tuhan yang mereka sembah disamping menyembah Allah Azza wa Jalla.

    Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.

    “Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata : ‘Sesungguhnya Allah itu adalah Al-Masih putera Maryam” [Lihat Al-Maidah : 17 dan 72]

    Sebagaimana juga Allah Subhanahu wa Ta’ala telah memberitahukan tentang Yahudi yang mengatakan Uzair itu anak Allah. Secara global, Allah Azza wa Jalla juga mengabarkan tentang Ahlul Kitab, bahwa mereka telah menjadikan para rahibnya sebagai sesembahan selain Allah Azza wa Jalla.

    Allah Azza wa Jalla berfirman.

    “Orang-orang Yahudi berkata, ‘Uzair itu putera Allah’, dan orang-orang Nasrani berkata, ‘Al-Masih itu putera Allah’. Demikian itulah ucapan mereka dengan mulut mereka, mereka meniru perkataan orang-orang kafir terdahulu. Dilaknati Allah-lah mereka, bagaimana mereka sampai berpaling” [At-Taubah : 30]

    Dan firman-Nya

    “Katakanlah : ‘Hai Ahli Kitab, marilah (berpegang) kepada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatupun, dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai Ilah selain Allah. Jika mereka berpaling, maka katakanlah kepada mereka : ‘Saksikanlah, bahwa kami adalah orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)” [Ali-Imran : 64]

    Allah Subhanahu wa Ta’ala juga memberitahukan aqidah trinitas mereka, dan Allah Azza wa Jalla melarang mereka darinya. Allah Azza wa Jalla berfirman.

    “Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al-Masih, Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimatNya yang disampaikanNya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasulNya, dan janganlah kamu mengatakan : “(ilah itu) tiga”, Berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah, Ilah Yang Maha Esa” [An-Nisaa : 171]

    Dan ayat-ayat lain yang menunjukkan tindakan syirik dan kekufuran mereka saat wahyu ini turun, sedangkan Allah Azza wa Jalla tetap menyebut mereka sebagai Ahlul Kitab, bukan hanya pada satu tempat saja.

    Wabillahit-taufiq, washallahu ‘ala Nabiyina Muhammad wa alihi wa shahbihi ajma’in.

    [Fatawa Al-Lajnatud-Da’imatu Lil Buhutsil Ilmiyah Wal Ifta, 3/421-423]

    BERTETANGGA DENGAN ORANG KAFIR

    Pertanyaan.
    Al-Lajnatud-Da’imatu Lil Buhutsil Ilmiyah Wal Ifta ditanya : Jika memiliki tetangga seorang yang kafir (Nashrani), bagaimanakah cara kita bermu’amalah dengannya? Jika mereka memberi hadiah, apakah kita boleh menerimanya ? Bolehkah kita memperlihatkan wajah ( si penanya wanita, red) kepadanya, atau yang lebih dari sekedar wajah? Bolehkah kita berbelanja kepada pedagang Nashara?

    Jawaban
    Berbuat baiklah kalian kepada orang-orang kafir yang berbuat baik kepada kalian, meskipun dia Nashara. Jika mereka memberi hadiah (berupa barang) mubah, maka balaslah.

    Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menerima hadiah dari pembesar Romawi, padahal dia Nashara. Begitu juga Nabi Shallallahu ‘alaihi wa salam pernah menerima hadiah dari seorang Yahudi. Allah Azza wa Jalla berfirman.

    “Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil. Sesungguhnya Allah hanya melarang kamu menjadikan sebagai kawanmu orang-orang yang memerangi kamu karena agama dan mengusir kamu dari negerimu dan membantu (orang lain) untuk mengusirmu. Dan barangsiapa menjadikan mereka sebagai kawan, maka mereka itulah orang-orang yang zhalim” [Al-Mumtahanah : 8-9]

    Anda boleh memperlihatkan kepada mereka, apa yang boleh anda perlihatkan kepada kamu muslimah, menurut pendapat yang shahih, dari dua pendapat. Anda juga boleh membeli barang-barang mubah dari mereka.

    Wabillahit-taufiq, washallahu ‘ala Nabiyina Muhammad wa alihi wa shahbihi ajma’in.

    [Fatawa Al-Lajnatud-Da’imatu Lil Buhutsil Ilmiyah Wal Ifta, 3/423-424]

    [Disalin dari Majalah As-Sunnah Edisi 09/Tahun X/1427H/2006M. Penerbit Yayasan Lajnah Istiqomah Surakarta, Almat Jl. Solo – Purwodadi Km. 8 Selokaton Gondangrejo Solo 57183. telp. 0271-5891016]

    http://almanhaj.or.id/content/2436/slash/0

    Advertisements
     
  • SERBUIFF 2:05 am on 28/12/2010 Permalink | Reply
    Tags: Apakah Ahli Kitab Masih Ada Sampai Sekarang?   

    Apakah Ahli Kitab Masih Ada Sampai Sekarang? 

    Apakah Ahli Kitab Masih Ada Sampai Sekarang? PDF Print E-mail
    Written by Administrator
    Monday, 08 February 2010 19:49
    //
    //

    Dalam penjelasan ustadz mengenai perbedaan agama dalam perkawinan disebutkan sebagai berikut:
    “Jumhur ulama memang menghalalkan pernikahan beda agama, asalkan yang laki-laki muslim dan yang perempuan wanita ahli kitab (baca: Nasrani atau Yahudi). Adapun bila yang laki-laki bukan muslim dan yang wanita muslimah, hukumnya haram.”
    Yang menjadi pertanyaan adalah pengertian ahli kitab, apakah sama dengan kaum Nasrani dan Yahudi, mengingat ahli kitab yang dimaksudkan adalah ahli kitab atas kitab Taurat dan Injil yang masih asli (seperti paman dari Khadijah waktu meyakini kenabian Nabi Muhammad bukan para pendeta atau rahib) sedangkan kaum Nasrani dan Yahudi saat ini keaslian akan Taurat dan Injilnya sudah diragukan keasliannya. Mohon penjelasan ustadz mengenai pengertian saya ini. Atas penjelasan ustadz saya ucapkan terimakasih dan sebelumnya mohon maaf apabila pengertian saya tersebut salah.

    Ruping

    Jawaban

    Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

    Kehalalan laki-laki muslim menikahi wanita ahli kitab itu bukan hal yang mengada-ada, melainkan kesimpulan hukum yang dikemukakan oleh para ulama besar. Bahkan para pendiri mazhab yang empat itu sepakat membenarkannya.

    Salah besar bila dituduhkan bahwa kebolehan itu dikatakan sebagai pemikiran keliru atau mengada-ada, justru kitabkitab fiqih yang muktamad dan menjadi rujukan para ulama memang menuliskannya dengan tegas tentang kebolehan laki-laki muslim menikahi wanita ahli kitab. Mereka yang berpikiran seperti itu perlu lebih banyak lagi membaca dan mendalami ilmu syariah, agar tidak dengan mudah menuduh dan terlanjur mencaci maki siapapun, padahal dia sendiri tidak punya ilmunya.

    Bahkan Al-Quran Al-Kariem pun secara tegas membolehkannya.

    Pada hari ini dihalalkan bagimu yang baik-baik. Makanan orang-orang yang diberi Al-Kitab itu halal bagimu, dan makanan kamu halal bagi mereka. wanita yang menjaga kehormatan di antara wanita-wanita yang beriman dan wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara orang-orang yang diberi Al-Kitab sebelum kamu, bila kamu telah membayar mas kawin mereka dengan maksud menikahinya, tidak dengan maksud berzina dan tidak menjadikannya gundik-gundik. Barangsiapa yang kafir sesudah beriman maka hapuslah amalannya dan ia di hari kiamat termasuk orang-orang merugi. (QS. Al-Maidah: 5)

    Lagi pula bila disebutkan hukumnya halal, tidak berarti kita harus melakukannya. Yang namanya halal itu hanya sekedar boleh dan bukan sebuah keharusan. Dan di balik kehalalan hukumnya, tetap saja ada pertimbangan-pertimbangan taktis dan strategis yang juga perlu diperhitungkan. Di situ para ulama dan pemimpin Islam punya hak untuk membuat kebijakan-kebijakan yang populis dan produktif.

    Maka kita pun mendukung fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang cenderung melarangnya. Mengingat kondisi kita di Indonesia, pernikahan campur memang sudah sangat merugikan umat Islam. Sebab proses pemurtadan yang selama ini berlangsung memang di antaranya melalui nikah beda agama.

    Sebuah fenomena yang berbebeda dengan keadaan umat Islam di Barat. Pernikahan campur di sana ternyata malah bernilai positif, karena dengan menikahnya laki-laki muslim dengan wanita ahli kitab, terjadilah proses Islamisasi yang dahsyat.

    Yang kedua adalah berkaitan dengan pendidikan anak. Sebagaimana kita tahu orang yang paling berpengaruh dalam pendidikan anak adalah ibu, karena umumnya ibu lebih dekat dengan mereka. Kalau ibu mereka bukan muslimah, pendidikan Islam seperti apa yang akan mereka terima. Belum lagi kalau anak-anak itu belajar aqidah yang intinya akan menyimpulkan bahwa orang yang bukan muslim akan masuk neraka. Bagaimana perasaan mereka bila tahu bahwa ibu mereka pasti masuk neraka karena bukan muslimah? Apalagi ada resiko anak-anak akan diperkenalkan dengan budaya Nasrani, seperti ke gereja, natalan dan menyembah nabi Isa as. Maka akan semakin parah kondisi anak-anak anda nantinya.

    Siapakah Ahli Kitab?

    Masalahnya kini tinggal kita perlu menjawab pertanyaan, siapakah yang dimaksud dengan ahli kitab? Benarkah ahli kitab itu hanya terbatas pada mereka yang beriman kepada Taurat dan Injil yang asli saja?

    Tentu saja para ulama berbeda pendapat dalam diskusi yang cukup panjang dan melelahkan. Bahkan sebagian lainnya mengatakan bahwa yang dimaksud ahli kitab hanyalah mereka yang punya darah asli dari keturunan yahudi dan nasrani saja. Maksudnya dari keturunan Bani Israil saja. Sedangkan ras manusia di luar keturunan Bani Israil, tidak termasuk ahli kitab.

    Tentu saja kita perlu menghargai berbagai pendapat dan hujjah yang dikemukakan banyak pihak. Meski pun perlu juga kita cermati dengan jujur bahwa masing-masing pendapat itu sulit untuk terlepas dari celah kelemahan.

    Tidak Sucinya Kitab Mereka Sekarang Ini

    Sebagian pendapat mengatakan bahwa ahli kitab di zaman sekarang ini sudah tidak ada lagi, seiring dengan sudah tidak murninya kitab suci umat kristiani. Pendapat ini benar dan banyak juga yang mendukungnya.

    Namun perlu juga diketahui bahwa perbuatan memalsu isi kitab suci, memutar-balik ayat dan bahkan menyelewengkannya sudah terjadi sejak sebelum nabi Muhammad dilahirkan. Bahkan salah satu hikmah diutusnya Nabi Muhammad SAW justru karena sudah dipalsukannya kitabkitab suci yang turun sebelumnya.

    Ketika Al-Quran mengatakan bahwa yahudi dan nasrani sesat, memang karena di zaman itu sudah sesat sebelumnya. Al-Quran tidak berbicara tentang kesesatan mereka untuk masa sekarang ini saja. Ketika Al-Quran mengancam mereka karena merusak keaslian kitab suci, juga bukan yang terjadi di masa kita sekarang ini, melainkan karena hal itu sudah terjadidi masa nabi Muhammad SAW dan bahkan sebelum lahirnya beliau.

    Artinya, tidak tepat kalau kita menyimpulkan bahwa Yahudi dan Nasrani di masa nabi tidak memalsukan kitab suci, sehingga wanita mereka halal dinikahi. Dan juga tidak tepat bila dikatakan bahwa wanita Yahudi dan Nasrani di zaman sekarang ini haram dinikahi karena baru sekarang ini mereka memalsu kitab suci.

    Yang benar adalah Yahudi dan Nasrani sudah memalsu kitab suci, merusak isinya, menodainya, bahkan menjualnya dengan harga yang sedikit sejak sebelum Al-Quran diturunkan, namun bersama dengan itu Al-Quran membolehkan laki-laki muslim menikahi wanita mereka.

    Adapun Paman Khadijah yang disebut-sebut masih menggunakan Injil yang asli, tentu tidak mencerminkan bahwa semua pemeluk Nasrani di masa itu masih memegang injil asli. Sebab di masa sekarang ini pun masih ada kelompok Nasrani tertentu yang disebut-sebut masih menggunakan injil yang ‘asli’. Sebutlah misalnya Injil Barnabas sebagai contoh. Keberadaan pemeluk kristen di zaman sekarang yang berinjilbarnabas itu tidak bisa dijadikan kesimpulan bahwa sekarang ini semua orang Kristen masih menggunakan Injil asli.

    Sementara Al-Quran dengan tegas mengkafirkan pemeluk agama Nasrani, lepas dari urusan keaslian Injil mereka, yaitu karena mereka telah menuhankan nabi Isa as atau telah mengatakan bahwa tuhan itu tiga.

    Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata, “Sesungguhnya Allah itu ialah Al-Masih putera Maryam”. (QS. Al-Maidah: 17)

    Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan, “Bahwasanya Allah salah seorang dari yang tiga”, padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan Yang Esa. (QS. Al-Maidah: 73)

    Sejak masa Nabi SAW masih hidup, orang-orang kristen di masa itu sudah mengubah injil, menyembah nabi Isa dan menganut tirinitas. Dan bersama dengan itu, Al-Quran membolehkan laki-laki muslim menikahi wanita kristen. Jadi nyaris tidak ada bedanya antara kerusakan kristen di masa Nabi SAW dengan sekarang. Yang sekarang pun mengubah injil, menyembah nabi Isa dan menganut tirinitas. Lalu mengapa hukumnya harus dibedakan?

    Yahudi dan Nasrani Musyrik?

    Sebagian orang berpendapat bahwa laki-laki muslim diharamkan menikahi wanita yahudi dan nasrani, karena mereka justru melakukan kemusyrikan. Sedangkan Al-Quran mengharamkan laki-laki muslim menikahi wanita musyrik.

    Pendapat ini juga benar dan banyak didukung oleh umat Islam. BahkanIbnu Umar mengatakan bahwa pemeluk agama ahli kitab itu pada dasarnya musyrik dan haram dinikahi. Sebab tidak ada kemusyrikan yang melebihi perbuatan seorang menyembah nabi Isa. Selain itu ada Ibnu Hazm yang mengatakan bahwa tidak ada yang lebih musyrik dari orang yang mengatakan bahwa tuhannya adalah Isa.

    Kita pun perlu menghargai pendapat ini dan memang dalam banyak hal, tetap ada nilai-nilai kebenarannya.

    Namun perlu juga dicermati bahwa penggunaan istilah orang musyrik itu tidak selalu identik dengan orang yang melakukan praktek syirik. Kalau kita lihat pengistilahan Al-Quran, ternyata istilah orang musyrik itu memang dibedakan dengan ahli kitab. Meski dua-duanya sama-sama kafir dan pasti masuk neraka.

    Tetapi orang yang mengerjakan perbuatan syirik tidak otomatis menjadi orang musyrik. Sebab ketika Al-Quran menyebut istilah ‘orang musyrik’, yang dimaksudadalah orang kafir, bukan sekedar orang yangmelakukan perbuatan syirik.Apakah kalau ada seorang muslim datang ke kuburan karena dia kurang ilmunya, lalu meminta kepada kuburan, lantas dia langsung jadi kafir? Apakah seorang yang percaya dengan ramalan bintang (zodiak) itu juga bukan muslim? Bukankah ketika seorang bersikap riya juga merupakan bagian dari syirik juga?

    Tentu tidak, orang yang terlanjur berlaku riya tentu tidak bisa disamakan dengan orang musyrik penyembah berhala yang pasti masuk neraka.

    Bukankah bila seorang datang kepada dukun, percaya pada ramalan bintang, percaya kepada burung yang terbang melintas, percaya bahwa ruh dalam kubur bisa mendatangkan bahaya dan sejenisnya juga merupakan perbuatan syirik? Dan berapa banyak umat Islam yang hingga hari ini masih saja berkutat dengan hal itu?

    Tentu saja mereka tidak bisa dikatakan kafir, non muslim atau pun dikatergorikan sebagai pemeluk agama paganis dan penyembah berhala.

    Sebab ayat yang mengharamkan muslim menikahi wanita musyrik itu maksudnya adalah wanita yang belum masuk Islam. Bukan orang yang pernah melakukan perbuatan yang termasuk kategori syirik. Dan perbuatan syirik yang mereka lakukan itu tidaklah membuat mereka keluar dari Islam.

    Bukan Ahli Kitab: Yahudi atau Nasrani

    Yang dimaksud dengan orang musyrik yang tidak boleh dinikahi juga bukan non muslim ahli kitab (nasrani atau yahudi). Tetapi yang dimaksud adalah mereka yang beragama majusi yang menyembah api, atau agama para penyembah berhala seperti kafir Quraisy di masa lalu. Dan bisa juga agama para penyembah matahari seperti agamanya orang jepang dan lainnya.

    Musyrikin itu dalam hukum Islam dibedakan dengan ahli kitab, meski sama-sama kafirnya. Pemeluk agama ahli kitab itu secara hukum masih mendapatkan perlakuan yang khusus ketimbang pemeluk agama berhala lainnya. Misalnya tentang kebolehan bagi laki-laki muslim untuk menikahi wanita ahli kitab. Juga tentang kebolehan umat Islam memakan daging sembelihan mereka. Sesuatu yang secara mutlak diharamkan bila terhadap kafir selain ahli kitab.

    Wallahu a’lam bishshawab, wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

    Ahmad Sarwat, Lc.
    Sumber Eramuslim

    http://swaramuslim.net/islam/more.php?id=5159_0_4_0_M

     
  • SERBUIFF 2:46 am on 19/01/2010 Permalink | Reply
    Tags: adalah penganut agama Yahudi atau Nasrani? Katakanlah:` Apakah kamu yang lebih mengetahui ataukah Allah, dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang menyembunyikan syahadah dari Allah yang ada padanya? `Dan Allah sekali-kali tiada lengah dari apa yang kamu kerjakan.(QS. 2:140), , , , , , Yahudi, Nasrani,Ibrahim, Yaqub dan anak cucunya   

    Ataukah kamu (hai orang-orang Yahudi dan Nasrani) mengatakan bahwa Ibrahim, Ismail, Ishaq, Yaqub dan anak cucunya, adalah penganut agama Yahudi atau Nasrani? Katakanlah:` Apakah kamu yang lebih mengetahui ataukah Allah, dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang menyembunyikan syahadah dari Allah yang ada padanya? `Dan Allah sekali-kali tiada lengah dari apa yang kamu kerjakan.(QS. 2:140) 

    Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Baqarah 140
    أَمْ تَقُولُونَ إِنَّ إِبْرَاهِيمَ وَإِسْمَاعِيلَ وَإِسْحَاقَ وَيَعْقُوبَ وَالْأَسْبَاطَ كَانُوا هُودًا أَوْ نَصَارَى قُلْ أَأَنْتُمْ أَعْلَمُ أَمِ اللَّهُ وَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنْ كَتَمَ شَهَادَةً عِنْدَهُ مِنَ اللَّهِ وَمَا اللَّهُ بِغَافِلٍ عَمَّا تَعْمَلُونَ (140)
    Ayat ini menerangkan pengakuan yang lain dari orang-orang Yahudi dan Nasrani, yaitu semua nabi dan rasul menganut agama mereka. Mereka melakukan segala macam usaha untuk menguatkan dan membenarkan mereka itu sekalipun usaha itu dilarang Allah swt.
    Allah swt. mengungkapkan kesalahan-kesalahan orang-orang Yahudi dan Nasrani yang mengemukakan hujahnya dalam usaha membenarkan ucapan mereka. Kesalahan itu ialah mereka mengatakan bahwa Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakub dan anak cucunya memeluk agama Yahudi dan agama Nasrani padahal para nabi itu telah ada sebelum agama Yahudi dan Nasrani ada. Perkataan “Yahudi” baru dikenal setelah Nabi Musa a.s. meninggal dunia, dan perkataan Nasrani timbul dan dikenal setelah Nabi Isa a.s. meninggal dunia. Kenapa mereka mengatakan yang demikian, padahal perkataan itu tidak sesuai dengan kenyataan sejarah dan logika yang benar. Apakah yang demikian karena mereka lebih mengetahui atau Allah yang lebih mengetahui? Apakah perkataan itu sengaja mereka ucapkan hanya sekadar untuk membantah kerasulan Muhammad saw.?
    Maksud orang-orang Yahudi dan Nasrani mengucapkan perkataan yang demikian dijelaskan oleh kalimat berikutnya ialah untuk menyembunyikan syahadah Allah.
    “Syahadah Allah” ialah persaksian Allah yang tersebut di dalam Taurat dan Injil bahwa Ibrahim a.s. dan anak cucunya bukan penganut agama Yahudi dan bukan penganut agama Nasrani, bahwa Allah swt. akan mengutus Muhammad sebagai nabi dan rasul terakhir yang berasal dari keturunan Ismail a.s. Perbuatan “menyembunyikan syahadah Allah” itu termasuk perbuatan yang paling zalim di sisi Allah, karena perbuatan itu berakibat menyesatkan manusia dari jalan Allah, jalan kebenaran dan jalan kebahagiaan.
    Karena itu Allah swt. memperingatkan mereka dan Allah tidak lengah sedikit pun terhadap segala macam perbuatan hamba-hamba-Nya baik yang nampak maupun yang tidak nampak, baik yang besar maupun yang kecil sekalipun.

    http://alquranonline.co.cc/

     
  • SERBUIFF 6:13 am on 29/09/2008 Permalink | Reply
    Tags: (INDEKS BIBLE), , ,   

    INDEKS BIBLE 

    <!– /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-parent:””; margin:0in; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:”Times New Roman”; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;} @page Section1 {size:8.5in 11.0in; margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; mso-header-margin:.5in; mso-footer-margin:.5in; mso-paper-source:0;} div.Section1 {page:Section1;} /* List Definitions */ @list l0 {mso-list-id:256328628; mso-list-template-ids:1209312650;} @list l1 {mso-list-id:330523462; mso-list-template-ids:-1574952856;} @list l2 {mso-list-id:338042444; mso-list-template-ids:267128246;} @list l3 {mso-list-id:473448195; mso-list-template-ids:842138620;} @list l4 {mso-list-id:714542720; mso-list-template-ids:152734300;} @list l5 {mso-list-id:776872454; mso-list-template-ids:-846311656;} @list l6 {mso-list-id:792558594; mso-list-template-ids:898648916;} @list l7 {mso-list-id:1199391234; mso-list-template-ids:83268316;} @list l8 {mso-list-id:1301305593; mso-list-template-ids:1989153902;} @list l9 {mso-list-id:1704820024; mso-list-template-ids:997241128;} ol {margin-bottom:0in;} ul {margin-bottom:0in;} –>
    /* Style Definitions */
    table.MsoNormalTable
    {mso-style-name:”Table Normal”;
    mso-tstyle-rowband-size:0;
    mso-tstyle-colband-size:0;
    mso-style-noshow:yes;
    mso-style-parent:””;
    mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
    mso-para-margin:0in;
    mso-para-margin-bottom:.0001pt;
    mso-pagination:widow-orphan;
    font-size:10.0pt;
    font-family:”Times New Roman”;
    mso-ansi-language:#0400;
    mso-fareast-language:#0400;
    mso-bidi-language:#0400;}

    APPENDIX
    (INDEKS BIBLE)

    APPENDIX


    INDEKS AL-KITAB

    Kitab agama ini adalah milik umat Kristiani, dikenal dengan sebutan Alkitab atau Bibel (Inggris : Bible, Jerman : Bijbel), terdiri dari dua bagian kitab, yaitu Kitab Perjanjian Lama (PL) dan Kitab Perjanjian Baru (PB). Di dalam Perjanjian Lama Tuhan pernah berfirman bahwa orang-orang Israel itu sangat durhaka dan hobi merubah-rubah kitab suci (baca : Kitab Mikha 3:1- 12 dan Ulangan 31:27). Akibatnya, kitab suci ini menjadi bercampur-baur antara kebenaran ilahi dan kesalahan-kesalahan manusiwai yang ditulis oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

    Maka Alkitab tidak boleh dibaca dengan doktrin yang harus diterima apa adanya bahwa Alkitab itu pasti baik dan benar, karena Tuhan telah mengaruniakan akal budi kepada setiap manusia. Akal budi inilah yang mendatangkan karunia (Amsal 13:15). Tanpa akal budi mengakibatkan kebodohan dan kebinasaan (Amsal 10:21). Gunakanlah akal untuk menguji dan menyaring Alkitab antara ayat-ayat firman Tuhan dan ayat-ayat buatan manusia. Sesuai dengan perintah berikut :”Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik” (I Tesalonika 5: 21).

    AYAT-AYAT ILLAHI

    Tuhan itu Esa (monotheisme), bukan Trinitas

    1. Tauhid Nabi Musa (Ulangan 4: 35, Ulangan 6: 4, Ulangan 32: 39).

    2. Tauhid Nabi Daud (II Samuel 7: 22, Mazmur 86: 8).

    3. Tauhid Nabi Sulaiman (I Raja-raja 8: 23).

    4. Tauhid Nabi Yesaya (Yesaya 43: 10-11, Yesaya 44: 6,Yesaya 45: 5-6, Yesaya 46: 9).

    5. Tauhid Yesus (Markus 12: 29, Yohanes 5: 30, Yohanes 17: 3).

    Yesus bukan Tuhan dan tidak sama dengan Tuhan

    1. Yesus lebih kecil daripada Tuhan (Yohanes 10: 29).

    2. Tuhan lebih besar dari pada Yesus (Yohanes 14: 28).

    3. Yesus duduk di sebelah kanan Tuhan (Markus 16: 19, Roma 8: 4).

    4. Yesus berdiri di sebelah kanan Tuhan (Kisah Para Rasu17:

    5. Allah tahu kapan datangnya kiamat, sedang Yesus tidak tahu (Matius 24: 36).

    6. Yesus bersyukur kepada Tuhan (Matius 11: 25, Lukas 10:21).

    7. Yesus berteriak memanggil Tuhan (Matius 27: 46, Markus 15: 34).

    8. Yesus menyerahkan nyawanya kepada Tuhan (Lukas 23: 44-46, Yohanes 19: 30).

    9. Yesus disetir oleh Tuhan (Yohanes 5: 30).

    Yesus adalah utusan Tuhan (Rasul Allah)

    Dalil: Markus 9: 37, Yohanes 5: 24, 30, 7: 29, 33, 8: 16,18, 26, 9: 4, 10: 36, 11: 42, 13: 20, 16: 5, 17: 3, 8, 23, 25.

    Tidak ada dosa waris dan Penebusan dosa

    Para nabi Allah tidak ada yang mengajarkan Dosa Waris dan Penebusan Dosa. Risalah Allah yang dibawa oleh semua nabi-Nya itu pada hakekatnya sam saja, yaitu Tauhid dan amal shalih. Semua nabi menekankan adanya tanggung jawab individu atas segala perbuatan setiap manusia (Yehezkiel 18: 20, Ulangan 24: 16, Matius 16: 27, Yeremia 31: 29-30, II Tawarikh 25: 4).

    Nubuat akan datangnya seorang nabi akhir setelah Yesus

    Dalam Alkitab masih dapat ditemukan nubuat-nubuat para nabi yang memberikan sinyalemen akan datangnya seorang nabi terakhir yang menutup keberadaan para nabi sebelumnya. Keberadaan nabi terakhir yang pamungkas ini sangat penting artinya untuk kesempurnaan ajaran Tuhan kepada manusia di muka bumi.

    Namun, nubuat itu disampaikan dalam bentuk sandi-sandi bahasa yang dapat dipahami dengan penafsiran yang membutuhkan pemikiran akal yang tinggi.

    Ayat-ayat yang dimaksud adalah :

    1. Ulangan 18: 18-20, tentang nabi diluar bani Israel dengan ciri-ciri: nabi seperti musa, tidak mati terbunuh dan semua perkatannya terjadi.

    2. Habakuk 3: 3 jo. Ulangan 33; 1-3, tentang nabi yang berhasil menegakkan syariat agama di tanah Arab.

    3. Yesaya 29: 12, nabi yang tidak bisa membaca.

    4. Yesaya 41: 1-4, nabi yang bisa perang, punya keturunan dan sudah lama ditunggu-tunggu oleh bangsa yang tertindas sebagai pembebas dan penyelamat dari penindasan kaum yang zalim.

    5. Yesaya 42: 1-4, nabi yang menegakkan hukum kepada bangsa-bangsa lain dan tidak pernah berteriak dengan suara nyaring.

    6. Yeremia 28: 9, tentang nabi yang membawa damai.

    7. Kejadian 49: 1, 10 dan Matius 21: 42-43, nabi tersebut keturunan nabi Ismail.

    8. Yohanes 1: 19-25, datangnya setelah zaman Yahya dan Yesus.

    9. Yohanes 16: 7-15, nabi yang mendapat julukan “Penolong yang lain” dengan ciri-ciri: manusia biasa, memiliki gelar `penghibur’ dan `al-amin/orang benar jujur terpercaya’, tidak berkata-kata dari dirinya sendiri dan memuliakan nabi Isa dengan alaihisalam.

    10. Dan lain-lain.

    AYAT-AYAT BUATAN MANUSIA

    Ayat-ayat Porno (cabul)

    1. Yehezkiel 23: 1-21, ayat-ayat jorok tentang seksual. Diceritakan di dalamnya penyimpangan seksual yang sangat berbahay bagi perkembangan psikologis bila dibaca oleh anak-anak di bawah umur. Ada kalimat-kalimat yang sangat cabul dengan menyebut buah dada, buah zakar, menjamah-jamah, memegang-megang, birahi, dan lain­lain.

    2. Yehezkiel 16: 22-38, ayat porno yang bugil-bugil. “….Waktu engkau telanjang bugil sambil menendang­nendang dengan kakimu….(ay. 22). “….. dan menjual kecatikanmu menjadi kekejian dengan meregangkan kedua pahamu bagi setiap orang yang lewat, sehingga persundalanmu bertambah-tambah” (ay. 25. “Engkau bersundal dengan orang Mesir, tetanggamu, si aurat besar itu…..”(ay. 26). “engkau bersundal juga dengan orang Asyur, oleh karena engkau belum merasa puas ya, engkau bersundal dengan mereka, tetapi masih belum puas” (ay. 28) . “Betapa besar hawa nafsumu itu, demikianlah firman Tuhan ALLAH” (ay. 30). “….engkau yang memberi hadiah umpan kepada semua yang mecintai engkau sebagai bujukan, supaya mereka dari sekitarmu datang kepadamu untuk bersundal” (ay. 33). “….. Aku akan menyingkap auratmu di hadapan mereka, sehingga mereka melihat seluruh kemaluanmu: (ay. 37).

    3. Ulangan 23: 1-2, Tuhan menyebut “Buah Pelir”.

    4. Hosa 3: 1, nabi Hosea disuruh Tuhan untuk mencintai perempuan yang suka bersundal (pelacur) dan berzinah. Jika benar bahwa Tuhan pernah menyuruh nabi-Nya untuk mencintai pelacur, semua laki-laki akan rebutan menjadi nabi. Dan, semua wanita akan rebutan untuk menjadi pelacur, supaya dicintai oleh nabi Allah.

    5. Kidung agung 4: 1-7, puisi rayuan yang memuji kecantikan dengan menyebut buah dada dan susu.

    6. Kejadian 38: 8-9, kisah asal-usul onani (masturbasi) oleh leluhur Yesus.

    7. Kidung Agung 7: 6-13. Puisi Kenikmatan Cinta yang memuji kecantikan dan cinta yang memakai kata-kata seksual, yakni keindahan buah dada dan keinginan untuk memegang-megang buah dada. “Sosok tubuhmu seumpama pohon korma dan buah dada gugusannya. Aku ingin memanjat pohon korma itu dan memegang gugusan­gugusannya. Kiranya buah dadamu seperti gugusan anggur.

    Pelecehan Alkitab (Bibel) kepada Tuhan

    1. Tuhan menyesal dan pilu hati? (Kejadian 6: 5-6, Keluaran 32: 14).

    2. Tuhan mengah-mengah, megap-megap, dan mengerang seperti perempuan yang melahirkan? (Yesaya 42: 13).

    3. Roh Tuhan melayang-layang (terapung-apung) di atas permukaan air? (Kejadian 1: 1-2).

    4. Tuhan jorok, menyuruh makan tahi? (Yehezkiel4: 12-15).

    5. Tuhan kelihatan alas kaki-Nya? (Kleuaran 24: 10).

    6. Tuhan merasa jenuh/jemu/bosan? (Yeremia 15: 6).

    7. Tuhan petak umpet dengan Adam? ( Kejadian 3: 8-10).

    8. Tuhan besanan dengan manusia? (Kejadian 6: 2).

    9. Tuhan kalah dalam duel melawan Yakub? (Kejadian 32: 28).

    10. Tuhan bersiul memanggil manusia? (Zakharia 10: 8).

    11. Tuhan bersuit? (Yesaya 7: 18, Yesaya 5: 26).

    12. Tuhan menengking? (Yeremia 25: 30).

    13. Tuhan lelah kepayahan dan kecapaian? (Keluaran 31: 17).

    14. Tuhan menyuruh mencintai pelacur? (Hosea 3: 1).

    15. Tuhan kelihatan punggungnya-Nya? (Keluaran 33: 23).

    Pelecahan Alkitab (Bibel) kepada Para Nabi Allah

    1. Nabi Nuh mabuk-mabukan sampai teler dan telanjang bugil (Kejadian 9: 18-27).

    2. Nabi Luth menghamili kedua putri kandungnya sendiri dalam dua malam secara bergiliran (Kejadian 19: 30-38). Heboh… ! ! ! Skandal seks ayah dan anak kandung oleh nabi??

    3. Nabi Daud melakukan slandal seks dengan Batsyeba, istri anak buahnya sendiri. Setelah Batsyeba mengandung suaminya dibunuh oleh Daud, kemudian Batsyeba dinikahi Daud diboyong ke istana (II Samuel 11: 2-27).

    4. Ketika sudah tua, Nabi Daud tidur dengan perawan yang masih muda (I Raja-raja 1: 1-3).

    5. Nabi Yakub bekerja sama dengan ibu kandungnya untuk membohongi dan menipu ayah kandungnya, supaya Israel diberkati (Kejadian 27: 1-46).

    6. Yehuda (putra Nabi Yakub) menghamili menantunya sendiri (Kejadian 38: 13-19). Skandal seksa ayah dan menantu dalam kitab suci !?

    7. Absalom (putra Nabi Daud) memperkosa gundik ayahnya sendiri (II Samuel 16: 21-23). Perselingkuhan anak dengan ibu (gundik ayah) dalam Kitab Suci?!

    8. Amnon (putra Daud) memperkosa saudara perempuannya (II Samuel 13: 7-14). Incest antara anak nabi dengan saudaranya sendiri ?!?

    9. Ruben (putra tertua Nabi Yakub) melakukan hubungan seks dengan Bilha, gundik ayahnya (Kejadian 35:22). Gundik ayah diperkosa anaknya sendiri ?!?

    10. Nabi Sulaiman (Salomo) tidak taat kepada Tuhan karena lebih mencintai 700 istri dan menyimpan 300 gundik (I Raja-raja 11:3).Mustahil ada nabi yang rakus wanita…..

    11. Nabi Harun membuat dan menyembah patung emas (Keluaran 32: 2-4).

    12. Nabi Isa (Yesus) orang bodoh, idiot, dan emosional. Pada waktu bukan musim buah ara, Yesus mengutuk pohon ara yang tidak berbuah (Markus 11: 12-14; bandingkan: Yohanes 2: 4 dan Yohanes 7: 8-10).

    Catatan : Nama-nama pezinah tersebut ada dalam silsilah Yesus (Matius 1: 1-17 dan Lukas 3: 23-38).

    Ayat-ayat yang tidak masuk akal (irasional)

    1. Anak lebih tua 2 tahun daripada ayahnya.
    II Tawarikh 21: 5, 20, Yoram berusia 32 tahun pada waktu jadi raja dan memerintah Yerusalem selama 8 tahun lalu meninggal (pada usia 40 tahun). II Tawarikh 22: 1-2, Setelah Yoram meninggal, dia digantikan Aharia, anaknya pada usia 42 tahun. Jadi, Ahazia lebih tua 2 tahun daripada ayahnya.

    2. Usia 11 tahun sudah tidak punya anak.
    Jadi, dalam usia 11 tahun Ahaz sudah punya anak ??!! Ahas berumur 20 tahun ketika naik dan memerintah kerajaan selama 16 tahun
    (II Raja-raja 16: 2). Sepeninggal Ahas, tahta kerajaan diganti oleh Hizkia, anaknya (II Raja­raja 16: 20). Hizkia berusia 25 tahun waktu naik tahta menjadi raja (II Raja-raja 18: 2).

    3. Tuhan salah hitung.
    Kejadian 46: 8-15, disebutkan daftar nama-nama bani Israel yang datang ke Mesir berjumlah 34 nama. Padahal pada ayat 15 disebutkan. Jadi seluruhnya, laki-laki dan perempuan, berjumlah 33 jiwa”. Pakai Tuhan tidak pandai          berhitung ??

    Ayat-ayat yang mustahil dipraktekan

    1. Hukum Sabat.
    Hari Sabat (Sabtu) adalah hari Tuhan yang harus dikuduskan. Pada hari itu setiap orang dilarang bekerja, dilarang memasang api di rumah (lampu, kompor, dan lain-lain) karena Sabat adalah hari perhentian penuh. Orang yang bekerja pada hari Sabtu harus dihukunm mati
    (Keluaran 20: 8-11, 31: 15, 35: 2-3). Ayat ini mustahil dipraktekan di jaman modern. Siapa yang sanggup mengamalkan ? Siapa yang mau dibunuh apabila melanggar hukum Sabat ?

    2. Bunuh orang kafir dan musyrik !! (Ulangan 13: 6-9).
    Ayat ini memerintahkan kewajiban membunuh orang yang mengajak menyembah tuhan selain Allah. Ayat ini tidak bisa diterapkan. Buktinya umat Yahudi dan Kristen tidak pernah membunuh umat Hindu, Budha, Kong Hu Chu, dan lain-lain.

    3. Dilarang memakai pakaian yang dibuat dari pada dua jenis bahan (Imamat 19: 19).
    Bila ayat ini diamalkan, maka manusia akan kembali kepada jaman primitif, ketinggalan jaman, ketinggalan gaya dan tidak modernis.

    4. Cungkil mata yang menyesatkan orang untuk berbuat dosa (Matius 5: 29).
    Secara Letterlijk maupun Figuurlijk, ayat ini mustahil dipakai. Bila diterapkan, maka banyak orang Kristen menjadi buta.

    5. Potong kaki dan tangan orang yang menyesatkan ke arah dosa (Matiusl8:8-9).
    Secara Letterlijk maupun Figuurlijk, ayat ini mustahi dipakai. Bila diterapkan, maka banyak orang kristen menjadi pincang dan buntung.

    6. Dilarang melawan penjahat (Matius 5: 39-44).
    Ayat ini mustahil dipraktekkan di masyarakat manapun. Bila ajaran ini diterapkan, maka menghancurkan tatanan sosial dan keamanan masyarakat. Apa jadinya di masyarakat apabila suatu kejahatan tidak dilawan ? Tidak melawan kejahatan berarti mendukung kejahatan. Bila kejahatan tidak dilawan, berarti mendukung kejahatan. Bila kejahatan tidak dilawan, maka kriminalitas akan meningkat dan subur berkembang.

    7. Kasihilah musuhmu (Lukas 6: 27-29).
    Ajaran ini sangat menguntungkan penjajah.

    8. Dilarang membawa perbekalan, dilarang membawa dua helai baju dan dilarang membawa kasur dalam perjalanan (Matius 10: 9-10).
    Kenyataannya, umat Kristen sendiri tak ada yang bisa mengamalkan ayat ini.

    Ayat-ayat takhayul (mistis)

    Simson (Inggris: Samson) adalah utusan Tuhan yang sakti mandraguna selama rambutnya tidak dicukur. (Hakim-hakim 16: 1-22).

    Diceritakan dalam kitab Hakim-hakim 16: 1-22 bahwa Samson adalah utusan Tuhan yang sakti mandraguna. Dia bisa mencabut kedua daun pintu gerbang kota beserta kedua tiang dan semua palangnya, lalu semuanya diletakkan di atas kedua bahunya dan dipindahkan ke puncak gunung (ay 3). Tapi sayangnya dia jatuh cinta kepada seorang pelacur (wanita sundal) yang bernama Delila. Mala Delila disewa oleh raja Filistin dengan bayaran 1100 uang perak untuk mencari rahasia Samson (ay. 5).

    Di atas pangkuan pelacur Delila, akhirnya Samson tergoda rayuan dan bujukan sehingga membuka rahasia kesaktiannya. Bahwa selama rambut kepalanya tidak dicukur, maka seluruh kekuatannya akan musnah dan dia menjadi orang lemah (ay. 17). Maka setelah nabi Samson tertidur di atas pangkuan pelacur Delila, rambutny dicukur. Lalu musnahlah seluruh kesaktiaan dan kekuatan Samson. (ay. 19). Kemudian kedua mata Samson dicungkil sehingga jadilah Samson buta mata akibat rahsia kesaktiannya dicukur (ay. 21).

    Cerita ini adalah cerita takhayul (mistik) yang biasanya berkembang di masyarakat primitif.

    Ayat-ayat Diskrimatif

    Perbuatan riba (rente) dilarang dilakukan kepada Israel, tapi boleh dilakukan kepada non Israel (Ulangan 23: 19-20). Ayat ini jelas buatan orang Yahudi, sebab tidak mungkin Tuhan berlaku diskriminatif dengan melarang mengambil bunga uang kepada bangsa Yahudi, sementara mengambil bunga kepada orang selain Yahudi diperbolehkan. Dan sangat bertentangan dengan kitab Keluaran 22: 25: `Jika engkau meminjamkan uang kepada salah seorang umat-Ku, orang miskin dinataramu, maka janganlah engkau berlaku sebagai penagih hutang terhadap dia: janganlah kamu bebankan bunga kepadanya”.

    Ayat-ayat Ramalan Bibel yang meleset tak terpenuhi

    1. Ramalan Paulus tentang kedatangan Yesus (I Tesalonika 4: 16-17). Dalam ayat ini Paulus meramalkan bahwa setelah kebangkitan Yesus dari kubur, dia dan seluruh pengikutnya yang masih hidup itu akan diangkat bersama-sama dengan Yesus dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Ramalan ini tidak terpenuhi bukan Yesus yang menjemput Paulus, tapi pedang kaisar Nero yang memenggal leher Paulus di Roma tahun 64 M. Ramalan Paulus ini tidak akan terjadi, meski dia diberi waktu 2000 tahun lagi untuk menunggu kegenapan nubuatnya.

    2. Ramalan kedatangan Yesus (Matius 10:23, 16:28, Markus 9:1 dan Lukas 9:27). Yesus menubuatkan bahwa dia dan kerajaan Allah akan datang sebelum para muridnya selesai mengunjungi kota­ kota Israel. Ramalan ini meleset jauh, sebab sampai saat ini Yesus belum juga turun datang kembali ke dunia. Padahal para murid Yesus sudah mati semua 2000 tahun yang lalu.

    3. Hak keturunan Abraham (Kejadian 21: 12). Dalam ayat ini Tuhan menubuatkan bahwa yang disebut keturunan Abraham adalah berasal dari Ishak. Nubuat ini meleset jauh besar, Sebab dalam I Tawarikh 1: 28-30 Ismail juga disebut sebagai anak keturunan Abraham.

    4. Ramalan Tuhan Meleset (Yeremia 34: 4-5). Dalam ayat Tuhan berfirman bahwa Zedekia, raja Yehuda tidak akan mati oleh pedang, melaikan akan mati dengan damai. Nubuat ini meleset jauh, dalam kitab Yeremia 52: 10­11 diceritakan bahwa pada dalam akhir hayatnya Zedekia tewas ditangan raja Babel. Sebelum meninggal, mata Zedekia dibutakan, lalu dibelenggu dengan rantai tembaga. Kemudian ditaruh dalam rumah hukuman sampai meninggal.

    5. Nubuat Tuhan tidak terjadi (Yeremia 36: 30). Dalam kitab Yeremia 36: 30 Tuhan berfirman bahwa keturunan Yoyakim tidak ada yang naik tahta kerajaan Daud. Nubuat ini ternyata meleset. Diceritakan dalam kitab II Raja­raja 24: 6 bahwa sepeninggal Yoyakim, yang naik tahta menggantikannya adalah Yoyakin, anaknya.

    AYAT-AYAT KONTRADIKSI

    Kontradiksi Perjanjian Lama

    1. Siapakah anak Daud yang kedua ?
    a.Kileab
    (II Samuel3: 2-3).
    b.Daniel
    (I Tawarikh 3: 1)

    2. Di Yerusalem, Daud mengambil beberapa gundik atau tidak ?
    a. Ya! Daud mengambil beberapa gundik dan istrei
    (II Samuel 5: 13-16).
    b. Tidak ! Daud hanya mengambil beberapa isteri saja
    (I Tawarikh 14: 3-7).

    3. Berapa anak-anak Daud dari gundik di Yerusalem ?
    a. 11 orang
    (Samuel 5: 13-16).
    b.13 orang
    (Itawarikh 14 3-7).

    4. Di Kota mana Daud mengambil tembaga ?
    a. Betah dan Berotai
    (II Samuel 8: 8).
    b.Tibhat dan dari Kun
    (I Tawarikh 18: 8)

    5. Siapa anak Tou yang diutus untuk mengucapkan selamat kepada Daud ?
    a. Yoram
    (II Samuel8: 10).
    b. Hadoram
    (I Tawarikh 18: 9-10)

    6. Dari orang bangsa saja Daud mengambil perak dan emas untuk Tuhan ?
    a. Aram
    (II Samuel8: 11-12).
    b. Edom
    (I Tawarikh 18: 14-16).

    7. Siapakah panitera (sekretaris) Daud ?
    a. Seraya
    (II Samuel8: 15-17).
    b. Sausa
    (I Tawarikh 18: 14-16).

    8. Berapakah tentara berkuda tawanan Daud ?
    a. 1.700 orang
    (II Samuel8: 4).
    b. 7.000 orang
    (I Tawarikh 18: 4).

    9. Berapa ekor kuda kereta yang dinuh Daud ?
    a. 700 ekor
    (II Samuel 10: 18).
    b. 7.000 ekor
    (I Tawarikh 19: 18).

    10. Yang dibunuh Daud, pasukan berkuda atau pasukan jalan kaki ?
    a. 40.000 pasukan berkuda
    (II Samuel 10: 8).
    b. 40.000 pasukan berjalan kaki
    (I Tawarikh 19: 18).

    11. Siapakah panglima musuh yang tewas di tangan Daud ?
    a. Sobakh
    (II Samuel 10: 18).
    b. Sofakh
    (I Tawarikh 19: 18).

    12. Daud memerangi Israel atas hasutan Tuhan atau atas bujukan iblis ?
    a. Tuhan murka lalu menghasut Daud
    (II Samue124:1).
    b. Setan bangkit lalu membujuk Daud
    (I Tawarikh 21:1)

    13. Siapakah kepala Triwira pengiring Yahudi ?
    a. Isyabaal, orang Hakhmoni
    (II Samue123: 8).
    b. Yasobam bin Hakhmoni
    (I Tawarikh 11: 11).

    14. Kepala Triwira Daud membunuh berapa orang ?
    a. 800 orang
    (II Samuel 23: 8).
    b. 300 orang
    (I Tawarikh 11: 11).

    15. Berapakah angkatan perag Daud dari orang Israel ?
    a. 800 orang
    (II Samuel 24: 9).
    b. 1.100.000 orang
    (I Tawarikh 21: 5).

    16. Berapakah angkatan perang Daud dari orang Yehuda ?
    a. 500.000 orang
    (II Samue124: 9).
    b. 470.000 orang
    (I Tawarikh 21: 5).

    17. Berapakah kandang kuda milik Salomo (Sulaiman ) ?
    a. 40.000 kandang
    (I Raja-raja 4: 26).
    b. 4.000 kandang
    (II Tawarikh 2: 2).

    18. Berapa mandor pengawas kerajaan Salomo (Sulaiaman)?
    a. 3.300 mandor
    (I Raja-raja 5: 16).
    b. 3.600 mandor
    (II Tawarikh 2: 2).

    19. Berapa bat air di Bait Suci buatan Salomo ?
    a. 2.000 bat air
    (I Raja-raja 7: 26).
    b. 3.000 bat air (II Tawarikh 4: 5).

    20. Berapakah jumlah keturunan Yakub seluruhnya ?
    a. 66 jiwa
    (Kejadian 46: 26).
    b. jiwa
    (Keluaran 1: 5).

    21. Yang diharamkan, kelinci ataukah kelinci hutan ?
    a. Kelinci
    (Imamat 11: 6).
    b. Kelinci hutan
    (Ulangan 14: 6).

    22. Yang haramkan, babi ataukah babi hutan ?
    a. Babi hutan
    (Ulangan 14: 8, Imamat 11: 7).
    b. Babi
    (Yesaya 66: 17).

    23. Berapa lama Yoyakhim menjadi raja di Yerusalem ?
    a. 3 bulan
    (II Raja-raja 24: 8).
    b. 3 bulan 10 hari
    (II Tawarikh 36: 9).

    24. Berapa lama Yesua dan Yoab yang pulang kembali ke Yerusalem dan Yehuda dari pembuangan Nebukadnezar ?
    a. 2.812 orang
    (Ezra 2: 6).
    b. 2.818 orang
    (Nehemia 7: 11).

    25. Berapa anak-anak Benyamin ?
    a. 10 orang (
    Kejadian 46: 21).
    b. 5 orang
    (Bilangan 26: 38-39).
    c. 3 orang
    (I Tawarikh 7: 6).

    d. 5 orang (I Tawarikh 8: 1-5).


    Komentar : Silsilah anak Benyamin itu, semuanya tidak sama baik nama maupun jumlahnya.

    26. Berapa cucu Benyamin (anak-anak Bela) ?
    a. 5 orang
    (I Tawarikh 7: 7).
    b. 9 orang
    (I Tawarikh 8: 3-5).
    c. 2 orang
    (Bilangan 26: 40). Buka dan bacalah ayat yang dimaksud. Terlihat jelas bahwa semua nama dan jumlah cucu Benyamin tidak ada yang sama.

    27. Tuhan salah dalam batasan usia ?
    a. Tuhan membatasi umur manusia hanya 120 tahun saja “Berfirman Tuhan : “Roh-Ku tidak akan selama-lamanya tinggal di dalam manusia, karena manusia itu adalah daging, tetapi umurnya akan seratus dua puluh tahun saja” (Kejadian 6: 3). “Maka berkatalah TUHAN, `Aku tidak memperkenankan manusia hidup selama-lamanya; mereka mahluk fana, yang harus mati. Mulai sekarang umur mereka tidak akan melebihi 120 tahun” (Kejadian 6: 3, Alkitab Bahasa Indonesia Sehari-hari).
    b. Batasan usia dari Tuhan itu salah besar, karena banyak orang yang usianya melebihi 120 tahun. Adam hidup selama 930 tahun
    (Kej. 5: 3-5), Set hidup selama 912 tahun (Kej. 5: 6-8), Enos hidup selama 905 tahun (Kej. 5: 9-11), Keenam hidup selama 910 tahun (Kej. 5: 12-14), Mahalaleel hidup selama 895 tahun (Kej. 5: 15-17), Yared hidup selama 962 tahun (Kej. 5: 18-20), Henokh hidup selama 365 tahun (Kej. 5: 21-23), Metusalah hidup selama 969 tahun (Kej. 5: 25-27), Lamekh hidup selama 777 tahun (Kej. 5: 28-32), Nuh hidup selama 950 tahun (Kej. 9: 29), Sem hidup selama 600 tahun (Kej. 11: 10-11), Arpakhsad hidup selama 438 tahun (Kej.l l: 12-13), Selah hidup selama 433 tahun (Kej. 11: 14-15), Eber hidup selama 464 tahun (Kej. 11: 16-17). Peleg hidup selama 239 tahun (Kej. 11: 18-19), Rehu hidup selama 239 tahun (Kej.
    11: 22-21)
    , Serug hidup selama 230 tahun (Kej. 11: 24-25), Sara hidup selama 127 tahun (Kej. 23: 1-2), Ismael hidup selama 137 tahun (Kej. 25:17), Nahor hidup selama 148 tahun (Kej. 11: 24-25),  Yakub hidup selama 147 tahun (Kej. 47: 28), Lewi hidup selama 137 tahun (Kej. 6: 15), Kehat hidup selama 133 tahun (Kej. 6: 19), Harun hidup selama 123 tahun (Bil 33: 39), Ayub hidup selama 140 tahun (Ayub. 42: 16-17).

    28. Tuhan menyesal atau tidak ?
    a. Tuhan tidak punya sifat menyesal
    ( I Samuel 15: 29, Bilangan 23: 19) .
    b. Tuhan menyesal dan pilu hati karena telah menciptakan manusia yang akhirnya cenderung berbuat jahat di muka bumi
    (Kejadian 6: 5-6). Tuhan menyesal karena telah Saul sebagai raja di Israel (I Samuel 15: 10-11, 35). Tuhan menyesal setelah mengacungkan tangan ke Yerusalem (II Samue124: 16). Tuhan menyesal karena telah merancang malapetaka (Yeremia, 26: 3, Yeremia 42: 10, Keluaran 32: 14).

    29. Tuhan bisa dilihat atau tidak ?
    a. Tuhan tidak bisa dilihat dan didengar
    (Yohanes 5: 37, I Timotius 1: 17, I Timotius 6: 16, Keluaran 33: 20, I Yohanes 4: 12).
    b. Tuhan bisa dilihat dengan mata kepala
    (Keluaran 33: 11), Kejadian 18: 1, Yohanes 5: 37), Keluaran 33: 20; I Timotius 6: 16, I Timotius 1: 17, I Yohanes 4: 12, Kejadian 26: 24).
    c. Tuhan kelihatan kaki-Nya
    (Keluaran 24: 9-10).
    d. Tuhan kelihatan sedang duduk
    (Yesaya 6: 1).
    e.
    Tuhan bisa dilihat dari jauh (Yeremia 31: 3).

    Sebenarnya masih ada ratusan lagi daftar kontradiksi dalam Perjanjian Lama. Tapi karena keterbatasan ruang muat, maka dalam indeks ini dicukupkan sampai disini daftar ayat kontradiksi dalam Perjanjian Lama. Untuk selengkapnya baca buku “Fakta Dan Data Kepalsuan Alkitab (Bibel)” yang akan segera terbit.

    Kontradiksi Perjanjian Baru

    Silsilah Yesus dalam Alkitab bisa dilihat di dua kitab Injil yaitu Injil Matius 1: 1-17 dan Injil Lukas 3: 23-38. sementara Injil Markus dan Injil Yohanes diam seribu bahasa tak tahu­menahu tentang silsilah Yesus.

    1. Siapakah leluhur Yesus dari Adam sampai dengan Abraham?
    a.
    Lukas menuliskan 21 nama dalam silsilah dari Adam sampai dengan Abraham.
    b.
    Matius tidak menuliskan satu nama pun dalam sislsilah dari Adam sampai dengan Abraham. Apakah Tuhan tidak memberikan inspirasi Yesus kepada Matius ? Apakah Tuhan pilih kasih terhadap Lukas ? Padahal Lukas termasuk dalam daftar murid Yesus di Injil Matius 10: 2-4.

    2. Berapa nama silsilah dari Abraham sampai dengan Daud ?
    a. Lukas mencatat 15 nama dari Daud sampai dengan Yesus.
    b. Matius hanya mencatat 14 nama dari Daud sampai dengan Yesus.

    3. Dalam silsilah dari Abraham sampai dengan Daud, siapakah anak Hezron?
    a. Anak Hezron adalah Arni (Lukas 3: 33).
    b. Anak Hezron adalah Ram (Matius l: 3).

    4. Berapa nama silsilah Daud sampai dengan Yesus ?
    a. Lukas mencatat 43 nama dari Daud sampai dengan Yesus.
    b. Matius hanya mencatat 28 nama dari Daud sampai dengan Yesus.

    5. Siapakah kakek Yesus ?
    a. Yakub (Matius l: 6).
    b. Eli (Lukas 3: 31).

    6. Siapakah anak daud yang menurunkan Yesus ?
    a. Salomo (Matius 1: 6).
    b. Natan (Lukas 3: 31).

    7. Yesus memasuki Yerusalem naik apa ?
    a. Seekor keledai (Markus 11: 7; Lukas 19: 35).
    b. Seekor keledai betina dan seekor keledai (Matius 21:7).

    8. Ketika Yesus bertemu Yairus, apakah anak perempuan Yairus sudah mati?
    a. Ya! Sudah mati! (Matius 9: 18).
    b. Belum mati! Masih sakit dan hampir! (Markus 5: 23).

    9. Bolehkah membawa tongkat dan kasut dalam perjalanan ?
    a. Ya, boleh ! (Markus 6: 7-9).
    b. Tidak, tidak boleh!! (Matius 10: 9-10, Lukas 9: 1-3).

    10. Kesaksian Yesus tentang dirinya, benar atau salah ?
    a. Tidak benar (Yohanes 5: 31).
    b. Benar (Yohanes 8: 14).

    11. Berapa jumlah orang buta yang bertemu Yesus di Yerikho?
    a. Dua orang buta (Matius 20: 29-30).
    b. Hanya satu orang buta saja (Markus 10: 46).

    12. Dimana Yesus menemui orang kerasukan setan ?
    a. Di Gedara (Matius 8: 28).
    b. Di Gerasa (Markus 5: 1-2).

    13. Berapa jumlah orang kerasukan setan yang ditemui Yesus ?
    a. Ada 2 orang (Matius 8: 28).
    b. Hanya 1 orang saja (Markus 5: 1-2).

    14. Apa yang diucapkan Yudas di hadapan Yesus ?
    a. Salam Rabi (Matius 26: 49).
    b. Rabi (Markus 14: 45).
    c. Yudas tidak mengucapkan apa-apa/diam (Lukas 22: 47) .

    15. Ketika Yesus berjalan di atas air, bagaimana respon para muridnya ?
    a. Mereka menyembah Yesus (Matius 14: 33).
    b. Mereka tercengang dan bingung (Markus 6: 51-52).

    16. Jam berapa Yesus disalibkan ?
    a. Jam sembilan (Markus 15: 25).
    b. Jam 12 Yesus belum disalibkan (Yohanes 19: 14).

    17. Yesus membawa damai dan keselematan atau onar ?
    a. Yesus menyelamatkan dunia (Matius 5: 9, Yohanes 3: 17, Yohanes 10: 34-36).
    b. Yesus membawa onar, pedang dan kekacauan keluarga (Matius 10: 34-36).

    18. Apa hukumnya bersunat ?
    a. Sunat itu wajib (Kejadian 17: 10-14, 17: 14, Kejadian 21: 4). Yesus tidak membatalkan sunat (Matius 5: 17-20, Lukas 2: 21). Yesus juga disunat
    (lukas 2: 21). Dan orang yang tidak disunat, tidak dapat diselamatkan (Kisah Para Rasu115: 1-2).
    b. Kata Paulus, sunat tidak wajib, tidak berguna dan tidak penting (Galatia 5: 6, I Korintus 7: 18-19).

    19. Bolehkah makan babi ?
    a. Babi haram dimakan (Ulangan 14: 8, Imamat 11: 7, Yesaya 66: 17).
    b. Kata Paulus, semua daging binatang halal dimakan, tidak ada yang haram (I Korintus 6: 12, I Korintus 10: 25, Kolose 2: 16, I Timotius 4-5, Roma 14: 17).

    20. Selain Yesus, adakah yang naik ke sorga ?
    a. Tidak ada! Hanya Yesus saja yang pernah naik ke sorga (Yohanes 3: 13).
    b. Henokh dan Elia telah naik ke sorga (Kejadian 5: 24, II Raja-raja 2: 11).

    AYAT-AYAT TUHAN YANG RAGU-RAGU

    Tuhan ragu-ragu dalam ispirasi wahyu-Nya, sehingga memakai kata dugaan “kira-kira”.

    Kira-kira jam 3 malam (Matius 14: 25, Markus 6: 48), kira-kira jam 3 (Matius ?7: 46), Kira-kira jam 3 petang (Kisah Para Rasul 10: 3), Kira-kira jam 4 (Yohanes 1: 39), Kira-kira jam 5 petang (Matius 20: 6), Kira-kira jam 5 (Matius 20: 9), Kira­kira jam 9 (Kisah Para Rasu123: 23), Kira-kira jam 9 pagi (Matius 20: 3), Kira-kira jam 12 (Lukas 23: 44, Yohanes 19: 14), Kira­kira pukul 12 (Matius 20: 5, Yohanes 4: 6, Kisah Para Rasul 10: 9), Kira-kira 2 jam (Kisah Para Rasul 19: 34), Kira-kira 3 jam (Kisah Para Rasul 5: 7).

    Kira-kira 12 orang (Kisah Para Rasul 19: 7), Kira-kira 20 orang (I Samuel 14: 14), I Samuel 25 : 13, I Raja-raja 22: 6, Kisah Para Rasul 5: 36), kira-kira 600 orang (I Samuel 14: 2, I Samue123: 13).

    Kira-kira 1000 orang (Yudas 9: 49), kira-kira dua atau tiga ribu orang (Yosua 7: 3), kira-kira 3000 orang (Yosua 7: 4, Yudas 16: 27), kira-kira 3000 jiwa (Kisah Para Rasu12: 41), kira-kira 4000 orang (I Samuel4: 2, Markus 8: 9), kira-kira 5000 orang (Yosua 8: 12), kira-kira 5000 laki-laki (Matius 14: 21, Lukas 9: 14, Yohanes 6: 10, Kisah Para Rasu14: 4).

    Kira-kira 10.000 orang (Yudas 3; 29), kira-kira lima belas ribu orang (Yudas 8: 10), kira-kira 40.000 orang (Yosua 4: 13).

    Kira-kira 8 hari (Lukas 9: 28), kira-kira 10 hari (I Samuel 25: 38), Kira-kira 3 bulan (Kejadian 38: 24, Lukas 1: 56), kira­kira 12 tahun (Lukas 8: 42), kira-kira 30 tahun (Lukas 3: 23), kira-kira 100 tahun (Roma 4: 19), kira-kira 450 tahun (Kisah Para Rasul 13: 20).

    Kira-kira 50 kati (Yohanes 19: 39), kira-kira 200 hasta (Yohanes 21: 8), kira-kira 2000 ekor babi (Markus 5: 13), kira­kira 2 mil (Yohanes 11: 18).

    KESAKSIAN PARA TEOLOG KRISTEN

    1. Dr. G.C Van Niftrik dan Dr. B.J Bolland :

    “Kita tidak usah malu-malu, bahwa terdapat berbagai kekhilafan di dalam Alkitab; kekhilafan-kekhilafan tentang angka-angka perhitungan; tahun dan fakta. Dan tak perlu kita pertanggungjawabkan kekhilafan-kekhilafan itu pada caranya, isi Alkitab telah disampiakan kepada kita, sehingga kita akan dapat berkata: “Dalam naskah aslinya tentu tidak terdapat kesalahan-kesalahan, tetapi kekhilafan itu barulah kemudian terjai di dalam turunan naskah itu. Isi Alkitab juga dalam bentuknya yang asli, telah datang kepada kita dengan perantaraan manusia” (Dogmatika Masa Kini, BPK Jakarta, 1967, hal 298).

    2. Dr. Mr D.C Mulder:

    “Jadi benarlah Daud itu pengarang Mazmur yang 73 jumlahnya ? Hal itu belum tentu. Sudah beberapa kali kita menjumpai gejala bahasa orang Israel suka menggolongkan karangan-karangan di bawah nama orang yang termasyhur ……. Oleh karena itu tentu tidak mustahil pengumpulan­pengumpulan mazmur-mazmur itu (atau orang-orang yang hidup lebih kemudian) memakai nama Daud, karena raja itu termasyhur sebagai pengarang mazmur-mazmur. Dengan kata lain perkataan, pemakaian nama Daud, Musa, Salomo itu merupakan tradisi kuno, yang patut diperhatikan, tetapi tradisi itu tidak mengikat” (Pembimbing ke Dalam Perjanjian Lama, BPK Jakarta, 1963 hal. 205).

    3.  Dr. Welter Lempp;

    “Susunan semesta alam diuraikan dalam Kitab Kejadian I tidak dapat dibenarkan lagi oleh ilmu pengetahuan modern” (Tafsiran Kejadian, hal 58). “Pandangan Kejadian I dan seluruh Alkitab tentang susunan semesta alam adalah berdasarkan ilmu kosmografi bangsa Babel. Pandangan itu sudah ketinggalan jaman” (Tafsiran Kejadian, hal, 65).

    4.  Dr. R. Soedarmo:

    “Dengan pandangan bahwa Kitab Suci hanya catatan saja dari orang, maka diakui juga bahwa di dalam Kitab Suci mungkin sekali ada kesalahan. Oleh karena itu Kitab Suci mungkin sekali ada kesalahan. Oleh karena itu Kitab Suci denganbentuk sekarang masih dapat diperbaiki” (Ikhtisar Dogamtika, BPK Jakarta, 1965 hal. 47). “Di dalam Perjanjian Baru pun ada kitab-kitab yang diragukan antara lain Surat Wahyu dan Yakobus yang disebut surat Jeram” (Ikhtisar Dogmatika, BPK Jakarta, 1965 hal. 49).

    SOLUSI AKHIR

    Karena Alkitab (Bibel) sudah terbuktu kepalsuannya, maka seharusnya kita berpaling dari Alkitab (Bibel). Carilah kitab suci yang sudah teruji keasliannya sepanjang zaman. Ciri-ciri kitab suci tersebut adalah :

    1. Keotentikannya dijamin langsung oleh Tuhan.

    2. Masih ada bahasa aslinya sesuai dengan sewaktu kitab suci tersebut diturunkan kepada nabi yang menerimanya.

    3. Mudah dihafal karena Tuhan memberikan kemudahan bagi uat-Nya untuk menghafalkan wahyunya.

    4. Umat yang meyakininya banyak yang hafal kitab suci tersebut diluar kepala.

    5. Tidak mengadung pornografi.

    6. Tidak ada kontradiksi antar ayat.

    7. Relevan sepanjang zaman.

    sumber : BUKU : ISLAM DIHUJAT KARANGAN IRENE HANDONO

     
    • myrazano 4:38 pm on 30/09/2008 Permalink | Reply

      bila semua risalah nabi sama mengapa ada banyak agama diturunkan Allah

    • erzal 3:03 am on 02/10/2008 Permalink | Reply

      myrazano Says:
      September 30, 2008 at 4:38 pm edit

      bila semua risalah nabi sama mengapa ada banyak agama diturunkan Allah#########INTI AJARAN YG DIBAWA PARA NABI ADALAH SAMA YAITU MENGESAKAN TUHAN…..BANYAK AGAMA BARU ITU AKAIBAT ULAH DARI PARA PENDUSTA YG MEMANIPULASI DG MENAMBAH/MENGURANGI /MERUBAH KITAB SUCI YG ASLI DITURUNKAN PADA PARA RASUL ..SEHINGGA TIMBUL AGAMA BARU YG MENYIMPANG DARI AJARAN YG ASLINYA…

    • adrianto 4:12 pm on 10/09/2009 Permalink | Reply

      agama banyak sebagai sunatullah. ada yang beriman ada yang tidak. ada yang kaya ada yang miskin ada yang ganteng ada yang jelek ada yang bertubuh sempurna ada yang cacat ada yang akan menjadi penduduk surga dan ada yang akan menjadi penduduk neraka. itu saja sih jawabannya. sederhana bukan?

  • SERBUIFF 9:07 am on 26/09/2008 Permalink | Reply
    Tags: 10 Alasan Menjadi Pengikut Yesus yg Setia Harus Masuk I   

    10 Alasan Menjadi Pengikut Yesus yg Setia Harus Masuk Islam by H. Insan LS Mokoginta 

    10 Alasan Menjadi Pengikut Yesus yg Setia Harus Masuk Islam

    H. Insan LS Mokoginta

    1. Mengenai Makanan Haram

    Alkitab cetakan baru tahun 1996-2005

    Imamat 11:7-8 Demikian juga babi hutan, karena memang berkuku belah, yaitu kukunya bersela panjang, tetapi tidak memamah biak; haram itu bagimu. Daging binatang-binatang itu janganlah kamu makan dan bangkainya janganlah kamu sentuh; haram semuanya itu bagimu.

    Ulangan 14:8 juga babi hutan, karena memang berkuku belah, tetapi tidak memamah biak; haram itu bagimu. Daging binatang-binatang itu janganlah kamu makan dan janganlah kamu terkena bangkainya.

    Alkitab cetakan lama 1991

    Imamat11:7-8 Demikian juga babi, karena memang berkuku belah, yaitu kukunya bersela panjang, tetapi tidak memamah biak, haram itu bagimu.

    Alkitab cetakan lama tahun 1941

    Imamat 11:7-8 Dan lagi babi, karena soenggoehpon koekoenja terbelah doewa, ija itoe bersiratan koekoenja, tetapi tiada ija memamah bijak, maka haramlah ija kapadamoe. Djangan kamoe makan daripada dagingnja dan djangan poela kamoe mendjamah bangkainja, maka haramlah ija kapadamoe.

    Catatan: Menurut Alkitab babi itu haram. Kenyataanya oleh mereka bai diternak secara khusus, dipelihara, dirawat dan dijadikan sebagai bahan dagangan, dagingnya diperjualbelikan sebagai sumber penghidupan. Padahal jangankan memakannya, menyentuh tubuhnya saja dilarang dalam Alkitab.

    Semua umat Islam mengharamkan babi. Tetapi hampir semua umat Kristiani justru makan babi, kecuali sebagian kecil saja dari sekte Advent. Ini membuktikan bahwa yang ikut firman Allah dalam Alkitab tentang haramnya babi, adalah umat Islam. Sementara umat Kristiani yang menjadikan Alkitab sebagai Kitab Sucinya, justru tidak mengharamkan makan babi, bahkan babi merupakan makanan kesukaan mereka.

    Menjadi pertanyaan , mengapa umat Kristiani tidak mengharamkan makan babi, justru malah mereka menghalalkannya?? Ternyata tanpa mereka sadari , mereka tela mengikuti paham Paulus yang mengatakan bahwa segala sesuatu itu halal. Perhatikan ucapan Paulus sbb:

    1. Korintus 6:12 Segala sesuatu halal bagiku, tetapi bukan semuanya berguna. Segala sesuatu halal bagiku, tetapi aku tidak membiarkan diriku diperhamba oleh suatu apa pun.

    Ayat-ayat dalam berbagai bahasa tersebut adalah Surat Kiriman Paulus kepada jemaatnya didaerah Korintus. Pendapat Paulus yang menghalalkan sesuatu, seperti daging babi dan lain-lain, bertolak belakang dengan firman Allah yang mengharamkan babi.

    Sebagai umat beragama yng taat, semestinya yang diikuti adalah firman Allah, bukan pendapat Paulus yang hanya manusia biasa.

    Seandainya umat Krsitiani mengikuti firman Allah tentang haramnya babi dll, dan bagaimana cara menyembelih hewan, rasanya dalam hal makanan, tidak terlalu diragukan lagi antara Islam dan Kristanbila menghadapi jamuan atau sejenisnya.

    Ada juga sebagian umat Kristiani mengatakan bahwa yang haram itu adalah “babi hutan”, jadi “babi piaraan” tidak haram. Padahal Alkitab cetakan lama tertulis “babi”, sementara Alkitab cetakan baru dirobah menjadi “babi hutan” Tentu saja yang benar yaitu “babi”, sebab semua Alkitab cetakan lama tertulis “babi”.

    Makna “ babi haram” , berarti semua babi haram, tidak boleh dimakan, termasuk babi hutan. Tetapi “babi hutan haram”, berarti semua babi boleh dimakan, kecuali babi hutan.

    Contoh: kata “dilarang mrerokok “ maknanya semua rokok apapun mereknya tidak boleh di hisab. Manakala dirobah menjadi “dilarang merokok bentoel”, berarti semua rokok bisa di hisab, kecuali rokok bentoel bukan? Ini membuktikan bahwa penambahan satu kata saja bisa merobah makna dan arti.

    Contoh lain “orang “ jika ditambahkan kata “hutan” akan menjadi “ orang hutan”, tentu artinya sangat jauh berbeda. Demikian juga “babi” dengan “babi hutan” pasti berbeda.

    Tetapi sebagian umat kristiani ada juga yang menjadikan alasan babi halal berdasarkan Injil Matius 15:11 sbb:

    “Dengar dan camkanlah: bukan yang masuk kedalam mulut yang menajiskan orang , melainkan yang keluar dari mulut yag menajiskan orang.”

    Alasan tersebut tidal rasional dan tidak kuat, sebab jika asal masuk kedalam mulut manusia tidak menajiskan, bagaimana jika yang masuk ke mulut adalah : ganja, morphin, shabu-shabu dan sejenisnya apakah jadi halal walaupun merusak tubuh, jiwa dan pikiran manusia?

    Yang namanya ganja, morphin, shabu-shabu dan sejenisnya, walaupun sebelum masuk ke mulut manusia dibacakan doa kepada Tuhan atau Yesus, tetap aja haram hukumnya.

    Nah ternyata apa-apa yang benar , yang pernah difirmankan oleh Allah dalam Alkitab seperti babi haram , diwahyukan kembali oleh Allah SWT melalui malaikat Jibril kepada Nabi kita Muhammad Saw, didalam Al Qur’an. Alhamdulillah, dimanapun , siapapun dan sampai kapanpun umat Islam tetap akan mengharamkan babi. Firman Allah SWT, babi haram : Qs 2 Al Baqarah 173, Qs 5 Al Maidah 3, Qs 6 Al An’aam 145, dan Qs 16 An Nahl 115.

    Contoh: Qs 2 Al Baqarah 173

    173. Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah. Tetapi barangsiapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

    Qs An ‘aam 145

    145. Katakanlah: “Tiadalah aku peroleh dalam wahyu yang diwahyukan kepadaku, sesuatu yang diharamkan bagi orang yang hendak memakannya, kecuali kalau makanan itu bangkai, atau darah yang mengalir atau daging babi – karena sesungguhnya semua itu kotor – atau binatang yang disembelih atas nama selain Allah. Barangsiapa yang dalam keadaan terpaksa, sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka sesungguhnya Tuhanmu Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

    Perhatikan ”haramnya babi “ menurut Alkitab bahasa bahasa daerah sbb:

    2. Tentang Mengkafani Jenasah

    Markus 15:46 : Yusuf pun membeli kain lenan, kemudian ia menurunkan mayat Yesus dari salib dan mengapaninya dengan kain lenan itu. Lalu ia membaringkan Dia didalam kubur yang digali didalam bukit batu. Kemudian digulingkannya sebuah batu ke pintui kubur itu

    Catatan : Menurut ayat-ayat Alkitab di atas, ternyata Yesus mati dikafani dan dikuburkan tidak pakai peti. Bahkan kuburan Yesus tidak dibeton tapi hanya diletakkan sebuah batu diatasnya sebagai tanda. Tapi umat Kristen justru matinya pakai jas, pakai sepatu, dihiasi serapih mungkin bagaikan seorang penganten dalam pelaminan, pakai peti dan kuburnya dibangun seperti rumah. Ketika Yesus mati, mayatnya juga disegerakan untuk dikubur walaupun baru mati beberapa jam. Tapi umat Kristiani, sering mayat itu dibiarkan sampai beberapa hari sambil menunggu keluarganya yang jauh untuk menengoknya.

    Umat Islam bila mati , disunnahkan mayatnya harus disegerakan menguburkannya, dikafani, dan tidak pakai peti. Ini berarti matinya umat Islam sama seperti matinya Yesus. Sebagaimana manusia lahir tanpa bawa apa-apa, demikian pula jika mati tidak ada yang dibawa menghadap Allah, bekalnya hanyalah iman dan taqwa.

    3. Yesus Mengaku Utusan Tuhan

    Yohanes 5:30 “aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diriku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku”.

    Lukas 10:16 “Barangsiapa mendengarkan kamu, ia mendengarkan Aku; dan barang siapa menolak kamu, ia menolak Aku,; dan barangsiapa menolak Aku, ia menolak Dia yang mengutus Aku.”

    Markus 9:37 “ Siapa menyambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku. Dan barangsiapa menyambut Aku, bukan Aku yang disambutnya, tetapi Dia yang mengutus Aku.”

    Matius 10:40 “Barangsiapa menyambut kamu, ia menyambut Aku, dan barang siapa menyambut Aku, ia menyambut Dia yang mengutus Aku “.

    Catatan: Keempat injil semuanya menulis pengakuan Yesus bahwa dia itu hanya seorang utusan Tuhan atau Rasul Tuhan. Bahkan masih banyak ayat-ayat lain di dalam Alkitab itu sendiri, dimana Yesus mengaku bahwa dia hanya sebagai seorang utusan Tuhan. Yesus mengaku dengan jujur dan polos, bahwa dia hanyalah seorang utusan Tuhan, rasul Tuhan.

    Umat Islam menjadikan Yesus sebagai utusan Tuhan atau rasul Tuhan sebagaimana pengakuan Yesus yang tertulis dalam Alkitab. Sementara semua umat Kristen menjadikan Yesus sebagai Tuhan yang disembah. Ini membuktikan bahwa umtat Islamlah yang mematuhi ajaran Yesus.

    Perhatikan pengakuanYesus sendiri, bahwa dia hanya seorang utusan Tuhan, menurut Alkitab dari berbagai bahaa-bahasa daerah sbb:

    Bukti lain bahwa Yesus benar-benar hanya seorang utusan Tuhan, baiklah kami kutip kembali dan kami komentari masih pada ayat tersebut tadi, untuk membuktikan pengakuan Yesus sendiri bahwa dia bukanlal Tuhan dan juga bukan Allah, tetapi hanya benar-benar hanya seorang utusan Tuhan saja.

    Yoh 50:30 “Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku”.

    Catatan: Jika Yesus itu Tuhan, sangat tidak masuk di akal sehat Tuhan tidak bisa berbuat apa-apa dari diri-Nya sendiri.

    Dan tidak mungkin Tuhan tidak bisa menuruti kehendak-Nya sendiri. Yang namanya Tuhan, pasti Dia Maha Kuasa, jadi Dia bisa berbuat menurut kehendak-Nya sendiri.

    Yesus mengaku dengan jujur dan polos bahwa dia tidak bisa berbuat apa-apa atas dirinya sendiridan tidak bisa menuruti kehendaknya sendiri, karena dia hanya seorang utusan Tuhan, bukan Tuhan!!

    1. Setiap yang diutus Tuhan, pasti bukan Tuhan

    2. Yesus diutus oleh Tuhan , berarti………..

    3. Yesus bukan Tuhan, tetapi hanya utusan Tuhan

    4. Setiap yang tidak bisa berbuat apa-apa atas didinya sendiri, pasti bukan Tuhan

    5. Yesus tidak bisa berbuat apa-apa atas dirinya sendiri, berarti Yesus bukan Tuhan

    6. Setiap yang tidak bisa menuruti kehendaknya sendiri, pasti bukan Tuhan.

    7. Yesus tidak bisa menuruti kehendaknya sendiri, berarti Yesus bukan Tuhan

    Di dalam Al Qur’an yang Allah wahyukan kembali kepada nabiMuhammad Saw, Yesus (nabi Isa as) juga mengatakan bahwa dia hanyalah seorang utusan Tuhan atau rasul Tuhan, bahkan hanya untuk bani Israil saja , bukan untuk seluruh dunia.

    Qs 3 Ali Imran 48-49

    48. wayu’allimuhu (a)lkitaaba wa(a)lhikmata wa(al)ttawraata wa(a)l-injiil(a) 49. warasuulan ilaa banii israa-iila annii qad ji/tukum bi-aayatin min rabbikum annii akhluqu lakum mina (al)ththhiini kahay-ati (al)ththhayri fa-anfukhu fiihi fayakuunu thayran bi-idzni (al)laahi waubri-u (a)l-akmaha wa(a)l-abrasha wauhyii (a)lmawtaa bi-idzni (al)laahi wa-unabbi-ukum bimaa ta/kuluuna wamaa taddakhiruuna fii buyuutikum inna fii dzaalika laaayatan lakum in kuntum mu/miniin(a)

    Artinya : 48. Dan Allah akan mengajarkan kepadanya Al Kitab[196], Hikmah, Taurat dan Injil. 49. Dan (sebagai) Rasul kepada Bani Israil (yang berkata kepada mereka): “Sesungguhnya aku telah datang kepadamu dengan membawa sesuatu tanda (mukjizat) dari Tuhanmu, yaitu aku membuat untuk kamu dari tanah berbentuk burung; kemudian aku meniupnya, maka ia menjadi seekor burung dengan seizin Allah; dan aku menyembuhkan orang yang buta sejak dari lahirnya dan orang yang berpenyakit sopak; dan aku menghidupkan orang mati dengan seizin Allah; dan aku kabarkan kepadamu apa yang kamu makan dan apa yang kamu simpan di rumahmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu adalah suatu tanda (kebenaran kerasulanku) bagimu, jika kamu sungguh-sungguh beriman.

    Qs 43 Az Zukhruf 59


    59. in huwa illaa ‘abdun an’amnaa ‘alayhi waja’alnaahu matsalan libanii israa-iil(a)

    Artinya: 59. Isa tidak lain hanyalah seorang hamba yang Kami berikan kepadanya nikmat (kenabian) dan Kami jadikan dia sebagai tanda bukti (kekuasaan Allah) untuk Bani lsrail[1363]

    Qs 61 Ash Shaff 6

    6. wa-idz qaala ‘iisaa ibnu maryama yaa banii israa-iila innii rasuulu (al)laahi ilaykum mushaddiqan limaa bayna yadayya mina (al)ttawraati wamubasysyiran birasuulin ya/tii min ba’dii ismuhu ahmadu falammaa jaa-ahum bi(a)lbayyinaati qaaluu haadzaa sihrun mubiin(un)

    Artinya: 6. Dan (ingatlah) ketika Isa ibnu Maryam berkata: “Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad).” Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: “Ini adalah sihir yang nyata.”

    Keterangan : Ada juga sebagian orang yang membantah bahwa yang disebut oleh Al Qur’an Qs 61 Ash Shaff ayat 6 adalah AHMAD, bukan MUHAMMAD.

    Hal ini kami jelaskan, menurut Hadist Rasulullah Saw, disebutkan bahwa beliau punya beberapa nama panggilan, sebagaiman hadis sbb:

    HR Bukhari, Muslim, Tirmidzi, Ahmad, Malik

    “Sesungguhnya aku memeiliki beberapa nama: Aku adalah Muhammad, dan aku adalah Ahmad , dan aku adalah Al Maahi ( penghapus) karena kekufuran dihancurkan olehku. Aku adalah Al-Haasyir dimana orang ramai di kumpulkan setelah masaku. Aku adalah Al Aaqib karena tidak ada lagi nabi penutup setelahku,”


    [196]. Al Kitab di sini ada yang menafsirkan dengan pelajaran menulis, dan ada pula yang menafsirkannya dengan kitab-kitab yang diturunkan Allah sebelumnya selain Taurat dan Injil.

    [1363]. Ayat ini menegaskan pandangan Islam terhadap kedudukan lsa a.s.

    4. Yesus Ajarkan Dua Kalimat Syahadat
    Dan Mengaku Dia Hanya Seorang Utusan Tuhan

    Yohanes 17:3 “Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah engkau utus”.

    Catatan: Yesus mengaku dengan jujur dan polos bahwa satu-satunya Allah yang benar, adalh Allah SWT, dan dia hanya seorang utusan Tuhan. Ini berarti Yesus mengajarkan dua kalimat syahadat (syahadatin), yang jika di bahasa arabkn “ Asyhadu anla ilaaha illallahu, wa asyhadu anna Isa rasulullah”.

    Nah sepeninggal Yesus, nabi kita Muhammad saw juga mengajarkan dua kalimat syahadat (syahadatin) yaitu : “ Asyhadu anla ilaaha illallahu, wa asyhadu anna Muhammadar rasulullah.”

    Ini merupakan suatu bukti bahwa kita umat Islamlah yang meneruskan ajaran Yesus tersebut. Sementara umat Kristen tidak mengenal dua kalimat syahadat. Bahkan syahadatin bagi seluruh umat Islam didunia, merupakan pintu awal menjadi seorang muslim.

    Pada ayat tersebut, sangat jelas sekali Yesus mengaku dengan jujur dan polos bahwa satu-satunya Tuhan yang benar adalah Bapa (Allah SWT) dan ia hanya seorang utusan saja.

    Apa yang Yesus ucapkan pada Yoh 17:3 tadi, sama sekali tidak dianggap dan tidak diamalkan oleh mereka. Bahkan mereka menjadikan Yesus sebagai Tuhan atau Allah itu sendiri yang mereka sembah. Na’uudzubillaahimindzaalik.

    Nah dari ucapan Yesus dalam Yoh 17:3 tadi, membuktikan bahwa umat Islamlah yang mengamalkan ajaran Yesus yang mengatakan bahwa satu-satunya Tuhan adalah Allah dan Dia (Yesus) hanyalah seorang utusanTuhan, bukan Tuhan!! Sementara umat Kristiani menjadikan Tuhan itu Trinitas dan Yesus itu salah satu dari oknum Tuhan itu sendiri.

    5. Menghadap Qiblat

    Mazmur 5:8 “Tetapi aku, berkat kasih setia-Mu yang besar, aku akan masuk kedalam rumah-Mu, sujud menyembah ke arah bait-Mu yang kudus dengan takut akan Engkau”.

    Penjelasan: Alkitab mengajarkan bahwa jika sembahyang (sholat) harus menghadap ke kiblat dengan cara berlutut dan bersujud menyembah kepada-Nya. Sementara umat Kristiani pada setiap ibadah mereka atau sembahyangnya menghadap kemana saja mereka mau.

    Ini menunjukkan bahwa umat Islamlah yang mengamalkan ajaran Allah dan Yesus didalam Alkitab, dimana setiap waktu mau sholat harus menghadap kan wajahnya kearah Bait Allah.

    Bait Allah = Bethel = Baitullah = Ka’abah

    Semua umat Islam dimanapun mereka berada, jika mau mengerjakan shalat wajib maupun shalat sunnah pasti bersujud menghadap kiblat.

    Ketika Yesus masih hidup, setiap dia berdoa, selalu berlutut dan bersujud menyembah Tuhannya. Perhatikan bagaimana yesus berdoa sambil berlutut dan bersujud kepada Allah.

    Lukas 22:41-44

    (41) Kemudian Ia menjauhkan diri dari mereka kira-kira sepelempar batu jaraknya, lalu ia berlutut dab berdoa kata-Nya:(42) “Ya Bapa-Ku , jikalau Engkau mau, ambilah cawan ini daripada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjad, (43) Maka seorang malaikat dari langit menampakkan diri kepada-Nya untuk memberi kekuatan kepada-Nya (44)Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa . Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah.

    Pejelasan: ayat ini memberikan bukti bahwq Yesus itu hanyalah seorang utusan Tuhan. Buktinya Tuhan mengutus malaikat-Nya untuk memberikan kekuatan pada Yesus. Dan ayat ini juga menjelaskan bahwa Yesus bukan Tuhan, sebab dia masih harus berdoa kepada Tuhan. Jika Yesus itu Tuhan tidak perlu lagi tuhan harus berdoa,. Jika Yesus itu Tuhan , mana mungkin Tuhan sangat ketakutan ketika malaikat menampakan diri kepada-Nya. Tidak masuk akal sehat Tuhan harus takut sama malaikat bukan?

    a. Setiap yang berdoa kepad Tuhan , pasti bukan Tuhan

    b. Yesus berdoa kepada Tuhan, berati Yesus bukan Tuhan

    c. Setiap yang takut kepada malaikat Tuhan, pasti buka Tuhan

    d. Yesus takut kepada malaikat Tuhan, berarti Yesus bukan Tuhan

    6. Yesus Mengajarkan Tauhid

    Matius 4:10 “Maka berkatalah Yesus kepadanya:”Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis:Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!”

    Penjelasan: Marilah kita ikuti dahulu perjalananYesus dalam Mat 4:1-10 sebelum dia menjadi Utusan Tuhan ataukah Tuhan ataukah Rasul ataukah Nabi ?????,

    (1). Maka Yesus dibawa oleh Roh ke padang gurun untuk dicobai Iblis. (2) Dan setelah berpuasa empat puluh hari dan empat puluh malam, akhirnya laparlah Yesus.(3). Lalu datanglah si pencoba itu dan berkata kepada-Nya: “Jika Engkau Anak Allah, perintahkanlah supaya batu-batu ini menjad roti.” (4) tetapi Yesus menjawab: “Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.” (5) Kemudian Iblis membawa-Nya ke Kota Suci dan menempatkan Dia di bubungan Bait Allah, (6) lalu barkata kepada-Nya :”Jika Engkau Anak Allah, jatuhkanlah diri-Mu ke bawah, sebab ada tertulis : Mengenai Engkau Ia akan memerintahkan Malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan menatang Engkau di atas tangan-Nya, supaya kaki-Mu jangan terantuk kepada batu.” (7) Yesus berkata kepada-Nya: “Ada pula tertulis Janganlah engkau mencobai Tuhan Allahmu!” (8) Dan Iblis membawa-Nya pula keatas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya, (9) dan berkata kepada-Nya: “Semua itu akan kuberikan kepada –Mu, jika Engkau sujud menyembah aku.”(10) Maka berkatalh Yesus kepadanya: “Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis : Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!”

    Dari skenario jalannya cerita tersebut, dapatlah kita simpulkan bahwa terhadap iblis saja Yesus mengajarkan Tauhid. Artinya menyembah itu hanya kepada Allah saja.

    Ini membuktikan bahwa iblis saja tahu dan mengerti bahwa Yesus itu bukan Tuhan!!

    Jika Yesus itu tuhan, tentu dia akan berkata: Enyahlah iblis , sebab ada tertulis “Hanya kepadaku saja engkau menyembah”.

    Tidak disangsikan lagi bahwa Yesus bukan Tuhan yang harus disembah. Tapi anehnya umat Kristiani menjadikan Yesus sebagai Tuhan yang disembah.

    Yesus menyuruh menyembah kepada Tuhan. Semua umat Islam dimanapun mereka berada, menyembah hanya kepada Tuhan yang di-sembah oleh Yesus, sementara umat Kristen menjadikan Yesus sebagai sesembahan. Ini membuktikan bahwa kami umat Islamlah pengikut Yesus yang setia.

    Perhatikan bagaimana Yesus (Nabi Isa as) dalam Al Qur’an bersabda:

    51. inna (al)laaha rabbii warabbukum fa(u)’buduuhu haadzaa shiraathun mustaqiim(un)

    51. Sesungguhnya Allah, Tuhanku dan Tuhanmu, karena itu sembahlah Dia. Inilah jalan yang lurus.” (Qs 3 Ali ‘Imraan 51)

    64. inna (al)laaha huwa rabbii warabbukum fa(u)’buduuhu haadzaa shiraathun mustaqiim(un)

    64. Sesungguhnya Allah Dialah Tuhanku dan Tuhan kamu maka sembahlah Dia, ini adalah jalan yang lurus. (Qs 43 Az Zukhruf 64)

    Bahkan setiap hari kami umat Islam minimal 17 kali mengucapkan

    5. iyyaaka na’budu wa-iyyaaka nasta’iin(u)

    artinya: 5. Hanya Engkaulah yang kami sembah[6], dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan[7]. (Qs 1 Al Faatiha 5)

    Apa yang Yesus ajarkan dalam Alkitab, bahwa menyembah itu hanya kepad Allah yang dia sembah, ternyata kami umat Islamlah yang mengamalkan dan mengaminkan ucapan Yesus tsb, baik dalam Alkitab maupun dalam Al Qur’an.

    Dalam ayat lain , Yesus memberikan kesaksian langsung dari mulutnya sendiri ketika bersoal jawab dengan orang saduki, bahwa Tuhan itu Allah kita dan Tuhan itu Esa!! Perhatikan ucapan Yesus pada ayat dibawah ini:

    Markus 12:28-32

    (28)Lalu seorang ahli Taurat, yang mendengar Yesus dan orang-orang Saduki bersoal jawab dan tahu, bahwa Yesus memberi jawab yang tepat kepada orang-orang itu, datang kepada-Nya dan bertanya:”Hukum manakah yang paling utama?’(29)Jawab Yesus: “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang israel, tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.(30) Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.(31)Dan hukum yang kedua ialah:Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini.” (32)Lalu kata ahli Taurat itu kepada Yesus: “Tepat sekali, Guru, benar kata-Mu itu, bahwa Dia esa, dan bahwa tidak ada yang lain kecuali Dia.

    Alkitab bahasa Inggris juga meguakan bahwaYesus memberikan kesaksian bahwa Tuhan itu Allah kita, Tuhan itu esa!!

    Semua ayat-ayat Alkitab dalam berbagai bahasa menunjukkan bahwa Yesus sendiri memberikan kesaksian bahwa Tuhan itu Esa, bukan Trinitas. Yesus memberikan kesaksian bahwa Tuhan itu Esa, sebab pada jaman beliau masih hidup, tidak pernah beliau mengajarkan paham Trinitas. Paham Trinitas ini baru muncul pada tahun 325 Masehi ketika konferensi Nicea, oleh raja Constantin

    Oleh sebab itu seumur hidupnya Yesus tidak pernah tahu jika ajaran ketuhanan yang beliau ajarkan berubah menjadi paham Trinitas ; artinya Bapa itu Tuhan, Yesus itu Tuhan dan Roh kudus itu juga Tuhan.

    Salah satu contoh ayat Trinitas didalam Alkitab yaitu 1 Yoh 5:7-8 berbunyi:

    (7) Sebab ada tiga yang memberi kesaksian (di dalam sorga; Bapa, Firman dan Roh kudus; dan ketiganya adalh satu.(8) Dan ada tiga yng memberi kesaksan di bumi): Roh dan air dan darah dan ketiganya adalah satu.

    Penjelasan: Ayat yang berada dalam kurung kurawal tadi (…….) adalah ayat Trinitas. Dalam catatan kaki Alkitab, ayat tersebut dinyatakn tidak asli . Nah kalau tidak asli, berarti palsu bukan?

    Umat Islam dimanapun mereka berada, semuanya menjadikan Tuhan sebagai Allah yang Esa seperti yang Yesus katakan. Bahkan dalam Al Qur’an, orang yang menjadikan tuhan-tuhan lain selain Allah, atau mempersekutukan-Nya dengan yang lainnya adalah kafir hukumnya.Perhatikan ayat-ayat Al Qur’an, Qs 5 Almaidah 72 dan 73 sbb:

    Artinya: 72. Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam”, padahal Al Masih (sendiri) berkata: “Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu.” Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun. 73. Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: “Bahwasanya Allah salah seorang dari yang tiga”, padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir diantara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih.
    (Qs 5 Almaaidah 72)

    Pada dasarnya ada cukup banyak firman-firman Allah dalam Alkitab yang mengatakan Tuhan itu Esa, seperti ayat-ayat berikut ini:

    Ulangan 6:4 Dengarlah, hai orang Israil: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!

    Yesaya 45:6 Supaya orang tahu dari terbitnya matahari sampai terbenamnya, bahwa tidak ada yang lain di luar Aku. Akulah TUHAN dan tidak ada yang lain,

    Yesus memberikan kesaksian bahwa Tuhan itu Allah kita, Tuhan itu Esa dan tidak ada Tuhan selain Allah (Laa illaaha Ilallaahu). Al Qur’an juga demikian, mengatakan Tuhan itu Esa “Qul huwallahu ahad”(Kataknlah Dialah Allah Yang Maha Esa)

    Ayat-ayat Alkitab tersebut memberikan kesaksian bahwa Tuhan itu Esa dan tidak ada Tuhan selain Allah. Nah ajaran Yesus dan Tuhannya tentang keesaan Allah (tauhid), umat Islamlah yang mengamalkan.


    [6] Na’budu diambil dari kata ‘ibaadat: kepatuhan dan ketundukkan yang ditimbulkan oleh perasaan terhadap kebesaran Allah, sebagai Tuhan yang disembah, karena berkeyakinan bahwa Allah mempunyai kekuasaan yang mutlak terhadapnya.

    [7] Nasta’iin (minta pertolongan), terambil dari kata isti’aanah: mengharapkan bantuan untuk dapat menyelesaikan suatu pekerjaan yang tidak sanggup dikerjakan dengan tenaga sendiri.

    7. Masalah Jilbab

    1.Korintus 11:5-6, 10,13 (5)Tetapi setiap perempuan yang berdoa atau bernubuat dengan kepala yang tidak bertudung, menghina kepala, sebab ia sama dengan perempuan yang dicukur rambutnya .(6) Sebab jika jika perempuan tidak mau menudungi kepalanya, maka haruslah ia juga menggunting rambutnya. Tetapi jika bagi perempuan adalah penghinaan, bahwa rambutnya digunting atau dicukur, maka haruslah ia menudungi kepalanya.(10) sebab itu, perempuan harus memakai tanda wibawa dikepalanya oleh karena para malaikat.(13) Pertimbangkanlah sendiri: Patutkah perempuan berdoa kepada Allah dengan kepala tidak bertudung?

    Catatan: Alkitab mengajarkan, wanita harus berjilbab, artinya harus menutupi kepalanya. Bahkan sangsinya jika tidak menutupi kepalanya, rambutnya harus digunting alias dibotakin.

    Dalam semua lukisan gambar bunda Maria ibunya Yesus, tampak dia memakai jilbab. Juga semua biarawati walaupun kurang sempurna, mereka memakai penutup kepala sejenis jilbab. Ini membuktikan orang yang menutup kepala dengan jilbab,

    8. Yesus Mengaku Nabi

    Mat 13:57 Lalu mereka kecewa dan menolak Dia.Maka Yesus berkata kepada mereka: “Seorang nabi dihormati dimana-mana, kecuali di tempat asalnya sendiri dan dirumahnya.” (Mat 21:11, Mar 6:4, Luk 4:24, Luk 3:33, Yoh 4:44)

    Perhatikan, Alkitab bahasa-bahasa daerah seperti dibawah ini juga menjelaskan bahwa Yesus mengaku dengan jujur bahwa dia itu hanyalah seorang Nabi, bukan Tuhan! …………………

    Penjelasan: Yesus saja mengaku dengan jujur bahwa dia hanyalah seorang nabi. Semua umat Islam dimanapun mereka berada, menjadikan Yesus sebagai seorang nabi saja.

    Tapi anehnya semua umat Kristen tidak mau menjadikan Yesus sebagai nabi mereka. Bahkan mereka jadikan Yesus sebagai Tuhan mereka. Padahal ayat-ayat yang mengatakan Yesus itu Tuhan, sangatlah lemah sekali, karena sebagian besar hanyalah berupa kesaksian dalam Surat Kiriman Paulus kepada jemaatnya dibeberapa tempat. Ini juga membuktikan bahwa umat Islamlah yang mengikuti perkataan dan kesaksian Yesus akan dirinya sebagai seorang nabi.

    Al Qur’an juga menjelaskan bahwa nabi Isa hanyalah seorang hamba Allah, seorang utusan Allah atau seorang Nabi Alllah

    Qs 3 Aali ‘Imraan 48-49

    48. wayu’allimuhu (a)lkitaaba wa(a)lhikmata wa(al)ttawraata wa(a)l-injiil(a) 49. warasuulan ilaa banii israa-iila annii qad ji/tukum bi-aayatin min rabbikum annii akhluqu lakum mina (al)ththhiini kahay-ati (al)ththhayri fa-anfukhu fiihi fayakuunu thayran bi-idzni (al)laahi waubri-u (a)l-akmaha wa(a)l-abrasha wauhyii (a)lmawtaa bi-idzni (al)laahi wa-unabbi-ukum bimaa ta/kuluuna wamaa taddakhiruuna fii buyuutikum inna fii dzaalika laaayatan lakum in kuntum mu/miniin(a)

    Artinya : 48. Dan Allah akan mengajarkan kepadanya Al Kitab[196], Hikmah, Taurat dan Injil. 49. Dan (sebagai) Rasul kepada Bani Israil (yang berkata kepada mereka): “Sesungguhnya aku telah datang kepadamu dengan membawa sesuatu tanda (mukjizat) dari Tuhanmu, yaitu aku membuat untuk kamu dari tanah berbentuk burung; kemudian aku meniupnya, maka ia menjadi seekor burung dengan seizin Allah; dan aku menyembuhkan orang yang buta sejak dari lahirnya dan orang yang berpenyakit sopak; dan aku menghidupkan orang mati dengan seizin Allah; dan aku kabarkan kepadamu apa yang kamu makan dan apa yang kamu simpan di rumahmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu adalah suatu tanda (kebenaran kerasulanku) bagimu, jika kamu sungguh-sungguh beriman.

    Qs 43 Az Zukhruf 59

    59. in huwa illaa ‘abdun an’amnaa ‘alayhi waja’alnaahu matsalan libanii israa-iil(a)

    Artinya: 59. Isa tidak lain hanyalah seorang hamba yang Kami berikan kepadanya nikmat (kenabian) dan Kami jadikan dia sebagai tanda bukti (kekuasaan Allah) untuk Bani lsrail[1363]


    [196]. Al Kitab di sini ada yang menafsirkan dengan pelajaran menulis, dan ada pula yang menafsirkannya dengan kitab-kitab yang diturunkan Allah sebelumnya selain Taurat dan Injil.

    [1363]. Ayat ini menegaskan pandangan Islam terhadap kedudukan lsa a.s.

    9. Masalah Khitan / Sunat

    Lukas 2:21 Dan ketika genap delapan hari dan Ia harus disunatkan, Ia diberi nama Yesus, yaitu nama yang disebut oleh malaikat sebelum Ia dikandung ibu-Nya.

    Penjelasan: Yesus disunat karena mengikuti perintah Tuhannya pada Kejadian 17 melalui nabi Ibrahim. Semua orang yang mengaku umat Muhammad dan beragama Islam, pasti disunat karena mengikuti sunnah nabi Ibrahim as. Tapi umat Kristen tidak menjadikan sunat/khitansebagai suatu ketetapan/kehaursan, padahal menurut Alkitab sunat itu wajib hukumnya. Perhatikan bagaimanaasal mula perintah bersunat yang diwahyukan Allah melalui Nabi Ibrahim dalam Alkitab sbb:

    Kejadian 17 :9-14

    (9)Lagi firman Allah kepada Abraham: “Dari pihakmu, engkau harus memegang perjanjian-Ku, engkau dan keturunanmu turun temurun. (10) Inilah perjanjian-Ku, yang harus kamu pegang, perjanjian antara Aku dan kamu serta keturunanmu, yaitu setiap laki-laki di antara kamu harus di sunat; (11) Haruslah dikerat kulit khatanmu dan itulah akan menjadi tanda perjanjian antara Aku dan kamu. (12) Anak yang berumur delapan hari haruslah disunat, yakni setiap laki-laki diantara kamu, turun temurun: baik yang lahir di rumahmu, maupun yang dibeli dengan uang dari salah seorang asing, tetapi tidak termasuk keturunanmu. (13)Orang yang lahir di rumahmu dan orang yang engkau beli dengan uang harus disunat; maka dalam dagingmulah perjanjian-Ku itu menjadi perjanjian yang kekal. (14) Dan orang yang tidak disunat, yakni laki-laki yang tidak dikerat kulit khatannya, maka orang itu harus dilenyapkan dari antara orang-orang sebangsanya: ia telah mengingkari perjanjian-Ku.”

    Dari bunyi firman Allah tersebut sangatlah jelas bahwa khitan atau sunat itu wajib hukumnya, karena bagi yang tidak bersunat ancamannya dihukum mati.

    Sebagian besar umat Kristen mengatakan bahwa dengan kedatangannya kedunia ini , dia (Yesus) telah meniadakan “sunat daging” dan telah menggantikannya atau memperbaharui dengan ajaran “sunat hati”

    Padahal jelas sekali bahwa “sunat hati” itupun bukan ajaran Yesus dalam Perjanjian Baru, tetapi ajaran nabi Musa dalam Perjanjian Lama.

    Perhatikan ayat Alkitab sbb:

    “Sebab itu sunatlah hatimu dan janganlah lagi kamu tegar tengkuk.” (Ulangan 10:16)

    Ini membuktikan bahwa “sunat daging” dan juga “sunat hati “ adalah dua perintah yang berbeda, bukan saling menggantikan satu sama lain, dan sama-sama sudah ada dan diajarkan dalam kitab Perjanjian Lama, jauh sebelum Yesus lahir ke dunia ini.

    Saking pentingnya sunat (khitan) ini, Allah mengancam bagi siapapun yang tidak mentaati peraturan-Nya dengan hukuman mati. Tetapi anehnya, justru umat Kristiani tidak menggubrisnya, bahkan tidak memperhitungkannya sebagai suatu keharusan atau kewajiban untuk melakukannya. Tetapi ada juga diantara mereka yang mengatakan bahwa sunat itu hanya tradisi umat Yahudi saja. Itu merupakan alasan dicari-cari sekedar untuk membenarkan kesalahan. Tradisi itu ialah suatu perbuatan yang tidak ada dasar hukumnya (dalilnya), karena dianggap baik, kemudian dilestarikan kemudia dipelihara. Tetapi khitan bukan Tradisi, sebab dalilnya jelas ada. Alkitab mengatakan bahwa bukan Yahudi juga harus disunat. Perhatikan ayat berikut ini:

    Kisah Rasul 15:5

    Tetapi beberapa orang dari golongan Farisi, yang telah menjadi percaya, datang dan berkata: “Orang-orang bukan Yahudi harus disunat dan diwajibkan untuk menuruti hukum Musa.”

    Coba kita renungkan betapa beratnya ancaman Allah dalam Alkitab bagi orang-orang tidak melaksanakanatau yang melanggar hukum sunat Tidak tanggung-tanggung bagi yang mereka yang melanggarnya diancam Allah dengan hukuman mati!

    “ Dan orang yang tidak disunat , yakni laki-laki yang tidak dikerat kulit khatannya, maka orang itu harus dilenyapkan dari antara orang-orang sebangsanya: ia telah mengingkari perjanjian-Ku.” (Kej 17:14)

    Terbukti semua umat Islam sunat (khitan). Bahkan hanya untuk merayakan sunat (khitan), banyak umat Islam yang mengadakan pesta besar-besaran dalam rangka mensyukuri nikmat Allah, karena anaknya telah dikhitankan. Bahkan anak orang Islam yang belum disunat pada usia mulai dewasa, sering membuat anak itu minder karena dicemoohin sama teman-temannya. Ada juga didaerah tertentu, ketika anaknya disunat, saking bersyukurnya karena telah mengadakan acara khitanan, anaknya diarak keliling kampung dengan naik kuda atau delman/bendi.

    Inilah bukti bahwa umat Islamlah pengikut sunnah nabi Ibrahim as. Yesus di khitan/sunat, umat Islam khitan, tapi umat Kristiani tidak berkhitan. Kalau begitu yang mengikuti Yesus (nabi Isa as) siapa?

    Bahkan Barnabas dalam Injilnya menulis dengan jelas dan tegas sabda Yesus tentang khitan atau sunat:

    Barnabas 22:2 Yesus menjawab: “Sungguh kukatakan kepadamu bahwa anjing lebih mulia dari seorang yang tidak bersunat”

    Barnabas 23:15 Yesus bersabda: “Manusia yang tidak menyunat tubuhnya akan Aku cerai beraikan dia dari kalangan keluarga-Ku untuk selama-lamanya”

    Barnabas 23:17 Kemudian Yesus berkata:”Tinggalkan ketakutan itu orang yang tidak mengerat kulupnya , karena dia diharamkan dari surga Firdaus”

    Ayat-ayat tentang khitan/sunat dalam Injil Barnabas sangat sesuai dengan firman Allah kepada nabi Abraham dalam kej 17:14 tadi yaitu:

    “Dan orang yang tidak disunat, yakni laki-laki yang tidak dikerat khatannya, maka orang itu harus dilenyapkan dari antara orang-orang sebangsanya: ia telah mengingkari perjanjian-Ku.”

    Ada alasan lain mengapa sampai umat kristiani tidak mewajibkan khitan/sunat kepada umatnya? Jawabannya karena ulah Paulus dalam beberapa surat kirimannya dia menulis sbb:

    Galatia 5:2 dan 6 (2) Sesungguhnya aku, Paulus, berkata kepadamu: Jikalau kamu men-yunatkan dirimu , Kristus sama sekali tidak akan berguna bagimu. (6) Sebab bagi orang-orang yang ada didalam kristus Yesus hal bersunat atau tidak bersunat tidak mempunyai suatu arti, hanya iman yang bekerja oleh kasih.

    Coba bandingkan larangan berkhitan/sunat dari Paulus menurut Alkitab berbahasa Inggris dari berbagai versi sebagai berikut:

    ……………………….

    Dalam ayat lain Paulus juga melarang bersunat, sebagaimana dalam surat kirimannya kepada jemaat di Korintus sbb:

    1 Korintus 7:18-19

    (18) Kalau seorang dipanggil dalam keadaan bersunat, janganlah ia berusaha meniadakan tanda-tanda sunat itu,. Dan kalau seorang dipanggil dalam keadaan tidak bersunat, janganlah ia mau bersunat. (19) Sebab bersunat atau tidak bersunat tidak penting. Yang penting ialah mentaati hukum-hukum Allah.

    Keempat versi Alkitab berbahasa Inggris tersebut, tujuan maknanya sama, yaitu larangan Paulus untuk berkhitan. Walaupan terlihat berbeda dalam mengartikulasikannya, tetapi tujuannya sama.

    Sekaran bagaimana larangan bersunat oleh Paulus, menurut bahas-bahasa daerah:

    ……………

    Ajaran Paulus dalam surat Kirimannya kepada jemaatnya didaerah Korintus tersebut, sangat bertentangan dengan firman Allah dalam Taurat/Musa. Allah mewajibkan khitan/sunat, bahkan bagi yang tidak bersunat di ancam hukuman mati (kej 17: 14). Orang tua Yesus juga tunduk dan patuh, maka anak mereka Yesus disunat (Lukas 2:21) sesuai apa yang Alllah perintahkan. Tetapi giliran Paulus, dia melarang orang bersunat. Bahkan katanya jika orang menyunatkan dirinya, Yesus tidak berguna bagi dirinya, padahal Yesus sendiri sunat, dan dia sendiri sunat, dan dia sendiri jaga sunat tepat pada hari kedelapan.

    Filipi 3:4-5 Sekalipun aku juga ada alasan untuk menaruh percaya pada hal-hal lahiriah. Jika ada orang lain menyangka dapat menaruh percaya pada hal-hal lahiriah, aku (Paulus) lebih lagi:disunat pada hari kedelapan, dari bangsa Israil, dari suku Benyamin, orang Ibrani asli, tentang pendirian terhadap hukum Taurat aku orang Farisi.

    PERBEDAAN DISUNAT DAN TIDAK DISUNAT

    YANG DISUNAT

    YANG TIDAK DISUNAT

    Karena mematuhi pada perintah Allah

    Tidak mematuhi perintah Allah

    Bersih

    Kotor

    Tidak jadi cemoohan orang dan teman

    Jadi cemoohan orang dan teman-teman

    Tidak punya dampak tekanan batin

    Berpotensi ada tekanan batin pd dirinya

    Pertumbuhannya lebih baik

    Pertumbuhannya lamban

    Mudah dibesihkan

    Sulit dibersihkan

    Tidak mudah terinfeksi penyakit kelamin

    Mudah terinfeksi virus & penyakit kelamin

    Lebih sensitif

    Kurang sensitif

    Tidak ada rasa sakit ketika ereksi

    Terasa sakit sewaktu terjadi ereksi

    Tidak berbau busuk

    Berbau busuk ujungnya

    Lebih percaya diri

    Kurang percaya diri

    Tidak minder ketika akan menikah

    Merasa minder ketika akan menikah

    Lebih jantan dan seksi

    Kurang jantan dan seksi

    Lebih harmonis/nikmat dalam bersenggama

    Kurang harmonis dalam bersenggama

    10. Ucapan Insya Allah

    Yak 4:13-17 (13) Jadi sekarang, hai kamu yang berkata: “Hari ini atau besok kami berangkat ke kota anu, dan disana kami akan tinggal setahun dan berdagang serta mendapat untung”, (14) sedang kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Apakah arti hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentarsaja keliahatan lalu lenyap. (15) Sebenarnya kamu harus berkata” Jika Tuhan menghendakinya (Insya Allah), kami akan hidup dan berbuat ini dan itu.”(16) Tetapi sekarang kamu memegahkan diri dalam congkakmu, dan semua kemegahan yang demikian adalah salah (17) Jadi jika seorang tahu bagaimanaia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa.

    INSYA ALLLAH (JIKA TUHAN MENGHENDAKI) Dalam berbagai bahasa daerah ………………..

    Penjelasan: Alkitab mengajarkan bahwa jika mengatakan sesuat yang belum tentu atau belum pasti terjadi, hendaklah katakan”Insya Allah (jika Tuhan menghendaki). Tapi umat Kristen begitu berani memastikan sesuatu walaupun belum terjadi. Bahkan mereka tidak mau menggunakan kata “insya Allah” (Jika Tuhan menghendaki) karena mereka merasa yakin dan pasti bahwa dengan nama Yesus segala sesuatu pasti akan terjadi.

    Padahal dalam Alkitab jelas menyalahkan, bahwa siapa yang berani memastikan sesuatu yang belum past terjadi, adalah dosa, sebagaimana dalam Yakobus 4:15 tadi.

    Lebih ekstrim lagi, mereka justru menuduh bahwa dalam agama Islam semua masih serba tidak pasti, makanya kata mereka, keselamatan dalam agama Islam belum pasti karena masih serba insya Allah. Menurur mereka, keselamatan itu hanya ada dalam nama Yesus, sebab asal percaya kepada Yesus sebagai Tuhan dan juru selamat, pasti dijamin masuk surga. Padahal jika cari didalam seluruh isi Alkitab, kata “pasti masuk surga” tidak ditemukan.

    Semua umat Islam diwajibkan mengucapkan Insya Allah jika mengatakan sesuatu yang belum terjadi karena demikianlah tuntunan yang diberikan lewat Al Qur’an. Perhatikan firman Allah dibawah ini:

    99. falammaa dakhaluu ‘alaa yuusufa aawaa ilayhi abawayhi waqaala udkhuluu mishra in syaa-a (al)laahu aaminiin(a)

    Artinya : 99. Maka tatkala mereka masuk ke (tempat) Yusuf: Yusuf merangkul ibu bapanya[762] dan dia berkata: “Masuklah kamu ke negeri Mesir, insya Allah dalam keadaan aman.” (Qs 12 Yuusuf 99)

    69. qaala satajidunii in syaa-a (al)laahu shaabiran walaa a’shii laka amraa(n)

    Artinya : 69. Musa berkata: “Insya Allah kamu akan mendapati aku sebagai orang yang sabar, dan aku tidak akan menentangmu dalam sesuatu urusanpun.” (Qs 18 Al Kahfi 69)

    102. falammaa balagha ma’ahu (al)ssa’ya qaala yaa bunayya innii araa fii (a)lmanaami annii adzbahuka fa(u)nzhur maatsaa taraa qaala yaa abati if’al maa tu/maru satajidunii in syaa-a (al)laahu mina (al)shshaabiriin(a)

    Artinya: 102. Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!” Ia menjawab: “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar.” (Qs 37 Ash Shaaffaat 102)

    Penutup

    Demikianlah ke 10 alasan kami sampaikan dengan panjang lebar, bahkan dengan memuat referensi dari berbagai bahasa-bahasa daerah maupun bahasa inggris. Jika pemuatan ayat-ayat Alkitab dalam bahasa-bahasa daerah ada yang kurang dipahami, mugkin karena telah terjadi perobahan ejaan baru yang berkembang mengikuti jaman. Sebenarnya masih cukup banyak bahasa daerah lain akan kami muat, mengingat terlalu banyak dan halaman buku ini akan menjadi panjang sekali bila memuat seluruhnya. Bila ada umat Kristiani yang membaca buku ini, semoga mereka diberi hidayah oleh AllahSWT, dibukakan pintu hatinya, untuk menuju kepada jalan yang benar. Sebab jika umat Kristiani mau benar-benar hanya mengikuti perintah Allah dan Yesus (Isa as) dalam alkitab, maka jalan satu-satunya harus masuk Islam, sebab nabi Isa (Yesus) juga seorang muslim dan beliau adalah nabi kami umat Islam juga. Menjadi pengikut Yesus yang sebenarnya, karena nabi Muhammad adalah penerus ajaran nabi Isa as.

    Semoga buku ini bisa memberikan pemahaman yang lebih dalam bagi siapa saja yang benar-benar ingin mencari kebenaran yang hakiki.

     
    • orang jujur 6:43 am on 04/10/2008 Permalink | Reply

      ARTIKEL DIATAS ADALAH OMONG KOSONG ABAD INI …

    • erzal 2:43 am on 05/10/2008 Permalink | Reply

      orang jujur Says:
      October 4, 2008 at 6:43 am edit

      ARTIKEL DIATAS ADALAH OMONG KOSONG ABAD INI …########### omong kosoang apaan ? anda yg omong kosong….

    • ray 5:59 am on 13/10/2008 Permalink | Reply

      Terimaksih atas atikelnya, luar biasa anda sangat cerdas. Tapi maaf bagimana dengan keselamatan anda, kenapa yg anda bicarakan sll masalah duniawi. Apakah anda yakin dg keselamatan anda. Klo anda mati sekarang anda ykn ttg keselamatan anda…Ada jaminan keselamatankah yg anda bs pegang? sudahkan ada yg menjamin keselamatan anda?..Saya yakin jawaban anda pasti Isya Allah…. Maaf oleh karena pertanyaan diatas itu maka Yesus datang buat anda dan saya, (Yoh 3:16/ Yoh 10:10b),karena ketidak berdayaan kita dari dosa itulah membuat kita tidak layak di hadapan Tuhan yg maha suci itu.. Silahkan baca Yoh 14:6; Roma 3:23… Saat Anda (penulis) baca koment saya, saya tantang anda menguji pernyataan saya dalam doa anda malam ini. Silahkan anda berdoa dan ujilah apakah Yesus Tuhan atau sekedar manusia (nabi) biasa, tanyakan pada Dia jgn manusia, karena pikiran, akal kita terbatas kawan tidak bisa mencapai pikiran Tuhan….Tuhan Yesus memberkati anda

      • hakkullah 4:59 am on 17/03/2013 Permalink | Reply

        @ray
        masalahnya adalah anda percaya atau tidak yang difirman Allah kpd Nabi Muhammad saw..kl anda percaya isi Alquran sepert H.Ls Mongin, maka anda harus beriman kpd Allah dan Rasul (Nabi Muhammad saw)-Nya, walaupun kitab anda asli, kalau masih gak percaya dan tidak peduli dengan kebenaran, mak itu tidak memaksakan dri anda untuk beriman..terima kasih

    • erzal 8:01 am on 13/10/2008 Permalink | Reply

      UNTUK RAY , PERTANYAAN SAYA SIMPEL : JIKA YESUS ITU TUHAN APA YG TELAH DICIPTAKAN YESUS DAN SIAPA YG MENCIPTAKAN YESUS ?

      • utu' nababan 10:08 pm on 24/11/2010 Permalink | Reply

        jawaban dan sangggahan yang sangat cerdas
        anda layak mendapat hidayah untuk masuk islam

    • ray 12:19 pm on 13/10/2008 Permalink | Reply

      Dia adalah Allah itu sendri, baca Yoh 10:30, Dia adalah firman yg telah menjadi manusi (Yoh 1:14) Maaf pak erzal saya pasti akan berdebat dg anda yg tidak akan ada ujung pangkalnya,karena anda melihat secara logika,akal dan insting anda sebagai manusia dan bukan dari pengertian Dia yang bisa memberikan roh kudus untuk mengerti.. Saya cuma mengajak anda dulu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat anda secara pribadi,undang Yesus masuk dlm hati anda dan minta Dia memberi pengertian ke pada anda saat ini, saya yakin anda akan mendapat jawabannya seperti saya juga. Saya sangat menghormati keyakinan dan agama anda dan saya sarankan anda tetap memeluk agama anda pak erzal, jangan pindah agama, karena Yesus Kristus bukan membawa agama pak tapi keselamatan…. maukah anda menerima Dia sebagai Tuhan dan Juru selamat pribadi anda?.

    • ray 12:20 pm on 13/10/2008 Permalink | Reply

      Dia adalah Allah itu sendri, baca Yoh 10:30, Dia adalah firman yg telah menjadi manusia (Yoh 1:14) Maaf pak erzal saya pasti akan berdebat dg anda yg tidak akan ada ujung pangkalnya,karena anda melihat secara logika,akal dan insting anda sebagai manusia dan bukan dari pengertian Dia yang bisa memberikan roh kudus untuk mengerti.. Saya cuma mengajak anda dulu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat anda secara pribadi,undang Yesus masuk dlm hati anda dan minta Dia memberi pengertian ke pada anda saat ini, saya yakin anda akan mendapat jawabannya seperti saya juga. Saya sangat menghormati keyakinan dan agama anda dan saya sarankan anda tetap memeluk agama anda pak erzal, jangan pindah agama, karena Yesus Kristus bukan membawa agama pak tapi keselamatan…. maukah anda menerima Dia sebagai Tuhan dan Juru selamat pribadi anda?.

    • erzal 2:47 am on 14/10/2008 Permalink | Reply

      UNTUK RAY ANDA INI LUCU LAIN YG DITANYA LAIN YG DIJAWAB……..PERTANYAAN SAYA SIMPEL : JIKA YESUS ITU TUHAN APA YG TELAH DICIPTAKAN YESUS DAN SIAPA YG MENCIPTAKAN YESUS ?

    • ray 5:04 am on 14/10/2008 Permalink | Reply

      Untuk pak erzal erzal: Kata Filipus kepada-Nya: “Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami.” Kata Yesus kepadanya: “Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami. Yoh 14:8-9
      Saya kan sudah jawab pak erzal, Yesus itu adalah Allah itu sendiri Yoh 10:30, Dia adalah Firman yang telah menjadi manusia, Apa harus saya jelaskan lebih detail lagikah ciptaan Allah itu apa pak?Rasanya kita akan kembali ke masa SD kita tentang ciptaan Allah itu apa saja, salah satu ciptaan yg termulia yaa anda dan saya ini pak erzal.. Memang lucu dan bodoh rasanya kan pak hal ini di panca indera anda,anda boleh tertawa dan memaki saya, saya terima dg kasih pak ,tp saya tidak mau menjelekkan keyakinan dan iman anda pak erzal itu bukan tujuan saya, saya mengasihi anda pak erzal,ingin org2 spt anda juga diselamatkan, karena Yesus telah menyelamatkan dan ngasihi saya lebih dahulu pak, dan saya rasakan kasih dan jamahanNya bg hidup saya stiap saat..IKor 2:14: Tetapi manusia duniawi tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah, karena hal itu baginya adalah suatu kebodohan; dan ia tidak dapat memahaminya, sebab hal itu hanya dapat dinilai secara rohani. Makanya saya balik bertanya kepada anda maukah pak erzal menjadi manusia rohani? supaya anda tau sapa sebenarnya Yesus itu pak…simple saja tantangan saya..Maukah pak erzal menerima Dia sebagai Tuhan dan juru selamat anda secara pribadi?.. Saya tidak mau memaksa pak,itu pilihan anda, lambat atau cepat anda akan tau maksud saya..Saya akan berdoa buat anda pak erzal … Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku (Yesus) datang supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan (Yoh 10:10), skrg Yesus ada dipintu hati anda maukah anda membk pintu dan menerimaNya? Wahyu 3:20, Kristus berkata: Lihat, aku berdiri dimuka pintu dan mengetuk, jikalau ada orang yg mendengar suaraKu dan membk pintu, Aku akan masuk mendapatkannya….

    • ray 5:16 am on 14/10/2008 Permalink | Reply

      Jika pak erzal berkenan membuka hati anda untuk Yesus yg bisa menjamin keselamatan anda…Saya ajak pak erzal berdoa: “Tuhan Yesus, saya memerlukan Dikau, saya membuka pintu hatiku dan menerima Dikau sebagai Juruselamat dan Tuhanku.Terimakasi, karena Tuhan mengampuni dosa-dosaku. Kuasailah tahta hatiku. bentuklah saya menjadi seorang pribadi yang sesuai dengan kehendak Tuhan”..Amin…
      Ingat pak erzal Tuhan Allah mengetahui isi hati saudara… Jangan kawatir ketika anda berdoa diatas anda tidak manjadi Kristen pak tapi anda akan diselamatkan, … Selamat berkarya pak…Tuhan memberkati anda dan keluarga anda… Efesus 2:8-9 Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil pekerjaanmu, jangan ada orang yang memegahkan diri.. (sy tunggu tanggapan anda selanjutnya di: email saya: rymond_halut@yahoo.com)

    • erzal 5:25 am on 16/10/2008 Permalink | Reply

      UNTUK RAY LIHAT :

      Yesus bukan Tuhan dan tidak sama dengan Tuhan 1. Yesus lebih kecil daripada Tuhan (Yohanes 10: 29). 2. Tuhan lebih besar dari pada Yesus (Yohanes 14: 28). 3. Yesus duduk di sebelah kanan Tuhan (Markus 16: 19, Roma 8: 4). 4. Yesus berdiri di sebelah kanan Tuhan (Kisah Para Rasu17: 5. Allah tahu kapan datangnya kiamat, sedang Yesus tidak tahu (Matius 24: 36). 6. Yesus bersyukur kepada Tuhan (Matius 11: 25, Lukas 10:21). 7. Yesus berteriak memanggil Tuhan (Matius 27: 46, Markus 15: 34). 8. Yesus menyerahkan nyawanya kepada Tuhan (Lukas 23: 44-46, Yohanes 19: 30). 9. Yesus disetir oleh Tuhan (Yohanes 5: 30). Yesus adalah utusan Tuhan (Rasul Allah) Dalil: Markus 9: 37, Yohanes 5: 24, 30, 7: 29, 33, 8: 16,18, 26, 9: 4, 10: 36, 11: 42, 13: 20, 16: 5, 17: 3, 8, 23, 25.

      • aku 11:37 am on 06/06/2009 Permalink | Reply

        Yesus itu adalah manusia sepenuhnya tapi juga Tuhan sepenuhnya,lihat Filipi 2:6-7,namun Dia rela merendahkan diri agar dpt bertatap muka dengan manusia face to face ,karena bagaimana mungkin manuasia dpt berhadapan dengan Tuhan dengan segala Kemaha KudusanNya secara langsung,sedangkan Tuhan sangat mengasihi manusia dan ingin menyelamatkan manusia,seperti saat memberi 10 Perintah kepada Musa,Tuhan hanya menampakkan jari tanganNya saja (Keluaran 31:18),itulah mengapa Anda sebut Yesus lebih kecil dari Tuhan,jawab saya ya karena Yesus sebagai unsur Tuhan rela merendahkan diri( ini butuh kerendahan hati untuk memahami Trinitas yang tentu akan Anda tolak juga).Sehingga Yesus sendiri tentu sebagai manusia juga bisa saja tidak tahu tentang kiamat yang Anda bilang,tapi sekarang setelah naik ke Surga pasti Yesus sudah tahu kapan kiamat terjadi karena Dia sendiri yang akan turun sebagi tanda terbesar dan terlebih lagi sebagi Hakim bagi seluruh manusia sepanjang segala abad dan agama apapun sesuai keadilanNya.Semua referensi ayat ambilan yang Anda tulis diatas semua terjawab dengan Filipi 2 :6-7 yang saya sebutkan. Ada satu hal lagi yang perlu direnungka bahwa : Yesus dan Bapa adalah satu (Yoh 30 :10, ini sangat perlu kerendahan hati untuk memahami Trinitas). God bless you…

        • Depo 7:49 am on 07/06/2009 Permalink | Reply

          Bagaimana mungkin tuhan bisa berprilaku sebagai anak tuhan ? haruskan tuhan bertingkah kekanak kanakan ?
          Bagaimana mungkin tuhan anak bisa dibangkitkan oleh tuhan bapa dari kematian, padahal tuhan anak adalah tuhan bapa itu sendiri ?
          Mikir dong yang pake logika sampe ketemu… !
          Anda begitu memaksakan diri menelan ajaran iman yang tanpa logika…

        • kodrati 3:56 am on 01/08/2012 Permalink | Reply

          aku 4:37 am on 06/06/2009 Permalink | Reply

          Yesus itu adalah manusia sepenuhnya tapi juga Tuhan sepenuhnya,lihat Filipi 2:6-7,namun Dia rela merendahkan diri agar dpt bertatap muka dengan manusia face to face ,karena bagaimana mungkin manuasia dpt berhadapan dengan Tuhan dengan segala Kemaha KudusanNya secara langsung,sedangkan Tuhan sangat mengasihi manusia dan ingin menyelamatkan manusia,seperti saat memberi 10 Perintah kepada Musa,Tuhan hanya menampakkan jari tanganNya saja (Keluaran 31:18),itulah mengapa Anda sebut Yesus lebih kecil dari Tuhan,jawab saya ya karena Yesus sebagai unsur Tuhan rela merendahkan diri( ini butuh kerendahan hati untuk memahami Trinitas yang tentu akan Anda tolak juga).Sehingga Yesus sendiri tentu sebagai manusia juga bisa saja tidak tahu tentang kiamat yang Anda bilang,tapi sekarang setelah naik ke Surga pasti Yesus sudah tahu kapan kiamat terjadi karena Dia sendiri yang akan turun sebagi tanda terbesar dan terlebih lagi sebagi Hakim bagi seluruh manusia sepanjang segala abad dan agama apapun sesuai keadilanNya.Semua referensi ayat ambilan yang Anda tulis diatas semua terjawab dengan Filipi 2 :6-7 yang saya sebutkan. Ada satu hal lagi yang perlu direnungka bahwa : Yesus dan Bapa adalah satu (Yoh 30 :10, ini sangat perlu kerendahan hati untuk memahami Trinitas). God bless you…

          hal pak aku,
          bukankah Filipi 2 :6-7 itu surat paulus bukan firman Tuhan, jadi bgmanapun juga itu hasil pemikiran paulus saja, tapi ya monggo ……….., justru ini malah kelemahan kalau untuk menguatkan pertuhanan yesus (bukan Nabi Isa)

          namun ya, silakan

    • zZz 11:40 am on 11/01/2009 Permalink | Reply

      buat erzal jangan terlalu mengurusi agama orang lain sebulum km yakin sama keselamatan dirimu sendiri.. pikiri dl tentang dirimu baru mengurusi orang lain, kalau km sendiri blm yakin km selamat lalu km ngajak orang non luslim masuk k muslim mrk mau di kemanakan??ap mau di ajak k tempat yang g jelas???

    • aqse 5:35 pm on 24/01/2009 Permalink | Reply

      terime kasih … tulisannye, gue copy yeee …
      semoga Alloh SWT membalas dengan nyang lebih baek …

    • Daiichi 6:52 pm on 31/01/2009 Permalink | Reply

      Assalamualaikum
      Padahal postingan ini udah lama ya pa. saya baru baca. jadi malu. saya copy dan kirim lk temen2 lewat maail boleh ya pa.
      Wassalamualaikum

    • budi 11:38 am on 17/02/2009 Permalink | Reply

      Huehuehuehue
      brengsek semua orang orang

    • mr.one 8:03 am on 26/02/2009 Permalink | Reply

      Banyak orang Islam yang mengetahui kelemahan Al-kitab (Kitab-kitab Kristen), Orang islam juga Yakin dan Percaya Isa.as/Yesus, masalahnya Islam Percaya sebagai Rosul/ Utusan dan bukan TUhan, BUktinya banyak sekalai di Al-KItab, saya nggak perlu jelasin isinya sebab sudah banyak di Posting sama temen-temen, Masalahnya adalah Teman-teman kristen ini kalau ditunjukkan ayat dari Al-KItab bukanya meluruskan jika salah, tapi malah menyalahkan Islam yang katanya macam-macam, JIka yang dikutip dari Al-kitab (KItab2 orang Kristen) ya buktikan jika Ayat itu salah, dan kenapa bisa begitu bunyinya, jika dirubah kenapa bisa berubah ? apa Alasannya, dan JIka Saudaraku dari Kristen menyalahkan Al-Qur’an silahkan tunjukkan salahnya dimana ? bunyinya bagaimana ? yang lengkap sehingga Teman-teman Muslim bisa menanggapi, saya tak tau banyak tentang Perjanjian Lama atau Perjanjian baru juga tentang Taurat tapi saya Perlu belajar sebab Injil dan Taurat adalah KItab yang di IMani oleh orang Islam, banyaknya perubahan-perubahan dari hasil konsili termasuk konsili 325 Masehi untuk membuat sebuat ketetapan, jika masalah-masalah itu dipertanyakan saudaraku umat kristen harus bisa menjelaskan dengan bijak tanpa menghujat, begitu juga jika ada ayat dari Al-Qur’an yang dipertanyakan, tenti kita Orang Islam akan dengan senang hati untuk memberikan penjelasan. Islam dan Kristen memang beda dan sampe kapanpun akan demikian, hanya saja kita umat Islam yakin akan Isa.as sebagai Itusan dan INjil sebagai Kitab Samawi.Jika artikel diatas salah/bohong TUNJUKKAN DIMANA LETAK KESALAHAN DAN KEBOHONGANNYA DAN TOLONG DILURUSKAN, Tentu saya akan senang jika ada yg mau menunjukkan letak kesalahan dan kebohongannya.

    • aku 10:48 am on 06/06/2009 Permalink | Reply

      From Islam
      See also: Apostasy in Islam
      Albanian monarch, Skanderbeg converted from Christianity to Islam but reverted to Christianity later in life[53]

      * Maria Temrjukovna – a Circassian princess, and second wife to Ivan IV of Russia who was born in a Muslim upbringing, and baptised into the Russian Orthodox Church on August 21 1561.[54]
      * Magdi Allam (baptized as Magdi Cristiano Allam) – Italy’s most famous Islamic affairs journalist.[55]
      * Hussain Andaryas – Afghan Christian activist and tele-evangelist.[56]
      * Josephine Bakhita – Roman Catholic saint from Darfur, Sudan.[57]
      * Abo of Tiflis – Christian activist and the Patron Saint of the city of Tbilisi, Georgia.[58]
      * Utameshgaray of Kazan – Khan of Kazan Khanate.[59]
      * Yadegar Moxammat of Kazan – Last khan of Kazan Khanate. [59]
      * Sayed Borhan khan – Khan of Qasim Khanate from 1627 to 1679. [59]
      * Simeon Bekbulatovich – Khan of Qasim Khanate.[59]
      * The Sibirsky family – The foremost of many Genghisid (Shaybanid) noble families formerly living in Russia.[60]
      * The Shihab family – Prominent Lebanese noble family. The family originally belonged to Sunni Islam and converted to Christianity at the end of the 18th century.[61]
      * Jacob Frank – 18th century Jewish religious leader who claimed to be the reincarnation of the self-proclaimed messiah Sabbatai Zevi, and also of King David. Frank publicly converted to Islam in 1757 and later to Christianity at Poland in 1759, but actually presented himself as the Messiah of a syncretic derivation of Shabbatai Zevi’s Messianism now referred to as Frankism.[62]
      * Walid Shoebat – American author and former member of the PLO.[63]
      * Hassan Dehqani-Tafti – Anglican Bishop of Iran from 1961 to 1990.[64]
      * Nonie Darwish – Egyptian-American writer and public speaker.[65]
      * Mehdi Dibaj – Iranian pastor and Christian activist.[66]
      * Eldridge Cleaver – Author, prominent American civil rights leader, and key member of the Black Panther Party. He converted to Mormonism.[67] [68]
      * Ghorban Tourani – Former Iranian Sunni Muslim who became a Christian minister. Following multiple murder threats, he was abducted and murdered on November 22, 2005.[69]
      * Jean-Bédel Bokassa – Central African Republic Emperor (from Christianity to Islam back to Christianity).[70]
      * Patrick Sookhdeo – British Anglican canon[71]
      * Mark A. Gabriel- Egyptian Islamic scholar and writer[72]
      * Akbar Gbaja-Biamila – American football player.[73][74]
      * Alexander Kazembek – Russian Orientalist, historian and philologist of Azeri origin .[75]
      * Kabeer Gbaja-Biamila – American football player.[73]
      * Qadry Ismail – Former American football player.[76]
      * Raghib Ismail – Former American football player.[77]
      * Djibril Cissé – French international football player of Ivorian descent.[78]
      * Tunch Ilkin – Former American football player.[79]
      * Lina Joy – Malaysian convert to Christianity. The desire to have her conversion recognized was the subject of a court case in Malaysia.[80]
      * Carlos Menem – Former President of Argentina. Raised a Muslim but converted to Roman Catholicism, the official religion of Argentina, due to his political aspirations. [81]
      * Marina Nemat – Canadian author of Iranian descent and former political prisoner of the Iranian government. Born into a Christian family, she converted to Islam in order to avoid execution but later reverted to Christianity.[82]
      * George Weah – Liberian soccer player (from Christianity to Islam back to Christianity).[83]
      * Nazli Sabri – Queen consort of Egypt. [84] [85]

      On St George’s Day, 2005 Bosnian film director Emir Kusturica left Islam and was baptised into the Serb Orthodox Church[86]

      * Tuğçe Kazaz – Turkish model who was Miss Turkey in 2001.[87]
      * Begum Samru – Powerful lady of north India, ruling a large area from Sardhana, Uttar Pradesh.[88]
      * Abdul Rahman – Afghan convert to Christianity who escaped the death penalty because of foreign pressure.[89]
      * Mathieu Kérékou- President of Benin (from Christianity to Islam back to Christianity).[90]
      * Emily Ruete – (born Sayyida Salme) Princess of Zanzibar and Oman. [91] [92][93]
      * Emir Kusturica – Bosnian filmmaker and actor.[86][94]
      * Daniel Ali- Iraqi Kurdish Christian author, speaker and Islamic scholar; evangelizes in Catholic, Protestant and Messianic Jewish circles. [95][96]
      * Alexander Bekovich-Cherkassky – Russian officer of Circassian origin who led the first Russian military expedition into Central Asia.[97]
      * Umar ibn Hafsun – Leader of anti-Ummayad dynasty forces in southern Iberia. Hafsun converted to Christianity with his sons and ruled over several mountain valleys for nearly forty years, having the castle Bobastro as his residence.[98]
      * Aurelius and Natalia – Christian martyrs who were put to death during the reign of Abd ar-Rahman II, Caliph of Córdoba for apostasy.[99]
      * Paul Mulla – Turkish scholar and professor of Islamic Studies at the Pontifical Oriental Institute.[100]
      * Johannes Avetaranian – (born Muhammad Shukri Efendi), Christian missionary and Turkish descendent of Prophet Muhammad.[101]
      * Hamid Pourmand – Former Iranian army colonel and lay leader of the Jama’at-e Rabbani, the Iranian branch of the Assemblies of God church in Iran. [102]
      * Donald Fareed – Iranian Christian tele-evangelist and minister.[103]
      * Daveed Gartenstein-Ross- Counter-terrorism expert and attorney (from Judaism to Islam to Christianity).[104][105]
      * Ibrahim Abdullah – American former PLO terrorist. [106]
      * Zachariah Anani – Former Sunni Muslim Lebanese militia fighter [107]
      * Malika Oufkir – Author, activist and former prisoner of the Moroccan Royal Family. [108]

      Argentine president, Carlos Menem converted to Roman Catholicism due to his political aspirations [81]
      Al Qaeda terrorist Ramzi Yousef is said to have left Islam and embraced Christianity while in prison [109][110]

      * Ruffa Gutierrez – Filipina actress, model and former beauty queen (from Christianity to Islam back to Christianity)[111]
      * Fadhma Aït Mansour – Mother of French writers Jean Amrouche and Taos Amrouche. [112]
      * Imad ud-din Lahiz – Prolific Islamic writer, preacher and Quranic translator.[113]
      * Dr. Nur Luke – Uyghur Bible translator. [114]
      * Hakan Tastan and Turan Topal – Two Turkish Christian converts who went on trial in 2006, on charges of “allegedly insulting ‘Turkishness’ and inciting religious hatred against Islam”.[115]
      * Mohammed Hegazy – First Egyptian Muslim convert to Christianity to seek official recognition of his conversion from the Egyptian Government.[116]
      * Francis Bok – Sudanese-American activist, convert to Islam from Christianity; but later returned to his Christian faith.[117]
      * Josef Mässrur – (born Ghäsim Khan) missionary to Chinese Turkestan with the Mission Union of Sweden.[118]
      * Gulshan Esther – Pakistani convert from Islam to Christianity.[119]
      * Ubayd-Allah ibn Jahsh – Brother of Zaynab bint Jahsh, the wife of Prophet Muhammad and one of the male Sahaba (companions of the Prophet).[120]
      * Jabalah ibn al-Aiham – last ruler of the Ghassanid state in Syria and Jordan in the seventh century AD. After the Islamic conquest of Levant he converted to Islam in AD 638. He reverted to Christianity later on and lived in Anatolia until he died in AD 645.[121]
      * Constantine the African – Baghdad-educated Muslim who died in 1087 as a Christian monk at Monte Cassino. [122][123]
      * Estevanico – Berber originally from Morocco and one of the early explorers of the Southwestern United States.[124]
      * Abraham of Bulgaria – Martyr and saint of the Russian Orthodox Church. [125]
      * St. Adolphus – Christian martyr who was put to death along with his brother, John, by Abd ar-Rahman II, Caliph of Córdoba for apostasy. [126]
      * Nasir Siddiki – Canadian evangelist, author, and business consultant.[127]
      * Matthew Ashimolowo – Nigerian-born British pastor and evangelist.[128]
      * Stefan Razvan – Gypsy prince who ruled Moldavia for six months in 1595.[129]
      * Skanderbeg – Albanian monarch and military leader. Skanderbeg converted to Islam from Christianity but reverted back to Christianity later in life. [53]
      * Amir Sjarifuddin – Indonesian socialist leader who later became the prime minister of Indonesia during its National Revolution. [130]
      * Dr.Thomas Yayi Boni – President of Benin. [131]
      * Al-Mu’eiyyad – Abbasid prince and third son of Abbasid caliph, Al-Mutawakkil. He was converted to Christianity along with his three confidants by St. Theodore of Edessa, accepting the name “John” upon baptism.[132][133]
      * Aben Humeya – (born Fernando de Valor) Morisco Chief who was crowned the Emir of Andalusia by his followers and led the Morisco Revolt against Philip II of Spain.[134]
      * Sheikh Ahmed Barzani – Head of Barzani Tribe in Iraqi Kurdistan and older brother of Mustafa Barzani, Kurdish nationalist leader. He announced his conversion to Christianity in 1931 during the anti-government uprising.[135]
      * Ramzi Yousef – Al Qaeda member and the main participant in the 1993 World Trade Center bombing. [109][110]
      * Rudolf Carl von Slatin – Anglo-Austrian soldier and administrator in the Sudan.[136]
      * Shams Pahlavi – Iranian princess and the elder sister of Mohammad Reza Pahlavi, Shah of Iran.[137]
      * Saye Zerbo – President of the republic of Upper Volta (now Burkina Faso) [138]
      * Naveed Afzal Haq – Pakistani American charged for the July 2006 Seattle Jewish Federation shooting. He converted to Christianity in December, 2005 but reverted to Islam by the time of the shooting.[139]
      * Ubayd-Allah ibn Jahsh – one of the four monotheistic hanifs mentioned by Ibn Ishaq.[140]
      * Hakeem Seriki (AKA Chamillionaire) – American rapper[141][142]
      * Maria Aurora of Spiegel – born as Fatima, mistress of Augustus II of Saxony

    • agogo 1:38 am on 07/06/2009 Permalink | Reply

      biasalah orang kalo udah nggak bisa jawab biasanya au au…..udah jelas2 ditunjukkan oleh rekan Muslims mengenai ayat2 Alkitab seperti postingan awal sampai bawah…..teuteeuuupp aja rekans Kristen dg kepala batunya merasa paling benar dan selalu ngeles ini itu tidak ksatria mengakui ayat2 Bible nya sendiri….

      dimaklum aja lah pak….ciri khas dan typical kaum ini kan sudah Allah jelaskan di Al-Qur’an…..pembohong lah, keras hati dan keras kepala lah, selalu ingin menang sendiri, tidak mau legowo menerima kebenaran yg justru datangnya dari kitabnya sendiri, dsb dsb

    • bob 9:32 am on 25/11/2010 Permalink | Reply

      hai erzal…

      saya udah liat tulisan anda…sesuangguhnya anda adalah pembela islam sejati..it good…for you. bagaimana pun semua adalah pilihan.coba saya anlogikan seperti ini…agama yang ada di indonesia semua adalah IMPORT.kalo mau tau agama asli indonesia ya..animisme dan dinamisme…namun dari semua agama yang di import itu tentunya kita bebas memilih.ada yang memberikan jaminan ada pula yang tidak.sayangnya anda mengimport agama tanpa ada jaminan.its ok..itu pilihan.maksud jaminan disini adalah keselamatan.di agama manapun tidak ada yang berani menjamin kalo ikut dia akan masuk surga HANYA YESUS yang berani menjamin.nah….dan sekarang semua terserah anda…….

      • SERBUIFF 3:24 am on 27/11/2010 Permalink | Reply

        ente udah baca ini belom ?

        AYAT 2 TENTANG NERAKA DI ALKITAB

        1 Matius 5:22 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala.

        2 Matius 5:29 Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka.

        3 Matius 5:30 Dan jika tanganmu yang kanan menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa dari pada tubuhmu dengan utuh masuk neraka.

        4 Matius 10:28 Dan janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama kepada Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka.

        5 Matius 18:9 Dan jika matamu menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu masuk ke dalam hidup dengan bermata satu dari pada dicampakkan ke dalam api neraka dengan bermata dua.

        6 Matius 23:15 Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu mengarungi lautan dan menjelajah daratan, untuk mentobatkan satu orang saja menjadi penganut agamamu dan sesudah ia bertobat, kamu menjadikan dia orang neraka, yang dua kali lebih jahat dari pada kamu sendiri.

        7 Matius 23:33 Hai kamu ular-ular, hai kamu keturunan ular beludak! Bagaimanakah mungkin kamu dapat meluputkan diri dari hukuman neraka?

        8 Markus 9:43 Dan jika tanganmu menyesatkan engkau, penggallah, karena lebih baik engkau masuk ke dalam hidup dengan tangan kudung dari pada dengan utuh kedua tanganmu dibuang ke dalam neraka, ke dalam api yang tak terpadamkan;

        9 Markus 9:45 Dan jika kakimu menyesatkan engkau, penggallah, karena lebih baik engkau masuk ke dalam hidup dengan timpang, dari pada dengan utuh kedua kakimu dicampakkan ke dalam neraka;

        10 Markus 9:47 Dan jika matamu menyesatkan engkau, cungkillah, karena lebih baik engkau masuk ke dalam Kerajaan Allah dengan bermata satu dari pada dengan bermata dua dicampakkan ke dalam neraka,

        11 Lukas 12:5 Aku akan menunjukkan kepada kamu siapakah yang harus kamu takuti. Takutilah Dia, yang setelah membunuh, mempunyai kuasa untuk melemparkan orang ke dalam neraka. Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, takutilah Dia!

        12 Yakobus 3:6 Lidahpun adalah api; ia merupakan suatu dunia kejahatan dan mengambil tempat di antara anggota-anggota tubuh kita sebagai sesuatu yang dapat menodai seluruh tubuh dan menyalakan roda kehidupan kita, sedang ia sendiri dinyalakan oleh api neraka.

        13 2 Petrus 2:4 Sebab jikalau Allah tidak menyayangkan malaikat-malaikat yang berbuat dosa tetapi melemparkan mereka ke dalam neraka dan dengan demikian menyerahkannya ke dalam gua-gua yang gelap untuk menyimpan mereka sampai hari penghakiman;

    • antoni tbs 6:43 pm on 25/11/2010 Permalink | Reply

      Agama di indonesia semua nya memang berasal dri luar..Tp yg perlu di garis bawahi cara masuk nya agama2 tsb..islam masuk ke indonesia di bawa oleh pedagang2 muslim gujarat india,dgn melalui dakwah dan perkawinan bukan melalui pedang…sedang kan agama kristen di bawa oleh para penjajah portogal dan belanda..dgn tujuan gold,glory dan gospel..Sejarah pun mencatat itu semua..orang yg punya akal pasti akan merenungi..kecuali mereka2 yg hati nya dikunci dan kuping nya di tu2p allah swt..

    • antoni tbs 7:52 pm on 25/11/2010 Permalink | Reply

      Gimana orang islam mau nyembah yesus,liatin patung nya aja orang udah pada takut..di tambah lagi ceceran darah yg berserak di tubuh nya..!hiiii…mengeri kan bwangets..coba kalian perhatikan jelas2 patung ucok gondrong itu,apa pantas dia di sembah..Naudzubillahminzalik..

    • Stupid Paul 4:05 pm on 17/04/2012 Permalink | Reply

      …Uraian yg sangat2 benar&bermanfaat…kesimpulannya:..umat kristen sebaiknya sembah si paulus aja jadi tuhannya karena lebih mengikuti/mempercayai ajaran2 hasil karangan dia daripada ajaran2 murni yesus(nabi Isa a.s-utusan tuhan)itu sendiri..so fuckin’weird..!..aneh tapi ya selamat deh :p..terimakasih atas tesis yg sangat ilmiah ini..:)

    • sit9 5:06 pm on 13/06/2012 Permalink | Reply

      uraian saya……kenyataannya….babi,narkoba,minuman keras,melacur,dan berjudi itu memang haram.tapi……untuk hukum diakherat berlaku…yg hukumnya didunia…makan babi ngak ada yg namanya polisi nangkap orang makan babi….jadi dalam kehidupan nyata pun masih ditemui kejadian-kejadian yg islam melakukan narkoba,minuman keras,melacur,dan berjudi sudah tahu itu hukumnya haram…tapi ketemu yg namanya babi,ngomong haram juga…..jadi umat didunia memang membingungkan….

    • kodrati 3:39 am on 01/08/2012 Permalink | Reply

      ray 10:59 pm on 12/10/2008 Permalink | Reply

      Terimaksih atas atikelnya, luar biasa anda sangat cerdas. Tapi maaf bagimana dengan keselamatan anda, kenapa yg anda bicarakan sll masalah duniawi. Apakah anda yakin dg keselamatan anda. Klo anda mati sekarang anda ykn ttg keselamatan anda…Ada jaminan keselamatankah yg anda bs pegang? sudahkan ada yg menjamin keselamatan anda?..Saya yakin jawaban anda pasti Isya Allah…. Maaf oleh karena pertanyaan diatas itu maka Yesus datang buat anda dan saya, (Yoh 3:16/ Yoh 10:10b),karena ketidak berdayaan kita dari dosa itulah membuat kita tidak layak di hadapan Tuhan yg maha suci itu.. Silahkan baca Yoh 14:6; Roma 3:23… Saat Anda (penulis) baca koment saya, saya tantang anda menguji pernyataan saya dalam doa anda malam ini. Silahkan anda berdoa dan ujilah apakah Yesus Tuhan atau sekedar manusia (nabi) biasa, tanyakan pada Dia jgn manusia, karena pikiran, akal kita terbatas kawan tidak bisa mencapai pikiran Tuhan….Tuhan Yesus memberkati anda

      Pak ray !

      Jika pingin ditanggapi :

      Jelas Nabi Isa itu ” BUKAN sekedar manusia (nabi) biasa “, BELIAU itu seorang Nabi yang sangat besar DAN termasuk ke dalam Lima Utusan (Rosul) yang mempunyai julukan sebagai ” ULUL AZMI “,
      LIMA TERSEBUT :
      Para Rasul yang memiliki julukan Ulul Azmi adalah:
      1. Nuh, as
      2. Ibrahim, as
      3. Musa, as
      4. Isa, as dan
      5. Muhammad saw,
      dan artikel tersebut bukan untuk memancing kemarahan sdr2 kita yang penganut paulus-isme,
      dan saya rasa artikel tsb. hanya buat anak cucu adam yang pingin selamat, bukan untuk yang sudah punya “manusia-tuhan” yang dilantik secara ramai-2dijadikan tuhan pada th. 325 m oleh raja constantine, dan paulus.
      dan, apakah pk. Ray yakin yesus versi paulusisme dia Nabi Isa beneran, yang dijadikan tuhan pak ray itu? saya rasa dia bukan Nabi Isa atau Yesus beneran dan Nabi Isa atau Yesus yang beneran tidak mau dibingkai trinity ala paham paulus itu

      tapi kami mesti hormati keyakinan pak ray, dengan konsep keselamatan yang murah meriah serta hebring banget itu. Dan soal pertanyaan pak ray :

      “”””Apakah anda yakin dg keselamatan anda. Klo anda mati sekarang anda ykn ttg keselamatan anda…Ada jaminan keselamatankah yg anda bs pegang? sudahkan ada yg menjamin keselamatan anda? “”””

      Jelas bagi yang ingin selamat berpegang pada risalah yang disampaikan oleh para Utusan-NYA boleh pilih “ mau selamat atau celaka” —- taqwa / patuh atau tidak patuh dengan kehendakNYA,

      mengenai “ Firman” itu ucapan Allah,
      Kalau orang berkata, dan
      Kalau ALLAH berfirman, …………………ya sudah itu hati anda dan kami wajib/mesti menghormati

    • Herry w 12:49 pm on 18/03/2013 Permalink | Reply

      Seperti yg dikatakan oleh nabi Isa: ajaran yg benar (“Kebenaran”) dapat dilihat dari buah2nya (prilaku penganutnya). Mudah sekali melihatnya dari mata kepala kita sendiri melalui kacamata dunia ini. Jadi, adakah agama yg benar2 menghayati Kebenaran sejati? Apakah Kebenaran sejati itu??
      calon Saudara & Saudari sekalian yg terkasihi, kalian akan (& sudah) mendapat jawabannya dari “Kebenaran” itu sendiri: http://www.jw.org/id/ajaran-alkitab/pertanyaan/

      Salam Kasih Sejati /Herry W.

    • サマンサ 手帳 2:10 am on 11/09/2013 Permalink | Reply

      男性 財布 サマンサ 手帳 http://www.bagsinsides.com/

  • SERBUIFF 5:57 am on 22/09/2008 Permalink | Reply
    Tags: Sejarah Perjanjian Baru Dan Perubahannya   

    Sejarah Perjanjian Baru Dan Perubahannya 

    Sejarah Perjanjian Baru Dan Perubahannya

    Thursday, April 26, 2007


    Setelah mengkaji sejarah awal agama Kristen dalam bab yang lalu, kita sekarang sampai pada PB itu sendiri dan memperhatikan beberapa pertanyaan: siapakah yang mengarang keempat Injil itu’? Apakah mereka percaya bahwa karangan-karangan mereka terinspirasikan (wahyu), ataukah ide ini dikembangkan oleh para generasi belakangan? Bagaimana teks itu diubah? Dan barangkali yang paling awal dari segalanya, bagaimana tabiat Injil-Injil ini berbeda dengan ajaran-ajaran Yesus yang asli?[1]

    1. Injil Q yang Hilang-Sebuah Tantangan

    Sebelum munculnya empat Injil yang kita kenal sekarang, para pengikut awal Yesus menyusun buku mereka masing-masing. Dalam hal ini tak ada hal yang dramatis tentang kehidupan Yesus, tak ada riwayat-riwayat mengenai pengorbanan dan penebusan spiritual. Fokusnya hanya terbatas pada ajaran­ajarannya, pikiran-pikirannya dan tata cara serta perilaku yang ia jelaskan, begitu juga pada pembaruan-pembaruan sosial yang ia canangkan.[2] Karangan ini sekarang dinamakan Injil Yesus, Q. Namun Q bukanlah sebuah teks yang stabil, sebagaimana kehidupan orang-orang Kristen yang tidak stabil, dan dengan begitu selama abad pertama orang-orang hidup dalam keadaan yang memaksa untuk menyisipkan lapisan-lapisan teks yang berbeda kepada Q. Lapisan yang asli sangat mencolok: penuh dengan kata-kata yang simpel tapi padat, tanpa ada ajakan kepada suatu agama baru dan tidak ada isyarat apa pun tentang Yesus Kristus sebagai Anak Tuhan.[3]

    Lapisan kedua membawa pergeseran nada, yang secara tersurat menjanjikan kehancuran bagi mereka yang menolak pergerakan itu.[4]
    Namun menurut saya pergeseran yang mengherankan terjadi dalam lapisan Q yang ketiga dan terakhir, yang ditambahkan oleh orang-orang Kristen pada masa-masa percobaan pemberontakan Yahudi Pertama (66-70 M.), di bawah bayangan kehancuran Rumah Tuhan yang Kedua oleh serdadu Romawi.[5] Di sinilah Yesus di-upgrade dari seorang nabi yang bijak menjadi Anak Tuhan (Sun of God), pewaris Kerajaan Ayah, yang sukses melawan godaan-godaan di dalam hutan-belantara.[6]

    Dengan begitu, buku ini telah terbukti rentan terhadap peruhahan, adalah korban dari berbagai mitos yang mulai beredar di kalangan Kristen tentang siapa sebenarnya Yesus. Tapi meski demikian, dalam lapisan ketiga ini pun tidak terdapat ajakan untuk menyembah Kristus, untuk menganggapnya sebagai seorang tuhan atau membayangkannya lewat ritual-ritual dan doa. Tidak terdapat penyaliban demi pergerakan itu sendiri, apalagi penebusan untuk seluruh manusia.[7] Markus, Matius, dan Lukas menggunakan Q ketika menulis Injil mereka menjelang akhir abad pertama, tapi mereka dengan sengaja memelintir teks itu (masing-masing dengan caranya sendiri) untuk mencapai tujuan yang mereka inginkan.[8] Bagaimanapun juga, Q sebagai sebuah buku yang sebenarnya telah hilang dengan cepat.[9] Teks-teks yang menggantikannya, berupa riwayat-riwayat kehidupan Kristus yang dramatis, telah mengantarkan kepada suatu pergeseran dalam fokus dan membantu menghidupkan mitos-mitos dan spekulasi yang sejak itu telah menutupi figur Yesus yang sebenarnya.

    2. Pengarang Keempat Injil yang Ada Sekarang

    Mitos-mitos Yesus ini masih terus beredar baik pada masa hilangnya Q maupun setelahnya, dan dari sekian banyak karya yang terinspirasikan mitos-mitos ini hanya empat yang berhasil mencuat dan menonjol: Injil Matius, Markus, Lukas dan Yohanes. Semua pengarangnya tak diketahui dengan pasti. Dalam kata-kata Sir Edwyn Hoskyns dan Noel Davey:

    Jika dirasakan sulit, karena bukti yang kurang memadai, untuk menamakan para pengarang Injil-Injil sinoptik*, maka lebih sulit lagi menentukan tanggal penulisannya secara pasti. Di sini tak ada bukti sama sekali; dan penentuan tanggal hanyalah suatu kemustahilan. Terminus ad quem adalah sekitar tahun 100 M.[10]

    Sebagai hasil produksi gereja primitif, Injil-Injil itu merupakan tradisi lisan dari Iingkungannya, dan oleh karenanya masalah pengarang dan tanggalnya akan selalu enigmatic (menjadi teka-teki). Hoskyns dan Davey berargumen hahwa ketidakpastian ini hagaimanapun juga tidak mengurangi nilai dokumen­dukumen ini jika memang diperlakukan secara akademik.[11] Tetapi jaminan akurasi apakah yang kita miliki mengenai karya-karya anonim ini? Jika ketidakpastian pengarangnya itu sendiri gagal menunjukkan pentingnya uraian­uraian yang ada dalam Injil, bagaimana dengan ketidakpastian akurasinya? Sungguh, ini adalah masalah doktrinal yang luar biasa. Bucaille menukil pesan Bapa Kannengiesser, Professor di Institut Katolik Paris, yang,

    Memperingatkan bahwa ‘seseorang harus tidak mengambil secara literal’ fakta-fakta yang dilaporkan tentang Yesus oleh kitab-kitab Injil, karena Injil-Injil ini adalah ‘tulisan-tulisan yang disesuaikan untuk kesempatan tertentu’ atau ‘untuk melawan’, yang para pengarangnya semata-mata hanya ‘menuliskan tradisi-tradisi komunitasnya tentang Yesus.’ Mengenai Kebangkitan… la menegaskan bahwa tak seorang pun dari penulis-penulis Injil yang bisa mengklaim sebagai saksi mata. Dia mengisyaratkan bahwa, mengenai kehidupan publik Yesus yang selebihnya, juga berlaku hal yang sama karena, menurut Injil, tak satu pun dari para muridnya­kecuali Yudas Iskariot-yang meninggalkan Yesus semenjak ia pertama kali mengikuti-Nya sampai keberadaannya yang terakhir di dunia.[12]

    Buku-buku yang asalnya tak pasti dan akurasinya dipertanyakan ini belakangan diberi otoritas besar oleh gereja masa-masa awal melalui sebuah klaim bahwa buku-buku tersebut adalah karya-karya yang terinspirasikan Tuhan, untuk membenarkan tradisi-tradisi oral Kristen.

    3. Apakah Injil-Injil itu Terinspirasikan?

    Inspirasi, ide bahwa Tuhan secara nyata memberikan visi atau kemampuan atau wahyu secara langsung kepada seseorang merupakan sebuah konsep yang sentral dari semua agama monoteistik. Akan tetapi, Perjanjian Baru (PB) tidak pernah mengklaim dirinya sebagai karya dari sebuah inspirasi. Satu-satunya bagian yang mungkin menunjukkan inspirasi ini adalah 2 Timotius 3:16, bahwa, “Setiap Kitab Suci terinspirasikan dan berguna untuk pengajaran.” Yang dimaksudkan di sini bagaimanapun juga adalah PL, sebab PB belum lagi dikompilasikan dalam bentuk yang kita kenal kini. Seorang penulis abad kedua, Justin Martyr, lebih lanjut mengklarifikasi bahwa inspirasi ini dimaksudkan bukan pada teks lbrani yang ada, tapi hanya pada keakuratan penerjemahannya ke dalam bahasa Yunani Kuno.[13]

    Sarjana-sarjana Kristen sering membumbui tulisan-tulisan mereka dengan terminologi ‘inspirasi’; misalnya P.W. Comfort menyatakan, “lndividu-individu tertentu… diberi inspirasi oleh Tuhan untuk menulis penjelasan-penjelasan Injil untuk membakukan tradisi oral.[14] Dan lagi, para juru tulis yang mengopi PB pada tahap belakangan, “Mungkin menganggap diri mereka telah terinspirasikan oleh roh dalam membuat penyesuaian-penyesuaian tertentu dengan contoh.”[15] Namun, para pengarang empat Injil yang anonim itu boleh jadi sangat tidak sependapat dengan Prof. Comfort. Injil yang terawal, Markus, dianggap sebagai sumber utama oleh para pengarang Matius dan Lukas, yang telah mengubah, menghapus, dan menyingkat banyak kisah-kisah Markus. Perbuatan semacam ini tidak akan mungkin terjadi jika mereka menganggap bahwa Markus diberi inspirasi oleh Tuhan, atau bahwa kata-katanya merupakan kebenaran sejati.[16]

    Setelah mengetahui bahwa klaim-klaim inspirasi dalam PB ini tidak memiliki legitimasi sama sekali, marilah sekarang kita periksa bagaimana komunitas Kristen sampai kini memperlakukan buku-buku ini, dan kita cermati apakah perlakuan ini kongruen dengan apa yang semestinya diterima oleh sebuah teks suci.

    4. Transmisi Perjanjian Baru

    Menurut Comfort, Injil-Injil itu pertama kali diketahui di kalangan Kristen secara oral sebelum berwujud dalam bentuk tulisan.[17] Tidak ada satu buku pun dari PB yang masih selamat dalam tulisan asli pengarangnya, dan yang paling mendekati adalah berupa sebuah fragmen (penggalan) yang bertarikh ± 100-115 M dan mengandung enam ayat dari Yohanes 18.[18]

    Naskah-naskah berbagai buku dari PB dibuat secara meluas selama beberapa abad pertama, umumnya oleh orang-orang non-profesional yang jarang sekali mengecek kesalahan-kesalahan setelahnya. Memang tidak ada rangsangan sama sekali untuk melakukan hal itu: sebab hampir seluruh orang Kristen selama abad pertama mengharapkan datangnya kembali Kristus, dan kemungkinan tak pernah menyadari bahwa mereka sedang memelihara sebuah teks untuk masa depan yang jauh.[19] Setelah beberapa waktu, teks-teks yang beredar tidak lagi mengandung persamaan yang dekat dengan karya-karya aslinya, sehingga siapa saja juru tulis yang menyalin sebuah naskah dengan ketelitian yang tinggi tidak harus secara otomatis berarti membuat reproduksi yang akurat daripada aslinya.[20] Tambahan lagi, “Orang-orang Kristen masa awal tidak semestinya memperlakukan teks PB sebagai sebuah teks yang ‘sakral’,”[21] yang setiap hurufnya sudah tetap dan suci. Mereka boleh jadi kadang-kadang merasa terilhami (inspired) untuk membuat perubahan-perubahan pada naskah yang ada sebelumnya.[22]

    Terlepas apakah mereka menganggap diri mereka terinspirasikan atau tidak, semua interpolasi penulisan harus dianggap sebagai perubahan.

    1. Pembuatan Tipe-Tipe Teks yang Berbeda

      Para sarjana berpendapat bahwa tingkat perbedaan (atau perubahan) di dalam teks PB mencapai puncaknya menjelang akhir abad kedua Masehi. Masing-masing dari pusat-pusat utama di kalangan gereja masa awal membuat variasi tekstualnya sendiri-sendiri dalam PB, yang berbeda dari teks yang ditemukan di lokalitas-lokalitas yang lain. Para akademisi telah mengategorikan teks-teks yang beragam ini menjadi empat tipe teks utama:

      1. Teks Alexandria
        Para juru tulis di Alexandria unuunnya enggan mengubah substansi teks, dan lebih senang memodifikasi grammar dan style. Manuskrip­manuskrip mereka dianggap mendekati akurasi nrtkna.[23]
      2. Teks Barat
        Teks ‘Barat’, berasal dari Afrika Utara dan Italia, merupakan teks yang tak terkendalikan dan populer. Teks ini mengalami interpolasi di tangan para juru tulis yang, dalam rangka mengejar akurasi, memper­kaya teks dengan menggunakan bahan tradisional, dan bahkan non­biblikal.[24]
      3. Teks Kaisar
        Tipe ini adalah merupakan sebuah kompromi antara dua tipe yang sebelumnya, dalam substansi mengikuti teks Alexandria tapi tetap memelihara teks Barat yang tidak kelihatan terlalu tidak masuk akal.[25]
      4. Teks Byzantium.
        Lucian dari Antioch, bekerja di Suriah pada masa-masa awal abad keempat, membandingkan berbagai bacaan PB untuk memproduksi sebuah bentuk teks yang revised dan kritis. Untuk tujuan ini dia lebih bersandar secara konsisten pada tipe teks Barat daripada Alexandria, dan mengambil jalan harmonisasi dan interpolasi ketika diperlukan. Hasil akhirnya segera memperoleh popular’rtas yang luas di seluruh Mediterania, menjadi teks favorit Gereja Ortodox Yunani; teks ini mengalami revisi lebih lanjut selama empat abad berikutnya sampai kemudian distandardisasikan.[26]

      Jadi, teks Byzantium yang paling tersebar luas daripada yang lain ini, ternyata banyak bersandar pada teks Barat yang diakui paling sedikit dapat dipercaya di antara keempat teks yang lain. Agaknya tak dapat dihindarkan bahwa Lucian mesti telah memasukkan ke dalam teksnya paling tidak beberapa interpolasi, dari sumber-sumber tradisional dan bahkan non-biblikal, yang membentuk sebuah tanda utama tipe teks Barat. Kenyataannya pengaruh teks Barat ini secara umum memang mengagumkan; bahkan pemula teks Kaisar telah mencampurkan teks Alexandria yang relatif murni dengan elemen­elemen populer dari teks Barat, meskipun sepenuhnya menyadari inferioritasnya teks Barat ini.

    2. Tarikh Resensi

      Resensi adalah proses sekrutinisasi (pemeriksaan dengan cermat) semua bentuk yang ada dari sebuah dokumen, dan menyeleksi yang paling dapat dipercaya di antara yang lain sebagai dasar bagi sebuah teks yang standar. Secara alami, semakin belakang tarikh resensi yang pertama kali diupayakan maka semakin memungkinkan bahwa manuskrip-manuskrip yang tengah diperiksa itu akan mengandung perubahan-perubahan. George D. Kilpatrick dari Queen’s College, Oxford “menegaskan bahwa pada kira-kira tahun 200 M. mayoritas perubahan-perubahan yang disengaja telah disusupkan ke dalam alur teks PB, dan bahwa setelah itu para juru tulis mentransmisikan beberapa bentuk teks dengan ketelitian tinggi.[27] Para sarjana modern sepakat bahwa tidak ada bukti substansial yang menunjukkan adanya resensi bahkan selama abad ke-3 sekali pun.[28] Sebagaimana hal ini mengindikasikan bahwa sebagian besar perubahan-perubahan teologis telah dimasukkan ke dalam teks sebelum adanya usaha resensi,[29] dapat kita katakan bahwa banyak dari pada perubahan­perubahan ini telah menyusup secara permanen ke dalam PB. Dan sebagaimana akan kita lihat dalam kasus Comma Johanneum, sebuah perubahan teologis besar yang disengaja telah terjadi bahkan sampai abad ke-16.[30]

    5. Perubahan Tekstual

    i. Bacaan-Bacaan Beragam dalam Perjanjian Baru

    Tulisan tangan Yunani kuno terdiri dari dua style. Yang pertama adalah kursif, ditulis secara cepat dan digunakan untuk urusan sehari-hari. Yang kedua, lebih formal, disebut uncial.[31]

    17.1

    Lambat laun skrip uncial itu mulai memburuk, yang mengharuskan adanya suatu pembaruan penulisan skrip pada abad ke-9 M. Style yang dihasilkan diberi label minuscule (kecil sekali).[32] Kira-kira terdapat 2800 potong penggalan PB yang ditulis dalam minuscule, dan kira-kira sebanyak seper­sepuluhnya yang ada di uncial, tapi jika kita membatasi diri pada mada ma­nuskrip-manuskrip yang memuat seluruh PB maka jumlahnya menurun secara dramatis: 58 di dalam minuscule, dan hanya satu di dalam uncial.[33] Angka ini merupakan penyebab keheranan; jumlah naskah-naskah yang komplet di dalam minuscule, khususnya adalah memprihatinkan, mengingat manuskrip-manuskrip ini diperkirakan ditulis pada rentang waktu antara abad ke-9 dan ke-15. Susul-menyusul para generasi Kristen yang tak terhingga jumlahnya berarti telah hidup dan mati tanpa menyaksikan sebuah naskah komplet Kitab Suci mereka.[34]

    17.2

    Satu ciri skrip uncial Yunani yang sangat kentara adalah tidak adanya pemisah antara kata-kata yang berdampingan, begitu juga antara kalimat­kalimat, meskipun pemisah antara kata-kata telah dipergunakan sebelumnya dalam tulisan-tulisan Ibrani, dan oleh karenanya bukannya tidak dikenal. Cacat ini telah mengakibatkan suatu perbedaan arti atau bahkan interpretasi untuk ayat-ayat tertentu. Di antara contoh yang serius dari hal ini adalah Manuskrip p75 (Bodmer Papyrus XIV-XV),[35] di mana Yohanes 1:18 bisa dibaca baik sebagai an only One, God (satu-satunya Tuhan), ataupun God, the only begotten (Tuhan, satu-satunya yang diperanakkan). Jelas sekali ada perbedaan yang mendasar dalam dua pilihan itu; sementara yang kedua mengimplikasikan eksistensi sebuah Trinitas, yang pertama sama sekali tidak (lihat gambar 17.3). Sesungguhnya terjemahan literalnya adalah ‘Tuhan yang unik’, meski pun hal ini tak pernah dilakukan.[36]

    17.3

    Perbedaan tambahan terjadi melalui perubahan-perubahan dalam teks yang disengaja maupun tak disengaja, membuat tambahnya keragaman dalam bagian-bagian yang sensitif secara khusus. Termasuk di antaranya adalah:

    • Yohanes 1: 18. Baris an only One, God (satu-satunya Tuhan) (atau bacaan alternatifnya God, the only begotten) (Tuhan, satu-satunya yang diperanakkan) mempunyai sebuah varian, the only begotten Son (Anak tunggal).[37]
    • Yohanes 1: 34. The Son of God (Anak Tuhan) juga mempunyai varian the chosen One of God (Pilihan tunggal Tuhan).[38]
    • Yohanes 7: 53-8:11. Seluruh kisah tentang Yesus dan perempuan pelacur tidak terdapat dalam manuskrip Yunani mana pun, kecuali satu pengecualian, sampai abad kesembilan-tapi sekarang dimasukkan dalam semua versi Perjanjian Baru karena kemasyhurannya, walaupun umumnya berakhir pada sebuah catatan kaki yang berhati-hati.[39]
    • Yohanes 8: 16. Frasa Bapa yang mengutusku mempunyai varian, dia yang mengutusku.[40]
    • Yohanes 1: 35. sebutan Yesus Anak Tuhan mempunyai varian dari bukti dukumenter besar, Anak manusia (suatu istilah pengganti untuk Yesus).[41]
    • Markus 16: 9-20. Dua belas ayat yang mengakhiri Markus diganti dengan penutup yang Iebih pendek dalam beberapa manuskrip, tanpa menyebut risalah munculnya kembali Yesus di depan para muridnya dan kenaikannya setelah itu.[42]
    • Lukas 3:22. Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi yang menyenangkan hati-Ku mempunyai varian Engkau adalah Anak-Ku; hari ini Aku memperanakkanmu.[43]
    • Lukas 23:34. Dan Yesus berkata, “Bapa, ampunilah mereka, karena mereka tidak tahu apa yang mereka lakukan.”Bagian ini dihapus dalam beberapa manuskrip yang berbeda, yang terawal di antaranya bertarikh ± 200 M. Ayat ini sangat mungkin tidak pernah menjadi bagian dari otografi asli Lukas, dan disusupkan setelah itu dari tradisi oral. Tapi kenyataannya frasa ini begitu populer, yang membuat para penerjemah enggan menghapusnya, dan sebagai gantinya, mencatatnya dalam catatan kaki mengenai absennya dalam berbagai manuskrip.[44]
    • Lukas 24:6 dan 24:12. Ia tidak ada di sini ia sudah bangkit dan seluruh ayat 12 (di mana Petrus menemukan kain kafan Yesus tanpa bodi) tidak terdapat dalam beberapa manuskrip yang lebih tua.[45]
    • Lukas 24:51 dan 24:52. Dan [Yesus] diangkat ke surga dan mereka menyembahnya tidak terdapat dalam manuskrip-manuskrip awal tertentu.[46]

    ii. Perubahan-Perubahan Penulisan

    Contoh-contoh di atas tadi saya kira sudah cukup, dan sekarang beralih pada kategori-kategori sejumlah perubahan penulisan yang tersengaja maupun yang tidak, sebagaimana yang diklasifikasikan oleh para sarjana PB. Hal ini akan menjelaskan kita sejauh mana kesalahan-kesalahan yang mesti dihadapi. Di dalam menjelaskan perubahan-perubahan yang tidak disengaja, para sarjana menggunakan psikologi dengan begitu mahir dalam melacak kembali kondisi mental para juru tulis yang telah meninggal lebih sepuluh abad yang lalu. Astigmatisme dipersalahkan dalam hal seringnya perubahan urutan huruf Yunani dalam manuskrip; suatu telaah singkat dapat menangkap penghapusan atau pengulangan suatu bagian secara keseluruhan. Kebingungan ketika menyalin dari pendiktean, gangguan mental yang menyebabkan perubahan dalam urutan kata-kata, dan bahkan kebodohan murni, semuanya dapat menolong menjawab bagaimana blunder ini terjadi.[47]

    Sebagaimana halnya dengan PL, bagaimanapun juga perubahan-perubahan yang disengaja adalah yang paling mengganggu. P.W. Comfort membagi perubahan-perubahan ini menjadi tujuh kategori:

    1. Bahan diambil dari tradisi-tradisi oral (misalnya bagian mengenai perempuan pezina dalam Yohanes 7:53-8:11).
    2. Tambahan-tambahan yang dimaksudkan untuk pelaksanaan ibadah.
    3. Tambahan-tambahan karena menyebarnya asketisisme (misalnya penyusupan ‘dan berpuasa’ setelah ‘sembahyang’ di dalam Markus 9:29).
    4. Perubahan-perubahan yang tak sah dari sekte-sekte tertentu. (Sekte Adopsionis misalnya, meyakini bahwa Yesus menjadi Anak Tuhan pada waktu pembaptisan, telah mengubah Lukas 3:22 dari “inilah anak-Ku yang terkasih yang menyenangkan hati-Ku” menjadi “inilah anak-Ku; hari ini Aku memperanakkanmu”.)
    5. Perubahan-perubahan karena prejudis, khususnya berkenaan dengan Roh.
    6. Harmonisasi.
    7. Perubahan-perubahan yang dimasukkan oleh para juru tulis yang kha­watir bahwa pembaca akan mendapatkan kesan “salah” tentang Yesus.[48]

    Tidaklah mengherankan bahwa kritikus teks Origen, yang berkata pada abad ke-3, menegaskan bahwa perbedaan antara manuskrip-manuskrip itu terjadi,

    baik lewat kelengahan penyalin-penyalin tertentu, atau keberanian yang jahat yang ditunjukkan oleh sebagian orang dalam mengoreksi teks, atau lewat kesalahan mereka yang, berperan sebagai para pentashih, memperpanjang atau memperpendek teks sekehendak hati.[49]

    Sebagaimana telah didiskusikan sebelumnya,[50] Gereja Ortodoks telah memainkan perannya dalam menciptakan perubahan-perubahan yang disengaja, dengan suatu pertimbangan untuk meng-counter perkembanban sekte-sekte tertentu yang berakhir dengan keyakinan-keyakinan yang berlawanan tentang hakikat Yesus (seperti Adopsionisme, Dosetisme, Separasionisme, dan Patripassianisme).[51] Setiap grup secara luas dituduh mengubah bagian-bagian tertentu dalam rangka mempertahankan sikap teologisnya masing-masing,[52] dan dengan setiap munculnya varian baru akan semakin mengaburkan keaslian teks asli.

    6. Bibel Erasmus dan Comma Johanneum

    Erasmus menerbitkan PB-nya yang pertama dalam bahasa Yunani pada tahun 1516 dan edisi kedua tiga tahun berikutnya. Di antara beberapa kritik yang sangat serius yang dialamatkan pada Bibel ini adalah bahwa ia tidak memuat pernyataan trinitas pada akhir 1 Yohanes, yang berbunyi bahwa Bapa, Kalimat, dan Roh Kudus adalah tiga dalam satu (1 Yohanes 5:7). Erasmus bersikukuh bahwa ia tidak menemukan kata-kata itu dalam manuskrip Yunani mana pun yang ia periksa, meskipun akhirnya dia menyerah dan setuju untuk menambahkan Comma Johanneum (demikian ia dikenal) jika memang ditemukan manuskrip Yunani yang memuat itu. Tidak lama kemudian manuskrip seperti itu benar-benar diberikan kepadanya. Besar kemungkinan itu adalah fabrikasi (pemalsuan), ditulis oleh seorang biarawan Fransiscan di Oxford sekitar tahun 1520. Meskipun Erasmus kemudian benar-benar memasukkan bagian itu ke dalam edisi ketiganya, dia merasa perlu membubuhkan sebuah catatan panjang yang mengekspresikan kecurigaannya bahwa manuskrip itu adalah palsu.[53]

    Semenjak masa Erasmus hanya ada tiga manuskrip Yunani yang ditemukan memuat Comma Johanneum; yang paling tua di antaranya berasal dari abad ke-12, namun kemudian bagian ini berhasil dimasukkan dalam ping­girannya oleh sebuah tangan pada abad ke-17.[54] Pernyataan Trinitas dalam 1 Yohanes ini memiliki signifikansi teologis yang luar biasa; interpolasinya ke dalam manuskrip Yunani yang begitu lambat dalam sejarah (pada masa Renaissance) mengindikasikan sebuah kecairan atau kelabilan yang sangat memprihatinkan dalam teks. Dan bagaimana nasib ayat-ayat palsu ini? Dalam bahasa Inggris ayat-ayat itu berhasil masuk ke dalam Versi King James yang Sah (Authorized King James Version), yang dicetak pada 1611; tidak ada revisi kritis yang diupayakan terhadap terjemahan populer ini sampai pada 1881. Edisi yang ada dalam perpustakaan saya (Authorized Version (th 1983) memuat bagian ini:

    1. Inilah dia yang datang (ke dunia) dengan air dan darah, dialah Yesus Kristus; tidak hanya dengan air, tapi dengan air dan darah. Dan Roh sendiri yang memberi kesaksian, karena Roh adalah benar.
    2. Karena ada tiga saksi yang memberi kesaksian di langit, Bapa, Kalimat, dan Roh Kudus (the Holy Ghost): dan ketiga-tiganya ini adalah satu.
    3. Dan ada tiga saksi yang memberi kesaksian di bumi, Roh Kudus (the spirit), air, dan darah: dan ketiga-tiganya bersepakat menjadi satu.[55]

    Menariknya, Versi Standar yang Diperbaiki (Revised Standard Version­RSV) yang merupakan revisi tahun 1946 terhadap versi Amerika 1901 yang juga merupakan edisi perbaikan 1881 dart Versi King James (King James Version-KJV) 1611 menghapus beberapa kata-kata yang krusial:

    1. Inilah dia yang datang (ke dunia) dengan air dan darah, Yesus Kristus; tidak hanya dengan air, tapi dengan air dan darah.
    2. Dan Roh sendiri yang memberi kesaksian, karena Roh adalah benar.
    3. Ada tiga saksi, Roh Kudus (the Spirit), air, dan darah; dan ketiga­tiganya bersepakat.[56]

    Kronologi yang pasti mengenai edisi yang sangat beragam ini membingungkan. Meskipun begitu kita dapat simpulkan bahwa terjemahan-terjemahan Bibel berbahasa Inggris telah harus menunggu paling kurang tiga abad, jika tidak malah lebih, sebelum membuang suatu bagian palsu yang disisipkan sampai akhir abad ke-16.

    7. Perubahan Kontemporer pada Teks

    Sejauh ini saya hanya membatasi diri pada pembahasan secara singkat tentang perubahan PB dalam manuskrip-manuskrip Yunani. Barangkali ada yang berargumen bahwa, bermula dengan Versi Perbaikan King James pada tahun 1881, setiap edisi mainstream telah berusaha memurnikan teks Biblikal melalui penelitian kritis terhadap manuskrip-manuskrip tua; dengan kata lain, bahwa edisi yang berturut-turut ini lebih mendekati teks Biblikal yang asli, daripada menjauhinya melalui perubahan-peruhahan baik yang sengaja atau tidak sengaja. Secana umum, kasusnya bukanlah sasedarhana ini. Setiap terjemahan adalah produk waktu dan tempat tertentu, dan sudah tentu akan dipengaruhi oleh isu-isu sosial politik apa pun yang sedang bergolak dalam psikologi sang penerjemah. Terlepas apakah studi kritis dilakukan terhadap manuskrip-manuskrip atau tidak, concern terhadap isu-isu semacam itu cukup untuk mendorong produk finalnya bahkan semakin jauh dari teks aslinya.

    Dalam sebuah artikel berjudul, “The Contemporary English Version: Inaccurate Translation Tries to Soften Anti-Judaic Sentiment,” Joseph Blen­kinsopp mendiskusikan sebuah contoh seperti berikut:

    Versi Inggris Kontemporer dari Bibel (CEV), dipublikasikan tahun lalu oleh the American Bible Society… adalah secara aktif disponsori oleh the American Interfaith Institute… sebagai Bibel pertama yang tidak ‘ mengandung anti-Yudaisme. Ada kalanya hal ini disebabkan retranslasi (penerjemahan ulang), atau dalam beberapa kasus parafrasa (uraian dengan kata-kata sendiri) atau bahkan omitting (penghapusan), beberapa sindiran prejudis tertentu pada orang-orang Yahudi dalam Perjanjian Baru.[57]

    Selanjutnya dia menyebutkan beberapa contoh di mana ‘orang-orang Yahudi’ (the Jews) telah diubah menjadi ‘orang-orang’ (the people), ‘sekumpulan besar orang Yahudi’ (a great crowd of the Jews) menjadi ‘orang banyak’ (a lot of people), dan seterusnya, begitu juga seperti memperlunak ‘Terkutuk­lah kalian, para juru tulis dan orang-orang Farisi, orang-orang munafik!’[58] menjadi ‘Celakalah kalian orang-orang Farisi dan guru-guru agama! Kalian tukang berpura-pura’. Tujuan penerjemah, dia menyimpulkan, seharusnya mengikuti teks secara tulus, bukannya membujuk atau memelintirnya menjadi sebuah ucapan yang ingin dikatakan oleh penerjemah.[59]

    Barclay Newman, ketua penerjemah CEV, memberikan respons seraya menegaskan bahwa dia dan timnya tulus mengikuti kemauan teks Yunani itu.[60]

    Kebanyakan dalam Perjanjian Baru, the Jews (orang-orang Yahudi) lebih tepat dipahami sebagai the other Jews (orang-orang Yahudi yang lain) atau some of the Jews (sebagian orang Yahudi) atau a few of the Jews (beberapa orang Yahudi) atau the Jewish leaders (para pemimpin Yahudi) atau some of the Jewish leaders (sebagian pemimpin Yahudi) atau a Jew of Jewish leaders (beberapa pemimpin Yahudi). Kata-kata itu tidak pernah dimaksudkan sebuah bangsa secara keseluruhan… Pontius Pilate­gubernur Romawi-yang menjatuhkan hukuman mati kepada Yesus! Dan orang-orang yang memaku Yesus pada tiang salib adalah serdadu­serdadu Romawi.[61]

    Membantah adanya pelunakan dalam CEV Newman menambahkan bahwa risalah Yesus adalah lebih dimaksudkan untuk menyatukan Orang­orang Yahudi dan non-Yahudi daripada memprovokasi sentimen anti-Yahudi. Penerjemahan PB yang tulus memerlukan suatu pencarian “cara-cara yang kesan-kesan yang salah dapat diminimalisasi dan kebencian dapat diatasi”.[62]­Bagaimana pun juga dalam mengejar tujuan ini, tim CEV sering membuat kesan-kesan salahnya sendiri tentang orang-orang Israel dengan mengayun ke arah yang berlawanan. Sebagai contoh:

    • KJV memberikan terjemahan 2 Tawarikh 21: 11-13 berikut ini:

    11. Lebih dari itu [Yehoram] mendirikan tempat-tempat penyembahan berhala di daerah pegunungan Yehuda, dan menyebabkan rakyat Yerusalem, dan dari situ memaksa rakyat Yehuda, melakukan perzinaan.
    12. Lalu ia mendapat sepucuk surat dari Nabi Elia, yang mengatakan, Begitulah berkata Tuhannya David ayahmu, sebab engkau tidak mengikuti jejak Yosafat ayahmu, dan jejak Asa raja Yehuda,
    13. Sebaliknya engkau mengikuti jejak raja-raja Israel, dan menyebabkan rakyat Yehuda dan Yerusalem tidak setia kepada Tuhan, Engkau berbuat seperti Raja Ahab, dan juga membunuh saudara-saudaramu seayah, padahal mereka lebih balk darimu.

    RSV dan New World Translation [63] keduanya kurang lebih memberikan arti yang sama (“ketidaktulusan” dan “hubungan immoral” secara berurutan).

    Saya berkesimpulan demikian sebab terjemahan CEV telah mengejutkan saya karena sangat berheda:

    11. Yehoram bahkan mendirikan tempat-tempat suci lokal di bukit-bukit Yehuda, dan membiarkan rakyat berdosa kepada Tuhan dengan menyembah tuhan-tuhan asing.
    12. Suatu hari, Yehoram menerima sepucuk surat dari Nabi Elia yang mengatakan: Saya ada sebuah pesan untukmu dari Tuhan yang disembah nenek-moyangmu David. Dia tahu bahwa engkau tidak mengikuti jejak ayahmu Yosafat atau kakekmu Asa.
    13. Sebaliknya engkau telah berbuat seperti raja-raja Israel yang berdosa dan mendorong rakyat Yehuda untuk berhenti menyembah Tuhan, persis seperti yang dilakukan oleh Ahab dan anak-cucunya. Engkau bahkan membunuh saudara-saudaramu, yang sebetulnya mereka itu lebih baik darimu.

    Menghapus referensi-referensi khusus mengenai perzinaan dan pelacuran agaknya tidak mempunyai dasar apa pun selain ingin memelihara opini pembaca terhadap moralitas publik selama masa terpecahnya kerajaan dari tergelincir lebih jauh menuju yang negatif.

    • Berikut ini adalah dua ayat dari Yesaya, diambil dari KJV:

    (36:11) Lalu berkatalah Elyakim, sebna dan Yoah kepada Rab-Syakih, Bicaralah, aku harap, kepada para pembantumu dalam bahasa Suriah; sebab kami paham: dan janganlah bicara kepada kita dalam bahasa Yahudi, nanti dimengerti rakyat di atas tembok kota itu.
    (36:13) Kemudian Rab-Shyakih berdiri dan berteriak dalam bahasa Yahudi, dan berkata, Dengarlah kata-kata raja agung, raja Asyur.

    Frase yang sama, ‘bahasa Yahudi’ (atau ‘bahasa Kanaan’) bisa juga ditemukan dalam Yesaya 19:18, 2 Raja-raja 18:26, dan 2 Tawarikh 32:18; bahwa tak satu pun dari kelima ayat ini yang merujuk ‘bahasa Yahudi’ sebagai bahasa Ibrani agaknya lebih dari pada sekadar kebetulan.[64] New World Translation dan RSV kurang lebih mengikuti fraseologi yang sama. Bagaimana pun juga CEV menerjemahkan kelima ayat tersebut sebagai bahasa Ibrani, tanpa mem­berikan catatan lebih ]anjut. Tentu saja CEV dimaksudkan untuk bacaan verbal yang mudah dan tidak untuk studi tekstual, namun hal itu bukan lantas dapat dijadikan alasan bagi penerjemahan dan asumsi yang tak benar (khususnya ketika frasa yang benar itu begitu simpel).

    Di dalam Injil Yohanes kita dapatkan:

    (9:22) Ibu bapak orang [buta] itu berkata begitu sebab mereka takut kepada orang-orang Yahudi, karena orang-orang Yahudi itu sudah sepakat bahwa jika seseorang mengakui [Yesus] sebagai Kristus, dia tidak boleh lagi masuk sinagog.

    Ini menurut RSV sementara di dalam CEV kita baca:

    (9:22-23) Ibu bapak orang itu berkata begitu sebab mereka takut kepada para pemimpin mereka. Para pemimpin itu telah bersepakat bahwa tak seorang pun boleh berhubungan dengan siapa saja yang berkata bahwa Yesus adalah Juru Selamat.

    Sudah barang tentu jika ada seseorang yang sedang menciptakan sebuah image yang salah, maka para penerjemahlah yang di sini telah membuang referensi kepada “tidak boleh lagi masuk sinagog”, yang membuat bagian ini berbunyi seakan-akan para pemimpin Yahudi telah dibuat sedikit jengkel dan siap memberikan teguran pedas.

    Contoh-contoh ini adalah yang ditemukan secara kebetulan ketika menulis bagian awal dari buku ini, dan secara natural seseorang yang mempunyai inklinasi dan waktu akan dapat menemukan ayat-ayat tambahan yang lebih banyak lagi di mana para penerjemah telah memperkuat impresi-impresi salah yang baru. CEV hanyalah salah satu test case yang mutakhir; lebih dari empat puluh terjemahan Inggris sendiri dicetak, masing-masing mengandung ke­khususan-kekhususannya sendiri. Sebagai contoh banyak penginj il yang meng­anggap edisi-edisi utama Revised Standard Version terlalu liberal; New Testament in Modern English mengandung susunan kata-kata yang tak lazim; Living Bible mencampur teks dengan interpretasi, memasukkan kata-kata yang membuat teks sesuai dengan pandangan fundamentalis. Sebagian besar Bibel mengadopsi suatu pandangan teologis yang berbeda tentang Yesus Kristus dengan memilih bacaan-bacaan tertentu di atas lainnya: “seorang perempuan muda akan mengandung” untuk “seorang perawan akan mengandung” (Yesaya 7:14), “anak satu-satunya” untuk (anak satu-satunya yang diperanakkan (Yohanes 1:14, 18), “Yesus Kristus”, untuk “Yesus Kristus, anak Tuhan” (Markus 1:1) dan seterusnya. Perbedaan implikasi dan arti teologis yang ada dalam bibel-bibel ini – sebagai akibat dari penyusupan, penggantian, atau omisi , apalagi penggunaan varian-varian yang selektif – hanya dapat dilabeli sebagai sebuah perusakan teks original.

    8. Manuskrip-Manuskrip Kuno Menolak Doktrin-Doktrin Kristen yang Tersebar Luas

    Baik melalui perubahan-perubahan yang terus berlaku atau pembuangan hal-hal yang tak murni yang sebelumnya menyusup ke dalam teks, Perjanjian Baru (PB) yang ada sekarang sering merupakan sebuah antagonis yang tajam daripada doktrin­doktrin Kristen yang dimuatnya itu sendiri. Pertama-tama, mayoritas orang Kristen hanyalah familiar dengan beberapa seleksi bagian tertentu yang secara regular dibaca atau dikomentari dalam khotbah-khotbah. Sebagaimana yang dicatat Maurice Bucaille, “Dengan pengecualian orang-orang Protestan, memebaca Injil-Injil secara keseluruhan merupakan hal yang tidak biasa dilakukan orang Kristen… Di sekolah Katolik Roma saya punya buku-buku Virgil dan Plato, tapi tidak punya Perjanjian Baru.”[65] Sekarang kita temukan bahwa banyak di antara bagian-bagian yang dipilih ini, favorit tradisional para peng­injil dan bangunan dasar pengetahuan orang Kristen awam tentang agamanya sendiri, pada kenyataannya adalah palsu atau sekurang-kurangnya tidak dapat dipercaya, ditambah lagi telah diperlemah melalui catatan kaki-catatan kaki yang bersifat kehati-hatian di dalam Bibel kontemporer, atau bahkan dibuang kedua-duanya. Bagian-bagian ini menyentuh esensi doktrin Kristen itu sendiri.

    • Trinitas

      Kita telah mendiskusikan panjang lebar mengenai interpolasi Comma Johaaeum pada abad ke-16 menjadi 1 Yohanes 5:7, statemen Trinitas yang berkenaan dengan “Bapa, Kalimat, dan Roh Kudus, dan ketiga­tiganya adalah satu.” Begitu terkenalnya interpolasi ini hingga mem­buat saya tidak menyadari adanya Bibel yang masih juga memasukkan bagian ini semata-mata untuk memelihara Authorized King James Version 1611 yang orisinal. Satu-satunya bagian yang masih mene­gaskan doktrin Trinitas secara jelas-jelasan adalah Matius 28:19, “Sebab itu pergilah kepada segala bangsa dan jadikanlah mereka pengikut-pengikutku, baptislah mereka atas nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus. Ajarkanlah mereka menaati semua yang sudah kuperintahkan kepadamu.”[66] Berdasarkan itu, Akhir perkataan paska kebangkitan ini, yang tak dijumpai di Injil lain atau tempat mana pun di dalam PB, telah dianggap oleh sebagian sarjana sebagai sebuah interpolasi yang dimasukkan ke dalam Matius. Juga dijelaskan bahwa ide ‘jadikan pengikut’ sebetulnya dilanjutkan dengan ‘ajarkan mereka,’ yang sehingga rujukan kepada pembaptisan dengan formula Trinitarian di antara kalimat-kalimat tersebut merupakan sebuah susupan yang disusupkan kemudian ke dalam ucapan tersebut.[67]

    • Ketuhanan Yesus

      Apakah Yesus pernah merujuk dirinya sendiri sebagai Anak Tuhan hampir secara eksklusif bersandar pada Lukas 10:22,

      Tidak seorang pun mengenal Anak, selain Bapa. Tidak ada juga yang mengenal Bapa selain Anak; dan orang-orang kepada siapa Anak itu mau memperkenalkan Bapa.

      Kata-kata ini diulang secara harfiah di dalam Matius 11:27, sebab Lukas dan Matius kedua-duanya mengambil bacaan ini dari Q.[68] Akan tetapi, kata­kata ini berasal dari lapisan ketiga dari Q, lapisan yang ditambahkan orang­orang Kristen sekitar tahun 70 M.[69] Tidak satu pun dari dua lapisan yang terdahulu, termasuk Q yang asli yang dipelihara oleh pengikut-pengikut awal Yesus sendiri, memuat sesuatu tentang ketuhanan Yesus Kristus. Di samping itu, frasa Anak Tuhan ditemukan dalam PB di bawah kedok-kedok dan arti-arti yang berbeda, yang tidak satu pun mengimplikasikan keperanakan secara langsung karena hal itu akan bertentangan dengan monoteisme Yahudi.[70] Dalam pemikiran Yahudi, Anak Tuhan berarti seorang manusia yang memiliki hubungan moral (bukan fisik) dengan Tuhan,[71] dan dengan demikian, sangat mungkin bahwa orang-orang Kristen awal menggunakan sebutan ini untuk Yesus dalam arti seperti itu, karena telah dibesarkan dalam tradisi Yahudi. Jika demikian masalahnya, maka pengaruh Helenisme, di mana para kaisar senang memandang diri mereka sendiri sebagai keturunan langsung dari tuhan-tuhan atau dewa-dewa, dapat dianggap sebagai yang bertanggung jawab dalam berubahnya persepsi orang-orang Kristen belakangan dari pengertian hubungan moral menjadi hubungan fisik sera langsung.

      Kembali kepada PB, terjemahan KJV 1 Timotius 3:16 mengulas ketuhanan Yesus dalam rupa manusia: “Dan tidak ada yang dapat menyangkal, betapa besarnya rahasia ketuhanan: Tuhan menampakkan diri dalam rupa manusia…” Analisis tekstual modern telah melempar bacaan ini menjadi sebuah kebingungan, dengan semua versi yang saat ini memilih sebagai gantinya untuk Dia [Siapa or Yang mana] manisfestasikan secara sempurna. Contoh-contoh lain dari kritik teks yang melemahkan ketuhanan Yesus adalah Markus 1:1 (“Anak Tuhan” dibuang); Yohanes 6:69 (“Kristus, Anak Tuhan yang hidup” menjadi “Orang Suci dari Tuhan”); Kisah Rasul-rasul 8:37 (seluruh ayat, termasuk “Aku percaya bahwa Yesus Kristus Anak Tuhan”, dibuang);[72] dan 1Korintus 15:47 (“Orang kedua adalah Tuhan dari langit” menjadi “orang kedua adalah dari langit.”)[73]

    • Penebusan

      Hal ini mengacu pada penebusan dosa warisan (original sin) manusia oleh Yesus bagi orang-orang yang mengimani bahwa Kristus mati (disalib) karena dosa kolektif mereka. Oleh karena itu, hal ini merupakan pertunjukan cinta dan pengorbanan yang tertinggi dalam Kristen, dengan syafaat Yesus untuk semua umat manusia di saat penderitaan yang paling besar:

      Bapa, ampunilah mereka karena mereka tidak tahu apa yang sedang mereka perbuat.

      Tapi ucapan bersejarah yang ada di dalam Lukas 23:24 ini (yang tentu merupakan salah satu dari ayat-ayat dalam Bible yang paling sering dinukil) seluruhnya absen dalam berbagai manuskrip tua, dan yang paling tua adalah ± 220 M. P. W. Comfort mengamati bahwa “agaknya teks ini bukanlah bagian dari tulisan asli Lukas, tapi ditambahkan belakangan… dari tradisi oral.”[74] Begitu esensialnya ayat ini bagi penjelasan-penjelasan Injil, sehingga semua penerbit memasukkannya, dengan memberikan sebuah penjelasan di catatan kaki setelahnya.[75] Begitu juga kita harus catat Yohanes 6:47 (KJV menerjemahkan: “Orang yang percaya kepadaku mempunyai kehidupan yang kekal”), di mana kritikus teks telah memengaruhi Bibel-bibel modern untuk membuang “kepadaku” sehingga ayat itu tidak lagi membedakan Kristus sebagai Penebus dosa.

    • Kenaikan

      ‘Tidak satu pun dari keempat Injil yang mcriwayatkan kenaikan Kristus ke langit setelah Kebangkitannya dari kubur dengan kualitas yang dapat dipercaya. Matius dan Yohanes kedua-duanya menyimpulkan tanpa mengacu pada kenaikan. Lukas 24:51 (“dan dinaikkan ke langit”) tidak terdapat dalam berbagai manuskrip tua,[76] dan oleh karenanya sering cukup dicantumkan dalam catatan kaki. Namun yang benar-benar paling mengherankan adalah Markus, di mana kedua belas ayat seluruhnya – termasuk Kenaikan – tidak ditemukan di mana pun juga dalam berbagai manuskrip, yang menempatkan Bibel-bibel kontemporer dalam situasi kaku dan janggal, harus memanjangkan akhirannya atau menyingkatkannya.[77] Hasil akhirnya adalah tidak ada satu pun ayat yang secara eksplisit menyebutkan Kenaikan selamat dari pemeriksaan tekstual dalam keempat Injil.[78]

    9. Kesimpulan

    Masih terdapat banyak contoh-contoh lainnya, tapi permasalahannya sudah cukup jelas: beberapa fondasi doktrin Kristen yang sangat mendasar, yang diduga berasal dari penjelasan Bibel tentang kehidupan Yesus, ternyata ada kalanya tidak terbukti atau hampir tidak ada bukti tekstual sama sekali dalam edisi-edisi keempat Injil modern itu. Dengan adanya berbagai bacaan esensial dan sangat diminati yang dibuang dari KJV kemudian apa lagi dasar-dasar Kristen baru yang secara teologis lemah ini? Lagi doktrin-doktrin dan prinsip-prinsip dasar apakah yang masih dapat dipegangi gereja dengan kuat?

    Sebelumnya kita sudah ketahui bahwa sejarah situasi politik Yahudi sepenuhnya tidak mendukung untuk pemeliharaan PL, dengan sebagian besar penguasa-penguasa Yahudi yang menggalakkan politeisme dalam skala luas. Teks itu telah hilang berkali-kali, dan setelah penemuannya yang terakhir pun (dari sumber apa saja) pada abad ke-5 M, la senantiasa menjadi sasaran perubahan terus-menerus.

    Sekarang kita saksikan bahwa sejarah juga tak bersahabat dengan PB. Sumber utama Kristen itu sendiri, Yesus, merupakan sebuah figur yang eksistensi historisnya tidak mungkin dibuktikan lewat sumber-sumber utama.

    Sebagian dari ajaran-ajarannya ditemukun dalam Q, hanya saja kemudiun Q mengalami interpolasi dalam masa beberupa dekade dan akhirnya hilang, tertimhun dengan berbagai macam mitos Yesus yang segera beredar di kalangan Kristen. Menjelang akhir abad pertama, beberapa karya biograti muncul; pengarang-pengarangnya anonim, dan tak satu pun dari mereka yang memiliki pengetahuan langsung tentang kehidupan Yesus, juga tak satu pun yang menyebutkan sumber-sumber informasinya. Sekte-sekte rival pun bermunculan, masing-masing tidak segan-segan mengubah ayat-ayat yang dianggap perlu untuk menguatkan pandangan khususnya tentang Kristus: Tipe-tipe teks berkembang, beragam, melahirkan yang lebih baru, dan menjadi populer. Resensi­resensi mulai marak, interpolasi-interpolasi terus berlangsung, analisis-analisis tekstual mulai meragukan beberapa bacaan yang signifikan. Dan sampai kini setiap Bibel dapat secara hati-hati memilih varian-variannya, susunan-susunan katanya, dan oleh karenanya sampai pada Yesus yang sedikit berbeda.

    Mereka yang berargumen bahwa beberapa dari ajaran Yesus masih senantiasa ada dalam keterangan-keterangan Injil sejatinya salah menanggapi; yaitu, bahwa kata-kata ini memang ada secara huruf tapi tidak secara spirit. Apa gunanya maklumat-maklumat mengenai kebajikan dan kecintaan, ketika keseluruhan agama itu sendiri telah menyelewengkan keinginan-keinginan orisinal Yesus (sebagaimana disaksikan dalam Q) menjadi agama yang mengajarkan penyembahan Yesus Kristus sebagai Anak Tuhan dan keselamatan melalui kepercayaan bahwa ia telah disalib untuk menebus dosa seluruh manusia?

    Kita sesungguhnya telah beranjak sangat jauh dari dunia isnad-isnad, sertifikat-sertifikat membaca, tradisi kesaksian, kontak pribadi, huffaz, Mushaf `Uthman, dan teks suci yang kemurniannya senantiasa tidak diragukan selama lebih dari empat belas abad. Perbedaan (antara Al-Qur’an dan Bibel) ibarat terang-benderangnya sinar matahari tengah hari versus gelap-gulitanya bayang-bayang tengah malam, dan kekontrasan inilah yang menyulut kecemburuan mereka-mereka yang terbiasa dengan Kitab-kitab Suci Biblikal untuk terus berusaha memandang kemurnian Kitab Suci yang lain dan terpeliharanya dari perangkap waktu sebagai tidak dapat diterima dengan akal.


    Footnotes

    [1] Beberapa nukilan panjang yang saya lakukan dalam bab ini, seperti halnya Bab ke-15 dan 16, adalah terbatas dari sarjana-sarjana Yudco-Kristen (barangkali hanya ada satu pengecualian), agar sekali lagi mereka menjelaskan agama mereka sendiri kepada pembaca.
    [2] Burton L. Mack, The Lost Gospel: The Book of Q & Christian Origins, hlm. 1.
    [3] Ibid, hlm. 73-80.
    [4] lbid, hlm. 131.
    [5] Ibid, hlm. 172.
    [6] Ibid, him. 82, 89, 173-4.
    [7] Ibid, him. 4-5.
    [8] Ibid, hlm. 177.
    [9] Ibid, hlm. 1-2. Hanya berkat analisa kritis terhadap teks selama abad yang lalu, bodi Q dapat dikenali dan secara perlahan direkonstruksi.

    • [Injil-injil sinoptik adalah Matius, Markus dan Lukas. (penterjemah)

    [10] Sir E. Hoskyns dan N. Davcy, The Riddle of the New Testament, Faber & Faber, London. 1963, hlm. 196.
    [11] Ibid, hlm. 201.
    [12] Maurice Bucaille, The Bible, The Qur’an and Science, hlm. 47-48. Buku yang bagus sekali ini mengandung kekayaan informasi tidak hanya tentang sains, tapi juga sejarah Kitab Suci dan Qur’an – yang sangat banyak melengkapi bab-bab di dalam buku ini.
    [13] Lihat Helmut Koester, “What Is – And Is Not – Inspired”, Bible Review, vol. xi, no. 5, Oktober 1995, hlm. 18.
    [14] P.W. Comfort, Early Manuscript & Modern Translations of the New Testament, Baker Books, 1990, hlm. 3. Selanjutnya disebut Comfort.
    [15] Ibid, hlm. 6.
    [16] H. Koester, “What Is – And Is Not – Inspired”, Bible Review, vol. xi, no. 5, Oktober 1995. hlm. 18, 48.
    [17] Comfort, hlm. 3.
    [18] Ibid, hlm. 3-4. Di sini saya harus sisipkan bahwa tarikh ini murni dugaan, suatu hal yang subjektif yang kadang kala dapat berbeda dalam hitungan dekade sampai ratusan tahun. Di antara manuskrip PB berbahasa Yunani yang paling awal yang memuat tarikh adalah yang ditulis pada Tahun Dunia 6457 (yakni 949 M.). [Perpustakaan Vatikan No. 345. Lihat Bruce M. Metzger, The Text of the New Testament, Its Transmission, Corruption, and Restoration, edisi ke-3, Oxford Univ. Press, 1992, hlm. 56. Selanjutnya disebut Metzger.] Perhatikan bahwa manuskrip itu tidak memuat tarikh Kristen, karena sistem kalender Anno Domini (“Tahun Tuhan”) belum lagi diciptakan. Lihat juga buku ini hlm. 238-9, di mana Leningrad Codex menyebutkan banyak tarikh, yang tidak satu pun di antaranya adalah tarikh Kristen. Hal ini menunjukkan bahwa, paling tidak sampai abad 11 M. (jika tidak setelahnya), sistem kalender Kristen tidak ada wujudnya, atau setidaknya tidak lazim digunakan.
    [19] Ibid, hlm. 6.
    [20] Ibid, hlm. 7.
    [21] Ibid, him. 6.
    [22] Ibid, hlm. 6.
    [23] Ibid, hlm. 12.
    [24] Ibid, hlm. 13.
    [25] Etzger, hlm. 215.
    [26] Comfort, him. 13-14.
    [27] Metzger, hlm. 177.
    [28] Comfort, hlm. 9.
    [29] Ibid, him. 15.
    [30] Lihat buku ini hlm. 323-4.
    [31] Metzger, hlm. 8-9.
    [32] Ibid, hlm. 9.
    [33] Ibid, hlm. 262-3.
    [34] Sudah barang tentu teks-teks ini tidak ditulis dalam bahasa local, sehingga meskipun seorang awam yang beruntung melihatnya secara kebetulan tidak akan dapat mengambil manfaat apa pun darinya. Tapi 58 naskah yang berada dalam rentang waktu enam abad, dan meliputi seluruh dunia Kristen, benar-benar mengundang tanda tanya yang serius mengenai persentase para pendeta pada era tersebut yang tahu persis sebuah edisi komplet teks yang mereka khotbahkan
    [35] Kodex papyrus ini – disimpan pada Foundation Martin Bodmer (dekat Genewa) – dengan 15 helai yang selamat sekarang rnemuat bagian-bagian dari Lukas dan Yohanes. Setiap halaman ditulis dalam sebuah kolom tunggal terdiri dari 38 sampai 45 baris dengan 25 sampai 36 huruf pada setiap barisnya . Tulisan tangan itu terdapat dalam skrip uncial yang bertarikh sekitar 200 M
    [36] Comfort, him 105
    [37] Ibid, hlm. 105.
    [38] Ibid, hlm. 107.
    [39] Ibid, hlm. 115.
    [40] Ibid, hlm. 117.
    [41] Ibid, hlm. 118.
    [42] Lihat buku ini hlm. 332.
    [43] Comfort, him. 89.
    [44] Ibid, hlm. 10 1.
    [45] Ibid, hlm. 102.
    [46] Ibid, hlm. 103-4.
    [47] Metzger, hlm. 186-195.
    [48] Comfort, hlm. 8. Untuk kajian mendalam tentang perubahan-perubahan yang disengaja,
    lihat: B. D. Ehrman, The Orthodox Corruption of Scripture.
    [49] Comfort, hlm. 8.
    [50] Lihat buku ini, hlm. 309-310.
    [51] The Orthodox Corruption of Scripture, hlm. xii.
    [52] Ibid, hlm. 279.
    [53] Metzger, hlm. 101-2.
    [54] Ibid, hlm. 102.
    [55] 1 Yohanes 5: 6-8. .
    [56] RSV, Thomas Nelson & Sons, 1952, 1 Yohanes 5: 6-8.
    [57] Bible Review, vol. xii, no. 5, Oct. 1996, hlm. 42. Cetakan miring ditambahkan.
    [58] Ini semua sebagaimana yang terdapat dalam Revised Standard Version, Matius 23.
    [59] Bible Review, vol. xii, no. 5, Oct. 1996, hlm. 42.
    [60] B.M. Newman, “CEV’s Chief Translator: We Were Faithful to the Intention of the Text”, Bible Review, vol. xii, no. 5, Oct. 1996, hlm. 43.
    [61] Ibid, hlm. 43. Harus kita catat bahwa perbedaan antara pendapat Newman dan Talmud tidak mungkin dapat diakurkan. Israel Shahak menulis, “Menurut Talmud, Yesus dieksekusi oleh sebuah pengadilan rabbinikal sebagaimana mestinya karena pemberhalaan, merangsang orang-orang Yahudi yang lain kepada pemberhalaan dan penghinaan kepada otoritas rabbinical. Semua sumber Yahudi klasik yang menyebutkan eksekusinya merasa sangat puas melaksanakan tanggung jawab itu: dalam uraian Talmud tidak menyebut orang-orang Romawi sedikit pun.” [Jewish History, Jewish Religion, hlm. 97-98.] Dan berkenaan dengan nasib Yesus, “Talmud menegaskan bahwa hukumannya di neraka akan sangat pedih di dalam kotoran yang mendidih.” [Ibid, hlm. 20-21.]
    [62] Bible Review, vol. xii, no. 5, Okt. 1996, hlm. 43.
    [63] New World Translation of the Holy Scripture, Watchtower Bible and Tract Society of New York, Inc., 1984.
    [64] Sebuah topik yang sudah dikupas sebelumnya pada halaman 259-261.
    [65] Maurice Bucaille, The Bible, The Qur’an and Science, hlm. 44-45. Meskipun Bibel secara keseluruhan ada dalam 286 bahasa (pada hitungan terakhir), dan pada era penerbitan besar-besaran sekarang ini ia berhasil meraih status best-seller, ternyata sangat sedikit yang peduli membacanya. Meskipun kehadirannya yang ada di mana-mana, di supermarket, hotel, tape, dan pop culture umumnya, hanya kira-kira lima belas persen saja dari mereka yang memiliki Bible benar-benar membacanya. [M. Abu Layla, “The Qur’an: Nature, Authenticity, Authority and Influence on the Muslim Mind”, The Islamic Quarterly, 4th Quarter 1992, vol. xxxvi, no. 4, him. 235. Penulis itu menukil Manfred Barthel, What Does the Bible Really Say?, England. Souvenir Press Ltd., 1982.]
    [66] RSV, Matius 28:19-20.
    [67] Dictionary of the Bible, hlm. 1015.
    [68] Lihat buku ini hlm. 311-312.
    [69] B.L. Mack, The Lost Gospel: The Book of Q & Asal-usul Kristen, hlm. 172.
    [70] Lihat misalnya, Kejadian 6:2, Ayyub 38:7, dan Keluaran 4:22.
    [71] Dictionary of the Bible, hlm. 143.
    [72] Comfort yakin ayat ini adalah interpolasi yang gambling [hlm.128].
    [73] Semua contoh diambil dari Revised Standard Version.
    [74] Comfort, hlm. 101.
    [75] lbid, hlm. 101.
    [76] Ibid, hlm. 103.
    [77] Di dalam RSV Markus 16:9-20 sudah dipindahkan ke catatan kaki dengan catatan yang hati­hati. Sementara dalam CEV ditempatkan di antara dua catatan berikut ini “Satu Akhiran Tua Untuk Injil Markus” Dan “Akhiran Tua Lainnya Untuk Injil Markus”.
    [78] Bagaimana pun juga, Al-Qur’an secara eksplisit menegaskan kenaikan itu (4:158), dan oleh karena itu orang-orang Islam meyakini bahwa Yesus -meski tak pemah disalib-benar-benar dinaikkan.

    Sumber :
    The History of The Qur’anic Text

    • From Revelation to Compilation –

    Sejarah Teks Al-Quran – Dari Wahyu Sampai Kompilasinya –
    Prof. Dr. M.M al A’zami

    Download ebook nya di http://www.pakdenono.com

     
  • SERBUIFF 2:25 pm on 28/11/2007 Permalink | Reply
    Tags: anti murtad, tim fakta   

    TIM FAKTA 

      Logged in: erfins | Log-out | Your Profile

     Depan  Dari Kami  Latar Belakang  Visi & Misi  Yang Dilakukan  Tentang Kami  Hubungi Kami

     Tim Fakta online 

    Assalamu’alaikum wr wb
    Blog ini dibuat sebagai media informasi tentang gerakan Kristenisasi maupun segala hal yang ber hubungan dengan sosialisasi Kristen ter hadap Islam yang dinilai dari undang-undang sangat bertentangan. Blog ini merupakan update dari http://www.fakta-online.com di Jakarta. Semoga blog ini dapat memberi informasi kita terhadap lingkungan sekitar kita.

    Wassalamualaikum Wr.Wb

    Supported by
    swaramuslim.net

    Advanced search

    Statistik

    Total Posting : 28
    Total Comment : 1
    Unique Counter : 0005669
    Total Member : 23
    Sedang Online

    Non Member : 1
    Members : 0
    Sekarang : 1
    Yang Lalu : 24

     

    < November 2007
    S M T W T F S
            1 2 3
    4 5 6 7 8 9 10
    11 12 13 14 15 16 17
    18 19 20 21 22 23 24
    25 26 27 28 29 30  

    Arsip Bulan

    View by Date
    View by Category
     Browse Month
    November 2007
    October 2007
    September 2007

    Katagory

    Berita

    TRANSKRIP UCAPAN Pdt. Mohammad Ali Makrus At-Tamimi Dalam VCD KKR GKJW 2007 06 Nov’07
    Habib Paulus Mohamad Ali Mahkrus Ata Mimi 19 Oct’07
    Penginjil Orang Madura 2 03 Oct’07
    Kristology

    Bahasa dan Kitab Suci 26 Nov’07
    Alkitab Kehilangan 18.666 ayat bag. 2 (TAMAT) 25 Nov’07
    Alkitab Kehilangan 18.666 ayat bag. 1 25 Nov’07
    Bimbingan Tauhid

    Allah Tuhanku dan Tuhanmu 26 Nov’07
    Si Kabayan Tidak Masuk Kristen 10 Oct’07
    Murtadin: Kesaksian Syarafuddin 07 Oct’07
    Islamology

    Headline Lain

    Memahami dan Mengenal Allah Tritunggal (Buku Sesat Karangan Abd. Yadi) 07 Oct’07
    Kristen “Murtadin” Meneror Lewat SMS 03 Oct’07
    Kristen Tauhid/Kristen Unitarian 03 Oct’07
    Penginjil Orang Madura 2 03 Oct’07
    Penginjil Orang Madura 1 03 Oct’07
    Kristenisasi pada TKI di Hongkong. 21 Sep’07
    Situs PDS Hujat Shalat Umat Islam 21 Sep’07
    “Insya Allah” Membungkam Ev. Jansen Litik 11 Sep’07
    Babi….oh…. Babi…… 11 Sep’07
    Adam Dituduh Homoseks 07 Sep’07
    Pemurtadan Dengan Hamilisasi 07 Sep’07

    Komentar

    Kristenisasi di desa Pait, Kasembon Malang
    21 Oct 07 – 8:18 pm

    Admin: Assalamu’alaikum wr wb Blog pada subdomain http://timfakta.swaramuslim.net dibuat sebagai media informasi tentang gerakan Kristenisasi maupun segala hal yang ber hubungan dengan sosialisasi Kristen ter hadap Islam yang dinilai dari undang-undang sangat bertentangan. Blog ini merupakan update dari http://www.fakta-online.com di Jakarta. Semoga blog ini dapat memberi informasi kita terhadap lingkungan sekitar kita. Wassalamualaikum …

    Investigasi Makrus Ali
    Oleh : Tim FAKTA 28 Nov 2007 – 5:31 am
    Jum’at 26/10 , Sabili bersama Tim Fakta, mencoba mencari klarifikasi data criminal markus mulai dari lapas lowokwaru malang hingga kekejaksaan pun hasilnya nihil. Buka nya tidak ada namun untuk data data kasus criminal tahun 90-an kemungkinan besar sulit ditemukan. “kan dulu masih manual mas, belum ada komputer sedangkan kasus criminal itu bisa puluhan dalam seminggu saja, nah ini yang dicari data tahun 90an, ini perlu waktu dan kami tidak berani janji “ ujar agus, staff administrasi Kejari kota malang saat dikonfirmasi Sabili.

    0 Komentar | dibaca 31 hits – Baca Lanjut 

    Allah Tuhanku dan Tuhanmu
    Bimbingan Tauhid Oleh : Tim FAKTA 26 Nov 2007 – 3:56 pm
    Dalam buku Islamic Invasion, Dr Robert Morey dengan mengutip dari berbagai referensi karya orientalis seperti H.A.R. Gibb, Arthur Jeffery, Henry P. Smith, Kenneth Cragg, W. Montgomery Watt, Caesar Farah dan lain-lain, menyatakan bahwa Allah itu merupakan nama ‘Dewa Bulan” yang disembah oleh bangsa Arab pra-Islam.

    Di dalam literatur Yahudi dan Kristen tidak pernah ditemukan bahwa nama Tuhan itu adalah Allah. (Robert Morey, Islamic Invasion, Confronting the World’s Fastest Growing Religion, Overseas Ministry, Garden Grove, USA, 1992, hal. 53-72). Tampaknya Dr. Robert Morey kurang memahami Alkitab. Meskipun kita hanya membaca terjemahan Alkitab dalam bahasa Inggris ataupun bahasa Indonesia tanpa disertai teks berbahasa Ibrani, kita masih bisa menemukannya nama Allah di masa nabi Ibrahim as. Sebab di dalam kitab suci umat Kristen sendiri, yakni pada kitab Kejadian pasal 16 telah menyebut dua kali panggilan singkat untuk Tuhan: El yang lengkapnya adalah Eloha atau Eloah (Ibrani), Alaha (Aram), Allah (Arab):

    0 Komentar | dibaca 57 hits – Baca Lanjut 

    Bahasa dan Kitab Suci
    Kristology Oleh : Tim FAKTA 26 Nov 2007 – 3:52 pm
    Menurut Alkitab (Bibel), dalam usia lanjut Ibrahim memiliki seorang anak, Ismail, yang kemudian menurunkan bangsa Arab yang jumlah komunitasnya sangat besar, sebagaimana yang pernah dijanjikan oleh Allah kepada Hagar (Hajar):

    “Lagi pula kata malaikat Tuhan itu kepadanya: “Aku akan membuat sangat banyak keturunanmu, sehingga tidak dapat dihitung karena banyaknya” (Kejadian 16: 10)

    “Tentang Ismail, Aku telah mendengarkan permintaanmu; ia akan Kuberkati, Kubuat beranak cucu dan sangat banyak; ia akan memperanakkan dua belas raja, dan Aku akan membuatnya menjadi bangsa yang besar” (Kejadian 17: 20)

    0 Komentar | dibaca 44 hits – Baca Lanjut 

    Alkitab Kehilangan 18.666 ayat bag. 2 (TAMAT)
    Kristology Oleh : Tim FAKTA 25 Nov 2007 – 10:23 am
    Dalam Alkitab terbitan Jerman “Die Gute Nachricht Altes und Neues Testament” terbitan deutsche Bibelstifung Stuttgart, Germany tahun 1978, jumlah ayat dalam Perjanjian Lama (PL) berkurang 18.666 ayat. Jumlah ini diperoleh dari perbandingan dengan Alkitab standar Protestan maupun standar Katolik.

    Menurut Ev Jansen Litik, Alkitab Perjanjian Lama terdiri dari 22.465 ayat. (Tanya jawab Dogmatika Kristologi, hlm.18). Dengan demikian berarti Alkitab PL kehilangan sekitas 83 persen. Bila dibuka dengan cermat, dari lembaran pertama sudah terlihat mencolok adanya ayat-ayat yang raib itu. Bermula dari kitab Kejadian (Das Erste Buch Mose), terdapat 8 pasal 5, pasal 10, pasal 20, pasal 23, pasal 26, pasal 31, pasal 34, dan pasal 36.

    Dari seluruh kitab Perjanjian Lama (PL), yang paling banyak kehilangan ayat adalah kitab Mazmur (Das Buch Psalmen). Umumnya, kiotab ini terdiri dari 150 pasal. Tetapi dalam Alkitab terbitan Jerman ini hanya terdapat 41 pasal saja. Sedangkan 109 pasal lainnya tidak dimuat sama seklai. Di samping itu, bebrapa bagian di antaranya kehilangan searoh pasal. Jika dihitung, jumlah seluruh ayat yang hilang dari kitabMazmur berjumlah 1.830 ayat.

    0 Komentar | dibaca 39 hits – Baca Lanjut 

    Alkitab Kehilangan 18.666 ayat bag. 1
    Kristology Oleh : Tim FAKTA 25 Nov 2007 – 10:17 am
    Robert Morey, seorang orientalis barat, memuntahkan ekspresi antiislamnya dalam buku The Islamic Invasion: Confronting the World’s Fastest Growing Religion. Buku 221 halaman ini sarat dengan tuduhan, hujatan, adu-domba, fitnah, dan sumpah serapah terhadap islam, Allah SWT, Nabi Muhammad SAW, Al-Qur’an, dan hadits Nabi. Drs. H Amidhan, Ketua majelis ulama Indonesia (MUI) menyebutkan The Islamic Invasion sebagai buku yang lebih kejam dari buku Ayat-ayat setan tulisan Salman Rushdie.

    Ironisnya, buku yang sangat berbahaya ini menjadi lahan bisnis oleh oknum penerbit Muslim. The Islamic Invasion diterjemahkan utuh lalu diterbitkan dengan tambahan “catatan pinggir” (142 halaman) tentang teologi Kristen. Catatan pinggir ini sama sekali tidak membantah berbagai hujatan Robert terhadap Islam. Seharusnya, jika penerbit berorientasi dakwah, seharusnya mereka menerbitkan catatan pinggir itu saja, tanpa menerbitkan terjemahan utuh The Islamic Invasion karya orientalis.

    0 Komentar | dibaca 44 hits – Baca Lanjut 

    TRANSKRIP UCAPAN Pdt. Mohammad Ali Makrus At-Tamimi Dalam VCD KKR GKJW 2007
    Berita Oleh : Tim FAKTA 06 Nov 2007 – 3:36 am
    Satu perkara yang mungkin menjadikan satu pertanda tanya besar dalam kehidupan kita, mengapa kita memilih Kristen menjadi agama kita. Mengapa kita memilih Kristen menjadi agama kita? Ada banyak alasan yang sering dibuat oleh manusia, namun yang menjadi catatan yang perlu kita garis bawahi, bahwa agama Kristen sangat identik dengan pengikut Kristus, dan semua manusia tahu, bukan saja orang Kristen, khususnya saudara-saudara kita di bani Kedar, mereka tahu bahwa Yesus memiliki jalan yang lurus. Yesus memiliki jalan yang lurus. Sehingga kekristenan kita ketika kita keluar dari rumah kita sudah di pantau oleh mereka ucapan kita tutur bahasa kita dan langkah kita, pola pemikiran kita, semua apa yang kita kerjakan selalu dipantau oleh keberadaan kita, apalagi di depan orang-orang Islam.

    Lantas bagaimana peran kita sendiri di tengah-tengah masyarakat? Setelah saya lihat saat ini adalah kebalikannya gereja sudah menjadi diskotik itu sudah banyak. Sehingga sesuatu yang sangat memprihatinkan, ketika saat ibadah sekalipun gereja sudah menjadi diskotik. Ini sangat membahayakan sekali kalau gereja sudah menjadi diskotik. Namun saat ini, ada pertanda tanyaan dalam hati kita bersama. Kalau gereja sudah dijadikan diskotik, lantas apa yang bisa kita perbuat? Sebagai laskar-laskar kristus, sudahkah kita memiliki kekristenan yang benar?

    0 Komentar | dibaca 548 hits – Baca Lanjut 

    Habib Paulus Mohamad Ali Mahkrus Ata Mimi
    Berita Oleh : Tim FAKTA 19 Oct 2007 – 9:47 pm
    Setelah heboh pelecehan al-Qur’an di Malang beberapa waktu lalu, kini muncul lagi kaset VCD pelecehan terhadap Islam. Pelakunya “Pendeta” Markus Margiyanto.

    Pelecehan terhadap islam ini sangat mengejutkan masyarakat Malang, Jawa Timur. Apalagi rentang waktu dengan heboh VCD pelecehan al-Qur’an di Hotel Asida itu, tidak terlalu lama. Kasus pelecehan baru ini yang juga melalui VCD, dilakukan seseorang yang mengklaim dirinya mantan ketua FPI** Jawa Timur. Namanya, Habib Paulus Mohamad Ali Mahkrus Ata Mimi

    VCD ini pertama kali didapat oleh Abu Rantizy, anggota Tim FAKTA (Forum Anti Gerakan Kemurtadan) Malang yang diperoleh dari temannya yang berinisial EU, (25 Aug 07), seorang mekanik komputer di Kota Batu.

    0 Komentar | dibaca 969 hits – Baca Lanjut 

    Si Kabayan Tidak Masuk Kristen
    Bimbingan Tauhid Oleh : Tim FAKTA 10 Oct 2007 – 7:54 pm
    Siapa yang tak kenal Kabayan, film seri yang ngetop tahun 80-an di TVRI dan TPI awal 90-an. Anda pun ingat, siapa pemeran Kabayan yang ditayangkan TPI itu? Ia pelawak yang biasa dipanggil Kang Ibing atau Kang Maman. Panggilan Kang Ibing diterimanya sejak ia masih menjadi penyiar Radio MARA, Bandung. Sedangkan panggilan Kang Maman, disematkan penggemarnya sejak film seri Kabayan yang diperankannya nongol di TPI. Akhirnya, ia pun menerbitkan kaset berjudul “Kang Maman Mencari Gadis Jujur”.

    Saat ini, perjalanan hidup sang pelawak, kian dekat dengan Islam. Ia memang terlahir dari keluarga aktivis Islam di Jawa Barat. Tak heran, jika di masa tuanya ini, ia pun mengabdikan dirinya di jalan dakwah. Bersama Prof Salumuuddin, pelawak yang punya nama asli Kusumayatna Kusumadinata ini, mengkhidmatkan dirinya di Dewan Pimpinan Pesantren Modern Baiturrahman Bandung. Selain itu, ia berperan mendirikan beberapa masjid di Bandung dan sekitarnya.

    0 Komentar | dibaca 360 hits – Baca Lanjut 
    Next >>
     
       
     

     
    • hassan 4:34 pm on 03/01/2008 Permalink | Reply

      Fastor menipu ummat islam Bontang Kaltim.
      Beberapa hari lalu di komplek PT. Badak-Bontang ummat islam ditipu ulah seorang kristen pura-pura masuk islam dengan mengucap syahadat dihadapan jamaah selanjutnya berapa hari kemudian di telah memberi ceramah dihadapan ummat islam di masjid Alfalah, saking lihainya retotika tipuannya banyak jamaah yang terharu dan memberi infaq. alhamdulillah kedoknya sudah terbongkar dan sekarang sedang berurusan dengan kepolisian di kota samarinda. ini adalah pelajaran buat kita ummat islam agar jangan mudah tertipu dengan mereka para misionaris yang nyari duit dengan menipu dimana-mana.

    • hassan 4:41 pm on 03/01/2008 Permalink | Reply

      Fastor menipu ummat islam Bontang Kaltim.
      Beberapa hari lalu di komplek PT. Badak-Bontang ummat islam ditipu ulah seorang kristen pura-pura masuk islam dengan mengucap syahadat dihadapan jamaah selanjutnya berapa hari kemudian di telah memberi ceramah dihadapan ummat islam di masjid Alfalah, saking lihai retotika tipuannya banyak jamaah yang terharu dan memberi infaq. alhamdulillah kedoknya sudah terbongkar dan sekarang sedang berurusan dengan kepolisian di kota samarinda. ini adalah pelajaran buat kita ummat islam agar jangan mudah tertipu dengan mereka para misionaris yang nyari duit dengan menipu dimana-mana.

    • Dwi 8:10 am on 12/03/2008 Permalink | Reply

      Bebarapa hari ini saya sedang sedih dan trenyuh, betapa tidak gerakan pemurtadan terjadi pada sahabat saya sendiri, dia merasa ditipu oleh suaminya sendiri, suaminya yang tadinya mengaku muslim sehingga bisa menikahinya setelah menikah dan punya anak baru dia mengaku kalau dia katolik dan saat ini dia dan keluarganya sedang memaksa dengan berbagai cara untuk mengkristenkan istri dan anaknya yang berumur 3 tahun, istrinya tidak tahan dan tidak berani mengadu pada keluarganya di kampung sedangkan dia disini tanpa ada saudara yang bisa membantunya apalagi dia hanya seorang ibu rumah tangga dan tidak punya penghasilan sendiri, terakhir suaminya bisa memaksanya untuk menikah digereja dan hampir saja dia dibaptis tapi dia bisa menghindar dari baptis itu, sekarang tinggal anaknya yang hari minggu ini akan dibaptis, dia tidak rela anaknya dibaptis dan ingin pergi dan lari dari suaminya sejauh-jauhnya, saya sudah berusaha membantu dia dan memberi pengertian sebisaku.
      Kepada para uamt muslim yang membaca tulisan ini saya mohon doa dan bantuannya apa yang harus saya lakukan untuk membantu teman saya itu, saya yang menyarankan dia untuk pergi dari suaminya dan saya memberinya sejumlah uang untuk ongkosnya, apakah tindakan saya ini sudah benar?

    • adrianto 4:03 pm on 10/09/2009 Permalink | Reply

      datang saja ke Irene Handono Center di Bekasi. Insya Allah beliau akan menolong teman ibu. Semoga Sukses! Amin. doa saya selalu menyertai siapa saja yang terzalimi….

    • アディダス レディース 1:15 am on 12/09/2013 Permalink | Reply

      playboy bunny ears アディダス レディース http://www.shoessregulation.info/

c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Reply
e
Edit
o
Show/Hide comments
t
Go to top
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Cancel