Tagged: torah Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • SERBUIFF 5:53 am on 21/02/2009 Permalink | Reply
    Tags: , , , torah,   

    Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi-nabi Bani Israil) dengan Isa putera Maryam, membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat. Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa.(QS. 5:46) 

    Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi-nabi Bani Israil) dengan Isa putera Maryam, membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat. Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa.(QS. 5:46)

    Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Maa-idah 46 وَقَفَّيْنَا عَلَى آثَارِهِمْ بِعِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ التَّوْرَاةِ وَآتَيْنَاهُ الْإِنْجِيلَ فِيهِ هُدًى وَنُورٌ وَمُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ التَّوْرَاةِ وَهُدًى وَمَوْعِظَةً لِلْمُتَّقِينَ (46) Dalam ayat ini Allah swt. menjelaskan bahwa sesudah berakhir masa Nabi-nabi penganut dan pelaksana isi kitab Taurat, maka diutuslah Nabi Isa putra Maryam a.s. mengikuti jejak Nabi-nabi Bani Israel terdahulu, melaksanakan kitab Taurat yang telah diturunkan sebelumnya. Kemudian diturunkan kitab Injil kepada Nabi Isa a.s. yang menyempurnakan isi kitab Taurat yang telah berakhir masa dan waktu berlakunya, disesuaikan dengan situasi dan kondisi umat dan masyarakatnya. kitab Injil itu berisi petunjuk, merupakan cahaya yang menerangi umatnya, sehingga mereka dapat melihat jalan yang benar yang membahagiakan mereka, dengan membenarkan kitab samawi sebelumnya, yaitu kitab Taurat yang mengandung nilai-nilai yang dapat menyelamatkan umatnya dari kesesatan dalam akidah dan amal perbuatan, seperti tauhid memberantas syirik dan berhala yang menjadi sumber khurafat dan kebatilan. Kitab Injil itu penuh berisi petunjuk dan pengajaran misalnya, ajaran yang memberitahukan bahwa akan muncul seorang bernama Muhammad yang mempunyai sifat-sifat mulia, syariatnya lebih sempurna dan bersifat universal (menyeluruh) tidak terbatas oleh waktu dan tempat. Dia adalah Nabi penutup dan Rasul terakhir tetapi petunjuk dan pengajaran ini semua tidak ada yang dapat memanfaatkannya kecuali orang-orang yang bertakwa

     
    • bisnis internet 2:22 pm on 22/02/2009 Permalink | Reply

      kenapa nabi-nabi bani israil

    • erzal 2:10 am on 23/02/2009 Permalink | Reply

      untuk bisnis internet….

      bisnis internet Says:
      February 22, 2009 at 2:22 pm edit

      kenapa nabi-nabi bani israil ########### KARENA AYAT INI LANJUTAN / ADA HUBUNGAN DENGAN AYAT SEBELUMNYA….LIHAT :

      Sesungguhnya Kami telah menurunkan Kitab Taurat di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), yang dengan Kitab itu diputuskan perkara orang-orang Yahudi oleh nabi-nabi yang menyerah diri kepada Allah, oleh orang-orang alim mereka dan pendeta-pendeta mereka, disebabkan mereka diperintahkan memelihara kitab-kitab Allah dan mereka menjadi saksi terhadapnya…. (QS. 5:44)

    • alo 11:58 pm on 08/05/2009 Permalink | Reply

      rasul mani sebelum tahun 620M mengatakan dalam kitabnya bahwa kitab injil sudah dipalsukan. juga nabi dari aliran sabiin bernama elkesait mengatakan bahwa ia penjelmaan dari musa atau sudah dinubuatkan oleh musa. ia mengaku sebagai musa terakhir atau nabi penutup. sebelum tahun 620M.

      jadi wajar saja kalau ada pernyataan-pernyataan ente seperti itu

    • alo 2:55 pm on 19/05/2009 Permalink | Reply

      kalau nda ada komentar maka nanti akan datang lagi nabi penutup yang lain

    • camar 3:58 pm on 29/07/2012 Permalink | Reply

      Kita semua tahu bahwa Muhammad datang dengan meng-KLAIM dirinya sebagai
      NABI. Pengangkatan ini didasarkan pada KLAIM bahwa ia didatangi dan diberi
      wahyu-kebenaran oleh sesosok Ruh. Dan Ruh yang misterius ini (tanpa bawa
      nama, jatidiri dan mujizat ) di-KLAIM datang dari Allah. Dan Allah yang tidak
      pernah berbicara dengan Muhammad ini di-KLAIM sebagai Allah Yang Maha Kuasa
      dan Maha Benar yang menurunkan Quran. Dan Quran ini di-KLAIM sama
      kebenarannya seperti Kitab Tuhan yang diturunkan sebelumnya.
      Maka kehadiran Quran menjadi rancu tatkala ditanya “Siapakah engkau?” Apakah
      engkau suara Allah, atau Jibril, atau Muhammad? Atau bahkan suara-suara ikutan
      dari sahabat-sahabatnya yang menyalin dan membukukannya?
      Ini adalah isu rasional terbuka yang tak terselesaikan hingga saat inipun. Maka
      TUHAN Yang Maha-Benar datang, dan merasa perlu untuk mengklarifikasikannya
      dengan cara menginterview Quran.
      Tuhan: “Bagaimana Quran, apa Anda punya referensi atas apa-apa yang kau
      klaim?”
      Quran: “Ya ada, Taurat dan Injil, silahkan datangkan mereka”
      Tuhan pun memanggil Taurat.
      Taurat menjawab: “Saya tak pernah kenal Quran. Tak ada yang saya cantumkan
      dan maksudkan”.
      Tuhan pun memanggil Injil.
      Injil menjawab: “Ya, saya kenal dia. Saya ada paparkan dalam Injil kitab Yahya
      pasal 8 tentang siapa jati dirinya. Dia-lah pendusta, pencuri, dan sesungguhnya
      berasal dari Satan, bapa segala dusta. Jangan percayai dia”.
      Tuhan pun melirik kepada Quran.
      Quran membela: “Kedua mereka inilah yang mendusta. Mereka telah
      menggantikan ayat-ayatnya”.
      Tuhan: Jikalau begitu kenapa kau jadikan mereka sebagai referensi, kecuali kalau
      kau sendiri gila?”
      Quran berseru: “Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah, dan Muhammad itu Rasul

      • Stain Remover 5:23 pm on 29/07/2012 Permalink | Reply

        @camar

        Nih saya beritahu ayat dalam bibel sendiri yang menyatakan kepalsuan-nya :

        Bagaimanakah kamu berani berkata: Kami bijaksana, dan kami mempunyai Taurat TUHAN? Sesungguhnya, pena palsu penyurat sudah membuatnya menjadi bohong. (Yeremia 8:8)

        Hal diatas juga dinyatakan Al Qur’an :

        Yaitu orang-orang Yahudi, mereka mengubah perkataan dari tempat-tempatnya…(Qs. An-Nisaa : 46)

        (Tetapi) karena mereka melanggar janjinya, Kami kutuki mereka, dan Kami jadikan hati mereka keras membatu. Mereka suka merobah perkataan (Allah) dari tempat-tempatnya, dan mereka (sengaja) melupakan sebagian dari apa yang mereka telah diperingatkan dengannya, dan kamu (Muhammad) senantiasa akan melihat kekhianatan dari mereka kecuali sedikit diantara mereka (yang tidak berkhianat), maka maafkanlah mereka dan biarkan mereka, sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik. (Qs. Al-Maidah : 13)

    • camar 2:54 am on 30/07/2012 Permalink | Reply

      Bagaimanakah kamu berani berkata: Kami bijaksana, dan kami mempunyai Taurat TUHAN? Sesungguhnya, pena palsu penyurat sudah membuatnya menjadi bohong. (Yeremia 8:8) ###ayat ini menceritakan kepada buku atau kitab yang akan datang kawan .buka menceritakan dirinya sendiri .ngarti kan??? say beri contoh lain…WHAT IF
      CONTOH MORAL KENABIAN
      DI TERAPKAN DI ABAD GLOBAL?
      Di sini ada satu artikel pendek yang akan menggugah keheningan perasaan Anda.
      Yaitu menyangkut qiyas atau analogi yang terjadi antara Muhammad dan Roman
      Polanski dalam perbandingan. Dua patokan standar yang membawa masyarakat
      kepada keprihatinan yang mendalam, tetapi yang memberikan pencerahan
      introspektif agar kita tidak terbuai dalam “mati-rasa”.
      Kita sadar bahwa dewasa ini, kita semua hidup dalam dunia yang memberlakukan
      standard-ganda dan hal ini adalah sebuah kenyataan yang tragis. Baru-baru ini,
      Roman Polanski, produsen film terkenal, berada dalam
      arus-berita utama karena ketahuan melecehkan secara
      seksual seorang anak berusia 13 tahun, 30 tahun lalu. Ia
      kemudian melarikan diri dari AS tepat sebelum hukuman
      atas dirinya sebagai penjahat, dijatuhkan. Ia baru-baru
      ini ditangkap di Switzerland dan dipenjarakan untuk
      kejahatan yang ia lakukan puluhan tahun sebelumnya.
      Perdebatan bermunculan tentang apakah ia masih
      bersalah atas kejahatan ini atau tidak, setelah begitu
      lama kasusnya terjadi. Banyak orang yang menyukainya
      serta film-film yang ia produksi menyatakan pendapatnya
      bahwa ia harus dibebaskan, karena alasan kemanusiaan dan karena kasusnya
      sudah kadaluwarsa. Namun banyak juga orang lain yang berpendapat bahwa
      pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur adalah sebuah kriminalitas,
      sehingga ia harus dituntut untuk kejahatan ini dan dijebloskan ke dalam penjara.
      Jika Anda seorang Muslim, apa pandangan resmi Anda mengenai apa yang perlu
      dilakukan terhadap Mr. Polanski?
      Aisha bint Abu Bakr
      Muhammad pertama kali menikah dengan Khadijah. Dia adalah janda kaya
      berumur 40 tahun, sementara Muhammad adalah jejaka miskin 25 tahun. Pada
      ukuran masa itu, Khadijah dianggap layak menjadi ibunya. Dalam perkawinan ini
      mereka memperoleh 4 orang putri. Khadijah meninggal ketika mendekati usia 70
      tahun, sementara Muhammad berusia sekitar 54 tahun. Selisih umur yang begitu
      jauh (dengan wanita 15 tahun lebih tua), adalah hal yang tidak umum dan tidak
      pernah menjadi model pernikahan yang diinginkan, bahkan oleh orang-orang
      Muslim sekali pun. Bahkan kendati si pria sangat miskin sekali pun. Sunnatullah
      yang seharusnya terjadi, tidak terjadi di Arabia maupun di negara Islam
      kebanyakan. (Lihat The Wives of the Prophet by Dr.bint Al-Shati, p.54, 59-61).
      Semua Sejarawan Islam setuju bahwa Muhammad menikah segera setelah
      kematian Khadijah. (Lihat The Life of the Prophet’s Wives by Dr. Sa’id Ashur, pp.
      37&49). Para sejarawan Muslim ini melaporkan, “Khawla putri Hakim Al-Silmiyya
      bertanya kepada Muhammad: “Apakah Anda akan menikahi seorang gadis
      perawan (virgin) atau seorang yang bukan gadis? Dia berkata kepada Muhammad:
      “Seorang gadis adalah Aisha dan seorang bukan gadis adalah Sawda bint Zam’a;
      ambillah mana saja yang Anda inginkan.” Muhammad menjawab, “Aku akan
      menikahi kedua-duanya. Sampaikan kepadanya.” Khawla-pun melaku-kannya, dan
      Muhammad menikah dengan mereka berdua, walau awalnya Abu Bakar agak
      berkilah karena segan untuk langsung menyetujuinya.
      “Wahai Rasul Allah, dapatkah seorang laki-laki menikahi anak dari
      saudaranya?” Tetapi Muhammad tangkas menjawab, “Engkau adalah
      saudara dalam agama Allah dan KitabNya; saya dapat menikahi
      Aisha” (Bukhari 1585, Tabaqat 8:58).
      Maka Al-Ghazoli meluruskan pemberitaan ini, “Para penulis itu membuat suatu
      kesalahan yang nyata. Pada kenyataannya, Khawla tidak menyebutkan nama
      Aisha, melainkan hanya berkata “putri sahabat Anda (yang terbaik) Abu Bakr”,
      dan yang dimaksudkannya adalah putri Abu Bakar yang lebih tua yaitu Asma, dan
      bukan Aisha. Khawla berpikir lurus dengan memaksudkan Asma yang berumur 18
      tahun, karena Aisha saat itu hanya berumur 6 tahun, sementara Muhammad
      berusia 54! Khawla agaknya tidak sadar akan adanya kemungkinan “lobang jarum”
      yang mustahil, dan lolos memperhatikan bahwa Muhammad sudah lama melirik
      anak kecil ini. Mengapa? Ya, berdasarkan tradisi Arab saat itu, umur layak kawin
      bagi para gadis dimulai saat berusia 15 tahun (Bukhari 1241).
      Namun dilain pihak dan sebaliknya, Muhammad sangat sadar akan semua hal ini
      (sama dengan yang ia pahami tentang tradisi bahwa seorang ayah tak boleh
      menikahi anak-angkatnya, tetapi toh ditabraknya juga dengan menikahi Zaynab),
      dan memilih untuk menikahi kanak-kanak Aisha 6 tahun ketimbang kakaknya yang
      tua, Asma!
      Menurut standar legal zaman sekarang, seorang laki-laki 54 tahun dapat menikahi
      seorang anak perempuan umur 18 tahun jikalau ia setuju dengan perkawinan
      seperti itu. Tetapi bagaimana dengan seorang tua berusia 54 tahun, yang
      menikahi kanak-kanak 6 tahun dan yang masih bermain dengan boneka? Ini tidak
      dianggap sah secara hukum di dalam kebanyakan kultur-kultur dunia.
      Kebanyakan sistem pengadilan ini dianggap sebagai pelecehan/penganiayaan
      terhadap anak, terlepas dari apakah hal itu dianggap pernikahan sah atau bukan.
      Sejarawan Muslim mencoba memperhalus hal ini dengan berkata, bahwa
      Muhammad memang menikah dengan Aisha ketika dia berumur 6 tahun, tetapi ia
      tidak mendekatinya secara seksual sampai dia berusia 8 (atau 9) tahun.
      Para Islamis senang mendebat semua orang yang dianggap kafir, khususnya “ahli
      Kitab”, mengenai Isa, Alkitab, Quran. Namun kita belum pernah melihat suatu
      debat terbuka tentang contoh moral dari pernikahan-pernikahan Muhammad untuk
      diikuti oleh dunia? Yaitu tentang jumlah istrinya, para gundiknya, tentang cara ia
      memperisteri, keabsahan isteri-isterinya (dipaksa atau sebagai jarahan perang),
      cara melepaskan mereka dari haremnya, mengenai mengapa ia boleh mengambil
      istri-istri orang, tetapi istrinya tetap harus menjanda seumur hidupnya, dll. Jikalau
      Muhammad hidup hari ini, dan telah melecehkan anak gadis 9 tahun, ia akan
      menghadapi hingar bingar publik sama seperti yang terjadi kepada Roman
      Polanski, dengan orang-orang yang pasti akan menuntutnya untuk dilemparkan ke
      dalam penjara, termasuk sahabat baik nya, Abu Bakr, atas pembiaran/persetujuan
      terhadap pelecehan seksual terhadap putri nya. Aisha akan diserahkan pada
      Lembaga Pelayanan Perlindungan Anak, kemudian akan ditempatkan sanak lain
      yang bisa melindunginya, atau ia akan ditempatkan di sebuah rumah untuk anakanak
      angkat.
      Hal yang menarik adalah bahwa kami sudah melihat sebuah film Muslim berjudul
      “The Message” (yang orang-orang Muslim mensejajarkannya dengan “Yesus
      Film”). Tetapi tampaknya mereka tidak pernah memikirkan atau bahkan
      menyebutkan cerita mengenai pelecehan ini. Ini akan menjadi sebuah film yang
      menarik jika ada seseorang yang membuatnya menjadi suatu pertunjukan modern
      tentang hal ini. Kami belum pernah melihatnya diperdebatkan oleh Muslim mana
      pun atau bahkan membicarakannya di dalam Fox News, BBC atau CNN?
      Mengapa tidak?
      Jika hari-hari ini ada orang menirukan moral Muhammad, ia akan didakwa karena
      pelecehan/penganiayaan seks terhadap anak 9 tahun, dan ia akan disebut sebagai
      seorang pedofil. Ia perlu didaftarkan di catatan FBI, dimasukkan dalam program
      terapi untuk mengoreksi keinginannya menganiaya seorang anak secara seksual.
      Aisha juga perlu diterapi untuk membantu dirinya mengatasi semua pelecehan
      yang dia pikul. Apakah contoh moral seperti ini yang diharapkan oleh Muslim untuk
      diikuti oleh semua orang-orang kafir seperti Kristen, Yahudi, Hindu, Budha dan
      lainnya?
      Apakah semua Muslim merasa bahwa Allah mengarahkan dan memandu
      Muhammad ke dalam pernikahan-pernikahan semacam itu? Apakah semilyar
      Muslim merasakannya sebagai hal yang terhormat dan terbaik untuk mencontoh
      Muhammad dan menikahi kanak-kanak 6 tahun, lalu melakukan hubungan seksual
      dengannya ketika ia berumur 9 tahun? Dan agar keteladanan ini berpahala
      sempurna, maka Muslim siap menirukannya tatkala ia sendiri berumur 54 tahun?
      Apakah negara-negara di dunia akan memaafkan dan secara resmi menerima
      pengajaran ini dan akan membantu mempropagandakannya dengan pemahaman
      yang penuh bahwa hal itu akan mendorong perilaku yang tidak sah dan senonoh?
      Untuk tujuan apa setiap Negara Islam di dunia tiap-tiap hari mempertahanan
      negaranya masing-masing? Para teroris Taliban dan ala Taliban yang tetap
      menekankan bahwa Muhammad harus dijadikan contoh moral dan hukum (hukum
      Sharia), apakah memaksudkan juga bahwa kita harus menegakkan model
      pernikahan-pernikahan ala Muhammad seperti itu kepada anak-cucu kita? Kita
      tidak bisa membayangkan dan mengukur bagaimana dunia dapat membela double
      standar seperti itu. Itu adalah sebuah logika agama yang sama sekali tidak
      didasarkan atas iman!
      Apakah Muhammad seorang pedofil? Andalah yang memutuskan. Lihat literatur
      yang mencekam dari Ali Sina: “Mengenal Muhammad” yang sudah diterjemahkan
      dalam pelbagai bahasa, termasuk Indonesia. Lihat pula sejarawan-sejarawan
      Muslim dan sarjana-sarjana, Iman As-Suhaili & Al-Isaba fi tamyiz al-Sahaha,
      Vol.IV, p.422, dan Rawd al-Unuf, Vol.III, p.66. Dengar pula apa kata Abbas Ibn
      Hisham dan Ibn Hajar tentang perhatian Muhammad kepada seorang gadis kanakkanak
      kencur lainnya, “Rasul Allah berkata, ketika ia sempat melihat Um Habib
      bint Abbas, disaat dia masih bayi: “Apabila dia telah mencapai usia ketika saya
      masih hidup, maka saya akan menikahinya.” Pada waktu itu Um Habib masih tiga
      tahun usianya, dan Muhammad enam puluh. Hanya 3 tahun lagi Muhammad perlu
      menunggu (untuk menyamai Aisha), tetapi ia keburu dijemput maut dua tahun
      kemudian…
      Ketika Muhammad meninggal, Aisha hanya delapan belas tahun usianya. Ia adalah
      gadis remaja yang sedang berkembang, tetapi kini ia harus menjadi janda. Dan ia
      tidak mungkin menjadi janda biasa, karena Muhammad dengan keras melarang
      setiap istrinya untuk menikah lagi, melainkan mereka tinggal selibat (tidak
      menikah) di sisa usia mereka. Apakah Allah SWT adalah Allah yang adil? Apakah Ia
      adalah Tuhan yang bermurah hati? Atau Allah dari NabiNya yang terlalu posesif
      dan cemburu? Apakah ini juga teladan terbaik untuk dilakukan oleh semilyar lebih
      orang Muslim? Apa dasarnya bahwa semua mantan isterinya harus selibat sampai
      mati? Bila dasar dari selibat itu adalah hanya semata-mata karena mereka itu
      mantan istri seorang Nabi, maka mengapa ia sebagai model (yang paling fair)
      tidak memberi contoh pertama, yaitu tidak mengizinkan dirinya juga untuk
      mengawini mantan istri orang lain? (seperti yang dicontohkannya ketika ia boleh
      mengawini istri anak angkatnya, yaitu Zaynab?). Ini adalah standar ganda yang
      paling buruk yang diselipkan atas nama Allah! Jikalau keharusan selibat itu karena
      soal “darah kenabian”, maka kenapa anak-anaknya Nabi diperbolehkan tidak
      selibat, alias perlu menikah? Bukankah darah anaknya adalah darah Nabi betulan,
      yang lebih murni dan suci GEN-nya ketimbang darah istri yang tak membawa gen
      Nabi??
      [Seperti yang sudah banyak diketahui orang, pada suatu saat Muhammad
      mengingini istri dari anak angkat laki-lakinya, Zayd. Sebagai Bapak angkat,
      bukannya ia berusaha keras untuk mendamaikan keluarga besarnya dengan
      otoritas yang ada padanya, serta membantu memanjatkan doa kepada Allah,
      tetapi malah merampasi istri anaknya. Dimulai dengan sikap Muhammad yang
      awalnya pura-pura tidak mau, tetapi pada akhirnya dengan “terpaksa mau”
      dengan alasan (mengatas-namakan) Allah dan wahyuNya yang menjodohkannya
      dengan Zaynab bint Jahsh, agar bisa memberi CONTOH MORAL bahwa aturan
      kini — berlainan dengan aturan zaman jahilliah, bahwa sekarang seorang ayah
      boleh menikahi istri anak angkatnya, dengan alasan “anak angkat tidak sama
      dengan anak kandung!”]
      “Dan (ingatlah), ketika kamu berkata kepada orang yang Allah telah
      melimpahkan nikmat kepadanya dan kamu (juga) telah memberi nikmat
      kepadanya: “Tahanlah terus isterimu dan bertakwalah kepada Allah”,
      sedang kamu menyembunyikan di dalam hatimu (diam-diam mengingini
      istri orang) apa yang Allah akan menyatakannya, dan kamu takut
      kepada manusia, sedang Allah-lah yang lebih berhak untuk kamu takuti.
      Maka tatkala Zaid telah mengakhiri keperluan terhadap istrinya
      (menceraikannya), Kami kawinkan kamu dengan dia supaya tidak ada
      keberatan bagi orang mukmin untuk (mengawini) isteri-isteri anak-anak
      angkat mereka, apabila anak-anak angkat itu telah menyelesaikan
      keperluannya daripada isterinya” (33:37, stress dan tafsir by wr.). Lihat
      WHAT IF Yesus mempertanyakan poligami Muhammad.
      Kita tahu bahwa keinginan Muhammad yang satu ini bertentangan diametral
      dengan hukum Taurat yang ke sepuluh, “jangan mengingini isterinya, atau
      hambanya laki-laki, atau hambanya perempuan… (Keluaran 20:17). Dimanamana
      Muhammad berseru dan berpura-pura membenarkan Taurat, tetapi diam
      diam Allah telah ditempatkannya sebagai penganjur baru untuk mengingini istri
      anak angkatnya, bahkan disaat Zaynab masih menjadi istri Zayd dan belum
      terpicu untuk bercerai dan menjadi janda agar bisa dikawininya! Ini adalah siasat
      keji Muhammad, kejahatan, dan kekejaman keluarga atas nama Allahnya.
      Tidak ada satu orang pun yang benar-benar dapat memahami, mengapa untuk
      menurunkan hukum baru mengenai hal yang sebenarnya tidak utama, bersifat
      pribadi dan merupakan insiden yang kasuistik (seperti mengambil istri anak angkat
      itu), Allah harus menyuruh NabiNya SENDIRI untuk mencontohkan wahyunya
      dengan perkawinan aktual yang mendadak, dan tidak cukup dengan lantang
      menyajikannya sebagaimana wahyu-wahyu lainnya yang bahkan lebih strategis
      dan universal. Apalagi Allah dan NabiNya pulalah yang tadinya sudah menetapkan,
      menjodohkan, dan mengawinkan Zaynab dengan Zayd (lihat surat 33:36).
      Jadi kembali kepada masalah pokok, jikalau Anda seorang Muslim, apa pandangan
      resmi Anda tentang apa yang perlu dilakukan terhadap Mr. Polanski dan terhadap
      Muhammad? Contoh moral macam apa yang Anda lihat sedang dibangun oleh
      Muhammad dengan melanggar dan menyiasati Hukum Taurat yang digembar
      gemborkannya sebagai wahyu yang harus diimani, serta mengharuskan dirinya
      mengawini Zaynab, tetapi melarang keras siapa pun untuk mengawini mantan
      istrinya yang manapun? Mungkin Muslim tidak tertarik untuk mempersoalkannya
      dan memilih menghindar, karena tidak ada kemampuan untuk mengkritisi
      Muhammad. Tetapi Musa dan Yesus Al-Masih dipastikan akan mempersoalkannya
      nanti diakhirat. Musa akan menjadi Jaksa Penuntut atas orang-orang yang telah
      melanggar Taurat, dan Yesus akan menjadi Hakim Agungnya:

      • Stain Remover 3:28 pm on 30/07/2012 Permalink | Reply

        Yesus jadi hakim, ngimpi kamu ? coba kau posting ayat bibelnya, ada non ?!

        Oleh sebab itu, beginilah firman Tuhan ALLAH terhadap mereka. Dengan sesungguhnya Aku sendiri akan menjadi hakim di antara domba yang gemuk dengan domba yang kurus; (Yehezkiel 34:20)

        Yesus dan ke-12 muridnya hanya akan menghakimi ke-12 suku Israel, itu dalam bibel sendiri :

        Kata Yesus kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pada waktu penciptaan kembali, apabila Anak Manusia bersemayam di takhta kemuliaan-Nya, kamu, yang telah mengikut Aku, akan duduk juga di atas dua belas takhta untuk menghakimi kedua belas suku Israel. (Matius 19:28)

        dan waktunya penghakiman Yesus itu dimulai saat anak manusia yang dimeteraikan akan duduk diatas tahtanya L

        Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya. (Matius 25:31)

        Dalam Al Qur’an hakim adalah Allah :

        Jika ada segolongan daripada kamu beriman kepada apa yang aku diutus untuk menyampaikannya dan ada (pula) segolongan yang tidak beriman, maka bersabarlah, hingga Allah menetapkan hukumnya di antara kita; dan Dia adalah Hakim yang sebaik-baiknya. (Qs. Al-A’raf : 87)

        Para Nabi dan Rasul akan menjadi saksi dari umatnya masing-masing, sementara Nabi Muhammad SAW akan menjadi saksi bagi seluruh manusia :

        Maka bagaimanakah (halnya orang kafir nanti), apabila Kami mendatangkan seseorang saksi (rasul) dari tiap-tiap umat dan Kami mendatangkan kamu (Muhammad) sebagai saksi atas mereka itu (sebagai umatmu). (Qs. An-Nisaa : 41)

        (Dan ingatlah) akan hari (ketika) Kami bangkitkan pada tiap-tiap umat seorang saksi atas mereka dari mereka sendiri dan Kami datangkan kamu (Muhammad) menjadi saksi atas seluruh umat manusia. Dan Kami turunkan kepadamu Al Kitab (Al-Qur’an) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri. (Qs. An-Nahl : 89)

        sesuai dalam bibel tentang “anak manusia” itu :

        Sebab Anak Manusia akan datang dalam kemuliaan Bapa-Nya diiringi malaikat-malaikat-Nya; pada waktu itu Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya. (Matius 16:27)

        Anak Manusia Termeterai

        Siapakah dia ?

        Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal, yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu; sebab Dialah yang disahkan oleh Bapa, Allah, dengan meterai-Nya.” (Yohanes 6:27)

        Baca Yesaya :

        Bila kitab itu diberikan kepada orang yang dapat membaca maka kitab itu akan tetap terkunci dan orang itu akan berkata, “Aku tidak dapat, sebab kitab itu termeterai” :

        Maka bagimu penglihatan dari semuanya itu seperti isi sebuah kitab yang termeterai, apabila itu diberikan kepada orang yang tahu membaca dengan mengatakan: “Baiklah baca ini,” maka ia akan menjawab: “Aku tidak dapat, sebab kitab itu termeterai”; (Yesaya 29:11)

        Yesus bisa membaca dan menulis :

        Ia datang ke Nazaret tempat Ia dibesarkan, dan menurut kebiasaan-Nya pada hari Sabat Ia masuk ke rumah ibadat, lalu berdiri hendak membaca dari Alkitab. (Lukas 4:16)

        Mereka mengatakan hal itu untuk mencobai Dia, supaya mereka memperoleh sesuatu untuk menyalahkan-Nya. Tetapi Yesus membungkuk lalu menulis dengan jari-Nya di tanah. (Yohanes 8:6)

        Tetapi bila kitab itu diberikan kepada orang tidak dapat membaca maka orang itu akan berkata, “Aku tidak dapat membaca”.

        dan apabila kitab itu diberikan kepada seorang yang tidak dapat membaca dengan mengatakan: “Baiklah baca ini,” maka ia akan menjawab: “Aku tidak dapat membaca.” (Yesaya 29:12)

        Hal itu bukan masalah karena kitab yang terkunci itu telah terbuka dan akan segera dibacakan :

        Itulah ayat-ayat Allah yang Kami membacakannya kepadamu dengan sebenarnya; maka dengan perkataan manakah lagi mereka akan beriman sesudah (kalam) Allah dan keterangan-keterangan-Nya. (Qs. Al-Jaatsiyah : 6)

        Apabila Kami telah selesai membacakannya maka ikutilah bacaannya itu. (Qs. Al-Qiyaamah : 18)

        riwayat hadis :

        Lihatlah perbedaan Yesus dengan anak manusia yang termeterai :

        Aku (Yesus) berkata kepadamu: Setiap orang yang mengakui Aku (Yesus) di depan manusia, Anak Manusia juga akan mengakui dia di depan malaikat-malaikat Allah. (Lukas 12:8)

        Yesus memuliakan hari sabat dengan mengajar :

        Pada hari Sabat Ia (Yesus) mulai mengajar di rumah ibadat dan jemaat yang besar takjub ketika mendengar Dia dan mereka berkata: “Dari mana diperoleh-Nya semuanya itu? Hikmat apa pulakah yang diberikan kepada-Nya? Dan mujizat-mujizat yang demikian bagaimanakah dapat diadakan oleh tangan-Nya? (Markus 6:2)

        Sementara anak manusia akan menghapus hari sabat, sebab dia memang berkuasa atas itu :

        Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.” (Matius 12:8)

        Pada hari Perhitungan anak manusia akan bangkit dengan dikelilingi para malaikat berada sangat dekat dengan Allah :

        Dan kamu (Muhammad) akan melihat malaikat-mmlaikat berlingkar di sekeliling ‘Arsy bertasbih sambil memuji Tuhannya; dan diberi putusan di antara hamba-hamba Allah dengan adil dan diucapkan: “Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam”. (Qs. Az-Zumar : 75)

        Seperti dalam bibel :

        Sebab Anak Manusia akan datang dalam kemuliaan Bapa-Nya diiringi malaikat-malaikat-Nya; pada waktu itu Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya. (Matius 16:27)

        Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya. (Matius 25:31)

        • Stain Remover 5:57 pm on 30/07/2012 Permalink | Reply

          Diriwayatkan dari ‘Aisyah r.a.:

          …Ia membawa bekal makanan untuk persediaan dan pulang menemui Khadijah (istrinya) untuk mengambil lagi bekal makanan hingga wahyu secara tiba- tiba diturunkan kepadanya pada saat ia masih berada di gua itu.

          Malaikat datang menemuinya dan menyuruhnya untuk membaca. Nabi Saw. menjawab, “Aku tidak dapat membaca.” Nabi Saw. meneruskan, ” Kemudian malaikat itu memelukku (dengan kuat) dan menekanku begitu keras hingga aku tidak bisa bernapas. Kemudian ia melepaskanku dan kembali menyuruhku membaca dan kujawab, “Aku tidak bisa membaca.” Lalu ia menangkapku lagi dan untuk kedua kalinya memelukku hingga aku tidak bisa bernapas. Kemudian ia membebaskan aku dan menyuruh membaca, namun kembali kujawab, “”Aku tidak dapat membaca” Lalu untuk ketiga kalinya ia menangkap aku dan memelukku dengan kuat, kemudian melepaskan pelukannya dan berkata, Bacalah dengan nama Tuhanmu yang menciptakan. Menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah! Tuhanmulah Yang Maha Pemurah” (QS. Al-‘Alaq : 1-3)… (HR. Bukhari)

    • ungke 1:17 pm on 30/07/2012 Permalink | Reply

      ayo stain di jawab pake nurani yoo,,,jangan pake taqiya..

      • Stain Remover 3:29 pm on 30/07/2012 Permalink | Reply

        @ungke

        Baca non diatas, dengan perlahan-lahan agar kamu mengerti…

    • Stain Remover 2:47 pm on 30/07/2012 Permalink | Reply

      @camar

      Apa kamu tidak bisa membaca ?

      Bagaimanakah kamu berani berkata: Kami bijaksana, dan kami mempunyai Taurat TUHAN? Sesungguhnya, pena palsu penyurat sudah membuatnya menjadi bohong. (Yeremia 8:8)

      Pada masa itu, demikianlah firman TUHAN, tulang-tulang raja-raja Yehuda, tulang-tulang pemuka-pemukanya, tulang-tulang imam-imam, tulang-tulang nabi-nabi dan tulang-tulang segenap penduduk Yerusalem akan dikeluarkan dari dalam kubur mereka (Yeremia 8:1)

      Bangsa apa yang ada di Yerusalem ?

      Setiap hari tidak bosan-bosan-nya mengcopas satu halaman situs penghujat. Dan sepertinya kamu tidak pernah membca tentang para gembala yang melakukan sodomi kepada anak-anak bahkan menjadi berita internasional dan lagi kasus pendeta Jeff yang menyatakan bahwa tindakan-nya berpoligamy dengan gadis dibawah umur dapat dibenarkan dalam agama, karena memang tidak ada hukum mengenai batas usia perkawinan dalam bibel.

      • camar 4:01 pm on 03/08/2012 Permalink | Reply

        “Apakah Al Qur’an itu perkataan Allah atau perkataan Muhammad? Atau malaikat? Atau manusia? Kita sudah berbicara mengenai Al Qur’an yang dianggap unik dari sisi bahasa dan ilmu pengetahuan, dan kita sudah menerima sebuah sanggahan yang berkata: ”Apapun yang Anda katakan, dikatakan karena prejudis terhadap Al Qur’an, kita percaya bahwa Al Qur’an adalah perkataan Allah yang diberikan kepada pembawa pesan dan nabi-Nya.”
        Surat ke 18 (Al Kahfi), ayat 110: “Katakan: “Saya hanya manusia seperti kamu; hal itu sudah ditunjukkan kepadaku.”
        · Surat ke 53 (Al Najm), ayat 4: “Hal itu hanya inspirasi yang ditunjukkan kepadanya.”
        Ensiklopedia Islam, volume 26, halaman 8166, mengatakan hal ini di bagian judulnya: “Muhammad dan Al Qur’an”. Dikatakan, pandangan Muslim Suni terdiri dari kepercayaan bahwa Allah yang Maha Kuasa adalah pembicara dan Muhammad adalah penerima, akan tetapi ada ayat Al Qur’an lainnya yang memberikan indikasi lain. Ensiklopedia yang mengatakan ini.
        dikatakan di halaman 8167, “dan di beberapa ayat-ayat lainnya terlihat seperti Muhammad sebagai pembicara, bukan penerima”. Bukan penerima dari Allah. Seperti di Surat ke 81 (Al Takwiir), ayat 15-21, dan Surat ke 84 (Al Insyiqaaq), ayat 16, dan seterusnya, juga banyak ayat-ayat lainnya yang menunjukkan bahwa Muhammad adalah pembicara.Di Surat ke 6 (Al An’aam) ayat 104, dikatakan: “dan aku sekali-kali bukanlah pemelihara [mu]” – ini Muhammad yang berkata – “Aku”, “dan aku sekali-kali bukanlah pemelihara [mu].”
        · Dan di Surat ke 6 (Al An’aam) ayat 114, berkata: “Patutkah aku mencari allah lain selain Allah”… “aku mencari.”
        · Dan di Surat ke 11 (Huud), ayat 2-3, berkata: “agar kamu tidak menyembah selain Allah: Sesungguhnya aku seorang pemberi peringatan dan pembawa kabar gembira kepadamu daripadaNya. Aku seorang pemberi peringatan dan pembawa kabar gembira kepadamu daripadaNya”.
        Dan lagi di Surat ke 27 (Al Naml) ayat 91 dan 92: “Aku hanya diperintahkan untuk menyembah Tuhan negeri ini… Aku diperintahkan supaya aku termasuk orang-orang yang berserah diri.” Jadi ini semua adalah orang pertama dan pembicara disini adalah Muhammad.
        · Di Surat ke 27 (Al Naml) ayat 92: “dan supaya aku membacakan Al Qur’an. Maka barang siapa yang mendapat petunjuk maka sesungguhnya ia hanyalah mendapat petunjuk untuk dirinya. Dan supaya aku membacakan Al Qur’an.”
        · Di Surat ke 42 (Asy Syuuraa), ayat 10: “Tentang sesuatu apapun kamu berselisih maka putusannya kepada Allah. Itulah Allah Tuhanku. kepadaNya lah aku bertawakal dan kepadaNya lah aku kembali.”
        Baiklah, perkataan dalam Al Qur’an, yang sangat terkenal, seharusnya merupakaan perkataan Allah, dan setiap Allah ingin Muhammad mengatakan sesuatu, Ia akan berkata kepadanya, “Katakan”.
        jadi sebenarnya yang berkata dalam quran itu bukan sosok allah tapi muhammadlah yang berkata kata dalam quran

    • camar 3:59 pm on 30/07/2012 Permalink | Reply

      saya tahu sekarang sdr stain pura pura bodoh atau memang bodoh ..karena setiap membahas suatu bahasan sengaja mengalihkan kekitab suci orang lain…atau sengaja mengalihkan topik.BUKTI ARKEOLOGIS
      MELAWAN QURAN

      Sampai kiamat-pun Muslimin bersikeras bahwa Quran adalah kata-kata final Tuhan. Namun, mana bukti sejarahnya? Bukti manuskrip, dan arkeologis semuanya tidak berhasil membuktikan klaim-klaim itu. Dlm tulisan paling akhir (Isa Masih no.6, p8-9) kami menunjukkan kekurangan-kekurangan dlm manuskrip-manuskrip Quran. Disini kami menunjukkan bukti melawan Islam dari sumber-sumber dokumen non-Muslim dan arkeologi modern.

      SUMBER-SUMBER YAHUDI

      Qur’an menyiratkan bahwa Muhamad memutuskan hubungannya dgn Yahudi thn 624 AD, segera setelah Hijrah ke Mekah. Pada saat itu, Kiblat dipindahkan dari Yerusalem ke Mekah (Surah 2:144, 149-150). Namun, dalam sumber-sumber non-Muslim, Doktrin Iacobi dan Kronikel Armenia dr thn 660 AD, menunjukkan bahwa pd tahun 640, saat penaklukan Palestina, Arab dan Yahudi adalah sekutu. Muhamad mendirikan masyarakat Ishmaeli dan Yahudi berdasarkan tanah kelahiran mereka yg sama di tanah suci. Hubungan baik ini berlangsung sampai paling tidak 15 tahun setelah tgl Quran tsb.

      MEKAH

      Menurut Qur’an, Mekah merupakan kota yang pertama dan paling penting di dunia. Adam menempatkan batu hitan di Ka’bah asli, sementara Abraham dan Ishmael membangun kembali Ka’bah Mekah berabad-abad kemudian (Sura 2:125-127). Mekah dikatakan sbg pusat perdagangan sebelum jamannya Muhamad.

      Namun tidak ada bukti-bukti arkeologisnya. Kota kuno besar macam itu tentulah disebut-sebut dlm sejarah kuno. Namun, sebutan paling dini ttg Mekah sbg sebuah kota ada di Continuato Byzantia Arabica, dokumen abad ke 8! Mekah jelas bukan rute perdagangan daratan yg alami – Mekah adalah lembah gersang dan orang harus belok sepanjang 100 mil utk dapat mencapainya.Setelah abad pertama, hanya ada perdagangan maritim Yunani-Romawi dgn India, yg diawasi pelabuhan Laut Merah Ethiopia, Adulis, dan bukan oleh Arab. Kalau Mekah bukan sebuah kota yg mapan, kecuali setleah jamannya Muhamad, maka ini membuat Quran sangat diragukan.

      ARKEOLOGI

      Qiblat

      Menurut Qur’an, Qiblat diarahkan ke Mekah pd thn 624 AD, dua tahun setelah Hijrah (Sura 2:144, 149-50). Namun bukti-bukti arkeologis paling dini dari mesjid yg dibangun pada permulaan abad ke 8 menunjukkan bahwa kota suci mereka bukanlah Mekah, tetapi lebih dekat ke arah Yerusalem.

      Qiblat mesjid pertama di Kufa, Iraq, dibangun th 670 AD, dan menunjuk ke BARAT ketimbang ke selatan, gambar-gambar arsitektur dari dua mesjid Umayyad (650-750 AD) di Iraq, menunjukkan bahwa Qiblat berorientasi jauh ke utara. Mesjid Wasit melenceng sampai 33 derajad, mesjid Baghdad sampai 30 derajad. Mesjid ‘Amr b. al ‘As didekat Cairo, juga menunjuk ke Kiblat terlalu jauh ke utara dan harus diperbaiki oleh sang gubernur.

      Jacob dari Odessa, penulis dan pengelana Kristen, merupakan saksi mata yg menulis ttg Mesir sekitar 705 AD. Suratnya dlm British Museum menyebut ttg kaum ‘Mahgraye’ (istilah Yunani bagi Arab) di Mesir berdoa menghadap ke timur, menuju Ka’bah, dgn kata lain menuju Palestina, dan bukan Mekah.

      Jadi bukti menunjuk kpd lokasi bukan di Mekah, tetapi di Arab Utara atau bahkan Yerusalem, sampai permulaan abad ke 8. Tidak mungkin Muslim pada abad permulaan Islam salah menghitung arah. Mereka pedagang dari gurun pasir dan tukang caravan yang mahir membaca arah bintang di langit utk menentukan arah perjalanan mereka. Bgmn lagi mereka melakukan ibadah haji, yang pada saat itu saja sudah diresmikan? Ada ketidakcocokan besar antara Qur’an dan arkeologi modern. Yang paling penting, Walid I, kalif th 705 – 715, menulis kesemua wilayah memerintahkan penghancuran dan pelebaran semua mesjid. Mungkinkah bahwa saat itu Kiblat baru dipindahkan ke Mekah?

      DOME OF THE ROCK

      Kemungkinan alasan mengapa mesjid-mesjid kuno menghadap Palestina bisa ditemukan di Yerusalem. Di pusat kota itu terletak the ‘Dome of the Rock’, bangunan yg didirikan ‘Abd al-Malik th 691 AD. Ini dianggap sbg tempat Islam paling suci nomor 3 setelah Mekah dan Medinah. Gedung ini nampaknya bukan ingin digunakan sbg mesjid, karena tidak adanya Qiblat dan bentuk oktagonalnya menunjukkan gedung itu digunakan agar orang dapat berkeliling memutarinya. Muslim percaya bahwa ini memperingati Isra Mi’raj, malam Muhammad naik ke surga dan berbicara dgn Allah dan Musa mengenai jumlah solat yg diwajibkan kpd pengikut.

      Namun, tulisan-tulisan pada tembok gedung itu tidak menyebut apa-apa ttg Isra Mi’raj tetapi kutipan-kutipan Quran yg dimaksudkan khususnya bagi Kristen. Mungkin gedung ini dibangun sbg tempat suci Islam, sebelum Mekah diresmikan sbg tempat tersuci Islam.

      Tradisi Muslim memang menunjukkan bahwa the Dome of the Rock dulu memang pusat religius Islam. Kalif Suleyman, yg berkuasa sampai th 717 AD, pergi ke Mekah utk bertanya ttg ibadah Haji. Ia tidak puas dgn jawaban yg didapatkan dan memilih utk mengikuti ‘Abd al-Malik, yg pergi ke the Dome of the Rock.

      Mungkinkah kiblat mesjid-mesjid pertama dulu diarahkan kepada the Dome of the Rock dibawah perintah Walid I pada permulaan abad ke 8?

      Alm Yehuda Nevo dari Universitas Yerusalem men-survey ukiran-ukiran Arab pada batu-batu yg tersebar di gurun Negev dan Syro-Jordania. Risetnya memberikan gambaran berguna atas sejarah Muhammad dari sumber-sumber non-Muslim kontemporer.

      Dlm teks religius dari jaman Sufyani (661-684 AD) ada sebuah kepercayaan monotheistic TETAPI TIDAK ADA RUJUKAN KPD MUHAMAD! Namanya hanya muncul setelah 690 AD. Tulisan Muhammad Rasulullah tampil pertama kali dlm uang keping Arab-Sassania dari th 690 AD, di Damascus. Lebih penting lagi, ketiga unsur kepercayaan kpd Tauhid, Muhamad Rasulullah dan rasul Allah wa-’abduhu (sifat kemanusiaan Yesus) ditemukan dlm tulisan ‘Abd al-Malik dlm the Dome of the Rock, tertgl 691 AD. Sebelum masa itu, prinsip-prinsip kepercayaan Muslim tidak dapat dipastikan.

      Jadi selama 60 tahun penuh setelah kematian Muhamad, kalimat syahadat Arab TIDAK MENCAKUP MUHAMAD. Tetapi sebuah prinsip kepercayaan monotheis yg mengembangkan konsep Judaeo-Kristen dlm gaya literature khusus. Saat syahadat dgn nama Muhammad diberlakukan selama periode Marwanid (setelah 684 AD) tiba-tiba bentuk deklarasi itulah yg tampil sbg satu-satunya bentuk dlm dokumen-dokumen formal. Jadi peningkatan status Muhammad sbg nabi universal hanya terjadi pada akhir abad ke 7, lama setelah kematiannya!

      QURAN

      Jelas Qur’an mengalami transformasi selama 100 tahun setelah kematiannya. Tulisan-tulisan yg dikenal sbg tulisan Quran pada keping-keping dan di the Dome of the Rock selama masa ‘Abd al-Malik dari 685 AD, BERBEDA dgn teks Quran sekarang. Qur’an tidak mungkin dikanonisasi selama masa hidup Muhamad, tetapi pasti mengalami proses evolusi. Rujukan paling dini kpd sebuah buku yg dinamakan Qur’an tidak datang dari Mekah melainkan di Arab Utara, bahkan Yerusalem, pada permulaan abad 8. Tidak mungkin Muslim pertama salah tebak arah Mekah, mereka mahir menggunakan bintang sbg penunjuk jalan. Bgm mungkin mereka bisa mengadakan ibadah haji yg sudah dikanonisasikan pada jaman itu?

      Ada kepincangan besar antara Qur’an dan arkeologi modern. Artinya, sejarah islam runtuh di hadapan arkeologi modern.

      Read more: http://islamexpose.blogspot.com/2008/07/bukti-manuskrip-membantah-quran.html#ixzz227cr5KBY
      Muslim juga akan menemukan bahwa penulisan Quran sangat kacau. Banyak kata-kata yg tidak berarti, kata-kata asing, kata-kata yg hilang sehingga menyulitkan terjemahan — siapapun perlu menebak apa yg dipikirkan Muhammad utk mengerti apa yg dikatakan auwloh. Itulah mengapa Gerd Puin, pakar ternama dlm bidang kaligrafi Arab dan paleografi Quran, mempelajari manuskrip-manuskrip tertua kecewa dgn keengganan Muslim dan non-Muslim utk menerima dogma Islam.

      Katanya: “Quran menyatakan diri sbg ‘mubeen,’ atau jelas, tapi dari pandangan sekilas saja kau akan melihat bahwa setiap kalimat kelima tidak masuk akal. Tentu Muslim tidak akan mengatakan padamu bahwa pada kenyataan, seperlima isi Qur’an sama sekali tidak dapat dimengerti. Inilah yg mengakibatkan tradisi senewennya Muslim. Jika Qur’an tidak dapat dimengerti, bahkan tidak dapat dimengerti dalam bahasa Arab sekalipun, maka Quran tidak dapat diterjemahkan dlm bahasa manapun. Itulah mengapa Muslim sangat ketakutan.”

      Read more: http://islamexpose.blogspot.com/2008/07/bukti-manuskrip-membantah-quran.html#ixzz227dDd8VK

    • Stain Remover 4:59 pm on 03/08/2012 Permalink | Reply

      @camar

      Jadi benarkan bahwa hukuman salib telah dinubuatkan untuk orang terkutuk.

      Al Qur’an adalah Firman Allah yang dibawa Malaikat Jibril berupa wahyu yang disampaikan kepada Nabi Muhammad.

      Sesungguhnya Kami telah memberikan wahyu kepadamu sebagaimana Kami telah memberikan wahyu kepada Nuh dan nabi-nabi yang kemudiannya, dan Kami telah memberikan wahyu (pula) kepada Ibrahim, Isma’il, Ishak, Ya’qub dan anak cucunya, Isa, Ayyub, Yunus, Harun dan Sulaiman. Dan Kami berikan Zabur kepada Daud. ﴾Qs. An Nisaa : 163﴿

      Ucapannya (Muhammad) itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya). ﴾Qs. An Najm : 4﴿

      Ucapan Yesus-pun berdasarkan apa yang dia dengar :

      Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku. (Yohanes 5:30)

      Banyak yang harus Kukatakan dan Kuhakimi tentang kamu; akan tetapi Dia, yang mengutus Aku, adalah benar, dan apa yang Kudengar dari pada-Nya, itu yang Kukatakan kepada dunia.” (Yohanes 8:26)

      Tapi Dunia Yesus dibatasi untuk mereka (Israel) :

      Aku berdoa untuk mereka. Bukan untuk dunia Aku berdoa, tetapi untuk mereka, yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab mereka adalah milik-Mu (Yohanes 17:9)

      Sebab :

      Jawab Yesus: “Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.” (Matius 15:24 )

    • camar 3:34 am on 04/08/2012 Permalink | Reply

      Al Qur’an adalah Firman Allah yang dibawa Malaikat Jibril berupa wahyu yang disampaikan kepada Nabi Muhammad.####benarkah pernyataan ini ????• Di Surat ke 6 (Al An’aam) ayat 104, dikatakan: “dan aku sekali-kali bukanlah pemelihara [mu]” – ini Muhammad yang berkata – “Aku”, “dan aku sekali-kali bukanlah pemelihara [mu].”
      • Dan di Surat ke 6 (Al An’aam) ayat 114, berkata: “Patutkah aku mencari allah lain selain Allah”… “aku mencari.”
      • Dan di Surat ke 11 (Huud), ayat 2-3, berkata: “agar kamu tidak menyembah selain Allah: Sesungguhnya aku seorang pemberi peringatan dan pembawa kabar gembira kepadamu daripadaNya. Aku seorang pemberi peringatan dan pembawa kabar gembira kepadamu daripadaNya”.

      Mohamed: Disini pembicaranya adalah…

      Bpk. Pdt. Zakaria B.: Jelas… “Aku” adalah orang pertama, seperti di: “kemudian aku takut… untuk kamu.”
      • Dan lagi di Surat ke 27 (Al Naml) ayat 91 dan 92: “Aku hanya diperintahkan untuk menyembah Tuhan negeri ini… Aku diperintahkan supaya aku termasuk orang-orang yang berserah diri.” Jadi ini semua adalah orang pertama dan pembicara disini adalah Muhammad.
      • Di Surat ke 27 (Al Naml) ayat 92: “dan supaya aku membacakan Al Qur’an. Maka barang siapa yang mendapat petunjuk maka sesungguhnya ia hanyalah mendapat petunjuk untuk dirinya. Dan supaya aku membacakan Al Qur’an.”
      • Di Surat ke 42 (Asy Syuuraa), ayat 10: “Tentang sesuatu apapun kamu berselisih maka putusannya kepada Allah. Itulah Allah Tuhanku. kepadaNya lah aku bertawakal dan kepadaNya lah aku kembali.”####disini jelas bukan allah yang berbicara…Al Safat. Ayat 164: “Tidak seorang pun di antara kami, mempunyai kedudukan yang tertentu. Kita diangkat derajatnya. Kita adalah orang-orang yang memuja Allah.” Apa artinya? Baiklah, mari kita periksa apa yang dikatakan para ahli naskah agama… Baiklah , Anda tahu bahwa kita tidak menginterpretasi, tetapi kita memeriksa apa yang para komentator katakan. Al Galalan berkata, “Jibril berkata kepada nabi, “Tidak seorang pun di antara kami – para malaikat – mempunyai kedudukan yang tertentu,” di surga, di tempat ia melayani Allah, dan tidak melampaui batas.” Jadi para malaikat yang berbicara, bukan Allah yang berbicara. Al Qurtoby berkata hal ini merupakah perkataan para malaikat: “Kita diangkat derajatnya.” Jadi para malaikat berbicara dalam bahasa mereka sendiri, bukan inspirasi dari perkataan Allah. Tetapi mengapa? Mengapa? Bagaimana kita dapat mencocokkan ini dengan ayat yang berkata “Hanya sekedar…”“Ini adalah pencerahan dariMu Allah, ini telah diucapkan olehnya sendiri, dapat berdoa dan damai sejahtera turun atasnya.” Dan kemudian berkata, “Dan aku sekali-kali bukanlah pemelihara[mu].” Dan juga pernyataannya, “Patutkah aku mencari allah lain selain Allah,” dan Al Siouty juga mengatakan dan mengakui bahwa para malaikat juga berkata-kata dalam iramanya mereka sendiri, seperti pernyataannya, “Dan tidaklah kami turun, kecuali dengan perintah Tuhanmu…” Sampai ke ayat terakhir yang diucapkan oleh Jibril. Dan pernyataannya “Tidak seorang pun di antara kami, mempunyai kedudukan yang tertentu.” Para malaikat… Jadi ini adalah perkataan mereka. Al Siouty sekali lagi mengomentari hal ini, katanya, “Pernyataan ini dapat diinterpretasikan sebagai “katakan”, dan juga ayat-ayat lainnya.” ”Tetapi bagaimana ini bisa terjadi?” Apakah kita akan menambahkan ini di Al Qur’an? Apakah kita akan menyisipkannya? Bukan masalah pengelakan… Bukan pengelakan. Ini masalah yang membutuhkan pengertian yang jelas. Perkataan Allah dalam Al Qur’an, apakah benar-benar perkataan Allah? Ya, perkataan Allah… Ia berkata kepada para malaikat, dan para malaikat menyampaikannya kepada Muhammad. Jadi seharusnya tidak ada perkataan mereka sendiri… baik para malaikat maupun Muhammad.Surat ke 91 (Asy Syams), dari ayat 1: “Demi matahari dan cahayanya di pagi hari, dan bulan apabila mengiringinya, dan siang apabila menampakkannya, dan malam apabila menutupinya, dan langit serta pembinaannya, dan bumi serta penghamparannya, dan jiwa serta penyempurnaannya.Dalam ayat-ayat ini, Surat ke 103 (Al ‘Ashr), ayat 1-3: “Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang,” – sebuah sumpah… Allah bersumpah – “Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasihat menasihati supaya menaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran.” Tidak ada sedikitpun acuan yang menunjukkan adanya pesan dari Allah yang Maha Kuasa. Bahkan ada banyak ayat-ayat lainnya, lebih banyak lagi di dalam Al Qur’an, yang tidak berasal dari Allah, dan bahkan perkataan- perkataan tersebut tidak mungkin berasal dari AllahSurat ke 1 (Al Faatihah) ayat 6: “Tunjukilah kami jalan yang lurus,”” Oh, apakah ini perkataan Allah, atau perkataan manusia? Perkataan manusia… sepertinya di dalam Surat ke 1 berisikan permohonan manusia. Anda tidak dapat menyimpulkan bahwa itu adalah perkataan Allah sama sekali. Mari dan lihatlah (Al Faatihah). Ini dia, ini (Al Faatihah) ayat pertama, dan ini merupakan Surat pertama, maksud saya, di dalam Al Qur’an. Dikatakan… ini dia, dikatakan… Lihat, lihat jika ini adalah perkataan Allah, atau manusia: “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang!” Apakah Allah akan mengucapkan “basmala” lagi? “Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam,” Apakah Allah akan berkata, “Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam? Yang menguasai hari pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah.” Dengan siapa Allah berbicara, dan berkata: “Hanya kepada Engkaulah kami menyembah?” Ini adalah perkataan manusia, “Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan HANYA KEPADA Engkaulah kami mohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus.” Apakah Allah akan berkata, “Tunjukilah kami jalan yang lurus”? Tidak mungkin! Anda katakan kepada saya bahwa berlaku “katakan”. Tapi bagaimana kita dapat diijinkan untuk menambahkan kata “katakan”? Saya akan mengutip Gadafi, yang berkata bahwa ada sekitar 300 ayat atau bahkan lebih, yang mengandung kata “katakan”. Ia berkata: “Kita harus menghapuskan kata “katakan” karena cukup membawa banyak pertanyaan, tetapi bahkan disini kata “katakan” tidak ada, jadi jika ada manusia yang menambahkan, betapapun hebatnya dia, dia telah merusak Al Qur’an.”Dalam Surat ke 62 (Al Jumu’ah), dikatakan: “Senantiasa bertasbih kepada Allah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”. Bertasbih kepada Allah? Apakah Allah yang berkata demikian? Apa yang akan Allah katakan, “Bertasbih kepada Allah”? Surat ke 57 (Al Hadiid), ayat 1, dan Surat ke 59 (Al Hasyr), Surat ke 61 (Ash Shaff), dan Surat ke 64 (Al Taghaabun). Semuanya dimulai dengan: “Semua yang berada di langit dan yang berada di bumi bertasbih kepada Allah.” Jadi ini bukanlah perkataan Allah. “Dan di dalam Al Qur’an terdapat kata-kata yang berbentuk – menurut ensiklopedia – berbentuk pengagungan, mengagungkan Allah, mengatakan ‘pujian bagi Allah’, ‘Sobhan Allah’.” Ini pujian untuk Allah, mengatakan, “Bertasbih kepada Allah.” Dalam Surat ke 17 (Al Israa’): “Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidilharam ke Al Masjidilaksa”.Dalam Surat ke 62 (Al Jumu’ah), dikatakan: “Senantiasa bertasbih kepada Allah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”. Bertasbih kepada Allah? Apakah Allah yang berkata demikian? Apa yang akan Allah katakan, “Bertasbih kepada Allah”? Surat ke 57 (Al Hadiid), ayat 1, dan Surat ke 59 (Al Hasyr), Surat ke 61 (Ash Shaff), dan Surat ke 64 (Al Taghaabun). Semuanya dimulai dengan: “Semua yang berada di langit dan yang berada di bumi bertasbih kepada Allah.” Jadi ini bukanlah perkataan Allah. “Dan di dalam Al Qur’an terdapat kata-kata yang berbentuk – menurut ensiklopedia – berbentuk pengagungan, mengagungkan Allah, mengatakan ‘pujian bagi Allah’, ‘Sobhan Allah’.” Ini pujian untuk Allah, mengatakan, “Bertasbih kepada Allah.” Dalam Surat ke 17 (Al Israa’): “Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidilharam ke Al Masjidilaksa”.Dalam Surat ke 62 (Al Jumu’ah), dikatakan: “Senantiasa bertasbih kepada Allah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”. Bertasbih kepada Allah? Apakah Allah yang berkata demikian? Apa yang akan Allah katakan, “Bertasbih kepada Allah”? Surat ke 57 (Al Hadiid), ayat 1, dan Surat ke 59 (Al Hasyr), Surat ke 61 (Ash Shaff), dan Surat ke 64 (Al Taghaabun). Semuanya dimulai dengan: “Semua yang berada di langit dan yang berada di bumi bertasbih kepada Allah.” Jadi ini bukanlah perkataan Allah. “Dan di dalam Al Qur’an terdapat kata-kata yang berbentuk – menurut ensiklopedia – berbentuk pengagungan, mengagungkan Allah, mengatakan ‘pujian bagi Allah’, ‘Sobhan Allah’.” Ini pujian untuk Allah, mengatakan, “Bertasbih kepada Allah.” Dalam Surat ke 17 (Al Israa’): “Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidilharam ke Al Masjidilaksa”.Dalam Surat ke 62 (Al Jumu’ah), dikatakan: “Senantiasa bertasbih kepada Allah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”. Bertasbih kepada Allah? Apakah Allah yang berkata demikian? Apa yang akan Allah katakan, “Bertasbih kepada Allah”? Surat ke 57 (Al Hadiid), ayat 1, dan Surat ke 59 (Al Hasyr), Surat ke 61 (Ash Shaff), dan Surat ke 64 (Al Taghaabun). Semuanya dimulai dengan: “Semua yang berada di langit dan yang berada di bumi bertasbih kepada Allah.” Jadi ini bukanlah perkataan Allah. “Dan di dalam Al Qur’an terdapat kata-kata yang berbentuk – menurut ensiklopedia – berbentuk pengagungan, mengagungkan Allah, mengatakan ‘pujian bagi Allah’, ‘Sobhan Allah’.” Ini pujian untuk Allah, mengatakan, “Bertasbih kepada Allah.” Dalam Surat ke 17 (Al Israa’): “Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidilharam ke Al Masjidilaksa”.Dalam Surat ke 62 (Al Jumu’ah), dikatakan: “Senantiasa bertasbih kepada Allah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”. Bertasbih kepada Allah? Apakah Allah yang berkata demikian? Apa yang akan Allah katakan, “Bertasbih kepada Allah”? Surat ke 57 (Al Hadiid), ayat 1, dan Surat ke 59 (Al Hasyr), Surat ke 61 (Ash Shaff), dan Surat ke 64 (Al Taghaabun). Semuanya dimulai dengan: “Semua yang berada di langit dan yang berada di bumi bertasbih kepada Allah.” Jadi ini bukanlah perkataan Allah. “Dan di dalam Al Qur’an terdapat kata-kata yang berbentuk – menurut ensiklopedia – berbentuk pengagungan, mengagungkan Allah, mengatakan ‘pujian bagi Allah’, ‘Sobhan Allah’.” Ini pujian untuk Allah, mengatakan, “Bertasbih kepada Allah.” Dalam Surat ke 17 (Al Israa’): “Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidilharam ke Al Masjidilaksa”.• Surat ke 23 (Al Mu’minuun) ayat 14: “Maka Maha Suci lah Allah, Pencipta Yang Paling Baik!” Surat ke 25 (Al Furqaan), ayat 1, 10 dan 61: “Maha Suci Allah yang telah menurunkan Al-Furqaan (Al Qur’an).”
      • Surat ke 40 (Al Mu’min): “sangat diberkatilah Tuhan semesta alam!”
      • Surat ke 43 (Az Zukhruf): “Diberkatilah Dia yang berkuasa atas Surga dan Bumi.”
      • Surat ke 55 (Ar Rahmaan), ayat 78: “Maha Agung nama Tuhanmu Yang Mempunyai kebesaran dan karunia.” Allah siapa? Siapa yang berkata “Maha Agung” dan di
      • Surat ke 67 (Al Mulk), ayat 1 berkata: “Maha Suci Allah Yang di tangan-Nya lah segala kerajaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.”
      Jadi ini bukan perkataan Allah, tetapi perkataan manusia. Perkataan-perkataan manusia ini juga berbentuk pujian bagi Allah. Ensiklopedia juga berkata: “Mereka berbentuk ucapan syukur”, seperti, Surat ke 1 (Al Faatihah): “Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam”, Surat ke 6 (Al An’aam): “Segala puji bagi Allah Yang telah menciptakan langit dan bumi”, Surat ke 18 (Al Kahfi): “Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan kepada hamba-Nya Al Kitab (Al Qur’an)”, Surat ke 34 (Saba’): “Segala puji bagi Allah yang memiliki apa yang di langit”, Surat ke 35 (Faathir): “Pujilah Segala puji bagi Allah Pencipta langit dan bumi.” Begini, kita seharusnya – menurut ensiklopedia – percaya bahwa setiap ayat di dalam Al Qur’an – semuanya – seharusnya merupakan perkataan Allah kepada malaikat, yang diungkapkan kepada Muhammad. Ia berkata kepadanya, “Bacalah”, dan ia pergi untuk menyebarkannya.
      jadi percayalah bahwa perkataan dalam quran itu bukan perkataan allah.selamat mencari kebenaran

      • Stain Remover 5:04 pm on 04/08/2012 Permalink | Reply

        @camar

        lagi-lagi copasan yang nggak bermutu, sebenarnya apa yang ingin kau tunjukkan dari copasan-mu itu ?

        copasan :…dan aku sekali-kali bukanlah pemelihara [mu]” – ini Muhammad yang berkata – “Aku”, “dan aku sekali-kali bukanlah pemelihara [mu]…

        Maksudnya adalah kewajiban Nabi Muhammad hanya menyampaikan firman yang diwahyukan kepadanya, selebihnya terserah mereka mau menerima atau tidak. Masa segitu aja nggak ngerti, hey domba potong ?

        …maka kewajiban kamu hanyalah menyampaikan (ayat-ayat Allah). Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya. ﴾Qs. Ali Imran : 20﴿

        Jika mereka berpaling maka Kami tidak mengutus kamu sebagai pengawas bagi mereka. Kewajibanmu tidak lain hanyalah menyampaikan (risalah)…﴾Qs. Asy Syuura : 48﴿

    • Lawanna Alley 3:07 am on 24/08/2019 Permalink | Reply

      Hi, I have noticed that on https://erzal.wordpress.com/category/dan-kami-iringkan-jejak-mereka-nabi-nabi-bani-israil-dengan-isa-putera-maryam/ you mention that you have used the search engine scraper by creative bear tech for B2B lead generation and finding guest posting opportunities. Would you recommend this software? The £500 price tag is a bit steep for our business and I wanted to do my due diligence before committing ourselves to this sale.

      Thank you in advance.

    • ᵝᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ 12:29 pm on 01/09/2019 Permalink | Reply

      DUA KESALAHAN FATAL Ϻυhαmmαϑ:
      ❶. ilαh αrαb nyuruh beristeri pαling bαnyαk 4 orαng, TETAPI Ϻυhαmmαϑ beristeri lebih DARI 4 orαng BAHKAN αnαk dibαwαh umur yg mαsih usiα sekolαh-pun dipeodoƒilenyα.

      ❷. ilαh αrαb TIDAK nyuruh mencium bαtu, TETAPI Ϻυhαmmαϑ menghormαti bαtu DAN cium bαtu BAHKAN nyuruh umαtnyα cium bαtu.

      jelαs Ϻυhαmmαϑ mengαdα-αdαkαn perkαtααn yg TIDAK diperintαhkαn OLEH ilαh αrαb UNTUK dikαtαkαnnyα…ʔʔ

      Ǫs 69:44-47. Seαndαinγα diα (Ϻυhαmmαϑ) mengαdαkαn seƅαɡiαn perkαtααn ATAS (nαmα) Kαmi, niscαγα…Kαmi potong urαt tαli ȷαntυnɡnγα…TAK ADA…γαnɡ dαραt menɡhαlαnɡi, DARI pemotongαn urαt nαdi itυ.

      apa yg di katakan Ǫs 69:44-47 itu-pun terbukti.
      Dαri λisγαh rα, Ϻυhαmmαϑ menɡelυh: Akυ merαsα urαt nαdiku dipotong OLEH rαcun γαnɡ kυmαkαn di khαγƅαr. (HR.Bυkhαri, jil.5, hαl.137, Dαr αl-Fikr, Beirut, 1401 H)
      ustad abdul somad. kisah nabi muhammad saat diracuni
      Dαri Abu Sαlαmαh rα, Zαinαb binti Hαrits berkαtα KEPADA Ϻυhαmmαϑ: “JIKA kαυ BENAR seorαng nαbi PASTILAH rαcun itu TIDAK mempαn terhαdαpmu. Menjelαng αjαlnyα, Ϻυhαmmαϑ mengαku: Aku merαsαkαn eƒek DARI rαcun yαng kumαkαn di Khαybαr, inilαh sααt terputusnyα tulαng punggungku (kemαtiαnku).(HR.Abu Dαud,3912 | HR.Dαrimi,67)

  • SERBUIFF 10:19 am on 30/10/2007 Permalink | Reply
    Tags: , , atheis, bekasi, , bogor, budha, erzal, hindu, indonesia, , isaalmasih, , jakarta, jewish, kafir, , moses, , , , protestan, tangerang, , Tentang situs http://www.faithfreedom.org dan http://ww, torah,   

    Tentang situs http://www.faithfreedom.org dan http://www.indonesia.faithfreedom.org ? 

    Apa opini anda tentang situs http://www.faithfreedom.org dan

    http://www. indonesia.faithfreedom.org yang menyerang Islam ?

    Tuliskan pendapat, komentar, ulasan, unek2, kritik dan saran pada kolom comment, semoga bermanfaat bagi kita semua.

    Untuk melihat semua comment CLICK judul diatas : Tentang situs http://www.faithfreedom.org dan http://www.indonesia.faithfreedom.org ? … atau kata comment kanan bawah .

     
    • beMuslim 11:03 pm on 31/10/2007 Permalink | Reply

      Situs itu harus ditutup, perlu kerjasama antar semua lini Islam.

      • βiαnɡkαlα | الملك كالا | 12:25 pm on 09/10/2018 Permalink | Reply

        kamasuk ini situs kudu ditutup juge dunk…

        FFI buatan ali sina seorang murtadin mantan islam yg menjadi atheis.
        baiknya elu pade berurusan ama atheis noh, jangan berurusan ama nasrani okay…!!

        dalil ude jelas:
        Ǫs 5:82…yαng pαling dekαt persαhαbαtαnnyα, DENGAN orαng-orαng yαng berimαn, iαlαh…orαng Nαsrαni…KARENA…merekα TIDAK menyombongkαn diri.

    • ZULMI 8:20 am on 02/11/2007 Permalink | Reply

      menurutku, sebagai muslim daripada berbicara tuduhan itu palsu, menjelek2an islam dsb, lebih baik buktikan saja tuduhan mereka salah. Jika mereka salah seharusnya kita sebagai muslim dapat membuktikannya. Sampai saat ini dengan jujur, pendapat kafir2 tersebut aku akui sangat logis.

      kadang yang membuat saya berfikir dalam membela iman kita apakah perlu menyerang balik kepercayaan orang lain?itulah sampai saat ini aku masih bertanya-tanya.

      Sangat sayang saya tidak memiliki kemampuan untuk ikut disana.

      • βiαnɡkαlα | الملك كالا | 12:33 pm on 09/10/2018 Permalink | Reply

        to om ZUMI: pandangan yg bijaksana, damai bagimu om. GBU

    • erzal 10:53 am on 05/11/2007 Permalink | Reply

      justru sekarang ini kita sedang berusaha menjawab tuduhan mereka, coba lihat http://blog.360.yahoo.com/pipin234

      pendapat kafir itu tidak logis karena :
      1. mereka banyak dengan sengaja mendistorsi ajaran islam terutama dari Al quran dan hadist,
      2. membuat berbagai macam kebohongan dan fitnah
      3. mencari2 hal2 negatif dan apa yang mereka anggap suatu kelemahan islam…….padahal itu akan sia2 saja
      4. hanya mengulas sisi negatif menurut anggapan mereka tanpa mengulas sisi positif dari islam.

      Jelas kita harus membela islam dan menyerang balik mereka dengan membuktikan agama Islam itu benar dan agama mereka adalah salah !!!.

      Soal kemampuan semua orang punya kemampuan asal mau belajar, banyak membaca, berfikir dan banyak bertanya pada yang ahlinya ………insyaallah bisa. ..OK ?

      • βiαnɡkαlα | الملك كالا | 12:37 pm on 09/10/2018 Permalink | Reply

        FFI mah buatan ali sina seorang murtadin mantan islam yg menjadi atheis.
        baiknya elu pade berurusan ama atheis noh, jangan berurusan ama nasrani okay…!!

        yg nyerang islam mah atheis, jadi silahkan qishash entu atheis…nape nyerang nasrani…ʔʔ!!

    • pakigun 5:18 pm on 22/12/2007 Permalink | Reply

      Konsep berfikir tentang Tuhan (teologi) adalah konsep yang harus menjelaskan jatidiri Tuhan. Dalam Teologi ini, maka berfikirlah saat dimana Tuhan itu belum menciptakan apa-apa, Tuhan adalah sendiri atau satu. Selanjutnya dimulailah langkah berikutnya yaitu saat Tuhan menciptakan ciptaanNya atau karyaNya. Dua pertama ciptaanNya adalah Waktu dan Ruang. Dalam menciptakan dimensi waktu dan dimensi ruang, maka jelas Tuhan sendiri, tidak membutuhkan tuhan-tuhan yang lain, kerena memang tidak ada Tuhan selain Tuhan Sang Pencipta. Dengan demikian, Tuhan itu jumlahnya benar-benar satu, bukan dua, tiga atau seterusnya. Tuhan Yang Maha Satu ini, oleh orang Islam disebut sebagai Allah dan oleh orang Ibrani dsebut sebagai Elli. Tidak ada Tuhan selain Tuhan Sang Pencipta ini bermakna Tidak ada Tuhan selain Allah. Tampaknya ada syarat tunggal sesuatu itu disebut sebagai Tuhan, syarat tunggal itu adalah Tuhan itu harus Pencipta. Syarat ini bisa diujicobakan kepada tuhan-tuhan yang dikenal oleh manusia di bumi ciptaan Allah ini. Kita mulai dari Yesus anak Maria, Yesus anak maria ini bahkan belum mencipakan apa-apa dan bahkan umurnya lebih muda dari Adam, manusia pertama ciptaan Tuhan. Maka berarti Yesus anak Maria adalah bukan Tuhan, bukan anak Tuhan juga bukan anak Josep. Hanya ada satu hasil dari ujicoba ini, yaitu Yesus itu adalah anak Maria, dan Yesus adalah seorang yang mulia. Mari kita uji kepada tuhan yang lain, misal kepada Roh Kudus, Roh Kudus ini adalah tuhan yang paling jarang disebut-subut oleh manusia, oleh penganutnya maka Roh Kudus ini sangat minimal perannya. Tuhan Roh Kudus juga tidak menciptakan alam semesta ini, maka Roh Kudus adalah bukan tuhan. Demikian juga dengan Sang Budha Gautama, yang tidak menciptakan apa-apa bahkan umurnya lebih muda dari umur bumi.

      Jadi, Tuhan itu adalah Satu. Satu yang tiada duanya, juga tidak ada yang menyamaiNya. Mari berfikir tentang Tuhan jangan dari setelah bumi diciptakan, berfikirlah sejak Tuhan belum menciptakan ciptaanNya.

      Trims. http://islamteori.wordpress.com/

      • βiαnɡkαlα | الملك كالا | 12:48 pm on 09/10/2018 Permalink | Reply

        pakigun Says: Yesus anak Maria, Yesus anak maria ini bahkan belum mencipakan apa-apa dan bahkan umurnya lebih muda dari Adam, manusia pertama ciptaan Tuhan. Maka berarti Yesus anak Maria adalah bukan Tuhan, bukan anak Tuhan juga bukan anak Josep. Hanya ada satu hasil dari ujicoba ini, yaitu Yesus itu adalah anak Maria, dan Yesus adalah seorang yang mulia. Mari kita uji kepada tuhan yang lain, misal kepada Roh Kudus, Roh Kudus ini adalah tuhan yang paling jarang disebut-subut oleh manusia, oleh penganutnya maka Roh Kudus ini sangat minimal perannya. Tuhan Roh Kudus juga tidak menciptakan alam semesta ini, maka Roh Kudus adalah bukan tuhan.

        RESPONS: entu pendapat om pakigun dari otak eslami yg tidak Alkitabiyah.
        Allah pencipta alam semesta berwujud Roh yaitu Roh Kudus.
        jasad Yesus adalah jasad manusia suci dan mulia.
        Ruh Yesus adalah Allah yaitu Allah dalam jasad Yesus.

        jangan nuduh dan nyimpulin keimanan nasrani dari otak eslami okay, GBU

    • haikal 4:38 am on 28/12/2007 Permalink | Reply

      situs itu dari orang kafir untuk orang kafir, jadi kita tidak usah kasih comment di sana. boleh di baca untuk mengetahui taktik serangan-serangan pemurtadan dari meraka sehingga kita bisa dengan mudah membuat tameng untuk serangan-serangan mereka.

      • βiαnɡkαlα | الملك كالا | 12:52 pm on 09/10/2018 Permalink | Reply

        entu situs adalah situs murtadin mantan islam yg menjadi atheis

    • lafaek 12:31 pm on 28/12/2007 Permalink | Reply

      memang terasa kecewa yang sangat mendalam, sedih, jengkel, gemes ketika agama yang diyakini selama ini ternyata palsu dan nabi yang teladani merupakan nabi bejad tidak bermoral. Faithfreedom dengan penuh fakta telah membongkar kepalsuan itu. Bravoo Faithfreedom !!!! Islam adalah agama padang pasir , ketika islam menyentuh suatu daerah, negara bahkan hati maka seketika disitu akan menjadi padang pasir, gersang, panas, primitive, terbelakang…

      • βiαnɡkαlα | الملك كالا | 12:56 pm on 09/10/2018 Permalink | Reply

        Faithfreedom atau FFI buatan ali sina si mantan islam yg menjadi atheis adalah situs atheis yg anggotanya berasal dari orang islam yg lari dari islam menjadi atheis

    • andi 4:59 am on 28/02/2008 Permalink | Reply

      saya sempat juga jengkel, gemas dan marah karena awalnya saya kira semua isinya fitnah dan kebohongan. Tapi setelah saya selidiki sendiri sebagian ada yang benar. Contoh soal usia aisyah yang 6 tahun. Di hadist bukhari dan juga buku muhammad haekal yang saya punya menyebut persis seperti itu. Hingga kini saya masih merasa terganggu. Benarkah nabi kita yang mulia itu menikahi anak2. Tolong cari penjelasan yang bisa menenangkan pikiran saya.

      • βiαnɡkαlα | الملك كالا | 1:07 pm on 09/10/2018 Permalink | Reply

        entu hadits shahih om, ini gue copasin sumber haditsnya:
        Dαri Aisyαh rα, berkαtα: αku dinikαhi muhαmmαd sααt αku berumur 6 tαhun, DAN digαuli OLEH muhαmmαd sααt αku berumur 9 tαhun, DAN hidup bersαmαnyα selαmα 9 tαhun. (HR.Bukhαri,4738)
        sumber: http://app.lidwa.com/?k=bukhari&n=4738

    • erzal 2:37 am on 29/02/2008 Permalink | Reply

      tentang masalah umur aisyah saat menikah dengan nabi muhammad dapat dilihat pada uraian dibawah ini…………Seorang teman kristen suatu kali bertanya ke saya, ” Akankah anda menikahkan saudara perempuanmu yang berumur 7 tahun dengan seorang tua berumur 50 tahun?” Saya terdiam. Dia melanjutkan,” Jika anda tidak akan melakukannya, bagaimana bisa anda menyetujui pernikahan gadis polos berumur 7 tahun, Aisyah, dengan Nabi anda?” Saya katakan padanya,” Saya tidak punya jawaban untuk pertanyaan anda pada saat ini.” Teman saya tersenyum dan meninggalkan saya dengan guncangan dalam batin saya akan agama saya. Kebanyakan muslim menjawab bahwa pernikahan seperti itu diterima masyarakat pada saat itu. Jika tidak, Orang-orang akan merasa keberatan dengan pernikahan Nabi saw dengan Aisyah.

      Bagaimanapun, penjelasan seperti ini akan mudah menipu bagi orang-orang yang naif dalam mempercayainya. Tetapi, saya tidak cukup puas dengan penjelasan seperti .

      Nabi merupakan manusia tauladan, Semua tindakannya paling patut dicontoh sehingga kita, Muslim dapat meneladaninya. Bagaimaanpun, kebanyakan orang di Islamic Center of Toledo, termasuk saya, Tidak akan berpikir untuk menunangkan saudara perempuan kita yang berumur 7 tahun dengan seorang laki-laki berumur 50 tahun. Jika orang tua setuju dengan pernikahan seperti itu, kebanyakan orang, walaupun tidak semuanya, akan memandang rendah thd orang tua dan suami tua tersebut.

      Tahun 1923, pencatat pernikahan di Mesir diberi intruksi untuk menolak pendaftaran dan menolak mengeluarkan surat nikah bagi calon suami berumur dibawah 18 tahun , dan calon isteri dibawah 16 tahun. Tahun 1931, Sidang dalam oraganisasi-oraganisi hukum dan syariah menetapkan untuk tidak merespon pernikahan bagi pasangan dengan umur diatas (Women in Muslim Family Law, John Esposito, 1982). Ini memperlihatkan bahwa walaupun di negara Mesir yang mayoritas Muslim pernikahan usia anak-anak adalah tidak dapat diterima.

      Jadi, Saya percaya, tanpa bukti yang solidpun selain perhormatan saya thd Nabi, bahwa cerita pernikahan gadis brumur 7 tahun dengan Nabi berumur 50 tahun adalah mitos semata. Bagaimanapun perjalanan panjang saya dalam menyelelidiki kebenaran atas hal ini membuktikan intuisi saya benar adanya.

      Nabi memang seorang yang gentleman. Dan dia tidak menikahi gadis polos berumur 7 atau 9 tahun. Umur Aisyah telah dicatat secara salah dalam literatur hadist. Lebih jauh, Saya pikir bahwa cerita yang menyebutkan hal ini sangatlah tidak bisa dipercaya. Beberapa hadist (tradisi Nabi) yang menceritakan mengenai umur Aisyah pada saat pernikahannya dengan Nabi, hadist-hadist tsb sangat bermasalah. Saya akan menyajikan beberapa bukti melawan khayalan yang diceritakan Hisyanm ibnu `Urwah dan untuk membersihkan nama Nabi dari sebutan seorang tua yang tidak bertanggung jawab yang menikahi gadis polos berumur 7 tahun.
      BUKTI #1: PENGUJIAN THD SUMBER

      Sebagaian besar riwayat yang menceritakan hal ini yang tercetak di hadist yang semuanya diriwayatkan hanya oleh Hisham ibn `Urwah, yang mencatat atas otoritas dari Bapaknya,Yang mana seharusnya minimal 2 atau 3 orang harus mencatat hadist serupa juga. Adalah aneh bahwa tak ada seorangpun yang di Medinah, dimana Hisham ibn `Urwah tinggal, sampai usia 71 tahun baru menceritakan hal ini, disamping kenyataan adanya banyak murid-murid di Medinah termasuk yang kesohor Malik ibn Anas, tidak menceritakan hal ini.
      Asal dari riwayat ini adalah dari orang-orang Iraq, dimana Hisham tinggal disana dan pindah dari Medinah ke Iraq pada usia tua.

      Tehzibu’l-Tehzib, salah satu buku yang cukup terkenal yang berisi catatan para periwayat hadist, menurut Yaqub ibn Shaibah mencatat : ” Hisham sangat bisa dipercaya, riwayatnya dapat diterima, kecuali apa-apa yang dia ceritakan setelah pindah ke Iraq ” (Tehzi’bu’l-tehzi’b, Ibn Hajar Al-`asqala’ni, Dar Ihya al-turath al-Islami, 15th century. Vol 11, p.50).

      Dalam pernyataan lebih lanjut bahwa Malik ibn Anas menolak riwayat Hisham yang dicatat dari orang-orang Iraq: ” Saya pernah dikasih tahu bahwa Malik menolak riwayat Hisham yang dicatat dari orang-orang Iraq” (Tehzi’b u’l-tehzi’b, IbnHajar Al- `asqala’ni, Dar Ihya al-turath al-Islami, Vol.11, p. 50).

      Mizanu’l-ai`tidal, buku lain yang berisi uraian riwayat hidup pada periwayat hadist Nabi saw mencatat: “Ketika masa tua, ingatan Hisham mengalami kemunduran yang mencolok” (Mizanu’l-ai`tidal, Al-Zahbi, Al-Maktabatu’l-athriyyah, Sheikhupura, Pakistan, Vol. 4, p. 301).

      KESIMPULAN: berdasarkan referensi ini, Ingatan Hisham sangatlah jelek dan riwayatnya setelah pindha ke Iraq sangat tidak bisa dipercaya, sehingga riwayatnya mengenai umur pernikahan Aisyah adalah tidak kredibel.

      KRONOLOGI: Adalah vital untuk mencatat dan mengingat tanggal penting dalam sejarah Islam:

      pra-610 M: Jahiliya (pra-Islamic era) sebelum turun wahyu
      610 M: turun wahyu pertama AbuBakr menerima Islam
      613 M: Nabi Muhammad mulai mengajar ke Masyarakat
      615 M: Hijrah ke Abyssinia.
      616 M: Umar bin al Khattab menerima Islam.
      620 M: dikatakan Nabi meminang Aisyah
      622 M: Hijrah ke Yathrib, kemudian dinamai Medina
      623/624 M: dikatakan Nabi saw berumah tangga dengan Aisyah
      BUKTI #2: MEMINANG

      Menurut Tabari (juga menurut Hisham ibn `Urwah, Ibn Hunbal and Ibn Sad), Aisyah dipinang pada usia 7 tahun dan mulai berumah tangga pada usia 9 tahun.

      Tetapi, di bagian lain, Al-Tabari mengatakan: “Semua anak Abu Bakr (4 orang) dilahirkan pada masa jahiliyah dari 2 isterinya ” (Tarikhu’l-umam wa’l-mamlu’k, Al-Tabari (died 922), Vol. 4,p. 50, Arabic, Dara’l-fikr, Beirut, 1979).

      Jika Aisyah dipinang 620M (Aisyah umur 7 tahun) dan berumah tangga tahun 623/624 M (usia 9 tahun), ini mengindikasikan bahwa Aisyah dilahirkan pada 613 M. Sehingga berdasarkan tulisan Al- Tabari, Aisyah seharusnya dilahirkan pada 613M, Yaitu 3 tahun sesudah masa jahiliyah usai (610 M).

      Tabari juga menyatakan bahwa Aisyah dilahirkan pada saat jahiliyah. Jika Aisyah dilahirkan pada era Jahiliyah, seharusnya minimal Aisyah berumur 14 tahun ketika dinikah. Tetapi intinya Tabari mengalami kontradiksi dalam periwayatannya.

      KESIMPULAN: Al-Tabari tak reliable mengenai umur Aisyah ketika menikah.
      BUKTI # 3: Umur Aisyah jika dihubungkan dengan umur Fatimah

      Menurut Ibn Hajar, “Fatima dilahirkan ketika Ka`bah dibangun kembali, ketika Nabi saw berusia 35 tahun… Fatimah 5 tahun lebih tua dari Aisyah ” (Al-isabah fi tamyizi’l-sahabah, Ibn Hajar al-Asqalani, Vol. 4, p. 377, Maktabatu’l-Riyadh al-haditha, al-Riyadh,1978).

      Jika Statement Ibn Hajar adalah factual, berarti Aisyah dilahirkan ketika Nabi berusia 40 tahun. Jika Aisyah dinikahi Nabi pada saat usia Nabi 52 tahun, maka usia Aisyah ketika menikah adalah 12 tahun.

      KESIMPULAN: Ibn Hajar, Tabari, Ibn Hisham, dan Ibn Humbal kontradiksi satu sama lain. Tetapi tampak nyata bahwa riwayat Aisyah menikah usia 7 tahun adalah mitos tak berdasar.
      BUKTI #4: Umur Aisyah dihitung dari umur Asma’

      Menurut Abda’l-Rahman ibn abi zanna’d: “Asma lebih tua 10 tahun dibanding Aisyah (Siyar A`la’ma’l-nubala’, Al-Zahabi, Vol. 2, p. 289, Arabic, Mu’assasatu’l-risalah, Beirut, 1992).

      Menurut Ibn Kathir: “Asma lebih tua 10 tahun dari adiknya [Aisyah]” (Al-Bidayah wa’l-nihayah, Ibn Kathir, Vol. 8, p. 371,Dar al-fikr al-`arabi, Al-jizah, 1933).

      Menurut Ibn Kathir: “Asma melihat pembunuhan anaknya pada tahun 73 H, dan 5 hari kemudian Asma meninggal. Menurut iwayat lainya, dia meninggal 10 atau 20 hari kemudian, atau bebrapa hari lebih dari 20 hari, atau 100 hari kemudian. Riwayat yang paling kuat adalah 100 hari kemudian. Pada waktu Asma Meninggal, dia berusia 100 tahun” (Al-Bidayah wa’l-nihayah, Ibn Kathir, Vol. 8, p. 372, Dar al-fikr al-`arabi, Al- jizah, 1933)

      Menurut Ibn Hajar Al-Asqalani: “Asma hidup sampai 100 tahun dan meninggal pada 73 or 74 H.” (Taqribu’l-tehzib, Ibn Hajar Al-Asqalani,p. 654, Arabic, Bab fi’l-nisa’, al-harfu’l-alif, Lucknow).

      Menurut sebagaian besar ahli sejarah, Asma, Saudara tertua dari Aisyah berselisuh usia 10 tahun. Jika Asma wafat pada usia 100 tahun dia tahun 73 H, Asma seharusnya berusia 27 atau 28 tahun ketika hijrah (622M).

      Jika Asma berusia 27 atau 28 tahun ketika hijrah (ketika Aisyah berumah tangga), Aisyah seharusnya berusia 17 atau 18 tahun. Jadi, Aisyah, berusia 17 atau 18 tahun ketika hijrah pada taun dimana Aisyah berumah tangga.

      Berdasarkan Hajar, Ibn Katir, and Abda’l-Rahman ibn abi zanna’d, usia Aisyah ketika beliau berumah tangga dengan Rasulullah adalah 19 atau 20 tahun.

      Dalam bukti # 3, Ibn Hajar memperkirakan usia Aisyah 12 tahun dan dalam bukti #4 Ibn Hajar mengkontradiksi dirinya sendiri dengan pernyataannya usia Aisyah 17 atau 18 tahun. Jadi mana usia yang benar ? 12 atau 18..?

      kesimpulan: Ibn Hajar tidak valid dalam periwayatan usia Aisyah.
      BUKTI #5: Perang BADAR dan UHUD

      Sebuah riwayat mengenai partisipasi Aisyah dalam perang Badr dijabarkan dalam hadist Muslim, (Kitabu’l-jihad wa’l-siyar, Bab karahiyati’l-isti`anah fi’l-ghazwi bikafir). Aisyah, ketika menceritakan salah satu moment penting dalam perjalanan selama perang Badar, mengatakan: “ketika kita mencapai Shajarah”. Dari pernyataan ini tampak jelas, Aisyah merupakan anggota perjalanan menuju Badar. Sebuah riwayat mengenai pastisipasi Aisyah dalam Uhud tercatat dalam Bukhari (Kitabu’l-jihad wa’l-siyar, Bab Ghazwi’l-nisa’ wa qitalihinnama`a’lrijal): “Anas mencatat bahwa pada hari Uhud, Orang-orang tidak dapat berdiri dekat Rasulullah. [pada hari itu,] Saya melihat Aisyah dan Umm-i-Sulaim dari jauh, Mereka menyingsingkan sedikit pakaian-nya [untuk mencegah halangan gerak dalam perjalanan tsb].”

      Lagi-lagi, hal ini menunjukkan bahwa Aisyah ikut berada dalam perang Uhud and Badr.

      Diriwayatkan oleh Bukhari (Kitabu’l-maghazi, Bab Ghazwati’l-khandaq wa hiya’l-ahza’b): “Ibn `Umar menyatakan bahwa Rasulullah tidak mengijinkan dirinya berpastisispasi dalam Uhud, pada ketika itu, Ibnu Umar berusia 14 tahun. Tetapi ketika perang Khandaq, ketika berusia 15 tahun, Nabi mengijinkan Ibnu Umar ikut dalam perang tsb.”

      Berdasarkan riwayat diatas, (a) anak-anak berusia dibawah 15 years akan dipulangkan dan tidak diperbolehkan ikut dalam perangm, dan (b) Aisyah ikut dalam perang badar dan Uhud

      KESIMPULAN: Aisyah ikut dalam perang Badar dan Uhud jelas mengindikasikan bahwa beliau tidak berusia 9 tahun ketika itu, tetapi minimal berusia 15 tahun. Disamping itu, wanita-wanita yang ikut menemani para pria dalam perang sudah seharusnya berfungsi untuk membantu, bukan untuk menambah beban bagi mereka. Ini merupakan bukti lain dari kontradiksi usia pernikahan Aisyah.
      BUKTI #6: Surat al-Qamar (Bulan)

      Menurut beberapa riwayat, Aisyah dilahirkan pada tahun ke delapan sebelum hijriyah. Tetapi menurut sumber lain dalam Bukhari, Aisyah tercatat mengatakan hal ini: “Saya seorang gadis muda (jariyah dalam bahasa arab)” ketika Surah Al-Qamar diturunkan(Sahih Bukhari, kitabu’l-tafsir, Bab Qaulihi Bal al-sa`atu Maw`iduhum wa’l-sa`atu adha’ wa amarr).

      Surat 54 dari Quran diturunkan pada tahun ke delapan sebelum hijriyah(The Bounteous Koran, M.M. Khatib, 1985), menunjukkan bahwa surat tsb diturunkan pada tahun 614 M. jika Aisyah memulai berumahtangga dengan Rasulullah pada usia 9 di tahun 623 M or 624 M, Aisyah masih bayi yang baru lahir (sibyah in Arabic) pada saat Surah Al-Qamar diturunkan. Menurut riwayat diatas, secara aktual tampak bahwa Aisyah adalah gadis muda, bukan bayi yang baru lahir ketika pewahyuan Al-Qamar. Jariyah berarti gadis muda yang masih
      suka bermain (Lane’s Arabic English Lexicon). Jadi, Aisyah, telah menjadi jariyah bukan sibyah (bayi), jadi telah berusia 6-13 tahun pada saat turunnya surah Al-Qamar, dan oleh karean itu sudah pasti berusia 14-21 tahun ketika dinikah Nabi.

      Kesimpulan: riwayat ini juga mengkontra riwayat pernikahan Aisyah yang berusia 9 tahun.
      BUKTI #7: Terminologi bahasa Arab

      Menurut riwayat dari Ahmad ibn Hanbal, sesudah meninggalnya isteri pertama Rasulullah, Khadijah, Khaulah datang kepada Nabi dan menasehati Nabi untuk menikah lagi, Nabi bertanya kepada nya ttg pilihan yang ada di pikiran Khaulah. Khaulah berkata: “Anda dapat menikahi seorang gadis (bikr) atau seorang wanita yang pernah menikah (thayyib)”. Ketika Nabi bertanya ttg identitas gadis tsb (bikr), Khaulah menyebutkan nama Aisyah.

      Bagi orang yang paham bahasa Arab akan segera melihat bahwa kata bikr dalam bahasa Arab tidak digunakan untuk gadis belia berusia 9 tahun. Kata yang tepat untuk gadis belia yangmasih suka bermain-main adalah, seperti dinyatakan dimuka, adalah jariyah. Bikr disisi lain, digunakan untuk seorang wanita yang belum menikah serta belum punya pertautan pengalaman dengan pernikahan, sebagaiaman kita pahami dalam bahasa Inggris “virgin”.
      Oleh karean itu, tampak jelas bahwa gadis belia 9 tahun bukanlah “wanita” (bikr) (Musnad Ahmad ibn Hanbal, Vol. 6, p. .210,Arabic, Dar Ihya al-turath al-`arabi, Beirut).

      Kesimpulan: Arti literal dari kata, bikr (gadis), dalam hadist diatas adalah “wanita dewasa yang belum punya pengalaman sexual dalam pernikahan.” Oleh karean itu, Aisyah adalah seorang wanita dewasa pada waktu menikahnya.
      BUKTI #8. Text Qur’an

      Seluruh muslim setuju bahwa Quran adalah buku petunjuk. Jadi, kita perlu mencari petunjuk dari Qur’an untuk membersihkan kabut kebingungan yang diciptakan oleh para periwayat pada periode klasik Islam mengenai usia Aisyah dan pernikahannya. Apakah Quran mengijinkan atau melarang pernikahan dari gadis belia berusia 7 tahun?

      Tak ada ayat yang secara eksplisit mengijinkan pernikahan seperti itu. Ada sebuah ayat , yang bagaimanapun, yang menuntun muslim dalam mendidik dan memperlakukan anak yatim. Petunjuk Qur’an mengenai perlakuan anak Yatim juga valid doaplikasikan ada anak kita sendiri sendiri. Ayat tsb mengatakan : Dan janganlah kamu serahkan kepada orang-orang yang belum sempurna akalnya, harta (mereka yang ada dalam kekuasaanmu) yang dijadikan Allah sebagai pokok kehidupan. Berilah mereka belanja dan pakaian (dari hasil harta itu) dan ucapkanlah kepada mereka kata-kata yang baik. (Qs. 4:5) Dan ujilah anak yatim itu sampai mereka cukup umur untuk kawin. Kemudian jika menurut pendapatmu mereka telah cerdas (pandai memelihara harta), maka serahkanlah kepada mereka harta-hartanya. ?? (Qs. 4:6)

      Dalam hal seorang anak yang ditingal orang tuanya, Seorang muslim diperintahkan untuk (a) memberi makan mereka, (b) memberi pakaian, (c) mendidik mereka, dan (d) menguji mereka thd kedewasaan “sampai usia menikah” sebelum mempercayakan mereka dalam pengelolaan keuangan.

      Disini, ayat Qur’an menyatakan ttg butuhnya bukti yang teliti terhadap tingkat kedewasaan intelektual dan fisik melalui hasil test yang objektif sebelum memasuki usia nikah dan untuk mempercayakan pengelolaan harta-harta kepada mereka.

      Dalam ayat yang sangat jelas diatas, tidak ada seorangpun dari muslim yang bertanggungjawab akan melakukan pengalihan pengelolaan keuangan pada seorang gadis belia berusia 7 tahun. Jika kita tidak bisa mempercayai gadis belia berusia 7 tahun dalam pengelolaan keuangan, Gadis tsb secara tidak memenuhi syarat secara intelektual maupun fisik untuk menikah. Ibn Hambal (Musnad Ahmad ibn Hambal, vol.6, p. 33 and 99) menyatakan bahwa Aisyah yang berusia 9 tahun lebih tertarik untuk bermain dengan mainannya daripada mengambi tugas sebagai isteri. Oleh karean itu sangatlah sulit untuk mempercayai, bahwa AbuBakar,seorang tokoh muslim, akan menunangkan anaknya yang masih belia berusia 7 taun dengan Nabi yang berusia 50 tahun.. Sama sulitnya untuk membayangkan bahwa Nabi menikahi seorang gadis belia berusia 7 tahun.

      Sebuah tugas penting lain dalam menjaga anak adalah mendidiknya. Marilah kita memunculkan sebuah pertanyaan,” berapa banyak di antara kita yang percaya bahwa kita dapat mendidik anak kita dengan hasil memuaskan sebelum mereka mencapai usia 7 atau 9 tahun?” Jawabannya adalah Nol besar. Logika kita berkata, adalah tidak mungkin tugas mendidik anak kita dengan memuaskan sebelum mereka mencapai usia 7 tahun, lalu bagaimana mana mungkin kita percaya bahwa Aisyah telah dididik secara sempurna pada usia 7 tahun seperti diklaim sebagai usia pernikahannya?

      AbuBakr merupakan seorang yang jauh lebih bijaksana dari kita semua, Jadi dia akan merasa dalam hatinya bahwa Aisyah masih seorang anak-anak yang belum secara sempurna sebagaimana dinyatakan Qur’an. Abu Bakar tidak akan menikahkan Aisyah kepada seorangpun. Jika sebuah proposal pernikahan dari gadis belia dan belum terdidik secara memuaskan datang kepada Nabi, Beliau akan menolak dengan tegas karean itu menentang hukum-hukum Quran.

      Kesimpulan: Pernikahan Aisyah pada usia 7 tahun akan menentang hukum kedewasaan yang dinyatakan Quran. Oleh karean itu, Cerita pernikahan Aisyah gadis belia berusia 7 tahun adalah mitos semata.
      BUKTI #9: Ijin dalam pernikahan

      Seorang wanita harus ditanya dan diminta persetujuan agar pernikahan yang dia lakukan menjadi syah (Mishakat al Masabiah, translation by James Robson, Vol. I, p. 665). Secara Islami, persetujuan yang kredible dari seorang wanita merupakan syarat dasar bagi kesyahan sebuah pernikahan.

      Dengan mengembangkan kondisi logis ini, persetujuan yang diberikan oleh gadis belum dewasa berusia 7 tahun tidak dapat diautorisasi sebagai validitas sebuah pernikahan.

      Adalah tidak terbayangkan bahwa AbuBakr, seorang laki-laki yang cerdas, akan berpikir dan mananggapi secara keras ttg persetujuan pernikahan gadis 7 tahun (anaknya sendiri) dengan seorang laki-laki berusia 50 tahun.

      Serupa dengan ini, Nabi tidak mungkin menerima persetujuan dari seorang gadis yang menurut hadith dari Muslim, masih suka bermain-main dengan bonekanya ketika berumah tangga dengan Rasulullah.

      kesimpulan: Rasulullah tidak menikahi gadis berusia 7 tahun karena akan tidak memenuhi syarat dasar sebuah pernikahan islami ttg klausa persetujuan dari pihak isteri. Oleh karean itu, hanya ada satu kemungkinan Nabi menikahi Aisyah seorang wanita yang dewasa secara intelektual maupun fisik.
      SUMMARY:

      Tidak ada tradisi Arab untuk menikahkan anak perempuan atau laki-laki yang berusia 9 tahun, Demikian juga tidak ada pernikahan Rasulullah saw dan Aisyah ketika berusia 9 tahun. Orang-orang arab tidak pernha keberatan dengan pernikahan seperti ini, karean ini tak pernah terjadi sebagaimana isi beberapa riwayat.

      Jelas nyata, riwayat pernikahan Aisyah pada usia 9 tahun oleh Hisham ibn `Urwah tidak bisa dianggap sebagai kebenaran, dan kontradisksi dengan riwayat-riwayat lain. Lebih jauh, tidak ada alasan yang nyata untuk menerima riwayat Hisham ibn `Urwah sebagai kebenaran ketika para pakar lain, termasuk Malik ibn Anas, melihat riwayat Hisham ibn `Urwah selama di
      Iraq adalah tidak reliable. Pernyataan dari Tabari, Bukhari dan Muslim menunjukkan mereka kontradiksi satu sama lain mengenai usia menikah bagi Aisyah. Lebih jauh, beberapa pakar periwayat mengalami internal kontradiksi dengan riwayat-riwayatnya sendiri. Jadi, riwayat usia Aisyah 9 tahun ketika menikah adalah tidak reliable karean adanya kontradiksi yang nyata pada catatan klasik dari pakar sejarah Islam.

      Oleh karean itu, tidak ada alasan absolut untuk menerima dan mempercayai usia Aisyah 9 tahun ketika menikah sebagai sebuah kebenaran disebabkan cukup banyak latar belakang untuk menolak riwayat tsb dan lebih layak disebut sebagai mitos semata. Lebih jauh, Qur’an menolak pernikahan gadis dan lelaki yang belum dewasa sebagaimana tidak layak membebankan kepada mereka tanggung jawab-tanggung jawab.

      sumber :
      The Ancient Myth Exposed
      By T.O. Shanavas , di Michigan.
      ? 2001 Minaret
      from The Minaret Source: http://www.iiie.net/
      Sumber : http://forum.swaramuslim.net/more.php?id=3704_0_26_0_M

      Diterjemahkan oleh : C_P

      • βiαnɡkαlα | الملك كالا | 1:27 pm on 09/10/2018 Permalink | Reply

        dalil ude jelas om:
        Dαri Aisyαh rα, berkαtα: αku dinikαhi muhαmmαd sααt αku berumur 6 tαhun, DAN digαuli OLEH muhαmmαd sααt αku berumur 9 tαhun, DAN hidup bersαmαnyα selαmα 9 tαhun. (HR.Bukhαri,4738)

        imanin aja daripada ngeles yg justru membuat kesan nyari dalih buat nutup-nutupin aib tulkagak…

    • tommy kuncoro 11:38 am on 31/03/2008 Permalink | Reply

      situs http://www. indonesia.faithfreedom.org terlalu banyak fitnah dan kebohongan, hal ini tidak akan membuat orang makin menjauhi islam , tetapi akan semakin menguatkan keiman islam. apa yang dilakukan mereka hanya akan sia-sia dan tidak akan berhasil sesuai dengan harapan mereka. islam terlalu kuat dan terlalu besar untuk bisa mereka tahlukkan. seratus orang kafir tidak akan sanggup mengalahkan satu orang muslim yang taat.
      jadi apa yang mereka lakukan menggambarkan betapa putus asanya mereka menghadami umat islam.

      • βiαnɡkαlα | الملك كالا | 1:33 pm on 09/10/2018 Permalink | Reply

        sekali lagi gue ingetin bahwa: situs FFI dibuat oleh ali sina seorang murtadin mantan islam yg menjadi atheis okay…!!

        mereka pade tidak menghadapi islam melainkan menceritakan pengalaman mereka selama berada di dalam islam sebelum menjadi atheis…!!

    • Dick Foreskin 9:14 am on 15/04/2008 Permalink | Reply

      Pohon yang baik menghasilkan buah yang baik,
      Pohon yang jelek menghasilkan buah yang jelek.

      Agama yang baik menghasilkan orang-2 yang baik (Ibu Teresa, Mahatma Gandhi, Johanes Paulus II, Mikhail Gorbachov, Maximillan Kolbe, Romo Mangun, etc…)
      Agama yang Jahat menghasilkan orang 2 jahat ( Osama bin Laden, Imam Samudera, Abubakar Ba’asyir, etc…)

      • | ᴮᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ | 1:39 pm on 09/10/2018 Permalink | Reply

        Ϻαtiυs 7:20. Jαdi DARI buαhnyαlαh kαmu αkαn mengenαl merekα.

    • ghofur solihin 3:26 am on 25/04/2008 Permalink | Reply

      umat islam jangan sewot dong,bukankah umat islam juga suka membuat buku-buku yg menghujat iman kristen?ratusan buku telah diterbitkan oleh penerbit islam dan buku buku itu menghina,menghujat agama kristen.belum lagi ceramah-ceramah dari ustad dan ustaddah islam yg radikal spt irene,sanihu munir dll,yg jelas-jelas menghujat agama kristen.Buktikan kalau agama islam benar,nabi muhammad nabi yg bermoral tinggi,ajaran islam benar dll.jangan hanya bisanya demo ala fpi,mmi,hti,otot yg di andalkan.gitu aja deh sARAN GUE.HIDUP http://WWW.INDONESIA.FAITHFREEDOM.ORG.

      • | ᴮᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ | 1:49 pm on 09/10/2018 Permalink | Reply

        tul om, kayak almarhum mad dedat yg menulis buku-buku menyerang Alkitab keimanan nasrani sejak tahun 1970-1994 dan kutbahnya di media sosial yg menyerang keimanan nasrani.

    • zeta 8:02 am on 08/06/2008 Permalink | Reply

      pendapat gw sebagai muslim,faithfreedom bwt gw tuh justru buat nambah keimanan dan keyakinan gw…karena gw memeluk islam bukan karena udah dari lahir gw ISLAM,tapi gw pelajari mana agama yang BENAR karena gw yakin adanya suatu tempat bernama NERAKA…

      satu prinsip gw mengenai agama yang gw peluk,YAITU KETUHANAN.HANYA SATU NABI YANG MEMBAWA KONSEP KETUHANAN YANG BENAR SERTA MENUNJUKKAN KEBESARAN DAN KEBENARAN YANG MAHA PENCIPTA.YAITU NABI MUHAMMAD SAW…MAAF2 SAJA BWT PEMELUK AGAMA LAEN,TAPI GW GAK PERCAYA TUHAN YANG MEMILIKI SIFAT DAN KEBUTUHAN ALA MANUSIA,TUHAN YANG BISA MATI,TUHAN YANG BERDOA,TUHAN YANG TERBUAT DARI BATU,APALAGI TUHAN YANG LEBIH DARI SATU…

      jadi selebihnya,ada yang memfitnah,menghujat,menjelek2kan dimata dan kuping gw tuh cuma semakin yakin bahwa ini adalah agama yang BENAR.karena sifat2 tersebut hanya dimiliki orang2 yang sebenarnya sudah merasa SALAH dan hanya mencari2 KEBENARAN..

      so,faithfreedom???menurut gw pribadi mo ada mo enggak kagak ngaruh tuh….

      mo bicara2 logika,satu ini logika yang paling masuk akal…..
      TUHAN YANG BENAR=AGAMA YANG BENAR

      • | ᴮᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ | 2:14 pm on 09/10/2018 Permalink | Reply

        zeta Says: GW GAK PERCAYA TUHAN YANG MEMILIKI SIFAT DAN KEBUTUHAN ALA MANUSIA,TUHAN YANG BISA MATI,TUHAN YANG BERDOA,TUHAN YANG TERBUAT DARI BATU,APALAGI TUHAN YANG LEBIH DARI SATU…(99biji)

        RESPONS: elu lagi ngapain om…ʔʔ nyebut batu…jadi keinget:

        Dαri Ibnu Abbαs rα, berkαtα: Ϻυhαmmαd berkαtα ‘αllαhu αkbαr’ KEPADA sebuαh bαtu αswαd bersαlutkαn perαk. (HR Bukhαri,1509)

        Dαri Umαr bin Khαttαb rα, berkαtα: Aku berkαtα KEPADA sebuαh bαtu αswαd, Engkαu hαnyαlαh sebuαh bαtu bisu, αku menciummu KARENA Ϻυhαmmαd menciummu.. (HR.Muslim,2231)

        batu kok di ajak ngobrol…diseru sebagai allahu akbar lagi, padahal:
        Hαƅαkυk 2:19. Celαkαlαh orαng yαng berkαtα (αllαhu αkbαr)KEPADA sebuαh bαtu bisu (bαtu αswαd)…bersαlutkαn…perαk…

        Dαri Abu Hurαirαh rα, sαw bersαbdα: Bαtu αswαd itu ADALAH tαngαn ilαh kitα. (HR.ibnu Mαjαh,2948)

        2 Rαjα-rαjα 19:18…αllαh merekα…BUKANLAH Allαh, HANYA…bαtu (dzαt pαdαt)

    • Jafar 4:37 pm on 17/06/2008 Permalink | Reply

      Coba deh liat kalo para pendeta kristen lg ‘khotbah’, pasti tidak pernah luput utk terus nengok dari Al-Kitabnya, bentar2 nengok karena ga hafal. Jd pengen ketawa lihatnya. Bandingkan dgn umat Islam yang punya Al-Qur’an, yg hafalnya banyak, ga perlu jd kyai utk hafal satu surat dari Al-Qur’an. Dari sini aja kita bisa tau mana yg disebut mukjizat mana yg cuma ‘buku biasa’.

      FFI sih ga usah dihiraukan, itu cuma kerjaan org2 Kristen yg sibuk cari2 kelemahan Islam pdhal agama mereka sendiri banyak bgt borok dan kelemahannya.

      Tantangin aja kalo memang mereka mau debat, suruh hafalin dulu satu surat di Al-Kitab. Kalo bisa jago deh. Hahahaha.

      • | ᴮᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ | 2:21 pm on 09/10/2018 Permalink | Reply

        hafal kalau kagak dijalanin mah percume neng.

        FFI bukan situs orang Kristen neng, entu FFI mah situs orang islam yg pindah menjadi atheis tahu…!!

        nuduh dan nyimpulin mulu elu…!!

    • agree only 8:18 am on 19/06/2008 Permalink | Reply

      kalo punya temen bisa hack’
      mendingan situs itu di ilangin..
      aku jg punya acount d situ. coba post yg bener slalu di hapus

      • ᴮᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ 10:18 am on 12/10/2018 Permalink | Reply

        kalo punya temen bisa hack’
        mendingan situs ini di ilangin..
        aku jg punya acount d sini. coba post yg bener syukur belum di hapus

    • faithfreedoom 12:32 am on 04/07/2008 Permalink | Reply

      Faithfreedom is billion dollar long term program supported by international christian organization and some American ‘non-profit’organization like USAID (this also provide financial support to local liberal ‘Islamic’ organization, but 20 times to Christian organization to make bad information about Islam).

      It is estimated as high as 1 billion USD to help such activities (online and offline activities in parallel) including proposal in degrading some countries like degrading down Saudi Arabia, Iran, Palestine, Iraq, Yemen, UAE, Qatar, Malaysia. However as usual they didn’t admit this sum of finance and program, they usually promote their support for ‘Islamic’ organization program. They will support to promote their country-link like Israel, Singapore, United States.

      • ᴮᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ 10:30 am on 12/10/2018 Permalink | Reply

        nuduh dan nyimpulin mulu elu…!!
        kagak ada organisasi kristen manapun di dunia ini yg mendukung Faithfreedom buatan ali sina mantan islam yg menjadi atheis untuk menjelek-jelekkan islam, fitnah elu…!!

        coba tunjukin dimari organisasi kristen mana yg mendukung atheis (Faithfreedom) untuk menyerang islam, okay…!!

    • faithfreedoom 12:40 am on 04/07/2008 Permalink | Reply

      Faithfreedom is billion dollar long term program supported by international christian organization and some American ‘non-profit’organization like USAID (this also provide financial support to local liberal ‘Islamic’ organization, but 20 times to Christian organization to make bad information about Islam).

      It is estimated as high as 1 billion USD to help such activities (online and offline activities in parallel) including proposal in degrading some countries like degrading down Saudi Arabia, Iran, Palestine, Iraq, Yemen, UAE, Qatar, Malaysia. However as usual they didn’t admit this sum of finance and program, they usually promote their support for ‘Islamic’ organization program. They will support to promote their country-link like Israel, Singapore, United States. Their programs are also supported by international oil companies which have interest to seize any chunk of oil resources all around the world.

      • ᴮᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ 10:30 am on 12/10/2018 Permalink | Reply

        nyari-nyari kambing hitem elu…!!
        kagak ada organisasi kristen manapun di dunia ini yg mendukung Faithfreedom buatan ali sina mantan islam yg menjadi atheis untuk menjelek-jelekkan islam, fitnah elu…!!

        coba tunjukin dimari organisasi kristen mana yg mendukung atheis (Faithfreedom) untuk menyerang islam, okay…!!

    • Ahmady 5:34 am on 25/07/2008 Permalink | Reply

      Saya heran,mengapa banyak sekali tulisan yang mengatakan bahwa alkitab adalah rekayasa dan tidak asli lagi tetapi ternyata umat Islam mengamini isi Alkitab,buktinya adalah dengan banyaknya tulisan tentang Kristen (baik yang sekedar referensi atau menjelek2kan Kristen) ternyata mengutip ayat2 Alkitab ! bagaimana ini ? katanya gak bener kenapa dikutip untuk membenarkan tulisan2 tersebut ? aneh sekali !

      • ᴮᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ 10:32 am on 12/10/2018 Permalink | Reply

        ude bawaan lahir dari sononya om…!!

    • CRUSADER 3:50 am on 16/08/2008 Permalink | Reply

      PENDAPAT SAYA ISLAM MEMANG BANGSAT. SEMUA AGAMA DIMUSUHIN OLEH ISLAM,MEREKA MERASA PALING BENAR N PEMBAWA DAMAI DAN TERNYATA KEKACAUAN DI DUNIA DIAKIBATKAN ISLAM. DUNIA AKAN DAMAI TANPA ISLAM. LOE SIH NYEMBAH MAMOD SAW (GERGAJI) HAHAHAHAHA MAKAN TAI LO…LO KALO MELUK AGAMA YA AGAMANYA AJA DONK JANGAN BUDAYA ARAB YANG LOE BAWA. KALIAN PADA MINUM AIR KENCING UNTA SIII MAKANYA BODOH-BODOH HAHAHA GAK MASUK AKAL, NGENTOTIN ANAK 9 TAHUN GILA TENAN. INGAN!!! SATU-SATUNYA AGAMA YG MENGHALALKAN KEJAHATAN CUMA AGAMA DARI IBLIS ALIAS ISLAM

      • nisa' 10:02 am on 07/01/2011 Permalink | Reply

        he.. he.. beginilah dedengkot faithfreedom mereka marah ketika katholik/kristen 100% kalah debat di forum terbuka kalo melalui dunia maya mereka sih bebas berkomentar sedangkan di forum terbuka mereka kelabakan….. karena itu mereka melampiaskan melalui dunia maya… kayak nggak tahu… liat aja mereka ngawur dan vulgar dalam menafsirakn quran & hadist semaunya sendiri.. keliatan banget kalo aku baca setiap ada dedengkot faithfreedom yang update status di faithfreedom keliatan banget dangkalnya mereka tentang islam… komentar mereka seakan akan berisi hawa nafsu amarah kebencian… bagi mereka seakan akan yang mereka lontarkan fakta padahal fiktif… buktinya apa berapa lama faithfreedom international exist… justru bertambah banyak orang eropa dan amerika masuk islam….. jadi sia sia banget kerjaan faithfreedom niatnya memfitnah justru jadi boomerang bagi mereka sendiri… seperti kejadian PENDETA KAFIR AMERIKA yang berhati iblis ingin membakar alquran menjadi berita utama surat kabar newyork bukankah langkah itu sama dengan faithfreedom yang isinya penghinaan tetapi justru banyak orang di amerika yang belum mengenal islam berusaha mencari cari informasi tentang islam dan akhirnya menjadi muallaf……., jadi kesimpulan biarlah faithfreedom menghina dengan omong kosongnya hingga berdarah darah semakin mereka menghina semakin banyak orang sadar tentang kebenaran islam…….

        • ᴮᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ 11:51 am on 12/10/2018 Permalink | Reply

          dαri tutur kαtαnyα jelαs si CRUSADER bukαn orαng kαtholik/kristen neng, kαrenα αjαrαn Kristus ngelαrαng menghαmburkαn cαci mαki dαn kαtα-kαtα yg tidαk pαntαs seperti itu:

          Romα 13:10. Kαsih TIDAK berbuαt jαhαt terhαdαp sesαmα mαnusiα…
          1 Korintus 13:4-5. Kαsih ITUTIDAK melαkukαn yαng TIDAK sopαn…TIDAK pemαrαh…

          Ϻαrkυs 7:21-23. seƅαƅ DARI DALAM, DARI hαti orαnɡ, timbul segαlα…hujαt…dαn menαjiskαn orαng.

          1 Petгυs 3:9…hendαklαh kαmu memberkαti…
          1 Sαmuel 2:3…JANGANLAH cαci mαki keluαr DARI mulutmu…

          saran gue buat neng nisa:
          Qs 49:12…JAUHILAH…prαsαngkα…prαsαngkα itu ADALAH dosα…

      • ᴮᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ 11:51 am on 12/10/2018 Permalink | Reply

        to CRUSADER, mulut elu harimau elu…
        jaga ucapan elu:

        λmsαl 18:7. Orαng bebαl dibinαsαkαn OLEH mulutnyα, bibirnyα ADALAH jerαt BAGI nyαwαnyα.

        Ϻαtiυs 12:36-37…kαtα siα-siα yαng diucαpkαn orαng hαrus dipertαnggungjαwαbkαnnyα pαdα hαri penghαkimαn…menurut ucαpαnmu engkαu αkαn dibenαrkαn…menurut ucαpαnmu pulα engkαu αkαn dihukum.

        Ϭαlαtiα 6:7…αpα yαng ditαbur orαng, itu jugα yαng αkαn dituαinyα.

    • yebuth lintarhaq 5:31 am on 23/09/2008 Permalink | Reply

      Ya jelas to yg sumbernya dari Nabi Isa AS dan sudah ngelink di Alquran pasti bisa dipertanggungjawabkan, Yang lebih heran lagi kenapa di bible yg sudah diembel2in PL dan jelas2 suratnya buat domba2 sesat yahudi, tapi kok Yahudinya enteng aja ya :.. lo lo gua gua he..he.. lumayan dapet kristen gratisan bisa buat ganjel Muslim.

      To Crusader :
      Inilah contoh tulisan yg mengaku2 sbg umat pembawa cinta kasih dan damai tapi hiik hiik tau aja deh qualitasnya, saya juga heran kristen yg cara nyebarin agamanya pakai ngejajah, meras keringat orang, ngebom sana ngebom sini, bunuh sana sini, ngelawan musuh yang tak berdaya, cleaning ras-ethnic, apharteid, tipu menipu, nggak gentel, pakai fitnah, pakai cara devide ad impera n ngalalin segala cara kok gak pernah diberitain ya… padahal merata didunia lho kejahatannya..!!!

      • ᴮᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ 12:01 pm on 12/10/2018 Permalink | Reply

        jika CRUSADER adalah pengikut Kristus, tentu ucapannya penuh kasih…
        dari tutur katamya, jelas CRUSADER bukan pengikut Kristus yg cinta kasih…!!

        Romα 13:10. Kαsih TIDAK berbuαt jαhαt terhαdαp sesαmα mαnusiα…
        1 Korintus 13:4-5. Kαsih itu…TIDAK melαkukαn yαng TIDAK sopαn…TIDAK pemαrαh…

        Ϻαrkυs 7:21-23. seƅαƅ DARI DALAM, DARI hαti orαnɡ, timbul segαlα…hujαt…dαn menαjiskαn orαng.“

        1 Petгυs 3:9…hendαklαh kαmu memberkαti…
        1 Sαmuel 2:3…JANGANLAH cαci mαki keluαr DARI mulutmu…

        saran gue buat emopok yebuth lintarhaq:
        Qs 49:12…JAUHILAH…prαsαngkα…prαsαngkα itu ADALAH dosα…

    • erzal 5:50 am on 23/09/2008 Permalink | Reply

      UNTUK CRUSADER ……..ISLAM IS THE BEST BUNG……ISLAM CINTA DAMAI DAN PEMBAWA PERDAMAIAN BUNG…KITE2 KAGA NYEMBAH MUHAMMAD BUNG…LU AJA YG MAKAN TAI BUNG….LU AJA YG MINUM AIR KENCING UNTA……ISLAM MELARANG PERBUATAN JAHAT…ISLAM DARI ALLLAH…SETAN ADALAAH MUSUH UMAT ISLAM…SOAL USIA ANAK 9 TAHUN ITU KAGA BENAR BUNG…

      • ᴮᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ 12:31 pm on 12/10/2018 Permalink | Reply

        Ϭαlαtiα 5:19-20. Perbuαtαn DAGING telαh nyαtα, yαitu…perselisihαn…

        Qs 17:53…syαitαn itu menimbulkαn perselisihαn…
        Dαri Abu Hurαirαh rα, sαw bersαbdα: Selisihilαh Yαhudi DAN Nαsrαni. (HR.Ahmαd,7737)

        Qs 9:29. Perαngilαh ᴏrαnɡ-ᴏrαnɡ…yαng diberikαn λɭ-Kiʈαƅ…sαmpαi merekα memƅαγαr jizyαh DENGAN pαtuh…DALAM keαdααn tunduk.
        Islam itu memang disebarkan dengan pedang, Ustαdz DR Khαlid Bαsαlαmαh, MA.

        gue bingung om, entu perang membawa kekerasan apa membawa damai sih…ʔʔ
        lalu, yg menimbulkan perselisihan itu apakah cinta damai dan pembawa perdamaian gitu…ʔʔ

    • eron zb 10:35 am on 11/11/2008 Permalink | Reply

      saya setuju dengan adanya situs ini,tp saya belum bisa percaya 100%.tp,ku akui iman saya sudah mulai kendor…
      jangan salahkan aku bila aku murtad…
      sebab itu aku harus memilih jalan hidupku sendiri.
      mungkin dengan murtad aku bisa tenang.dan bisa menemui kedamaian..amin.

      • ᴮᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ 12:44 pm on 12/10/2018 Permalink | Reply

        ucapan elu bersayap neng eron zb…!!
        elu pengen murtad dari islam menjadi atheis kayak ali sina sembari nyerang islam, supaya orang islam menuduh orang nasrani yg nyerang islam bukan orang atheis yg nyerang islam gitu…ʔʔ

    • kk.arr 8:37 am on 19/11/2008 Permalink | Reply

      benerkah tuhan itu ada ? ataukah tuhan itu ada setelah setiap pertanyaan yang tak terjawab (mentok, tak ada jawaban) sebagai jawaban penghibur hati sementara. bgm jika tuhan itu memang tidak ada, sudahkah anda pikirkan ?

      • ᴮᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ 12:48 pm on 12/10/2018 Permalink | Reply

        tuh, ude mulai orang atheis menghasut…!!
        bukannya tuhan elu adalah uang entong…ʔʔ

        elu cinta uang sama artinya elu mentuhankan uang tahu…!!

    • Agus 6:19 pm on 23/03/2009 Permalink | Reply

      Baik baik saja, tanggapi dengan dewasa karena agama sebuah realita, kenapa mesti repot atau acuh tak acuh ? Kritik membuat iman menjadi dewasa dan teruji, sehingga beragama dan beriman tidak didasarkan pada aspek emosianal, akan tetapi pemahaman agama dalam semangat iman untuk kembali menjadi ciptaanNya yang paling mulia.
      Mengimani Tuhan itu urusan manusia.
      Mengimani Agama itu urusan sejarah manusia.

      • ᴮᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ 1:25 pm on 12/10/2018 Permalink | Reply

        Ǫs 2:148…tiαp-tiαp umαt ADA kiblαtnyα yαng iα menghαdαp KEPADANYA

        Dαri Anαs bin mαlik rα, sαw bersαbdα: Kiblαt kitα BERBEDA DARI kiblαt umαt lαin. (HR.Nαsα’i,4917 | HR.Bukhαri,379 | HR.Abu Dαud,2271)

        Ǫs 2:145…orɑng-orɑng, yɑng diberi λɭ-Kiʈαƅ…TIDAK ɑkɑn mengikuti kiblɑtmu, dɑn kɑmu pun TIDAK ɑkɑn mengikuti kiblɑt merekɑ…

        ①. KIBLAT ORANG YAHUDI ADALAH BAITUL MAQDIS:
        Ϻαzmυr 68:29…bαit-Ϻυ DI Yerusαlem…
        Dαniel 5:3…Bαit Suci , Rumαh Allαh DI Yerusαlem…

        ②. KIBLAT ORANG ISLAM ADALAH KA’BAH:
        Ǫs 3:96…Bαit Allαh YANG DI Bαkkαh (Mekαh)

        ③. KIBLAT ORANG NASRANI ADALAH YESUS:
        Yohαnes 2:21…Bαit Allαh IALAH Tubuh-Nyα sendiri.

        jelas kiblat kita beda, jadi:
        Ǫs 2:141…BAGINYA αpα YANG diusαhαkαnnyα, dαn BAGIMU αpα YANG kαmu usαhαkαn…

        salam damai

    • pein pein 5:02 am on 01/03/2010 Permalink | Reply

      situs itu bagus kok,..!!?
      situsnya cinta damai, gag da paksaan loh buat masuk ke sana,.. isinya jelas dan tampa keragu-raguan di dalamnya. pokonya faith freedom adalah petunjuk dan pedoman bagi orang-orang benar! Rahmat bagi para netter semua,..!!?

      • tawon 3:08 pm on 01/03/2010 Permalink | Reply

        @pein pein .. apa nya yg menjadi rahmat , ali sina sendiri tidak bertanggung jawab sewaktu diajak berdebat ( secara on line , bukan lgs tatap muka ) . kl ali sina secara jujur dan jantan mau di ajak berdiskusi itu baru namanya – rahmat tapi kl pengecut .
        memang sebagaimana Allah menciptakan surga dan neraka , Allah pun tidak memaksa hambanya mau masuk surga ataupun masuk neraka .
        saya sering berdiskusi / berdebat dgn teman-2 yg lain agama tetapi semakin saya sering berdebat semakin nyata bahwa Islam adalah agama yg terbaik di muka bumi . anda bisa lacak hasil debat saya dan teman-2 muslim di forum ini.
        apakah anda ingin mewakili @ffi ?

      • erzal 4:32 am on 09/03/2010 Permalink | Reply

        lu lagi teler ya ?

    • Depo 6:18 pm on 01/03/2010 Permalink | Reply

      @ tawon

      hihihiiii… sipp buat mas tawon 🙂
      pien-pien apa mau disengat ama tawon ? babak belur loe baru tau…

    • pedro 12:03 pm on 02/03/2010 Permalink | Reply

      @tawon

      Islam agama terbaik di muka bumi….?
      itukan versi Anda….

      setiap penganut akan mengatakan hal yang sama tentang agamanya sendiri….

      tapi itu gak penting karena yang layak diagungkan adalah TUHAN bukan agama….

      • Depo 1:32 pm on 02/03/2010 Permalink | Reply

        @ Pedro

        Hihihiiii… tumben si ngkong nongolnya disini… 🙂
        tp Gpp, walau ngkong suka jadi atlit (melarikan diri dari pertanyaan) gw tetap kejar sampe dapat…

        Ehh kong yang masih jadul…
        Ngapain sih tuhan loe nggak ngerti / nggak mengetahui sifat dari seseorang manusia ?
        Contohnya : si Petrus, yg oleh tuhan loe (Yesus) akan diberikan kunci kerajaan surga. Tp akhirnya tuhan loe itu mengatakan bahwa si Petrus itu adalah iblis yang menjadi batu sandungan bagi dirinya…

        Jadi apa nggak tuhan loe (Yesus) memberikan kunci itu pada si Petrus (iblis) itu ?
        Klo nggak jadi diberikan kunci itu, berarti tuhan loe plin-plan dalam perkataannya.
        Klo jadi diberikan kunci itu, kenapa diberikan kepada setan/iblis ?

        Jawab kong, gw tunggu…
        Klo ngkong jawab, jadulnya gw hilangin yach…
        suerrr…. hihihiiii…

        • Depo 8:12 am on 03/03/2010 Permalink | Reply

          @ Ngkong Pedro yang JADUL

          Mannnaaaa niiiihhhhh ????? hihihiiiiii….
          kwek kwek kwekkk… 🙂 🙂 🙂

        • pembela 9:59 am on 03/03/2010 Permalink | Reply

          @ DEPO

          Sekedar mengiatkan,.. sebaik nya anda baca dulu sebelum masuk page sni… apakah anda sudah memberikan opni / tanggapan situs http://faithfredom.org
          jika belum untuk apa anda masuk kesini,. petentang-petenteng mnantang bung pedro dgn pertanyaan yg ndk nyambung dgn judul..

          ayo,.. berikan opini dulu,,.. aku kan jawab semua pertanyaanmu,…

          sebaiknya lain kali lebih teliti menyimak ya,…

        • Depo 3:56 pm on 03/03/2010 Permalink | Reply

          @ Pembela

          Jangan nyeleneh… lihat aja postingan teman loe Pedro yang terakhir itu… apa sesuai Judul di page ini ???
          Apakah itu berupa opini terhadap judul page ini ?
          loe siap mewakili pedro yang nggak mampu untuk menjawab ?
          atau, loe juga akan melarikan diri seperti dia (Pedro) ?

      • erzal 4:28 am on 09/03/2010 Permalink | Reply

        lu bukan mengagungkan tuhan tapi lu nginjek tuhan karena lu mensekutukan yesus dg tuhan…paham nggak ?

    • Roben 3:48 pm on 03/03/2010 Permalink | Reply

      @ Pembela

      Wajar aja lho pake nama pembela, suka membela para pelarian yang gak mampu dikejar untuk menjawab sebuah argument pertanyaan yang ditimbulkan dari dirinya sendiri.

      Apakah anda tau dan mengerti bahwa si Pedro itu memang suka lari ke page lain jika dia tidak mampu menjawab. Dia membutuhkan pembelaan agar tetap dapat eksis. itulah kelemahan dia.

      Adalah wajar saja Depo mengejarnya walau ke page lain yang dia (Pedro) masuki untuk mengingatkan dia dan menguji kemampuan dia untuk menjawabnya.

      Apakah anda bisa mewakilinya untuk menjawab ?

      • pedro 1:48 am on 04/03/2010 Permalink | Reply

        @Depo, Roben, pembela

        wah, tidak menyangka saya jadi topik lain di page ini…

        bung Depo, saya jawab di page https://erzal.wordpress.com/kata-anda aja yah biar gak jadi bias page ini…

        bung Roben, sebelum judge saya tolong lihat dulu di page yang saya tulis di atas, apakah saya tidak banyak menjawab pertanyaan bung depo, erzal, tawon, dll…
        malahan pertanyaan saya yang dianggap lalu begitu saja…
        tapi saya toh tak pernah asal tuduh begitu saja…

        bung pembela, jangan kaget mereka memang suka begitu…
        meledak-ledak saat ada pernyataan yang tidak mereka terima, tetapi saat dijelaskan dalam diskusi pada menghilang…

        tx

    • khan 9:39 am on 29/07/2013 Permalink | Reply

      Pendiri, Pengelola dan Admin http://www.indonesia.faithfreedom.org adalah orang-orang murtadin kafir laknatullah. Orang yang yang gak punya kerjaan, Ahli neraka jahannam! Tobat kalian sebelum terlambat!!!

      • ᴮᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ 10:19 am on 12/10/2018 Permalink | Reply

        Pendiri, Pengelola dan Admin http://www.indonesia.faithfreedom.org adalah orang-orang murtadin kafir laknatullah yg menjadi atheis. Orang atheis yang yang gak punya kerjaan, Ahli neraka jahannam! Tobat kalian, ikutlah Yesus sebelum terlambat!!!

    • βiαnɡkαlα | الملك كالا | 12:22 pm on 09/10/2018 Permalink | Reply

      FFI buatan ali sina seorang murtadin mantan islam yg menjadi atheis.
      baiknya elu pade berurusan ama atheis noh, dan jangan berurusan ama nasrani okay…!!

      dalil ude jelas:
      Ǫs 5:82…yαng pαling dekαt persαhαbαtαnnyα, DENGAN orαng-orαng yαng berimαn, iαlαh…orαng Nαsrαni…KARENA…merekα TIDAK menyombongkαn diri.

c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Reply
e
Edit
o
Show/Hide comments
t
Go to top
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Cancel