Tagged: trinitas Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • SERBUIFF 3:40 am on 15/09/2009 Permalink | Reply
    Tags: trinitas,   

    Trinitas 

    1. Mualaf Center Online – Kathryn : Konsep Trinitas Tak Masuk Akal

      Ia belum mendapatkan jawaban yang memuaskan tentang konsep Trinitas dalam Yesus semasa hidupnya tidak pernah bilang dirinya adalah anak Tuhan dan tidak
      http://www.mualaf.com/…/5641-kathryn-konsep-trinitas-tak-masuk-akal – Similar
    2. Mualaf Center Online – Kwik Dyit Soen : Sulit Memahami Trinitas

      Terus terang, saya tak paham betul konsep trinitas itu. Bukan Tuhan. Ternyata, itu sesuai dengan pemyataan Yesus sendiri dalam Alkitab.
      http://www.mualaf.com/…/181-kwik-dyit-soen-sulit-memahami-trinitasSimilar
    3. Mualaf Center Online – DeLancey, Perjalanan Spiritual Seorang

      Saya mempertanyakan masalah Trinitas, menagapa Tuhan membutuhkan seorang anak dan mengapa Yesus harus dikorbankan untuk menebus dosa-dosa manusia seperti
      http://www.mualaf.com/…/5589-delancey-perjalanan-spiritual-seorang-pembantu-pastor-menjadi-seorang-muslimSimilar
    4. [PDF]

      Ireni (Ny. Han Hoo Lie): Calon Suster yang Membelot

      File Format: PDF/Adobe Acrobat – View
      19 Sep 2005 Salah satu yang pernah saya tanyakan adalah konsep trinitas (Tuhan Bapak, Tuhan Anak, dan Roh Kudus). Juga status Yesus sebagai Tuhan-kalau
      http://www.mualaf.com/kisah-a-pengalaman/muallaf-rohaniawan/160?… – Similar
    5. Mualaf Center Online – Amira Mayorga: Yesus Bahkan Tidak Menyuruh

      9 Nov 2008 Doktrin Trinitas begitu melekat dalam kehidupan keseharian Amira. tapi Yesus menyerukan umatnya untuk menyembah Tuhan yang Esa.
      http://www.mualaf.com/…/5598-amira-mayorga-yesus-bahkan-tidak-menyuruh-umatnya-untuk-menyembah-dirinya – Similar
    6. Mualaf Center Online – Go Bing Ching : Ikut Khitanan Massal

      Tuhan yang menurut kepercayaan Kristen melebur dalam 3 oknum (Tuhan Bapa, Tuhan Anak, dan Roh Kudus) dan sering disebut sebagai trinitas, Saya masih takut dengan ancaman Tuhan Yesus yang dulu sering diceritakan papa dan mama saya.
      http://www.mualaf.com/kisah…/236-go-bing-ching-ikut-khitanan-massalSimilar
    7. [PDF]

      Nama saya Gene Netto, sejak tahun 1995 saya telah menetap di

      File Format: PDF/Adobe Acrobat – View as HTML
      Trinitas, di mana ada Tuhan, Yesus, dan Roh Kudus, dan semuanya Tuhan tetapi Tuhan hanya satu. Tuhan menjadi manusia, dan manusia itu mati, tetapi Tuhan
      http://www.mualaf.com/…/398-gene-netto-mencari-tuhan-menemukan-allah?… – Similar
    8. Mualaf Center Online – Sulaiman Dufford : Dianggap Pengkhianat

      Terutama mengenai konsep trinitas-paham mengenai Yesus Kristus, Roh Kudus, dan Bapa. Mengapa saya harus menyembah Yesus Kristus, manusia ciptaan Tuhan?
      http://www.mualaf.com/…/319-sulaiman-dufford–dianggap-pengkhianatSimilar
    9. Mualaf Center Online – Felix Yanwar Siauw Dengan Islam Hidup Jadi

      Sebagai contoh, ketika ia menanyakan soal trinitas dan keberadaan Yesus sebagai Tuhan kepada pastor, jawaban dari semua pertanyaaannya tersebut berakhir
      http://www.mualaf.com/…/5648-felix-yanwar-siauw-dengan-islam-hidup-jadi-terarahSimilar
    10. [PDF]

      Go Bing Ching : Ikut Khitanan Massal

      File Format: PDF/Adobe Acrobat – View
      dan Roh Kudus) dan sering disebut sebagai trinitas, sedangkan didalam Islam dengan ancaman Tuhan Yesus yang dulu sering diceritakan papa dan mama saya.
      http://www.mualaf.com/…/4/236-go-bing-ching-ikut-khitanan-massal?… – Similar
    1. Mualaf Center Online – Gene Netto : Mencari Tuhan menemukan Allah

      Saya menjadi bingung dengan konsep Trinitas, di mana ada Tuhan, Yesus, dan Roh Kudus, dan semuanya Tuhan tetapi Tuhan hanya satu. Tuhan menjadi manusia
      http://www.mualaf.com/…/398-gene-netto-mencari-tuhan-menemukan-allah – Similar
    2. Mualaf Center Online – KH. M Syarif Hidayatullah (Lauw Sin Hoat)

      Kesimpulan saya, mengikuti Yesus yang disunat pada umur delapan hari atau saya tidak dapat menerima paham Trinitas sebagai konsepsi ketuhanan; Tuhan Bapa, “Kalau Yesus memang Tuhan, mengapa ia memanggil Tuhan Bapa ? kalau begitu
      http://www.mualaf.com/kisah…/91-kh-m-syarif-hidayatullah-lauw-sin-hoatSimilar
    3. Mualaf Center Online – Dari AS ke Mesir, Wanita Katolik Menemukan

      Saya tidak bisa menerima bagaimana Tuhan ada tiga (dengan konsep Trinitas), bagaimana kita bisa berdoa kepada banyak orang seperti Yesus,
      http://www.mualaf.com/…/5656-dari-as-ke-mesir-wanita-katolik-menemukan-islamSimilar
    4. [PDF]

      Amira Mayorga, lahir dari keluarga Kristen Protestan yang taat

      File Format: PDF/Adobe Acrobat – View
      Doktrin Trinitas begitu melekat dalam kehidupan keseharian Amira. menyarankannya untuk meminta pertolongan “Tuhan” (Yesus) untuk menemukan kedamaian
      http://www.mualaf.com/…/5598-amira-mayorga-yesus-bahkan-tidak-menyuruh-umatnya-untuk-menyembah-dirinya?… – Similar
    5. [PDF]

      Kata orang bijak, buku adalah jendela dunia, dengan buku kita

      File Format: PDF/Adobe Acrobat – View as HTML
      Sebagai seorang Kristen, logika saya tidak dapat menerima paham Trinitas “Kalau Yesus memang Tuhan, mengapa ia memanggil Tuhan Bapa ? kalau begitu Yesus
      http://www.mualaf.com/…/91-kh-m-syarif-hidayatullah-lauw-sin-hoat?… – Similar
    6. Mualaf Center Online – Wanita Hispanik Mencari Islam

      Felipe Ayala, misalnya, selalu mempertanyakan konsep trinitas yang ada dalam agamanya. ”Saya selalu percaya Yesus bukanlah Tuhan melainkan seorang pembawa
      http://www.mualaf.com/islam-is-not…/250-wanita-hispanik-mencari-islamSimilar
    7. Mualaf Center Online – Kisah Islamnya Syeikh Yusuf Estes mantan

      Saya belum bisa menerima tentang konsep Tuhan itu satu namun pada saat Dan, bahkan, dalam berbagai versi Bibel, saya tidak menemukan satupun kata “Trinitas.” pakai baju jubah dan peci ala gereja bertuliskan “Yesus Tuhan Kami.
      http://www.mualaf.com/…/533–kisah-islamnya-syeikh-yusuf-estes-mantan-penginjilSimilar
    8. [PDF]

      Warga kota sejuk Chiang Mai, Thailand, yang hadir memenuhi sebuah

      File Format: PDF/Adobe Acrobat – View as HTML
      Aliran itu yakin Yesus adalah Tuhan, dibawa oleh Paulus. Prebisterian itu sekte apa? Prebisterian juga percaya trinitas seperti halnya. Protestan.
      http://www.mualaf.com/…/59-islam-dan-kristen-di-mata-craig-abdurrohim-owensby?… – Similar
    9. [PDF]

      Bernard Nababan : Ragu pada isi Alkitab

      File Format: PDF/Adobe Acrobat – View
      Tuhan (dogma trinitas), yaitu Tuhan Bapak, Tuhan Anak, dan Roh Kudus. Yesus, yang pada hakekatnya Yesus disalib untuk menebus dosa manusia di dunia.
      http://www.mualaf.com/…/256-bernard-nababan–ragu-pada-isi-alkitab?… – Similar
    10. Mualaf Center Online – Yang aneh dari Islam Liberal ?

      Samakah Allah dalam pemahaman agama Islam dengan konsep trinitas yang dipegang bahwa surga Tuhan yang satu itu sendiri terdiri dari banyak pintu dan kamar. …. antara lain; Jesus, Muhammad, Sahabat Umar, Gandhi, Luther, Abu Nawas,
      http://www.mualaf.com/islam-is…/401-yang-aneh-dari-islam-liberal-Similar
    1. [PDF]

      Yang aneh dari Islam Liberal ?

      File Format: PDF/Adobe Acrobat – View as HTML
      Tentu saja Tuhan kita semua adalah Tuhan Yang Satu, Yang Maha Esa. Allah dalam pemahaman agama Islam dengan konsep trinitas yang dipegang teguh oleh umat …. menunggu banyak orang, antara lain; Jesus, Muhammad, Sahabat Umar,
      http://www.mualaf.com/hikmah…/401-yang-aneh-dari-islam-liberal-?… – Similar
    2. Mualaf Center Online – Nama saya Miranda Risang Ayu

      Saya meragukan dan bingung pada konsep trinitas yang terdiri dan tiga oknum itu. kita berdoa harus melalui Yesus Kristus, tidak langsung ke Tuhan saja ?
      http://www.mualaf.com/kisah-a-pengalaman/mualaf-celebritis/109Similar
    3. Mualaf Center Online – Muallaf Center Online – an invitation to

      9 Nov 2008 Saat itu, Canlas sering bertanya, benarkah ini wajah Tuhan? Amira Mayorga: Yesus Bahkan Tidak Menyuruh Umatnya untuk Menyembah Dirinya Doktrin Trinitas begitu melekat dalam kehidupan keseharian Amira.
      http://www.mualaf.com/index.php?start=56Similar
    4. Mualaf Center Online – Kisah Mualaf

      11 Nov 2008 Saat itu, Canlas sering bertanya, benarkah ini wajah Tuhan? Amira Mayorga: Yesus Bahkan Tidak Menyuruh Umatnya untuk Menyembah Dirinya Doktrin Trinitas begitu melekat dalam kehidupan keseharian Amira.
      http://www.mualaf.com/kisah-a-pengalaman?start=20Similar
    5. Mualaf Center Online – Kisah Foreigner

      Tuhan umat Kristiani. Saat itu, Canlas sering bertanya, benarkah ini wajah Tuhan? Amira Mayorga: Yesus Bahkan Tidak Menyuruh Umatnya untuk Menyembah Dirinya Doktrin Trinitas begitu melekat dalam kehidupan keseharian Amira.
      http://www.mualaf.com/kisah-a-pengalaman/muallaf-foreigner?start=15Similar
    6. Mualaf Center Online – Muallaf Center Online – an invitation to

      Tuhan umat Kristiani. Saat itu, Canlas sering bertanya, benarkah ini wajah Tuhan? Amira Mayorga: Yesus Bahkan Tidak Menyuruh Umatnya untuk Menyembah Dirinya Doktrin Trinitas begitu melekat dalam kehidupan keseharian Amira.
      http://www.mualaf.com/index.php/index.php?start=55Similar
    7. Mualaf Center Online – Amira Mayorga: Yesus Bahkan Tidak Menyuruh

      Doktrin Trinitas begitu melekat dalam kehidupan keseharian Amira. untuk menyembah dirinya, tapi Yesus menyerukan umatnya untuk menyembah Tuhan yang Esa.
      http://www.mualaf.com/…/5598-amira-mayorga-yesus-bahkan-tidak-menyuruh-umatnya-untuk-menyembah-dirinya – Similar
    8. Mualaf Center Online – Go Bing Ching : Ikut Khitanan Massal

      Tuhan yang menurut kepercayaan Kristen melebur dalam 3 oknum (Tuhan Bapa, Tuhan Anak, dan Roh Kudus) dan sering disebut sebagai trinitas, sedangkan didalam
      http://www.mualaf.com/hikmah…/236-go-bing-ching-ikut-khitanan-massalSimilar
    Advertisements
     
  • SERBUIFF 3:33 am on 15/09/2009 Permalink | Reply
    Tags: Kathryn : Konsep Trinitas Tak Masuk Akal, , trinitas,   

    Kathryn : Konsep Trinitas Tak Masuk Akal 

    Kathryn : Konsep Trinitas Tak Masuk Akal


    Kisah Mualaf Kisah Foreigner

    Tuesday, 17 March 2009 13:53

    Kathryn Bouchard dibesarkan dalam lingkungan keluarga Katolik yang moderat. Kedua orangtuanya adalah guru sekolah Katolik. Hubungan antar keluarg mereka terbilang akrab satu sama lain. Kathryn yang asal Kanada menghabiskan masa remajanya di London dan Ontario.

    Seperti penganut Katolik lainnya, ia pergi ke gereja setiap hari minggu, sekolah di sekolah Katolik hingga ke jenjang universitas. Kathyrn kuliah di Brescia University College, sebuah perguruan tinggi Kristen khusus perempuan yang berafiliasi dengan Universitas Western Ontario.

    “Meski saya dibesarkan dalam lingkungan Katolik, orangtua mendorong saya untuk berteman dengan beragam orang dari berbagai latar belakang dan boleh menanyakan apa saja berkaitan dengan kehidupan dan agama,” kata Kathryn.

    Konsep Trinitas Yang Tak Masuk Akal

    Ia mulai mempelajari agama-agama dalam usia yang relatif masih mudah ketika ia berusia 16 atau 17 tahun dan masih duduk di sekolah menengah. Kathryn mengatakan, ia tidak mau menjadi bagian dari sebuah agama hanya karena ia sudah menganut agama itu sejak ia dilahirkan. Itulah sebabnya, Kathryn tidak sungkan mempelajari beragam agama mulai dari Hindu, Budha sampai Yudaisme. Ketika itu, ia hanya sedikt saja mengeksplorasi agama Islam.

    Alasan Kathryn mempelajari beragam agama, salah satunya karena banyak hal dalam ajaran Katolik yang tidak dipahami Kathryn. “Kami sering kedatangan pendeta di sekolah dan kami melakukan pengakuan dosa. Saya pernah bertanya pada seorang pendeta,’Saya betul-betul tidak paham dengan konsep Trinitas. Bisakah Anda menjelaskannya?’ Tapi pendeta itu menjawab ‘Yakini saja’. Mereka tidak memberikan jawabannya,” tutur Kathryn.

    Ia belum mendapatkan jawaban yang memuaskan tentang konsep Trinitas dalam agama Kristen, hingga ia di bangku kuliah dan mempelajari berbagai ilmu di seminari dan mempelajari teologi agama Katolik.

    “Jika saya menanyakan tentang Trinitas, mereka akan menjawab ‘ayah dan ibumu saling mencintai, ketika mereka memiliki anak, itu seperti tiga dalam satu dengan identitas berbeda’. Jadi, banyak sekali analogi yang diberikan untuk menjelaskan bagaimana Yesus bisa menjadi Tuhan dan menjadi anak Tuhan dan menjadi dirinya sendiri. Saya pikir banyak penganut Kristen yang menerima konsep ini tanpa memahaminya, ” ujar Kathryn.

    Ia lalu menanyakan konsep Trinitas ke beberapa temannya dan ia mendapat jawaban bahwa konsep Trinitas ada dan ditetapkan sebagai dasar kepercayaan dalam agama Kristen setelah Yesus wafat. Sebuah jawaban yang mengejutkan Kathryn, karena itu artinya semua dasar dalam ajaran Kristen adalah ciptaan manusia. Yesus semasa hidupnya tidak pernah bilang dirinya adalah anak Tuhan dan tidak pernah mengatakan bahwa dirinya Tuhan.

    “Saya membaca Gospel Mathias pertama dan dalam Gospel itu Yesus tidak direferensikan sebagai anak Tuhan, tapi anak seorang manusia. Tapi dalam Gospel yang ditulis setelah Yesus wafat, banyak sekali disebutkan bahwa Yesus adalah anak Tuhan. Dan disebutkan pula bahwa ada alasan politis dibalik argumen konsep Trinitas,” papar Kathryn.

    Ia melanjutkan,”Saya juga menemukan bahwa Yesus berdoa dan memohon pertolongan pada Tuhan. Jika Yesus minta pertolongan pada Tuhan, lalu bagaimana Yesus bisa menjadi Tuhan. Ini tidak masuk akal buat saya.”

    Mengenal Islam

    Setelah menyelesaikan studinya di Ontario, Kathryn pindah ke Montreal dan di kota ini ia bertemu dengan banyak Muslim dari berbagai latar belakang mulai dari Eropa, Afrika dan Karibia. Keberagaman ini membuka mata Kathryn bahwa pemeluk Islam ternyata berasal dari berbagai latar belakang kebangsaaan. Fakta ini mendorongnya untuk lebih banyak belajar tentang Muslim dan latar belakang mereka.

    Kathryn mulai membaca banyak referensi tentang Islam. Tapi ia menemukan bahwa contoh-contoh ekstrim tentang Islam di internet sehingga ia sempat berkomentar “Saya tidak mau menjadi bagian dari agama ini (Islam).” Oleh sang ayah, Kathryn disuruh terus membaca karena menurut sang ayah, dalam banyak hal sering terjadi salah penafsiran.

    Kathryn pun melanjutkan pencariannya tentang Islam. Ia bergabung dengan situs “Muslimahs”, sebuah situs internasional yang beranggotakan para Muslimah maupun para mualaf dari berbagai negara. Dari situs inilah ia banyak belajar dan bertanya tentang Islam.

    Kathryn mengatakan banyak hal yang ingin ia ketahui tentang ajaran Islam. Misalnya, apa saja persamaan dan perbedaan ajaran Islam dan Kristen, bagaimana posisi Yesus dalam Islam, siapa Nabi Muhammad, masalah poligami dan berbagai isu Islam yang muncul pasca serangan 11 September 2001 di AS.

    Selama kuliah di Montreal, Kathryn belajar banyak hal tentang Islam. Ketika ia pulang ke London, orangtuanya mengira bahwa Kathryn hanya rindu kembali ke rumah dan bukan untuk memperdalam minatnya pada Islam. Kathryn lalu membeli al-Quran dan buku-buku hadist. Pada ayahnya, ia bilang bahwa al-Quran bukan buatan manusia, ketika membaca al-Quran sepertinya Tuhan sedang bicara pada kita.

    “Anda merasa bahwa ada juga kebenaran yang ditulis dalam alkitab, tapi Anda tidak akan merasa bahwa itu semua tidak ditulis langsung oleh Tuhan. Sedangkan al-Quran, Anda akan merasakan kebenaran yang sesungguhnya,” ujar Kathryn.

    “Saya juga menemukan banyak ilmu pengetahuan yang sudah lebih dulu diungkap oleh al-Quran dan baru muncul kemudian dalam kehidupan manusia. Saya pikir, al-Quran diturunkan pada manusia dengan tingkat emosional dan logis. Islam mendorong umatnya untuk berpikir dan mencari ilmu,” sambung Kathryn.

    Kathryn pun mulai belajar salat, datang ke ceramah-ceramah agama dan mengontak masjid terdekat untuk mencari informasi apakah masjid itu punya program untuk orang-orang sepertinya dirinya, yang berminat pada agama Islam.

    “Pertama kali saya masuk ke masjid, saya menangis. Saya merasakan ada energi yang begitu besar yang tidak saya rasakan ketika saya ke gerejat,” kisah Kathryn yang kemudian belajar membaca al-Quran di masjid itu. Ia terus belajar dan bergaul dengan para warga Muslim. Sedikit demi sedikit, Kathryn bisa mengubah gaya hidupnya.

    Ditanya apakah orangtuanya keberatan dengan perubahan dirinya. Kathryn mengaku butuh waktu cukup panjang untuk meyakinkan orangtuanya bahwa ia tidak menjauh dari keluarganya jika memeluk Islam.

    Mengucap Dua Kalimat Syahadat

    Kathryn mengungkapkan bahwa ia sendiri tidak pernah menyangka akhirnya memutuskan masuk Islam dan itu semua terjadi begitu saja. Saat itu, di bulan Juni tahun 2008, seperti biasanya ia datang ke pengajian mingguan di sebuah Islamic Center. Ia sama sekali berniat mengucapkan dua kalimat syahadat hari itu. Tapi ketika ia tiba di gedung Islamic Center, banyak sekali orang-orang yang telah ia kenal hadir.

    Hari itu, tema pengajian adalah umrah. Banyak anak-anak muda Muslim yang datang dan menceritakan pengalaman mereka ikut umrah serta bagaimana hidup mereka berubah setelah umrah. Pengajian dibimbing oleh Dr Munir El-Kassem. Saat Dr El-Kassem bertanya apakah ada diantara para hadirin yang ingin mengajukan pertanyaan, Kathryn dengan spontan mengangkat tangan dan berkata,”Bisakah saya mengucapkan syahadat?” Kathryn sempat kaget sendiri dengan pertanyaan itu karena ia merasa tidak merencanakannya. Semua terjadi begitu saja, spontan.

    “Seketika ruangan menjadi sunyi dan saya pikir Dr El-Kassem juga terkejut. Saya memang mengenakan kerudung setiap kali datang pengajian sebagai bentuk penghormatan saya pada Islam. Dr El-Kassem lalu meminta saya maju ke depan dan menceritakan di depan hadirin bagaimana saya bisa sampai pada Islam,” tutur Kathryn.

    Kathryn mengaku gemetar ketika mengucapkan dua kalimat syahadat. “Tapi saya merasa hati saya begitu lapang, penuh dengan cahaya ibarat sebuah pintu hati yang terbuka. Saya mereka sudah mengambil jalan yang benar,” ungkap Kathryn.

    Itulah hari bersejarah bagi Kathryn, hari dimana ia memulai kehidupan sebagai seorang Muslimah. Tahun pertama menjalankan puasa di bulan Ramadhan, diakui Kathryn sangat berat. Namun ia merasa bahagia setelah menjadi seorang Muslim. Kathryn mengaku hidupnyan lebih teratur, disiplin dan sehat karena ia tidak lagi makan daging babi dan minum minuman beralkohol. Kathryn juga mengatakan bahwa ia kini tahu apa sebenarnya tujuan dan mau kemana arah hidupnya. (ln/iol/readislam)

    http://mualaf.com/kisah-a-pengalaman/muallaf-foreigner/5641-kathryn-konsep-trinitas-tak-masuk-akal

     
    • alo 7:45 am on 21/07/2010 Permalink | Reply

      kathrin terpengaruh ilmu perbintangan

      • Freedomfighter 1:39 am on 01/03/2011 Permalink | Reply

        Hanya ada satu Tuhan. Tapi banyak yang menolak kalimat tersebut.

        “Kita ini diciptakan dari satu makhluk (adam) lalu dijadikan pula pasangan (hawa) dari makhluk itu sendiri. Terus, dari perut ibu terdapat 3 lipat tahap penciptaan manusia (bayi).
        Yaitu kegelapan dalam perut, dalam rahim, dan dalam selaput yang menutupi janin.”

        “Di dalamnya terjadilah proses penciptaan. Ditempatkanlah setitik bibit (sperma) dalam penyimpanan yang kuat (ovum). Lalu terbentuklah segumpal darah, lalu gumpalan darah itu menjadi segumpal daging, dan dari daging jadi tulang belulang, setelah itu tulang tersebut ditutup lagi dengan daging (janin).”

        “Dimukimkanlah janin yang terbentuk itu di dalam rahim hingga waktu yang ditentukan (9bln10hari). Setelah itu keluarlah kita jadi bayi, yang berangsur mancapai kedewasaan. Ada yang mati muda, ada yang panjang umurnya sampai – sampai jadi pikun.”

        Pengetahuan tentang embriologi ini ditemukan dan disahkan pada abad ke-20.
        Apakah kalian tahu, keterangan itu sudah tersebar sekitar 1400 tahun lalu? Apakah kalian mengira pada tahun tersebut terdapat teknologi canggih sama seperti sekarang, hingga bisa mengetahui sperma (hanya setitik) masuk ke dalam ovum beserta proses yang terjadi?
        Jika jawabannya “TIDAK”,
        Saya beritahu bahwa keterangan itu ada di dalam Al-Qur’an : 39 Azzumar ayat 6, al Mukminun ayat 13 dan 14, al Maidah ayat 22

        Masihkah menolak?
        Saya yakin pasti kebanyakan menjawab “IYA”
        Dan saya tidak heran karena ini sudah ditulis pula,
        Q.S.82 ayat 6-7:“Hai manusia, apakah yang telah memperdayakan kamu
        (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu Yang Maha Pemurah, yang telah membentuk kamu
        lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh)mu seimbang.”

        Q.S.71 ayat 13-14:
        “Mengapa kamu tidak percaya akan kebesaran Allah ?
        Padahal Dia sesungguhnya telah membentuk kamu dalam beberapa tingkatan
        kejadian.”

c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Reply
e
Edit
o
Show/Hide comments
t
Go to top
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Cancel