Recent Updates Page 2 Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • SERBUIFF 10:49 am on 19/09/2012 Permalink | Reply
    Tags: 9 Kesesatan Syi’ah Imamiyah Menurut Syaikh Al Qardhawi   

    9 Kesesatan Syi’ah Imamiyah Menurut Syaikh Al Qardhawi 

    9 Kesesatan Syi’ah Imamiyah Menurut Syaikh Al Qardhawi

    11 September 2012 5:14 am | Syariah– 4124 Reads

    9 Kesesatan Syi’ah Imamiyah Menurut Syaikh Al Qardhawi
    voai

    DR Yusuf Al Qardhawi dalam Fatawa Mu’ashirah, menjelaskan 9 perbedaan tajam antara Ahlus Sunnah yang moderat dengan Syi’ah Imamiyah Itsna Asy’ariah/12 Imam. Berikut ini fatwa beliau:

    1. Sikap Syi’ah terhadap Al Qur`an.

    Sikap mereka terhadap Al Qur`an seperti yang telah saya jelaskan berulang-ulang kali bahwa mereka tetap percaya dengan Al Qur`an yang kita hafal. Mereka berkeyakinan bahwa Al Qur`an adalah firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Mushaf yang dicetak di Iran dengan mushaf yang dicetak di Mekah, Madinah dan Kairo adalah sama. Al Qur`an ini dihafal oleh anak-anak Iran di sekolah-sekolah agama (madrasah/pesantren) di sana. Para ulama Iran juga mengutip dalil-dalil Al Qur`an di dalam masalah pokok-pokok dan furu di dalam ajaran Syi’ah yang telah ditafsirkan oleh para ulama mereka di dalam kitab-kitabnya. Namun masih tetap ada di antara mereka yang berkata, “Sesungguhnya Al Qur`an ini tidak lengkap. Karena ada beberapa surat dan ayat yang dihilangkan dan akan dibawa oleh Al Mahdi pada saat dia muncul dari persembunyiannya.”

    Mungkin saja sebagian besar ulama mereka tidak mempercayai hal ini. Sayangnya mereka tidak mengkafirkan orang yang telahmengatakan hal di atas. Inilah sikap yang sangat berbeda dengan sikap Ahlu Sunnah, yaitu barangsiapa yang meyakini telah terjadi penambahan dan pengurangan terhadap Al Qur`an, maka dengan tidak ragu lagi, kami akan cap dia sebagai orang kafir.

    Padahal keyakinan seperti ini terdapat di dalam kitab-kitab rujukan mereka, seperti Al Kaafiy yang sebanding dengan kitab Shahih Al Bukhari bagi Ahlu Sunnah. Kitab ini telah dicetak dan diterjemahkan laludidistribusikan ke seluruh dunia tanpa ada penjelasan apa-apa di dalamnya. Ada pepatah di masyarakat, “Orang yang diam terhadap kebatilan, sama dengan orang yang membicarakannya.”

    2. Sikap Syi’ah terhadap As Sunnah          

    Definisi As Sunnah menurut Ahlu Sunnah adalah sunnah Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam yang telah dimaksum oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan Dia perintahkan umat Islam untuk menaati beliau di samping taat kepada-Nya.

    Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman, “Katakanlah, “Taatlah kepada Allah dan taatlah kepada Rasul; jika kamu berpaling, maka sesungguhnya kewajiban Rasul (Muhammad) itu hanyalah apa yang dibebankan kepadanya, dan kewajiban kamu hanyalah apa yang dibebankan kepadamu. Jika kamu taat kepadanya, niscaya kamu mendapat petunjuk,” (QS An Nur [24]: 54). dan taatlah kepada Rasul (Muhammad), agar kamu diberi rahmat,”(QS An Nur [24]: 56). Wahai orang-orang yang beriman! Taatilah Allah dan taatilah Rasul (Muhammad), dan Ulil Amri (pemegang kekuasaan) di antara kamu. Kemudian, jika kamu berbeda pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah kepada Allah (Al Qur’an) dan Rasul (sunnahnya),”(QS An Nisa [04]: 59). “Katakanlah (Muhammad), “Taatilah Allah dan Rasul. Jika kamu berpaling, ketahuilah bahwa Allah tidak menyukai orang-orang kafir,” (QS Ali Imran [03]: 32). “Barangsiapa menaati Rasul (Muhammad), maka sesungguhnya dia telah menaati Allah. Dan barangsiapa berpaling (dari ketaatan itu), maka (ketahuilah) Kami tidak mengutusmu (Muhammad) untuk menjadi pemelihara mereka,” (QS An Nisa [04]: 80). “Dan tidaklah yang diucapkannya itu (Al Qur’an) menurut keinginannya. Tidak lain (Al Qur’an itu) adalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya),” (QS An Najm [53]: 3-4) dan ayat-ayat yang lainnya.

    Akan tetapi batasan As Sunnah menurut Syi’ah adalah sunnah Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam dan para imam mereka yang maksum. Maksudnya,sunnah mencakup bukan hanya sunnah Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam melainkan jugasunnah kedua belas imam mereka. Imam mereka yang 12 orang tersebut wajib ditaati sebagaimana taat kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan rasul-Nya yang dikuatkan dengan wahyu. Mereka telah menambahkan perintah Al Qur`an untuk taat kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan rasul-Nya yaitu agar taat kepada makhluk yang Allah Subhanahu Wa Ta’ala sendiri tidak memerintahkannya. Lebih dari itu, kita mengkritik Syi’ah karena telah meriwayatkan sunnah dari orang-orang yang tidak tsiqah (terpercaya) karena tidak memenuhi unsur keadilan dan kesempurnaan hafalan.

    Oleh karena itu, kitab-kitab rujukan Ahlu Sunnah tidak diterima oleh mereka. Mereka tidak mau menerima kitab Shahih BukhariMuslimdan Kutub Sittah lainnya, tidak mau menerima kitab Al Muwatha,Musnad Ahmad dan kitab-kitab yang lainnya.

    3. Sikap Syi’ah terhadap Para Sahabat

    Pandangan negatif mereka terhadap para sahabat merupakan pokok dan dasar ajaran Syi’ah. Sikap mereka itu adalah turunan dari pokok ajaran mereka yang meyakini bahwa, Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam telah berwasiat jika beliau wafat, maka Ali bin Abi Thalib adalah pengganti beliau. Akan tetapi para sahabat menyembunyikan wasiat ini dan mereka merampas hak Ali ini secara zalim dan terang-terangan. Para sahabat telah berkhianat terhadap Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam yang menjadi wasilah mereka mendapatkan petunjuk dan mereka hidup di zaman beliau untuk menolongnya walaupun dengan nyawa dan segala yang mereka miliki.

    Yang mengherankan, apakah mungkin para sahabat bersekongkol untuk melakukan hal ini, sementara Ali Radhiyallahu ‘Anh –sang pemberani- hanya bisa diam saja tidak berani mengumumkan haknya ini. Justru Ali malah ikut membaiat Abu Bakar, Umar dan kemudian Utsman. Ali tidak berkata kepada salah seorang dari mereka itu, ”Sesungguhnya aku mempunyai wasiat dari Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wa Sallam. Akan tetapi, mengapa kalian bersikap seolah-olah tidak tahu? Mengapa kalian hanya bermusyawarah dengan enam orang saja dan kalian menyibukkan diri kalian sendiri? Siapakah orangnya yang harus memilih sedangkan umat Islam telah menetapkan hal ini dengan wasiat Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wa Sallam?” Mengapa Ali tidak mau menjelaskan hal ini? Kemudian, jika memang Al Hasan bin Ali benar-benar telah tercatat sebagai khalifah setelah Ali karena ada wasiat Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wa Sallam, tapi mengapa justru Al Hasan mengalah dan memberikan jabatan khalifah ini kepada Mu’awiyah? Mengapa Al Hasan melakukan hal ini, padahal ini merupakan perintah dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala? Dan mengapa justru Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam di dalam haditsnya (hadits ramalan Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wa Sallam) memuji sikap Al Hasan ini?

    Pertanyaan ini tidak bisa dijawab sama sekali oleh mereka.

    Inilah tuduhan palsu mereka terhadap para sahabat yang tidak terbukti. Keterangan mereka ini sangat bertentangan dengan keterangan yang Allah Subhanahu Wa Ta’ala sebutkan di dalam beberapa surat Al Qur`an. Seperti di akhir surat Al Anfal, surat At Taubah, surat Al Fath di pertengahan di akhirnya, surat Al Hasyr dan surat-surat lainnya.

    Demikian pula As Sunnah telah memuji para sahabat baik secara umum maupun secara khusus. Juga zaman mereka itu dianggap sebagai sebaik-baik zaman setelah Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wa Sallam.

    Juga apa yang dicatat oleh sejarah tentang mereka. Mereka adalah orang-orang yang telah menghafal Al Qur`an dan dari mereka lah umat menukilnya. Mereka juga adalah orang-orang yang telah menukil As Sunnah dan menyampaikan apa yang mereka nukil dari Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam baik perkataan, perbuatan maupun persetujuan beliau kepada umat ini.

    Mereka juga adalah orang-orang yang telah melakukan futuh (pembebasan negeri lain dengan damai) dan membimbing umat ini menuju tauhid Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan risalah Islam. Mereka juga telah mempersembahkan kepada bangsa-bangsa yang dibebaskannya contoh-contoh teladan Qur’ani yang dijadikan sebagai petunjuk.

    4.Imamah Ali danKeturunannya yangBerjumlah 12ImamAdalah  PokokAjaranSyi’ah. Barangsiapa yangMenolak, maka Dia Dicap Kafir.

    Di antara masalah akidah Syi’ah Imamiyah Itsna ’Asyariyah yang bertentangan dengan Ahlu Sunnah adalah, keyakinan Syi’ah bahwa kepemimpinan Ali dan keturunannya dari garis Husein merupakan pokok-pokok keimanan, seperti beriman kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, beriman kepada para malaikat-Nya, beriman kepada kitab-kitab-Nya, beriman kepada para rasul-Nya dan beriman kepada hari akhir. Tidak sah dan tidak akan diterima oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala iman seorang muslim, jika dia tidak beriman bahwa Ali adalah khalifah yang ditunjuk oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Demikian juga halnya dengan 11 imam keturunan Ali bin Abi Thalib. Barangsiapa yang berani menolak hal ini atau meragukannya, maka dia adalah kafir yang akan kekal di neraka. Seperti inilah riwayat-riwayat yang tercantum di dalam Al Kaafiy dan kitab-kitab lainnya yang mengupas masalah akidah mereka.

    Atas dasar inilah, sebagian besar kaum Syi’ah mengkafirkan Ahlu Sunnah secara umum. Hal ini dikarenakan akidah Ahlu Sunnah berbeda dengan akidah mereka (Syi’ah). Bahkan Ahlu Sunnah tidak mengakui akidah seperti ini dan menganggap bahwa akidah ini adalah batil dan dusta atas nama Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan rasul-Nya.

    Bahkan Syi’ah juga mengkafirkan para sahabat yang tidak mengakui imamah Ali Radhiyallahu ‘Anh. Mereka juga mengkafirkan tiga orang khulafa rasyidin sebelum Ali yaitu Abu Bakar, Umar dan Utsman dan para sahabat lain yang mendukung ketiga orang khalifah ini. Kita ketahui bahwa semua para sahabat telah meridhai tiga khulafa rasyidin, termasuk Ali bin Abi Thalib yang pada saat itu Ali lah orang terakhir membaiat Abu Bakar. Kemudian Ali berkata, ”Sesungguhnya kami tidak mengingkari keutamaan dan kedudukan Anda wahai Abu Bakar. Akan tetapi kami dalam hal ini mempunyai hak karena kami adalah kerabat (keluarga) Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wa Sallam.” Akan tetapi Ali tidak menyebutkan bahwa diamempunyai nash wasiat dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan Rasul-Nya.

    Sedangkan kami Ahlu Sunnah menganggap bahwa masalah imamah dan yang berkaitan dengannya termasuk ke dalam furu’ dan bukan termasuk pokok-pokok akidah Islam. Masalah ini lebih baik dikaji di dalam kitab-kitab fiqih dan muamalah dan bukan dikaji di dalam kitab-kitab akidah dan pokok-pokok agama. Walaupun dengan sangat terpaksa para ulama Ahlu Sunnah membicarakan masalah ini di dalam kitab-kitab akidah untuk membantah seluruh ajaran Syi’ah di dalam masalah ini.

    Syaikh Muhammad ‘Arfah, seorang anggota Lembaga Ulama Senior Al Azhar pada zamannya, telah menukil dari kitab-kitab akidah milik Syi’ah Imammiyah Itsna ’Asyariyyah sebagai penguat apa yang kami ucapkan tentang mereka. Beliau berkata,

    ”Jika kita mau mengkaji kitab-kitab akidah milik orang-orang Syi’ah, maka kita akan menemukan adanya kesesuaian atas riwayat-riwayat yang mereka sampaikan. Kita pun bisa langsung menukil ajaran mereka yang kita anggap sebagai ajaran yang sangat berbahaya yaitu masalah imamah, ajaran mengkafirkan para sahabat dan tiga orang khulafa rasyidin. Mereka terus mengkafirkan kaum muslimin sejak Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam wafat sampai hari ini. Hal ini disebabkan kaum muslimin tidak pernah mengakui imamah Ali dan 12 imam mereka. Hal ini seperti yang kami kutip dari penghulu ahli hadits Abi Ja’far Ash-Shaduq Muhammad bin Ali bin Husein bin Babawaih Al Qummi yang meninggal dunia pada tahun 381 Hijriyah yang merupakan ahli hadits kedua dari tiga ahli hadits (Syi’ah) yang juga dia itu adalah pengarang kitab yang berjudul, “Man La Yahdhuruh Al Faqih”, salah satu kitab dari empat kitab rujukan Syi’ah di dalam masalah pokok-pokok ajaran mereka. Dia berkata, ”Kami berkeyakinan pada orang-orang yang menolak imamah Ali bin Abi Thalib dan seluruh imam setelah beliau adalah seperti orang-orang yang menolak nubuwah (kenabian) para nabi. Kami juga berkeyakinan bahwa orang-orang yang mengakui imamah Ali dan menolak satu dari imam setelah Ali adalah seperti orang-orang yang mengakui/beriman kepada para nabi akan tetapi mereka menolak Nabi Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wa Sallam.”Dia juga berkata di dalam “Risalat Al I’tiqadat”, bahwasanya Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, ”Barangsiapa yang menolak imamah Ali setelah aku (Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wa Sallam), artinya dia telah menolak kenabianku dan barangsiapa yang menolak kenabianku, artinya dia telah menolak rububiyah Allah Subhanahu Wa Ta’ala.”

    Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam telah bersabda, ”Wahai Ali, Sesungguhnya  kelak setelah aku wafat, engkau itu akan dizhalimi. Barangsiapa yang menzhalimimu, sama dengan dia telah menzhalimi aku; barangsiapa yang bersikap adil terhadapmu, sama dengan dia telah bersikap adil terhadap aku; dan barangsiapa yang menolakmu, sama dengan menolak aku.”

    Imam Shadiq AS berkata, ”Orang yang menolak imam terakhir kami, sama dengan menolak imam pertama kami.”

    Nabi Muhammad Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, ”Para imam setelah aku ini ada berjumlah dua belas orang. Imam yang pertama adalah Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib AS, dan imam yang terakhir adalah Al Mahdi. Menaati mereka sama dengan menaati aku dan bermaksiat kepada mereka sama dengan bermaksiat kepada aku. Barangsiapa yang menolak salah seorang dari mereka, sama dengan menolak aku.” Imam Shadiq berkata, ”Barangsiapa yang meragukan tentang kekufuran musuh-musuh kami dan sikap zhalim mereka terhadap kami, maka dia dianggap telah kafir.”[1]

    5. Dakwaan Wasiat dari Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam untuk Ali

    Dakwaan adanya wasiat dari Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam untuk Ali menjadi khalifah setelah beliau wafat –seperti keyakinan Syi’ah- sungguh telah merampas hak kaum muslimin untuk memilih pemimpin dari kalangan mereka sendiri. Itulah wujud pengamalan terhadap perintah musyawarah yang telah dijadikan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala sebagai ciri khas kaum muslimin,”Sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah antara mereka,” (QS Asy Syura [42]: 38).

    Seolah-olah dengan adanya wasiat itu, umat Islam terbelakang selamanya, sehingga Allah Subhanahu Wa Ta’ala harus menentukan siapa orangnya yang berhak mengurusi dan memimpin umat Islam. Juga diharuskan orang yang memimpin umat Islam ini datang dari rumah tertentu dan dari keturunan tertentu dari keluarga rumah ini. Padahal semua manusia adalah sama. Yang jelas bahwa yang berhak memimpin umat Islam adalah orang yang diterima (diridhai) oleh umat Islam dan dia mampu untuk memikul amanah ini dan menakhodai umat ini.

    Saya yakin jika Negara Islam yang dipersepsikan oleh Ahlu Sunnah adalah bentuk Negara Islam ideal yang telah digambarkan oleh Al Qur`an dan As Sunnah yang shahih. Yaitu sangat sesuai dengan yang diinginkan oleh masyarakat dunia pada saat ini bahwa rakyat berhak menentukan nasibnya sendiri, tidak menganut teori negara Teokrasi atau sebuah sistem yang mana negara dikuasai oleh pemerintahan berasaskan agama (tertentu) atas nama Pemerintahan Langit yang membelenggu leher masyarakat dan hati nurani mereka. Semua lapisan masyarakat tidak kuasa atas diri mereka sendiri kecuali harus mengatakan, ”Kami mendengar dan kami taat!”

    Keyakinan Syi’ah ini dibantah oleh takdir Allah, di mana Imam yang ke-12 mereka sedang bersembunyi, seperti yang mereka yakini. Akhirnya, umat manusia ditinggalkan tanpa imam maksum lebih dari 11 abad. Bagaimana mungkin Allah Subhanahu Wa Ta’ala akan membiarkan umat manusia tanpa imam yang akan membimbing mereka? Ternyata mereka (orang-orang Syi’ah) berkata, ”Kami masih mempunyai Al Qur`an dan As Sunnahuntuk membimbing kami” ketahuilah, justru kami (Ahlu Sunnah) sejak dahulu sudah mengatakan hal ini.

    6. Superioritas Kelompok Tertentu atas Seluruh Umat Manusia 

    Keyakinan orang-orang Syi’ah dibangun atas dasar rasa superioritas (merasa paling lebih) dari seluruh makhluk Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Mereka merasa mempunyai karunia yang sangat besar jika dilihat dari penciptaannya. Mereka ini berhak untuk mengatur orang lain walaupun mereka tidak memilihnya. Hal ini dikarenakan telah menjadi keputusan langit.

    Pemikiran seperti ini sangat bertentangan dengan ajaran Islam secara umum. Hal ini disebabkan seluruh manusia adalah sama seperti deretan sisir. Hanya ada satu Rabb bagi seluruh umat manusia dan memiliki nenek moyang yang sama yaitu Adam ‘Alaihis Salam. Mereka semua diciptakan dari bahan yang sama, yaitu sperma. Oleh karena itu, tidak ada rasa superioritas seorang manusia atas manusia yang lain kecuali dengan taqwanya. Hal ini seperti yang telah dijelaskan di dalam Al Qur`an, “Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sungguh, yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Mahateliti,” (QS Al Hujurat [49]: 13).

    Sesungguhnya manusia itu diutamakan atas yang lainnya hanya karena amal perbuatan, dan bukan karena faktor keturunan. Sebab siapa yang amalnya lambat, maka nasabnya tidak akan mempercepat langkahnya meraih ridha-Nya. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman, ”Apabila sangkakala ditiup, maka tidak ada lagi pertalian keluarga di antara mereka pada hari itu (hari Kiamat), dan tidak (pula) mereka saling bertanya,” (QS Al Mu`minun [23]: 101). Kemudian Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyebutkan bahwa yang akan menghukumi umat manusia di hari Kiamat adalah Al Mizan yang tidak akan menzhalimi seorang pun. Manusia lah yang memilih para pemimpin dalam bingkai musyawarah. Manusia berbaiat kepada para pemimpin dengan syarat jangan melanggar batasan-batasan Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan hak-hak manusia.

    Hanya Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam saja satu-satunya orang yang dipilih oleh wahyu, ”Allah lebih mengetahui di mana Dia menempatkan tugas kerasulan-Nya,” (QS Al An’am [06]: 124). Selain beliau, hanya manusia biasa dan tidak dipilih oleh wahyu.

    Kemudian kenyataan sejarah menunjukkan bahwa orang-orang yang mengaku berhak menduduki sebuah jabatan pemerintahan atas dasar nash (Al Qur`an/As Sunnah), ternyata mereka itu tidak menduduki jabatan apa-apa. Justru mereka hidup seperti manusia pada umumnya (rakyat biasa), mendapatkan persamaan di dalam hukum. Kecuali Ali bin Abi Thalib yang dibaiat oleh kaum muslimin menjadi khalifah. Karena jika dilihat dari sisi keilmuan, beberapa imam ‘maksum’ keturunan Ali tidak dikenal sebagai orang yang unggul kecerdasannya dan layak menjadi imam. Namun ada sebagian dari keturunan Ali termasuk ke dalam tokoh besar di bidang fiqih, seperti Muhammad Al Baqir dan Ja’far Ash-Shadiqseperti imam-imam fiqih lainnya.

    7.  Penyebaran Bid’ah di Kalangan Syi’ah

    Di antara yang harus diperhatikan dari Syi’ah yaitu terjadinya penyebaran bid’ah yang mengandung kemusyrikan di kalangan para pengikut Syi’ah. Mereka menyembah kuburan dan situs-situs para imam dan syaikh mereka. Mereka berani bersujud ke kuburan, meminta pertolongan kepada ahli kubur dan berdoa meminta kebaikan untuk para peziarahnya dan supaya terbebas dari segala macam marabahaya. Menurut mereka bahwa para ahli kubur tersebut bisa mendatangkan manfaat dan bahaya, bisa membuat miskin dan kaya seseorang dan bisa membuat seseorang senang maupun sengsara.

    Saya (Syaikh Yusuf Al Qardhawi) pernah melihat dengan mata kepala sendiri bagaimana para peziarah kuburan Imam Ridha bersujud sambil merangkak ke arah kuburan beliau dari jarak sepuluh meteran. Tentu hal ini bisa terjadi dikarenakan kerelaan dan anjuran dari para ulama Syi’ah.

    Hal ini berbeda dengan perilaku orang-orang awam Ahlu Sunnah pada saat mereka melakukan ziarah ke kuburan para wali dan Ahlul Bait yang kedapatan berperilaku menyimpang dan bid’ah. Akan tetapi, perilaku ini ditolak keras oleh para ulama Ahlu Sunnah. Inilah perbedaan yang mendasar antara kami (para ulama Ahlu Sunnah) dengan mereka (para ulama Syi’ah). Yaitu para ulama Ahlu Sunnah mengecam perilaku munkar yang dilakukan oleh orang-orang awam. Bahkan ada sebagian para ulama Ahlu Sunnah yang mengafirkan perilaku orang-orang awam ini. Akan tetapi perilaku munkar dan syirik yang dilakukan oleh orang-orang awam Syi’ah adalah diridhai dan mendapat dukungan dari para ulama mereka.

    8. Syi’ah Melakukan Distorsi Sejarah     

    Sesungguhnya Syi’ah telah menjelek-jelekkan para sahabat, tabiin, dan para pengikut mereka. Juga mereka berani merubah alur sejarah umat Islam sejak zaman yang paling baik (zaman Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam dan para sahabatnya dan generasi setelah ini). Yaitu zaman terjadinyafutuh (pembebasan negeri dengan cara damai) dan kemenangan gilang gemilang serta berbondong-bondongnya umat manusia masuk Islam. Juga terbangunnya kebudayaan yang mengacu kepada ilmu pengetahuan, iman dan akhlaq juga umat Islam ini mempunyai sejarah yang sangat gemilang. Sekarang umat Islam mencoba untuk bangkit kembali dengan cara berkaca kepada sejarahnya, menyambungkan masa sekarang dengan zaman dahulu. Menjadikan kemuliaan para pendahulu umat Islam sebagai figur  untuk mendorong generasi muda kini untuk maju dan jaya.

    Sedangkan sejarah orang-orang Syi’ah dipenuhi dengan kegelapan. Inilah yang mendorong saya untuk menulis sebuah buku berjudul, “Tarikhuna Al Muftara ‘Alayhi” –Sejarah Kita yang Diselewengkan-. Buku ini mengupas sejarah yang benar dan membantah seluruh tuduhan busuk orang-orang Syi’ah. Buku saya ini membuat orang-orang Syi’ah gerah. Kemudian salah seorang Syi’ah menulis sebuah buku membantah buku saya ini. Dia berkata, ”Yusuf Al Qardhawi ini Wakil Allah Subhanahu Wa Ta’ala atau Wakil Bani Umayyah?”[2]

    9. Ajaran Taqiyyah

    Di antara ajaran Syi’ah yang menyangkut akhlaq adalah menjadikan Taqiyyah sebagai dasar dan pokok ajaran di dalam berinteraksi dengan orang lain. Mereka selalu melakukan Taqiyyah, yaitu menampakkan sesuatu yang berbeda dengan yang ada di dalam hati. Mereka itu mempunyai dua wajah. Wajah yang pertama dihadapkan ke sekelompok orang dan wajah yang lainnya dihadapkan ke kelompok yang satunya lagi. Mereka juga mempunyai dua lidah.

    Mereka berdalih dengan firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala, ”Janganlah orang-orang beriman menjadikan orang kafir sebagai pemimpin, melainkan orang-orang beriman. Barangsiapa berbuat demikian, niscaya dia tidak akan memperoleh apa pun dari Allah, kecuali karena (siasat) menjaga diri dari sesuatu yang kamu takuti dari mereka,” (QS Ali Imran [03]: 28). Akan tetapi, dengan sangat jelas ayat menerangkan bahwa dibolehkannya Taqiyyah adalah pada saat darurat yang memaksa seorang muslim harus melakukan hal ini (Taqiyyah) karena takut dibunuh atau ada bahaya besar yang mengancamnya. Keadaan seperti ini masuk ke dalam pengecualian, seperti firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala, ”Barangsiapa kafir kepada Allah setelah dia beriman (dia mendapat kemurkaan Allah), kecuali orang yang dipaksa kafir padahal hatinya tetap tenang dalam beriman,” (QS An Nahl [16]: 106).

    Pengecualian ini tidak bisa dijadikan sebagai acuan di dalam bermuamalah. Hal ini (Taqiyyah) boleh dilakukan pada saat darurat, yang mana keadaan darurat bisa menghalalkan sesuatu yang terlarang. Akan tetapi tetap harus dihitung secara cermat. Untuk orang lain yang tidak terpaksa, tidak boleh melakukan hal ini. Karena sesuatu yang terjadi atas dasar pengecualian tidak bisa dikiaskan.

    Akan tetapi Syi’ah Imamiyah menjadikan Taqiyyah ini sebagai dasar di dalam muamalah mereka karena para imam mereka membolehkan hal tersebut. Dari Ja’far Ash Shadiq bahwasanya dia telah berkata ”Taqiyyah adalah agamaku dan agama leluhurku.” Ibnu Taimiyyah berkata mengomentari ucapan ini, ”Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah menyucikan Ahlul Bait dari hal ini dan mereka tidak memerlukan Taqiyyah. Karena mereka adalah orang-orang yang paling jujur dan paling beriman. Oleh karena itu, agama mereka adalah Taqwa dan bukan Taqiyyah.”[3]

    __________________________________

    [1] Padahal semua ini adalah hadits-hadits palsu yang dibuat oleh mereka sendiri.

    [2] Buku ini ditulis oleh seorang Syi’ah asal Mesir yang bernama Dr. Ahmad Rasim An Nafis.

    [3] Lihat kitab Al Muntaqa min Minhajil I’tidal, karya Imam Adz Dzahabi hal. 68.

    Rep/Red: Shabra Syatila
    Sumber: Fatawa Mu’ashirah
    Advertisements
     
    • ungke 3:49 am on 02/10/2012 Permalink | Reply

      Makanya kasi tau ke aulloh kalo mau jadi Tuhan itu harus jelas,dan tegas jangan plin plan. contoh Tuhan Musa yang juga Tuhan orang kristen yang dengan tegas mengatakan ” Hendaknya katakan “YA” jika benar dan “TIDAK” jika memang tidak, karena apa yang lebih dari pada itu “BERASAL DARI SI JAHAT”. jadi tidak ada jawaban “Ya dengan catatan” atau ” Tidak , kecuali” Tuhan sejati itu Jelas dan Tegas.

    • Soebodo 10:19 am on 03/10/2012 Permalink | Reply

      Tuhan jelas tegas dalam segala tidakannya…laen kalau makluk NYA …plin-plan beda jauh dengan sifat mahluk NYA……. apalagi anda sudah berjalan menuju arah NYA …. bukan dari dasar KITAB saja.

      • ungke 11:56 am on 03/10/2012 Permalink | Reply

        Tuhan yang mana yang anda maksud “Jelas tegas” karena kalau Tuhan Musa,Abraham,Ishak dan Yakup Sudah pasti tegas, tapi kalau aulloh saya meragukan nya, dalam hal ini anda harus bisa membedakan dan bisa mengenal “Siapa itu Tuhan yang Sejati”

        • laskarjihad 3:58 pm on 06/10/2012 Permalink | Reply

          kafir satu ini memang betul2 ngeyel!! Tuhan loe yang loe sembah aja gak bisa nolong diri sendiri di tiang pancang…malah pake acara buat dosa waris…ndak bener itu…keblinger itu…

    • Soebodo 7:43 am on 04/10/2012 Permalink | Reply

      TUHAN SEJATI untuk semua mahluk…kok masih bertanya… kalau anda punya ILMU, Perdalam ilmu yang didapat akan menemukan jawaban kebenaranNYA kecuali ilmu yg anda dapat malah membuat bingung dengan mencari kebenaran dengan menyalahkan PIHAK LAIN… kayak anak kecil baru dapat sesuatu sudah merasa benar sendiri padahal masih sedikit yang diperoleh. kalau anda sudah bisa ketemu YESUS ceritakan saja. Beliau akan jawab akan kebenaran TUHAN kalau anda beruntung dan berusaha mencari kebenaran dan mengalami sendiri.

      • ungke 12:19 pm on 04/10/2012 Permalink | Reply

        Masak anda tidak paham maksud pertanyaan saya yang sederhana diatas? Kalau begitu akan saya jelaskan . Maksud saya Tuhan nya Musa, Abraham,Ishak dan Yakub Tuhan bangsa Israel yang juga di percaya oleh orang Kristen yang memberikan 10 Perintah Utama yang harus dilakukan Manusia yang salah satu perintah itu adalah ” JANGAN MEMBUNUH” masakan Tuhan yang sama tiba tiba berubah pikiran dan menyuruh untuk ” BUNUH KAFIR DAN MURTADIN” seperti yang diperintahkan aulloh arab yang anda sebut tuhan juga. kira kira andah bisa paham maksud saya? Maksud saya Tuhan yang sama yang saya kenal dalam Yesus sudah membuktikan keberadaannya kepada saya berfirman ” Kalau Ya hendaknya katakan “YA” dan Tida jika memang “TIDAK” karna jawaban yang lebih dari itu “Berasal dari si JAHAT” .kan sangat bedah dengan aulloh yang berfiman di quran yang berisi ketidakjelasan dan multitafsir sehingga menimbulkan penafsiran yang berbeda dan akhirnya pertentangan.

        • Soebodo 12:50 pm on 04/10/2012 Permalink | Reply

          Kalau hanya text book saja apa yang anda sampaikan disini buat apa belum membutikan apa2 dan tidak membutikan apa2 ….. kalau anda masih belum tahu maksud saya, akan saya berikan gambaran secara umum. biar anda jadi mudeng / paham mempelajari ilmu rohani/agama tidak hanya urusan lahiriah saja biar dikit dalam …bukan hanya kulitnya saja…ketika 2 orang masing mendapatkan peta yang berbeda dalam rangka menuju jakarta dari surabaya .. peta 1 gambaran jelas mengarahkan pd tujuannya peta 2 gambarannya rumit …peta itu petunjuk yang harus dilaksanakan sehingga masing orang berjalan sesuai dengan peta masing2…. apakah ideal mendebatkan peta masing2 tapi hanya debat tidak menjalani…lebih baik kalau berjalan pada masing2 sesuai petunjuk peta …komunikasikan sejauh mana langkah yang dicapai sehingga bisa merasakan apakah peta yang digunakan mencapai tujuan lebih cepat sampai jakarta atau hanya berhenti disurabaya saja…apalagi kalau anda beruntung bisa komunikasi sama orang yg sudah tahu jakarta akan tahu kekurangan dan kelemahannya yang dicapai selama ini….. mudah2an anda bisa merasakan apa yang ceritakan diatas sehingga menjadi cerdas tuk memahami.

          • Soebodo 1:12 pm on 04/10/2012 Permalink | Reply

            Lebih enak membahas KOTA jakarta sama orang yang pernah ke Jakarta dan tahu jalannya jakarta …. apalagi berpedoman pada PETA yang valid. jangan mem promosi jakarta tapi nggak pernah ke jakarta buktikan dulu peta yang dipegang apakah nyampe jakarta.

          • ungke 2:28 pm on 04/10/2012 Permalink | Reply

            Ok . anggaplah petah itu “Kitab Suci” dan jakarta itu adalah “Tuhan” jadi kita akan datang kepada “Tuhan” dengan bantuan “Petah ” tapi .masalahnya disini adalah
            1. Jakarta yang anda kira itu “jakarta” sebenarnya semarang
            2. Petah yang andah pegang itu berbeda dan bertentangan dengan semua petah yang ada, dan lagi jalan di petah yang andah pegang tersebut jalannya Melewati tanah orang dan merugikan orang lain, misalkan lewat kebun orang dan andah harus menginjak tanaman orang yang sudah mau panen danmerusak tanaman orang itu. kira kira bisa nda anda pahami?

            • Soebodo 3:17 pm on 04/10/2012 Permalink | Reply

              Ini lebih lucu lagi ……bicara sama orang yang seakan-akan lebih tahu jakarta…..surabaya aja lom keluar sudah bicara semarang mas. kalau sudah pernah ke jakarta dan tahu routenya….tidak bahas PETA LAGI…kalau masih bicara PETA . …bicara peta sajaa …saya nggak mau omong kosong kayak TONG ….saya tunjukan salah satunya dgn menggunakan PETA VALID…dia akan berjalan dijalan lurus sesuai dengan petunjuk PETA tidak bengong dengan masalah orang laen karena nikmat yang luar biasa…kalau selama ini saya baca dari tulisan saudara …….mana menampil nikmat keimanan dan kasih yang sejati yg anda dapatkan selama ini ??(ini masih dasar and masih disurabaya…jangan ngomong semarang …bikin malu aja disurabaya saja bawa api mau berjalan dengan kasih )

              • ungke 12:48 am on 05/10/2012 Permalink | Reply

                Bukan terbalik mas, seharusnya yang malu kan anda, apakah anda tidak lihat kenyataan selama ini yang sering bawa api itu orang yang mengikuti petah yang mana? atau anda mau bilang kalo itu bukan orang yang punya petah yang sama dengan saudara? Yang “membakar” orang dengan petah yang lain bahkan orang yang bawa petah yang sama dengan anda namun berbeda cara membacanya selama ini siapa Mas? …saya pakai kiasanan “membakar” karena anda menyebut kami membawa api, yang sebenarnya anda yang senang main api .

                • soebodo 12:18 pm on 05/10/2012 Permalink | Reply

                  Sayang sekali …melangkah itu kedepan sehingga ada peningkatan pemahaman diri tidak statis atau malah kayak baling2 ,,,menyalahkan orang lain mudah… coba cari kesalahan diri kalau memang kita ber TUHAN, sedekat apa kita dengan NYA…

                  • ungke 1:02 pm on 05/10/2012 Permalink | Reply

                    seperti sebelumnya, saya cuma bisa bilang “anda sangat pas dengan nama anda”

                    • laskarjihad 4:01 pm on 06/10/2012 Permalink | Reply

                      Ungke dalam bahasa kami itu artinya” TAI K KUCING”..Apa ada taik kucing bisa ngebacot begitu…

                  • soebodo 2:15 pm on 05/10/2012 Permalink | Reply

                    ada masalah dengan nama BODO…setiap pernyatann saya diatas..ada pertanyaan yg dalam maaf….kalau merasa pinter akan tahu…mulai dari …awal diskusi dengan anda …sayang sekali…..kalu sdh pinter sekalian jawab …sejau mana sih PENGIN tahu pinter NYA
                    kalau aku sih bodo aja….

  • SERBUIFF 10:45 am on 19/09/2012 Permalink | Reply
    Tags: MUI JATIM : Setelah langgar PERGUB Syiah menyerang terlebih dahulu dengan bom dan ranjau   

    MUI JATIM : Setelah langgar PERGUB Syiah menyerang terlebih dahulu dengan bom dan ranjau 

    Rabu, 3 Zulqaidah 1433 H / 19 September 2012

    MUI JATIM : Setelah langgar PERGUB Syiah menyerang terlebih dahulu dengan bom dan ranjau

    Bilal

    Senin, 17 September 2012 10:28:02

    JAKARTA (Arrahmah.com) – Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur,Ustadz Muhammad Yunus membantah tudingan-tudingan miring yang selama ini disuarakan oleh LSM-LSM liberal seperti Kontras dan LBH Surabaya yang selalu menyudutkan MUI Jatim dalam beberapa kesempatan di media massa

    “Mereka berbicara tapi tak berdasarkan fakta, sedangkan fakta-fakta yang kami

    sampaikan sudah dibenarkan oleh aparat kepolisian,” ujar Yunus yang meemberikan klarifikasi saat Acara deklarasi #Indonesia Damai Tanpa Syiah yang diselenggarakan Forum Pemuda Islam Jakarta (Forpija) di Masjid Al-Furqan, Kompleks DDII, Kramat Raya, Jakarta Pusat, Minggu (16/9).

    Muhammad Yunus yang datang mewakili Ketua MUI Jatim KH Abdusshomad, menjelaskan

    bahwa konflik yang terjadi di Sampang adalah akumulasi dari beberapa pelanggaran yang dilakukan oleh kelompok Syiah.

    Para ulama di Sampang dan ulama yang tergabung dalam BASRA sebelumnya sudah memperingatkan Syiah Sampang yang dipimpin oleh Ketua Ikatan Jamaah Ahlul Bait cabang Sampang, Tajul Muluk, untuk tidak melakukan upaya penyebaran paham Syiah dan memprovokasi masyarakat.

    Para ulama bahkan sudah mengeluarkan beberapa butir pernyataan yang sudah disampaikan kepada aparat pemerintah dan aparat keamanan di Madura. “Bahkan kami mendapat dukungan dari Pak Karwo, Gubernur Jawa Timur,lewat Peraturan Gubernur (Pergub) No.55 tahun 2012,” tegasnya yang tampil yang tampil ke podium dengan semangat berapi-api membeberkan fakta dan data terkait apa yang sesungguhnya terjadi di Sampang.

    Gubernur Jawa Timur telah mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 55 tahun 2012. Pergub ini penguat fatwa MUI Jawa Timur mengenai pelarangan ajaran syiah di Jawa Timur.

    Sikap Pemerintah Jawa Timur ini harusnya menjadi teladan dalam bersinergi terhadap independensi ulama mengawal akidah umat.

    “Seharusnya mereka (Syiah) tidak boleh lagi menyebarkan aliran-aliran yang sudah difatwa sesat oleh majelis ulama. Namun mereka tetap menyebarkan aliran itu (Syiah),” jelas lelaki yang juga Sekretaris Jenderal Gerakan Umat Islam Bersatu Jawa Timur (GUIB) yang terdiri dari 52 ormas Islam di Jawa Timur.

    Dari sikap arogan gerakan Syiah itulah masyarakat Jawa Timur bangkit melawan Syiah. Hal ini disebabkan kelompok Syiah tidak bisa menghargai Pergub nomor 55 tahun 2012 tersebut. Inilah sebenarnya akar permasalahan dari kasus Sampang tersebut.

    “Saudara-saudara kita di Jawa Timur, khususnya di Sampang, saat ini terzalimi oleh banyak media massa. Pemberitaan yang bias, distorsi dan penuh pemutarbalikan fakta,” jelasnya

    Muhammad Yunus menyatakan seluruh ormas Islam di Jatim, baik NU, Muhammadiyah, Persis, Al-Irsyad,

    Hidayatullah, dan lain-lain sudah sepakat bahwa keberadaan Syiah di Jatim sangat meresahkan dan mengganggu stabilitas keamanan.

     

    “Kami dari GUIB yang terdiri dari 52 ormas Islam di Jatim sepakat bahwa pemerintah harus melarang keberadaan Syiah,” terangnya.

     

    Karena berbagai peringatan dan kesepakatan tak diindahkan oleh kelompok Syiah, maka terjadilah peristiwa berdarah di Sampang.

     

    Yunus menegaskan, aksi umat Islam ketika itu berlangsung damai, hanya meminta anak-anak Sampang yang ingin disekolahkan di Pesantren milik Syiah di Bangil dan Pekalongan agar membatalkan keberangkatannya.

     

    Massa menggiring kelompok Syiah untuk pulang ke rumah. Namun apa yang terjadi, ketika

    massa umat Islam mulai mendekati kawasan penganut Syiah, tiba-tiba meledaklah ranjau-

    ranjau yang berisi kelerang, gotri, dan lainnya.

    “Ranjau-ranjau tersebut nampaknya sudah dipersiapkan, meledak mengenai massa umat

    Islam. Banyak yang terluka, ranjau-ranjau kelereng itu melesat bertebaran mengenai

    umat Islam. Korban berjatuhan, bahkan ada yang tangannya nyaris putus,” ungkap Yunus.

    Provokasi dan ledakan ranjau inilah yang kemudian makin memicu kemarahan umat Islam,

    sehingga terjadi perang terbuka dengan kelompok Syiah.

    “Tim fakta menemukan bukti-bukti soal ranjau tersebut dan aparat pun sudah membenarkan laporan kita,” terangnya.

    Sayangnya, hingga hari ini bukti-bukti tersebut tidak ditindaklanjuti. Sebaliknya, pasca peristiwa justru massa umat Islam yang ditangkapi dan diputar balikan fakta sebenarnya seolah-olah pihak syiah lah yang terzalimi. (bilal/arrahmah.com)

    http://arrahmah.com/read/2012/09/17/23254-mui-jatim-setelah-langgar-pergub-syiah-menyerang-terlebih-dahulu-dengan-bom-dan-ranjau.html

     
    • Natural Cbd 8:52 pm on 31/12/2018 Permalink | Reply

      I try to visit this website at least once a day or more so I can stay up to date with the latest news and trends. I could have sworn I have been to this site at some point before. You really should write a lot more new articles because I’m sure a lot of people use this blog to find the latest insider insights in this industry. This might be just what I was searching for. I would like to encourage you to definitely continue your great work because you are very talented. Ever since the day I first read this website I have applied these tricks, they’ve greatly enhanced my daily activities.

    • ᵝᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ 1:44 pm on 12/01/2019 Permalink | Reply

      damai aje om…
      ude taqdir islam terpecah menjadi 73 golongan, terimalah taqdir elu dengan ikhlas…jangan gontok-gontokan nyari pembenaran sendiri…!!

      siape yg bener…jawabanya wallahualam bishawab, tulkagak…!!

  • SERBUIFF 12:55 pm on 18/09/2012 Permalink | Reply
    Tags: Lucy Bushill-Matthews, Menemukan Damai dalam Islam   

    Lucy Bushill-Matthews, Menemukan Damai dalam Islam 

    Lucy Bushill-Matthews, Menemukan Damai dalam Islam (1)

    Rabu, 12 September 2012, 15:26 WIB
    emel.com
    Lucy Bushill-Matthews, Menemukan Damai dalam Islam (1)
    Lucy Bushill-Matthews.

    REPUBLIKA.CO.ID, Menjadi mualaf di negara mayoritas non-Muslim, dibutuhkan perjuangan dan kesabaran ekstra untuk menghadapi setiap tantangan. Bila tak kuat, bukan tak mungkin, Islam hanya akan menjadi olok-olokan dan cemoohan banyak orang.

    Namun, bila berhasil menaklukkan tantangan itu, cahaya Islam akan senantiasa menyinari setiap sanubari manusia.

    Situasi seperti inilah yang dialami Lucy Bushill-Matthews, perempuan asli Inggris yang telah menjadi Muslimah selama 21 tahun. Perkenalan Lucy dengan Islam terbilang sangat sederhana. Dalam buku memoarnya yang berjudul “Welcome to Islam”, ibu dari tiga orang anak ini menuturkan kisah perjalanan hidupnya dalam menemukan Islam.

    Saat itu, usianya baru menginjak 16 tahun. Oleh kedua orang tuanya yang asli Inggris, ia dimasukkan ke sekolah berasrama (boarding school) tradisional Inggris.

    Sebelumnya, Lucy selalu menempuh pendidikan di sekolah khusus perempuan yang siswanya beragama Kristen. Di sekolah baru ini siswanya campur, laki-laki dan perempuan.

    Saat mengenyam pendidikan di sekolah barunya inilah, Lucy berkenalan dengan Julian, seorang pemuda Muslim berdarah campuran Inggris-Iran. Secara fisik, sosok Julian tak ada bedanya dengan pemuda Inggris lainnya.

    Namun, perilaku dan kebiasaan Julian, membuat Lucy tertarik. Julian tidak pernah minum minuman yang mengandung alkohol. Bahkan, segelas anggur pun tak akan disentuhnya. Kebiasaan ini tentu saja berbeda dan terlihat aneh dengan kebiasaan remaja Inggris, yang senantiasa menghabiskan akhir pekan dengan minuman keras dan mabuk-mabukan.

    Perilaku Julian yang dianggapnya ‘tidak wajar’ ini membuat Lucy ingin mengetahui lebih jauh tentang sikapnya. Maka itu, pertemanannya dengan Julian, ia manfaatkan untuk bertanya tentang sikapnya dan Islam. Dari penjelasan-penjelasan yang diberikan Julian, membuat Lucy makin tertarik dengan ajaran yang dianut Julian.

    REPUBLIKA.CO.ID, Perlahan-lahan, Lucy mempelajari Islam dari berbagai buku dan orang Muslim di Inggris. Di waktu luang, Lucy mulai berani berkunjung ke sebuah masjid dekat Regent’s Park, London.

    Penjaga masjid mengajaknya berkeliling masjid. Di akhir kunjungan, dia diberi buku berjudul “What Everyone Should Know about Islam and Muslims”. Buku tersebut menurut Lucy, bisa menjawab beberapa pertanyaan yang selama ini berkecamuk di hatinya.

    ”Sebelum meninggalkan masjid, sekilas aku melihat tempat shalat di dalam masjid. Tidak ada furniturnya, hanya ada karpet dari tembok ke tembok dan beberapa orang tampak sedang membaca doa dalam hati. Kulihat mereka tenang dan penuh pengharapan memanjatkan doa,” papar Lucy mengenang pengalaman pertamanya mengunjungi masjid.

    Ketertarikannya untuk mengenal tentang Islam lebih jauh semakin kuat, manakala ia dan seorang temannya mendapat undangan makan malam dari sebuah keluarga Muslim berkebangsaan Israel. Saat itu, Lucy tengah mengikuti program kerja remaja Inggris pada sebuah komunitas Yahudi (kibbutz) di bagian utara Galilee di Israel.

    Keluarga Muslim yang mengundangnya makan malam, jelas Lucy, adalah sebuah keluarga sederhana bahkan bisa dibilang memiliki kehidupan yang tergolong miskin.

    ”Mereka hanya punya dua ekor ayam di pekarangan mereka. Dan mereka memotong satu ayam itu untuk kami. Kami menyantap hidangan yang sangat lezat dan tidak memberi mereka apa pun,” ujarnya.

    Sekembalinya ke Inggris, ketertarikan Lucy terhadap Islam semakin kuat. Untuk menambah keyakinannya tentang Islam, Lucy memutuskan untuk bergabung dengan perkumpulan mahasiswa Muslim di lingkungan kampusnya, Universitas Cambridge. Padahal saat itu, ia belum memeluk Islam.

    Lucy pun semakin giat mempelajari Islam dari berbagai buku bacaan, yang banyak mengulas ajaran Islam dan komunitas Muslim. Salah satu buku yang dibacanya adalah “Islam: Beliefs and Teachings” karya Sarwar G.

    ”Ibadah Muslim mulai sedikit masuk akal bagiku begitu aku tahu artinya dalam bahasa Inggris. Ikrar keimanan harus diucapkan berulang kali, setiap shalat lima waktu. Berpuasa satu bulan dalam setahun. Menyumbangkan hartanya sekali setiap tahun, dan mengunjungi Makkah sekali seumur hidup. Muslim boleh beribadah lebih dari semua itu, tetapi tak boleh mengurangi kewajiban pokok itu,” papar Lucy mengenang perkenalannya dengan ajaran Islam.

    Menjadi Muslimah
    Puncak dicinta ulam pun tiba. Bila hati sudah semakin mantap, apa pun tak akan mungkin melepaskannya. Begitulah kata pepatah. Ungkapan ini layak disematkan pada Lucy.

    Suatu malam di bulan November 1991, Lucy tak bisa tidur nyenyak. Dia merasa gelisah. Kegelisahannya karena memikirkan tentang Tuhan. Berkali-kali ia membolak-balikkan badan dan berusaha memejamkan mata, tetap saja ia tak bisa tidur. Seakan-akan ada yang mengawasinya.

    ”Aku terjaga semalaman dengan pikiran berkecamuk tak henti-hentinya dalam kepalaku. Aku percaya pada Tuhan. Tuhan yang Serbatahu dan Mahakuat. Jika Tuhan Mahakuat, Dia pasti ada di mana-mana, dan itu berarti Tuhan juga bersamaku, saat ini. Jadi, Tuhan bisa melihatku dan Tuhan bisa melihat pikiran terdalamku. Itu benar-benar kabar buruk,” ujarnya menceritakan pengalaman yang terjadi di awal semester tahun keduanya di Cambridge.

    Kegelisahannya itu membawanya untuk semakin dalam mempelajari Islam. Dan akhirnya, saat kemantapan hati itu semakin kuat, Lucy pun berikrar untuk menjadi seorang Muslim. Walau belum resmi, ia pelan-pelan mempelajari shalat.

    Setelah benar-benar yakin, ia pun mengumumkan jati diri keislamannya seminggu kemudian. Bertempat di kamar asrama dan disaksikan sejumlah rekan-rekan sekampus, Lucy mengucapkan dua kalimat syahadat. ”Bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah, dan Muhammad adalah rasul Allah.”

    Kabar keislamannya pun segera menyebar ke segenap kampus. Teman-temannya yang non-Muslim pun semakin banyak yang mengetahuinya. Maka, saat itu, Lucy resmi menyandang status Muslimah.

    Orang tuanya baru mengetahui kabar keislamannya, ketika Lucy menyampaikan kepada mereka di saat liburan semester. Beruntung Lucy memiliki keluarga yang egaliter dan demokratis. Sang kakak, Julie, memberinya dukungan dan bersikap positif dengan keputusan Lucy menjadi Muslim.

    REPUBLIKA.CO.ID, Sementara itu, ayahnya berpikir bahwa apa yang terjadi pada Lucy hanyalah sebuah fase dalam kehidupan putrinya. Hanya sang ibu yang sempat kaget mengetahui anaknya memilih menjadi Muslimah. ”Bagaimana mungkin anaknya menjadi Muslimah?” Mungkin begitulah bayangan yang ada dalam pikiran ibunya saat itu.

    Lucy nyaris bimbang. Di satu sisi, ia tidak ingin menyakiti dan menghancurkan hati ibunya. Apalagi, di Alquran dalam Surah Al-Ahqaf ayat 15 disebutkan bahwa manusia hendaknya senantiasa berbuat baik kepada ibu-bapaknya, ibunya telah mengandungnya selama sembilan bulan, dan melahirkannya dengan susah payah.

    Namun, apa hendak dikata, Lucy tetap mantap memilih Islam sebagai agama barunya. Dan, ia tetap menjalin hubungan baik dengan kedua orang tuanya, termasuk ibu yang sangat dicintainya.

    Baginya, ibu adalah orang yang wajib dikasihi. Namun, ia juga sudah jatuh cinta dengan Islam. Dan Islam mengajarkan untuk senantiasa mengajarkan pemeluknya menghormati kedua orang tua, kendati mereka berbeda agama.

    Hari-hari yang Penuh Tantangan

    Sebagai mualaf, Lucy sangat serius menekuni ajaran Islam. Dia belajar shalat, mengenakan kerudung (jilbab), dan meninggalkan semua hal yang tidak diperbolehkan (dilarang) dalam ajaran Islam.

    Seperti, tidak mengonsumsi daging babi, minuman beralkohol, dan menghindarkan diri berduaan dengan yang bukan muhrimnya.

    Kebiasaan yang tak umum ini, awalnya sangat sulit ia lakukan. Pasalnya, hal itu sudah merupakan kebiasaan sehari-hari.

    Bahkan, menurut adat istiadat dan budaya Barat, kebiasaan mengonsumsi minuman keras dan makan daging babi adalah sesuatu yang biasa saja. Lucy pun harus berhadapan dengan kebiasaan yang tak lazim ini di tengah kehidupannya sehari-hari.

    Seperti, ketika ia memutuskan untuk menikah dengan Julian, di usianya yang masih terbilang muda, 19 tahun. Sebagaimana layaknya setiap pesta dalam kultur Barat yang wajib ada alkohol, tapi kini harus dihindari. Begitu juga, dengan makanan yang tersedia hanya yang terbuat dari bahan-bahan yang halal.

    REPUBLIKA.CO.ID, Benturan juga terjadi manakala Lucy harus memilih busana pengantin. Model yag ditawarkan selalu dengan bagian dada dan punggung terbuka.

    Sementara itu, ia menginginkan sebuah busana pengantin yang serba tertutup dan dilengkapi dengan kerudung.

    Hal ini sempat menimbulkan pertentangan antara Lucy dan sang ibu. Namun, Lucy sudah mantap untuk meyakinkan ibunya bahwa baginya hal itu adalah yang terbaik dan sesuai dengan ajaran Islam, yang telah menjadi keyakinannya.

    Berbagai benturan lainnya, banyak ditemui Lucy takkala ia memasuki dunia kerja selepas menamatkan pendidikan di Cambridge.

    Setelah lulus kuliah, Lucy diterima bekerja di sebuah perusahaan consumer goods multinasional sebagai analis keuangan.

    Sebagai penganut agama minoritas di Inggris, kantornya tak menyediakan tempat shalat. Lucy lalu menyiasatinya dengan menumpang di ruang kesehatan untuk melakukan shalat. Saat ada pasien, sebagai gantinya ia kerap menggunakan ruangan bosnya untuk tempat shalat.

    Demikian juga, ketika jam makan siang tiba. Menu nonhalal yang banyak disediakan oleh pihak pengelola kantin kantor, membuatnya harus memesan makanan terpisah, tanpa babi. Belum lagi, berbagai pertanyaan aneh dari para rekan kerjanya yang bingung melihat Lucy berkerudung.

    http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/mualaf/12/09/12/ma8alw-lucy-bushillmatthews-menemukan-damai-dalam-islam-5habis

     

     
  • SERBUIFF 11:54 am on 18/09/2012 Permalink | Reply
    Tags: Biografi Khoirul Anwar Penemu 4G   

    Biografi Khoirul Anwar Penemu 4G 

    Biografi Khoirul Anwar Penemu 4G

    Prof. Dr. Khoirul Anwar adalah orang yang menemukan dan sekaligus pemilik paten teknologi 4G berbasis OFDM (Orthogonal Frequency Division Multiplexing). Khoirul Anwar yang pernah masuk acara Kick Andy ini adalah alumni Teknik Elektro ITB dengan cumlaude di tahun 2000, kemudian melanjutkan pendidikan di Nara Institute of Science and Technology (NAIST) dan memperoleh gelar master di tahun 2005 serta doktor di tahun 2008. Khoirul Anwar juga penerima IEEE Best Student Paper Award of IEEE Radio and Wireless Symposium (RWS) tahun 2006, di California.

    Biografi Khoirul Anwar Penemu 4G

    Satu lagi peneliti Indonesia yang telah menorehkan prestasi di kancah internasional. Dia adalah Prof. Dr. Khoirul Anwar, penemu dan sekaligus pemilik paten teknologi 4G berbasis OFDM (Orthogonal Frequency Division Multiplexing). Temuannya ini kemudian mendapatkan penghargaan Best Paper untuk kategori Young Scientist pada Institute of Electrical and Electronics Engineers Vehicular Technology Conference (IEEE VTC) 2010-Spring yang digelar 16-19 Mei 2010, di Taiwan. Kini hasil temuan yang telah dipatenkan itu digunakan oleh sebuah perusahaan elektronik besar asal Jepang.

    Dosen sekaligus peneliti yang bekerja di laboratoriom Information Theory and Signal Processing, Japan Advanced Institute of Science and Technology, di Jepang ini adalah lulusan dari Jurusan Teknik Elektro, Institut Teknologi Bandung dengan predikat cum laude di tahun 2000. Ia kemudian meraih gelar master dari Nara Institute of Science and Technology (NAIST) pada tahun 2005 dan gelar doktor pada tahun 2008 di kampus yang sama. Pada tahun 2006, ia juga pernah menerima IEEE Best Student Paper Award of IEEE Radio and Wireless Symposium (RWS), di California. Khoirul juga mendapat penghargaan bidang Kontribusi Keilmuan Luar Negeri oleh Konsulat Jenderal RI Osaka pada tahun 2007.

    Putra dari pasangan (almarhum) Sudjianto dengan Siti Patmi itu, tak pernah lupa dengan asalnya. Hasil royalti paten pertamanya itu ia berikan untuk ibunya yang kini hidup bertani di Kediri. Khoirul Anwar lahir pada 22 Agustus 1978 di Kediri, Jawa Timur. Ayahnya meninggal karena sakit saat ia baru lulus SD tahun 1990. Ibunyalah kemudian yang berusaha keras menyekolahkannya. Untuk menyelesaikan S1 nya, ia berhasil mendapatkan beasiswa selama 4 tahun secara berturut-turut. Bahkan ia berhasil mendapatkan beasiswa S2 dari Panasonic, dan beasiswa S3 dari perusahaan Jepang.

    Bersama istrinya, Sri Yayu Indriyani dan tiga putra tercintanya, Khoirul tinggal di Nomi, Ishikawa, tak jauh dari tempat kerjanya. Meski berprestasi cemerlang di Jepang, namun Khoirul menyimpan keinginan untuk kembali ke Indonesia suatu hari nanti.

    Penemuan 4G

    INSPIRASI besar memang bisa datang dari mana saja, termasuk dari film animasi untuk anak-anak. Anda mungkin tak pernah mengira, sebuah film anime Jepang ternyata bisa mengilhami penemuan penting yang merevolusi anggapan tak terpatahkan di jagat transmisi telekomunikasi nirkabel.

    Tapi cerita itulah yang terjadi pada diri Khoirul Anwar, dosen sekaligus peneliti asal Indonesia yang bekerja di laboratoriom Information Theory and Signal Processing, Japan Advanced Institute of Science and Technology, di Jepang.

    Saat terdesak karena harus mengajukan tema penelitian untuk mendapatkan dana riset, Khoirul memeras otaknya. Akhirnya ide itu muncul juga dari Dragon Ball Z, film animasi Jepang yang kerap ia tonton.

    Ketika Goku, tokoh utama Dragon Ball Z, hendak melayangkan jurus terdahsyatnya, ‘Genki Dama’ alias Spirit Ball, Goku akan menyerap semua energi mahluk hidup di alam, sehingga menghasilkan tenaga yang luar biasa.

    “Konsep itu saya turunkan formula matematikanya untuk diterapkan pada penelitian saya,” kata Khoirul, kepada VIVAnews melalui surat elektroniknya, Jumat 13 Agustus 2010.

    Maka inspirasi itu kini mewujud menjadi sebuah paper bertajuk “A Simple Turbo Equalization for Single Carrier Block Transmission without Guard Interval.”

    Khoirul memisalkan jurus Spirit Ball Goku sebagai Turbo Equalizer (dekoder turbo) yang mampu mengumpulkan seluruh energi dari blok transmisi yang ter-delay, maupun blok transmisi terdahulu, untuk melenyapkan distorsi data akibat interferensi gelombang.

    Asisten Profesor berusia 31 tahun itu dapat mematahkan anggapan yang awalnya ‘tak mungkin’ di dunia telekomunikasi. Kini sebuah sinyal yang dikirimkan secara nirkabel, tak perlu lagi diperisai oleh guard interval (GI) untuk menjaganya kebal terhadap delay, pantulan, dan interferensi. Turbo equalizer-lah yang akan membatalkan interferensi sehingga receiver bisa menerima sinyal tanpa distorsi.

    Dengan mengenyahkan GI, dan memanfaatkan dekoder turbo, secara teoritis malah bisa menghilangkan rugi daya transmisi karena tak perlu mengirimkan daya untuk GI. Hilangnya GI juga bisa diisi oleh parity bits yang bisa digunakan untuk memperbaiki kesalahan akibat distorsi (error correction coding).

    “GI sebenarnya adalah sesuatu yang ‘tidak berguna’ di receiver selain hanya untuk menjadi pembatas. Jadi mengirimkan power untuk sesuatu yang ‘tidak berguna’ adalah sia-sia,” kata Khoirul.

    Gagasan ini sendiri, dikerjakan Khoirul bersama Tadashi Matsumoto, profesor utama di laboratorium tempat Khoirul bekerja. Saat itu ia dan Tadashi hendak mengajukan proyek ke Kinki Mobile Wireless Center.

    Setelah menurunkan formula matematikanya secara konkrit, Khoirul meminta rekannya Hui Zhou, untuk membuat programnya.

    Metode ini bisa dibilang mampu memecahkan problem transmisi nirkabel. Apalagi ia bisa diterapkan pada hampir semua sistem telekomunikasi, termasuk GSM (2G), CDMA (3G), dan cocok untuk diterapkan pada sistem 4G yang membutuhkan kinerja tinggi dengan tingkat kompleksitas rendah.

    Ia juga bisa diterapkan Indonesia, terlebih di kota besar yang punya banyak gedung pencakar langit, maupun di daerah pegunungan. Sebab di daerah tadi biasanya gelombang yang ditransmisikan mengalami pantulan dan delay lebih panjang.

    Tak heran bila temuan ini membesut penghargaan Best Paper untuk kategori Young Scientist pada Institute of Electrical and Electronics Engineers Vehicular Technology Conference (IEEE VTC) 2010-Spring yang digelar 16-19 Mei 2010, di Taiwan.

    Kini hasil temuan yang telah dipatenkan itu digunakan oleh sebuah perusahaan elektronik besar asal Jepang. Bahkan teknologi ini juga tengah dijajaki oleh raksasa telekomunikasi China, Huawei Technology.

    Awal Pendidikan Khoirul Anwar

    Ini bukan sukses pertama bagi Khoirul. Pada 2006, pria asal Kediri, Jawa Timur itu juga telah menemukan cara mengurangi daya transmisi pada sistem multicarrier seperti Orthogonal frequency-division multiplexing (OFDM) dan Multi-carrier code division multiple access (MC-CDMA).

    Caranya yaitu dengan memperkenalkan spreading code menggunakan Fast Fourier Transform sehingga kompleksitasnya menjadi sangat rendah. Dengan metode ini ia bisa mengurangi fluktuasi daya. Maka peralatan telekomunikasi yang digunakan tidak perlu menyediakan cadangan untuk daya yang tinggi.

    Belakangan, temuan ini ia patenkan. Teknik ini telah dipakai oleh perusahaan satelit Jepang. Dan yang juga membuatnya membuatnya kaget, sistem 4G ternyata sangat mirip dengan temuan yang ia patenkan itu.

    Namun, putra dari pasangan (almarhum) Sudjianto dengan Siti Patmi itu, tak pernah lupa dengan asalnya. Hasil royalti paten pertamanya itu ia berikan untuk ibunya yang kini hidup bertani di Kediri. “Ini adalah sebagai bentuk penghargaan saya kepada orang tua, terutama Ibu,” katanya.

    Ayah Khoirul meninggal karena sakit, saat ia baru lulus SD pada 1990. Ibunyalah kemudian berusaha keras menyekolahkannya, walaupun kedua orang tuanya tidak ada yang lulus SD.

    Sejak kecil, Khoirul hidup dalam kemiskinan. Tapi ada saja jalan baginya untuk terus menuntut ilmu. Misalkan, ketika melanjutkan SMA di Kediri, tiba-tiba ada orang yang menawarkan kos gratis untuknya.

    Saat ia meneruskan kuliah di ITB Bandung, selama 4 tahun ia selalu mendapatkan beasiswa. “Orang tua saya tidak perlu mengirimkan uang lagi,” kata Khoirul mengenang masa lalunya. Otaknya yang moncer terus membawa Khoirul ke pendidikan yang tinggi.

    Ia mendapatkan beasiswa S2 dari Panasonic, dan selanjutnya beasiswa S3 dari perusahaan Jepang. “Alhamdulillah, meski saya bukan dari keluarga kaya, tetap bisa sekolah sampai S3. Saya mengucapkan terima kasih yang tulus kepada semua pemberi beasiswa.” katanya.

    Khoirul Anwar Tidak lupa Indonesia

    Sukses di negeri orang tak membuatnya lupa dengan tanah kelahiran. “Suatu saat saya juga akan tetap pulang ke Indonesia. Setelah meraih ilmu yang banyak di luar negeri,” kata Khoirul.

    Di luar kehidupannya sebagai seorang periset, Khoirul juga mengajar dan membimbing mahasiswa master dan doktor. Kedalaman pengetahuan agama pria yang sempat menjadi takmir masjid di SMA-nya itu, juga membawanya sering didaulat memberi ceramah agama di Jepang, bahkan menjadi Khatib shalat Iedul Fitri.

    Tak hanya itu, Khoirul juga kerap diundang memberikan kuliah kebudayaan Indonesia. “Keberadaaan kita di luar negeri tak berarti kita tidak cinta Indonesia, tapi justru kita sebagai duta Indonesia,” kata dia.

    Selama mengajar kebudayaan Indonesia, ia banyak mendengar berbagai komentar tentang tanah airnya. Ada yang memuji Indonesia, tentu, ada pula yang menghujat. Untuk yang terakhir itu, ia biasanya menjawab dalam bahasa Jepang: Indonesia ha mada ganbatteimasu (Indonesia sedang berusaha dan berjuang).

    Keluarga Khoirul Anwar

    Kini, Khoirul tinggal di Nomi, Ishikawa, tak jauh dari tempat kerjanya, bersama istrinya, Sri Yayu Indriyani, dan tiga putra tercintanya. “Semua anak saya memenuhi formula deret aritmatika dengan beda 1.5 tahun,” Khoirul menjelaskan.

    Yang paling besar lahir di Kawasaki, Yokohama, berusia 7 tahun. Yang kedua lahir di Nara berusia 5,5 tahun, dan ketiga juga lahir di Nara, kini berusia 4 tahun. Ia tak sependapat dengan beberapa rekan Jepangnya, yang mengatakan kehadiran keluarga justru akan mengganggu risetnya.

    Baginya keluarga banyak memberikan inspirasi dalam menemukan ide-ide baru. “Belakangan ini saya berhasil menemukan teknik baru dan sangat efisien untuk wireless network saat bermain dengan anak-anak,” katanya.

    Malahan, Khoirul sering mengajak anak-anaknya melakukan riset kecil-kecilan di rumahnya. Bersama anak-anaknya pula, Khoirul sering menyempatkan waktu menonton bersama, terutama film animasi kegemarannya: Dragon Ball Z, Kungfu Panda, Gibli, atau Detektif Conan.

    “Film animasi mengajarkan anak kita nilai yang harus kita pahami dalam kehidupan,” kata Khoirul. Film animasi Gibli, misalnya, banyak bercerita bagaimana seharusnya manusia bisa bersahabat dengan alam, tidak merusaknya, serta mencintai mahluk hidup.

    Bahkan ide dan semangat baru terkadang muncul dari menonton film. Misalnya nilai kehidupan yang dia petik dari film Kungfu Panda: ‘There is no secret ingredient, just believe’. “Nilai ini saya artikan bahwa tidak ada rahasia sukses, percayalah bahwa apapun yang kita kerjakan bisa membuat kita sukses.” kata Khoirul.

    http://biografi.rumus.web.id/biografi-khoirul-anwar-penemu-4g/?fb_comment_id=fbc_483340358351928_5886460_488546811164616#f32c6ebdc7f0176

     
  • SERBUIFF 9:59 am on 01/09/2012 Permalink | Reply
    Tags: Arab Saudi Menjalankan Eksekusi Hukum Pancung Terhadap Tiga Orang Karena Perkosaan   

    Arab Saudi Menjalankan Eksekusi Hukum Pancung Terhadap Tiga Orang Karena Perkosaan 

    Arab Saudi Menjalankan Eksekusi Hukum Pancung Terhadap Tiga Orang Karena Perkosaan

    Posted on 15 November 2011 by Admin Blog Sunniy Salafy

    JEDDAH: Tiga pria, seorang Saudi dan dua warga negara Chad, dieksekusi di Jeddah pada hari Senin (14/11/2011)

    Badr bin Sami Al-Sudani (Saudi), Ahmad Zain dan Muhammad Ishaq Bashir Hasan (keduanya Chad) dijatuhi hukuman mati setelah dinyatakan bersalah memperkosa pembantu dan dua pria di sebuah rumah di Al-Mushrefah distrik utara Jeddah dua tahun lalu .

     

    Menurut keputusan pengadilan, mereka para penjahat menyerang pembantu wanita setelah dia berteriak ketika melihat orang asing menaiki dinding luar rumah.

    Penjahat tersebut menghabisi dua pria yang keluar dari kamar mereka ketika mendengar jeritan wanita itu. Mereka diikat dan dibekap sebelum penjahat menyodomi mereka.

    Polisi mulai melakukan penyelidikan dan menangkap pelakunya tidak lama kemudian.

    “Ketiganya masuk ke rumah larut malam, pembantu rumah tangga diperkosa berulang kali setelah mengancam untuk membunuhnya. Mereka juga menyerang tiga orang lain di rumah dan memperkosa dua dari mereka. Termasuk kejahatan mereka juga adalah merampok rumah.” Kata pernyataan Kementerian Dalam Negeri.

    arabNews

    http://sunniy.wordpress.com/2011/11/15/arab-saudi-menjalankan-eksekusi-hukum-pancung-terhadap-tiga-orang-karena-perkosaan/

     
    • wikki 1:20 pm on 03/09/2012 Permalink | Reply

      tapi akan lain ceritanya apabila kejadianya di tempat sunyi atau kebetulan tak ada orang.yang menyaksikan

      • SERBUIFF 3:00 am on 09/09/2012 Permalink | Reply

        semuanya akan melalui proses penyelidikan oleh aparat hukum…nggak bisa sembarangan memutuskan suatu perkara

    • fantasy 5:13 pm on 04/09/2012 Permalink | Reply

      bisa dituduh korban perkosaan sebagai pezinah .dan hukumanya adalah rajam

      • SERBUIFF 2:59 am on 09/09/2012 Permalink | Reply

        semuanya akan melalui proses penyelidikan apara hukum…nggak bisa sembarangan memutuskan suatu perkara

        • camar 11:00 am on 09/09/2012 Permalink | Reply

          apakah kamu mau mencoba mengatakan ini ketika rukyanty divonis hukum pancung??? apakah berlaku juga untuk tuty tursila wati??? apakah kamu peernah mengatakan ini kepada KH ZAINUDDIN mz.ketika meniduri penyanyi dangdut itu????

          • SERBUIFF 11:33 am on 18/09/2012 Permalink | Reply

            lu baca dulu akar masalah dan penyebabnya :

            inilah Kronologi Kasus Ruyati Yang Dihukum Pancung

            20 Juni 2011

            Demo hukum PancungSatu tenaga kerja kita, Ruyati binti Satubi, meninggal dunia akibat mendapat hukuman pancung oleh Kerajaan Arab Saudi. Ruyati mendapat hukuman itu karena terbukti membunuh majikannya dengan sadis.

            Kedutaan Besar RI di Arab Saudi menjelaskan, kasus Ruyati ini berawal saat dia dituduh membunuh ibu majikannya yang bernama Khairiyah Hamid yang berusia 64 tahun. Pembunuhan itu dilakukan dengan cara membacok kepala korban beberapa kali dengan pisau jagal dan kemudian dilanjutkan dengan menusuk leher korban dengan pisau dapur.

            “Dalam proses hukum yang dilalui almarhumah Ruyati sejak awal investigasi secara gamblang mengakui perbuatannya membunuh majikannya dengan cara seperti itu,” kata Duta Besar RI untuk Arab Saudi, Gatot Abdullah Mansyur, dalam keterangannya yang diterima VIVAnews.com, Senin 20 Juni 2011.

            Motif pembunuhan adalah karena rasa kesal akibat sering dimarahi oleh ibu majikannya karena gaji yang tidak dibayarkan selama 3 bulan sebesar total SR2.400. Majikannya itu juga tidak mau memulangkannya meskipun sering diminta.

            Kasus pembunuhan ini kemudian ditangani Kepolisian Sektor Al Masur Makkah Al Mukkarramah. “Penanganannya sejak awal kejadian tergolong cepat, mengingat beratnya kasus dan bukti-bukti yang kuat yang ditemukan di tempat kejadian perkara,” ujarnya.

            Persidangan Ruyati ini dilaksanakan sebanyak dua kali yakni pada 3 Mei dan 10 Mei 2010. Selama persidangan, Ruyati didampingi dua penerjemah Mahkamah berkebangsaan Indonesia dan Arab Saudi, dan juga dihadiri oleh dua orang staf dari KJRI Jeddah.

            “Demikian halnya juga dalam proses investigasi oleh badan investigasi Makkah dan reka ulang di tempat kejadian perkara, Ruyati selalu didampingi oleh penerjemah dan staf KJRI Jeddah,” jelasnya.

            Menurut Gatot, pihak KBRI sudah dua kali mengirimkan nota diplomatik kepada Kementerian Luar Negeri Arab Saudi untuk menolong Ruyati. Dalam nota itu, KBRI meminta agar perwakilan RI diberikan akses kekonsuleran seluas-luasnya sebagaimana lazimnya termasuk informasi tentang jadwal persidangan, pendampingan, dan pembelaan dalam sidang-sidang berikutnya, serta untuk mendapatkan salinan putusan hukum terhadap almarhumah, Ruyati.

            “Namun demikian, hingga pelaksanaan hukuman mati almarhumah Ruyati kami tidak menerima pemberitahuan tentang pelaksanaan eksekusi hukuman mati tersebut,” kata Gatot.

            Meski demikian, Gatot mengakui, hukuman mati itu sebenarnya dapat dibatalkan jika jika keluarga korban memaafkan pelaku pembunuhan. Akan tetapi, dalam kasus Ruyati, keluarga korban tidak bersedia memaafkan dan eksekusi mati akhirnya tetap dijalankan.

            “Pemerintah Arab Saudi sebenarnya telah melakukan sejumlah upaya untuk meringankan hukuman Ruyati, diantaranya mendapatkan status ta’zir dengan meminta keluarga korban untuk memaafkan Ruyati, tetapi upaya tersebut tidak membuahkan hasil,” jelasnya. VIVAnews

            http://www.kontralisanfm.com/2011/06/20/inilah-kronologi-kasus-ruyati-yang-dihukum-pancung/

            tg zainudin dah aku jelaskan, bosan aku…

            • wikki 5:36 pm on 18/09/2012 Permalink | Reply

              berati dalam islam tiadak ada penerimaan maaf demikian juga hal yang terjadi di banyak you tube stoning of islamic syaria

              • SERBUIFF 9:55 am on 19/09/2012 Permalink | Reply

                maaf itu tergantung pihak korban yg di bunuh, kalau mereka memaafkan maka si pembunuh bisa terhindar dari hukum pancung, dia harus bayar diyat

                lihat …Maka barangsiapa yang mendapat suatu permaafan dari saudaranya, hendaklah yang memaafkan mengikuti dengan cara yang baik, dan hendaklah yang diberi maaf membayar diyat kepada yang memberi maaf dengan cara yang baik pula. [al-Baqarah/2:178]

    • wikki 4:28 pm on 06/09/2012 Permalink | Reply

      para muslimer dimanapun kamu berada sekali kali main dong kemari..
      http://www.siaranalhayat.com/2010/11/03/budak-budak-perempuan-sebagai-properti-seksual-dalam-quran/

      • camar 4:32 pm on 06/09/2012 Permalink | Reply

        aku sangat kenal dengan serbuiff saya jamin tidak keluar lagi dari persembunyanya sebelum mengundang temanya yang setara dengan dai sejuta cabul…eh lupa kh zainudin mz maksudnya

        • SERBUIFF 9:17 am on 08/09/2012 Permalink | Reply

          hi,hi,hi..nggak pernah terlintas tuh ngajak teman2 kesini…..aku ngak pernah ngundang teman2 bung,…aku bukan pengecut….lu bisa ngomong seperti itu maka aku yakin kaulah yg suka ngajak teman2 kau kesisi…..kalau aku…sorry aja…..

          • camar 10:25 am on 08/09/2012 Permalink | Reply

            maka tuntaskanlah dalil dalil yang selama ini lo tinggalkan…!

          • SIAP 9:27 am on 19/09/2012 Permalink | Reply

            ga usah dilayani kalau kisahnya banyak ngarang, Islam agama pembuktian bukan agama Fitnah sama dengan apa yg sudah diajarkan oleh Nabi Isa, as sebelumnya. kalau ngikutin ajaran paulus fitnah emang udah makan sehari hari bro

      • SERBUIFF 9:20 am on 08/09/2012 Permalink | Reply

        ho,ho,ho…lu ngak lihat perlakuan budak2 oleh orang kristen dan yahudi ?….islam paling cepat menhgapus perbudakan…eh mosok di abad 18 masih ada tuh perbudakan yg dilakukan orang kristen dan yahudi,….ngaca donk…

        • camar 10:28 am on 08/09/2012 Permalink | Reply

          sejak Yesus kembali ke sorga perbudakan sudah dihapus dari keluarga kristen

          • SERBUIFF 3:02 am on 09/09/2012 Permalink | Reply

            emang lu lihat yesus turun ke sorga, ? buktinya orang kristen masih memberlakukan perbudankan sampai abad ke 18 -19, lu tahu sejarah nggak ?

            • camar 11:03 am on 09/09/2012 Permalink | Reply

              Yesus naik kesurga dengan meninggalkan pesan pesan surgawi…yaitu pedoman abadi dalam menjalani hidup ..kepada kehidupan yang kekal.

              • SERBUIFF 11:35 am on 18/09/2012 Permalink | Reply

                lu bukan pengikut yesus, tapi pengikut paulus…

                • camar 5:41 pm on 18/09/2012 Permalink | Reply

                  aha..sdr kehabisan kata kata ya…..siapapun yan ku ikuti yang pasti tidak menyuruh membunuh merampok dan selalu menghargai orang lain..

                  • SERBUIFF 9:59 am on 19/09/2012 Permalink | Reply

                    islam nggak ada menyuruh membunuh merampok. Islam menghargai orang lain kok

                    • Jepri 8:51 am on 27/09/2012 Permalink | Reply

                      nabinya aja ngrampok sama ngebunuh, umatnya ikutan donk….

                      • SERBUIFF 12:14 am on 30/09/2012 Permalink

                        ngerampok apaan ? membunuh apaan ?..nggak ada tuh…

      • cak gimin 7:05 am on 09/09/2012 Permalink | Reply

        @wiki: ini ada sedikit gambaran dari saya tentang blog yang anda anjurkan untuk dikinjungi.
        trimakasih sebelumnya.

        Sahih Bukhari: Volume 5, Book 59, Number 459:
        Dikisahkan oleh Ibn Muhairiz: Aku masuk ke dalam mesjid dan melihat Abu Khudri dan lalu duduk di sebelahnya dan bertanya padanya tentang coitus interruptus (Al-Azl). Abu berkata, “Kami pergi bersama Rasul Allah untuk Ghazwa (penyerangan terhadap) Banu Mustaliq dan kami menerima tawanan2 perang diantara para tawanan perang dan kami berhasrat terhadap para wanita itu dan sukar untuk tidak melakukan hubungan seksual dan kami suka melakukan coitus interruptus (=membuang sperma di luar vagina). Maka ketika kami bermaksud melakukan azl/coitus interruptus kami berkata: “Bagaimana kami dapat melakukan coitus interruptus tanpa menanyakan Rasul Allah yang ada diantara kita?” Kami bertanya padanya tentang hal ini dan dia berkata: “Lebih baik kalian tidak melakukan itu, karena jika jiwa (dalam hal ini jiwa bayi) manapun (sampai hari Kebangkitan) memang ditentukan untuk menjadi ada, maka jiwa itu pun akan ada.’”
        Sahih Bukhari: Volume 9, Book 93, Number 506:
        Dikisahkan oleh Abu Said Al-Khudri: Ketika dalam peperangan dengan Bani Al-Mustaliq, mereka (tentara Muslim) menangkap tawanan2 wanita dan ingin menyebuhi wanita2 itu tanpa membuat mereka hamil. Maka mereka (tentara Muslim) tanya pada Nabi tentang azl/coitus interruptus …
        JAWABAN:
        Hadits di atas memang berbicara mengenai hubungan seksual antara kaum muslimin dengan tawanan perang wanita namun kita harus menyadari bahwa ada dua hal yang menjadi persoalan disini, pertama benarkah hubungan seksual tersebut tanpa dilandasi pernikahan, kedua apa yang menyebabkan Abu Sa’id al khudri melakukan azl?.
        Pertama kita harus mengetahui bahwa perang bani musthaliq di mana peristiwa itu terjadi (Imam Muslim meriwayatkan kejadian tersebut terjadi ketika selesai perang bani musthaliq lihat kitab Shahih Muslim, kitab pernikahan hadits nomor 2599) kaum muslimin masih diperkenankan melakukan pernikahan mut’ah, yaitu pernikahan sementara yang dilakukan tidak lebih dari tiga hari .
        Diriwayatkan oleh Jabir bin ‘Abdullah dan Salama bin Al-Akwa’ : “Ketika kami berada dalam peperangan, Rasulullah Saw datang kepada kami, “Kamu telah diperbolehkan untuk melakukan nikah mut’ah, jadi lakukanlah. “Salama berkata : Rasulullah saw berkata:”Jika laki-laki dan wanita setuju melakukan nikah mut’ah pernikahan mereka berlangsung selama tiga malam, dan jika mereka suka untuk melanjutkan mereka dapat melakukannya, dan jika mereka mau berpisah mereka dapat melakukannya. (HR Bukhari 62:52)
        Akan tetapi jenis pernikahan ini kemudian dilarang oleh Rasulullah semenjak perang khaibar.
        Ali meriwayatkan pada waktu perang Khaibar, Rasulullah saw melarang nikah mut’ah (HR Bukhari 59:527)
        Perang terhadap bani musthaliq memang terjadi sebelum perang khaibar dari sinilah kita dapat menyimpulkan mengapa Abu sa’id al khudri melakukan azl, yaitu dikarenakan tawanan perang tersebut beliau nikahi secara sementara, sehingga dia tidak ingin pernikahan sementara tersebut berbuntut terhadap kelahiran seorang anak yang mengakibatkan munculnya beban dan tanggungjawab baru terhadap dirinya dan wanita tawanan perang tersebut.
        ONANISME dalam Bibel: “Penarikan penis dari vagina sebelum ejakulasi” (Kamus “New Collins”). Istilah medisnya -”Coitus Interruptus”
        “Lalu berkatalah Yehuda kepada Onan (Adik Er), ‘Hampirilah istri kakakmu itu, kawinlah dengan dia … ‘
        Tetapi Onan tahu, bahwa bukan ia yang empunya keturunannya nanti (tidak dapat membawa namanya), sebab itu setiap kali ia menghampiri (berhubungan seksual dengan) istri kakaknya itu (Tamar), ia membiarkan maninya terbuang, supaya ia jangan memberi keturunan (nama) kepada kakak-nya.” (Kejadian 38: 8-9).
        Bagaimana sebenarnya status seorang tawanan perang yang statusnya bisa berubah menjadi budak dan bagaimana memperlakukannya? Dalil-dalil di bawah ini yang akan menjawab persepsi yang salah dari asumsi Kristen terhadap Islam dalam soal tawanan:
        QS. 4.24. dan (diharamkan juga kamu mengawini) wanita yang bersuami, kecuali budak-budak yang kamu miliki [282] (Allah telah menetapkan hukum itu) sebagai ketetapan-Nya atas kamu. Dan dihalalkan bagi kamu selain yang demikian [283] (yaitu) mencari isteri-isteri dengan hartamu untuk dikawini bukan untuk berzina. Maka isteri-isteri yang telah kamu ni’mati (campuri) di antara mereka, berikanlah kepada mereka maharnya (dengan sempurna), sebagai suatu kewajiban; dan tiadalah mengapa bagi kamu terhadap sesuatu yang kamu telah saling merelakannya, sesudah menentukan mahar itu [284]. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
        [282] Maksudnya : budak-budak yang dimiliki yang suaminya tidak ikut tertawan bersama-samanya. [283] Ialah : selain dari macam-macam wanita yang tersebut dalam ayat 23 dan 24 surat An Nisaa’. [284] Ialah : menambah, mengurangi atau tidak membayar sama sekali maskawin yang telah ditetapkan.
        SEBAB TURUNNYA AYAT: Muslim, Abu Daud, Tirmizi meriwayatkan dari Abu Said Al-Khudri, katanya, “Kami beroleh wanita-wanita tawanan dari Bani Authas yang masih mempunyai suami. Mereka tidak bersedia kami campuri disebabkan masih bersuami itu. Lalu kami tanyakan hal itu kepada Nabi saw., maka turunlah ayat, ‘Dan diharamkan mengawini wanita-wanita yang bersuami kecuali hamba sahaya yang menjadi milikmu.‘ (Q.S. An-Nisa 24) maksudnya kecuali yang diberikan Allah kepadamu sebagai orang-orang tawanan, maka dengan ayat itu halallah bagi kami kehormatan mereka.”
        Thabrani dari Ibnu Abbas mengetengahkan, katanya, “Ayat itu turun di waktu perang Hunain tatkala kaum muslimin diberi kemenangan oleh Allah di perang Hunain, mereka mendapatkan beberapa orang wanita dari kalangan Ahli Kitab yang masih mempunyai suami. Jika salah seorang di antara mereka hendak dicampuri maka jawabnya, ‘Saya ini bersuami’, maka turunlah ayat, ‘Dan diharamkan pula kamu mengawini wanita-wanita yang bersuami…’ sampai akhir ayat.” (Q.S. An-Nisa 24)
        Ibnu Jarir mengetengahkan dari Muammar bin Sulaiman, dari bapaknya, katanya, “Seorang laki-laki dari Hadramaut mengajukan soal, ‘Bagaimana bila suami-suami telah menetapkan maskawin lalu siapa tahu mereka ditimpa oleh kesulitan’, maka turunlah ayat, ‘Dan kamu tidak berdosa mengenai sesuatu yang telah saling kamu relakan, setelah mahar ditetapkan itu.’” (Q.S. An-Nisa 24)
        QS. 8.70. Hai Nabi, katakanlah kepada tawanan-tawanan yang ada di tanganmu: “Jika Allah mengetahui ada kebaikan dalam hatimu, niscaya Dia akan memberikan kepadamu yang lebih baik dari apa yang telah diambil daripadamu dan Dia akan mengampuni kamu”. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
        QS. 8.71. Akan tetapi jika mereka (tawanan-tawanan itu) bermaksud hendak berkhianat kepadamu, maka sesungguhnya mereka telah berkhianat kepada Allah sebelum ini, lalu Allah menjadikan(mu) berkuasa terhadap mereka. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
        Memang benar Islam mengajarkan boleh menikahi budak wanita dan status wanita tersebut tetap budak tangan kanan, namun Allah Azza wajalla lebih senang lagi terhadap orang yang membebaskan wanita tersebut dan menikahinya dan menjadikan statusnya menjadi istri bukan hanya seorang budak.
        Ada sebuah catatan yang harus dipahami bahwa di dalam Islam terdapat istilah “milkul yamin” yang artinya budak milik tangan kanan dan ini adalah istilah yang biasanya dikorelasikan dalam konteks hubungan seksual antara budak dan majikan, Quran selalu menggunakan istilah ini didalam korelasi hubungan seksual tersebut
        QS. 23:5-6. dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki (aumaamalakat aimaanuhum) ; maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela.
        QS.4.3. Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yang yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi : dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki (aumaamalakat aimaanukum). Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya.
        QS. 70.30. Dan orang-orang yang memelihara kemaluannya, kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak-budak yang mereka miliki (aumaamalakat aimaanuhum) , maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela.
        Dari sini kita harus membedakan istilah milkul yamin dengan istilah budak biasa dimana istilah milkul yamin tidak digunakan, yaitu dimana konteks korelasinya berbeda yaitu pada bukan pada konteks hubungan suami istri. Sebagai contoh istilah yang digunakan untuk menggambarkan kedudukan budak mukmin dengan wanita musyrik.
        QS.2.221. Dan janganlah kamu menikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak (amatun) yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka beriman.
        Quran menjelaskan bahwa milkul yamin adalah budak yang dinikahi atau dengan kata lain budak yang dalam konteks hubungan seksual sah secara hukum karena telah melalui proses pernikahan.
        QS. 4.24. dan (diharamkan juga kamu mengawini) wanita yang bersuami, kecuali budak-budak yang kamu miliki (Allah telah menetapkan hukum itu) sebagai ketetapan-Nya atas kamu. Dan dihalalkan bagi kamu selain yang demikian (yaitu) mencari isteri-isteri dengan hartamu untuk dikawini bukan untuk berzina. Maka isteri-isteri yang telah kamu nikmati (campuri) di antara mereka, berikanlah kepada mereka maharnya (dengan sempurna), sebagai suatu kewajiban; dan tiadalah mengapa bagi kamu terhadap sesuatu yang kamu telah saling merelakannya, sesudah menentukan mahar itu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
        At Tabarani meriwayatkan ayat ini turun pada waktu perang Hunain di mana kaum muslimin menang dan mendapatkan beberapa tawanan wanita, ketika akan dicampuri mereka menolak dengan alasan bersuami, lalu kaum muslimin bertanya mengenai hal ini kepada Rasulullah saw, lalu turun ayat ini, hadits yang sama diriwayatkan imam Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, dan An-Nasa’i.
        Quran dengan jelas menyatakan bahwa haram hukumnya menikahi wanita-wanita yang telah bersuami kecuali wanita yang telah menjadi tawanan perang, mengapa demikian karena wanita yang menjadi tawanan perang terputus hubungannya dengan suaminya karena posisi suaminya adalah sebagai musuh yang memerangi Islam dan kaum muslimin, selain daripada mereka termasuk golongan yang musyrik, dari sini juga dapat kita pahami bahwa yang dimaksud dengan “dicampuri” adalah menikahi mereka terlebih dahulu hal ini jelas dengan redaksi ayat diatas yang mengatakan:
        QS.4.24. dan (diharamkan juga kamu mengawini) wanita yang bersuami, kecuali budak-budak yang kamu miliki (Allah telah menetapkan hukum itu) sebagai ketetapan-Nya atas kamu.
        Ayat lain yang mempertegas diwajibkannya seorang majikan untuk menikahi budaknya sebelum berhubungan seksual dengannya adalah:
        QS. 4.25. Dan barangsiapa diantara kamu (orang merdeka) yang tidak cukup perbelanjaannya untuk mengawini wanita merdeka lagi beriman, ia boleh mengawini wanita yang beriman, dari budak-budak yang kamu miliki.
        Hadits mengenai pernikahan antara shafiyyah dan Rasulullah Saw juga memperkuat tentang pernikahan yang diwajibkan untuk menghalalkan hubungan suami istri antara budak dengan majikan:
        Diriwayatkan oleh Anas : “Rasulullah tinggal selama tiga malam antara khaibar dan madina dan telah menikahi shafiya. Aku mengundang kaum muslimin untuk menghadiri pesta pernikahan dan di sana tidak ada daging dan roti di dalam pesta tersebut, akan tetapi rasulullah memerintahkan Bilal untuk menggelar tatakan kulit yang di atasnya terdapat biji, mentega dan susu masam kental mengeringkan ditaruh. Kaum muslimin bertanya diantara diri mereka, “apakah Shafiyya akan menjadi salah satu ummul mukminin (istri Rasulullah) ataukah hanya menjadi budaknya saja” (Bukhari 59:524)
        Dalam hadits diatas para sahabat masih bertanya-tanya tentang kedudukan Shafiya, padahal nampak jelas bagi kita semua bahwa Rasulullah telah mengadakan pesta pernikahan antara dirinya dengan Shafiya. Jawabannya dari teka teki ini adalah walaupun telah dinikahi tidak ada kejelasan tentang status Shafiya sebagai Istri atau budak tangan kanan (milkul yamin), artinya pemahaman kaum muslimin pada waktu itu sejatinya adalah bahwa untuk menghalalkan hubungan seksual dengan budak harus dilakukan dengan terlebih dahulu melakukan proses pernikahan. Dari sini jelaslah bagi kita bahwa nikah hukumnya wajib terhadap budak sekalipun.
        Dan Islam menjadikan mereka memiliki beberapa hak yang menjamin mereka hidup dengan mulia bersama saudara-saudara mereka dan menjadikan mereka dimuliakan. Mereka juga memiliki hak-hak seperti manusia lainnya. Islam juga mengharamkan menzhalimi mereka dengan cara apapun dan memerintahkan para pemilik untuk tidak memberikan pekerjaan yang tidak sanggup mereka lakukan. Jika memang harus memberikan pekerjaan itu maka para pemilik harus membantu mereka.
        Rasul SAW bersabda:
        “Sesungguhnya saudara kalian itu adalah khawal (pembantu) kalian yang Allah jadikan mereka di bawah tangan kalian. Barangsiapa yang saudaranya berada di bawah tangannya, maka hendaklah memberinya makan dari apa yang dia makan dan hendaklah memberinya pakaian dari apa yang dia pakai, dan janganlah kalian membebani mereka dengan sesuatu yang tidak sanggup mereka kerjakan. Jika kalian membebani mereka, maka bantulah mereka.” (Shahih Bukhari)
        “Janganlah salah seorang dari kalian mengatakan: budak laki-lakiku dan budak perempuanku. Kalian, semua laki-laki adalah hamba Allah, dan kalian, semua perempuan adalah hamba Allah. Akan tetapi hendaklah mengatakan: ghulaamii (anak kecil laki-lakiku) dan jaariyatii (anak kecil perempuanku), fataaya (anak muda laki-lakiku) dan fataatii (anak muda perempuanku).” (Shahih Muslim)
        “Barangsiapa yang memukul seorang ghulam karena suatu batasan yang belum dia datangi, atau menamparnya, maka kafaratnya adalah memerdekakannya.” (Shahih Muslim)
        “Barangsiapa yang mengebiri budaknya maka kami akan mengebirinya.” (Sunan An-Nasa’i)
        “Barangsiapa yang membunuh budaknya, maka kami akan membunuhnya, dan barangsiapa yang memotong budaknya, maka kami akan memotongnya.” (Sunan Abu Daud dan At-Tirmidzi)
        QS.24.33. Dan budak-budak yang kamu miliki yang memginginkan perjanjian, hendaklah kamu buat perjanjian dengan mereka[1036], jika kamu mengetahui ada kebaikan pada mereka, dan berikanlah kepada mereka sebahagian dari harta Allah yang dikaruniakan-Nya kepadamu[1037].
        Catatan kaki: [1036]. Salah satu cara dalam agama Islam untuk menghilangkan perbudakan, yaitu seorang hamba boleh meminta pada tuannya untuk dimerdekakan, dengan perjanjian bahwa budak itu akan membayar jumlah uang yang ditentukan. Pemilik budak itu hendaklah menerima perjanjian itu kalau budak itu menurut penglihatannya sanggup melunasi perjanjian itu dengan harta yang halal.
        [1037]. Untuk mempercepat lunasnya perjanjian itu hendaklah budak- budak itu ditolong dengan harta yang diambilkan dari zakat atau harta lainnya.
        Hadist Nabi SAW yang lain juga mengatakan:
        “Jagalah shalat dan budak-budak kalian. Jagalah shalat dan budak-budak kalian.” (Sunan Ibnu Majah, Musnad Ahmad, Shahih Al-Jami’ 3873)

        islam tidak pernah menyarankan perbuatan yang hina seperti menggauli budak (milik sendiri) walaupun budak pada jaman itu adalah strata golongan sosial yang terendah. dan islam tidak pernah mengakui adanya perbedaan kasta dalam hidup manusia, karena semua manusia adalah sama dihadapan ALLAH, kecuali amal perbuatan mereka sendiri yang akan membedakannya. (menggauli budak adalah perbuatan yang hina pada waktu itu, ini adalah pendapat non muslim pada waktu itu dan bukan pendapat ISLAM karena ALLAH Yang Maha Suci tidak akan pernah mengijinkan umatNYA untuk melakukan perbuatan yang hina sekalipun kepada budak, karena menggauli budak tanpa adanya ikatan pernikahan sama dengan zina dan perkosaan dan itu lebih kejam dari pada memukul budak dan tidak memberi makan kepada budak, karena kesucian adalah sebagian dari harga diri ayng sangat dijunjung tinggi oleh setiap manusia).

        • camar 6:00 pm on 09/09/2012 Permalink | Reply

          sdr cak.gimin yth maaf bila saya postingkan tulisan ini

          1 Pemerkosaan budak, pembantu atau tawanan.
          Sahih Muslim no. 3388:

          Jabir melaporkan: Kami dulu mempraktekkan azl semasa hidup Rasulullah. Berita ini (praktek azl) terdengar oleh Rasulullah , dan ia tidak melarang kami.

          Sahih Bukhari 59, no 637:

          Dikisahkan oleh Buraida: Nabi mengirim Ali ke Khalid untuk membawa Khumus (barang rampasan) dan aku membenci Ali, dan Ali yang yang telah mandi (setelah melakukan hubungan seksual dengan seorang tawanan wanita). Aku berkata kepada Khalid, ” Apakah kau tidak melihatnya (yang dilakukan Ali)?” Ketika kami bertemu Nabi aku menyebutkan peristiwa itu kepadanya. Ia berkata, ” O Buraida! Apakah kamu membenci Ali?” Aku berkata, ” Ya.” Ia berkata, ” Apakah kamu benci dia, karena ia mendapat lebih banyak dari khumus (rampasan) tersebut.”

          Sahih Muslim no. 3371:

          Abu Sirma berkata kepada Abu Sa’id al Khadri: O Abu Sa’id, apakah kau mendengar Rasul Allah berkata tentang al-azl (coitus interruptus)? Dia berkata: Ya, dan menambahkan: Kami pergi bersama Rasul Allah dalam perjalanan ke Bi’l-Mustaliq dan mengambil tawanan2 wanita Arab yang cantik2; kami terangsang melihat mereka, karena kami jauh dari istri2 kami, (tapi pada saat yang sama) kami juga ingin menggunakan mereka sebagai sandra untuk ditebus (dengan uang). Karena itu kami mengambil keputusan untuk berhubungan seks dengan mereka (captive womens) tapi dengan melakukan azl (coitus interruptus)

          Sahih Muslim no. 3373:

          Abu Sa’id al-Khudri melaporkan: Kami menangkap tawanan2 wanita dan kami ingin melakukan ‘azl/coitus interruptus dengan mereka

          Azl / coitus interruptus = penyemburan sperma diluar vagina.

          Sungguh malang harkat dan martabat wanita setelah jatuh ditangan Islam, agama “pecinta damai” ini, sudah jatuh (tertangkap Islam) tertimpa penis muslim pula (di coitus)….benar benar Agama Rahmatan lil ‘alam….

          2 Pemerkosaan mantan istri

          QS 33:51.

          Kamu boleh menangguhkan menggauli siapa yang kamu kehendaki … Dan siapa-siapa yang kamu ingini untuk menggaulinya kembali dari perempuan yang telah kamu cerai, maka tidak ada dosa bagimu. ….

          Di ayat tersebut terdapat dua frase kata yang dapat digunakan sebagai “alat pelegitimasi perzinahan dan perkosaan” yaitu:

          1) Apa makna “menggauli” itu dalam konteks bahasa, yaitu tidak lain adalah ” Meniduri, menyetubuhi, dan senggama “.

          Dalam Qur’an juga terdapat ayat yang berbunyi, “Fa al-an basyiru hunna.” Kata “basyiru” di sini artinya “gaulilah”. Artinya lengkapnya, “Maka sekarang, gaulilah istri-istri kalian”. Kata “menggauli” mengandung arti “jima`”. Seperti misalnya “menggauli perempuan.” Jelas ini sudah menggambarkan ke-porno-an.

          Jangan diartikan bahwa menggauli sama dengan rujuk, sebab konteks menggauli dapat dilihat dalam tafsir dan sirakh dibawah ini:

          Adalah sahabat Umar bin Khatab r.a, ia pulang dari rumah Nabi Saw sudah larut malam, ia hendak mendatangi istrinya, kata istrinya, “Aku sudah tidur”. Kata Umar, engkau belum tidur, dan ia tetap menggauli istrinya. Keesokan harinya ia mengatangi Rasulullah Saw, katanya. “Aku mohon izin kepada Allah dan kepadamu, karena nafsuku sudah membujukku, sehingga aku menggauli istriku. Apakah ada rukhsokh (keringanan) bagiku?” jawab Rasulullah Saw, “tidak begitu wahai Umar”. Kemudian turunlah ayat ini. Sahabat lain pun berbuat serupa, diantaranya Ka’ban bin Malik (Tafsir at-Thobariy).

          SIRAH NABAWIYAH IBNU HISYAM JILID 2

          Penulis: Abu Muhammad Abdul Malik bin Hisyam Al-Muafiri,

          Penerjemah: Fadhli Bahri, Lc.; 632 —Sirah Nabawiyah Ibnu Hisyam-Il

          Aisyah binti Abu Bakar Radhiyallahu Anhuma

          Rasulullah menikahi Aisyah binti Abu Bakar Ash-Shiddiq di Makkah ketika Aisyah berumur tujuh tahun dan menggaulinya di Madinah ketika ia berusia sembilan atau sepuluh tahun.

          Jadi arti yang tepat dalam konteks ayat “Kamu ingin untuk menggaulinya” sama dengan “kamu ingin untuk menidurinya” atau “kamu ingin untuk menyetubuhinya”

          2). Frase kedua dari legitimasi perzinaan dalam Quran dengan ayat yang sama yaitu “dari perempuan yang telah kamu cerai”

          Kita mengetahu bahwa konsep cerai (divorce) secara umum berarti tidak ada ikatan, atau hubungan antara suami isteri. pada ayat itu juga telah menunjukkan waktu lampau yaitu tertulis pada kata “telah kamu cerai”

          Maka dalam QS 33:51 terdapat konsep yang sudah dilegitimasi untuk kenikmatan pria muslim untuk meniduri bekas istrinya setelah bercerai, lalu apakah itu bukan zina? Dan jika sang mantan istri menolak, dan sang pria tetap memaksa bukankah ini namanya perkosaan?

          3 Perkosaan sesama muslim

          Ada celah “berbahaya” dalam hukum perzinahan seperti yang diterapkan oleh negara2 Islam sesuai dengan Syariah Islam menurut Quran dan Hadist. Celah tersebut adalah:

          Jika seseorang lelaki hidung belang (baik masih lajang ataupun sudah menikah) melakukan perzinahan, perkosaan atau menghamili seorang gadis perawan, maka si gadis tersebut tidak bisa mengelak dari hukum Islam karena kehamilan dia sebagai bukti kuat perzinahan dan pasti akan dihukum.

          Sedangkan si lelaki selama tidak mengaku atau tidak ada 4 orang lelaki (soleh) saksi mata yang menyaksikan secara bersamaan si lelaki “memasukkan keris ke dalam sarung” (definisi zinah dalam Islam) maka si lelaki tidak akan bisa di sentuh oleh hukum rajam atau apapun namanya.

          Definisi Zinah dalam Islam:

          “Zina secara bahasa adalah bersetubuh, sedangkan secara istilah syariat, Zina adalah memasukkan alat kelamin laki-laki di dalam alat kelamin perempuan yang haram baginya.”

          • cak gimin 1:55 am on 10/09/2012 Permalink | Reply

            @camar: trimakasih sebelumnya dan saya senang sekali dengan respon anda.
            langsung saja ya:

            1. mengenahi hadist Sahih Bukhari 59, no 637, saudara camar sebenarnya hadist diatas adalah hadist palsu dan tidaklah shokeh yang benar isinya adalah sebagai berikut:

            Telah menceritakan kepadaku Muhammad bin Basysyar Telah menceritakan kepada kami Rauh bin ‘Ubadah Telah menceritakan kepada kami ‘Ali bin Suaid bin Manjuf dari ‘Abdullah bin Buraidah dari Bapaknya dia berkata; Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam mengutus ‘Ali untuk menemui Khalid bin Al Walid agar mengambil seperlima harta rampasan perang. Aku adalah orang yang membenci Ali yang pada waktu itu dia sudah mandi. Lalu aku berkata kepada Khalid; ‘Apa kau tidak melihat apa yang dilakukannya? Tatkala aku menemui Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam aku sampaikan kepada beliau perihal Ali maka beliau bersabda: Wahai Buraidah! Apakah kau membenci ‘Ali? aku Buraidah menjawab: ‘Ya.’ Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam bersabda: Jangan membencinya karena ia berhak mendapatkan yang lebih dari itu dari harta rampasan perang.

            jadi hadist diatas sama sekali ridak ada hubungannya dengan masalah sex terhadap budak.

            2. tentang Azl / coitus interruptus = penyemburan sperma diluar vagina.

            silahkan simak penjelasan saya ini denganteliti.

            Hadits di atas memang berbicara mengenai hubungan seksual antara kaum muslimin dengan tawanan perang wanita namun kita harus menyadari bahwa ada dua hal yang menjadi persoalan disini, pertama benarkah hubungan seksual tersebut tanpa dilandasi pernikahan, kedua apa yang menyebabkan Abu Sa’id al khudri melakukan azl?.
            Pertama kita harus mengetahui bahwa perang bani musthaliq di mana peristiwa itu terjadi (Imam Muslim meriwayatkan kejadian tersebut terjadi ketika selesai perang bani musthaliq lihat kitab Shahih Muslim, kitab pernikahan hadits nomor 2599) kaum muslimin masih diperkenankan melakukan pernikahan mut’ah, yaitu pernikahan sementara yang dilakukan tidak lebih dari tiga hari .
            Diriwayatkan oleh Jabir bin ‘Abdullah dan Salama bin Al-Akwa’ : “Ketika kami berada dalam peperangan, Rasulullah Saw datang kepada kami, “Kamu telah diperbolehkan untuk melakukan nikah mut’ah, jadi lakukanlah. “Salama berkata : Rasulullah saw berkata:”Jika laki-laki dan wanita setuju melakukan nikah mut’ah pernikahan mereka berlangsung selama tiga malam, dan jika mereka suka untuk melanjutkan mereka dapat melakukannya, dan jika mereka mau berpisah mereka dapat melakukannya. (HR Bukhari 62:52)
            Akan tetapi jenis pernikahan ini kemudian dilarang oleh Rasulullah semenjak perang khaibar.
            Ali meriwayatkan pada waktu perang Khaibar, Rasulullah saw melarang nikah mut’ah (HR Bukhari 59:527)

            jadi untuk mengantisipasi pemerkosaan dalam perang terhadap tawanan wanita maka Nabi membolehkan adanya perkawinan mut’ah, dan inipun tidak berdasarkan paksaan. jadi intinya dalam islam tidak ada pemerkossaan/perzinaan terhadap tawanan perang wanita. karena dalam islam zina adalah termasuk dosa besar.

            3. QS 33:51
            …..menggaulinya kembali dari perempuan yang telah kamu cerai,……
            kata cerai dalam hal ini bisa berarti pisahkan. dan kata2 cerai dalam tafsir ayat ini tidak mengandung arti perpisahan perkawinan, melainkan pemisahan dalam gilran hubungan intim terhadap istri.

            anda bisa menyimak tafsir yang berikut:

            (Kamu boleh menangguhkan) dapat dibaca Turji-u dengan memakai huruf Hamzah pada akhirnya, juga dapat dibaca Turjiy dengan memakai huruf Ya pada akhirnya sebagai ganti dari Hamzah, artinya menangguhkan (siapa yang kamu kehendaki di antara mereka) yakni istri-istrimu itu dari gilirannya (dan boleh pula kamu menggilir) yaitu mengumpulkan gilirannya (siapa yang kamu kehendaki) di antara mereka kemudian kamu mendatanginya. (Dan siapa-siapa yang kamu ingini) kamu sukai untuk menggaulinya kembali (dari perempuan yang telah kamu pisahkan) dari gilirannya (maka tidak ada dosa bagimu) di dalam memintanya dan menggaulinya untukmu. Hal ini disuruh dipilih oleh Nabi sesudah ditentukan bahwa gilir itu wajib baginya. (Yang demikian itu) yakni boleh memilih itu (lebih dekat) kepada ketenangan hati mereka dan mereka tidak merasa sedih, dan semuanya rela dengan apa yang telah kamu berikan kepada mereka) yaitu tentang hal-hal yang telah disebutkan tadi menyangkut masalah boleh memilih di dalam menggilir (tanpa kecuali) lafal ayat ini mengukuhkan makna Fa’il yang terkandung di dalam lafal Yardhaina. (Dan Allah mengetahui apa yang tersimpan dalam hati kalian) mengenai masalah wanita atau istri dan kecenderungan hatimu kepada sebagian dari mereka. Dan sesungguhnya Kami menyuruh kamu memilih hanyalah untuk mempermudah kamu di dalam melakukan apa yang kamu kehendaki. (Dan adalah Allah Maha Mengetahui) tentang makhluk-Nya (lagi Maha Penyantun) mengenai menghukum mereka.

            dan setelah itu silahkan anda simak hadist yang berikut:

            Hadits Bukhari 4415
            meminta izin kepada kami jika tiba giliran beliau bersama salah satu istrinya setelah turunnya ayat: Kamu boleh menangguhkan menggauli siapa saja yg kamu kehendaki di antara mereka & boleh pula menggauli siapa saja yg kamu kehendaki. Dan siapa-siapa yg kamu ingini untuk menggaulinya kembali dari perempuan yg telah kamu cerai maka tak ada dosa bagimu…. (Al Ahzab: 51). Maka Mu’adzah bertanya Aisyah; Apa yg kamu katakan kepada Nabi ketika beliau meminta izin kepadamu?
            Dia menjawab; Aku katakan kepada beliau jika hari itu hari giliranku, maka saya tak akan memberikannya untuk yg lain. Hadits ini diriwayatkan pula oleh ‘Abad bin ‘Abad dia mendengar ‘Ashim.

            jadi intinya kata2 cerai yang anda maksudkan dalam ayat diatas bukanlah berarti pisah hubungan suami istri. dan dalam fakta islam yang ada tidak ada legitimasi untuk berbuat zina kepada bekas istri yang sudah diceraikan. dan perlu juga anda ketahui saudara camar bahwa menikahi kembali mantan istri yang telah diceraikan dengan talak 3 harus melalui proses yang sangat rumit. silahkan juga anda simak kutipan dibawah ini:

            talak yang telah dijatuhkan sebanyak tiga kali, berarti talaknya terkategori Talak Ba-In Bainunah Kubro sehingga berlaku hukum-hukum Talak Ba-In Bainunah Kubro. Diantara hukumnya adalah, jika suami hendak menikahi kembali istri yang telah ditalak dengan Talak Ba-In Bainunah Kubro, maka pernikahan tersebut tidak boleh dilakukan sebelum mantan istri tersebut menikah dengan lelaki lain. Dalil yang menunjukkan adalah firman Allah berikut;

            {الطَّلَاقُ مَرَّتَانِ فَإِمْسَاكٌ بِمَعْرُوفٍ أَوْ تَسْرِيحٌ بِإِحْسَانٍ وَلَا يَحِلُّ لَكُمْ أَنْ تَأْخُذُوا مِمَّا آتَيْتُمُوهُنَّ شَيْئًا إِلَّا أَنْ يَخَافَا أَلَّا يُقِيمَا حُدُودَ اللَّهِ فَإِنْ خِفْتُمْ أَلَّا يُقِيمَا حُدُودَ اللَّهِ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْهِمَا فِيمَا افْتَدَتْ بِهِ تِلْكَ حُدُودُ اللَّهِ فَلَا تَعْتَدُوهَا وَمَنْ يَتَعَدَّ حُدُودَ اللَّهِ فَأُولَئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ (229) فَإِنْ طَلَّقَهَا فَلَا تَحِلُّ لَهُ مِنْ بَعْدُ حَتَّى تَنْكِحَ زَوْجًا غَيْرَهُ فَإِنْ طَلَّقَهَا فَلَا جُنَاحَ عَلَيْهِمَا أَنْ يَتَرَاجَعَا إِنْ ظَنَّا أَنْ يُقِيمَا حُدُودَ اللَّهِ وَتِلْكَ حُدُودُ اللَّهِ يُبَيِّنُهَا لِقَوْمٍ يَعْلَمُونَ (230) } [البقرة: 229، 230]

            Talak (yang dapat dirujuki) dua kali. Setelah itu boleh rujuk lagi dengan cara yang ma’ruf atau menceraikan dengan cara yang baik. Tidak halal bagi kamu mengambil kembali sesuatu dari yang telah kamu berikan kepada mereka, kecuali kalau keduanya khawatir tidak akan dapat menjalankan hukum-hukum Allah. Jika kamu khawatir bahwa keduanya (suami isteri) tidak dapat menjalankan hukum-hukum Allah, Maka tidak ada dosa atas keduanya tentang bayaran yang diberikan oleh isteri untuk menebus dirinya . Itulah hukum-hukum Allah, Maka janganlah kamu melanggarnya. Barangsiapa yang melanggar hukum-hukum Allah mereka Itulah orang-orang yang zalim. Kemudian jika si suami mentalaknya (sesudah Talak yang kedua), Maka perempuan itu tidak lagi halal baginya hingga Dia kawin dengan suami yang lain. Kemudian jika suami yang lain itu menceraikannya, Maka tidak ada dosa bagi keduanya (bekas suami pertama dan isteri) untuk kawin kembali jika keduanya berpendapat akan dapat menjalankan hukum-hukum Allah. Itulah hukum-hukum Allah, diterangkan-Nya kepada kaum yang (mau) mengetahui. (Al-Baqoroh; 229-230)

            Lafadz yang berbunyi;

            فَإِنْ طَلَّقَهَا فَلَا تَحِلُّ لَهُ مِنْ بَعْدُ حَتَّى تَنْكِحَ زَوْجًا غَيْرَهُ

            Kemudian jika si suami mentalaknya (sesudah Talak yang kedua), Maka perempuan itu tidak lagi halal baginya hingga Dia kawin dengan suami yang lain

            menunjukkan bahwa kehalalan menikahi kembali mantan istri yang telah ditalak tiga diikat syarat, yaitu; wanita tersebut menikah dengan lelaki lain. Jika suami baru ini menceraikan wanita tersebut dengan cerai yang sempurna (bukan cerai yang masih bisa dirujuk), maka suami pertama boleh menikahi kembali wanita tersebut.

            Namun pernikahan dengan suami kedua itu haruslah pernikahan serius/sungguh-sungguh/ benar-benar bermaksud menikahi selamanya, bukan pernikahan pura-pura/sandiwara/siasat/perkomplotan. Pernikahan yang sandiwara yang dimaksudkan hanya untuk menghalalkan pernikahan dengan suami pertama dilaknat oleh Allah sehingga perbuatan tersebut termasuk perbuatan haram. Abu Dawud meriwayatkan;

            سنن أبى داود – م (2/ 188)
            عَنْ عَلِىٍّ رضى الله عنه – أَنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ « لَعَنَ اللَّهُ الْمُحَلِّلَ وَالْمُحَلَّلَ لَهُ ».

            Dari ‘Ali bahwasanya Nabi Saw bersabda; Allah melaknat Muhallil (orang yang menikah pura-pura/sekedar menghalalkan rujuknya pasangan yang telah bertalak tiga) Muhallal Lahu (suami pertama yang diuntungkan Muhallil)” (H.R.Abu Dawud)

            Disyaratkan pula pernikahan dengan suami kedua itu harus sudah sampai melakukan Jimak/persetubuhan. Jika belum dilakukan Jimak, maka pernikahan dengan suami pertama juga belum boleh dilakukan. Dalil syarat Jimak adalah hadis berikut;

            صحيح البخاري (16/ 301)
            عَنْ ابْنِ شِهَابٍ قَالَ أَخْبَرَنِي عُرْوَةُ بْنُ الزُّبَيْرِ أَنَّ عَائِشَةَ أَخْبَرَتْهُ
            أَنَّ امْرَأَةَ رِفَاعَةَ الْقُرَظِيِّ جَاءَتْ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ رِفَاعَةَ طَلَّقَنِي فَبَتَّ طَلَاقِي وَإِنِّي نَكَحْتُ بَعْدَهُ عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ الزُّبَيْرِ الْقُرَظِيَّ وَإِنَّمَا مَعَهُ مِثْلُ الْهُدْبَةِ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَعَلَّكِ تُرِيدِينَ أَنْ تَرْجِعِي إِلَى رِفَاعَةَ لَا حَتَّى يَذُوقَ عُسَيْلَتَكِ وَتَذُوقِي عُسَيْلَتَهُ

            Dari Ibnu Syihab ia berkata; Telah mengabarkan kepadaku Urwah bin Zubair bahwa Aisyah Telah mengabarkan kepadanya bahwa isteri Rifa’ah Al Qurazhi datang menghadap Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan berkata, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya Rifa’ah telah menceraikanku dengan talak tiga. Setelah itu, aku pun menikah dengan Abdurrahman bin Az Zubair Al Qurazhi, dan ternyata kelelakiannya hanyalah seperti ujung kain.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pun bersabda: “Sepertinya kamu ingin kembali menikah kembali dengan Rifa’ah. Tidak, hingga dia (suami keduamu) merasakan madumu dan kamu pun merasakan madunya.” (H.R. Bukhari)

            Lafadz yang berbunyi;

            حَتَّى يَذُوقَ عُسَيْلَتَكِ وَتَذُوقِي عُسَيْلَتَهُ

            Tidak, hingga dia (suami keduamu) merasakan madumu dan kamu pun merasakan madunya

            adalah kinayah Jimak/persetubuhan. Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi Wasallam melarang mantan istri Rifa’ah menikah lagi dengan Rifa’ah sebelum wanita tersebut bersetubuh dengan suami keduanya. Hal ini menunjukkan Jimak adalah syarat kebolehan wanita menikah kembali dengan suami pertama.

            Jika semua syarat ini terpenuhi, yaitu; wanita menikah lagi dengan lelaki lain dengan pernikahan serius, kemudian bersetubuh, kemudian dicerai, kemudian menjalani masa iddah dan selesai dari masa iddahnya sehingga tercerai dengan sempurna, maka hukumnya boleh bagi suami pertama untuk menikahinya lagi. Yang dilakukan suami pertama itu adalah menikah lagi, bukan Rujuk, karena istilah rujuk adalah kembali pada istri yang masih dalam masa Iddah pada talak pertama dan kedua. Oleh karena talaknya sudah dijatuhkan tiga kali, maka hak rujuk sudah tidak ada dan hanya hak menikahi lagi yang ada. Oleh karena pernikahan itu adalah pernikahan baru, maka syarat-syarat yang harus dipenuhi seperti mahar baru, dan saksi, dan ketersediaan wali juga harus dipenuhi.

            walaupun cerai dalam islam diperbolehkan tetapi ALLAH sangat membenci indakan cerai ini.

            trimakasih atas respon saudara, dan maaf bila ada kata2 yang tidak berkenan.

            • camar 5:58 am on 10/09/2012 Permalink | Reply

              senang rasanya mendengar urayan sdr yang begitu panjang dan luas
              sdr cak gimin yng soleh… izinkan saya menginterupsi sedikit penjelasan sdr itupun kalau sdr tidak keberatan ..adalah hal yang kurang berkenan rasanya bila sdr mengatakan bahwa Sahih Bukhari 59, no 637: adalah hadis palsu ..dimana beliau menuliskan ini adalah berdasarkan apa yang dilihat dan dirasakan beliau …tak mungkinlah rasanya menuliskan hadis diatas .dengan tujuan mendiskreditkan islam sementara beliauadalah salah satu sahabat nabi…maaf sebelumnya

              • cak gimin 12:59 pm on 10/09/2012 Permalink | Reply

                @camar: saudaraku….sudah saya katakan diatas bahwa tindakan imam samudara ataupun amrozi cs adalah tindakan individual yang mengatas namakan agama dan hal yang mereka lakukan sangat bertentangan dengan ajaran islam, sehingga para ulama diindonesia mengutuk tindakan mereka. hal seperti ini dapat anda lihat juga pada adik amrozi (ali imron) yang menghimbau teman2 mereka jangan meneruskan cara intersebut karena cara tersebut adalah cara sesat dan menyesatkan karena imam samudra atau amrozi cs termasuk kaum khawarij .

                tentang keterangan yang di tunjukan oleh hadist hadist yang mutawatir dari nabi Muhammad shallahu alaihi wa sallam tentang celaan terhadap kaum khawarij sepanjang masa,abad dan tahun– selama lamanya serta cercaan dan kemurkaan atas mereka:

                -beliau mengelari mereka bahwa” mereka adalah anjing anjing neraka”,”mereka adalah orang orang bodoh yang baru tumbuh”dan”mereka berbicara dari ucapan manusia terbaik, akan tetapi mereka keluar dari islam seperti tembusnya anak panah dari buruannya.

                -rosullullah shallahu alaihi wa salam (juga) memerintahkan untuk membunuh dan memerangi mereka.beliau bersabda:”mereka seburuk buruknya mahkluk dan paling buruk tabiatnya”,”mayat mereka adalah seburuk buruk mayat di kolong langit”,”berbahagialah orang yang membunuh mereka dan di bunuh mereka”,”kalau aku dapati mereka,niscaya aku akan binasakan mereka seperti binasanya kaum’Ad dan Iram.

                -beliau shallahu alaihi wa sallam bersabda,”saat terjadinya perpecahan di antara muslimin,akan keluarlah di antara mereka mariqah (orang keluar dari ketaatan atau keluar dari islam) yang akan di perangi oleh kelompok yang paling dekat dengan kebenaran,kemudian kelompok yang berada di atas kebenaran tersebut dapat membasmi mereka.

                sekali lagi mereka adalah bukan golongan orang muslim walau mereka adalah muslim, dan islam sangat mengecam tindakan mereka.

                demikian dari saya dan mohon koreksi jika ada yang salah.
                trimakasih.

                • cak gimin 1:02 pm on 10/09/2012 Permalink | Reply

                  @camar: maaf sadara camar…jawaban saya agaknya salah kamar…hehehehe…skali lagi maaf.

                  • cak gimin 3:46 pm on 10/09/2012 Permalink | Reply

                    @camar:
                    trimakasih sebelumnya saudaraku….
                    anda memang benar… bahwa riwarat hadist Bhukhari sangat terpercaya.
                    yang perlu anda ketahui adalah Bukhari muslim bukanlah sahabat nabi, karena beliau lahir di Bukhara pada tahun 194 H.

                    saudara camar sebelumnya mari kita bandingkan hadist yang anda tulis dan yang saya tulis, menurut saya konteknya adalah sama tidak ada perbedaan, dan yang mebedakan adalah penafsiran kata “MANDI”….dimana dalam hadist yang anda tulis menerangkan kata mandi dengan kalimat dalam kurung (setelah melakukan hubungan seksual dengan seorang tawanan wanita), sedangkan dari hadist yang saya tulis kata “mandi” disini berarti mandi biasa pada umumnya, bukan mandi besar/jinabat setelah melakukan hubungan intim.

                    sekarang mari kita cermati bersama2 artikulasi yang sebenarnya dari hadist yang anda tulis:

                    Sahih Bukhari 59, no 637:

                    Dikisahkan oleh Buraida: Nabi mengirim Ali ke Khalid untuk membawa Khumus (barang rampasan) dan aku membenci Ali, dan Ali yang yang telah mandi (setelah melakukan hubungan seksual dengan seorang tawanan wanita). Aku berkata kepada Khalid, ” Apakah kau tidak melihatnya (yang dilakukan Ali)?” Ketika kami bertemu Nabi aku menyebutkan peristiwa itu kepadanya. Ia berkata, ” O Buraida! Apakah kamu membenci Ali?” Aku berkata, ” Ya.” Ia berkata, ” Apakah kamu benci dia, karena ia mendapat lebih banyak dari khumus (rampasan) tersebut.”

                    1. permasalahan apakah sebenarnya yang dipermasalahkan dari hadist diatas?

                    *****mari kita simak awal kalimat dari hadist tersebut;
                    -Dikisahkan oleh Buraida: Nabi mengirim Ali ke Khalid untuk membawa Khumus (barang rampasan) dan aku membenci Ali, dan Ali yang yang telah mandi (setelah melakukan hubungan seksual dengan seorang tawanan wanita)

                    *****sekarang kita simak kalimat tengah dari hadist tersebut;
                    -Aku berkata kepada Khalid, ” Apakah kau tidak melihatnya (yang dilakukan Ali)?”

                    *****simak juga akhir dari kalimat hadist yang anda tulis;
                    -Ketika kami bertemu Nabi aku menyebutkan peristiwa itu kepadanya. Ia berkata, ” O Buraida! Apakah kamu membenci Ali?” Aku berkata, ” Ya.” Ia berkata, ” Apakah kamu benci dia, karena ia mendapat lebih banyak dari khumus (rampasan) tersebut.”

                    kesimpulan dari tafsir hadist diatas ada pada penggalan kalimat akhir; (-Ketika kami bertemu Nabi aku menyebutkan peristiwa itu kepadanya. Ia berkata, ” O Buraida! Apakah kamu membenci Ali?” Aku berkata, ” Ya.” Ia berkata, ” Apakah kamu benci dia, karena ia mendapat lebih banyak dari khumus (rampasan) tersebut.”)

                    dan pokok permasalahan sebenarnya dari hadist tersebut adalah pembagian harta rampasan yang disebut juga KHUMUS. dimana saat bertemu dengan nabi Buraida bercerita kepada nabi (Ketika kami bertemu Nabi aku menyebutkan peristiwa itu kepadanya.).

                    dan yang buraida ceritakan adalah ketidakpuasan dia akan bagian harta rampasan perang yang diberikan kepada Ali. hal ini terbukti dengan pertanyaan nabi kepada buraida dan jawaban dari nabi sendiri:
                    Ia berkata, ” O Buraida! Apakah kamu membenci Ali?” Aku berkata, ” Ya.” Ia berkata, ” Apakah kamu benci dia, karena ia mendapat lebih banyak dari khumus (rampasan) tersebut.”

                    jadi telah terbukti bahwa pokok permasalahan diatas adalah pembagian harta rampasan perang yang disebut juga khumus, bukan permasalahan mandinya Ali. karena arti dari kata khumus adalah harta rampasan perang bukan tawanan wanita.

                    KESIMPULAN:
                    1. pokok permasalahan hadist diatas adalah pembagian harta rampasan perang karena Ali mendapat bagian yang lebih banyak, bukan masalah legalnya sex dalam islam terhadap tawanan perang wanita.
                    2. Jika yang dipermasalahkan adalah mandinya Ali, maka hal ini sangat tidak mungkin karena saat buraida bertemu dengan Nabi dan bercerita akan masalah tersebut yang diperbincangkan adalah masalah KHUMUS tersebut, tidak mandinya Ali.
                    3. lalu darimana asalnya kalimat dalam kurung yang menerangkan mandinya Ali? hal inilah yang patut dipertanyakan karena kalimat dalam kurung tersebut telah jauh dari kontek dan hanya bersifat menyamarkan bahkan membengkokkan arti tafsir hadist yang sesungguhnya.
                    dan karena penambahan tafsir yang salah (kalimat dalam kurung tentang arti mandi Ali) inilah yang saya sebut palsu, sehingga saya menyebut hadist tersebut adalah palsu atau tidak shokeh.
                    4. saran saya kepada anda adalah; sebaiknya anda jangan terlalu percaya dulu akan sebuah hadist yang anda ambil dari situs2 tertentu karena tidak menutup kemungkinan adanya hadist2 yang tidak shokeh atau sipengupload dengan sengaja telah merubah hadist tersebut dengan cara penambahan penafsiran yang keliru seperti diatas dengan tujuan untuk merusak Islam atau mengadu domba islam dengan agama tertentu. maaf bukannya saya syu’udzon atau mengguruhi anda…..karena ini hanya bersifat himbauan demi kebaikan kita bersama.

                    terimakasih saudara camar…..senang sekali saya bisa mengenal anda lebih lanjut dan sekali lagi maaf jika ada kata2 saya yang telah menyinggung perasaan anda karena itu bukanlah maksud saya dan kesengajaan saya.
                    sekali lagi terimakasih untuk anda.

                    • camar 4:39 am on 11/09/2012 Permalink | Reply

                      sdr cak gimin yth senang rasanya berdiskusi dengan sdr yang banyak pengalaman dan pengetehuan …mudah mudahan pengetahuan dan pengalaman sdr dalam bertutur kata dapat rasanya menenangkan hati yang risau…tetapi ada sesuatu yang membuat saya masih bertanya tanya dan gelisah ….sebenarnya persoalan sepele tetapi sangat menggelisahkan.. kalau emang benar seperti urayan sdr pengertian dari hadis diatas mengapa penerapanya sampai pada jaman ini tidak sesuai dengan apa apa yang sdr tafsirkan ….itu saja ..mohon berkenan untuk menjawabnya …terimakasih..

                      • cak gimin 12:22 am on 12/09/2012 Permalink

                        @camar:
                        jika kita mau bijaksana maka kita harus objektif dalam melihat suatu permasalahan yang ada. kita harus bisa membedakan antara perintah dan pelaku perintah, antara undang2 (peraturan) dan pelaku undang2 (peraturan), antara agama dan penganut agama.

                        jika suatu ada perintah untuk berjalan kearah barat, dan pelaku perintah tersebut berjalan keutara maka yang salah bukan perintahnya, tetapi pelaku perintah itu.

                        Jika ada undang2 (peraturan) yang melarang untuk korupsi, tetapi disana-sini masih banyak yang melkukan korupsi, maka yang salah bukanlah undang2 tersebut melainkan manusia pelaku undang2 tersebut.

                        seperti halnya suatu ajaran agama yang menganjurkan bakajikan, tetapi manusia penganut agama tersebut tidak melakukan anjuran itu (melanggarnya anjuran itu) maka yang salah bukan agama tersebut tetapi para penganut agama tersebut.

                        sekiranya ini jabawan singkat saya, dan mohon maaf yang sebesar2nya jika kurang bisa anda fahami. terimakasih banyak saudaraku.

              • Jepri 8:55 am on 27/09/2012 Permalink | Reply

                hadistnya aja banyak diakui palsu, gimana orang bisa percaya….

                • SERBUIFF 12:15 am on 30/09/2012 Permalink | Reply

                  banyak ? berapa persen ?…ribuan orang sekarang masuk islam tiap tahunnya….

                • cak gimin 1:29 am on 30/09/2012 Permalink | Reply

                  @jepri: saudara jepri yang saya hormati…..
                  jika ada hadist yang palsu sebaiknya jangan anda gunakan untuk referensi karena ini adalah cara yang salah, sedangkan dalam islam sendiri hadist palsu atau dhoif ini tidak boleh dijadikan untuk pegangan dan haram hukumnya. dan maaf sebelumnya….. jika hadist2 yang palsu inilah yang sering digunakan suatu golongan untuk memfitnah umat islam….
                  dan mengenahi sejarah hadist2 palsu ini sekiranya anda juga harus tahu juga jika hadist2 palsu ini sengaja dibuat dan dibengkokkan oleh musuh2 islam dari jaman rosul dahulu kala.
                  terimakasih.

    • wikki 3:12 pm on 07/09/2012 Permalink | Reply

      kepada semua teman teman pembaca situsindonesia faith freedom.orgbila anda kesulitan untuk mengakses bisa coba dengan.Bagaimana memasuki FFI jika FFI di-blog Pemerintah.
      Langkah-1
      Kunjungi https://www.torproject.org/torbrowser/ dan download “Tor Browser Bundle for Windows dengan Firefox” dalam bahasa yang Anda pilih, misalnya https://www.torproject.org/torbrowser/d … _en- US.exe untuk Inggris.
      Langkah-2
      Klik dua kali untuk downloaded exe, letakkan di desktop Anda atau di flash stick Anda.

      Langkah-3
      Setelah selesai di-extract, buka folder Tor Browser dari tempat di mana Anda menyimpan files tersebut.
      Klik dua kali aplikasi Start Tor Browser (posisi nomer 4 di gambar bawah) (kemungkinan bernama Start Tor Browser.exe di sistem lain.)

      Langkah-4 Begitu Tor siap, maka Firefox secara otomatis akan membukanya. Hanya website2 yang dibuka pakai Firefox browser saja yang akan dikirim melalui Tor. Web browser lain seperti Internet Explore tidak akan terpengaruh. Pastikan Anda melihat tanda “Tor Enabled” (keterangan nomer 5 di gambar bawah) di bagian kanan bawah Firefox sebelum memakainya.

      Sekarang silakan ketik http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum dalam browser Firefox tor dan silakan nikmati Indonesia faithfreedom.
      Langkah-5 Setelah selesai membaca FFI, tutup semua jendela Firefox dengan menekan tombol Close (×) (keterangan nomer 6 di gambar atas). Untuk keamanan pribadi, semua daftar webpage yang Anda kunjungi dan semua cookie akan dihapus.
      Langkah-6 Anda bisa update Firefox portable Anda dengan versi terakhir di sini:
      http://portableapps.com/apps/internet/firefox_portable
      Silakan download versi terakhir dan extract files-nya di: \ Tor Browser \
      Saat menggunakan tor, coba untuk membagi bandwith Anda karena orang lain telah membantu Anda dengan bandwith mereka dengan cara klik “Setup Relaying”. Lalu klik tombol Sharing dan pilih “Relay Traffic for the Tor Network”.
      Anda tentunya juga bisa menggunakan proxy (silakan pilih salah satu di http://www.proxy.org) jika FFI di-blok di Indonesia, dan semua ini gratis tanpa bayar.
      ============= ================
      Menkominfo mengatakan kalo situs porno & kekerasan akan diblok di indo. Ada kemungkinan yg cukup besar kalo situs ini ikut “numpang” diblok.
      Sbg antisipasi, cobalah menggunakan proxy. Gw pake toonel.net. Sebetulnya gw pake ini udah lama, selain utk safety juga melakukan kompresi gambar / text shg dpt menghemat data internet Anda.
      Caranya sbb:

      D / l dulu & instal program java runtime di http://www.java.com
      D / l client di http://www.toonel.net
      Buat shortcut utk program client toonel.jar ini, caranya right-click-> kirim-> desktop
      Jalankan program toonel.jar ini sebelum menjalankan browser.
      Setting proxy di browser menjadi 127.0.0.1 port 8080

      Ini cuma salah satu cara, kalo ada rekan2 laen yg menambahkan, silahkan …
      Atau coba inget saja Google “free proxy” kalo kebetulan site ini terlanjur diblok sedangkan Anda lupa cara pake proxy.
      ————————–
      CARA LAIN
      pake hide ip platinum,
      http://upload66.com/file/11955/HideIP-P … l-rar.html
      http://rapidshare.com/files/42638079/p_h.rar -> pass: rslinks.org
      atau invisible browsing
      http://rapidshare.com/files/99223518/In … wsng65.rar -> pass: 4shar1ng
      http://rapidshare.com/files/94946540/In … g_v6.5.rar
      atau untuk pengguna Firefox bisa menggunakan addon, misalkan “PhProxy”
      search aja di firefox.com,
      kalo masih kurang search aja lg di google ttg “proxy” seperti yg sudah di katakan Mr F-22
      tapi gw harap situs2 ginian tidak termasuk, wong ini situs debat umum, tergantung org aja muslim menilainya

      • SERBUIFF 9:09 am on 08/09/2012 Permalink | Reply

        situs pengecut dan nggak fair ngapain dikunjungi…… kalau situs serbuiff, paling fair dan nggak pengecut kayak situs iff….

      • cak gimin 7:01 am on 09/09/2012 Permalink | Reply

        @all:

        mari berdiskusi yang baik dan sopan kawan…agar diskusi ini sehat sesuai dengan harapan. saya yakin dalam semua ajaran agama tidak akan pernah mengajarkan hal yang demikian, saling maki dan cemooh. mari menjadi umat beragama yang baik, percuma saja kita ngoceh ngalor ngidul disini dengan saling cela , hina dan cemooh, sedangkan yang dibicarakan adalah masalah agama. lalu dimana nilai kebaikan ajaran suatu agama yang kita pegang? memang sulit menyatukan suatu pandangan yang berbeda keyakinan, tapi saya kira tidak ada salahnya pula duduk bersama untuk bertukar pikiran yang cerdas dan menyerdaskan berdasarkan ilmu yang ada….maaf bukan saya mengguruhi, tapi ini hanya usulan saja. trimakasih kawan.

      • STEFANUS LIM. 10:33 am on 09/09/2012 Permalink | Reply

        @WIKI
        AJAK AJA DEDENGKOT FFI KESINI.OK BIAR JADI MUALAF.

        @ATAR PENDETA JAGO KANDANG, XIXIXIXI
        DAN BONSAI TOLOL.

        NIH IBARAT.

        GURU MATEMATIKA NGASIH KAMU NILAI NOL, KARENA JALANNYA SALAH JADI JAWABAN SALAH TERUS GURUMU MENCONTOHKAN JALAN YANG BENAR AGAR JAWABAN BENAR, MASA GURUMU KAMU BILANG MUNAFIK, XIXIXIXI
        DASAR BENGAL BIN TOLOL, XIXIXI

        BUNG ALIEN MENUNJUKKAN JALANMU SALAH, KARENA KITABMU SALAH NAH YANG BENAR ITU ADA DIAJARAN QURAN.

        NIH AJARAN KRISTEN YAHUDI DI IMAMAT.KARENA SESAT UJUNG2NYA NYEMBAH SETAN BUKAN NYEMBAH ALLAH.

        TUHAN KRISTEN YAHUDI

        imamat :

        buatlah lemak isi perut BINATANG di bakar dengan kemenyan untuk kesenangan tuhan
        apakah ini perintah tuhan untuk manusia normal???
        kruk kruk kruk

        CONTOH AKAL SEHAT

        1. KAMBING MAKAN RUMPUT SAPI MAKAN RUMPUT KEDUANYA ADALAH BINATANG.

        2. BURUNG MAKAN PADI , TIKUS MAKAN PADI BERARTI KEDUANYA BINATANG

        3. MANUUSIA BERAK TAHI, YESUS BERAK TAHI KEDUANYA MANUSIA.

        4. SETAN DIUNDANG MAKAN DENGAN KEMENYAN

        5. TUHAN KRISTEN YAHUDI DI IMAMAT DIUNDANG MAKAN DENGAN LEMAK BAKARAN CAMPUR KEMENYAN
        BERARTI KEDUANYA SETAN

        @BUNG ALIEN.
        KRUK KRUK KRUK, HARI GINI MASIH NYEMBAH SETAN, XIXIXIXIXI.

        • wikki 12:56 pm on 09/09/2012 Permalink | Reply

          nih contoh muslim sejati ..cuma pesan saya ingat ..Q19:71..Dan tidak ada seorang pun dari padamu, melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan….kamu tidak bisa bantah itu…

          • SERBUIFF 10:09 am on 19/09/2012 Permalink | Reply

            jngan main penggal…lanjut………. Kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan membiarkan orang-orang zhalim di dalam (neraka) dalam keadaan
            berlutut.”

    • camar 10:09 am on 08/09/2012 Permalink | Reply

      wikki hanya memberi petunjuk kepada teman teman pengguna situs indonesia faithfreedom org…berhubung sangat banyak pengecut yang tak berani nongol disana merasa risih dengan situs ini

      • SERBUIFF 2:58 am on 09/09/2012 Permalink | Reply

        situs pengecut kayak gitu lu banggain….

        • cak gimin 6:39 am on 09/09/2012 Permalink | Reply

          mari berdiskusi yang baik dan sopan kawan…agar diskusi ini sehat sesuai dengan harapan. saya yakin dalam semua ajaran agama tidak akan pernah mengajarkan hal yang demikian, saling maki dan cemooh. mari menjadi umat beragama yang baik, percuma saja kita ngoceh ngalor ngidul disini dengan saling cela , hina dan cemooh, sedangkan yang dibicarakan adalah masalah agama. lalu dimana nilai kebaikan ajaran suatu agama yang kita pegang? memang sulit menyatukan suatu pandangan yang berbeda keyakinan, tapi saya kira tidak ada salahnya pula duduk bersama untuk bertukar pikiran yang cerdas dan menyerdaskan berdasarkan ilmu yang ada….maaf bukan saya mengguruhi, tapi ini hanya usulan saja. trimakasih kawan.

          • camar 10:48 am on 09/09/2012 Permalink | Reply

            kita selalu siap dengan kebenaran …tetapi lihat hujatan yang selalu di dengung dengungkan di blog ini apakah sdr berani ngomong dengan pembuat blog ini????

            • cak gimin 2:10 pm on 09/09/2012 Permalink | Reply

              @camar: ini hanyalah sekedar himbauan saja untuk semuanya. silahkan anda lihat diatas…hal ini juga saya sampaikan kepada saudara yang berinisial SERBUIFF. trimakasih.

              • camar 4:17 pm on 09/09/2012 Permalink | Reply

                terimakasih sdr cak gimin saya setuju dengan usul sdr…

                • cak gimin 1:57 am on 10/09/2012 Permalink | Reply

                  @camar: trimakasih kembali saudara camar….

          • SERBUIFF 11:39 am on 18/09/2012 Permalink | Reply

            terima kasih atas saran anda, tapi maaf sebelumnya, saya punya cara dan gaya tersendiri , perkenankan saya menggunakannya…

            • camar 5:43 pm on 18/09/2012 Permalink | Reply

              nah ini salah satu islam yang sebenarnya

        • camar 10:45 am on 09/09/2012 Permalink | Reply

          siapa yang pengecut??? justru situs muslim yang sangat pengecut hingga mati matian untuk mensuspen situs FFi karena tidak mampu menyanggah argumen yang diajukan tetapi kaian semua berkoar koar disitus masing masing…. berani nggak membantah dengan menunjukkan kebenaran di FFI…????

        • camar 10:51 am on 09/09/2012 Permalink | Reply

          kami tidak pernah berlaku pengecut tetapi lihat situs FFI yang di suspen …karea tak satupun muslim yang sanggaup menjawab maka dianggap situs berbahaya ..maka tifatul sembiring mati matian memblokir situs tersbut agar …tertutup mata orang yang mencari kebenaran..

          • SERBUIFF 10:12 am on 19/09/2012 Permalink | Reply

            FFI kan juara mindahin ke kolom humor dll, kalau ditanya apa agama nya,…pada takut, ngeles sana ngeles sini…he,he,he…

      • cak gimin 7:00 am on 09/09/2012 Permalink | Reply

        mari berdiskusi yang baik dan sopan kawan…agar diskusi ini sehat sesuai dengan harapan. saya yakin dalam semua ajaran agama tidak akan pernah mengajarkan hal yang demikian, saling maki dan cemooh. mari menjadi umat beragama yang baik, percuma saja kita ngoceh ngalor ngidul disini dengan saling cela , hina dan cemooh, sedangkan yang dibicarakan adalah masalah agama. lalu dimana nilai kebaikan ajaran suatu agama yang kita pegang? memang sulit menyatukan suatu pandangan yang berbeda keyakinan, tapi saya kira tidak ada salahnya pula duduk bersama untuk bertukar pikiran yang cerdas dan menyerdaskan berdasarkan ilmu yang ada….maaf bukan saya mengguruhi, tapi ini hanya usulan saja. trimakasih kawan.

        • camar 10:54 am on 09/09/2012 Permalink | Reply

          kebanaran itu akan tebuka dan terlihat …walaupu para muslimer mati matian mencoba menutup mata orang yang berusaha mencari kebenaran kita berusaha untuk membuka mata orang yang tertutup selama ini ..dengan mengungkapkan kebenaran sejati.

          • cak gimin 2:08 pm on 09/09/2012 Permalink | Reply

            @camar: kebenaran adalah milik ALLAH semata tidak pada diri manusia, dan hanya dia yang berhak menilai bukan manusia. semua akan kembali padaNYA.

        • SERBUIFF 11:40 am on 18/09/2012 Permalink | Reply

          …terima kasih atas saran anda, tapi maaf sebelumnya, saya punya cara dan gaya tersendiri , perkenankan saya menggunakannya…

    • camar 4:14 pm on 09/09/2012 Permalink | Reply

      sdr cak gimin terimakasih atas tanggapanya ….betul kebenaran itu adalah milik Tuhan tetapi mengapa islam mempertontonkan kebencian,, pembunuhan .kepada umat yang berbeda keyakinan dengan islam di dunia ini????apakah pembunuhan kepada afir termasuk adalah suatu kebenaran????mengapa islam tidak memberi kesempatan hidup kepada kafir ???apakah kafir juga bukan ciptaan Tuhan????

      • cak gimin 12:45 am on 10/09/2012 Permalink | Reply

        @camar: saudara camar yang budiman….sebagai seorang muslim, saya sama sekali belum pernah diajak atau didoktrin untuk membunuh orang2 kafir tanpa dasar yang kuat baik disekolahan maupun oleh guru saya mengaji. justru saling hormat-menghornati dan saling menjaga itu yang sangat ditekankan.
        saat ini psikologis saudara2 muslim yang militan sangatlah labil, yang menjadi pemicu utamanya adalah mereka melihat kejadian2 dinegara non muslim yang dianggap arogan terhadap umat muslim. seperti dibosnia, iraq saat penyerangan amerika, saat ini dithailad dan myanmar, serta ketidak adilan dipalestina yang menjadi pokok tinjauan utama. dimana amerika dan sekutunya sama sekali tak berkutik menghadapi pembantaian yang dilakukan israel. inilah yang katakan bahwa amerika dan sekutunya adalah tameng utama pembela pembantaian terhadap muslim ini. karena konflik berkepanjangan yang tiada ujung ini dan tidak adanya pembelaan negara amerika dan sekutunya akan palestina maka para teman2 muslim mempunyai pemikiran lain tentang kafir dan hal ini dikarenakan pula saudara sesama muslim adalah bagaikan satu, satu sakit maka yang lain ikut sakit pula.

        saudara camar, didalam islam tidak ada kebencian dan ajaran melegalkan membunuh orang yang beda keyakinan. semua tindakan yang ada saat ini adalah murni tindakan individual yang mengatas namakan agama bukan tindakan berdasarkan ajaran agama tersebut, seperti yang dilakukan amrozi cs.

        ****membunuh kafir dalam hal ini adalah syah apabila dalam situasi perang, itupun ada aturannya diantaranya adalah tidak diperbolehkan membunuh anak kecil, wanita, orang tua dan laki2 yang tidak bersenjata ataupun yang tidak melawan.

        dan dilarangnya secara keras untuk membunuh orang2 non muslim seperti pada ayat berikut:

        an nisa ayat 90, yang berbunyi;

        kecuali orang-orang yang meminta perlindungan kepada sesuatu kaum, yang antara kamu dan kaum itu telah ada perjanjian (damai) atau orang-orang yang datang kepada kamu sedang hati mereka merasa keberatan untuk memerangi kamu dan memerangi kaumnya. Kalau Allah menghendaki, tentu Dia memberi kekuasaan kepada mereka terhadap kamu, lalu pastilah mereka memerangimu. tetapi jika mereka membiarkan kamu, dan tidak memerangi kamu serta mengemukakan perdamaian kepadamu maka Allah tidak memberi jalan bagimu (untuk menawan dan membunuh) mereka.

        Almaidah ayat 32, yang berbunyi:

        Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa: barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya . Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas, kemudian banyak diantara mereka sesudah itu sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan dimuka bumi.

        silahkan anda buka juga pada ayat2 yang lainnya seperti:
        -At-taubah ayat 6

        Al maidah ayat 8 dan Almumtahinah ayat 8.
        Al- an’am ayat 108
        albaqoroh ayat 225 dan Al imron ayat 20
        al insan ayat 8
        al ankabut ayat 46
        an nahl ayat 125

        sakali lagi harapan saya kepada anda, alangkah bijaknya saudara camar jika tidak serta merta menyamakan suatu hukum (agama) dengan tindakan para pelaku/pelanggar hukum tersebut.

        dan kenyataannya yang ada saat ini adalah , dinegara2 yang mayoritas beragama islam semua umat non muslim yang minoritas tetap hidup dan tidak dibunuh.

        trimakasih saudara camar atas responnya, sekiranya ini menjadi sedikit gambaran buat anda jika islam tidaklah seperti yang anda bayangkan juga seperti yang telah dilakukan oleh orang2 yang mengatas namakan islam dan maaf bila ada kesalahan.

    • camar 5:45 am on 10/09/2012 Permalink | Reply

      terimakasi sebelumnya sdr cak gimin… salam…saya sudah membaca tulisan sdr diatas sdr mengatakan intinya tidak diperbolehkan membunuh kecuali dalam keadaan perang…. tetapi kita bisa lihat yang sudah dilakukan oleh sdr imam samudra dkk yang terjadi di bali indonesia

      saya melihat kejadian tersebut bukanlah dalam keadaan perang kemudian pengeboman hotel jw mariot itu juga bukan lagi dalam kadaan perang …pembantaiyan umat ahmadiyah juga bukan lagi dalam keadaan perang.. nah dari pengalaman mohon penjelasanya ..itupun kalau sdr sudi menjawabnya wassalam

      • cak gimin 1:01 pm on 10/09/2012 Permalink | Reply

        @camar: saudaraku….sudah saya katakan diatas bahwa tindakan imam samudara ataupun amrozi cs adalah tindakan individual yang mengatas namakan agama dan hal yang mereka lakukan sangat bertentangan dengan ajaran islam, sehingga para ulama diindonesia mengutuk tindakan mereka. hal seperti ini dapat anda lihat juga pada adik amrozi (ali imron) yang menghimbau teman2 mereka jangan meneruskan cara intersebut karena cara tersebut adalah cara sesat dan menyesatkan karena imam samudra atau amrozi cs termasuk kaum khawarij .

        tentang keterangan yang di tunjukan oleh hadist hadist yang mutawatir dari nabi Muhammad shallahu alaihi wa sallam tentang celaan terhadap kaum khawarij sepanjang masa,abad dan tahun– selama lamanya serta cercaan dan kemurkaan atas mereka:

        -beliau mengelari mereka bahwa” mereka adalah anjing anjing neraka”,”mereka adalah orang orang bodoh yang baru tumbuh”dan”mereka berbicara dari ucapan manusia terbaik, akan tetapi mereka keluar dari islam seperti tembusnya anak panah dari buruannya.

        -rosullullah shallahu alaihi wa salam (juga) memerintahkan untuk membunuh dan memerangi mereka.beliau bersabda:”mereka seburuk buruknya mahkluk dan paling buruk tabiatnya”,”mayat mereka adalah seburuk buruk mayat di kolong langit”,”berbahagialah orang yang membunuh mereka dan di bunuh mereka”,”kalau aku dapati mereka,niscaya aku akan binasakan mereka seperti binasanya kaum’Ad dan Iram.

        -beliau shallahu alaihi wa sallam bersabda,”saat terjadinya perpecahan di antara muslimin,akan keluarlah di antara mereka mariqah (orang keluar dari ketaatan atau keluar dari islam) yang akan di perangi oleh kelompok yang paling dekat dengan kebenaran,kemudian kelompok yang berada di atas kebenaran tersebut dapat membasmi mereka.

        sekali lagi mereka adalah bukan golongan orang muslim walau mereka adalah muslim, dan islam sangat mengecam tindakan mereka.

        demikian dari saya dan mohon koreksi jika ada yang salah.
        trimakasih.

    • camar 4:54 am on 11/09/2012 Permalink | Reply

      terimakasih sdr cak gimin yth ….sepertinya diskusi ini tampak semakin menarik walaupun ditengah kesibukan pekerjaan….hanya yang masih mengganjal rasanya di hatiku …ada pertanyaan pertanyaan yang masih banyak …..terutama dalam hal teror yang masih banyak yerjadi .belakangan ini .maafkan saya sebelumnya saya bukan bermaksud untuk menuduh ….teapi kenyataan yang kita alami bersama sama adalah pemicu pertanyaan yang sngat mengganjal …kita melihat di saat ini … teror yang tak putus putusnya ..ibarat pepatah mengatakan hilang satu tumbuh seribu… demikianlah halnya yang terjadi ..dimasa sekarang ini dan itu mayoritas dalakukan oleh sdr yang mengaku muslim …apa sebenarnya yang memicu timbulnya teror dan pembunuhan dan pembantaiyan yang dilakukan oleh muslim .kepada saudarakita yang yang masih dalam lingkungan NKRI ini ??? tidakkah itu adalah merupakan suatu keyakinan yang harus di laksanakan oleh perintah allah sesuai dengan wahyu wahyu ..yang tertulis dalam quran????demikian sedikit petanyaanku mohon jangan tersinggung…

      • cak gimin 12:06 am on 12/09/2012 Permalink | Reply

        @camar:
        anda benar…keyataan dilapangan khususnya di NKRI ini masih manyak hal demikian. tapi sekali lagi saudaraku…..tidak ada ajaran islam untuk berbuat seperti itu..bahkan ayat2 yang mereka gunakan sebagai dalil untuk berjihad adalah ayat2 perang (yang seharusnya digunakan dalam kondisi perang) yang mereka salah menafsirkkan dan mengamalkannya. dan ajaran agama islam justru melarang tindakan seperti amrozi cs, bahkan rosulpun menganjurkan untuk memerangi mereka. jika rosul sudah menganjurkan untuk memerangi mereka maka secara otomatis mereka (kaum khawarij) adalah bukan termasuk orang islam, mereka hanyalah meminjam tindakan atas nama islam tetapi sesungguhnya mereka telah keluar dari islam. mereka hanyalah robot2 yang telah tercuci otaknya dan sengaja dibentuk oleh suatu golongan tertentu untuk memfitnah dan mengancurkan islam dengan menggunakan nama islam itu sendiri.
        sekali lagi saudaraku camar…..tindakan mereka hanyalah berdasarkan keyakinan yang indivdual bukan perintah ALLAH karena tidak ada satu ayatpun dalam Al-quran yang menganjurkan untuk melakukan tindakan bodoh seperti itu.

        demikian dari saya…..semoga ada manfaatnya untuk kita semua, salam damai dari saya dan terimakasih.

    • camar 4:06 pm on 18/09/2012 Permalink | Reply

      sdr cak gimin yang terhormat maaf sebelumnya ….sebenarnya saya tidak bermaksud untuk berkta lancang tetapi sdr pasti mengikuti berita berita yang lagi marak sekarang ini …dan mereka mengaku aalah islam sejati ..lalu kalau seperti yang saudara sebutkan diatas bahwa ayat ayat diatas adalah digunakan pada saat perang …tetapi ..kenyataanya bahwa saat sekarang bukan lagi ddalam keadaan perang ..tetapi mereka menganggap bahwa demi tegaknya syariah islam mereka harus menegakkan ajaran quran ..dan menurut mereka ..bahwa merekalah islam yang sesungguhnya ..seperti pengakuan salah seorang anggota teroris yang tertangkap di aral sum ut… bagaimana pendapat sdr tentang hal ini??? demikian ..kalau sdr tidak keberatan,….

      • cak gimin 1:07 am on 30/09/2012 Permalink | Reply

        @camar:
        saudara camar…..
        sekiranya sudah menjadi kebiasaan umum bagi ciri manusia jika kebenaran itu adalah miliknya dan setiap golongan pastilah menganggap golongan merekalah yang pasti benar. dan saya kira itu syah2 saja karena itu adalah penda[at sepihak atau pribadi mereka. tapi dalam kontek ini kita harus jeli, karena Rosul sudah bersabda dalam hal ini:

        “umatku ini akan terpecah-belah menjadi tujuh puluh tiga kelompok, semuanya akan masuk neraka kecuali satu saja. Para sahabat bertanya : “Siapa mereka itu wahai Rasulullah ?” Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab : “Mereka itu yang mengikuti sunnahku dan jamaah para sahabatku pada hari ini” [HR Tirmidzi dan Ath-Thabrani]

        jadi jika ada golongan yang merasa benar tetapi mereka tidak mengikuti hadist/perintah rosul maka mereka adalah salah karena telah mengingkari sunah rosul.
        berarti jika mereka membunuh manusia seenaknya sedangkan dalam islam seperti sunah rosul yang tidak memperbolehkan hal tersebut maka berarti mereka mengingkari islam dan rosulnya, dan secara pandangan umum apakah mereka termasuk golongan orang islam yang benar dengan tindakan yang melanggar sunah rosul?

        semoga ini bisa menjadi perbandingan buat anda dan kita semua. trimakasih banyak saudara camar atas respon nya.

  • SERBUIFF 12:11 am on 30/08/2012 Permalink | Reply
    Tags: Ayat paling ngaco ...yoh 1 : 1-16   

    Ayat paling ngaco …yoh 1 : 1-16 

    1:1. Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.

    >>>>>>>>> firman itu adalah wahyu / perkataan Allah, ….firman tidak mengkin barengan dengan Allah……dan jelas firman itu bukan Allah…….
    1:2 Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.

    >>>>>>>> firman itu adalah wahyu / perkataan Allah, ….firman tidak mengkin barengan dengan Allah……

    >>>>>1:2 mengapa harus diulang lagi ?
    1:3 Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.
    1:4 Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia.

    >>>>kok hidup adalah terang manusia ?…apa maksudnya ?

    1:5. Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya.
    1:6 Datanglah seorang yang diutus Allah, namanya Yohanes;
    1:7 ia datang sebagai saksi untuk memberi kesaksian tentang terang itu, supaya oleh dia semua orang menjadi percaya.
    1:8 Ia bukan terang itu, tetapi ia harus memberi kesaksian tentang terang itu.
    1:9 Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia.
    1:10 Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya.

    >>>>>>  apa maksudnya ini ? nggak jelas
    1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya.

    >>>>>>  apa maksudnya ini ? nggak jelas

     
    1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;

    >>>>>>  apa maksudnya ini ? nggak jelas

     
    1:13 orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah.

    >>lalu apa yesus nggak punya darah dan daging ?
    1:14 Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.

    >>>>>>>lucu firman kok jadi manusia…nggak masuk akal….jadi jika demikian berarti Allah jadi manusia………luar biasa nggak masuk akalnya ayat ini..hanya orang tolol yg meyakini ayat ini , Allah kok jadi manusia……waktu ysus di kandungan siapayg ngatur alam semesta ?…waktu  yesus mati siapa yg ngatur alam semesta ?

     

    1:15. Yohanes memberi kesaksian tentang Dia dan berseru, katanya: “Inilah Dia, yang kumaksudkan ketika aku berkata: Kemudian dari padaku akan datang Dia yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku.”

    >>>>>>>> ini lebih ngaco lagi …….yohanes lahir lebih dulu, ko dibilang yesus dibilang Dia yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku.”

     
    1:16 Karena dari kepenuhan-Nya kita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia;

     

     
    • ungke 3:39 am on 30/08/2012 Permalink | Reply

      Saudara serbuif nda usah kau tafsir ayat Alkitab , wong menyimak pokok bahasan yang sederhana saja anda tidak paham, bagaimana anda bisa paham dengan kalimat kalimat yang ada di Bilble, saya suda bisa ukur kemampuan menyimak anda, makanya saudara Wikki perna coment bahwa dulu dia kira anda orang yg intelek ,tapi setelah dia ikuti tautan dan comment anda dia jadi tidak respek lagi dengan anda justru dia suru anda untuk lebih banyak belajar lagi, saya sarankan anda ikuti saran si Wikki.

      • SERBUIFF 12:15 am on 31/08/2012 Permalink | Reply

        PERLU DI TAFSIR KARENA UNTUK MEMBUKTIKAN NGACONYA AYAT TSB

        • wikki 4:01 am on 03/09/2012 Permalink | Reply

          alkitab tidak pernah ditafsir karena disajikan sesuai dengan mekna yang ssungguhnya

          • SERBUIFF 3:02 am on 09/09/2012 Permalink | Reply

            makanya tuhan menjelma jadi yesus itu lelucon terbsar sampai abad ini….

            • wikki 11:08 am on 09/09/2012 Permalink | Reply

              hal itu sudah di nubuatkan sejak manusia pertama berdosa ..dan Yesuslah penggenapanya…

              • SERBUIFF 11:28 am on 18/09/2012 Permalink | Reply

                apa maksud lu penggenapnya ?

                • wikki 5:32 pm on 18/09/2012 Permalink | Reply

                  kejadian 3:15 Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya.”

                  • SERBUIFF 10:21 am on 19/09/2012 Permalink | Reply

                    ngapain lu bawa2 perjanjian lama, kan lu nggak ngakuin ?….di ayat ini nngak ada tuh hubungan hawa dan yesus…

          • STEFANUS LIM. 10:32 am on 09/09/2012 Permalink | Reply

            @ATAR PENDETA JAGO KANDANG, XIXIXIXI
            DAN BONSAI TOLOL.

            NIH IBARAT.

            GURU MATEMATIKA NGASIH KAMU NILAI NOL, KARENA JALANNYA SALAH JADI JAWABAN SALAH TERUS GURUMU MENCONTOHKAN JALAN YANG BENAR AGAR JAWABAN BENAR, MASA GURUMU KAMU BILANG MUNAFIK, XIXIXIXI
            DASAR BENGAL BIN TOLOL, XIXIXI

            BUNG ALIEN MENUNJUKKAN JALANMU SALAH, KARENA KITABMU SALAH NAH YANG BENAR ITU ADA DIAJARAN QURAN.

            NIH AJARAN KRISTEN YAHUDI DI IMAMAT.KARENA SESAT UJUNG2NYA NYEMBAH SETAN BUKAN NYEMBAH ALLAH.

            TUHAN KRISTEN YAHUDI

            imamat :

            buatlah lemak isi perut BINATANG di bakar dengan kemenyan untuk kesenangan tuhan
            apakah ini perintah tuhan untuk manusia normal???
            kruk kruk kruk

            CONTOH AKAL SEHAT

            1. KAMBING MAKAN RUMPUT SAPI MAKAN RUMPUT KEDUANYA ADALAH BINATANG.

            2. BURUNG MAKAN PADI , TIKUS MAKAN PADI BERARTI KEDUANYA BINATANG

            3. MANUUSIA BERAK TAHI, YESUS BERAK TAHI KEDUANYA MANUSIA.

            4. SETAN DIUNDANG MAKAN DENGAN KEMENYAN

            5. TUHAN KRISTEN YAHUDI DI IMAMAT DIUNDANG MAKAN DENGAN LEMAK BAKARAN CAMPUR KEMENYAN
            BERARTI KEDUANYA SETAN

            @BUNG ALIEN.
            KRUK KRUK KRUK, HARI GINI MASIH NYEMBAH SETAN, XIXIXIXIXI.

            • wikki 12:52 pm on 09/09/2012 Permalink | Reply

              apapun katamu apapun dalilmu tetapi ingat kata kata quranmu Q 19 :71 tidak ada kecuali ….apalagi kecuali stefanus lim

              • SERBUIFF 11:31 am on 18/09/2012 Permalink | Reply

                ayat ini sudah berkali2 aku jelaskan…

                • wikki 5:33 pm on 18/09/2012 Permalink | Reply

                  maka yakinilah ayat tersebut

                  • SERBUIFF 10:23 am on 19/09/2012 Permalink | Reply

                    lu yg harus pahami..lu jangan main penggal…………. Kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan membiarkan orang-orang zhalim di dalam (neraka) dalam keadaan
                    berlutut.”

      • SERBUIFF 9:36 am on 01/09/2012 Permalink | Reply

        kalau lu merasa lebih pinter dari aku tanggapi dong postingan gue diatas, buktikan kalau ayat tsb nggak ngco,… jangan lu ngeles dan kabur,,,,.gue tunggu jawaban lu…

    • ninata 6:18 am on 30/08/2012 Permalink | Reply

      kok domba pada ngeles ya, byuh byuh udah jelas kata2 di bibble itu pada ga konsekwen kok. selalu sj bilang kita yg gak paham. jd apa dong maknanya kalo km mmg paham. tp jgn dr sudut pandang anda sendiri loh. gw tunggu

      • SERBUIFF 12:15 am on 31/08/2012 Permalink | Reply

        MEREKA KAN JUARA NGELES

        • camar 3:57 am on 05/09/2012 Permalink | Reply

          sdr serbuiff setiap kali wikki muncul di blok ini sdr pasti menghilang …ada apa ???? MANA SUARAMU ????

          • SERBUIFF 3:03 am on 09/09/2012 Permalink | Reply

            aku sibuk kerja bung , aku bukan pengangguran…..

            • wikki 11:13 am on 09/09/2012 Permalink | Reply

              kirain sudah minggat …eh lo bawa teman ya baguslah supaya jangan terjadi kekosongan

              • SERBUIFF 11:41 am on 18/09/2012 Permalink | Reply

                aku ada tuh, nggak kepikir tuh bawa teman…

                • wikki 5:46 pm on 18/09/2012 Permalink | Reply

                  kalau begitu tuntaskanlah pertanyaan yang belum sdr jawab

                  • SERBUIFF 10:25 am on 19/09/2012 Permalink | Reply

                    pertanyaan apa ?… wong postingan ayat ngaco diatas aja nggak lu tanggapi lengkap…

    • fantasy 7:14 am on 30/08/2012 Permalink | Reply

      kepada para muslimer sekalian yang terhormat yang sudah berani menafsirka injil. saya mohon untuk di jawab pertanyaan saya sesuai dengan topik diatas .>>> Pada mulanya adalah Firman dan firman itu bersama sama dengan Allah ,dan Fiman itu adalah ALLAH..(TUHANYA ORANG YAHUDI YANG DISEBUT ELLOHIM,BERNAMA YHWH)bukan allah orang arab….dalam pengertiandiatas yag perlu saya tanyakan dengan rendah hati adalah ..”apakah menurut saudara 1 FIRMAN itu diciptakan atau sudah ada
      apakah Firman ittu atau KALIMAT TUHAN bisa terpisahkan dari Tuhan itu sendiri???
      apakah Tuhan bisa melakukan apaapa tanpa firman???
      bagai mana Tuhan melakukan apa apa tanpa memiliki firman??
      seorang nabi mendahului kedatangan firman yang akan menjelma menjadi manusia seutuhnya untuk mendahului kedatanganNya tetapi Yohannes bukanlah firman itu FIrman atau tuhan sudah ada sebelumnya danditegaskan bahwa Tuhan yang menjadikan dunia atau yang tiada jadi ada.datang kepada dunia tetapi dunia tidak mengenalnya (karena berubah jadi manusia) 1;12 orang orang yang menerima Tuhan diberinya kuasa supaya menjadi anak Allah ..maksudnya bukan anak biologis yangkawin kawinan dulu baru punya anak ..contoh anak sungai ..sungai tidak kawindulu dengan sesuatu maka punya anak yang namanya anak sungai ..atau anak jalanan…tidak berarti jalanan kawin dulu baru punya anak namanya anak jalanan/…saya kira sdr mengerti pengertian anak.
      1;13 Yesus bukan anak biologis dari TUHAN ..menurut pengertian saudara bahwa TUHAN kawin dulu dengan maria lalu punya anak namanya YESUS sekalilagi semua yang beranggapan demikian adalah sesat .Yesus memiliki daging adalah perwjutdtan dari sifat manusia yang dimiliki oleh mariya
      selanjutnya saya kira tidak perlu lagi penjelasan…..

      • SERBUIFF 12:13 am on 31/08/2012 Permalink | Reply

        kepada para muslimer sekalian yang terhormat yang sudah berani menafsirka injil. saya mohon untuk di jawab pertanyaan saya sesuai dengan topik diatas .=== Pada mulanya adalah Firman dan firman itu bersama sama dengan Allah ,dan Fiman itu adalah ALLAH..(TUHANYA ORANG YAHUDI YANG DISEBUT ELLOHIM,BERNAMA YHWH)bukan allah orang arab…
        >>>>>>>>JIKA DEMIKIAN PAKAI AJA KATA ELLOHIM / YHWH
        …….HI,HI,HI MOSOK FIRMAN ADALAH ALLAH , APAN ITU….HA,HA,HA ALLAH ITU ADALAH TUHAN PENCIPTA DAN PEMILIK ALAM SEMESTA INI BUNG…..SEDANG FIRMAN ADALAH PERKATAANYA..

        .dalam pengertiandiatas yag perlu saya tanyakan dengan rendah hati adalah ..”apakah menurut saudara 1 FIRMAN itu diciptakan atau sudah ada
        >>>>>>>> FIRMAN ITU PERKATAAN ATAU WAHYU TUHAN BUNG , DIA ITU KATA BENDA BUKAN MAHLUK

        apakah Firman ittu atau KALIMAT TUHAN bisa terpisahkan dari Tuhan itu sendiri???
        >>>>>>> YA TERPISAHLAH TUHAN YG TUHAN, ….KALIMAT TUHAN YA KALIMAT TUHAN

        apakah Tuhan bisa melakukan apaapa tanpa firman???

        bagai mana Tuhan melakukan apa apa tanpa memiliki firman??

        seorang nabi mendahului kedatangan firman yang akan menjelma menjadi manusia seutuhnya untuk mendahului kedatanganNya
        >>>>>>>>KOK SEORANG NABI ? ……. BERARTI ALLAH AKAN MENJELMA MENJADI MANUSIA……DAN DISINI DENGAN TEGAS DINYATAKAN BAHWA YESUS ADALAH MANUSIA DIA BUKAN TUHAN……TAPI KENYATAAN KENAPA LU BILANG DIA TUHAN…… .LUAR BIASA TOLOLNYA ENTE ,…TUHAN PENCIPTA ALAM SEMESTA KOK JADI MANUSIA,,,,JIKA DEMIKIAN SIAPA YG NGATUR ALAM SEMESTA BUNG ?
        tetapi Yohannes bukanlah firman itu FIrman atau tuhan
        >>>>> FIRMAN BEDA DENGA TUHAN BUNG,,,,,,,
        sudah ada sebelumnya dan ditegaskan bahwa Tuhan yang menjadikan dunia atau yang tiada jadi ada.
        datang kepada dunia tetapi dunia tidak mengenalnya (karena berubah jadi manusia)
        >>>>>>>> TUHAN BERUBAH JADI MANUSIA…….……DAN DISINI DENGAN TEGAS DINYATAKAN BAHWA YESUS ADALAH MANUSIA DIA BUKAN TUHAN……TAPI KENYATAAN KENAPA LU BILANG DIA TUHAN….…..WADUH LUAR BIASA NGGAK MASUK AKALNYA, LU PUNYA OTAK NGGAK , KOK TUHAN JADI MANUSIA,,…KALAU JADI MANUSIA SIAA YG NGATUR ALAM SEMESTA BUNG ?….,KEMANA OTAK LU ?…LU PINTER KEBLINGER…………BERARTI DISINI ALLAH=FIRMAN=MANUSIA

        1;12 orang orang yang menerima Tuhan diberinya kuasa supaya menjadi anak Allah ..maksudnya bukan anak biologis yangkawin kawinan dulu baru punya anak ..contoh anak sungai ..sungai tidak kawindulu dengan sesuatu maka punya anak yang namanya anak sungai ..atau anak jalanan…tidak berarti jalanan kawin dulu baru punya anak namanya anak jalanan/…saya kira sdr mengerti pengertian anak.
        >>>>>>>YA TAPI KENAPA HARUS PAKAI ANAK ALLAH, HARUSNYA HAMBA ALLAH DONG…..KALAU LU PAKAI ANAK ALLAH MAKA KONSEKWENSINYA ALLAH ITU BERANAK PADAHAL TIDAK DEMIKIAN

        1;13 Yesus bukan anak biologis dari TUHAN ..menurut pengertian saudara bahwa TUHAN kawin dulu dengan maria lalu punya anak namanya YESUS sekalilagi semua yang beranggapan demikian adalah sesat .
        Yesus memiliki daging adalah perwjutdtan dari sifat manusia yang dimiliki oleh mariya
        selanjutnya saya kira tidak perlu lagi penjelasan…..
        >>>>>>> MEMILIKI DAGING BERERTI DIA MANUSIA BERARTI YESUS = MANUSIA DIA BUKAN TUHAN
        >>>>>>>>>JIKA BUKAN ANAK BIOLOGIS JADI ANAK APA ?….ANAK NON BIOLOGIS ?….KALAU ANAK NON BIOLOGIS DIA TETAP ANAK DONG BUKAN TUHAN
        KESIMPULAN
        LU BILANG FIRMAN=ALLAH=TUHAN=MANUSIA=ANAK MANUSIA NON BIOLOGIS=YESUS
        TAPI KESIMPULAN LU SALAH TOTAL KERENA
        FIRMAN ITU BUKAN ALLAH BUKAN TUHAN BUKAN MANUSIA BUKAN ANAK MANUSIA NON BIOLOGIS DAN BUKAN YESUS
        KARENA
        FIRMAN ITU PERKATAANYA ALLAH BUKAN ALLAH ITU SENDIRI
        ALLAH/ TUHAN TIDAK SAMA DENGAN MANUSIA
        ALLAH / TUHAN TIDAK SAMA DENGAN ANAK MANUSIA NON BIOLOGIS
        ALLAH / TUHAN TIDAK SAMA DEGAN YESUS

        JADI DAPAT DISIMPULKAN YESUS ADALAH MANUSIA DAN ANAK NON BIOLOGIS BERARTI YESUS BUKAN TUHAN, BUKAN ALLAH , BUKAN FIRMAN = FIRMAN

        BERARTI YESUS BUKAN TUHAN KARENA MENJELMA JADI MANUSIA
        KARENA TUHAN BEDA DENGAN MANUSIA

        • SERBUIFF 9:38 am on 01/09/2012 Permalink | Reply

          si fantasy juga ketakutan dg topik ini……dan…..kabuuuurrr….

          • wikki 3:56 am on 03/09/2012 Permalink | Reply

            sdr serbuiff semua orang akan tertawa terbahak bahak membaca tulisan sdr yang sangat bodoh …sampai disitukah imu saudara???? sdr mengatakan firman dengan roh bisa terpisahkan dan firman itu benda mati ….???? dapatkah tuhan melakukan apaapa tanpa roh????? dapatkah Tuhan bergerak tanpa kehidupan/??? dapatkah tuhan membuat sesuatu tanpa firman ???dengan apa dia melakukan tanpa kalimat???? dan kehidupan ???? jawab itu…jangan hanya omong besar…. kayak abubakar baasir….

            • soebodo 7:38 pm on 06/09/2012 Permalink | Reply

              Saya akan menjawab dari beberapa pertanyaan @wiki …manusia diberi akal agar berilmu sejauh mana manfaat ilmu didapat sejauh itu yang akan akan dipahami .

              Pengalaman yang kami dapat bersama teman-teman dan ada beberapa dari pihak luar kami hadir dan bersunguh-sunguh memohon pada NYA, untuk menemukan kebenaran NYA.
              Kalau TUHAN ber kehendak apapun bisa terjadi …Para Kekasih TUHAN hadir dihadapan kita dan BELIAU yang diyakini selama ini oleh mereka juga hadir…dan beliau mempersilahkan teman2 tersebut untuk mengikuti langkah yang telah kami lakukan selanjutnya
              Apa yang kami lakukan bukan dalam forum debat tapi berdoa bersama-sama satu tempat . dala berdoa masing-masing sesuai yang diyakini selama ini.
              Kebenaran banyak caranya dan akan lebih yakin kalau yang menyampaikan pembawa kebenaran sendiri untuk menyempurnakan langkah2 dari temen dari apa yang didapat selama ini. Adapun apa yang kami dapatakan menunjukan/membuktikan akan kebesaran NYA bukan dari kemampuan kami semata.
              Apakah kita disini bisa membuktikan dari apa diyakini…jawabnya adalah bisa kalau kita berilmu dengan baik dan bersungguh-sungguh. akan membuktikan kebenaran akan firman NYA …sehingga menemukan kebenaran yang hakiki.

              “dapatkah tuhan melakukan apaapa tanpa roh” siapa yang menciptakan ROH jelas sekali TUHAN ..atas kehendak NYA untuk memulai/ mengakhiri dan segala apapun bisa terjadi.

              “dapatkah Tuhan bergerak tanpa kehidupan” atas kehendak NYA terjadilah gerakan dan kehidupan.

              “dapatkah tuhan membuat sesuatu tanpa firman” atas kehendak NYA maka diturunkan firman melalui para kekasih nya yang kita baca di kitab masing2.Kehendak NYA luar biasa bukan hanya tertulis dalam kitabnya saja. Kitab yang sempurna akan mejandi pedoman untuk melangkah menemukan kebenaran NYA .
              Apa yang dipahami oleh manusia bagaikan setetes air dalam lautan yang luas.maka berlomba-lombalah berilmu yang baik untuk men- dapatkan kebenaran NYA.
              Jangan hanya puas dengan apa yang telah kita dapat “setinggi-tingginya gunung yang kita daki masih ada gunung laen yang lebih tinggi dihadapan kita”. makin merendah kita dihadapan NYA makin banyak pemahaman yang kita dapatkan.
              Mohon maaf pada semua pihak apa yang saya tulis seandainya ada kekuranga /kesalahan semata-mata karena kebodohan soebodo adapun kebenaran hanya milik NYA.

              Mudah2an kita semua masih diberi waktu dan kesempatan untuk menikmati Rachmat NYA untuk seluruh makhluk dan alam semesta….. amin.

              • wikki 11:31 pm on 06/09/2012 Permalink | Reply

                “dapatkah tuhan melakukan apaapa tanpa roh” siapa yang menciptakan ROH jelas sekali TUHAN ..atas kehendak NYA untuk memulai/ mengakhiri dan segala apapun bisa terjadi sdr soe bodo…tolong pikirkan sekali lagi bagaimana tuhan menciptakan roh apabila dia tidak punya roh ??? dengan apa ia hidup sementara dia tidak mempunyai hidup alias mati.????>>>>>dapatkah Tuhan bergerak tanpa kehidupan” atas kehendak NYA terjadilah gerakan dan kehidupan.

                “dapatkah tuhan membuat sesuatu tanpa firman” atas kehendak NYA maka diturunkan firman melalui para kekasih nya yang kita baca di kitab masing2.Kehendak NYA luar biasa bukan hanya tertulis dalam kitabnya saja. Kitab yang sempurna akan mejandi pedoman untuk melangkah menemukan kebenaran NYA
                >>>>>bagaimana ia berkehendak tanpa memiliki kehendak???? bagaimana ia punya kekasih sementara ia tidak hidup ???sdr soe bodo ….kesesatan sdri sudah terlalu jauh ….perlu sdri ketahui tanpa kedua unsur diatas maka tuhan adalah benda mati…Tuhan tidak bisa hidup tanpa roh yaitu roh kehidupan (bukan nafas) Tuhan tidak bisa melakukan apa apa tanpa firman ,karena frman itu adalah perintah ,ilmu.waktu .masa .bagai mana Tuhan berfirman tanpa memiliki firman ?????tolong pikirkan lagi.

                • soebodo 3:53 am on 07/09/2012 Permalink | Reply

                  Sdr @wiki apa yang disampaikan pengalaman yang kami alami bersama teman-teman dengan berbagai syarat yang tidak mudah dan proses yang panjang dan sungguh- sungguh Sehingga membuktikan apa yang kami yakini akan KEBENARAN hanya milik NYA. kami tidak hanya cukup memikirkan semua yang kami lakukan.
                  Kalau anda sudah diberi jalan disana akan memahami sendiri akan kebesaran NYA.dan lebih meyakini dan benar-benar yakin karena mengalami sendiri.
                  Saya tidak akan mendebat (maaf) kalau anda hanya terbatas dalam memahami dan juga belum mengalami apa yang anda yakini.
                  Pemahan tersebut tidak akan cukup dengan pemahaman diri kita saja, sepintar apapun. tanpa bantuan dan rasa Kasih sayang NYA akan sulit me- mahami kebesaran NYA. dan saya tidak menyebut dari agama apa yg kami alami bersama dalam rangka menjaga dan agar menemukan/berproses diri dan mencari sendiri akan kebenaran .
                  Mudah2an kita semua selalu diberikan kesempatan oleh NYA.ketika kita hidup bukan setelah mati kita menemukannya karena kesombongan dan kebodohan kita dihadapan NYA…paling nggak berproses Sehingga kwalitas kita makin hari akan makin meningkat dihadapan NYA.
                  Kalau kita sudah menemukan akan merasakan kelezatan iman yang tidak bisa digantikan sebesar harta yang ada di dunia.

                  • soebodo 4:03 am on 07/09/2012 Permalink | Reply

                    Kalaupun kami tersesat karena kebodohan kami dalam memegang amanah dari NYA.. mudah2an tidak tersesat karena olah pikir kami seakan-akan lebih tahu dari NYA.

                    • wikki 8:09 am on 07/09/2012 Permalink | Reply

                      jadi mengapa sdr masih ngotot …sudah terbukti kebenaran yang sdr terapkan adalah bertujuan mencelakai orang lain atau kafir…. sdri boleh memakai kebenaran sdr itu di dunia lain saja ..kalau didunia fana ini tolong jangan lakukan..

                      • SERBUIFF 3:06 am on 09/09/2012 Permalink

                        orang kafirlah yg duluan menyerang umat islam, kami hanya membela diri

                      • wikki 11:24 am on 09/09/2012 Permalink

                        ketika muhammad memusnahkan bani keybar apakah muhmmad lagi dalam keadaan terancam??? atau ketika kawananmu membantai kaum muhammadiyah apakah kaummu lagi dalam keadaan terancam ???sehingga kamu mengatakan bahwa kamu lagi membela diri????

                  • wikki 8:05 am on 07/09/2012 Permalink | Reply

                    sdr sepertinya asal bicara tanpa menelaah apa yangsdr bicarakan pengalaman demi pengalaman yang telah diperbuat oleh muslim .kepada saya ..sudah membuat saya cukup muak dengan semua yang saya alami ..sdr berbicara masalah kasih?? kasih yang sdr muslim perbuat pada saya .ahinya meng hantarkan seorang muslim sejati ke penjara selama 15 tahun. sda maengatakan agama??? agama satu satunya yang mengajarkan kebejattan moral hanya agama islam …yakin itu kamu mau tunjukkan KH Zainuddin mz ingat apa yang diperbuat kepada Zaskia penyanyi dangdut itu?? itukah contoh yang akan sdr tunjukkan??? sdri jangan menutup mata terhadap apa apa yang terjadi di indonesia ini masih kah kamu mau berkelit tentang kasih atau kebenaran???? apakah kamu mau bilang perampokan bank cimb dimedan adalah suatu kebenaran????atau kamu mau menuduh itu dilakukan oleh jahudi yang lagi menyamar???? ingat pejabat pemda aceh yang korupsi katanya untuk pembangunan mesjid????tunjukkan kebenaran yang sdri maksud..

                    • SERBUIFF 3:07 am on 09/09/2012 Permalink | Reply

                      itu harus dibuktikan dipengadilan….

                      • wikki 11:28 am on 09/09/2012 Permalink

                        bagaimana cara membuktikan kalau harus deengan menghadirkan 4 saksi sementara perkosaan bukanlah suatu tontonan yang dilakukan di depan umum????dimana mana semua kejahatan perkosaan tidak pernah dipertontonkan .atau dilakukan di muka umum …pakai logikamu…

                  • camar 8:20 am on 07/09/2012 Permalink | Reply

                    soe bodo lihat bukalah matamu ..sedikit saja

                    Berikut ini adalah contoh-contoh keadilan gaya Muhammad, yang sebenarnya merupakan contoh ketidakadilan yang paling parah.

                    Sunan Abu-Dawud Book 38, Number 4349:
                    Dikisahkan oleh Ali ibn AbuTalib:

                    Seorang wanita Yahudi sering mengejek dan menghina sang Nabi. Seorang pria mencekiknya sampai mati. Sang Rasul Allah mengumumkan tiada hukuman yang harus dibayarkan bagi darahnya.

                    Sunan Abu-Dawud Book 38, Number 4359:
                    Dikisahkan oleh Abdullah ibn Abbas:

                    Ayat “Hukuman bagi mereka yang memerangi Allah dan RasulNya, dan melakukan kekacauan di daerah adalah hukuman mati, atau salib, atau potong tangan dan kaki yang berlawanan atau diusir ke luar dari daerah itu … maha pengampun” diwahyukan bagi orang-orang penyembah berhala. Jika ada salah seorang dari mereka yang bertobat sebelum ditangkap, orang itu tidak terhindar dari hukuman yang telah ditentukan, yang memang layak diterimanya.”

                    Sunan Abu-Dawud Book 38, Number 4390:
                    Dikisahkan oleh Atiyyah al-Qurazi:

                    Aku adalah salah satu tawanan Banu Qurayzah. Mereka (Muslim) memeriksa kami, dan siapapun yang telah punya bulu kemaluan dibunuh, dan mereka yang belum punya tidak dibunuh. Aku adalah salah satu dari mereka yang belum punya bulu kemaluan.

                    Sunan Abu-Dawud Book 38, Number 4396:
                    Dikisahkan oleh Jabir ibn Abdullah:

                    Seorang pencuri dibawa menghadap sang Nabi. Dia berkata: Bunuh dia. Orang-orang berkata padanya: Dia telah mencuri, Rasul Allah. Maka dia berkata: Potong tangannya. Maka tangan (kanannya) dipotong.

                    Dia dibawa kembali menghadap untuk kedua kalinya menghadap Nabi dan Nabi berkata: Bunuh ida. Orang-orang berkata: Dia telah mencuri, Rasul Allah. Maka kata Nabi: Potong kakinya. Maka kaki (kirinya) dipotong.

                    Dia dibawa kembali menghadap untuk ketiga kalinya dan Nabi berkata: Bunuh dia. Orang-orang berkata: Dia telah mencuri, Rasul Allah. Maka Nabi berkata: Potong tangannya. Maka tangan (kirinya) dipotong.

                    Dia dibawa kembali menghadap untuk keempat kalinya dan Nabi berkata: Bunuh dia. Orang-orang berkata: Dia telah mencuri, Rasul Allah. Maka Nabi berkata: Potong kakinya. Maka kaki (kanannya) dipotong.

                    Dia dibawa kembali menghadap untuk kelima kalinya dan Nabi berkata: Bunuh dia. Maka kami membawa dia pergi dan membunuhnya. Kami menyeret dia dan melemparkannya ke dalam sumur dan menimbuninya dengan batu.

                    Pertama-tama aku ingin bertanya pada Muslim untuk menemukan satu saja aturan hukum yang ada di dunia saat ini atau di masa lampau yang menjatuhkan hukuman mati bagi orang yang mengejek orang lain, atau orang yang mencuri sesuatu, atau para tawanan yang menolak memeluk Islam. Lebih jauh lagi, aku bertanya pada kaum Muslim apakah mereka tidak merasa malu dengan ketidakadilan yang dilakukan nabi mereka? Hadis-hadis di atas memberi ijin bagi Muslim untuk membunuh siapapun yang menghina Nabi mereka dan tiada hukuman apapun bagi Muslim yang melakukan pembunuhan ini. Islam telah membuat begitu mudah bagi Muslim membunuh orang lain hanya gara-gara permusuhan pribadi dan begitu mudah untuk bebas dari hukuman. Hadis-hadis di atas juga menunjukkan betapa pendeknya kesabaran Muhammad. Dia juga tidak pernah percaya keterangan pihak tertuduh dan menerapkan hukuman hantam kromo saja.

                    Al-Baqara, Sura #2, ayat #256: “Tiada paksaan dalam beragama”. Yang kuketahui dari ayat ini adalah agama itu merupakan hal yang bersifat pribadi. Contohnya, jika si A ingin jadi Muslim, ya silakan saja, dan ini juga berarti tiada paksaan bagi dia untuk jadi Muslim. Apakah yang Muhammad kemudian lakukan bertentangan dengan firman Allah? Jika Qur’an telah dengan jelas menyatakan tiada paksaan beragama dan agama merupakan hal pribadi, maka mengapa sang nabi menerapkan hukuman mati bagi mereka yang berani mengritik agama nabi? Bukankah ini merupakan tindakan brutal? Hal ini juga menunjukkan bahwa Muhammad sendiri tidak percaya akan hari Kiamat. Menurut Muslim dan Qur’an, di hari Kiamat semua orang akan dibangkitkan kembali dan mereka harus mempertanggungjawabkan pada Allah apa yang mereka perbuat di dunia. Menurut Islam, Muslim akan diberi pahala bagi perbuatan baik mereka di bumi dan yang non-Muslim akan dihukum. Pertanyaanku pada Muslim adalah jika mereka percaya akan hari Kiamat, maka mengapa mereka harus menghukum orang-orang di bumi? Mengapa tidak membiarkan saja Allah menentukan hukuman di hari Kiamat?
                    nah kamu menemukan kebenaran kan???

                    • soebodo 11:29 am on 07/09/2012 Permalink | Reply

                      Sdr camar and wiki kalau kita melihat kesalahan dalam penerapan siapapun bisa terjadi ….itu untuk pembelajaran kita mana yang baik dan mana yang buruk.
                      Apakah mengurangi kesucian akan kebenaran NYA. tidak akan mem- pengaruhi sedikit pun
                      Adapun kesalahan manusia sendiri karena ada kepentingan manusia itu sendiri bukan kepentingan NYA.
                      Apakah kita hanya berhenti pada faktor kesalahan manusia padahal kebenaran hanya milik NYA. kebenaran NYA akan ditemukan kalau dengan bersungguh-sungguh dengan kasih sayang NYA akan ditunjukan.
                      Pengalaman kami membuktikan, tidak cukup sekali dan beberapa dgn laen nya. baik agama maupun orangnya. Orang2 tersebut dalam mencari kebenaran adalah orang khusuk dalam beribadah sesuai keyakinannya. baik dibidang lahiriah maupun rohani. Pengalaman rohani sebelumnya juga sering di alami. apakah kami debat sebelumnya tidak sama sekali kami menghargai apa yang telah dilakukan selama ini. pengalaman rohania dia yang akan menuntun/membuktikannya bersama-sama. akan kebenaran NYA.
                      Untuk apa mendebatkan kebenaran NYA yang sangat suci dan tidak terpengaruh oleh polah tingkah makhluk NYA.
                      Apaka kita akan memahami akan kebenaran NYA yang suci dengan nafsu kita yang terbakar dan saling membakar .
                      sudah merasa paling benar dan paling pinter.sehingga jauh sekali dari sifat suci NYA.
                      Mari kita koreksi diri kita masing2 sdhkah kita tekun dalam beribadah dan Mudah2an kita semua yang pernah debat disini mari memohon dengan keyakinan masing2 diberi kemudahan untuk menemukan kebenaran NYA.

                      • camar 12:10 pm on 07/09/2012 Permalink

                        itu bukan kesalahan manusianya …..itu murni ajaran quran .

                      • SERBUIFF 9:12 am on 08/09/2012 Permalink

                        ajaran quran nggak ada kesalahan bung

                      • wikki 12:16 pm on 07/09/2012 Permalink

                        apakah sdr mencoba mengatakan muhamad salah menerapkan ajaranya???
                        kalau emang salah berati dosanya sudah sangat banyak…apalagi akibat dari ajaranya ..sudah ratusan juta manusia jadi korbanya…apakah kamu masih mau menambah korbanya muhammad ????

                      • SERBUIFF 9:11 am on 08/09/2012 Permalink

                        omongan paling ngaco..lu lihat kristen dan yahudi paling hobi membantai, menjajah dan memperbudak manusia….ajaran kasih sih katenye….

                      • soebodo 8:57 am on 10/09/2012 Permalink

                        Ketika TUHAN berkehendak tehdp Umat NYA untuk dimulia-
                        kan. maka akan selalu terjaga kesucian NYA sampai akhir , sehingga tidak terpengaruh oleh kondisi dan situasi apapun.
                        Ternyata racun yang dikonsumsi membuktikan kebenaranya.
                        Hanya sayang sekali racunnya adalah racun hati yang begitu kuat ditanamkan dalam diri. sehingga sudah tidak bisa merasakan nikmatnya manis madu. Apapun bentuknya racun bukan hal yang layak untuk dikonsumsi manusia normal.
                        Sikahkan saja dinikmati kita pilih madunya

                    • cak gimin 5:36 pm on 08/09/2012 Permalink | Reply

                      @camar:

                      1. apakah hadist diatas sanad-nya bersambung?
                      2. apakah para perawai ‘Adil?
                      3. apakah para perawinya Dhabith?
                      4. apakah hadist ini tidak ada syadz?
                      5. apakah hadist tersebut tidak ada ‘illat?

                      tolong jawab pertanyaan saya.
                      trimakasih.

                      • SERBUIFF 3:09 am on 09/09/2012 Permalink

                        mana tahu dia…, …

                      • camar 10:42 am on 09/09/2012 Permalink

                        ketika muhammad membantai banu qanuiqa .muhammad tidak memakai perawi ..ketika muhammad meniduri bocah sembilan tahun muhammad tidak memakai perawi ..demikian juga dengan kaummu yang membantai ahmadiyah tidak memakai perawi …begitu juga dengan kejadian sampang madura… termasuk membatai penduduk mekkah oeh muhammad ,beliau tidak memakai perawai ..semua tertulis terekam oleh hadis dan quran jadi nggak usah banyak alasan untuk pembenaran

                    • SERBUIFF 3:08 am on 09/09/2012 Permalink | Reply

                      muhammad adalah utusan Allah , kedudukannya paling tinggi, beda dg kaum muslimin pada umumnya…

                      • Soebodo 10:05 am on 09/09/2012 Permalink

                        Rosululloh adalah orang paling mulia dari jaman nabi Adam sampai jaman akhir kelak. sehingga beliau membawa kesempurnan dan menyempurnakan yang sudah ada. kesuciannya tetap terjaga. walaupun seluruh mahkluk yang ada dimuka bumi berpaling darinya. kewajiban untuk makmum dibelakang beliau baik lahir maupun bathin sehingga dituntun menuju kesempurnaanya. buktikan saja dikala kita masih hidup, itu kesempatan kita.
                        Jangan gunakan bisa ular untuk mengetahui kebenaran apa guna nya tahu kebenaran setelah kita mati dan belum bisa tobat. gunakan waktu sebaik dan sebisa mungkin untuk makin meningkatkan kwalitas maupun kwantitasdiri kita hanya beribadah pada NYA.

                      • wikki 11:29 am on 09/09/2012 Permalink

                        utusan allah yang nota bene tangan kananya di sudut kabbah itu????/

                      • wikki 11:37 am on 09/09/2012 Permalink

                        Muhamad memang utusan allah tang tangan kanannya tinggal di sudut kabbah itu kedudukanya memang tinggai dihadapan perempuan yang jadi korbanya …sudah pasti beda dengan kau muslimin karena tidak relevan lagi ..perbuatanya diterapkan pada jaman ini….

                      • wikki 12:49 pm on 09/09/2012 Permalink

                        dituntu masuk neraka seperti kata surah Q19:71

                • cak gimin 6:44 am on 09/09/2012 Permalink | Reply

                  @wiki:
                  saudara wiki, jika anda berkenan….dapatkah anda memberikan gambaran kepada saya menurut ilmu bahasa jika ayat2 ini:

                  1:1. Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.1:2 Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.

                  menyimpulkan satu kesatuan pribadi yang tak terpisahkan? sekali lagi bedasarkan ilmu tata bahasa yang benar. jika anda tidak berkenan jangan ditanggapi.
                  trimakasih.

            • SERBUIFF 3:05 am on 09/09/2012 Permalink | Reply

              asal lu tahu aja firman itu perkataan Allah /wahyu , sedang roh itu jiwa manusia…

              • wikki 11:16 am on 09/09/2012 Permalink | Reply

                pertanyaanya bisakah Tuhan melakukan apa apa tanpa memiliki perkataan ????? atau tanpa kata kata??? ada roh manusia tetapi ada juga roh Tuhan tentunya ..itu tidaklah sama …bagaimana Tuhan melakukan atau bergerak tanpa memiliki Roh????

                • Soebodo 12:10 pm on 09/09/2012 Permalink | Reply

                  Pertanyaan yang bagus, tapi apakah puas dengan menerima jawaban yang benar .
                  Saya punya pengalaman dengak adik yang masih SD bertanya kepada saya terhadap pelajaran sekolahnya. saya ajarkan pelajaran dengan pola pikir dan sistem yang sudah jauh dari logikanya anak SD. sehingga jawaban lebih detil dan rumit tapi sebenarnya lebih mudah dan cepat kalau menggunakan pola pikir saya. tapi namanya anak kecil dia tidak mampu menerima jawaban dari saya dan tidak akan mau.
                  kalau ingin mendapatkan jawaban yang benar, perlu proses peningkatan kemampuan sampai setara antara yang bertanya sama yang menjawab.
                  Adalagi kasus soal dengan jawaban yang salah dia bertahan saja pada kebenaran jawabannya. untung saja gurunya pinter membetulkan kesalahan dari persoalan tadi, bagaimana kalau gurunya sendiri tidak tahu kebenaran jawabannya dan adek tidak mendapatkan pemebenaran atas kesalahannya bisa2 dibawa sampai akhir hayat kesalahan tersebut bagi dia sudah dianggap benar.

                  • wikki 1:02 pm on 09/09/2012 Permalink | Reply

                    ah bosan dengan anak sd ..tak adakah jawabanmu yang logis ..apakah sampai disitu aja logikamu?????

                  • wikki 1:03 pm on 09/09/2012 Permalink | Reply

                    lain ditanya lain lagi jawaban mu bukan itu yang aku tanya ngarti …/????

            • cak gimin 6:52 am on 09/09/2012 Permalink | Reply

              @wiki:
              bagaimana menurut anda tentang pendapat kalimatullah itu adalah Isa-Almasih, dimana Isa-Almasih adalah Yesus atau Tuhan ALLAH?
              bukankah Kalimatullah itu adalah kalimat ALLAH atau firman ALLAH?
              sedangkan firman ALLAH adalah perkataan ALLAH dan termasuk juga Kitab suci. Apakah kitab suci yang nota bene adalah juga Firman ALLAH adalah satu kesatuan dari diri ALLAH itu sendiri? jika mengacu pada uraian artikulasi diatas maka apakah salah jika ada pendapat yang mengatakan bahwa kitab suci adalah juga ALLAH?
              sebelumnya trimaksih atas tanggapan yang akan anda berikan dan maaf jika ada yang tidak berkenan.

              • Soebodo 9:37 am on 09/09/2012 Permalink | Reply

                Tidak perlu jawaban dari mereka:
                Ketika kita masih sekolah di SMP kesulitan pelajaran atau ingin memahami apa yang kita dapatkan. apakah kita perlu belajar lagi atau menanyakan pada anak SD atau sebaiknya bertanya pada anak SMA jauh memahami permasalahan atau pertanyaannya.
                Kita maklumi dari jawaban anak SD memang belum dapat perlajaran disana. yang disayangkan dia akan mencari jawaban apapun cara utuk pembenaran apa yang dipahami.
                Siapapun orangnya baik diri kita kalau kesombong diri lebih dominan apalah arti kepintaran kita. coba bandingkan “air setetes dengan lautan yang luas akan ILMU NYA”. apakah kita hanya berhenti pada setetes air atau menyelam dalam samudra ke Tauihid NYA.
                Ketika masih dipermukaan kita masih bisa bergerak karena nafsu kita semata-mata. .makin kita ketengah makin dalam makin tidak punya daya upaya hanya pertolongannya dan kasih sayang NYA yang bisa menyelematkan kita.

                • wikki 12:45 pm on 09/09/2012 Permalink | Reply

                  apakah sdr mencoba mengatakan bahwa bumi ini datar bagai karpet???? apakah sdr mancoba mengatakan bahwa matahari tenggelam air yang berlumpur hitam ???? apakah aku harus percaya denga bualan muahammad yang mengatakan pernah membelah bulan??? lalu siapa yang menyatukan kembali??? apkah aku harus percaya kepada omongan orang tua yang yang umurya 50han mengawini anak anak yang umurnya masih 9 thn???/ maaf aku tak bisa

              • wikki 12:47 pm on 09/09/2012 Permalink | Reply

                maaf saya telah berulang kali menjawab ini…

                • cak gimin 2:06 pm on 09/09/2012 Permalink | Reply

                  @wiki: maaf juga saya adalah pendatang baru disini.
                  trimakasih.

            • SERBUIFF 10:29 am on 19/09/2012 Permalink | Reply

              asal lu tahu firman itu perkataan Allah itu kata benda, roh itu jiwa manusia dan itu termasuk benda da kata benda…yesus itu ciptaan Allah …yesus beda dengan allah……

          • fantasy 5:00 pm on 04/09/2012 Permalink | Reply

            saya tidak pernah kabur dari siapapun .saya mengamati presepsi sdr yang sangat keliru dalam hal pemahaman sdr akan ayat ayat diatas ..saya akan bertanya kepada saudara dalam hal pemahaman ayat diatas ..saudara mengatakan bahwa roh dan firman tuhan adalah benda mati .yang artinya bahwa ada sosok Tuhan yang terpisah dengan rohnya dan juga firman atau kalimatnya …benar begitukan pengertian saudara //?? artinya adaTuhan tanpa roh dan firman bila roh adalah benda mati dengan apa Tuhan bisa hidup ..apakah roh itu diciptakan ???? roh bukanlah ciptaan tetapi kehidupan artinya tanpa roh segala sesuatu tidak hidup ..nah bagaimana Tuhan bisa melakukan sesuatu tanpa hidup??? kemudian sdr mengatakan firman itu terpisah dari Tuhan ,,,pertanyaanya …apakah firman( kalimat) itu diciptakan???? bagaimana Tuhan bisa meciptakan sesuatu tanpa firman??? nah dengan penjelasan ini saya yakin saudara akan mulai mengerti dengan ayat ayat diatas.

            • SERBUIFF 3:11 am on 09/09/2012 Permalink | Reply

              asal lu tahu firman itu perkataan Allah / wahyu Allah sedang roh itu jiwa manusia

              • wikki 11:41 am on 09/09/2012 Permalink | Reply

                pertanyaanya bisakah Tuhan melakukan apa apa tanpa memiliki perkataan ???atau firman??? bagaimana dia melakukan sesuatu bila ia tidak hidup????

                • SERBUIFF 10:33 am on 19/09/2012 Permalink | Reply

                  yg pasti allah mencipta yesus, dan allah tidak sama dengan yesus…

                  • me 3:53 pm on 17/02/2013 Permalink | Reply

                    maaf sdr @wikki, ada kekeliruan besar dalam pernyataan anda, yang sejak awal saya simak. berisi hal yang sama. sepertinya Allah belum mebukakan mata hati anda. semoga Allah membuka mata hati anda. dan dapat melihat kebenaran yang lebih hakiki.
                    dan kepada saudar muslim. sebaiknya kita tidak mengisi perdebatan di sini. yang tentu hanya akan memuaskan mereka. lihatlah kedangkalan ilmu dari setiap perkataan mereka. tanpa menjelaskan sumber yang mereka dapatkan. dan hanya berusaha menyulut emosi kita. sebaiknya kita tidak mudah terpancing, dan tidak lagi memancing di air yang keruh. atau dengan kata lain, situs ini dibuat memang sengaja untuk menghancurkan dan memperolok islam saja. akan jauh lebih baik. kita memperdalam ilmu kita masing-masing.

    • Fajar 1:14 am on 31/08/2012 Permalink | Reply

      Salam untuk Semua…
      Saya kira umat Kristen harus berterimakasih kepada orang2 yang telah menyalip yesus
      karena saya tidak bisa membayangkan kalau dulu yesus dibunuh dengan cara digantung. pastilah simbol gereja bukan salib tapi tali gantungan…..

      • ungke 3:44 am on 31/08/2012 Permalink | Reply

        Tidak perlu berterima kasih pada manusia yg menyalipNya, karena semua itu adalah Rencana Tuhan (Bukan Auloh ) dan sebelum semua di genapi semuanya sudah di nubuatkan di kitab suci jauh sebelum peristiwa itu terjadi, jadi firman Tuhan dalam bentuk nubuatan di Bible pasti di genapi , Tidak ada mudah mudahan, tidak ada insyaallah semua serba “PASTI” di genapi dan sejarah sudah membuktikannya, jadi tidak ada yang samar samar dan tidak perlu di “TAFSIR” yang macam macam seperti quran.

        • SERBUIFF 9:40 am on 01/09/2012 Permalink | Reply

          nggk usah banyak omong , kalau lu pinter kenapa nggak kau tanggapi tuh postingan gue diatas …katanya alkitab hebat….

          • ungke 3:07 pm on 01/09/2012 Permalink | Reply

            Ok mari kita bahas satu persatu Ayat Alkitab diatas, tapi sebelum kita lanjut kita harus punya persepsi yang jelas dulu tentang “Trinitas” karena ini semua bermula dari pengertian kita akan Tri Tunggal YHWH, yaitu :
            1. Bapa
            2. Putra ( Firman) dan
            3. Roh Kudus (
            ketiga unsur diatas tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lain sama seperti manusia yang terdiri dari Tubuh jasmani, jiwa dan Roh, yang mana ketiganya tidak bisa dipisahkan satu dengan lainnya, kenapa saya samakan dengan tiga unsur manusia karena Manusia itu diciptakan menurut “Rupa dan Gambar YHWH, jadi sama sama terdiri dari tiga unsur.
            kalo pemahaman kita bisa menerimah konsep ini maka seluruh ayat di atas tidak akan menbuat kita bingung
            1.Pada mulanya adalah firman…dst . disini jelas bahwa Pada mulanya adalah Firman yang berarti firman itu juga adalah oknum yang sama dengan Bapa otomatis sama juga dengan Roh kudus,
            2. Ia pada mulanya bersama-sama dengan YHWH, hal ini menegaskan lagi bahwa ketiga pribadi tersebut sudah ada bersama sama dari mulanya
            3. Segala sesuatu dijadikan oleh “DIA” jadi kata dia ini mencakup tiga unsur tadi yaitu Bapa, Putra dan Roh.
            4. Dan dalam Dia ada hidup,dan hidup itu adalah terang manusia, maksudnya bahwa Dia berkuasa untuk menberi kehidupan, dan karena dia berkuasa memberi kehidupan maka manusia akan percaya dan yakin bahwah memang Dia adalah YHWH itu sendiri karena Dia berkuasa memberi HIDUP walaupun orang sudah mati (Kasus Lazarus) dengan demikian menjadi Terang/petunjuk yang jelas kepada manusia bahwa dalam Dia ada Hidup
            5. Terang itu bercahaya dalam kegelapan, dan kegelapan itu tidak mengusaiNya artinya karena petunjuk /terang yg Dia bawah itu menjadi nyata/kelihatan bagi manusia dimana “”Kegelapan” atau kuasa gelap/ kematian tidak berkuasa atas Dia,karena Dia sudah Mengalahkan Kegelapan/ Kuasa maut dengan bangkit dari antara orang mati . untuk ayat 6-8 tidak perluh di perjelas karena sudah jelas.
            9.Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang sedang datang kedalam dunia, maksudnya Si Yohanes ini adalah pembawa kabar akan kedatangan terang/petunjuk itu, yang aslinya sudah datang namun belum di nyatakan secara resmi yaitu saat dia di baptis dan keluar dari air barulah diproklamirkan dengan kata kata dari surga “Inilah Anak Ku yang Ku kasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.makanya di situ ditulis “sedang datang”
            10 Ia telah ada didalam dunia, dan dunia dijadikan oleh-Nya tetapi dunia tidak mengenal-Nya. artinya dia sudah datang kedunia (saat kelahiran) yang mana sudah dinubuatkan dibanyak ayat kitab perjanjian lama oleh nabi nabi terdahulu namun orang tidak mengenal dia sampai pada hari Dia diurapi katika keluar dari air setelah di baptis Yohanes.
            11.Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya,tetapi orang orang kepunyaan-Nya itu tidak menerimah-Nya, artinya pertama dia datang untuk milik kepunyaanya yaitu umat Israel, tapi umat Israel ini tidak menerimah-Nya sehingga terbukalah berkat keselamatan buat bangsa bangsa di luar israel yang percaya kepadaNya.hal ini yang kami sebut sebagai “Kekayaan Kasih Karunia”
            12.Tapi semua orang yang menerimah-Nya, diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak anak YHWH, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya , artinya semua orang yang menerimah-Nya baik orang yahudi maupun bukan yahudi, dan percaya kapada nama Itu, akan menerimah kuasa seperti mujizat2 yang merupakan ciri ciri anak anak YHWH,
            13 Ini adalah kiasan dari orang orang yang “LAHIR” baru atau yang percaya dan di baptis dalam nama-Nya, jadi bukan berbicara mengenai kelahiran jasmania tapi kelahiran Rohania , karena kekristenan fokus dengan perkara perkara Rohania makanya kita tidak terlalu mengurusi hal hal Duniawi
            14.Firman itu telah menjadi manusia dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya yaitu kemuliaan yang diberikan KepadaNya sebagai anak tunggal Bapa penuh kasih karunia dan kebenaran. maksudnya firman (Yesus) dalam wujud manusia telah hidup bersama sama dengan manusia, hal ini sangat nyata dan semua orang tau cerita hidupnya, tidak ada dusta, tidak berdosa , melakukan banyak mujizat, bahkan bangkit dari kematian
            15.ayat 15 dan 16 “kemudian dari padaku akan datang Dia yang telah mendahului aku ” maksudnya disini Yohanes tahu persis bahwa Yesus ini sebenarnya Adalah YHWH itu sendiri yang sudah ada dari mulanya sebelum Yohanes bahkan sebelum dunia ini di jadikan.
            Demikian sekilas penjelasan dari saya

            Syallom.

            • SERBUIFF 4:22 am on 09/09/2012 Permalink | Reply

              Ok mari kita bahas satu persatu Ayat Alkitab diatas, tapi sebelum kita lanjut kita harus punya persepsi yang jelas dulu tentang “Trinitas” karena ini semua bermula dari pengertian kita akan Tri Tunggal YHWH, yaitu :
              >>>>>>>DI AL KITAB NGGAK ADA TUH DISEBUT YHWH KENAPA LU BAWA2 KESINI ?
              1. Bapa
              2. Putra ( Firman) dan
              3. Roh Kudus (
              ketiga unsur diatas tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lain sama seperti manusia yang terdiri dari Tubuh jasmani, jiwa dan Roh, yang mana ketiganya tidak bisa dipisahkan satu dengan lainnya, kenapa saya samakan dengan tiga unsur manusia karena Manusia itu diciptakan menurut “Rupa dan Gambar YHWH, jadi sama sama terdiri dari tiga unsur.
              kalo pemahaman kita bisa menerimah konsep ini maka seluruh ayat di atas tidak akan menbuat kita bingung
              >>>>>>>>>>> LU BACA :
              5:19 Maka Yesus menjawab mereka, kata-Nya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari diri-Nya sendiri, jikalau tidak Ia melihat Bapa mengerjakannya; sebab apa yang dikerjakan Bapa, itu juga yang dikerjakan Anak.
              ######YESUS TIDAK PUNYA KEMAMPUAN, BAPA MEMPUNYAI KEMAMPUAN….????? jawabanya ..artinya yesus dan bapa adalah satu tidakkah sdr lihat atau mengerti ”SEBAB APA YANG DIKERJAKAN BAPA ITU JUGA YANG DIKERJAKAN ANAK”” ARTINYA sama dengan otak dan tangan tidaklah bsa otak memegang sesuatu tanpa dilakukan tangan. atau tangan tidak bisa melakukan sesuatu tanpa diperintah otak …ngerti mas???###
              >>>>>>> EH LU TAMBAH NGCO AJA SUDAH JELAS DTULIS DISITU Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari diri-Nya sendiri, jikalau tidak Ia melihat Bapa mengerjakannya ARTINYA YESUS NGGAK ADA KEMAMPUAN UNTUK MENGERJAKAN SESUATU SEBELUM DIA MELIHAT BAPA MENGERJAKANNYA ARTINYA POSISINYA LEBIH RENDAH DARI BAPA, MAKANYA DIA BUKAN TUHAN , KALAU DIA TUHAN DIA AKAN BISA BERBUAT SESUATU TANPA MELIHAT CONTOH PERBUATAN BAPA.
              5:24 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup.####YESUS ADALAH UTUSAN BAPA ,BAPA YG MENGUTUS YESUS####POSISI UTUSAN DENGAN PENGUTUS TERPISAH###pertanyaanya ..siapa yang punya otoritas membebaskan manusia dari dosa????hanya Tuhan ,dan mampu memberikan hidup.####
              >>>>>>>>>> MEMANG BETUL TUHAN , BUKAN YESUS BUNG…..YESUS ITU UTUSAN BAPA, YESUS TERPISAH DAI BAPA, BUKAN SATU KESATUAN, DIA MANUSIA BUKAN TUHAN

              6:29 Jawab Yesus kepada mereka: “Inilah pekerjaan yang dikehendaki Allah, yaitu hendaklah kamu percaya kepada Dia yang telah diutus Allah.” .####YESUS ADALAH UTUSAN BAPA ,BAPA YG MENGUTUS YESUS####POSISI UTUSAN DENGAN PENGUTUS TERPISAH#### roh dan jasmani tidaklah terpisahkan bung .sama dengan matahari dan sinarnya tidaklah terpisahkan dan tidaklah berdiri sendiri .####
              >>>>>>>>DISINI JELAS ROH DAN JASMANI YESUS ADA DI BUMI SEDANG BAPA ADA DISORGA, ….MAU NGOMONG APA LAGI LU ?
              6:38 Sebab Aku telah turun dari sorga bukan untuk melakukan kehendak-Ku, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku. .####YESUS ADALAH UTUSAN BAPA ,BAPA YG MENGUTUS YESUS####POSISI UTUSAN DENGAN PENGUTUS TERPISAH###sama dengan jasmani tidaklah bisa bekerja sendiri tanpa ada perintah dari otak .tetapi otak dan raga ada dalam satu tubuh..##ngerti.????
              >>>>>>>>> JELAS ROH DAN JASMANI YESUS ADA DI BUMI SEDANG BAPA ADA DISORGA..MEREKA TERPISAH BUKAN SATU KESATUAN…..

              6:39 Dan Inilah kehendak Dia yang telah mengutus Aku, yaitu supaya dari semua yang telah diberikan-Nya kepada-Ku jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman. .####YESUS ADALAH UTUSAN BAPA ,BAPA YG MENGUTUS YESUS####POSISI UTUSAN DENGAN PENGUTUS TERPISAH###siapa jyang mampu membangkitkan diakhir jaman..?????jawab sendiri..####
              >>>>>> DIAYAT INI DIJELASKAN BAPA MENGUTUS YESUS DAN BAPA YG MEMBANGKITKAN DI AKHIR JAMAN BUKAN YESUS…….
              8:26 Banyak yang harus Kukatakan dan Kuhakimi tentang kamu; akan tetapi Dia, yang mengutus Aku, adalah benar, dan apa yang Kudengar dari pada-Nya, itu yang Kukatakan kepada dunia.” .####YESUS ADALAH UTUSAN BAPA ,BAPA YG MENGUTUS YESUS####POSISI UTUSAN DENGAN PENGUTUS TERPISAH##### siapa yang punya otoritas menghakimi dunia????.hanya Tuhan####
              >>>>>>>BETUL MEMANG HANYA TUHAN, BUKAN YESUS, YESUS HANYA MANUSIA YG DIUTUS JADI RASUL OLEH BAPA. ……..
              8:28 Maka kata Yesus: “Apabila kamu telah meninggikan Anak Manusia, barulah kamu tahu, bahwa Akulah Dia, dan bahwa Aku tidak berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri, tetapi Aku berbicara tentang hal-hal, sebagaimana diajarkan Bapa kepada-Ku. 8:29 Dan Ia, yang telah mengutus Aku, Ia menyertai Aku. Ia tidak membiarkan Aku sendiri, sebab Aku senantiasa berbuat apa yang berkenan kepada-Nya.” ######YESUS TIDAK PUNYA KEMAMPUAN, BAPA MEMPUNYAI KEMAMPUAN…..####YESUS ADALAH UTUSAN BAPA ,BAPA YG MENGUTUS YESUS####POSISI UTUSAN DENGAN PENGUTUS TERPISAH#### ARTINYA baru setelah yesus disalibkan maka manusia tahu siapa dia sebenarnya bahwa Yesus adalah Tuhan..sama seperti tubuh tidak bisa berdiri sendiri tanpa otak.####
              >>>>>>>> DISINI ANDA BACA LAGI YESUS TIDAK PUNYA KEMAMPUAN, BAPA MEMPUNYAI KEMAMPUAN ARTINYA YESUS BUKAN TUHAN………

              7:16 Jawab Yesus kepada mereka: “Ajaran-Ku tidak berasal dari diri-Ku sendiri, tetapi dari Dia yang telah mengutus Aku. .####YESUS ADALAH UTUSAN BAPA ,BAPA YG MENGUTUS YESUS####POSISI UTUSAN DENGAN PENGUTUS TERPISAH####artinya yang berbicara itu sebenarnya adalah firman yang hidup….###
              >>>>>>>> TAMBAH NGACO AJA KAU , YESUS MENYAMPAIKAN FIRMAN TUHAN BUKAN BERARTI DIA TUHAN, …CONTOH MUHAMMAD MENYAMPAIKN FIRMAN TUHAN NGGAK BISA DIBILANG DIA FIRMAN YG HIDUP…NGACO AJA KAU….
              8:42 Kata Yesus kepada mereka: “Jikalau Allah adalah Bapamu, kamu akan mengasihi Aku, sebab Aku keluar dan datang dari Allah. Dan Aku datang bukan atas kehendak-Ku sendiri, melainkan Dialah yang mengutus Aku. .####YESUS ADALAH UTUSAN BAPA ,BAPA YG MENGUTUS YESUS####POSISI UTUSAN DENGAN PENGUTUS TERPISAH###disini diulang lagi bahwa yesus dan firmanya tidaklah terpisahkan###

              >>>>>> DISINI JELASAS BAHWA YESUS DIUTUS JADI RASUL DIBUMI UNTUK MENYAMPAIKAN FIRMAN DARI BAPA, YESUS MENYAMPAIKAN FIRMAN DARI BAPA BUKAN BERARTI DIA BAPA, …DISINI JELAS POSISI MEREKA BERBEDA BAPA DI SORGA SEDANG ROH DAN JASMANI YESUS DIBUMI……HAYO MAU NGOMOG APA LAGI KAU…

              12:44. Tetapi Yesus berseru kata-Nya: “Barangsiapa percaya kepada-Ku, ia bukan percaya kepada-Ku, tetapi kepada Dia, yang telah mengutus Aku; .####YESUS ADALAH UTUSAN BAPA ,BAPA YG MENGUTUS YESUS####POSISI UTUSAN DENGAN PENGUTUS TERPISAH####yesus dan firman tidaklah bisa terpisahkan ..bahwa YESUS ..FIRMAN..DAN ROH KUDUS TIDAKLAH SAMA SEPERTI BENDA MATI yang bisa dipisah pisahkan,…
              >>>>>>>> DISINI JELASAS BAHWA YESUS DIUTUS JADI RASUL DIBUMI UNTUK MENYAMPAIKAN FIRMAN DARI BAPA, YESUS MENYAMPAIKAN FIRMAN DARI BAPA BUKAN BERARTI DIA BAPA, …DISINI JELAS POSISI MEREKA BERBEDA BAPA DI SORGA SEDANG ROH DAN JASMANI YESUS DIBUMI……

              1.Pada mulanya adalah firman…dst . disini jelas bahwa Pada mulanya adalah Firman yang berarti firman itu juga adalah oknum yang sama dengan Bapa otomatis sama juga dengan Roh kudus,
              >>>>>>> FIRMAN ITU BUKAN OKNUM FIRMAN ITU PERKATAAN ALLAH, FIRMAN ITU BUKAN ALLAH DAN BUKAN ROH KUDUS

              2. Ia pada mulanya bersama-sama dengan YHWH, hal ini menegaskan lagi bahwa ketiga pribadi tersebut sudah ada bersama sama dari mulanya
              >>>>>>>DI AL KITAB GGAK ADA TUH DISEBUT YHWH KENAPA LU BAWA2 KESINI ?, ….NGGAK ADA BUKTI BAHWA KE TIGA PRIBADI SUDAH BERSAMA2 PADA MULANYA….

              3. Segala sesuatu dijadikan oleh “DIA” jadi kata dia ini mencakup tiga unsur tadi yaitu Bapa, Putra dan Roh.
              MOSOK BAPA DIJADIKAN / DICIPTAKAN OLEH DIA…DIA INI SIAPA ?……..

              4. Dan dalam Dia ada hidup,dan hidup itu adalah terang manusia, maksudnya bahwa Dia berkuasa untuk menberi kehidupan, dan karena dia berkuasa memberi kehidupan maka manusia akan percaya dan yakin bahwah memang Dia adalah YHWH itu sendiri karena Dia berkuasa memberi HIDUP walaupun orang sudah mati (Kasus Lazarus) dengan demikian menjadi Terang/petunjuk yang jelas kepada manusia bahwa dalam Dia ada Hidup

              5. Terang itu bercahaya dalam kegelapan, dan kegelapan itu tidak mengusaiNya artinya karena petunjuk /terang yg Dia bawah itu menjadi nyata/kelihatan bagi manusia dimana “”Kegelapan” atau kuasa gelap/ kematian tidak berkuasa atas Dia,karena Dia sudah Mengalahkan Kegelapan/ Kuasa maut dengan bangkit dari antara orang mati . untuk ayat 6-8 tidak perluh di perjelas karena sudah jelas.

              9.Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang sedang datang kedalam dunia, maksudnya Si Yohanes ini adalah pembawa kabar akan kedatangan terang/petunjuk itu, yang aslinya sudah datang namun belum di nyatakan secara resmi yaitu saat dia di baptis dan keluar dari air barulah diproklamirkan dengan kata kata dari surga “Inilah Anak Ku yang Ku kasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.makanya di situ ditulis “sedang datang”
              >>>>>ADA ANAK… IBUNYA MANA ? BAPANYA MANA ?….

              10 Ia telah ada didalam dunia, dan dunia dijadikan oleh-Nya tetapi dunia tidak mengenal-Nya. artinya dia sudah datang kedunia (saat kelahiran) yang mana sudah dinubuatkan dibanyak ayat kitab perjanjian lama oleh nabi nabi terdahulu namun orang tidak mengenal dia sampai pada hari Dia diurapi katika keluar dari air setelah di baptis Yohanes.

              11.Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya,tetapi orang orang kepunyaan-Nya itu tidak menerimah-Nya, artinya pertama dia datang untuk milik kepunyaanya yaitu umat Israel, tapi umat Israel ini tidak menerimah-Nya sehingga terbukalah berkat keselamatan buat bangsa bangsa di luar israel yang percaya kepadaNya.hal ini yang kami sebut sebagai “Kekayaan Kasih Karunia”

              12.Tapi semua orang yang menerimah-Nya, diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak anak YHWH, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya , artinya semua orang yang menerimah-Nya baik orang yahudi maupun bukan yahudi, dan percaya kapada nama Itu, akan menerimah kuasa seperti mujizat2 yang merupakan ciri ciri anak anak YHWH,
              >>>>>>>DI AL KITAB NGGAK ADA TUH DISEBUT YHWH KENAPA LU BAWA2 KESINI ?

              13 Ini adalah kiasan dari orang orang yang “LAHIR” baru atau yang percaya dan di baptis dalam nama-Nya, jadi bukan berbicara mengenai kelahiran jasmania tapi kelahiran Rohania , karena kekristenan fokus dengan perkara perkara Rohania makanya kita tidak terlalu mengurusi hal hal Duniawi
              >>>>>>YESUS DIKANDUNG MARIA DAN DILAHIRKAN ITU JELAS KELAHIRAN JASMANIAH, …YESUS MEMILIKI DAGING BERERTI DIA MANUSIA BERARTI YESUS = MANUSIA DIA BUKAN TUHAN

              >>>>>>>>>JIKA BUKAN ANAK BIOLOGIS JADI ANAK APA ?….ANAK NON BIOLOGIS ?….KALAU ANAK NON BIOLOGIS DIA TETAP ANAK DONG BUKAN TUHAN

              14.Firman itu telah menjadi manusia dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya yaitu kemuliaan yang diberikan KepadaNya sebagai anak tunggal Bapa penuh kasih karunia dan kebenaran. maksudnya firman (Yesus) dalam wujud manusia telah hidup bersama sama dengan manusia, hal ini sangat nyata dan semua orang tau cerita hidupnya, tidak ada dusta, tidak berdosa , melakukan banyak mujizat, bahkan bangkit dari kematian
              >>>>>>>JELAS FIRMAN PERKATAAN ALLAH , NGAK SAMA DG YESUS ….YESUS BUKAN ANAK DIA HANYA RASUL YG DIUTUS BAPA….

              15.ayat 15 dan 16 “kemudian dari padaku akan datang Dia yang telah mendahului aku ” maksudnya disini Yohanes tahu persis bahwa Yesus ini sebenarnya Adalah YHWH itu sendiri yang sudah ada dari mulanya sebelum Yohanes bahkan sebelum dunia ini di jadikan.
              Demikian sekilas penjelasan dari saya
              >>>>>>>> YAH YOHANES ITU NGGAK BENAR DONG, MOSOK YHWH ADALAH YESUS, JIKA DEMIKIAN WAKTU YESUS DI DALAM KANDUNGAN DAN MATI DI TIANG SALIB SIAPA YG NGATUR ALAM SEMESTA ? …JAWAB YA……

              • wikki 11:53 am on 09/09/2012 Permalink | Reply

                kalu kamu emang berpikir kapan Yesus jalan jalan kesuga melihat lihat bapa mengerjakan pekerjaan itu/??? berarti anak dan bapa ada dalam satu keutuhan yang tidak bisa dipisahkan ….dimana disebutka yesus jalan jalan dulu kesurga melihat lihat bapanya melakukan pekerjaan seperti di bumi????? apakah menurut saudara yesus mencontoh dulu…baru dilakukan dibumi?????

          • fantasy 5:01 pm on 04/09/2012 Permalink | Reply

            saya sudah jawab sekarang giliran sdr menjawab ..

            • SERBUIFF 4:25 am on 09/09/2012 Permalink | Reply

              APA YG KAU JAWAB ? ….TOLONG KAU JAWAB LENGKAP yoh 1 : 1-16

          • fantasy 5:03 pm on 04/09/2012 Permalink | Reply

            saya sudah jawab lihat keatas dibawah sdr wikki ..nah jawablah pertanyaanku secara jujur postinganku!!!!

            • SERBUIFF 4:25 am on 09/09/2012 Permalink | Reply

              APA YG TELAH KAU JAWAB ? …. JAWAB LENGKAP yoh 1 : 1-16

              • wikki 12:02 pm on 09/09/2012 Permalink | Reply

                saya beri contoh buat lo anak sungai bukan berarti ada sungai yang kawin dulu baru ada anaknya namanya anak sungai tetapi anak sungai tetap merupakan satu kesatuan dengan sungai…..ngerti maksudnya.. anak mata bukan berati ada induk mata yang kawin dulu bara ada anaknya yaitu anak mata … tetapi anak mata tetap merupakan bagian dari mata itu.ngarti????

                • SERBUIFF 10:35 am on 19/09/2012 Permalink | Reply

                  yg pasti aku dah buktikan bahwa Allah/ bapa itu terpisah dg yesus, mereka bukan satu kesatuan…

    • SERBUIFF 9:37 am on 01/09/2012 Permalink | Reply

      membaca postingan diatas ini si wikki ketakutan dan ………kabuuuuurrrr…….

      • wikki 3:26 am on 03/09/2012 Permalink | Reply

        saya tidak akan pernah kabur tapi yang saya minta saudara serbuiff tolong jawab satu persatu pertanyaan saya dengan jujur dan jawab dengan logoka .tidak dengan menjawab dengan tidak mengcopas pertanyaan yang berbeda dengan jawaban yang sama.

      • soebodo 6:59 am on 03/09/2012 Permalink | Reply

        Masing2 punya peta sendiri2 dengan berbagai macam gambar , bentuknya dan yakin akan kebenarannya masing peta. lebih baik berjalan menyusuri ke tujuan peta yang dimaksud sehingga sampai pd tujuannya. apa untungnya mendebat sesuatu peta yang kita sendiri belum berjalan disana belum tentu peta lebih baik. bisa-bisa menyesatkan diri kita sendiri beda kalau sudah membuktikan dan menemukan yang jadi tujuan dari peta tersebut . mudah2an kita semua diberi kesempatan dan bertemu dengan yang paham/tahu tentang peta tersebut sehingga menuntun kita pada arah tujuan.

    • ungke 4:09 pm on 01/09/2012 Permalink | Reply

      Jangan Over convidence dulu mas serbuiff , mas wikki bukannya ketakutan ,tapi dia suda tidak respek lagi dengan anda karena anda sangat ” bebal” artinya adalah sudah nyata nyata salah masih ngotot .

    • soebodo 10:23 am on 02/09/2012 Permalink | Reply

      Gara-Gara Iddah, Pemimpin Yahudi Masuk Islam http://id.berita.yahoo.com/gara-gara-iddah-pemimpin-yahudi-masuk-islam-072059035.html …bisa jadikan refrensi dari temen2 siapapun.

      • ungke 1:42 pm on 02/09/2012 Permalink | Reply

        Trus aku harus bilang wooouw gito???

        • soebodo 1:05 am on 03/09/2012 Permalink | Reply

          Dengan KEAHLIANNYA menemukan KEBENARAN NYA, sebaliknya dengan KEANGKUHAN menunjukan KEBODOHAN kita

      • wikki 3:32 am on 03/09/2012 Permalink | Reply

        tapi tetap saja kamu akan bunuh orang jahudi tersebut kan ??? karena dalam quran kamu disebutkan tidak ada .yang namanya kecuali jahudi yang agamanya islam/….

        • SERBUIFF 4:28 am on 09/09/2012 Permalink | Reply

          SIAPA BILANG ?

          • wikki 12:12 pm on 09/09/2012 Permalink | Reply

            ya quran mu

            • SERBUIFF 12:38 pm on 18/09/2012 Permalink | Reply

              ayat yg mana ? bagi kaum kafir yg memerangi islam ya harus di bunuh, sebaliknya jika mereka damai tidak oleh dibunuh

              • wikki 6:20 pm on 18/09/2012 Permalink | Reply

                KELAK AKAN AKU JATUHKAN RASA KETAKUTAN KE DALAM HATI ORANG-ORANG KAFIR, MAKA PENGGALLAH KEPALA MEREKA DAN PANCUNGLAH TIAP-TIAP UJUNG JARI MEREKA” (QS 8:12).“HAI NABI, BERJIHADLAH (MELAWAN) ORANG-ORANG KAFIR DAN ORANG-ORANG MUNAFIK ITU, DAN BERSIKAP KERASLAH TERHADAP MEREKA” (QS 9:73).

      • wikki 3:49 am on 03/09/2012 Permalink | Reply

        seharusnya sdri sadar akan ajaran agamamu ..sudah banyak contoh yang selamaini terjadi dinegara ini akibat dari ajaran agamamu yang cinta damai ini …sdri sudah perlu bertanya kebenran agamau yang cinta damai itu …contoh bisa sdr lihat dengan kejadian yang baru baru ini terjadi di sampang madura ..ada apa??? mengapa agama yang sangat toleran ini ,sangat senang membunuh ..orang yang berbeda keyakinan dengan agama sdri … apa sdri sangat puas dengan pembantaiyan yang selamaini terjadi ???? lihat penganut ahmadiyah….kaum syiah ..dengan snang hati dan dengan mudahnya kaum sunni membantai warganegara indonesia hanya dengan atas nama allah.. dan dengan cukup mengucapkan allahuakbarr maka semua darah orang yang berbeda keyakinan dengan sdri halall ditumpahkan … itukah agama yang cinta damai..bin toleran itu???

      • fantasy 5:06 pm on 04/09/2012 Permalink | Reply

        itu hak dia ..tapi kami tidak pernah mengacam akan membunuh yang murtad dari keyakinan kami karena kami bebas berkeyakinan .tidak seperti .islam yang akan terbunuh apabila ketahuan murtad. ….beda kan????

        • SERBUIFF 12:34 pm on 18/09/2012 Permalink | Reply

          masalah membunuh orang murtad itu ada dua pendapat boleh dibunuh jika dia bergabung dg orang kafir atau tidak untuk memerangi kaum muslim, jika dia tidak memerangi kaum muslim / damai maka dia tidak boleh dibunuh…

          • camar 6:05 pm on 18/09/2012 Permalink | Reply

            apa hak lo membunuh apabila seorang murtad dan bergabung dengan kafir???? bagaimana seandainya kebalikanya apakah seorang yang murtad juga tidak mampu melakukan hal yang sama kepada sdr?????

            • SERBUIFF 11:35 am on 19/09/2012 Permalink | Reply

              kalau dia memerang umat islam ya harus dibunuh, jika mereka pilih damai ya nggak dibunuh….

      • fantasy 5:10 pm on 04/09/2012 Permalink | Reply

        itu hak dia ..tapi kami tidak pernah mengacam akan membunuh yang murtad dari keyakinan kami karena kami bebas berkeyakinan .tidak seperti .islam yang akan terbunuh apabila ketahuan murtad. ….beda kan????dan itu adalah urusnya terhadap Tuhanya…bagi kami hal ini tidak perlu dibesr besarkan ,,,tentunya karena dalam ajaran kami tidak berhak membunuh seseorang…

        • SERBUIFF 12:35 pm on 18/09/2012 Permalink | Reply

          …masalah membunuh orang murtad itu ada dua pendapat boleh dibunuh jika dia bergabung dg orang kafir atau tidak untuk memerangi kaum muslim, jika dia tidak memerangi kaum muslim / damai maka dia tidak boleh dibunuh…

    • soebodo 6:28 am on 03/09/2012 Permalink | Reply

      Kebenaran yang hakiki harus berjalan dengan sadar sehigga menemukan kebenaran. kalau berjalan tidak dengan sadar siapaun tidak akan menemukan….apalagi berlandaskan kebohongan makin jauh biarpun sadar tidak akan menemukan kebenaran.

    • wikki 9:13 am on 03/09/2012 Permalink | Reply

      dengan membunuh orang yang berbeda keyakinan apakah sdri menganggap itu kebenaran ?????

      • soebodo 10:14 am on 03/09/2012 Permalink | Reply

        Pahami kalimat diatas sedehana …. masak JAKA SEMBUNG.

      • SERBUIFF 11:36 am on 19/09/2012 Permalink | Reply

        kalau mereka memerangi umat islam ya harus dibunuh, jika mereka damai maka nggak perlu dibunuh malah mereka dilindungi….

    • ungke 1:47 pm on 04/09/2012 Permalink | Reply

      Justru anda mas soebodo yang tidak paham maksud kalimat si wikki, kan dia bilang seharusnya sebagai orang yg intelek anda harusnya mulai bertanya ada apa dengan ajaran mohamad ini, kenapa kok kalo orang sudah mulai mendalami quran ini pasti jadi tidak toleran, berhentilah selalu menyalakan “Oknum” yang selalu disebut salah “Menafsir” , karena kalo memang onknum ynag salah seharusnya di ajaran lain juga terjadi kasus seperti ini,tapi kan selama ini cuma di islam saja ada case seperti ini, jadi sebenarnya bukan “Oknum atau “Tafsiran” yang keliru tapi sebenarnya “Kitabnya” yang memang keliru.
      Anda tau kenapa kasus seperti ini tidak perna selesai di indonesia bahkan di dunia? karena orang tidak pernah mau mencoba jujur untuk mengakui bahwa memang masalah awal ada di “Kitabnya” seperti pernyataan mendagri,atau pa makfud yang mengatakan bahwa akar masalah adalah soal “dendam pribadi” padahal orang awam seperti saya saja bisa liat kalo sebenarnya itu memang murni soal agama.

    • soebado 10:20 pm on 04/09/2012 Permalink | Reply

      Kebenaran yang hakiki itu mutlak … tapi kenapa ada hitam dan putih itu pilihan kita mau melangkah kemana .. kalau diri kita sudah berpegang pada kebenaran jangan jadi peragu/penakut/curiga dengan dengan diri orang lain …. curiga pada diri sendiri saja kenapa menjadi demikian diri ini …kebenaran tidak membutuhkan argumen dari kesalahan pihak laen.

      • ungke 5:34 pm on 05/09/2012 Permalink | Reply

        Yang anda maksud kebenaran yang bagaimana? dari sudut pandang siapa? kalo membunuh orang yang tidak sepaham dengan anda anda bilang itu kebenaran, maka tidak ada nilai kemanusiaan dalam diri anda, tinggal di telusuri “apakah memang anda yang tidak berprikemanusiaan atau memang Kitab yang anda percaya mengajarkan anda melakukan hal itu
        jadi silahkan anda nilai sendiri,

        Saya sudah jawab pertanyaan anda tentang Ayat Alkitab yang menurut and “ngaco” , sekarang tolong anda kasih jawaban ke saya dan pembaca tentanh hal ini :

        1. Dimana di Alquran ada tertulis ” Sepuluh Perintah Tuhan kepada Nabi Musa?
        2. Kenapa peristiwa sepenting itu tidak di terangkan dalam quran?
        3. Kalo Tuhan yang disembah Nabi Musa memberi perintah “Jangan membunuh” Kenapa Tuhan yang di quran malah menyuruh membunuh orang , Apakah menurut anda Tuhan Nabi musa sama dengan auloh di quran ?
        itu saja pertanyaan dari saya ,karena saya tidak bisa terimah Islam kerena hal hal diatas , bisa kah anda kasih pencerahan buat saya sehingga ada alasan buat saya bisa menerima ajaran quran

        • cak gimin 2:01 pm on 09/09/2012 Permalink | Reply

          @unke: silahkan anda buka surat Al-A’raaf, Qs.7:143-145.
          trimakasih.

          • wikki 3:46 pm on 09/09/2012 Permalink | Reply

            Qs 7:143-145Dan tatkala Musa datang untuk (munajat dengan Kami) pada waktu yang telah Kami tentukan dan Tuhan telah berfirman (langsung) kepadanya, berkatalah Musa: “Ya Tuhanku, nampakkanlah (diri Engkau) kepadaku agar aku dapat melihat kepada Engkau”. Tuhan berfirman: “Kamu sekali-kali tidak sanggup melihat-Ku, tapi lihatlah ke bukit itu, maka jika ia tetap di tempatnya (sebagai sediakala) niscaya kamu dapat melihat-Ku”. Tatkala Tuhannya menampakkan diri kepada gunung itu, dijadikannya gunung itu hancur luluh dan Musa pun jatuh pingsan. Maka setelah Musa sadar kembali, dia berkata: “Maha Suci Engkau, aku bertobat kepada Engkau dan aku orang yang pertama-tama beriman
            Allah berfirman: “Hai Musa sesungguhnya Aku memilih (melebihkan) kamu dari manusia yang lain (di masamu) untuk membawa risalah-Ku dan untuk berbicara langsung dengan-Ku, sebab itu berpegang teguhlah kepada apa yang Aku berikan kepadamu dan hendaklah kamu termasuk orang-orang yang bersyukur

            Dan telah Kami tuliskan untuk Musa pada luh-luh (Taurat) segala sesuatu sebagai pelajaran dan penjelasan bagi segala sesuatu; maka (Kami berfirman): “Berpeganglah kepadanya dengan teguh dan suruhlah kaummu berpegang kepada (perintah-perintahnya) dengan sebaik-baiknya, nanti Aku akan memperlihatkan kepadamu negeri orang-orang yang fasik

            sepertinya tidak ada tertulis disana sepuluh firman Tuhan seperti yang ditanyakan sdr unke….yang pasti tidak ada…

            • cak gimin 5:01 pm on 09/09/2012 Permalink | Reply

              @wiki: kalo itu yang diinginkan (10 firman) memang tidak tercantum dalam ayat tersebut. mengapa tidak disebutkan 10 firman dalam ayat tersebut? karena menurut saya ayat diatas mengutarakan secara global, yakni penurunan kitab taurat secara keseluruhan bukan hanya 10 firman tersebut. trimakasih.

              • wikki 5:30 pm on 09/09/2012 Permalink | Reply

                maaf dulu ya… kalau tidak salah sdr unke diatas bertanya
                1. Dimana di Alquran ada tertulis ” Sepuluh Perintah Tuhan kepada Nabi Musa?
                2. Kenapa peristiwa sepenting itu tidak di terangkan dalam quran?
                3. Kalo Tuhan yang disembah Nabi Musa memberi perintah “Jangan membunuh……………..dst
                jadi sdr mengatakan ada di Al-A’raaf, Qs.7:143-145.
                dan hasilnya kita baca ternyata tidak ada …
                itu saja….maaf nih.

                • cak gimin 7:36 pm on 09/09/2012 Permalink | Reply

                  @wiki: saya juga minta maaf karena saya kurang jeli dalam membaca pertanyaan saudara unke. itu adalah semata2 kesalahan saya sebagai manusia yang ceroboh. memang dalam Qs. 7: 143-145 tidak disebutkan 10 perintah ALLAH, yang ada hanya keterangan global saja tentang penurunan wahyu secara langsung.

                  trimakasih dan maaf atas kesalahan saya.

                • wahidin amir 11:11 am on 26/09/2014 Permalink | Reply

                  10 perintah Tuhan Dalam Al – Qur’an ?

                  1. keluaran 20:3

                  ‘jangan ada allah lain padamu dihadapanKU’

                  sejalan dgn :
                  QS Al isra 17:22
                  ‘janganlah kamu adakan tuhan lain d samping Allah, agar kamu tidak jd tercela dan d tinggalkan’

                  2. keluaran 20:4-6
                  jangan membuat
                  patung/berhala utk d sembah.

                  sejalan dgn:
                  QS As syuraa 42:9
                  ‘patutkah meraka mengambil pelindung2 selain Allah, sedang Allah, Dialah pelindng (sejati). Dia menghidupkan orang mati dan Dia maha kuasa atas sgala sesuatu’

                  QS 4:36
                  ‘dan sembahlah Allah dan janganlah kamu menyekutukanya dgn segala sesuatu apapun… ‘

                  3. keluaran 20:7
                  jangan menyebut nama Allah sembrangan

                  sejalan dgn :
                  QS al isra 17:3
                  katakanlah, ‘serulah Allah atau Arrahman, dengan nama mana saja yang kamu seru, hanya bgINYA lah al-asma al-husna, dan janganlah kamu keraskan suaramu dlm shalatmu dan janganlah merendahknya dan carilah jalan tengah antara keduanya ‘

                  4. keluaran 20.:8-11
                  sucikan hari sabbath

                  hari sabbath sebenarnya hanyalah utk umat israel umat nabi Musa pada jamanya, sdang muslim (umat nabi Muhammad) wajib mensucikan hr jum’at

                  QS Al jumuah 62:9
                  ‘hai orang2 yang beriman, bila kamu diseru utk melaksanakan shalat (hari) jumat, maka segralah kamu pada mengingat Allah dan tinggalknlah jual beli, yang demikian lebih baik bagimu bila kamu mengetahui’

                  pelanggaran pd hr sabath : hukuman mati ,trnyata tidak separah hukum meninggalkn 3 kali berturut2 shalat jumat, yaitu KAFIR.

                  5. keluaran 20:12
                  hormati ayah dan ibu

                  sejalan dgn :
                  QS 31:14
                  ‘Dan Kami perintahkan pada manusia (berbuat baik) pada 2 orang ibu bapaknya, ibunya telah mengandngnya dlm keadaan lemah yg bertambah2 dan menyapihnya dlm 2 tahun, bersyukurlah padaKU dan kedua ibu bapakmu dan hanya padaKU lah kembalimu’

                  6. keluaran 20:13
                  jangan membunuh

                  sejalan dgn :

                  QS al ìsra 17:33
                  ‘Dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah ,melainkan dgn (alasan) yang benar… ‘

                  7. keluaran 20:14
                  jangan berzina

                  sejalan dgn :
                  QS Al isra 17:32
                  ‘Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungghnya zina itu perbuatan keji dan jalan yang buruk ‘

                  8. keluaran 20:15
                  jangan mencuri

                  sejalan dgn :

                  ”laki laki yang mencuri dan perempuan yang mencuri , potonglah tangan keduanya, (sebagai) pembalasn bagi apa yang mrka kerjakan dan sebagai siksa dari Allah, dan Allah maha perkasa lagi maha bijaksana ‘

                  9. keluaran 20:16
                  jangan berucap saksi palsu

                  sejalan dgn :
                  QS Al baqarah 283
                  ‘Dan janganlah kamu menyembunyikn persaksian, dan barang siapa menyembunyikanya maka sesngguhnya ia adalah seorang yg berdosa hatinya dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan ‘

                  10. keluaran 20:17
                  jangan mengingini yang bukan haknya

                  sejalan dgn :
                  QS As syura 26:183
                  ‘Dan janganlah kamu rugikan manusia pada hak-haknya dan janganlah kamu merajalela di muka bumi dgn membuat kerusakan

        • Soebodo 2:24 pm on 09/09/2012 Permalink | Reply

          Kebenaran yang hakiki hanya milik NYA buat seluruh mahkluk yang ada. kalau pemahaman kebenaran NYA kita semua manusia ada keterbatasan .
          Bagaimana kita mendapatkan kebenaran NYA, hanya dengan mendekat dan selalu menjauhi sifat2 yang menjauhkan dari NYA.
          Apakah kita semua disini yang membicarakan kebenaran dan kesucian masih dikotori dengan sifat 2 yang makin menjauhkan akan kebenaran silahkan diraba sendiri hati masing diri, yang tahu selain yang menciptakan kita dan diri sendiri.
          Apakah diri ini sudah bersih dan suci membicarakan kesucian NYA . atau sebalik NYA malah mengotori.

          • camar 4:29 pm on 09/09/2012 Permalink | Reply

            saya tidak yakin itu karena salah satu nama allah adalah Khairil makarin ..juga maha pembalas maha mematikan.

    • camar 3:44 am on 05/09/2012 Permalink | Reply

      sudahlah soe bodo sudah semakin ngaco

    • abdoellah 6:24 am on 06/09/2012 Permalink | Reply

      Perlu diingat kita hidup di Negara Indonesia yang berdasarkan Pancasila, kalau kita paham betul, maka tidak perlu melakukan perdebatan yang sia-sia seperti ini

      • ungke 1:28 pm on 06/09/2012 Permalink | Reply

        Janagan bilang sia sia mas , kalo dengan cara debat ini ternyata kita bisa kasi kesempatan buat Roh Kudus untuk menjamah hati orang yang belum menerima Kristus, dan dia tercerahkan dan berbalik , maka akan ada sukacita yang besar di sorga karena 1 orang terhilang yang kembali

        • SERBUIFF 9:25 am on 08/09/2012 Permalink | Reply

          biase…andelan…roh kudus….kayak lu bisa lihat roh kudus aje…eh lu bukan pengikut yesus, lu pengikut paulus….

          • camar 10:23 am on 08/09/2012 Permalink | Reply

            Roh kudus memang tidak bisa dilihat tetapi dapat dirasakan.

            • Soebodo 4:51 am on 09/09/2012 Permalink | Reply

              “Roh kudus memang tidak bisa dilihat tetapi dapat dirasakan.”
              Menggambar tentang dunia kalau kita terbatas pengetahuannya ,
              “bagaikan katak dalam tempurunghanya” kita hanya bicara yang diketahui saja … yaitu datar..ada gunung mungkin jg laut kalau sdh bergerak

              ketepian…bagaimana kalau kita bicara dengan neil amstrong atau astronot yang sudah pernah naik keluar bumi dan melihat sendiri bahwa bumi itu

              bulat….apakah kita tetap dengan sombong dan angkuh mengatakan bahwa bumi tetap datar dan menyalahkan pemahaman pada orang laen yang

              sudah mendengar bahwa bumi bulat…apalagi kepada astronot. yang sudah membuktikan akan kebenarannya
              Berbicara tentang roh yang suci tidak hanya bisa dirasakan saja. hanya orang-orang suci dan disucikan yang mampu mendekat yang terjaga dari

              pikiran mapun perbuatan dari hal2 yang berifat sirik, dengki, menghujat ,adu domba, fitnah dan segala penyakit hati.
              Waktu yang dipergunakan sebagai kesempatan untuk belajar bukan dengan kesombongan kita menjadikan diri kita bagaikan terkurung dalam

              tempurung apalagi menyebarkan apa yang dipahami menjadi benar dengan menyalahkan/menjelekan-jelekan atau memberi iming-iming pada pihak lain.silahkan debat atau dialog yang baik dari pemahaman sendiri .sehigga bisa memacu untuk belajar membuktikan bukan hanya berdebat saja yag tidak ada manfaatnya setelahnya atau makin terpuruk kita dengan terbakar hati karena kesombongan kita.

              • wikki 12:22 pm on 09/09/2012 Permalink | Reply

                kalau sudah tahu bumi bulat mengapa dikatakan diquran bahwa bumi seperti hamparan karpet???? apakah layak dipercaya ketika ada buku mengatakan bahwa bumi ini datar bagai karpet???? dari contoh ini apakah sdr masih mau membenar benarkan quran????

                • cak gimin 1:57 pm on 09/09/2012 Permalink | Reply

                  @wiki:
                  dapatkah anda memberikan dalil tersebut kepada saya?
                  tentunya jika anda tidak keberatan.

                  • wikki 3:40 pm on 09/09/2012 Permalink | Reply

                    baiklah sdr cak gimin saya akan coba untuk meberikan alasan sebagai bahan pertimbangan bagi sdr…Menurut Quran bumi ini datar, seperti hamparan karpet (QS 2:22)
                    Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap

                    Dan Kami telah menghamparkan bumi dan menjadikan padanya gunung-gunung dan Kami tumbuhkan padanya segala sesuatu menurut ukuran. (QS 15:19)

                    Dalam Quran versi Yusuf Ali ayat tersebut diberi keterangan tambahan (like carpet)

                    Dan earth We have spread out (like a carpet); set thereon mountains firm and immovable; and produced therein all kinds of things in due balance. (QS 15:19)

                    Apalagi Quran juga menganggap langit itu seperti atap, pemahamannya seperti atap rumah, yang tanpa retak. QS 50: 6
                    Maka apakah mereka tidak melihat akan langit yang ada di atas mereka, bagaimana Kami meninggikannya dan menghiasinya dan langit itu tidak memiliki retak2 sedikit pun?

                    Wajar dengan pandangan seperti ini Muhammad mengatakan matahari tenggelam didalam lumpur.

                    • cak gimin 4:41 pm on 09/09/2012 Permalink | Reply

                      @wiki: trimakasih sebelumnya atas tanggapan anda. dan senang rasanya bila bisa berdiskusi dengan anda.

                      saudaraku wiki, saya tidak menyalahkan pendapat anda karena pendapat sesorang adalah bersifat syah secara pribadi dan benar menurut yang berpendapat.

                      tapi ijinkan saya juga mengemukakan pendapat tentang ayat2 diatas:
                      dalam Al-Qur’an ada banyak ungkapan yang tidak harus diungkap secara ilmiyah, melainkan ungkapan dengan sudut pandang umum atau subjektif tertentu. dan ungkapan yang seperti anda bukan hal yang asing, apalagi mengingat Al-Quran itu memang bukan buku ilmu sains teknologi secara mutlak walaupun didalamnya ada sinyal2 ilmu sains. Sebaliknya, Al-Qur’an lebih dikenal dengan ungkapan sastra dengan nilai prosa yang dalam maknanya. Dalam bahasa sehari-hari kita pun tidak asing dengan ungkapan “bumi yang beratapkan langit”. Padahal secara ilmiyah, langit itu tidak berbentuk atap bukan? sedangkan dalam ilmu sains langit adalah antariksa yang membentang luas.

                      1. apakah bumi itu datar?
                      sebaiknya kita jangan terpaku dengan ungkapan “bumi dihamparkan”, sebab maknanya cukup luas. Bisa saja bermakna bahwa bumi itu di-“gelar” atau dipersiapkan untuk manusia, sebagaimana istilah di dalam Al-Qur’an: “firash”. Firasy adalah sesuatu yang digelar, sehingga bisa juga bermakna sebagai tanah tempat manusia hidup itu digelar.
                      Farasya = ‘fa-ra-syin’
                      Kata tersebut berasal dari kata ‘farasya’ yang berarti : to spread out, extend, stretch forth, furnish = menghampar, mempunyai kata turunan : furusy (berbentuk jamak, bentuk tunggalnya : firasy). Kata ‘firasy’ berarti : hamparan yang biasanya digunakan untuk duduk atau berbaring. Dari situ kata tersebut juga bisa diartikan : permadani, kasur atau ranjang. Dalam kalimat ini tidak ada kaitan sesuatu yang terhampar dengan ‘datar’
                      Bahkan ada ungkapan di dalam Al-Quran yang diterjemahkan dengan “hamparan” di mana istilah aslinya adalah “bisatha”. Bisath dalam bahasa arab maknanya adalah alas yang bisa digunakan untuk duduk, semacam karpet atau tikar. sehingga dalam Quran terjemahan versi Yusuf Ali ayat tersebut diberi keterangan tambahan (like carpet) seperti yang anda utarakan. Dan secara ilmiyah, kita menemukan bahwa memang manusia hidup di bumi ini bagai berdiri di atas “selembar” alas/karpet yaitu lapisan terluar dari bumi.

                      menurut hemat saya masih banyak lagi makna yang harus dipahami dengan baik dan dengan catatan harus merujuk kepada istilah yang dipakai oleh Al-Qur’an langsung. Bukan istilah terjemahan seperti “hamparan” yang ternyata kurang tepat ketika dipahami secara terburu-buru. Mungkin dalam bahasa Indonesia, kata “hamparan” seolah bisa diartikan sesuatu yang rata. Padahal kata itu hanya terjemahan dari bahasa arab yang justru maknanya tidak harus sesuatu yang rata.

                      Inilah salah satu sebab mengapa Al-Qur’an itu tidak boleh diterjemahkan tanpa menyertakan lafaz aslinya dalam bahasa Arab. yang perlu anda garis bawahi adalah sekedar terjemahan saja, tidaklah termasuk Al-Qur’an.

                      2. apakah bumi itu bulat menurut Al-Quran?
                      silahkan anda simak kajian tafsir ayat yg berikut:

                      Surat Az Zumar ayat 5 yang artinya: ”Dia menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar; Dia menutupkan malam atas siang dan menutupkan siang atas malam…”

                      Dalam ayat tersebut, ada kata “takwir” yang artinya menutup. Dalam kamus bahasa Arab, kata ini digunakan untuk menggambarkan pekerjaan membungkus atau menutup sesuatu di atas yang lain secara melingkar, sebagaimana surban dipakaikan pada kepala.

                      At-Thabari menjelaskan dalam tafsirnya bahwa yang dimaksud, ‘menutupkan malam atas siang dan menutupkan siang atas malam’ adalah jika malam datang, siang pergi. Sebaliknya jika siang datang malam pun pergi.

                      Keterangan tentang siang dan malam yang saling menutup satu sama lain ini berisi penjelasan yang tepat mengenai bentuk bumi yaitu bulat. Sebab jika bumi datar, tidak akan terjadi pergantian siang dan malam secara teratur.

                      trimakasih.

                      • wikki 5:23 pm on 09/09/2012 Permalink

                        terima kasih sebelumnya maaf bila saya salah kita kembali kepada quran dan hadis..Kita membaca hal berikut ini dalam Qur’an:

                        “Dia menciptakan langit tanpa tiang yang kamu melihatnya dan Dia meletakkan gunung-gunung (di permukaan) bumi agar bumi itu tidak menggoyangkan kamu (Sura 31:10)”
                        “Dan Dia-lah Tuhan yang membentangkan bumi dan menjadikan gunung-gunung dan sungai-sungai padanya” (Sura 13:3)
                        “Dan Kami telah menghamparkan bumi dan menjadikan padanya gunung-gunung dan Kami tumbuhkan padanya segala sesuatu menurut ukuran” (Sura 15:19)
                        “Dan Dia menancapkan gunung-gunung di bumi agar bumi itu tidak goncang bersama kamu, (dan Dia menciptakan) sungai-sungai dan jalan-jalan agar kamu mendapat petunjuk” (Sura 16:15)
                        “Dan telah Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh supaya bumi itu (tidak) goncang” (Sura 21:31)

                        Al-Baidawi menjelaskan ayat ini dalam Sura al-Ra’d sebagai berikut: “‘membentangkan bumi’ berarti bumi dipipihkan melebar dan memanjang hingga kaki dapat berjejak di atasnya dan binatang-binatang dapat berguling di atasnya”. Ia menjelaskan ayat-ayat ini dalam komentarinya tentang Sura al-Nahl 16:15 sebagai berikut:
                        ” Dan Dia menancapkan gunung-gunung di bumi agar bumi itu tidak goncang bersama kamu , atau agar bumi tidak miring sehingga kehilangan keseimbangan. Karena sebelum gunung-gunung diciptakan di atasnya, bumi merupakan substansi sederhana yang bobotnya ringan. Bumi mengambang dengan bebas dalam orbit seperti planet-planet, dan akan bergerak maju dengan gerakan yang sangat kecil. Bumi membentuk dimensi yang beragam ketika gunung-gunung diciptakan pada permukannya, dan mengumpulkannya, sehingga berfungsi sebagai penahan agar bumi tidak bergerak. Juga dikatakan bahwa ketika Allah menciptakan bumi ini, bumi ini mulai bergerak dan berayun, sehingga malaikat-malaikat berkata, ‘Tidak seorangpun yang dapat beristirahat di permukaannya’. Jadi bumi dibuat tidak bergerak dengan adanya gunung-gunung “.

                        Kami bertanya: Bagaimana bumi dapat dibentangkan, dipipihkan dan tidak bergerak? Bagaimana bisa ada yang mengatakan bahwa gunung-gunung menjaga agar bumi tidak bergerak sedangkan sudah nyata bahwa bumi berputar pada porosnya sekali setiap 24 jam, dan menyebabkan adanya pergantian siang dan malam? Bumi ini berputar mengelilingi matahari sekali setahun, yang mengakibatkan terjadinya perubahan musim.
                        bandingkan juga ayat ini…
                        Quran 18:86

                        Hingga apabila dia telah sampai ke tempat terbenamnya matahari, dia melihat matahari terbenam di dalam laut yang berlumpur hitam, dan dia mendapati di situ segolongan umat. Kami berkata: “Hai Dzulqarnain, kamu boleh menyiksa atau boleh berbuat kebaikan terhadap mereka

                        terima kasih dan maaf sebelumnya

                      • cak gimin 7:30 pm on 09/09/2012 Permalink

                        @wiki: saudaraku wiki…..saya lihat anda begitu kritis…semoga kekritisan anda membuahkan berlah untuk anda.
                        untuk pendapat Al-Baidawi saya kira syah2 saja…tetapi jika itu kurang memuaskan anda itu juga syah…karena secara pribadi saya juga kurang puas dengan pendapat beliau.

                        jika menurut saya :
                        memang benar saudara wiki, jika menurut sains dan teknologi gunung itu berfungsi sebagai pasak agar bumi tidak goncang.

                        Dalam Al Quran kita temukan kata ‘gunung’ sebanyak 49 kali. Diantaranya, 22 ayat menyebutkan fungsi gunung sebagai pasak atau tiang pancang. Pasak atau paku besar merupakan benda yang menancap ke dalam. Artinya, kepala pasak yang tampak di luar selalu jauh lebih pendek dibanding panjangnya batang yang terhujam.
                        Baru 20 tahun yang lalu para ahli geofisika menemukan bukti bahwa kerak bumi berubah terus. Ketika itu baru ditemukan teori lempeng tektonik (plate tectonic) yang menyebabkan asumsi bahwa gunung mempunyai akar yang sangat berperan menghentikan gerakan horisontal lithosfer.
                        “Dan dia menancapkan gunung-gunung di bumi supaya bumi tidak goyang bersama-sama” … (Q.S. An-Nahl 16:15).

                        Rasulullah saw. bersabda, “Tatkala Allah menciptakan bumi, bumi bergoyang dan menyentak, lalu Allah menenangkannya dengan gunung.” Bagaimana mungkin Nabi saw. yang buta huruf dan hidupnya di abad ke-6 di tengah masyarakat padang pasir, bisa mengetahui tentang gerakan horisontal lithosfer bumi yang berfungsi menstabilkan goncangan?

                        Teori lempeng tektonik menyebutkan bahwa kulit bumi berupa 12 lempeng lithosfer setebal 5 sampai 100 km mengapung di atas substratum plastis (astenosfer), yang tebalnya hampir 3000 km. Lempengan itu bergerak secara horisontal dan saling bertabrakan dari waktu ke waktu dan terlipat ke atas dan ke bawah, melahirkan gunung-gunung.

                        Misalnya, tabrakan lempeng India dan lempeng Euriasi menghasilkan formasi rantai pegunungan Himalya dengan puncak tertingginya gunung Everest setinggi 8.848 km, terbentuk mulai 45 juta tahun yang lalu. Fase akhir terbentuknya gunung ditandai dengan akar yang jauh menancap ke dalam bumi. Hal ini menyebabkan melambatnya pergerakan lempeng lithosfer.Itulah fungsi gunung, gerakan lithosfer akan lebih cepat dan tabrakan antarlempeng akan lebih drastis dan mungkin membahayakan kehidupan.

                        untuk lebih jelasnya silahkan anda tanyakan kepada para ilmuwan geologi.

                        trimakasih, semoga ini bermanfaat buat kita semua.

            • SERBUIFF 12:30 pm on 18/09/2012 Permalink | Reply

              roh yg lu terima itu roh dari setan yg nyuruh lu nyembah dan menuhankan yesus …paham nggak lu ?

              • camar 6:02 pm on 18/09/2012 Permalink | Reply

                apapun katamu yang pasti tidak menikahi anak usia 9 tahun dan tidak menyuruh membunuh atau membuat teror merampok tetapi mengargai manusia sesama ciptaan Tuhan

    • wikki 6:50 am on 06/09/2012 Permalink | Reply

      tapi doktrin yang mengajak permusuhan terhadap kafir .dalam quran itu .dan menyuruh memunuh itu yang sangat .tidak bisa diterima

      • ungke 1:30 pm on 06/09/2012 Permalink | Reply

        Mas wikki kemana si serbuif ? kok semua postingan dia nda ada yang Tuntas bi bahas, malah sudah posting topik yang lain lagi,

        • SERBUIFF 9:23 am on 08/09/2012 Permalink | Reply

          ada kok, aku lagi sibuk kerja….

          • camar 10:21 am on 08/09/2012 Permalink | Reply

            jangan bohong lo lo kan lagi berguru sama ustad kiyai dan jin jin penghuni gua hira kan..??? hayo apa yang sudahdi ajarkan sama lo?????

      • cak gimin 7:05 pm on 09/09/2012 Permalink | Reply

        @wiki:
        saudara wiki….saran saya sebaiknya anda jangan termakan oleh isu2 atau fitnah yang berkepanjangan. sesungguhnya doktrin permusuhan terhadap kafir dan menyuruh membunuh secara frontal itu tidak ada. yang ada adalah permusuhan dan perintah membunuh itu hanya boleh dilakukan apabila ada sebab yang kuat.

        dan apabila anda menemui ayat2 Quran tentang diatas maka hendaklah anda melihat dulu Asbabun Nuzulnya ( adalah ilmu Al-Qur’an yang membahas mengenai latar belakang/riawayat atau sebab-sebab suatu atau beberapa ayat al-Qur’an diturunkan) sehingga saudara wiki tidak salah menafsirkannya.

        contoh:
        Surah Al Kaafiruun 1 – 2

        sebab2 diturunkannya ayat.
        Telah diriwayatkan bahwa Walid bin Mugirah, ‘As bin Wail As Sahmi, Aswad bin Abdul Muttalib dan Umaiyah bin Khalaf bersama rombongan pembesar-pembesar Quraisy datang menemui Nabi SAW. menyatakan, “Hai Muhammad! Marilah engkau mengikuti agama kami dan kami mengikuti agamamu dan engkau bersama kami dalam semua masalah yang kami hadapi, engkau menyembah Tuhan kami setahun dan kami menyembah Tuhanmu setahun. Jika agama yang engkau bawa itu benar, maka kami berada bersamamu dan mendapat bagian darinya, dan jika ajaran yang ada pada kami itu benar, maka engkau telah bersekutu pula bersama-sama kami dan engkau akan mendapat bagian pula daripadanya”. Beliau menjawab, “Aku berlindung kepada Allah dari mempersekutukan-Nya”. Lalu turunlah surah Al Kafirun sebagai jawaban terhadap ajakan mereka.
        Kemudian Nabi SAW pergi ke Masjidilharam menemui orang-orang Quraisy yang sedang berkumpul di sana dan membaca surah Al Kafirun ini, maka mereka berputus asa untuk dapat bekerja sama dengan Nabi SAW. Sejak itu mulailah orang-orang Quraisy meningkatkan permusuhan mereka ke pada Nabi dengan menyakiti beliau dan para sahabatnya, sehingga tiba masanya hijrah ke Madinah.
        Dalam ayat-ayat ini Allah memerintahkan Nabi-Nya agar menyatakan kepada orang-orang kafir, bahwa “Tuhan” yang kamu sembah bukanlah “Tuhan” yang saya sembah, karena kamu menyembah “tuhan” yang memerlukan pembantu dan mempunyai anak atau ia menjelma dalam sesuatu bentuk atau dalam sesuatu rupa atau bentuk-bentuk lain yang kau dakwakan.
        Sedang saya menyembah Tuhan yang tidak ada tandingan-Nya dan tidak ada sekutu bagi-Nya; tidak mempunyai anak, tidak mempunyai teman wanita dan tidak menjelma dalam sesuatu tubuh. Akal tidak sanggup menerka bagaimana Dia, tidak ditentukan oleh tempat dan tidak terikat oleh masa, tidak memerlukan perantaraan dan tidak pula memerlukan penghubung.
        Maksudnya; perbedaan sangat besar antara “tuhan” yang kamu sembah dengan “Tuhan” yang saya sembah. Kamu menyakiti tuhanmu dengan sifat-sifat yang tidak layak sama sekali bagi Tuhan yang saya sembah.

        semoga kita bisa belajar bersama2 dalam diskusi ini. terimakasih saudara wiki dan maaf jika ada kata2 saya yang kurang berkenan.

        • wikki 5:30 am on 10/09/2012 Permalink | Reply

          syaloom sdr cak gimin yth …
          senang rasanya sya berdis kusi dengan sdr yang terlihat sopan dan ramah mengenai hal hal yang sangat merisaukan buat kami saya juga tidak begitu yakin ..akan tetapi ada baiknya kita simak dan kita baca wahyu ini. itupun apabila berkenan….

          BARANG SIAPA MENCARI AGAMA SELAIN AGAMA ISLAM, MAKA SEKALI-KALI TIDAKLAH AKAN DITERIMA (AGAMA ITU) DARIPADANYA, DAN DIA DI AKHIRAT TERMASUK ORANG-ORANG YANG RUGI” (QS 3:85).

          “HAI NABI, BERJIHADLAH (MELAWAN) ORANG-ORANG KAFIR DAN ORANG-ORANG MUNAFIK ITU, DAN BERSIKAP KERASLAH TERHADAP MEREKA” (QS 9:73).

          “KELAK AKAN AKU JATUHKAN RASA KETAKUTAN KE DALAM HATI ORANG-ORANG KAFIR, MAKA PENGGALLAH KEPALA MEREKA DAN PANCUNGLAH TIAP-TIAP UJUNG JARI MEREKA” (QS 8:12).
          abari VII:97 “Pagi setelah pembunuhan Ashraf, nabi mengumumkan, ‘Bunuh Yahudi mana saja yang jatuh ke tanganmu.”

          Tabari VIII:38 “Rasul auwloh memerintahkan semua orang Yahudi dewasa dan anak-anak yang sudah mencapai puber harus dipancung.”

          Tabari VIII:141 “Sorak peperangan sahabat rasul auwloh malam itu adalah: Bunuh! Bunuh! Bunuh!”

          Ishaq 550 “Muslim menemui mereka dengan pedang. Mereka potong banyak tangan dan kepala. Hanya tangisan dan rintihan yang terdengar diiringi sorak sorai peperangan dan geraman
          3.152] Dan sesungguhnya Auwloh telah memenuhi janji-Nya kepada kamu, ketika kamu membunuh mereka dengan izin-Nya

          [33.26] Dan Dia menurunkan orang-orang Ahli Kitab (Bani Quraizhah) yang membantu golongan-golongan yang bersekutu dari benteng-benteng mereka, dan Dia memasukkan rasa takut dalam hati mereka. Sebahagian mereka kamu bunuh dan sebahagian yang lain kamu tawan. Dan Dia mewariskan kepada kamu tanah-tanah, rumah-rumah dan harta benda mereka, dan (begitu pula) tanah yang belum kamu injak.

          [8.17] Maka (yang sebenarnya) bukan kamu yang membunuh mereka, akan tetapi Auwloh-lah yang membunuh mereka, dan bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar, tetapi Auwloh-lah yang melempar. (Auwloh berbuat demikian untuk membinasakan mereka) dan untuk memberi kemenangan kepada orang-orang mukmin, dengan kemenangan yang baik.

          [8.67] Tidak patut, bagi seorang Nabi mempunyai tawanan sebelum ia dapat melumpuhkan musuhnya di muka bumi.
          3.181, 8.50, 17.97 : Hukuman bagi orang tidak percaya adalah dibakar api!

          Hukuman favorit auwloh adalah membakar kafir hidup-hidup.

          Bukhari V4B52N260 “Ali membakar orang-orang murtad dimuka umum”

          Ishaq 316 “Setelah Badar, Muhammad mengirim sejumlah penjarah dengan perintah menangkap orang-orang Mekah dan membakar mereka hidup-hidup.”

          Bukhari, Volume 4, Buku 52, No.259: Rasul Auwloh mengirim kita dalam sebuah misi dan berkata, “jika kau temukan is fulan dan si fulin dan si fulun dan si fulen, BAKAR mereka semua”

          [47.4] Apabila kamu bertemu dengan orang-orang kafir maka PANCUNG-lah batang leher mereka.

          Potong Leher adalah jenis pembunuhan favorit sang nabi. Ia memegang rekor dunia hingga saat ini, yaitu memotong leher 900 orang Bani Quraizan dalam satu hari.

          “Sirat e Rasulullah” oleh Ibn Ishaq, halaman 464
          Setelah 800-900 lelaki dewasa dari Bani Quraiza dipotong lehernya, dan dilempar kedalam parit yang digali di Medina.
          inilah sumber dan ayat ayat yang sangat merisaukan buat kami itupun apabila sdr berkenan mendiskusikanya…wassalam

          • cak gimin 5:23 am on 11/09/2012 Permalink | Reply

            @wiki yang budiman….trimakasih banyak atas perhatian anda kepada saya….
            dan saya akan memulai tanggapan saya dari:

            1. Tabari VII:97 “Pagi setelah pembunuhan Ashraf, nabi mengumumkan, ‘Bunuh Yahudi mana saja yang jatuh ke tanganmu.”.============> “Sirat e Rasulullah” oleh Ibn Ishaq, halaman 464
            Setelah 800-900 lelaki dewasa dari Bani Quraiza dipotong lehernya, dan dilempar kedalam parit yang digali di Medina.

            saudara wiki…sebenarnya saya sedih sekali membaca apa yang sudah anda tulis……, karena menurut saya mengapa banyak sekali orang yang telah termakan fitnah untuk menjelek2an islam. saudara wiki saya beritahukan lagi kepada anda, bahwa tidak benar islam yang demikian itu…..dan itu adalah fitnah belaka. silahkan anda membaca kisah perang tersebut dialamat ini: http://zamrizulhilmi.blogspot.com/2008/03/peperangan-bani-nadir.html

            sebagai rujukan, silahkan anda baca kisah tentang penaklukan mekah (http://wagenugraha.wordpress.com/2008/08/03/penaklukan-kota-mekah-dan-sikap-pemaaf-rasulullah-saw/) bukankah disana jelas terbukti dan dapat dijadikan contoh bahwa tentara muslim tidak sejahat itu.

            dan anda juga bisa anda baca disini (http://ramahfhunsri.blogspot.com/2011/01/ali-bin-abi-thalib-batal-membunuh.html)
            tentang akhlak berperang yang dianjurkan oleh Rosul kepada setiap tentara muslim kala itu, yang dalam kisah ini diriwayatkan oleh Ali r.a.

            2. BARANG SIAPA MENCARI AGAMA SELAIN AGAMA ISLAM, MAKA SEKALI-KALI TIDAKLAH AKAN DITERIMA (AGAMA ITU) DARIPADANYA, DAN DIA DI AKHIRAT TERMASUK ORANG-ORANG YANG RUGI” (QS 3:85).

            saya kira kontek ini sudah jelas sekali bahwa menurut islam adalah tidak ada Tuhan yang patut disembah selain ALLAH, jadi agama selain islam pastilah tidak menyembah ALLAH, jadi dalam ayat ini mereka yang tidak menyembah ALLAH adalah dikatakan sebagai orang2 yang merugi.

            3.“HAI NABI, BERJIHADLAH (MELAWAN) ORANG-ORANG KAFIR DAN ORANG-ORANG MUNAFIK ITU, DAN BERSIKAP KERASLAH TERHADAP MEREKA” (QS 9:73).

            karena pada waktu itu banyak orang2 kafir yang memeluk islam tetapi sesungguhnya mereka itu adalah munafik. dan orang2 munafik itu sangatlah berbahaya, karena didalam bagaikan saudara tetapi diluar ia bagaikan musuh (musuh dalam selimut).
            karena ciri 2 orang munafik diantaranya adalah:
            -suka Dusta, suka Khianat, dan suka ingkar Janji.

            maka pantaslah kala itu Nabi diperintahkan untuk bersikap keras kepada orang2 munafik.

            4.“KELAK AKAN AKU JATUHKAN RASA KETAKUTAN KE DALAM HATI ORANG-ORANG KAFIR, MAKA PENGGALLAH KEPALA MEREKA DAN PANCUNGLAH TIAP-TIAP UJUNG JARI MEREKA” (QS 8:12).

            saudara wiki…ini adalah ayat2 perang yang khusus untuk situasi perang, dan tidak berlaku untuk situasi damai. dan barang siapa yang menerapkan ayat2 ini pada situasi damai, maka ia telah keluar dari islam.
            jadi saya harap anda bisa mengerti ini.

            sekali lagi saudara wiki…dalam islam tidak ada ajaran kekerasan tergadap sesama, walaupun itu seorang kafir sekalipun, karena perintah memerangi orang kafir hanyalah khusus diperbolehkan kepada orang2 kafir yang memerangi dan mengingkari perjanjian damai terhadap kaum muslim.

            Nabi bersabda : “ Barangsiapa membunuh orang (kafir) yang ada perjanjian (damai) antara mereka dengan kaum Muslimin, niscaya tidak akan mencium harumnya Surga…”
            (HR. al-Bukhari)

            demikian sekelumit tanggapan dari saya, semoga dapat menjadi litelatur awal pandangan anda tentang islam yang sebenarnya. sekian trimakasih.

            • cak gimin 12:28 am on 12/09/2012 Permalink | Reply

              @wiki yang budiman….trimakasih banyak atas perhatian anda kepada saya….
              dan saya akan memulai tanggapan saya dari:

              1. Tabari VII:97 “Pagi setelah pembunuhan Ashraf, nabi mengumumkan, ‘Bunuh Yahudi mana saja yang jatuh ke tanganmu.”.============> “Sirat e Rasulullah” oleh Ibn Ishaq, halaman 464
              Setelah 800-900 lelaki dewasa dari Bani Quraiza dipotong lehernya, dan dilempar kedalam parit yang digali di Medina.

              saudara wiki…sebenarnya saya sedih sekali membaca apa yang sudah anda tulis……, karena menurut saya mengapa banyak sekali orang yang telah termakan fitnah untuk menjelek2an islam. saudara wiki saya beritahukan lagi kepada anda, bahwa tidak benar islam yang demikian itu…..dan itu adalah fitnah belaka. silahkan anda membaca kisah perang tersebut dialamat ini: http://zamrizulhilmi.blogspot.com/2008/03/peperangan-bani-nadir.html

              sebagai rujukan, silahkan anda baca kisah tentang penaklukan mekah (http://wagenugraha.wordpress.com/2008/08/03/penaklukan-kota-mekah-dan-sikap-pemaaf-rasulullah-saw/) bukankah disana jelas terbukti dan dapat dijadikan contoh bahwa tentara muslim tidak sejahat itu.

              dan anda juga bisa anda baca disini (http://ramahfhunsri.blogspot.com/2011/01/ali-bin-abi-thalib-batal-membunuh.html)
              tentang akhlak berperang yang dianjurkan oleh Rosul kepada setiap tentara muslim kala itu, yang dalam kisah ini diriwayatkan oleh Ali r.a.

              2. BARANG SIAPA MENCARI AGAMA SELAIN AGAMA ISLAM, MAKA SEKALI-KALI TIDAKLAH AKAN DITERIMA (AGAMA ITU) DARIPADANYA, DAN DIA DI AKHIRAT TERMASUK ORANG-ORANG YANG RUGI” (QS 3:85).

              saya kira kontek ini sudah jelas sekali bahwa menurut islam adalah tidak ada Tuhan yang patut disembah selain ALLAH, jadi agama selain islam pastilah tidak menyembah ALLAH, jadi dalam ayat ini mereka yang tidak menyembah ALLAH adalah dikatakan sebagai orang2 yang merugi.

              3.“HAI NABI, BERJIHADLAH (MELAWAN) ORANG-ORANG KAFIR DAN ORANG-ORANG MUNAFIK ITU, DAN BERSIKAP KERASLAH TERHADAP MEREKA” (QS 9:73).

              karena pada waktu itu banyak orang2 kafir yang memeluk islam tetapi sesungguhnya mereka itu adalah munafik. dan orang2 munafik itu sangatlah berbahaya, karena didalam bagaikan saudara tetapi diluar ia bagaikan musuh (musuh dalam selimut).
              karena ciri 2 orang munafik diantaranya adalah:
              -suka Dusta, suka Khianat, dan suka ingkar Janji.

              maka pantaslah kala itu Nabi diperintahkan untuk bersikap keras kepada orang2 munafik.

              4.“KELAK AKAN AKU JATUHKAN RASA KETAKUTAN KE DALAM HATI ORANG-ORANG KAFIR, MAKA PENGGALLAH KEPALA MEREKA DAN PANCUNGLAH TIAP-TIAP UJUNG JARI MEREKA” (QS 8:12).

              saudara wiki…ini adalah ayat2 perang yang khusus untuk situasi perang, dan tidak berlaku untuk situasi damai. dan barang siapa yang menerapkan ayat2 ini pada situasi damai, maka ia telah keluar dari islam.
              jadi saya harap anda bisa mengerti ini.

              sekali lagi saudara wiki…dalam islam tidak ada ajaran kekerasan tergadap sesama, walaupun itu seorang kafir sekalipun, karena perintah memerangi orang kafir hanyalah khusus diperbolehkan kepada orang2 kafir yang memerangi dan mengingkari perjanjian damai terhadap kaum muslim.

              Nabi bersabda : “ Barangsiapa membunuh orang (kafir) yang ada perjanjian (damai) antara mereka dengan kaum Muslimin, niscaya tidak akan mencium harumnya Surga…”
              (HR. al-Bukhari)

              demikian sekelumit tanggapan dari saya, semoga dapat menjadi litelatur awal pandangan anda tentang islam yang sebenarnya. sekian trimakasih.

          • cak gimin 7:06 am on 12/09/2012 Permalink | Reply

            @wiki yang budiman….trimakasih banyak atas perhatian anda kepada saya….
            dan saya akan memulai tanggapan saya dari:

            1. Tabari VII:97 “Pagi setelah pembunuhan Ashraf, nabi mengumumkan, ‘Bunuh Yahudi mana saja yang jatuh ke tanganmu.”.============> “Sirat e Rasulullah” oleh Ibn Ishaq, halaman 464
            Setelah 800-900 lelaki dewasa dari Bani Quraiza dipotong lehernya, dan dilempar kedalam parit yang digali di Medina.

            saudara wiki…sebenarnya saya sedih sekali membaca apa yang sudah anda tulis……, karena menurut saya mengapa banyak sekali orang yang telah termakan fitnah untuk menjelek2an islam. saudara wiki saya beritahukan lagi kepada anda, bahwa tidak benar islam yang demikian itu…..dan itu adalah fitnah belaka. silahkan anda membaca kisah perang tersebut dialamat ini:http://zamrizulhilmi.blogspot.com/2008/03/peperangan-bani-nadir.html

            sebagai rujukan, silahkan anda baca kisah tentang penaklukan mekah:http://wagenugraha.wordpress.com/2008/08/03/penaklukan-kota-mekah-dan-sikap-pemaaf-rasulullah-saw/ bukankah disana jelas terbukti dan dapat dijadikan contoh bahwa tentara muslim tidak sejahat itu.

            dan anda juga bisa anda baca disini:http://ramahfhunsri.blogspot.com/2011/01/ali-bin-abi-thalib-batal-membunuh.html
            tentang akhlak berperang yang dianjurkan oleh Rosul kepada setiap tentara muslim kala itu, yang dalam kisah ini diriwayatkan oleh Ali r.a.

            2. BARANG SIAPA MENCARI AGAMA SELAIN AGAMA ISLAM, MAKA SEKALI-KALI TIDAKLAH AKAN DITERIMA (AGAMA ITU) DARIPADANYA, DAN DIA DI AKHIRAT TERMASUK ORANG-ORANG YANG RUGI” (QS 3:85).

            saya kira kontek ini sudah jelas sekali bahwa menurut islam adalah tidak ada Tuhan yang patut disembah selain ALLAH, jadi agama selain islam pastilah tidak menyembah ALLAH, jadi dalam ayat ini mereka yang tidak menyembah ALLAH adalah dikatakan sebagai orang2 yang merugi.

            3.“HAI NABI, BERJIHADLAH (MELAWAN) ORANG-ORANG KAFIR DAN ORANG-ORANG MUNAFIK ITU, DAN BERSIKAP KERASLAH TERHADAP MEREKA” (QS 9:73).

            karena pada waktu itu banyak orang2 kafir yang memeluk islam tetapi sesungguhnya mereka itu adalah munafik. dan orang2 munafik itu sangatlah berbahaya, karena didalam bagaikan saudara tetapi diluar ia bagaikan musuh (musuh dalam selimut).
            karena ciri 2 orang munafik diantaranya adalah:
            -suka Dusta, suka Khianat, dan suka ingkar Janji.

            maka pantaslah kala itu Nabi diperintahkan untuk bersikap keras kepada orang2 munafik.

            4.“KELAK AKAN AKU JATUHKAN RASA KETAKUTAN KE DALAM HATI ORANG-ORANG KAFIR, MAKA PENGGALLAH KEPALA MEREKA DAN PANCUNGLAH TIAP-TIAP UJUNG JARI MEREKA” (QS 8:12).

            saudara wiki…ini adalah ayat2 perang yang khusus untuk situasi perang, dan tidak berlaku untuk situasi damai. dan barang siapa yang menerapkan ayat2 ini pada situasi damai, maka ia telah keluar dari islam.
            jadi saya harap anda bisa mengerti ini.

            sekali lagi saudara wiki…dalam islam tidak ada ajaran kekerasan tergadap sesama, walaupun itu seorang kafir sekalipun, karena perintah memerangi orang kafir hanyalah khusus diperbolehkan kepada orang2 kafir yang memerangi dan mengingkari perjanjian damai terhadap kaum muslim.

            Nabi bersabda : “ Barangsiapa membunuh orang (kafir) yang ada perjanjian (damai) antara mereka dengan kaum Muslimin, niscaya tidak akan mencium harumnya Surga…”
            (HR. al-Bukhari)

            demikian sekelumit tanggapan dari saya, semoga dapat menjadi litelatur awal pandangan anda tentang islam yang sebenarnya. sekian trimakasih.

          • cak gimin 7:16 am on 12/09/2012 Permalink | Reply

            @wiki yang budiman….trimakasih banyak atas perhatian anda kepada saya….
            dan saya akan memulai tanggapan saya dari:

            1. Tabari VII:97 “Pagi setelah pembunuhan Ashraf, nabi mengumumkan, ‘Bunuh Yahudi mana saja yang jatuh ke tanganmu.”.============> “Sirat e Rasulullah” oleh Ibn Ishaq, halaman 464
            Setelah 800-900 lelaki dewasa dari Bani Quraiza dipotong lehernya, dan dilempar kedalam parit yang digali di Medina.

            saudara wiki…sebenarnya saya sedih sekali membaca apa yang sudah anda tulis……, karena menurut saya mengapa banyak sekali orang yang telah termakan fitnah untuk menjelek2an islam. saudara wiki saya beritahukan lagi kepada anda, bahwa tidak benar islam yang demikian itu…..dan itu adalah fitnah belaka. silahkan anda membaca kisah perang tersebut di: zamrizulhilmi.blogspot.com (tentang peperangannbani nadir)

            sebagai rujukan, silahkan anda baca kisah tentang penaklukan mekah bukankah disana jelas terbukti dan dapat dijadikan contoh bahwa tentara muslim tidak sejahat itu.

            dan anda juga bisa anda baca tentang kisah Ali r.a yang tidak jadi membunuh musuhnya dalam suatu peperangan.

            tentang akhlak berperang yang dianjurkan oleh Rosul kepada setiap tentara muslim kala itu, yang dalam kisah ini diriwayatkan oleh Ali r.a.

            2. BARANG SIAPA MENCARI AGAMA SELAIN AGAMA ISLAM, MAKA SEKALI-KALI TIDAKLAH AKAN DITERIMA (AGAMA ITU) DARIPADANYA, DAN DIA DI AKHIRAT TERMASUK ORANG-ORANG YANG RUGI” (QS 3:85).

            saya kira kontek ini sudah jelas sekali bahwa menurut islam adalah tidak ada Tuhan yang patut disembah selain ALLAH, jadi agama selain islam pastilah tidak menyembah ALLAH, jadi dalam ayat ini mereka yang tidak menyembah ALLAH adalah dikatakan sebagai orang2 yang merugi.

            3.“HAI NABI, BERJIHADLAH (MELAWAN) ORANG-ORANG KAFIR DAN ORANG-ORANG MUNAFIK ITU, DAN BERSIKAP KERASLAH TERHADAP MEREKA” (QS 9:73).

            karena pada waktu itu banyak orang2 kafir yang memeluk islam tetapi sesungguhnya mereka itu adalah munafik. dan orang2 munafik itu sangatlah berbahaya, karena didalam bagaikan saudara tetapi diluar ia bagaikan musuh (musuh dalam selimut).
            karena ciri 2 orang munafik diantaranya adalah:
            -suka Dusta, suka Khianat, dan suka ingkar Janji.

            maka pantaslah kala itu Nabi diperintahkan untuk bersikap keras kepada orang2 munafik.

            4.“KELAK AKAN AKU JATUHKAN RASA KETAKUTAN KE DALAM HATI ORANG-ORANG KAFIR, MAKA PENGGALLAH KEPALA MEREKA DAN PANCUNGLAH TIAP-TIAP UJUNG JARI MEREKA” (QS 8:12).

            saudara wiki…ini adalah ayat2 perang yang khusus untuk situasi perang, dan tidak berlaku untuk situasi damai. dan barang siapa yang menerapkan ayat2 ini pada situasi damai, maka ia telah keluar dari islam.
            jadi saya harap anda bisa mengerti ini.

            sekali lagi saudara wiki…dalam islam tidak ada ajaran kekerasan tergadap sesama, walaupun itu seorang kafir sekalipun, karena perintah memerangi orang kafir hanyalah khusus diperbolehkan kepada orang2 kafir yang memerangi dan mengingkari perjanjian damai terhadap kaum muslim.

            Nabi bersabda : “ Barangsiapa membunuh orang (kafir) yang ada perjanjian (damai) antara mereka dengan kaum Muslimin, niscaya tidak akan mencium harumnya Surga…”
            (HR. al-Bukhari)

            demikian sekelumit tanggapan dari saya, semoga dapat menjadi litelatur awal pandangan anda tentang islam yang sebenarnya. sekian trimakasih.

            • wikki 5:01 pm on 18/09/2012 Permalink | Reply

              sdr cak gimin yang terhormat sebelumnya saya mohon maaf apabila saya terlalu lancang menuliskan ayat ayat diatas tapi saya akan mencoba mengulas atau sedikit mencoba mengkitisi tulisan sdr .1 tak mungkinlah hal ini tertulis dalam buku buku islam apabila tidak mengandung unsur kebenaran ..apabila surat ini tidak mengandung kebenaran pastilah sejak dahulu sudah di hapus .artinya tidak terbaca sampai sekarang
              2 barang siapa mencari agama selain …………apakah itu artinya bahwa agama agama yang lain atau yang terdahulu tidklah diterima Tuhan????apakah Tuhan sudah mengganti nama menjadi Allah stelah kenabian muhammad??? apakah nabi nabi yang lain yang tidak mengajarkan islam adalah tidak mengandung kebenaran ????
              3 …“HAI NABI, BERJIHADLAH…………dengan alasan apakah harus besikap keras terhadap orang kafir ..munafik..???? bukankah urusan agama adalah urusan pribadi dengan penciptanya ???? bukankah semua alam semesta ini adalah ciptaan Tuhan ??? mengapa harus Allah menyuruh untuk bersikap keras dan berjihad???? bukankah seandainya Tuhan tidak menginginkan adanya kafir ..tidakkah bisa dilakukanya dengan sekali ucap maka musnahlah semua kafir atau apa apa yang tidak dikehendakiTuhan???
              4 KELAK AKAN AKU JATUHKAN RASA KETAKUTAN KE DALAM HATI ORANG-ORANG KAFIR, MAKA PENGGALLAH KEPALA MEREKA DAN PANCUNGLAH TIAP-TIAP UJUNG JARI MEREKA” (QS 8:12).
              menurut saya ayat ini sedang terjadi pada saat ini ..dan akan tejadi lagi ..karena ayat ini adalah merupakan nubuat … dengan kata kata ” kelak akan kujatuhkan rasa ketakutan……”dan bisa dilihat sekarang bahwa saat ini bukanlah sedang terjadi perang Fisik tetapi bisa kita lihat di media apaapa yang sedang terjadi .cuma pertanyaanya ..siapakah kita sehingga harus mempunyai hak husus menjatuhkan ketakutan ??? membunuh sesama manusia/??? apakah Tuhan tidak mampu melakukan apabila memang Tuhan berkeinginan memusnahkan kafir???mengapa Tuhan harus memilih muslim melakukan keinginan Tuhan … juga mangapa Tuhan menciptakan kafir padahal dia tidak menginginkanya?????
              lalu mengapa harus mempunyai perjanjian muslim dengan kafir???lalu kalau sudah ada perjanjian apakah kafir tersebut berkurang ekafiranya sehingga tidak pantas dibunuh????sdr cak gimin yang terhormat demikian sedikit kelancangan saya menulis beberapa pertanyaan bila tidak keberatan mohon di jawab terimakasih…

              • cak gimin 3:17 am on 30/09/2012 Permalink | Reply

                @wiki:
                saudara wiki yang sangat saya hormati…
                senang sekali bisa berjumpa lagi dengan anda.

                dari anda:
                1 tak mungkinlah hal ini tertulis dalam buku buku islam apabila tidak mengandung unsur kebenaran ..apabila surat ini tidak mengandung kebenaran pastilah sejak dahulu sudah di hapus .artinya tidak terbaca sampai sekarang.
                jawab:
                anda benar saudara wiki…hal ini memang benar adanya..dan yang saya maksudkan diatas adalah bukannya saya mengingkari kejadian tersebut tetapi latar belakang yang telah diremangkan dan dibengkokkan oleh kaum yahudi sendiri pada waktu itu. dan pembunuhan tersebut mempunyai latar belakang yang sangatlah penting untuk anda ketahui. karena sangat mustahil orang2 islam membunuh dengan tanpa adanya dasar yang jelas dan sesuai hukum islam sendiri. apakah anda pernah menelusuri tentang penghianatan kaum yahudi bani Quraiza yang dipelopori oleh oleh Huyay bin akhtab? Pengkhianatan ini terjadi pada tahun ke 5 hijriyah beriringan dengan peristiwa perang Ahzab yang sangat mencekam.
                saran saya sebaiknya anda cari sejarah yang benar tentang ini, jangan membaca sejarah yang telah terbengkok yang hanya dipandang dengan satu sudut pandang saja.

                saya kira cupup sekian dulu dari saya dan terimakasih.

                • cak gimin 4:05 am on 30/09/2012 Permalink | Reply

                  @wiki: maaf saudara wiki, karena suatu hal tanggapan saya terputus ditengah jalan, tapi disini saya akan mencoba menanggapai tulisan anda lagi.

                  dari anda:
                  2 barang siapa mencari agama selain …………apakah itu artinya bahwa agama agama yang lain atau yang terdahulu tidklah diterima Tuhan????apakah Tuhan sudah mengganti nama menjadi Allah stelah kenabian muhammad??? apakah nabi nabi yang lain yang tidak mengajarkan islam adalah tidak mengandung kebenaran ????
                  jawab:
                  sepertinya tidak demikian saudara wiki, menurut saya agama terdahulu yang diajarkan oleh para rosul terdahulu dari nabi adam sampai nabi musa dan nabi isa (menurut islam) adalah sama, yakni agama yang menganut aliran semi/semitik/samawi/langit ada;ah agama yang menyembah satu Tuhan/ALLAH.
                  jika kita mulai dari nabi musa, maka Taurat adalah syari’at untuk umat tertentu yang hidup dari masa Nabi Musa sampai diutusnya Nabi Isa. Injil adalah syari’at (untuk umat) yang hidup pada masa diutusnya Nabi Isa sampai diutusnya Nabi Muhammad SAW, dan Al-Qur’an adalah syari’at yang diperuntukkan semua makhluk pada zamannya SAW sampai hari kiamat.

                  hakikatnya syari’at-syari’at umat terdahulu (syar’u man qablana) merupakan satu kesatuan dan bersifat temporal. Sebab, syari’at satu nabi diteruskan dan disempurnakan oleh nabi setelahnya. Hal ini logis, karena agama mereka satu – yaitu agama Tauhid, yang oleh Ibnu Taimiyah diistilahkan Islam ‘am. Akan tetapi, setelah Nabi Muhammad SAW diutus menjadi Rasul, syari’at itu disempurnakan oleh syari’at baru yang dibawa Nabi Muhammad SAW. Syari’at ini bersifat abadi-universal, berlaku sampai hari kiamat dan diperuntukkan bagi seluruh umat.

                  Senada dengan Syeikh Nawawi, Ibn al-‘Arabi dalam Futuhat mengatakan para Rasul ditutus dengan membawa syari’at yang berbeda secara berurutan (tatabu’) dalam zaman dan ahwal yang berbeda, akan tetapi dalam masalah ushul mereka sama sekali tidak berbeda – seperti mengesakan Allah. Hukum para Nabi itu menurut Ibn al-‘Arabi juga bersifat temporal, yakni habis masa berlakuknya dengan datangnya Rasul lain dengan membawa hukum baru. Hal ini sesuai dengan Firman Allah surat Al-Ra’d: 38 bahwa menurunkan tiap-tiap masa kitab suci, yang menghapus apa yang Dia kehendaki. Maka menurut Ibn al-‘Arabi syari’ah yang datang kemudian menghapuskan masa berlakunya syari’ah yang terdahulu (syar’u man qablana). Maka barang siapa yang hidup di zaman sesudahnya, maka ia wajib mengikuti syar’iah yang baru tersebut.

                  Al Qur’an cukup jelas memberi arahan mengenai status agama para nabi. Para nabi di dalam Al Qur’an disebut muslim, yang berarti agama mereka adalah Islam. Seperti QS. Yunus 71-72, menyebut Nabi Yunus sebagai seorang muslim, Nabi Ibrahim bukanlah Yahudi atau Kristen akan tetapi muslim dapat dilihat di dalam QS. Ali Imran: 67, dan semua nabi-nabi dari Bani Israil adalah muslim (Lihat QS. Yunus:84, QS An-Naml:44, dan Ali Imran:52). Imam Ibnu Taimiyah dalam al-Jawab al-Shahih liman Baddala din al-Masih menyatakan bahwa agama yang diridlai Allah adalah hanya Islam – yakni agama yang dipeluk oleh para nabi pertama hingga nabi terakhir.

                  Ayat-ayat dan hadis tersebut mengindikasikan bahwa terdapat kesatuan substansi wahyu antara para Nabi, yaitu berupa ajaran Tauhid menyembah Allah Yang Esa dan menjauhi Thaqhut. Ibnu Taimiyah menyebut agama para Nabi sebelum nabi Muhammad SAW adalah al-Islam al-‘am (Islam Universal). Al-Islam al-‘Am itu menurut Ibnu Taimiyah adalah agama Nabi Adam sampai Nabi Isa, akan tetapi, nama itu menjadi al-Islam ketika nabi Muhammad diangkat menjadi Rasul. Al-Islam yang dibawa nabi Muhammad merupakan penyempurna ajaran nabi-nabi sebelumnya (al-Islam al-‘am).

                  Para Nabi termasuk nabi Musa dan Isa tidaklah beragama Yahudi atau beragama Kristen. Karena ajaran kedua nabi itu telah ditinggalkan jauh oleh kaum bani Israel. Agama Yahudi, menurut Prof. Dr. Muhammad as-Syarqawi, Dosen Filsafat Islam dan Perbandingan Agama, Universitas Kairo yang juga pakar kitab Talmud dalam Kitab Israil al-Aswad bukanlah agama Musa atau agama Ya’kub – sebagaimana yang diklaim. Sejatinya doktrin-doktrin utama agama Yahudi bersumber dari kitab Talmud.

                  Kitab Talmud adalah kitab suci kedua agama Yahudi setelah Torah (Perjanjian Lama) yang penuh kontroversial. Bagi Yahudi, Talmud posisinya paling utama, ia adalah undang-undang lisan untuk bangsa Yahudi yang berfungsi menafsirkan semua pengetahuan, ajaran, undang-undang kehidupan, moral dan budaya bangsa Israel, sedangkan undang-undang tertulisnya adalah Torah (Perjanjian Lama). Meski kitab Talmud datang setelah Taurat, namun kedudukannya lebih suci dari Torah.

                  Seorang Rabbi Yahudi, Rabbi Roski, secara eksplisit mengakui bahwa Talmud ditulis oleh para rabi. “Jadikanlah perhatianmu kepada ucapan-ucapan para rabi (Talmud) melebihi perhatianmu kepada syari’at Musa (Taurat)”, kata Roski.

                  Kenyataan tersebut mengindikasikan bahwa agama Yahudi telah dibangun asas-asasnya oleh para Rabbi – bukan berdasarkan wahyu yang diterima oleh nabi Musa. Bahkan oleh mereka, sebagaimana ditegaskan oleh Rabbi Roski tadi, syari’at Nabi Musa kedudukannya lebih rendah dari kitab karangan mereka (Talmud).

                  Kekurang validan undang-undang Lisan (Talmud) itu semakin nampak ketika ternyata diantara para pemimpin Yahudi terlibat perselisihan tentang isi undang-undang. Hal ini pada akhirnya mendorong para pemimpin Yahudi untuk menyusun kompilasi Hukum Lisan masing-masing. Richard Elliot Friedman, penulis buku Who Wrote the Bible mengakatakan kitab Taurat (the Book of Torah) merupakan teka-teki paling tua, dalam kitab tersebut tidak ditemukan ayat yang menjelaskan Musa adalah penulisnya. Sehingga dipastikan yang menulis adalah orang-orang setelahnya, hal itu diperkuat dengan banyaknya kontradiksi. Hilangnya teks asli dan tiadanya otoritas membuat mereka merasa memiliki hak untuk menentukan kitab yang sebenarnya.

                  Hal yang sama juga dialami agama Kristen. Penyimpangan terhadap agama Nabi Isa bahkan terjadi sekitar kurang lebih 60 tahun setelah kegaiban Nabi Isa as. Sang aktor yang paling bertanggung jawab terhadap tahrif agama Nabi Isa adalah Paulus. Michael H. Hart, ilmuan terkemuka di AS tegas mengatakan bahwa Paulus sesungguhnya pendiri agama Kristen. Diantara ajaran baru Paulus yang bertentangan dengan jemaat murid-murid asli Yesus di Yerusalem adalah, ketuhanan Yesus, Tuhan mempunyai anak, pengingkaran terhadap beberapa hukum Taurat, menghalalkan minuman keras, menghalalkan babi, adanya dosa warisan, dan sebagainya.

                  Paulus adalah orang Yahudi Persi yang mengaku-ngaku Rasul. Pengakuan Paulus cukup ganjil, sebab sejak Yesus disalib, ia menjadi orang Yahudi yang sangat keras menentang ajaran-ajaran Yesus bahkan melakukan pembantaian terhadap pengikut Yesus. Sehingga, Huston Smith, dalam the Religions of Man menyimpulkan bahwa agama Kristen adalah agama sejarah. Artinya agama Kristen tidak dilandasi lagi oleh wahyu samawi akan tetapi dibentuk oleh para pemukanya yang selalu berubah-ubah. Doktrin-doktrin dogmatis Kristen tersusun 3 abad setelah Nabi Isa diangkat oleh Allah SWT. Pada Konsili pertama di Nicea tahun 325 M yang digagas oleh Kaisar Roma diputuskan kebenaran Tuhan Yesus yang diputuskan melalui voting, teologi resmi Kristen Ortodoks dan kepercayaan-kepercayaan di luar yang ditetapkan Konsili dianggap sebagai herecy (sesat dan bid’ah). Dari sini dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa kaisar Roma – yang beragama paganisme – sangat berjasa membentuk doktrin baru ajaran Kristen selain Paulus. Sang Kaisar bahkan dikenal sebagai pemimpin (Imam) paguyuban penyembah Sol Invictus (matahari yang tak terkalahkan). Kaisar menggagas Konsili Nicea konon karena mempunyai agenda tersendiri yaitu menguatkan kekuasaannya. Hal ini semata-mata untuk menghindari konflik antar tiga agama tersebut. Sehingga perpecahan masyarakat yang diakibatkan oleh konflik tiga agama tersebut dapat terhindarkan.

                  3 …“HAI NABI, BERJIHADLAH…………dengan alasan apakah harus besikap keras terhadap orang kafir ..munafik..???? bukankah urusan agama adalah urusan pribadi dengan penciptanya ???? bukankah semua alam semesta ini adalah ciptaan Tuhan ??? mengapa harus Allah menyuruh untuk bersikap keras dan berjihad???? bukankah seandainya Tuhan tidak menginginkan adanya kafir ..tidakkah bisa dilakukanya dengan sekali ucap maka musnahlah semua kafir atau apa apa yang tidak dikehendakiTuhan???

                  jawab:
                  bukankah nabi adalah utusan ALLAH, dan seorang utusan adalah mengikuti perintah ALLAH. dan perintah perang seperti ini tidak ahanya untuk nabi Muhammad tetapi juga untuk nabi Musa.as.

                  jika ALLAH harus memusnahkan kaum kafir menurut anda maka ALLAH tidaklah kesulitan, saya sangat setuju sekali.
                  tetapi yang harus kita ingat adalah dunia ini adalah sebuah proses, dari penciptaan dunia sendiri sampai aktivitasnya sekarang bahkan sampai nanti adalah melalui suatu proses. Jika demikian menurut anda, saya malah punya pikiran:
                  “mengapa ALLAH harus menurunkan adam kebumi, bukankah jika Adam tetap disyurga maka manusia keturunannya sampai saat ini pastilah hidup disyurga, tidak ada ancaman hidup dineraka, tidak ada manusia yang kafir atau tidak bertuhan dan tidak beriman, tidak ada yesus (menurut kristen) yang harus turun kebumi untuk menebus dosa manusia, juga tidak ada perselisihan antar keyakinan pada umat manusia seperti sekarang.”
                  tapi ALLAH adalah maha segalanya, IA mempunyai kehendak yang sangat..dan sangat tidak terjangkau oleh akal manusia.

                  4 KELAK AKAN AKU JATUHKAN RASA KETAKUTAN KE DALAM HATI ORANG-ORANG KAFIR, MAKA PENGGALLAH KEPALA MEREKA DAN PANCUNGLAH TIAP-TIAP UJUNG JARI MEREKA” (QS 8:12).

                  jawab:
                  jika menurut anda ayat itu sedang terjadi, maka saya akan menggaris bawahi jika ayat tersebut tidak sedang terjadi dimasa damai seperti negara indonesia. jika sedang terjadi dinegeri damai seperti ini maka semua muslim pastilah berbondong2 mengangkat senjata untuk memerangi kaum kafir, begitu juga saya…maka saya akan angkat senjata juga untuk berperang. tapi kenyataan dilapangan tidak bukan, hanya segelintir manusia bodoh yang tak pernah mengikuti sunah rosul yang sebenarnya.

                  saudara wiki…..
                  jika anda bertanya mengapa harus ada perjanjian kafir dengan muslim? justru inilah gambaran islam yang sebenarnya, dimana islam sesungguhnya yang tidak serta merta memerangi kafir dan membunuh seenaknya. karena terbukti disini jika islam hanya memerangi kafir yang hanya memerangi islam dan tidak memerangi kafir yang tidak memerangi islam dan terikat perjanjian damai.
                  jadi islam tidak membenarkan untuk membunuh kafir yang tidak memerangi islam, karena islam adalah agama damai.

                  demikan penjelasan dari saya dan mohon maaf atas segala kekurangannya…..
                  terimakasih.

                  • soebodo 8:44 am on 30/09/2012 Permalink | Reply

                    Jelas sekali apa yang yang disampaikan saudara GIMIN mudah2an dibarengi dengan Hidayah NYA sehingga dibuka mata hati yang membaca tulisan saudara… amin.

      • SERBUIFF 12:29 pm on 18/09/2012 Permalink | Reply

        teman2 gue banyak yg kafir, tapi nggak aku bunuh tuh…aku perlakukan baik kok, ..

        • camar 5:58 pm on 18/09/2012 Permalink | Reply

          itu karena kamu bukan islam sejati dan tidak mengamalkan quran lagi ..coba kalau kamu amalkan ….pasti salah satu jadi pengantin…

    • wikki 4:04 pm on 06/09/2012 Permalink | Reply

      begitulah sipat pengecut tidak berani nongol ketia saya lagi tidak respon maka serbuiff berteriak teriak …tetapi ketika saya datang …langsung menghidar taut saya bongkar semua kedoknya……..

    • camar 4:40 pm on 06/09/2012 Permalink | Reply

      mana sanggup dia menuntaskan postinganya paling nanti katanya …fitnah lah mengambil ayat sepotong sepotonglah…atau jalan lain menghujat berteriak kubunuh kau kafiiiiir….. itu saja tapi kalau untuk debat ….??????takut ..karena doktrin yang diberikan selamaini adalah yang baek baek aja….tapi ketika kita buka….belangnya …maka diamlah dia …persis macam ustad soulmed

      • SERBUIFF 9:15 am on 08/09/2012 Permalink | Reply

        omongan paling ngaco yg pernah aku dengar…..

        • camar 10:19 am on 08/09/2012 Permalink | Reply

          tapi kenyataannya itulah yang selamaini kalian buat sebagai alasan untuk menghindar dari kritikan tidak terbantahkan itu…

        • camar 5:54 pm on 18/09/2012 Permalink | Reply

          maka jawablah semua apa apa yang pernah saya postingkan sebelumnya

    • camar 8:33 am on 07/09/2012 Permalink | Reply

      PENDERITAAN PEREMPUAN

      DI BAWAH IDEOLOGI ISLAM

      Women in Islam:
      Suffering the Barbary of an Ideology

      By Frank Salvato (April 4, 2008)

      Sebuah pepatah Islam berkata, “Surga seorang perempuan terletak dibawah telapak suaminya”. Padahal dalam etika kebudayaan Islam, menunjukkan tapak sepatu pada orang lain dengan maksud merendahkan orang tersebut adalah suatu penghinaan yang paling tinggi.

      Suatu kenyataan penting adalah bahwa di dalam dunia Islam, perempuan dianggap hanya sebagai barang kepunyaan. Mereka boleh diperlakukan dengan sangat kasar sesuai dengan kultur mereka di mana pelanggaran terhadap aturan-aturan yang berlaku sesuai dengan Syariat Islam adalah: dihukum cambuk, pukul, rajam bahkan sampai mati.

      Hukuman mati cukup banyak divoniskan pada perempuan-perempuan di kultur Islam. Pelanggaran-pelanggaran yang dapat dihukum mati di dalam Syariat Islam bermacam-macam, mulai dari pakaian yang tidak islami sampai jikalau ditemukan berdua dengan lawan jenis yang bukan muhrimnya.

      Salah seorang pemuka agama Islam, Abu Hamed Mohammad al-Ghazzali, yang dijuluki ‘Muslim paling besar setelah Muhammad’ menuliskan bahwa peran muslimah adalah “…tinggal di rumah dan merajut. Muslimah tidak boleh keluar rumah terlalu sering, tidak boleh banyak belajar, dan tidak boleh berbincang-bincang dengan tetangga. Dia hanya boleh mengunjungi tetangga apabila benar-benar penting, dia harus melayani suaminya… dan memuaskan suaminya dalam hal apapun… segala uneg-unegnya harus disimpannya sendiri sebagai ibadah… dia harus selalu bersih dan siap melayani kebutuhan sexual suaminya setiap saat”

      Cerita-cerita monoton tentang ke-otoriter-an Islam ini, hanyalah sebagian kecil masalah yang dihadapi para perempuan Islam. Dalam kenyataannya, begitu banyak dan tak terhitung pelanggaran-pelanggaran terhadap hak kemanusiaan perempuan di tangan para leaki muslim ini.

      Kesaksian seorang perempuan di dalam pengadilan shariah hanya bernilai setengah dari kesaksian seorang pria. Hal ini menyebabkan keadilan dan kesamaan hak dalam kasus perceraian antara pria dan perempuan sangat tidak mungkin terjadi. Dan sebaliknya yang terjadi di negara-negara yang menganut Syariat Islam seperti Arab Saudi, Iran dan Mesir, seorang pria cukup mengucapkan ‘Aku ceraikan engkau’ tiga kali untuk mengesahkan perceraian antara suami dan istri.

      Seorang suami berhak memukul istrinya atas ketidaktaatan seorang istri atau atas perilaku yang tidak menyenangkan hatinya. Menurut hukum Islam, seorang suami boleh menyakiti atau memukul istrinya dengan alasan sbb:

      Jika sang istri tidak berusaha tampil cantik di depannya
      Jika sang istri menolak berhubungan sexual
      Jika sang istri meninggalkan rumah tanpa ijin atau tanpa alasan yang cukup kuat
      atau jika sang istri melupakan kewajiban agamanya

      Dan hal-hal tersebut di atas sudah cukup untuk menjadi alasan perceraian. Presiden Universitas Al-azhar Cairo menjelaskan cara yang paling tepat dalam menghajar seorang istri dalam sebuah wawancara televisi. “Tidak dengan cara dipukuli”, demikian penjelasan Sheikh Ahmad Al-Tayyeb, “Lebih tepat, ditinju alias diberi ‘bogem mentah’!”

      Anak gadis yang masih berumur 9 tahun, seringkali dijual untuk sebuah pernikahan pada pria-pria yang puluhan tahun lebih tua. Ayah mereka akan mendapatkan mas kawin sebagai gantinya. Anak-anak gadis ini, dalam kondisi sebelum puber, diperlakukan seperti budak di siang hari dan dipaksa melayani secara sexual di malam hari

      Perempuan juga merupakan sasaran budaya barbar Islam yang disebut dengan “Pembunuhan demi Kehormatan” (honor killing). Di mana seorang perempuan dibunuh oleh keluarga atau kerabat prianya demi kehormatan nama keluarga. Pembunuhan seperti ini memberikan pembunuhnya keleluasaan hukum dan tidak akan ada keadilan bagi korban pembunuhan tersebut.

      Seorang istri yang tidak hormat pada suami – atau mungkin hanya sekedar tidak beruntung, bisa disekap dalam sebuah ruangan yang disebut “Ruangan Istri”. Ruangan dalam sebuah rumah keluarga yang digunakan untuk menyekap seorang perempuan, tanpa makanan dan minuman untuk suatu waktu yang lamanya ditentukan oleh suaminya. Di beberapa kasus ruangan-ruangan ini digunakan sebagai ruang teror, di mana perempuan menunggu untuk dipukuli suami mereka sampai mati. Dan memang banyak yang mati

      Yang menarik tapi sekaligus mengecewakan, organisasi-organisasi perempuan di seluruh dunia, termasuk yang progresif dan pro-feminist seperti Organisasi Perempuan Nasional hanya bisa memberikan komentar lip-service pada kasus-kasus ini dimana seharusnya kasus-kasus tersebut dapat dan layak memicu kemarahan publik perempuan.

      Kolumnis Jeff Jacoby, di sebuah artikel Boston Glove bulan Desember 2007, berjudul “Perang Islami para Muslimah” memberikan daftar pelanggaran-pelanggaran yang brutal terhadap perempuan di tangan Islam.

      Di Pakistan, sebuah rapat dewan suatu suku memerintahkan seorang perempuan untuk diperkosa secara massal sebagai hukuman atas kelakuan saudara laki-lakinya yang melakukan hubungan gelap dengan seorang perempuan dari suku lain.

      Di San Fransisco, seorang muslimah muda ditembak mati setelah dia membuka jilbabnya dan berdandan memakai make up ketika akan menjadi pendamping perempuan di pernikahan temannya.

      Di Teheran, seorang ayah memenggal putrinya yang berumur 7 tahun karena dia menduga anaknya tersebut telah diperkosa. Dia berkata dia lakukan itu semua untuk mempertahankan kehormatan, nama baik dan martabatnya.

      Di Arab Saudi, polisi syariah menghalang-halangi anak-anak sekolah meloloskan diri dari gedung yang terbakar karena mereka tidak mengenakan ‘busana islami memadai.’ 15 anak perempuan mati terbakar hidup-hidup di bencana tersebut.

      Gubernur Mekah, memeriksa gedung terbakar yg membakar hidup-hidup 15 gadis dan melukai 50 lainnya.

      May 2006, di provinsi Punjab, Pakistan. Aisha, seorang perempuan berumur 18 tahun dituduh berzinah oleh suaminya setelah satu setengah bulan menikah karena melarikan diri dari rumah ke rumah saudaranya laki-laki karena takut akan keselamatan dirinya. Suaminya ditemani dengan saudaranya laki-laki membujuk Aisha untuk kembali ke rumah mereka dengan berpura-pura ingin rujuk. Aisha setuju. Dan dari tempat tidurnya di rumah sakit, Aisha bercerita bagaimana dalam perjalan pulang, suaminya dan saudaranya laki-laki berhenti di tempat agak terpencil, memukuli dan menyiksanya. Mereka memotong hidung dan bibir Aisha, meninggalkannya di tengah ladang tidak perduli akan nasibnya akankah dia hidup atau mati.

      Sama di bulan Mei 2006, perempuan Pakistan yang lain, Shamin Mai yang dituduh melakukan kejahatan karena menikahi seorang pria pilihannya sendiri dan menolak tali perjodohan yang diputuskan keluarganya. Dipotong kedua kakinya oleh saudaranya laki-laki dan pamannya.

      Mutilasi, tradisi barbar Islam yang terikat erat dengan “Pembunuhan demi Kehormatan” adalah suatu tindakan yang digunakan untuk menakut-nakuti perempuan sebagai hukuman atas perlawanan terhadap laki-laki. Baik itu pada ayah atau suami, baik itu adalah tindakan aktual atau hanya sebuah persepsi. Tindakan ini adalah hal yang biasa dan dapat diterima di dalam dunia Islam.

      Diketahui bahwa ketika Taliban menguasai Afganistan di tahun 1996, sebuah dekrit dikeluarkan yang melarang perempuan meninggalkan rumah mereka. Sebelumnya, para perempuan Afghanistan melakukan pekerjaan-pekerjaan di rumah sakit, sekolah dan berbagai sektor sipil. Perempuan-perempuan tersebut ada yang berprofesi sebagai dokter dan guru. Mereka adalah kaum profesional. Tapi dengan keluarnya dekrit dari Taliban, pendayagunaan perempuan dan pendidikan bagi perempuan otomatis terhenti seketika. Bahkan, banyak dari mereka akan menjadi pengemis.

      Aturan tirani ini juga berlaku bagi para pria yang berusaha membantu perempuan-perempuan tersebut. Pada tahun 2006, bbrp tahun setelah ‘pembebasan’ Afghanistan, seorang guru Afghan berumur 46 tahun diseret dari rumahnya di hadapan keluarganya dan dibunuh dengan mengenaskan – dicincang dan tubuhnya diceraiberaikan- hanya karena menolak perintah untuk tidak memberikan pendidikan bagi perempuan

      Di Iran, dua orang perempuan, kakak beradik bernama Zohreh dan Azar, dihukum mati dengan dirajam setelah dituduh melakukan perzinahan. Di bawah hukum syariat Islam, hukuman mati diberikan pada perempuan-perempuan yang melakukan perzinahan. Kejahatan yang dituduhkan pada dua perempuan tersebut kebetulan tertangkap dalam sebuah rekaman video. “Perzinahan” itu terjadi ketika dua orang perempuan tersebut ada dihadapan pria lain ketika suami mereka tidak ada. Saya ulangi dan tegaskan, kejahatan mereka yang terekam di rekaman video adalah karena mereka ada di hadapan pria lain ketika suami mereka tidak ada. Tidak ada aktifitas sexual, tidak ada sentuhan apapun. Bahkan susah dibuktikan pula dari rekaman tersebut bahwa mereka sedang terlibat pembicaraan. Tetapi di bawah hukum syariah, mereka melakukan perzinahan dan dihukum mati dengan dirajam. Dan sebelumnya mereka mendapat hukuman 99 cambuk untuk tuduhan “hubungan ilegal”

      Dalam hukum rajam, tangan seorang perempuan diikat kebelakang dan tubuhnya di ikat dan dibungkus dengan kain. Setelah ikatan itu dipastikan erat dan tidak lepas, dia dibawah ke sebuah lubang di tengah-tengah garis lingkaran dengan ukuran yang sudah disiapkan baginya, dan dikubur sampai setinggi bahunya. Setelah dia ditimbun di dalam lubang tersebut. Orang-orang mulai berteriak “Allah hu akbar” dan mulai melemparkan batu-batu sebesar kepalan tangan ke arah kepalanya dari jarak yang sudah ditentukan. Batu-batu tersebut dilemparkan sampai dia mati atau sampai dia berhasil meloloskan diri keluar dari lubang kubur dan menyeberang keluar garis lingkaran.

      Kejadian nyata yang menyesakkan dada ini terus berlangsung di seluruh dunia bahkan di sini, di Amerika, di tangan para Islam radikal, Islam fundamentalis.

      Perlu dicatat disini bahwa di dalam ideologi islam Wahhabist, Muslim sangat dilarang untuk bekerja sama, berteman atau membantu siapapun yang bukan Islam dengan cara apapun. Dalam kepercayaan Wahhabist, para muslim dilarang untuk mencampuradukkan kebudayaan Islam dengan kebudayaan lain. Lebih jauh lagi, para Wahhabist tersebut diajarkan untuk memiliki rasa kebencian terhadap Amerika Serikat karena negara kita berlandaskan hukum konstitusional, bukan tirani syariat Islam. Dua hal ini, yaitu penolakan islam untuk berasimilasi dan terhadap bentuk pemerintahan Amerika Serikat, kasus-kasus seperti pembunuhan Amina dan Sarah Said terjadi di bumi Amerika ini.

      Di Dallas, Texas, Yaser Said diberitakan membunuh dua orang puterinya, Sarah (17) dan Amina (1?) karena dia merasa budaya Barat telah merusak kesucian putri-putrinya. Dia sekarang menjadi buronan, pihak penegak hukum meyakini bahwa dia dilindungi oleh komunitas Islam di Texas Utara.

      Cerita yang sama juga ditemukan di bagian lain yang mempunyai populasi Islam cukup besar, termasuk Dearborn, Michigan, Herndon dan Virginia. Tidak cukup dengan penyiksaan fisik yang dihadapi para muslimah, mereka masih harus berhadapan dengan dogma sosial dan hukum kekerabatan yang juga membebani mereka.

      Di hukum syariat Islam, barangsiapa melakukan perzinahan harus dihukum mati, umumnya digantung, dipenggal atau dirajam. Dan banyak ketidakadilan terjadi di sini, karena korban pelecehan sexual dan perkosaan malah sering dituduh melakukan perzinahan. Bagi Islam, kewajiban menghindari hubungan sex di luar nikah, dalam bentuk apapun adalah pada perempuan. Di bawah hukum shariah, serangan sexual atau pemerkosaan hanya dapat dibuktikan apabila pemerkosa mengaku atau paling tidak ada empat saksi pria yang maju memberikan kesaksian bahwa memang pemerkosaan tersebut terjadi. Tetapi karena di Islam perempuan berharga lebih rendah daripada pria, jarang sekali ada empat pria yang bersedia bersaksi melawan pria lain untuk memberikan dukungan bagi pihak perempuan

      Perempuan yang mengaku bahwa mereka telah diserang secara sexual oleh seorang pria yang bukan suaminya, perempuan yang mengaku dirinya telah diperkosa, sama saja mengaku bahwa ia telah melakukan hubungan sex diluar nikah. Tanpa adanya empat orang pria yang mau menjadi saksi, — sekali lagi, empat orang pria yang mau menjadi saksi — maka serangan sexual tersebut akan dianggap sebagai perzinahan, dan sesuai dengan hukum yang berlaku, yang berzinah, harus dihukum mati.

      Dan di lain pihak, karena perempuan yang bertanggung jawab terhadap kesuciannya, meskipun terlihat sangat tidak adil, kenyataan yang terjadi adalah perempuanlah yang paling banyak dihukum atas kasus perzinahan, meskipun di mata kita kultur Barat, mereka hanyalah seorang korban serangan sexual.

      Ada ribuan, mungkin jutaan cerita seperti Zohreh & Azar, Sarah & Amina, serta Ayesha & Shamin dari berbagai penjuru dunia. Beberapa bahkan terjadi di Amerika Serikat, tetapi para pembela hak perempuan tidak melakukan apa-apa. Organisasi kemanusiaan tidak melakukan apa-apa. PBB juga tidak melakukan apa-apa… sementara itu para perempuan, gadis-gadis belia, para ibu, anak-anak perempuan dan bahkan cucu-cucu perempuan mereka mati satu per satu.

      Lahir sebagai perempuan di dunia Islam sama dengan terlahir sebagai kelas rendahan di bawah ajaran AlQuran. Lahir sebagai perempuan di dunia Islam, membuat anda belajar mengenai kematian di dalam kehidupan anda.

      Seiring dengan apa yang saya pelajari tentang Islam, gerakan radikal dan ancamannya terhadap peradaban Barat. Saya menjadi semakin yakin tiap-tiap hari bahwa para perempuan di lingkungan kitalah yang yang akan menjadi faktor utama dalam memotivasi gerakan melawan Islam.

      Saya hanya bisa berdoa bahwa hal ini akan terjadi secepat mungkin, karena saat ini kita sedang mengalami kekalahan demi kekalahan di medan tempur.

    • saya 6:41 am on 09/09/2012 Permalink | Reply

      surat al-kafirun.
      lakum diinukum wal liya diin – bagimu agamamu dan bagiku agamaku.

      • cak gimin 6:59 am on 09/09/2012 Permalink | Reply

        @camar: sebelumnya maaf jika ini tidak berkenan untuk anda, tapi sekiranya anda dapat membacanya agar anda tidak salah tafsir tentang islam dan tidak termakan oleh para pemfitnah islam. terimakasih.

        Sahih Bukhari: Volume 5, Book 59, Number 459:
        Dikisahkan oleh Ibn Muhairiz: Aku masuk ke dalam mesjid dan melihat Abu Khudri dan lalu duduk di sebelahnya dan bertanya padanya tentang coitus interruptus (Al-Azl). Abu berkata, “Kami pergi bersama Rasul Allah untuk Ghazwa (penyerangan terhadap) Banu Mustaliq dan kami menerima tawanan2 perang diantara para tawanan perang dan kami berhasrat terhadap para wanita itu dan sukar untuk tidak melakukan hubungan seksual dan kami suka melakukan coitus interruptus (=membuang sperma di luar vagina). Maka ketika kami bermaksud melakukan azl/coitus interruptus kami berkata: “Bagaimana kami dapat melakukan coitus interruptus tanpa menanyakan Rasul Allah yang ada diantara kita?” Kami bertanya padanya tentang hal ini dan dia berkata: “Lebih baik kalian tidak melakukan itu, karena jika jiwa (dalam hal ini jiwa bayi) manapun (sampai hari Kebangkitan) memang ditentukan untuk menjadi ada, maka jiwa itu pun akan ada.’”
        Sahih Bukhari: Volume 9, Book 93, Number 506:
        Dikisahkan oleh Abu Said Al-Khudri: Ketika dalam peperangan dengan Bani Al-Mustaliq, mereka (tentara Muslim) menangkap tawanan2 wanita dan ingin menyebuhi wanita2 itu tanpa membuat mereka hamil. Maka mereka (tentara Muslim) tanya pada Nabi tentang azl/coitus interruptus …
        JAWABAN:
        Hadits di atas memang berbicara mengenai hubungan seksual antara kaum muslimin dengan tawanan perang wanita namun kita harus menyadari bahwa ada dua hal yang menjadi persoalan disini, pertama benarkah hubungan seksual tersebut tanpa dilandasi pernikahan, kedua apa yang menyebabkan Abu Sa’id al khudri melakukan azl?.
        Pertama kita harus mengetahui bahwa perang bani musthaliq di mana peristiwa itu terjadi (Imam Muslim meriwayatkan kejadian tersebut terjadi ketika selesai perang bani musthaliq lihat kitab Shahih Muslim, kitab pernikahan hadits nomor 2599) kaum muslimin masih diperkenankan melakukan pernikahan mut’ah, yaitu pernikahan sementara yang dilakukan tidak lebih dari tiga hari .
        Diriwayatkan oleh Jabir bin ‘Abdullah dan Salama bin Al-Akwa’ : “Ketika kami berada dalam peperangan, Rasulullah Saw datang kepada kami, “Kamu telah diperbolehkan untuk melakukan nikah mut’ah, jadi lakukanlah. “Salama berkata : Rasulullah saw berkata:”Jika laki-laki dan wanita setuju melakukan nikah mut’ah pernikahan mereka berlangsung selama tiga malam, dan jika mereka suka untuk melanjutkan mereka dapat melakukannya, dan jika mereka mau berpisah mereka dapat melakukannya. (HR Bukhari 62:52)
        Akan tetapi jenis pernikahan ini kemudian dilarang oleh Rasulullah semenjak perang khaibar.
        Ali meriwayatkan pada waktu perang Khaibar, Rasulullah saw melarang nikah mut’ah (HR Bukhari 59:527)
        Perang terhadap bani musthaliq memang terjadi sebelum perang khaibar dari sinilah kita dapat menyimpulkan mengapa Abu sa’id al khudri melakukan azl, yaitu dikarenakan tawanan perang tersebut beliau nikahi secara sementara, sehingga dia tidak ingin pernikahan sementara tersebut berbuntut terhadap kelahiran seorang anak yang mengakibatkan munculnya beban dan tanggungjawab baru terhadap dirinya dan wanita tawanan perang tersebut.
        ONANISME dalam Bibel: “Penarikan penis dari vagina sebelum ejakulasi” (Kamus “New Collins”). Istilah medisnya -”Coitus Interruptus”
        “Lalu berkatalah Yehuda kepada Onan (Adik Er), ‘Hampirilah istri kakakmu itu, kawinlah dengan dia … ‘
        Tetapi Onan tahu, bahwa bukan ia yang empunya keturunannya nanti (tidak dapat membawa namanya), sebab itu setiap kali ia menghampiri (berhubungan seksual dengan) istri kakaknya itu (Tamar), ia membiarkan maninya terbuang, supaya ia jangan memberi keturunan (nama) kepada kakak-nya.” (Kejadian 38: 8-9).
        Bagaimana sebenarnya status seorang tawanan perang yang statusnya bisa berubah menjadi budak dan bagaimana memperlakukannya? Dalil-dalil di bawah ini yang akan menjawab persepsi yang salah dari asumsi Kristen terhadap Islam dalam soal tawanan:
        QS. 4.24. dan (diharamkan juga kamu mengawini) wanita yang bersuami, kecuali budak-budak yang kamu miliki [282] (Allah telah menetapkan hukum itu) sebagai ketetapan-Nya atas kamu. Dan dihalalkan bagi kamu selain yang demikian [283] (yaitu) mencari isteri-isteri dengan hartamu untuk dikawini bukan untuk berzina. Maka isteri-isteri yang telah kamu ni’mati (campuri) di antara mereka, berikanlah kepada mereka maharnya (dengan sempurna), sebagai suatu kewajiban; dan tiadalah mengapa bagi kamu terhadap sesuatu yang kamu telah saling merelakannya, sesudah menentukan mahar itu [284]. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
        [282] Maksudnya : budak-budak yang dimiliki yang suaminya tidak ikut tertawan bersama-samanya. [283] Ialah : selain dari macam-macam wanita yang tersebut dalam ayat 23 dan 24 surat An Nisaa’. [284] Ialah : menambah, mengurangi atau tidak membayar sama sekali maskawin yang telah ditetapkan.
        SEBAB TURUNNYA AYAT: Muslim, Abu Daud, Tirmizi meriwayatkan dari Abu Said Al-Khudri, katanya, “Kami beroleh wanita-wanita tawanan dari Bani Authas yang masih mempunyai suami. Mereka tidak bersedia kami campuri disebabkan masih bersuami itu. Lalu kami tanyakan hal itu kepada Nabi saw., maka turunlah ayat, ‘Dan diharamkan mengawini wanita-wanita yang bersuami kecuali hamba sahaya yang menjadi milikmu.‘ (Q.S. An-Nisa 24) maksudnya kecuali yang diberikan Allah kepadamu sebagai orang-orang tawanan, maka dengan ayat itu halallah bagi kami kehormatan mereka.”
        Thabrani dari Ibnu Abbas mengetengahkan, katanya, “Ayat itu turun di waktu perang Hunain tatkala kaum muslimin diberi kemenangan oleh Allah di perang Hunain, mereka mendapatkan beberapa orang wanita dari kalangan Ahli Kitab yang masih mempunyai suami. Jika salah seorang di antara mereka hendak dicampuri maka jawabnya, ‘Saya ini bersuami’, maka turunlah ayat, ‘Dan diharamkan pula kamu mengawini wanita-wanita yang bersuami…’ sampai akhir ayat.” (Q.S. An-Nisa 24)
        Ibnu Jarir mengetengahkan dari Muammar bin Sulaiman, dari bapaknya, katanya, “Seorang laki-laki dari Hadramaut mengajukan soal, ‘Bagaimana bila suami-suami telah menetapkan maskawin lalu siapa tahu mereka ditimpa oleh kesulitan’, maka turunlah ayat, ‘Dan kamu tidak berdosa mengenai sesuatu yang telah saling kamu relakan, setelah mahar ditetapkan itu.’” (Q.S. An-Nisa 24)
        QS. 8.70. Hai Nabi, katakanlah kepada tawanan-tawanan yang ada di tanganmu: “Jika Allah mengetahui ada kebaikan dalam hatimu, niscaya Dia akan memberikan kepadamu yang lebih baik dari apa yang telah diambil daripadamu dan Dia akan mengampuni kamu”. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
        QS. 8.71. Akan tetapi jika mereka (tawanan-tawanan itu) bermaksud hendak berkhianat kepadamu, maka sesungguhnya mereka telah berkhianat kepada Allah sebelum ini, lalu Allah menjadikan(mu) berkuasa terhadap mereka. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
        Memang benar Islam mengajarkan boleh menikahi budak wanita dan status wanita tersebut tetap budak tangan kanan, namun Allah Azza wajalla lebih senang lagi terhadap orang yang membebaskan wanita tersebut dan menikahinya dan menjadikan statusnya menjadi istri bukan hanya seorang budak.
        Ada sebuah catatan yang harus dipahami bahwa di dalam Islam terdapat istilah “milkul yamin” yang artinya budak milik tangan kanan dan ini adalah istilah yang biasanya dikorelasikan dalam konteks hubungan seksual antara budak dan majikan, Quran selalu menggunakan istilah ini didalam korelasi hubungan seksual tersebut
        QS. 23:5-6. dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki (aumaamalakat aimaanuhum) ; maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela.
        QS.4.3. Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yang yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi : dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki (aumaamalakat aimaanukum). Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya.
        QS. 70.30. Dan orang-orang yang memelihara kemaluannya, kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak-budak yang mereka miliki (aumaamalakat aimaanuhum) , maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela.
        Dari sini kita harus membedakan istilah milkul yamin dengan istilah budak biasa dimana istilah milkul yamin tidak digunakan, yaitu dimana konteks korelasinya berbeda yaitu pada bukan pada konteks hubungan suami istri. Sebagai contoh istilah yang digunakan untuk menggambarkan kedudukan budak mukmin dengan wanita musyrik.
        QS.2.221. Dan janganlah kamu menikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak (amatun) yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka beriman.
        Quran menjelaskan bahwa milkul yamin adalah budak yang dinikahi atau dengan kata lain budak yang dalam konteks hubungan seksual sah secara hukum karena telah melalui proses pernikahan.
        QS. 4.24. dan (diharamkan juga kamu mengawini) wanita yang bersuami, kecuali budak-budak yang kamu miliki (Allah telah menetapkan hukum itu) sebagai ketetapan-Nya atas kamu. Dan dihalalkan bagi kamu selain yang demikian (yaitu) mencari isteri-isteri dengan hartamu untuk dikawini bukan untuk berzina. Maka isteri-isteri yang telah kamu nikmati (campuri) di antara mereka, berikanlah kepada mereka maharnya (dengan sempurna), sebagai suatu kewajiban; dan tiadalah mengapa bagi kamu terhadap sesuatu yang kamu telah saling merelakannya, sesudah menentukan mahar itu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
        At Tabarani meriwayatkan ayat ini turun pada waktu perang Hunain di mana kaum muslimin menang dan mendapatkan beberapa tawanan wanita, ketika akan dicampuri mereka menolak dengan alasan bersuami, lalu kaum muslimin bertanya mengenai hal ini kepada Rasulullah saw, lalu turun ayat ini, hadits yang sama diriwayatkan imam Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, dan An-Nasa’i.
        Quran dengan jelas menyatakan bahwa haram hukumnya menikahi wanita-wanita yang telah bersuami kecuali wanita yang telah menjadi tawanan perang, mengapa demikian karena wanita yang menjadi tawanan perang terputus hubungannya dengan suaminya karena posisi suaminya adalah sebagai musuh yang memerangi Islam dan kaum muslimin, selain daripada mereka termasuk golongan yang musyrik, dari sini juga dapat kita pahami bahwa yang dimaksud dengan “dicampuri” adalah menikahi mereka terlebih dahulu hal ini jelas dengan redaksi ayat diatas yang mengatakan:
        QS.4.24. dan (diharamkan juga kamu mengawini) wanita yang bersuami, kecuali budak-budak yang kamu miliki (Allah telah menetapkan hukum itu) sebagai ketetapan-Nya atas kamu.
        Ayat lain yang mempertegas diwajibkannya seorang majikan untuk menikahi budaknya sebelum berhubungan seksual dengannya adalah:
        QS. 4.25. Dan barangsiapa diantara kamu (orang merdeka) yang tidak cukup perbelanjaannya untuk mengawini wanita merdeka lagi beriman, ia boleh mengawini wanita yang beriman, dari budak-budak yang kamu miliki.
        Hadits mengenai pernikahan antara shafiyyah dan Rasulullah Saw juga memperkuat tentang pernikahan yang diwajibkan untuk menghalalkan hubungan suami istri antara budak dengan majikan:
        Diriwayatkan oleh Anas : “Rasulullah tinggal selama tiga malam antara khaibar dan madina dan telah menikahi shafiya. Aku mengundang kaum muslimin untuk menghadiri pesta pernikahan dan di sana tidak ada daging dan roti di dalam pesta tersebut, akan tetapi rasulullah memerintahkan Bilal untuk menggelar tatakan kulit yang di atasnya terdapat biji, mentega dan susu masam kental mengeringkan ditaruh. Kaum muslimin bertanya diantara diri mereka, “apakah Shafiyya akan menjadi salah satu ummul mukminin (istri Rasulullah) ataukah hanya menjadi budaknya saja” (Bukhari 59:524)
        Dalam hadits diatas para sahabat masih bertanya-tanya tentang kedudukan Shafiya, padahal nampak jelas bagi kita semua bahwa Rasulullah telah mengadakan pesta pernikahan antara dirinya dengan Shafiya. Jawabannya dari teka teki ini adalah walaupun telah dinikahi tidak ada kejelasan tentang status Shafiya sebagai Istri atau budak tangan kanan (milkul yamin), artinya pemahaman kaum muslimin pada waktu itu sejatinya adalah bahwa untuk menghalalkan hubungan seksual dengan budak harus dilakukan dengan terlebih dahulu melakukan proses pernikahan. Dari sini jelaslah bagi kita bahwa nikah hukumnya wajib terhadap budak sekalipun.
        Dan Islam menjadikan mereka memiliki beberapa hak yang menjamin mereka hidup dengan mulia bersama saudara-saudara mereka dan menjadikan mereka dimuliakan. Mereka juga memiliki hak-hak seperti manusia lainnya. Islam juga mengharamkan menzhalimi mereka dengan cara apapun dan memerintahkan para pemilik untuk tidak memberikan pekerjaan yang tidak sanggup mereka lakukan. Jika memang harus memberikan pekerjaan itu maka para pemilik harus membantu mereka.
        Rasul SAW bersabda:
        “Sesungguhnya saudara kalian itu adalah khawal (pembantu) kalian yang Allah jadikan mereka di bawah tangan kalian. Barangsiapa yang saudaranya berada di bawah tangannya, maka hendaklah memberinya makan dari apa yang dia makan dan hendaklah memberinya pakaian dari apa yang dia pakai, dan janganlah kalian membebani mereka dengan sesuatu yang tidak sanggup mereka kerjakan. Jika kalian membebani mereka, maka bantulah mereka.” (Shahih Bukhari)
        “Janganlah salah seorang dari kalian mengatakan: budak laki-lakiku dan budak perempuanku. Kalian, semua laki-laki adalah hamba Allah, dan kalian, semua perempuan adalah hamba Allah. Akan tetapi hendaklah mengatakan: ghulaamii (anak kecil laki-lakiku) dan jaariyatii (anak kecil perempuanku), fataaya (anak muda laki-lakiku) dan fataatii (anak muda perempuanku).” (Shahih Muslim)
        “Barangsiapa yang memukul seorang ghulam karena suatu batasan yang belum dia datangi, atau menamparnya, maka kafaratnya adalah memerdekakannya.” (Shahih Muslim)
        “Barangsiapa yang mengebiri budaknya maka kami akan mengebirinya.” (Sunan An-Nasa’i)
        “Barangsiapa yang membunuh budaknya, maka kami akan membunuhnya, dan barangsiapa yang memotong budaknya, maka kami akan memotongnya.” (Sunan Abu Daud dan At-Tirmidzi)
        QS.24.33. Dan budak-budak yang kamu miliki yang memginginkan perjanjian, hendaklah kamu buat perjanjian dengan mereka[1036], jika kamu mengetahui ada kebaikan pada mereka, dan berikanlah kepada mereka sebahagian dari harta Allah yang dikaruniakan-Nya kepadamu[1037].
        Catatan kaki: [1036]. Salah satu cara dalam agama Islam untuk menghilangkan perbudakan, yaitu seorang hamba boleh meminta pada tuannya untuk dimerdekakan, dengan perjanjian bahwa budak itu akan membayar jumlah uang yang ditentukan. Pemilik budak itu hendaklah menerima perjanjian itu kalau budak itu menurut penglihatannya sanggup melunasi perjanjian itu dengan harta yang halal.
        [1037]. Untuk mempercepat lunasnya perjanjian itu hendaklah budak- budak itu ditolong dengan harta yang diambilkan dari zakat atau harta lainnya.
        Hadist Nabi SAW yang lain juga mengatakan:
        “Jagalah shalat dan budak-budak kalian. Jagalah shalat dan budak-budak kalian.” (Sunan Ibnu Majah, Musnad Ahmad, Shahih Al-Jami’ 3873)

        islam tidak pernah menyarankan perbuatan yang hina seperti menggauli budak (milik sendiri) walaupun budak pada jaman itu adalah strata golongan sosial yang terendah. dan islam tidak pernah mengakui adanya perbedaan kasta dalam hidup manusia, karena semua manusia adalah sama dihadapan ALLAH, kecuali amal perbuatan mereka sendiri yang akan membedakannya. (menggauli budak adalah perbuatan yang hina pada waktu itu, ini adalah pendapat non muslim pada waktu itu dan bukan pendapat ISLAM karena ALLAH Yang Maha Suci tidak akan pernah mengijinkan umatNYA untuk melakukan perbuatan yang hina sekalipun kepada budak, karena menggauli budak tanpa adanya ikatan pernikahan sama dengan zina dan perkosaan dan itu lebih kejam dari pada memukul budak dan tidak memberi makan kepada budak, karena kesucian adalah sebagian dari harga diri ayng sangat dijunjung tinggi oleh setiap manusia).

        • wikki 12:32 pm on 09/09/2012 Permalink | Reply

          artinya bahwa benar adanya perlakuan ini dilakukan didepan mata nabi yang terhormat itu kan ??? menurut saudara apakah layak dilakukan hal hal seperti ini didepan utusan Allah????mengapa tidak mencoba mencari solusi ketika ada pertikayan .????

        • camar 1:34 pm on 09/09/2012 Permalink | Reply

          Siapapun yang yakin bahwa Qur’an tidak mengijinkan hubungan seks dengan tawanan wanita (budak2 seks) silakan baca tulisan ini dan silakan mencoba menyangkalnya. Aku tidak mengarang sendiri. Kalian semua bisa memeriksanya langsung dari sumber2 literatur Islam yang paling terpercaya. Qur’an, Hadis, dan Tafsir.

          Pertama-tama, mari kita simak ayat2 dalam Qur’an:

          Qur’an: Sura 4: (Al-Nikah), ayat: 24:

          Baca:
          Wal muhsanatu minal nisaai illa ma malakath aymanukum kathaballahi alaykum wa uhilla lakum ma waraa’a dzalikum an tabthaghoo bi amwalikum muhsineena ghyra mus’fiheena fama astamta’tum bihi minhunna fa’aatoohunna ujoorahunna fareedhathan wala junaha alaikum feema taradhaytum bihi min ba’di-l fareedhati innallaha kana aleeman hakeema(n)

          Artinya:
          Juga (dilarang bagimu) wanita2 yang telah menikah, kecuali mereka (budak2) yang dimiliki tangan kananmu. Demikian Allah telah memerintahkan padamu. Wanita2 lainnya adalah halal bagimu, jika kau memberi mereka (mahar) dari harta milikmu, menginginkan kesucian, dan bukan perzinahan. Maka dari antara wanita2 itu yang kau telah kau nikmati, berilah mereka maharnya, tapi jika kau ingin (memberi lebih banyak) dari kewajiban mahar (yang telah ditetapkan), maka hal itu bukanlah dosa bagimu. Sungguh benar, Allah itu Maha Mengetahui, Maha Bijaksana.

          Apakah kau bisa mengerti betul duduk perkara ayat di atas? Arti sebenarnya ayat ini sukar dimengerti karena tampaknya dari luar hanya bicara tentang perkawinan saja. Karena itulah, perlu sumber Islam lain untuk benar2 mengerti makna ayat ini. Muslim tidak akan mau menerima tafsir di luar sumber Islam. Karenanya, kita periksa arti ayat ini dari literatur Islam itu sendiri.
          Tafsir Ahli Islam Terkemuka Ibn Kathir

          Mari kita lihat Tafsir Qur’an dari ahli Islam terkemuka Ibn Kathir:

          Baca:
          Wa qoulahu Ta’ala, “Wal Muhsannatu min’nisaei illa ma malakath aimanukum” ai wa hurrima alaikum minal ajnabiyyatil muhsanati wahiyal muzawwajati.

          Ayat ini berarti:
          Juga (diharamkan) wanita2 yang telah menikah, kecuali yang dimiliki tangan kananmu, kau dilarang untuk menikahi wanita2 yang telah menikah.

          Baca:
          Illa ma malakat aymanukum yae’nee illa malaktumoohunna bilsabei fa innahu yahillu lakum wathoofoona idzastraetumoohun. Fainnal aayata nazzalath fee dzalik. Wa qala al Imam ahmed, haddathna AbdalRazzaq akhbarna Sufyana huwa thouriee an uthmanal batiyy an Abil Khaleela an Abee Saeedil Khudri qala asabna sab’an min sabe’ei outas walahunna azwajan fakarihna an naqa alaihinna walahunna azwaja fa as’alna al nabee swallallahu alaihi wa’aalihee wasallama fanazzalat hazihil aaya”

          Terjemahan:
          (Kecuali yang dimiliki tangan kananmu) kecuali wanita2 yang kau dapatkan dalam perang, karena halal bagimu wanita2 tersebut setelah yakin mereka tidak sedang hamil. Imam Ahmad mencatat bahwa Abu Sa`id Al-Khudri berkata, “Kami menangkap beberapa wanita dari daerah Awtas yang telah menikah, dan kami tidak ingin berhubungan seks dengan mereka karena mereka telah bersuami. Jadi, kami bertanya pada sang Nabi tentang hal ini, dan inilah ayat yang diwahyukan:

          Baca:
          Wal muhsanatu minal nisaei illa ma malakat aimanukum “Fastahlala fa zoujahunna” wa hakaza rawahu tirmizee an Ahmed bin manee an husham warawahul Nasaee min hadeethi Sufyanathouri wa shuebatu banil hajjaju thatathathuhum an Uthmana wa warahu Ibn Maja min hadeethi Ash’ath bin siwar an Uthman wa rawahu Muslim fee saheehihi”

          Terjemahan:
          (Juga (diharamkan bagimu) wanita2 yang telah menikah, kecuali wanita2 yang dimiliki tangan kananmu). Dengan demikian, kami lalu berhubungan seks dengan wanita2 itu.” (Terjemahan lain adalah: akibat dari ayat ini, istri2 para kafir jadi halal bagi kami). Keterangan ini dicatat pula oleh At-Tirmidhi An-Nasa’i, Ibn Jarir dan Muslim dalam hadis Sahihnya.

          Mari kita baca semuanya untuk benar-benar mengerti keadaan yang sebenarnya.

          Ayat ini berarti:
          Juga (diharamkan bagimu) wanita2 yang telah menikah, kecuali yang dimiliki tangan kananmu), kau dilarang menikahi wanita2 yang telah menikah, kecuali yang dimiliki tangan kananmu) kecuali wanita2 yang kau tawan dalam perang, karena halal bagimu wanita2 itu setelah yakin mereka tidak sedang hamil. Imam Ahmad mencatat bahwa Abu Sa`id Al-Khudri berkata, ““Kami menangkap beberapa wanita dari daerah Awtas yang telah menikah, dan kami tidak ingin berhubungan seks dengan mereka karena mereka telah bersuami. Jadi, kami bertanya pada sang Nabi tentang hal ini, dan inilah ayat yang diwahyukan: Juga (haram bagimu) wanita2 yang telah menikah, kecuali wanita2 yang dimiliki tangan kananmu). Dengan demikian, kami lalu berhubungan seks dengan wanita2 ini.” (Terjemahan lain adalah: akibat dari ayat ini, istri2 para kafir jadi halal bagi kami). Keterangan ini dicatat pula oleh At-Tirmidhi An-Nasa’i, Ibn Jarir dan Muslim dalam hadis Sahihnya.

          Melalui ayat ini muncullah ketetapan Allah yang Maha Kuasa untuk memperkosa wanita2 yang telah menikah dan jadi tawanan Muslim. Inilah perintah illahi yang menghalalkan perzinahan dan perkosaan.
          Hadis-hadis yang Mendukung

          Mari kita lihat pula hadis2 yang berhubungan dengan ayat Q 4:24
          Sahih Muslim, bab 29:
          Judul: Adalah halal untuk berhubungan seks dengan wanita tawanan perang setelah yakin dia tidak sedang datang bulan atau hamil. Jika wanita itu memiliki suami, maka perkawinannya dibatalkan setelah dia menjadi tawanan perang.

          Sahih Muslim, buku 008, nomer 3432:
          Abu Sa’id al-Khudri (semoga Allah berkenan terhadapnya) melaporkan bahwa di Perang Hunain, Sang Rasul Allah (semoga damai menyertainya) mengirim pasukan ke Autas dan menghadapi musuh dan berperang melawan mereka. Setelah mengalahkan musuh dan menangkap tawanan2 perang, para sahabat Rasul Allah (semoga damai menyertainya) ragu2 untuk berhubungan seks dengan tawanan2 wanita karena suami2 kafirnya. Maka Allah, yang Maha Tinggi, mengirimkan ayat ini: “Dan wanita2 yang telah menikah, kecuali yang dimiliki tangan kananmu (Qur’an 4:24)” (artinya: wanita2 tersebut halal untuk disetubuhi Muslim setelah selesai masa ‘Idda).

          Sahih Muslim, buku 008, nomer 3433:
          Abu Sa’id al-Khudri (semoga Allah berkenan terhadapnya) melaporkan bahwa Rasul Allah (semoga damai menyertainya) mengirim sepasukan kecil. Isi hadis selebihnya adalah sama, kecuali dia berkata: Kecuali yang dimiliki tangan kananmu; selebihnya adalah haram bagimu; dan dia juga tidak mengatakan kalimat berikut “saat masa ‘Idda telah usai.” Hadis ini dilaporkan atas ijin AbuSa’id (al-Khudri) (semoga Allah berkenan terhadapnya) melalui mata rantai lainnya dan kalimatnya berbunyi demikian: Mereka menangkap tawanan2 (wanita) di hari penyerangan Autas dan wanita2 itu telah bersuami. Mereka takut (untuk berhubungan seks dengan mereka) sampai diturunkan ayat ini: “Dan wanita2 yang telah menikah, kecuali wanita2 yang dimiliki tangan kananmu” (Qur’an 4: 24)

          Sunnan Abu Dawud, Volume 2, Nomer 2150:
          Abu Said al-Khudri berkata:
          “Rasul Allah mengirim tentara ke Awtas sewaktu terjadi Perang Hunain. Mereka bertemu musuh dan berperang melawannya. Mereka mengalahkan mereka dan menangkap tawanan2 perang. Beberapa sahabat sang Rasul Allah ragu2 untuk berhubungan seks dengan tawanan2 wanita di hadapan para suami mereka yang kafir. Maka Allah, yang Maha Mulia, mengirimkan ayat Qur’an, “Dan semua wanita2 yang telah menikah (haram) bagimu, kecuali (tawanan2) wanita yang dimiliki tangan kananmu.” Dan ini berarti, para wanita tersebut halal bagi mereka setelah selesai masa tunggu. [ayat Qur’an 4:24]

          Tiga hadis sahih di atas berisi hal yang serupa tentang kejadian saat Q 4:24 diwahyukan. Ayat ini khusus diturunkan ketika tentara2 Muslim menangkap wanita2 kafir dan suami mereka saat itu masih hidup. Para tentara “suci” ini ragu2 untuk berhubungan seks di hadapan suami2 para wanita tersebut. (Mereka masih hidup dan diikat sebagai tawanan). Tentara2 Muslim ingin ngeseks dengan wanita2 tersebut di hadapan suami2 mereka…! Tapi..! Tunggu dulu; marilah bicarakan hal ini dengan sang nabi suci Muhammad. Dengan seketika Allah buru2 memuaskan nafsu seks para jihadis suciNya, menghalalkan segala keinginan seks yang mereka dambakan. Allah, Tuhan yang maha pengampun, berkata masa bodoh dengan suami2 kafir tersebut, kau wahai jihadis2 suciKu, silakan ngeseks dengan istri2 mereka tanpa ragu. Dengan turunnya ijin Allah ini, maka para jihadis suci lalu memperkosa wanita2 itu dengan teknik azl (= coitus interruptus = cabut penis dari tubuh wanita saat mengeluarkan sperma).
          Tentara Muslim dan Perkosaan

          Para tentara Muslim pun harus konsultasi lagi dengan Nabi mereka sebelum melakukan azl, tapi bukan karena alasa moral…! Yang mereka inginkan hanyalah ngeseks tanpa membuat wanita2 malang itu hamil, karena kalau hamil, maka harga wanita2 itu jadi murah di pasar budak.

          Sahih Bukhari, Volume 3, buku 34, nomer 432:
          Dikisahkan oleh Abu Said Al-Khudri:
          Tatkala sedang duduk bersama Rasul Allah, dia berkata, “Wahai Rasul Allah! Kami mendapat tawanan2 wanita sebagai bagian jarahan perang, dan kami tertarik akan harga mereka, apa pendapatmu tentang azl?” Sang Nabi berkata, “Apakah kau benar2 melakukan hal itu? Sebaiknya tidak usah. Jika Allah telah menetapkan jiwa (bayi), maka jiwa itu akan tetap lahir.”

          Hal ini diucapkan Muhammad karena seringkali setelah melakukan azl sekalipun, wanita2 itu tetap saja hamil. Cairan yang keluar dari penis sebelum benar2 ejakulasi (pre-ejaculation seminal fluid) sekalipun tetap mengandung sperma. Karena itulah, sang Nabi suci Islam mengatakan pada para Muslim sebaiknya mereka menikmati kegiatan seks itu sepenuhnya dan tidak perlu repot2 ber-azl ria.
          Kesimpulan

          Perzinahan dan perkosaan merupakan perintah Illahi dalam Islam. Qur’an 4:24 merupakan bukti akan hal ini.

      • wikki 12:25 pm on 09/09/2012 Permalink | Reply

        ayat ini diturunkan ketika islam masih sedikit tetapi ketika sudah merasa banyak ???? bunuhlah kafir disekitarmu ..

        • SERBUIFF 11:49 am on 18/09/2012 Permalink | Reply

          ah nggak juga, teman2 gue banyak yg kafir,,,,nggak aku bunuh tuh…

      • wikki 12:28 pm on 09/09/2012 Permalink | Reply

        ayat ini diturunkan ketika islam masih sedikit tetapi ketika sudah merasa banyak ???? bunuhlah kafir disekitarmu .

        • cak gimin 1:53 pm on 09/09/2012 Permalink | Reply

          @wiki:
          sepertinya anda belum membaca tulisan saya secara detail, maaf jika saya salah.

          @camar:
          skali lagi yang saya tulis diatas hanya menegaskan bahwa islam tidak memperbolehkannya hubungan sex bebas dan semena2 terhadap budak, melainkan dengan ikatan perkawinan. dan anda harus cermat dalam hadist dan ayat 2 tersebut.

          saudara camar, sekiranya anda harus menengok lagi hadist yang anda suguhkan tentang perbudakan dan perhatikan sekali lagi hadist2 tersebut dengan cermat. bukankah hadist2 anda yang muat mengandung frasa “…dimiliki tangan kananmu”.
          apakah anda tidak menyadarinya?

          dan apakah anda tahu apa artinya itu? budak milik tangan kanan atau disebut juga “mikul yamin”yang artinya budak milik tangan kanan dan budak mikul yamin ini adalah budak yang sudah terikat dengan tali perkawinan.
          hal ini dipertegas pada:
          QS. 4.25. Dan barangsiapa diantara kamu (orang merdeka) yang tidak cukup perbelanjaannya untuk mengawini wanita merdeka lagi beriman, ia boleh mengawini wanita yang beriman, dari budak-budak yang kamu miliki.

          dan budak2 yang telah dikawini inilah yang disebut dengan budak “MIKUL YAMIN”.

          sedangkan dalam perbudakan dalam peperangan diperlakukan istilah nikah mut’ah.
          pernikahan mut’ah, yaitu pernikahan sementara yang dilakukan tidak lebih dari tiga hari .
          dan tidak adanya paksaan, karena jika kedua belah pihak setuju pernikahan ini dapat diperpanjang.

          terimakasih.

          • camar 2:06 pm on 09/09/2012 Permalink | Reply

            terimakasih sebelumnya sdr cak gimin yang ingin saya tanyakan disini ..apakah sdr mencoba mengatakan bahwa mariya pembatu hafsa itu benar dikawini oleh muhammad sebelum di tiduri.????

            • cak gimin 2:47 pm on 09/09/2012 Permalink | Reply

              @camar: jababan saya adalah iya. maaf jika jawaban saya salah menurut anda. trimakasih.

              • camar 4:36 pm on 09/09/2012 Permalink | Reply

                kapan dinikahi sehingga halal baginya …mangapa hafsah sampai marah ketika hafsah melihat kejadian itu??? mengapa muhammad sampai bersumpah tidak melakukanya lagi ..walaupun tiba tiba kemudian sumpahnya dibatalkan sama allah??? mengapa dengan kejadian ini istri muhammad yang lain sampai marah/?? kemudian diancam sama muhammad di ceraikan????

                • cak gimin 5:28 pm on 09/09/2012 Permalink | Reply

                  @camar:
                  mariya dinikahi nabi Muhammad sekitar pada tahun 7 H.
                  lalu mengapa hafsah marah, mengapa Muhammad bersumpah? mengapa pula sumpahnya dibatalkan oleh ALLAH?
                  untuk jabwaban pertanyaan anda, lebih rincinya silahkan anda berkunjung kesini:
                  http://reviewofreligions.blogspot.com/2012/07/menanggapi-isu-seputar-nabi-muhammad.html

                  trimakasih.

                  • wikki 5:42 pm on 09/09/2012 Permalink | Reply

                    tetap tidak disebutkan disana kapan menikah nya dikamar kosong berduaan.???? apa tidak janggal????rumah kosong ???? dimalam giliran hafsyah ??? secara logika mengapa muhammad terlabih dahulu menyurh hafsah menemui ayahnya diladang yang alasanya lagi dipanggil… tetapi ternyata ayah hafsah tidak lagi memerlulan hafsah …yang nota bene ayah hafsah lagi sibuk mengintip istri 2 nabi yang lagi bab apakah tidak pakai hijab…maaf hal ini sudah di rekor oleh hadis

                    • cak gimin 6:01 pm on 09/09/2012 Permalink | Reply

                      @wiki:
                      saudara wiki…alangkah senangnya saya jika anda mau meninjau kembali dasar hadist yang anda gunakan tentang nabi muhammad yang menyuruh hafsah menemui ayahnya juga ayah hafsah yang lagi mengintip istri2 nabi. apakah hadist tersebut shokeh atau tidak. karena menurut saya mengacu pada para ahli hadist, hadist2 kisah tersebut adalah do’if alias tidak bisa dipercaya, karena syarat2 untuk menjadi hadist shokeh tidaklah lengkap, karena inilah cara2 orang munafik (musuh nabi) jaman dulu dengan membuat hadist2 palsu untuk memfitnah nabi sehingga dapat menimbulkan pertentangan untuk merusak islam. jika hadist ini shokeh pastilah sudah sejak jaman dulu islam sudah berpolemik karena hal seperti ini adalah hal yang kridibel bagi sosok seorang pemimpin.
                      dan himbauan untuk saya kepada anda ,sebelum anda mencantumkan sebuah hadist sebaiknya anda menelusuri sendiri apakah hadist tersebut shokeh atau tidak, karena banyak teman2 kristen yang tidak memperhatikan ini sehingga tanpa mereka sadari mereka banyak mengutarakan hadist2 do’if pada sebuah diskusi. tetapi saya dapat memakluminya karena belajar menafsirkan hadist tidaklah semudah membalikkan tangan.
                      trimakasih.

                      • wikki 3:23 am on 10/09/2012 Permalink

                        benar sdr cak gimin …rasanya kurang sopan apabila saya tidak mencantumkan wahyu yang berkaitan dengan peristiwa ini…tapi sebelumnya perlu rasanya kita mengetahui latar belakang turunya sebuah wahyu mengapa sampai turun wahyu contoh…(Q 33:59).
                        Hai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha pengampun lagi Maha penyayang.

                        Sahih Bukhari Volume 8, Book 74, Number 257:
                        Dikisahkan oleh ‘Aisha: ‘Umar bin Al-Khattab berkata pada Rasul Allah, “Suruh istri-istrimu berkerudung.” Tapi sang Nabi tidak melakukan hal itu. Istri-istri sang nabi terbiasa buang hajat di malam hari di satu tempat yang bernama Al-Manasi’. Suatu saat, Saodah, anak perempuan Sam’a, istri nabi yang kedua, pergi buang hajat. Dia adalah perempuan yang tinggi besar. ‘Umar bin Al-Khattab melihatnya saat Saodah buang hajat dan berkata, “Aku tahu itu eQ 33:59. (Al-Hijab; pengerudungan seluruh bagian tubuh termasuk mata). (Lihat Hadis nomer 148, volume 1)
                        .Qur’an 33:32 Hai istri-istri Nabi, kamu sekalian tidaklah seperti wanita yang lain, jika kamu bertakwa. Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya, dan ucapkanlah perkataan yang baik,
                        Q 33:50
                        Hai Nabi, sesungguhnya Kami telah menghalalkan bagimu istri-istrimu yang telah kamu berikan mas kawinnya dan hamba sahaya yang kamu miliki yang termasuk apa yang kamu peroleh dalam peperangan yang dikaruniakan Allah untukmu, dan (demikian pula) anak-anak perempuan dari saudara laki-laki bapakmu, anak-anak perempuan dari saudara perempuan bapakmu, anak-anak perempuan dari saudara laki-laki ibumu dan anak-anak perempuan dari saudara perempuan ibumu yang turut hijrah bersama kamu dan perempuan mukmin yang menyerahkan dirinya kepada Nabi kalau Nabi mau mengawininya, sebagai pengkhususan bagimu, bukan untuk semua orang mukmin. Sesungguhnya Kami telah mengetahui apa yang Kami wajibkan kepada mereka tentang istri-istri mereka dan hamba sahaya yang mereka miliki supaya tidak menjadi kesempitan bagimu. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang
                        Q 66:1 dan 66:2 66;3 DIWAHYUKAN
                        Hai Nabi, mengapa kamu mengharamkan apa yang Allah menghalalkannya bagimu; kamu mencari kesenangan hati istri-istrimu? Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang
                        Sesungguhnya Allah telah mewajibkan kepada kamu sekalian membebaskan diri dari sumpahmu; dan Allah adalah Pelindungmu dan Dia Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana
                        Dan ingatlah ketika Nabi membicarakan secara rahasia kepada salah seorang dari istri-istrinya (Hafshah) suatu peristiwa. Maka tatkala (Hafshah) menceritakan peristiwa itu (kepada Aisyah) dan Allah memberitahukan hal itu (semua pembicaraan antara Hafshah dengan Aisyah) kepada Muhammad lalu Muhammad memberitahukan sebagian (yang diberitakan Allah kepadanya) dan menyembunyikan sebagian yang lain (kepada Hafshah). Maka tatkala (Muhammad) memberitahukan pembicaraan (antara Hafshah dan Aisyah) lalu Hafshah bertanya: “Siapakah yang telah memberitahukan hal ini kepadamu?” Nabi menjawab: “Telah diberitahukan kepadaku oleh Allah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal”.Q 66:5
                        Jika Nabi menceraikan kamu, boleh jadi Tuhannya akan memberi ganti kepadanya dengan istri-istri yang lebih baik daripada kamu, yang patuh, yang beriman, yang taat, yang bertobat, yang mengerjakan ibadah, yang berpuasa, yang janda dan yang perawan.

                        Pesan ini bagaikan hukuman mati bagi para istri nabi yang ketakutan. Diceraikan bisa berarti mati kelaparan karena tiada pria yang boleh mengawini istri Nabi berdasarkan ayat terdahulu. Sang nabi lalu melanjutkan:
                        Q 66:10, 11
                        [10] Allah membuat istri Nuh dan istri Lut perumpamaan bagi orang-orang kafir. Keduanya berada di bawah pengawasan dua orang hamba yang saleh di antara hamba-hamba Kami; lalu kedua istri itu berkhianat kepada kedua suaminya, maka kedua suaminya itu tiada dapat membantu mereka sedikit pun dari (siksa) Allah; dan dikatakan (kepada keduanya); “Masuklah ke neraka bersama orang-orang yang masuk (neraka)”.
                        [11] Dan Allah membuat istri Firaun perumpamaan bagi orang-orang yang beriman, ketika ia berkata: “Ya Tuhanku, bangunlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam surga dan selamatkanlah aku dari Firaun dan perbuatannya dan selamatkanlah aku dari kaum yang lalim”,
                        Q 4:34Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka). Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya, maka nasihatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka menaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar
                        Bukhari: Volume 3, Buku 43, Nomer 648:
                        Sang Nabi tidak mengunjungi istri-istrinya karena Hafsa membocorkan rahasia kepada ‘Aisha, dan sang Nabi berkata bahwa dia tidak akan mengunjungi para istrinya selama sebulan karena dia marah pada mereka ketika Allah membatalkan sumpahnya untuk tidak menyentuh Maria lagi.”
                        sdr cak gimin dengan turunya ayat ayat diatas kita sudah pasti tahu ada apa sehingga turun wahyu wahyu diatas yang tak perlu lagi penafsiran ..terima kasih maaf sebelumnya…wassalam

                    • cak gimin 5:03 pm on 10/09/2012 Permalink | Reply

                      @wiki:
                      saudara wiki yang saya hormati…..
                      trimaksih atas tanggapannya.
                      dan ijinkan saya sedikit saja menanggapi tentang ini:

                      Pesan ini bagaikan hukuman mati bagi para istri nabi yang ketakutan. Diceraikan bisa berarti mati kelaparan karena tiada pria yang boleh mengawini istri Nabi berdasarkan ayat terdahulu.

                      saudara wiki:
                      1. alasan mengapa istri nabi tidak boleh kawin lagisetelah nabi wafat adalah:
                      AL Ahzab (33):6
                      Nabi itu (hendaknya) lebih utama bagi orang-orang mukmin dari diri mereka sendiri dan istri-istrinya adalah ibu-ibu bagi mereka (Wa ajzwajuhun umahatukum)

                      sebab-musabab istri-istri nabi saw tidak menikah lagi setelah wafat beliau (saw) di karenakan alasan bahwa mereka adalah ibu-ibu kaum Mukminun. Dan adalah haram hukumnya menikahi ibu-ibu kita.

                      2. saya kira saya kurang setuju jika anda mengatakan bahwa jika istri2 nabi dicerai oleh nabi mereka akan takut mati kelaparan, karena hidup nabi waktu itu sangatlah sederhana dan miskin serta tidak bergelimbang harta. jadi tidak ada alasan bagi mereka untuk takut miskin setelah dicerai nabi.

                      silahkan anda baca disini, tentang kesederhanan nabi yang miskin.

                      http://cara-muhammad.com/kisah/kesederhanaan-rasulullah-saw/

                      http://cara-muhammad.com/kisah/aku-hanyalah-bendahara/

                      http://cara-muhammad.com/kisah/rasulullah-dan-batu-kerikil/

                      https://erzal.wordpress.com/2012/08/30/ayat-paling-ngaco-yoh-1-1-16/?replytocom=11427#respond

                      demikan sedikit tambahan dari saya, dan maaf jika anda tidak berkenan.
                      terimakasih.

                      • cak gimin 5:27 am on 11/09/2012 Permalink

                        @wiki:
                        saudara wiki yang saya hormati…..
                        trimaksih atas tanggapannya.
                        dan ijinkan saya sedikit saja menanggapi tentang ini:

                        Pesan ini bagaikan hukuman mati bagi para istri nabi yang ketakutan. Diceraikan bisa berarti mati kelaparan karena tiada pria yang boleh mengawini istri Nabi berdasarkan ayat terdahulu.

                        saudara wiki:
                        1. alasan mengapa istri nabi tidak boleh kawin lagisetelah nabi wafat adalah:
                        AL Ahzab (33):6
                        Nabi itu (hendaknya) lebih utama bagi orang-orang mukmin dari diri mereka sendiri dan istri-istrinya adalah ibu-ibu bagi mereka (Wa ajzwajuhun umahatukum)

                        sebab-musabab istri-istri nabi saw tidak menikah lagi setelah wafat beliau (saw) di karenakan alasan bahwa mereka adalah ibu-ibu kaum Mukminun. Dan adalah haram hukumnya menikahi ibu-ibu kita.

                        2. saya kira saya kurang setuju jika anda mengatakan bahwa jika istri2 nabi dicerai oleh nabi mereka akan takut mati kelaparan, karena hidup nabi waktu itu sangatlah sederhana dan miskin serta tidak bergelimbang harta. jadi tidak ada alasan bagi mereka untuk takut miskin setelah dicerai nabi.

                        silahkan anda baca disini, tentang kesederhanan nabi yang miskin.

                        http://cara-muhammad.com/kisah/kesederhanaan-rasulullah-saw/

                        http://cara-muhammad.com/kisah/aku-hanyalah-bendahara/

                        http://cara-muhammad.com/kisah/rasulullah-dan-batu-kerikil/

                        https://erzal.wordpress.com/2012/08/30/ayat-paling-ngaco-yoh-1-1-16/?replytocom=11427#respond

                        demikan sedikit tambahan dari saya, dan maaf jika anda tidak berkenan.
                        terimakasih.

                    • cak gimin 6:59 am on 12/09/2012 Permalink | Reply

                      @wiki:

                      saudara wiki yang saya hormati…..
                      trimaksih atas tanggapannya.
                      dan ijinkan saya sedikit saja menanggapi tentang ini:

                      Pesan ini bagaikan hukuman mati bagi para istri nabi yang ketakutan. Diceraikan bisa berarti mati kelaparan karena tiada pria yang boleh mengawini istri Nabi berdasarkan ayat terdahulu.

                      saudara wiki:
                      1. alasan mengapa istri nabi tidak boleh kawin lagisetelah nabi wafat adalah:
                      AL Ahzab (33):6
                      Nabi itu (hendaknya) lebih utama bagi orang-orang mukmin dari diri mereka sendiri dan istri-istrinya adalah ibu-ibu bagi mereka (Wa ajzwajuhun umahatukum)

                      sebab-musabab istri-istri nabi saw tidak menikah lagi setelah wafat beliau (saw) di karenakan alasan bahwa mereka adalah ibu-ibu kaum Mukminun. Dan adalah haram hukumnya menikahi ibu-ibu kita.

                      2. saya kira saya kurang setuju jika anda mengatakan bahwa jika istri2 nabi dicerai oleh nabi mereka akan takut mati kelaparan, karena hidup nabi waktu itu sangatlah sederhana dan miskin serta tidak bergelimbang harta. jadi tidak ada alasan bagi mereka untuk takut miskin setelah dicerai nabi.

                      silahkan anda baca disini, tentang kesederhanan nabi yang miskin.

                      http://cara-muhammad.com/kisah/kesederhanaan-rasulullah-saw/

                      http://cara-muhammad.com/kisah/aku-hanyalah-bendahara/

                      http://cara-muhammad.com/kisah/rasulullah-dan-batu-kerikil/

                      demikan sedikit tambahan dari saya, dan maaf jika anda tidak berkenan.
                      terimakasih.

                    • cak gimin 7:04 am on 12/09/2012 Permalink | Reply

                      @wiki:
                      saudara wiki yang saya hormati…..
                      trimaksih atas tanggapannya.
                      dan ijinkan saya sedikit saja menanggapi tentang ini:

                      Pesan ini bagaikan hukuman mati bagi para istri nabi yang ketakutan. Diceraikan bisa berarti mati kelaparan karena tiada pria yang boleh mengawini istri Nabi berdasarkan ayat terdahulu.

                      saudara wiki:
                      1. alasan mengapa istri nabi tidak boleh kawin lagisetelah nabi wafat adalah:
                      AL Ahzab (33):6
                      Nabi itu (hendaknya) lebih utama bagi orang-orang mukmin dari diri mereka sendiri dan istri-istrinya adalah ibu-ibu bagi mereka (Wa ajzwajuhun umahatukum)

                      sebab-musabab istri-istri nabi saw tidak menikah lagi setelah wafat beliau (saw) di karenakan alasan bahwa mereka adalah ibu-ibu kaum Mukminun. Dan adalah haram hukumnya menikahi ibu-ibu kita.

                      2. saya kira saya kurang setuju jika anda mengatakan bahwa jika istri2 nabi dicerai oleh nabi mereka akan takut mati kelaparan, karena hidup nabi waktu itu sangatlah sederhana dan miskin serta tidak bergelimbang harta. jadi tidak ada alasan bagi mereka untuk takut miskin setelah dicerai nabi.

                      demikan sedikit tambahan dari saya, dan maaf jika anda tidak berkenan.
                      terimakasih.

                      • wikki 4:22 pm on 18/09/2012 Permalink

                        terimakasih sebelumnya sdr cak gimin yang terhomat maaf bila saya tidak segera merespon .tulisan sdr kaerena kesibukan keluar kota saat ini sangatlah mendesak .dari urayan sdr saya faham dengan tulisan sdr .. hanya saja ada selalu pertanyaan yang selalu mengganjal
                        bahwa agama mengatakan bahwa manusia semua sama di mata Tuhan .. dan muhammad mengawini janda janda ..tetapi ketika untuk hal janda muhammad mengapa justru turun ayat ayat diatas???
                        maaf bila tidak berkenan ..demikian..

                      • cak gimin 12:02 am on 10/10/2012 Permalink

                        @wiki:
                        sebelumnya saudara wiki..sepertinya saya terselip akan tanggapan anda ini, sekali lagi maafkan saya.
                        saudara wiki…..
                        setiap ayat Al-Quran yang menerangkan tentang suatu hukum ada asbabun nuzulnya. dan tidak hanya persoalan janda nabi Muhammad saja, semua permasalahan yang pelik dan rumit waktu itu diselesaikan dengan turunnya ayat. sekali lagi saudara wiki, jika ada ayat yang turun saat ada permasalahan dengan janda Nabi waktu itu, itu bukanlah rekayasa, karena menurut saya secara global ayat2 Al-Quran berisi kandungan yang diluar nalar manusia waktu itu, seperti ayat2 sains misalnya tentang bumi itu bulat dan juga masalah gunung2 sebagai pasak dari bumi. simpel saja, tidak mungkin pada waktu itu ada manusia yang sudah bisa menemukan hal seperti itu secara sains.

                        sekian dari saya, mohon maaf jika ada yang tidak berkenan dihati anda dan trimakasih.

          • wikki 4:53 pm on 09/09/2012 Permalink | Reply

            terimakasih sebelumnya sdr cak gimin….tetapi ada yang ganjil yang kita temukan disini… biasanya dalam hal pernikahan pastilah ada yang namanya mahar….tetapi dalam hal ini adakah pernah disebutkan mahar///?? kemudian saksi dari pihak perempuan pernahkah dalam hal melakukan nikah MIKUL YAMIN dan nikah mut ;ah dihadirkan saksi /??? dalam hal pernikahan adalah membanhgun rumah tangga yang baru antara wanita dan pria artinya adalah menjalani hidup bersama dimasa yang akan datang ..dalam hal ini apakah sebagai seorang tawaan wanita atau budak ..adakah pilihan untuk menolak diberikan kapada mereka????? maaf sebelumnya terima kasih..

            • cak gimin 6:30 pm on 09/09/2012 Permalink | Reply

              @wiki:
              saudara wiki…secara otomatis pernikahan dalam islam dapat dikatakan syah apabila sudah memenuhi rukun dan syarat pernikahan itu sendiri.

              dalam islam rukun pernikahan ada 5, yakni:
              RUKUN PERKAWINAN.

              Calon mempelai pria dan wanita
              Wali dari calon mempelai wanita
              Dua orang saksi (laki-laki)
              Ijab Yaitu ucapan penyerahan calon mempelai wanita dari walinya

              atau wakilnya kepada calon mempelai pria untuk dinikahi

              Qabul yaitu ucapan penerimaan pernikahan dari calon mempelai pria / walinya

              untuk saksi:

              dua orang laki laki
              beragama islam
              sudah dewasa
              hadir dalam upacara akad perkawinan
              dapat mengeti maksud akad perkawinan

              (saksi bukanlah dari pihak wanita, yang dari pihak wanita disebut wali, dan jika tidak ada wali maka akan menggunakan wali hakim yang biasanya diserahkan kepada penghulu)

              *****wanita/budak wanita boleh menolak untuk tidak dinikahi.

              Diriwayatkan oleh Jabir bin ‘Abdullah dan Salama bin Al-Akwa’ : “Ketika kami berada dalam peperangan, Rasulullah Saw datang kepada kami, “Kamu telah diperbolehkan untuk melakukan nikah mut’ah, jadi lakukanlah. “Salama berkata : Rasulullah saw berkata:”Jika laki-laki dan wanita SETUJU melakukan nikah mut’ah pernikahan mereka berlangsung selama tiga malam, dan jika mereka suka untuk melanjutkan mereka dapat melakukannya, dan jika mereka mau berpisah mereka dapat melakukannya. (HR Bukhari 62:52)

              jadi dalam hal ini tidak ada unsur paksaan.

              SYARAT2 PERNIKAHAN:
              -Syarat-syarat akad
              -Syarat-syarat sah nikah
              -Syarat-syarat pelaksana akad (penghulu)
              -Syarat-syarat luzum (keharusan)

              ******Mahar: adalah mas kawin harus sebesar mas kawin yang sepatutnya atau semampunya dan mahar ini adalah salah satu bagian dari syarat2 lusum.

              trimakasih saudara wiki yang telah berkenan menemani saya dalam diskusi ini.

              • wikki 4:59 am on 10/09/2012 Permalink | Reply

                sdr cak nur yth saat ini hukum perkawinan seperti yg sdr kemukakan dan kita lihat sehari hari benar seperti yang sdr kemukakan ..akan tetapi tak ada salahnya saya rasa bila kita sejenak bertanya dan menoleh kebelakang hanya sekedar menoleh apakah seperti yang sdr kemukakan tsb benar adanya ..ketika muhammad menggauli mariya siapa yang jadi saksi dalam perkawinannya ..dan apa mahar yang diberikan kepada dia??? kemudiann syafifah mantan isteri kinana orang keybar yag baru saja disiksa dan kemudian dibunuh oleh muhammad apakah logika sebagai seorang wanita yang baru saja suaminya dan seluruh keluarganya dibunuh oleh muhammad apakah logika serta merta dihari yang sama langsung menerima muhammad untuk menikahinya ???..memang sya bukanlah seorang wanita tetapi sebagai seorang manusia normal tentu akan memilih berduka dulu.sebelum berpesta ria menikah dengan orang tua umur 56 thn…adakah kerabat syafifah menyaksikan pernikahan mereka??? dan banyak lagi tawanan perempuan yang dilakukan islam yang mengalami nasib yang sama .dalam hal ini saya rasa tidaklah sesuai dengan yang saudara kemukakan diatas …terima kasih..wassalam

                • cak gimin 3:55 am on 11/09/2012 Permalink | Reply

                  @wiki:
                  saudara wiki….jika komentar anda diutus ditujukan pada saya maka demikianlah jawaban saya:
                  1.ketika muhammad menggauli mariya siapa yang jadi saksi dalam perkawinannya ..dan apa mahar yang diberikan kepada dia???
                  jawab:
                  -maaf saya belum bisa menjawab dengan rinci tentang nama2 siapa saja yang menjadi saksi dalam pernikahan Mariya dengan Nabi, tetapi pada saat itu adalah perjalanan rombongan yang diikuti oleh banyak orang jadi menurut saya para rombongan itulah yang menjadi saksi dalam pernikahan itu.
                  sebagaimana jika saya merujuk pada hadist bukhari muslim muslim, dari Annas bin malik r.a:

                  “Bahwa Rasulullah SAW telah tinggal (berdiam) di antara Khaibar dan Madinah selama tiga malam dan dalam pada itulah beliau menikahi Shafiyah; lalu saya disuruh mengundang kaum muslimin untuk menghadiri walimah (kenduri)nya. Dan pada walimah itu tidak ada roti dan daging dan tidak juga (makanan enak-enak) lainnya, kecuali beliau menyuruh membentangkan tikar kemudian di atasnya disajikan kurma; aqit (jenis lain dari kurma – red) dan samin.”

                  jadi dengan digelarnya acara tersebut dengan diundangnya kaum muslimin berarti kaum muslimin yang ada waktu itu secara otomatis menjadi saksi pernikahan Nabi dengan mariya.

                  -maharnya adalah pembebasan satus budak pada diri mariya oleh Nabi Muhammad, sehingga pada saat dinikhkan ia menjadi orang bebas.

                  2.kemudiann syafifah mantan isteri kinana orang keybar yang baru saja disiksa dan kemudian dibunuh oleh muhammad apakah logika sebagai seorang wanita yang baru saja suaminya dan seluruh keluarganya dibunuh oleh muhammad apakah logika serta merta dihari yang sama langsung menerima muhammad untuk menikahinya ???

                  jawab:

                  -pernikahan ini tidak dilakukan pada hari yang sama:

                  Dalam satu hadis lainnya itu Bukhari dan Muslim meriwayatkan pula dari Anas bin Malik r.a yang berkata:
                  “Bahwa Rasulullah SAW telah tinggal (berdiam) di antara Khaibar dan Madinah selama tiga malam dan dalam pada itulah beliau menikahi Shafiyah; lalu saya disuruh mengundang kaum muslimin untuk menghadiri walimah (kenduri)nya. Dan pada walimah itu tidak ada roti dan daging dan tidak juga (makanan enak-enak) lainnya, kecuali beliau menyuruh membentangkan tikar kemudian di atasnya disajikan kurma; aqit (jenis lain dari kurma – red) dan samin.” (HR. Muttafaq ‘alaihi)

                  Shafiyyah telah mernilih Islam serta menikah dengan Muhammad ketika ia memberinya pilihan antara memeluk Islam dan menikah dengan beliau atau tetap dengan agamanya dan dibebaskan sepenuhnya. Ternyata Shafiyyah memilih untuk tetap bersama Muhammad, Selain itu, Shafiyyah adalah putri pemimpin Yahudi yang sangat membahayakan kaum muslim, di samping itu, juga karena kecintaannya kepada Islam dan Muhammad. Memberi penghormatan kepada bekas salah seorang anak ketua pemimpin Yahudi. Dengan perkahwinan ini juga diharapkan agar kaum Yahudi mengakhiri kerusuhannya dan tertarik hatinya kepada Islam.

                  -Anas berkata, “Rasulullah ketika hendak menikahi Shafiyyah binti Huyay bertanya kepadanya, ‘Adakah sesuatu yang engkau ketahui tentang diriku?’ Dia menjawab, ‘Ya Rasulullah, aku sudah rnengharapkanrnu sejak aku masih musyrik, dan memikirkan seandainya Allah mengabulkan keinginanku itu ketika aku sudah memeluk Islam.
                  -”Bukti-bukti yang jelas tentang keimanan Shafiyyah dapat terlihat ketika dia memimpikan sesuatu dalam tidurnya kemudian dia ceritakan mimpi itu kepada suaminya. Mengetahui takwil dan mimpi itu, suaminya marah dan menampar wajah Shafiyyah sehingga berbekas di wajahnya. Muhammad melihat bekas di wajah Shafiyyah dan bertanya, “Apa ini?” Dia menjawab, “Ya Rasul, suatu malam aku bermimpi melihat bulan muncul di Yastrib, kemudian jatuh di kamarku. Lalu aku ceritakan mimpi itu kepada suamiku, Kinanah. Dia berkata, ‘Apakah engkau suka menjadi pengikut raja yang datang dari Madinah?’ Kemudian dia menampar wajahku.”

                  inilah jawaban saya dengan segenap keterbatasan yang ada. jadi harap dimaklumi kalo jawaban saya msh jauh dari yang anda harapkan. mohon maaf dan terikasih.

                  • ungke 2:29 pm on 15/09/2012 Permalink | Reply

                    Berarti mohammad ini benar benar tidak mampu mengendalikan nafsu sex nya, masa baru tiga malam meninggalkan istri suda mau kawin lagi, pantas saja di juga tidak bisa bersabar terhadap seorang penyair buta yang menyindir dia. yang kemudian di bunuhnya. masa orang dengan moral seperti ini mau jadi panutan semua umat manusia?

                    • SERBUIFF 12:01 pm on 18/09/2012 Permalink | Reply

                      tuduhan basi…pernikahan nabi muhammad bukan masalah sex bung,…setiap yg menantang Allah dan Rasul Nya akan medapat hukuman yg setimpal…….

                      • wikki 5:10 pm on 18/09/2012 Permalink

                        buat alasanya

                    • cak gimin 1:39 am on 30/09/2012 Permalink | Reply

                      @ungke:
                      sebaiknya anda membaca kembali dengan lebih teliti tulisan saya…jika ada kata/kalimat “tiga hari” apakah sudah benar seperti yang anda tafsirkan, yakni tiga hari meninggalkan istri atau tiga hari setelah perang/pembunuhan suami Shafiyyah binti Huyay?
                      saya sarankan kepada anda, sebaiknya sesuatu yang belum jelas janganlah dilontarkan kepada orang lain, agar tidak menjadi salah persepsi bahkan suatu fitnah yang berkepanjangan.
                      terimakasih.

      • camar 1:42 pm on 09/09/2012 Permalink | Reply

        INILAH YG AKAN TERJADI

        BILA KITA BERDEBAT DNG MUSLIM

        Ayat-ayat favorit muslims utk membantah blog ini:

        · “..untukmu agamamu dan untukku agamaku”.

        · “..tidak ada paksaan dalam agama (Islam)”.

        · ayat 5:32 “..membunuh satu orang yang tidak berdosa adalah seperti membunuh semua manusia.”

        (sayangnya, argumen dng menggunakan ayat-ayat tsb sdh terbantahkan dlm beberapa artikel di blog ini).

        Inilah beberapa langkah yg sudah dapat kita tebak sbg taktik basi dari para muslim:

        Jika aku memberikan respon dengan mengutip ayat-ayat kekerasan dalam Quran, muslims akan tuduh aku dengan mengatakan bahwa aku mengutip ayat sepotong-sepotong di luar konteks hanya untuk mendukung konsepku.

        Jika aku kemudian mengutip seluruh ayat, baik ayat sebelum maupun ayat sesudahnya, maka muslims bilang bahwa terjemahan Quran yg aku ajukan adalah salah. Jika aku membawa 10 bahasa terjemahan berbeda, muslims katakan bahwa arti yang benar hanya dapat dimengerti dalam bahasa Arab.

        Jika aku mengerti bahasa Arab dengan baik, maka muslims akan jawab bahwa ayat-ayat tersebut tidak dapat diartikan secara tersurat literal, melainkan bahwa ayat-ayat tersebut memiliki makna-makna alegoris yang tersirat.

        Jika aku masih mengajukan argumen, muslims katakan bahwa aku tidak dapat mengerti ayat-ayat tersebut tanpa membaca terlebih dulu konteks ayat tersebut melalui hadits dan sirah.

        Jika aku membawa hadits dan sirah, dan mulai mengutip konteks / latar belakang dari ayat-ayat kekerasan dengan merujuk pada hadits yang menceritakan pemerkosaan oleh muhammad, perampokan, pembunuhan, dan pemusnahan suatu golongan bangsa, maka muslims katakan bahwa “semua hadits dan sirah itu adalah palsu dan sesat, satu-satunya kebenaran hanyalah Quran.”

        Jika aku menanyakan mengapa muslims meragukan sejarah yang diriwayatkan oleh ulama-ulama muslim seperti Imam Tabari, Ishaq, dan Bukhari, muslims berkata bahwa mereka (Imam Tabari, Ishaq, dan Bukhari) sebenarnya adalah Yahudi yang menyamar sebagai muslim.

        Jika aku mengatakan bahwa Quran adalah buku buatan muslim dan meminta bukti atas kesucian Quran, maka muslims merujuk kepada sains dalam Quran dan buku yang ditulis oleh Dr. Bucaile yang menegaskan sains dalam Quran. Muslims juga akan mengatakan bahwa Mahatma Gandhi membaca Quran tiap hari dan juga memujinya (Quran).

        Jika aku mengatakan bahwa Bucaile dibayar oleh Arab Saudi karena terbukti bahwa Bucaile dan Gandhi tidak pernah pindah agama ke Islam, dan bahwa Bucaile telah ditantang dan dibuktikan salah total oleh banyak ahli, maka muslims tantang balik aku untuk berdebat dengan ahli-ahli Islam seperti Zakir Naik atau Harun Yahya..

        Jika aku masih bertahan, maka segera muslims ganti topik pembicaraan dan melarikan diri utk mencari kesalahan dalam agama lain. Jika aku masih meneruskan perdebatan, maka muslims lakukan personal attacks (ad-hominem), dan caci-maki aku dengan menyebutku sebagai salibis rasis, pantat Yahudi, babi China, atau anjing Hindu.

        Jika itu tidak membuat aku frustrasi, maka muslims tanya kepadaku berapa aku dibayar oleh Yahudi untuk mengotori Islam. Jika aku tidak berhenti mendebat, maka gunakan bahasa sarkastik yg cabul.

        Jika aku ternyata sangat keras kepala dan masih tidak menyerah untuk melanjutkan debat, maka muslims akan kutuk aku, misal dengan mengatakan: “Bangsat, terbakarlah di neraka”, atau “kamu akan menyesal pada hari kiamat”, atau “Auwloh akan menyiksamu dalam kuburmu”, dsb.

        Ketika semua cara di atas gagal, muslims ancam aku dengan kekerasan fisik dan akhiri perdebatan dengan sikap triumphalist yang sok menang dan muslims akan umumkan bahwa mereka telah memenangkan perdebatan karena Quran adalah firman Auwloh.

        Tentu saja, muslims akan umumkan kemenangan debat mereka sebanyak mungkin di website-website Islam populer dan blog-blog mereka, dan muslims akan berkata bahwa mereka telah memenangkan perdebatan dengan mudah. Pengumuman-pengumuman seperti itu akan memperkuat iman umat muslim ber-IQ rendah yg gampang puas diri, seperti kalian (muslims) yg membaca blog ini J

        CARA BERPIKIR MUSLIMS MEMANG MUDAH DIPREDIKSI. GAMPANG BANGET DITEBAK!

        • cak gimin 2:16 pm on 09/09/2012 Permalink | Reply

          maaf saya tidak mencari musuh disini baik musuh lahir maupun musuh dalam berdebat. karena dalam ajaran muslim tidak dibenarkan adanya perdebatan. tapi saya ingin mempunyai teman yang bisa diajak berdiskusi. jika diantara kalian ada yang bersedia berdiskusi dengan saya alangkah gembiranya saya, tapi dengan catatan berdiskusi yang sehat dan berilmu tidak dengan hina menghina dan cela mencela, agar kita mendapat manfaatnya. adakah yang berkenan akan hal ini?

          • camar 4:25 pm on 09/09/2012 Permalink | Reply

            TQ dengan pernyataan sdr ..tetapai dengan mempostingkan dan menjelek jelekkan keyakinan kami adalah sesuatu yang kurag bisa kami terima seperti yang dilakukan teman teman muslim yang lain..

            • cak gimin 5:38 pm on 09/09/2012 Permalink | Reply

              @camar:
              saudaraku….didalam islam tidak ada ajaran yang demikian dan saya yakin dalam ajaran agama anda juga tidak ada ajaran yang seperti itu. karena masalah keyakinan dan iman adalah masalah yang sangat pribadi dan tidak bisa dipaksakan.
              jikalau ada teman muslim yang demikian, itu hanyalah tindakan pribadi yang terbawa oleh nafsu belaka dan bukan menggambarkan ajaran islam yg sesungguhnya dan dengan penuh harap saya mohon maaf atas tindakan mereka selama ini, semoga ALLAH memberi kekuatan kepada mereka untuk bisa mengendalikan nafsunya.
              trimakasih.

              • camar 5:52 pm on 09/09/2012 Permalink | Reply

                terimakasih kembali ..adahal yang dan bukti yang sangat bertentangan dengan pernyataans sdr dan bukti itu bisa kita lihat di dunia nyata kita lihat saja contoh seperti yang terjadi di tambun bekasi jdimana jemaat H K B P Fhiladephia sampai kini tidak diizinkan mendirikan rumah ibadah …kalau memang dalam ajaran islam hal ini tidak dilarang mengapa ..sampai sekarang jemaah agama orang lain selalu di halang halangi dalam melakukan ibadah???? terima kasih…

                • cak gimin 6:09 pm on 09/09/2012 Permalink | Reply

                  @camar: alangkah bijaknya jika anda menelusuri kembali kronologi masalah tersebut dan mencoba mempelajari undang2 tentang pendirian sebuah rumah ibadah. maaf bukan maksud saya yang demikian saudaraku, kalaupun hal ini memang yang menghalang2i adalah umat muslim setempat dan rencana pembangunan gereja ini tidak melanggar peraturan daerah, tentunya umat muslim setempat yang keliru. dan untuk masalah ini saya harap anda jangan menghantam kromo ataupun memfonis ajaran islam karena hal demikian sudah lazim dialami oleh para umat minoritas dalam suatu daerah ataupun suatu negara. hal ini bisa kita lihat dinegara2 eropa ataupun amerika terhadap umat muslim. jika anda tidak percaya silahkan anda mencari buktinya.
                  saudara camar……senang bisa berdiskusi dengan anda. trimakasih.

                  • camar 3:57 am on 10/09/2012 Permalink | Reply

                    benar sdr..cak gimin …hal ini sudah di putus di pengadilan bahkan putusan mahkamah agung
                    tetapi apakah para muslim disana menghormati putusan itu???? kalau putusan pengadilan ..tidak dihormati siapakah lagi yang menghormati hukum di negara ini/??
                    apakah dengan alasan kelompok minoritas maka keompok mayoritas boleh sesukanya menginjak injak kelompok minoritas????
                    maaf sebelumnya..

                    • cak gimin 2:21 pm on 10/09/2012 Permalink | Reply

                      @camar: jika demikian saya turut prihatin saudaraku…..mudah2an Tuhan memberi pencerahan hati kepada mereka dan semoga pemerintah bisa lebih tegas dan bijaksana dalam masalah ini, sehingga masalah ini dapat cepat terselesaikan tanpa menimbulkan fitnah dan pertentangan antar anak bangsa.
                      terimakasih banyak saudara camar.

                      • camar 4:55 am on 11/09/2012 Permalink

                        terima kasih kembali

                      • cak gimin 3:25 pm on 23/09/2012 Permalink

                        maaf saudara camar…….sepertinya saya harus mengundurkan diri dari forum ini…karena balasan yang berikutnya..tidak pernah ter update diforum ini…..
                        trimakasih.

                      • SERBUIFF 4:39 am on 25/09/2012 Permalink

                        semua terupdate cak gimin, silahka dicek…trims

                      • soebodo 3:02 am on 26/09/2012 Permalink

                        Lanjut cak Gimin bagus sekali pemahaman anda……

                    • cak gimin 4:16 am on 30/09/2012 Permalink | Reply

                      @sebuiff: trimakasih saudara serbuiff……

    • STEFANUS LIM. 10:35 am on 09/09/2012 Permalink | Reply

      BUNG SERBUIFFF BAHKAN TUHAN YESUS PUNYA TUJUH TAHI DIBADANNYA

      • wikki 12:33 pm on 09/09/2012 Permalink | Reply

        semua pasti ada karena Yesus memang menjelma jadi manusia seutuhnya…..

        • SERBUIFF 12:11 pm on 18/09/2012 Permalink | Reply

          berart lu disini mengakui bahwa yesus manusia seutuhnya , bukan tuhan…..lalu kenapa lu bilang yesus itu tuhan ?…ngaco aja lu..

          • wikki 5:25 pm on 18/09/2012 Permalink | Reply

            tahukah sdr arti menjelma ????

            • SERBUIFF 11:52 am on 19/09/2012 Permalink | Reply

              menjelma kan berubah dari wujud a ke wujud b, jika lu bilang allah menjelma jadi yesus , ….lalu siapa yg ngatur alam semesta waktu yesus di dalam kandungn dan waktu mati di tiang salib ?….jawab !….

            • soebodo 2:12 pm on 23/09/2012 Permalink | Reply

              Sdh membutikan belum…..tahu sendiri dalam proses karena kedalam anda mempelajari apa yang anda yakini….. kalau hanya dasar kitab saja …ini sama yakin pada tingkat dasar…… sudah membicarakan ilmu yamg anda pahami selama ini ….. and lom tahu apa-apa… bagaikan orang buta ada pegang masing2 pegang ekor/kepala dan kaki sehingga gambaran tidak utuh seekor gajah sesuai yang dipegang masing2 dari orang buta tersebut….. melek dulu baru bisa debat.
              dalam rangka untuk mendapatkan gambaran yang jelas tentang gajah.. bukan debat orang yang buta yang satu gambaran gajah kayak tiang panjang…yang pegang kuping kayak kipas…yang pegang perut menggambarkan kayak dinding…apakah mereka salah mempertahan apa yang diyakini…..mereka tidak salah karena selama masih buta … apakah diri kita bagaikan orang buta atau sudah bisa melek hatinya. anda rasakan saja sendiri ……

      • SERBUIFF 11:51 am on 18/09/2012 Permalink | Reply

        apa benar itu ?…tuhan kok punya tahi ? tuhan apaan itu ?

        • wikki 5:26 pm on 18/09/2012 Permalink | Reply

          emang lu lihat Yesus beol..??????

          • SERBUIFF 11:53 am on 19/09/2012 Permalink | Reply

            yesus kan manusia ya pasti beol lah, nggak perlu dilihat….nggak ada kerjaan apa…..

        • Mujahid Muda 3:49 pm on 19/09/2012 Permalink | Reply

          Assalamualaikum..

    • tukang sandal 4:49 am on 17/09/2012 Permalink | Reply

      ayat apa sich itu ??? nama kitab sucix apaan yaaakk kok g populer.

    • Jepri 8:43 am on 27/09/2012 Permalink | Reply

      Baca Alkitab dengan bimbingan iblis (penguasa kegelapan) pasti tidak akan pernah mengerti, hati dan kepala akan semakin panas (iblisnya berontak), tetapi bila dengan bimbingan Roh Kudus, damai sejahteralah adanya…….Mau minta bantuan Roh Kudus?? Mintalah kepadaNya!!

      • SERBUIFF 12:27 am on 30/09/2012 Permalink | Reply

        iblislah yg telah menyesatkan anda karena mengimani isi akitab yg telah tidak asli lagi…..lagi2 andalannya roh kudus….kau pernah lihat roh kuduskah ?’ yg membimbing ente itu adalah roh iblis…

    • SERBUIFF 12:23 am on 30/09/2012 Permalink | Reply

      aku dah bilang dari dulu, postingan ini akan membuat wikki,ungke fantasy dll akan kabur dan ketakutan……dan itu sudah terbukti sekarang…

    • ungke 8:35 am on 30/09/2012 Permalink | Reply

      Kami tidak kabur mas Serbuif, tapi kami sudah bisa menilai arah dan hasil dari sharing ini, seandainya andah seintelek dan sebijak Cak Gimin mungkin kami akan mau melanjutkan diskusi ini, tapi anda sangat “bebal” dan alasan dan jawaban yang anda berikan tidak logis dan anda selaluh merasa anda yang benar padahal pertanyaan saya saja belum anda jawab yaitu:
      1.Dimana diquran ada tertulis 10 Perintah Tuhan ?
      2.Kenapa peristiwa turunnya 10 Perintah Tuhan yang begitu penting ini malah tidak tercatat di quran.
      3.Tuhan Nabi Musa menuliskan ” Jangan membunuh ! apapun alasannya ” tapi kenapa alloh malah menyuruh orang untuk membunuh kafir dan murtadin. apakah menurut andah Tuhan Nabi Musa sama dengan aulloh?
      inilah sebenarnya beberapa alasan kami untuk tidak lagi melanjutkan diskusi ini.

    • gob 6:24 pm on 30/09/2012 Permalink | Reply

      lama sdh gak pernah dialoq lintas agama,…mau terjun lg tp bnyak kerjaan di nyata….

    • ungke 5:33 am on 01/10/2012 Permalink | Reply

      Kemana Mas Serbuiff ? tolong anda jawab pertanyaan saya diatas . karena pertanyaan anda tentang ayat -ayat di kitab Yohanes yang menurut anda sangat ngaco sudah saya jawab, jadi tolong anda beri jawaban atas pertanyaan saya , tolong jangan oot ke topik lain dan kalo jawab harus disertai referensi yang jelas dan sahih. terima kasih.

      • cak gimin 8:09 am on 01/10/2012 Permalink | Reply

        @ungke:
        saudara ungke yang saya hormati…..apakah saya diperkenankan ikut nimbrung disini?
        trimakasih.

        • ndeso 2:36 pm on 05/10/2012 Permalink | Reply

          salut buat cak gimin,cara anda menanggapi masalah di forum ini benar2 cerdas dan menunjukkan wawasan yg dalam. Semoga makin banyak orang berilmu seperti anda yg berdebat dgn pikiran,bukan dengan hati apalagi kebancian. karena perdebatan yg cuma bertujuan menjelek2kan, bukan mencari kebenaran hanyalah kesia-siaan. lebih baik tidak dilanjutkan..

    • ndeso 2:16 pm on 05/10/2012 Permalink | Reply

      syarat menikah dalam islam itu adalah harus ada wali bagi perempuan, tp kalau dalam keadaan perang atau seorang budak, tentu tidak ads walinya, karena bisa saja ayah, atau saudara laki2nya masih berstatus musuh atau telah tewas. Atau bila budak tentu sudah tidak ada biasanya budak diperjualbelikan separti barang. Karena itu dalam islam saat perang, diperbolehkan mengawani budak atau tawanan perang tanpa melalui proses pernikahan yang umum. Tapi dalam keadaan damai tentu hal ini tidak diperbolehkan. Yang pasti memang beda antara masuknya agama kristen dan islam di indonesia. Kalo islam masuk dengan jalan damaa dan perdagangan. Beda dgn kristen yg masuk lewat kolonialis, bersenjata, penjajah. Indonesia juga merdeka karena perjuangan umat islam, sementara kristen… agamanya para penjajah. Mungkin ini yg masih diwarisi para penghujat islam sampai saat ini. Merdekanya indonesia sehingga dakwah mereka semakin dibatasi. Benar kata serbuiff, sayapun lama hiduo sebagai muslim di indonesia dgn teman bahkan keluarga yg banyak juga non muslim. Tapi islam yang saya dapatkan gak pernah mengajarkan secara sembunyi2 apalagi terbuka untuk memerangi mereka, karena mereka pun hidup damai dgn kami. saya khawatir kebencian kalian trhdp islam murni warisan penjajah yg telah membawa ajaran itu ke negeri ini…

      • ungke 2:02 am on 06/10/2012 Permalink | Reply

        Trus orang orang arab yang kawin tiap tahunnya di daerah Bogor sana apakah itu dalam situasi “Perang” Sudalah mas berhentilah menutupi kenyataan.mendingan kasi tau ke ustad ustad di TV yang tidak mengenal waktu mempromosikan “islam itu Indah” sementara itu tindakan dilapangan sangat bertolak belakang, mendingan buktikan saja kalo islam itu damai lewat tindakan sehari hari

        • cak gimin 8:30 am on 06/10/2012 Permalink | Reply

          @ungke:
          saudara ungke….sebelumnya maafkan atas kelancangan saya yang menyela didiskusi ini…jika berkenan mohon saya sedikit ikut berpendapat.
          saudara ungke yang terhormat…saya tidak mutlak menyalahkan pendapat anda tersebut…karena itu adalah kenyataan yang ada. tapi saya mohon dengan hormat kepada anda untuk tidak menilai islam seperti itu hanya gara2 mereka yang berbuat demikian. dan perlu anda ketahui…sebenarnya perkawinan seperti itu disebut perkawinan mut’ah dan memang benar nikah mut’ah hanya boleh dilakukan dalam keadaan perang saja untuk menghindari pemerkosaan dan perzinaan dalam kondisi perang, karena terbukti jika psikologi tentara dalam perang sangatlah tidak stabil. dan berikut adalah dalil diperbolehkannya dan diharamkannya nikah mut’ah:

          1. Dari Rabi` bin Sabrah, dari ayahnya Radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya ia bersama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu beliau bersabda: “Wahai, sekalian manusia. Sebelumnya aku telah mengizinkan kalian melakukan mut’ah dengan wanita. Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala telah mengharamkannya hingga hari Kiamat. Barangsiapa yang mempunyai sesuatu pada mereka , maka biarkanlah! Jangan ambil sedikitpun dari apa yang telah diberikan”
          2. Dari beliau, juga berkata : “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan kami untuk mut’ah pada masa penaklukan kota Mekkah, ketika kami memasuki Mekkah. Belum kami keluar, beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mengharamkannya atas kami”
          3. Dari Salamah bin Akwa`Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata : “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah memberikan keringanan dalam mut’ah selama tiga hari pada masa perang Awthas (juga dikenal dengan perang Hunain), kemudian beliau melarang kami”
          4. Dari Muhammad bin Ali (yang dikenal dengan sebutan Muhammad bin Hanafiah), bahwa ayahnya Ali (bin Abu Thalib) berkata kepada Ibnu Abbas Radhiyalahu ‘anhuma : “Sesungguhnya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang mut’ah dan daging keledai pada masa Khaibar” (hadist yang lebih shokeh dari 3 hadist diatas)

          saudara ungke….
          jadi jelas disini adalah bahwa nikah mut’ah telah dihapus/dilarang oleh rosullullah setelah perang khaibar, jadi jika ada orang muslim yang masih melakukan nikah mut’ah pada saat ini berarti dia tidak menjalankan perintah nabi dan secara otomatis itu bukanlah ajaran islam jadi mereka yang melakukan itu bukan berdasarkan syariat islam. dan saya berpendapat bahwa mereka hanyalah mencari kesenangan pribadi dengan meminjam ajaran islam padahal jelas islam tidak menganjurkan tindakan tersebut.

          saudara ungke…..jika anda berpendapat demikian itu adalah syah2 saja…karena kita diberi kebebasan dalam berpendapat dalam segala hal, tapi sebaiknya menurut hemat saya dan mohon dengan hormat kepada anda untuk tidak menyamakan oknum dengan sebuah ajaran. contoh kecil dalam undang2 negara kita, jika telah ada undang2 untuk tidak melakukan korupsi, tapi kenyataannya disana-sini masih banyak yang korupsi maka tidak elok jika kita mengatakan bahwa bangsa kita adalah bangsa penganut korupsi karena ulah mereka yang telah melakukan korupsi dengan nyata-nyata telah melanggar undang2 yang ada.
          jadi sekali lagi saya mohon kepada anda janganlah anda menyamakan suatu hukum/peraturan/keyakinan dengan para pelaku/oknum/penganut yang telah melanggar atau keluar dari koridor yang ada.

          kesimpulan dari nikah mut’ah adalah: nikah ini kharam dilakukan saat ini,karena semenjak setelah perang khaibar nikah ini telah dilarang oleh Rosulullah.

          sekali lagi maafkan atas kelancangan saya dan trimakasih untuk anda.

        • ndeso 11:10 am on 06/10/2012 Permalink | Reply

          dakwah islam itu tidak akan pernha berhenti, seperti dakwah agama anda yg menghalalkan segala cara utk bisa dapat meraih jamaah juga tidak pernah berhenti. Oya, tentang tuduhan pedofilia pada muhammad itu sudah dimentahkan. Klo pedofilia, kenapa muhammad pertama kali kawin dengan hadijah yg umurnya jauh lebih tua. Tentu gejala pedofilia sudah akan muncul sejak muda lagi. Dan kalo hanya umur 50 kawin dengan 9 tahun, anda tuduh pedofilia, kenapa anda tidak menuduh Yusuf yang berumur 90 th mengawini Maria (bunda Yesus) saat berumur 10 tahun juga sebagai pedofilia. Dalam kitab Talmud Pesachim 113a : Nikahilah anak gadis sesegera mungkin meski itu budak sekalipun. Karena memang zaman dulu adatnya kawin usia dini, sejak usia mencapai puber sudah dianjurkan untuk dikawinkan. Kalau saat 9 tahun Aishah sudah haid, kenapa anda sewot dan menuduh itu pedofilia? pedofilia itu gangguan jiwa, dan menurut WHO kriterianya banyak, bukan asal kawin dengan wanita usia 9 tahun sudah dinggap pedofilia.

    • ndeso 2:25 pm on 05/10/2012 Permalink | Reply

      sepuluh firman itu kan di kitab anda, buat apa di kitab suci kami ikut2an sepuluh juga, dan yg bilang itu penting juga anda, penting buat anda belum tentu penting buat kami. Ada yang penting tuh kayaknya buat anda, membuktikan kalo isa aka yesus emang gak pernah menikah. Soalnya udah ada profesor dari harvard university dan pasti non muslim yg menemukan fakta kalo yesus punya istri. silakan jawab masalah ini…

      • ungke 2:08 am on 06/10/2012 Permalink | Reply

        Justru 10 Firman Tuhan itu sangat penting buat seluruh umat manusia. Pantas saja di islam di benarkan membunuh kafir dan murtadin, karena dasar ajarannya begitu. trus untuk masalah papyrus palsu di harvard sana kami umat kristen biasa saja menghadapi hal begitu, bukan seperti andah yang Overacting menghadapi “Inonsence of muslim” itulah bedahnya umat yg mengikuti 10 hukum Tuhan dengan yang Tidak.

        • ndeso 10:23 am on 06/10/2012 Permalink | Reply

          yang bilang 10 itu kan kitab mu, trus klo 10 gw mesti bilang wooow gitu…?ngerti gak alesannya?? karena dalam kitab kamipun banyak mengajarkan tentang kebaikan, bahkan lebih dari 10!!

        • cak gimin 6:24 am on 07/10/2012 Permalink | Reply

          @ungke:

          saudara ungke yang saya hormati….
          tentang 10 Firman Tuhan untuk Nabi musa sebenarnya sudah dijabarkan dalam Al-quran dan hadist secara gamblang. Yang harus anda ketahui adalah Ajaran islam terbagi dalam 2 pokok bagian yakni hubungan dengan ALLAH dan hubungan dengan manusia (alam sekitar). dari 10 Firman Tuhan untuk musa sebenarnya juga terdiri dari 2 hubungan tersebut yakni hubungan dengan Tuhan dan hubungan dengan manusia.
          dan inilah penjabaran saya tentang 10 firman Tuhan dalam islam.

          Pembagian Sepuluh Perintah Allah
          Teks menurut Alkitab LAI TB:

          1. a. Akulah TUHAN, Allahmu
          misalnya di : al Fatihah ayat 2

          b. Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku.
          Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan , misal: QS 1 : 5

          2. Jangan membuat bagimu patung
          misal: Qs: 14: 35-36

          3. Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan.
          dalam hal ini akan berfokus kepada sebuah sumpah, karena sumpah adalah pertaruhan akan atas nama Tuhan. silahkan anda baca pada QS. Al-Maidah: 89

          4. Tetaplah ingat dan kuduskanlah hari Sabat.
          Kata shabbat dalam bahasa Ibrani berasal dari kata kerja shabat, dalam bahasa yang sama, yang secara harafiah berarti “berhenti”, atau shev yang berarti “duduk”. Meskipun shabbat hampir secara universal diterjemahkan “istirahat” atau suatu “masa istirahat”, terjemahan yang lebih harafiah adalah “berhenti”, dengan implikasi “berhenti dari melakukan pekerjaan”. Jadi Sabat adalah hari untuk orang berhenti bekerja, dengan implikasinya beristirahat., jadi dalam hal ini tidakmengacu pada penunjukan sebuah hari tertentu.
          dan dalam islam hari sabat adalah hari jumat.

          5. Hormatilah ayahmu dan ibumu
          misal : Al-Isra ayat 23-24

          6. Jangan Membunuh

          7. jangan berzina

          untuk no6 dan 7 dalilnya dibawah ini:

          Allah telah berfirman dalam Al-Qur’an sehubungan dengan masalah membunuh jiwa ini : Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa (nya), (yakni) akan dilipatgandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina”. (QS. 25 : 68 – 69)

          8. Jangan mencuri
          misal: surat al Maidah ayat 38

          9. Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu
          misal: surah al-Hajj ayat 30

          10. Jangan mengingini rumah sesamamu …(Jangan mengingini milik sesamamu)
          Surat Al-An’am Ayat 152

          jadi jelaslah bahwa islam tidak mengingkari hukum taurat, malah menyempurnakannya.

          sekian dari saya, dan mohon maaf jika masih ada kekurangan disana sini dan tak lupa juga trimakasih banyak buat anda.

          • ungke 10:04 am on 07/10/2012 Permalink | Reply

            Terima kasih Cak gimin, penjelasan anda cukup jelas dan terperinci tapi ada sedikit ganjalan di penjelasan tentang hal “Jangan Membunuh ” di penjelasan saudara cak gimin disebutkan”jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar” disinilah letak masalahnya, karena di Alkitab kami di katakan dengan tegas “Jangan membunuh” apapun alasannya, seperti tertulis di bawah ini
            “Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah kamu sendiri menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada murka Allah, sebab ada tertulis: Pembalasan itu adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan, firman Tuhan.(Roma 12 : 19 ) dan
            “Sebab kita mengenal Dia yang berkata: “Pembalasan adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan.” Dan lagi: “Tuhan akan menghakimi umat-Nya.”( Ibrani 10:30) . jadi dalam ajaran kami sangat tidak dibenarkan melakukan pembalasan apalagi “Pembunuhan” karena kalau kita yang melakukan nya artinya kita mengambil alih hak Tuhan yaitu “Menghakimi.”

            • cak gimin 1:52 pm on 07/10/2012 Permalink | Reply

              @ungke:

              saudara ungke yang saya hormati…..
              didalam islam diperbolehkan membunuh jika ada alasan/dasar yang kuat. dan untuk sekedar anda ketahui saja bahwa ayat tersebut menurut asbabun nuzulnya diturunkan disaat kondisi perang dan ayat2 tersebut termasuk ayat2 perang, jadi kesimpulannya adalah islam diperbolehkan membunuh jika orang tersebut jelas2 telah memusuhi islam secara lahir atau bahasa kasarnya dalam kondisi perang, tapi walaupun dalam kondisi perang islam tidak membolehkan membunuh wanita dan anak-anak, bahkan sejarah mengatakan kalau sahabat nabi yang bernama Ali tidak jadi membunuh musuhnya dimedan perang, hal ini diurungkan oleh syaidina ALi karena beliau takut dasar membunuhnya nanti hanya karena nafsu amarah karena diludahi.

              dan untuk anda ketahui bahwa perintah perang/membunuh dalam islam tidak sekedar membunuh tanpa tatanan, jadi saran saya kepada anda jika anda membaca ayat2 tersebut maka sebaiknya anda baca juga ayat2 sebelumnya dan sesudahnya, disini dapat saya contohkan:

              QS 8:39. “Dan perangilah mereka, supaya jangan ada fitnah dan supaya agama itu semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari kekafiran), maka sesungguhnya Allah Maha Melihat apa yang mereka kerjakan.

              maka sebaiknya anda baca juga ayat sebelum dan sesudahnya, misalnya dari ayat ke-30 sampai 40, baru anda bisa berpendapat.

              saudara ungke……
              jika anda mau jujur dan jika kita mau merujuk lagi kebelakang, maka tidak hanya nabi Muhammad yang dianjurkan berperang atau membunuh musuh, melainkan jelas dalam bibel bahwa nabi2 sebelumnya seperti Daud dan Musa juga dianjurkan berperang untuk membela agama ALLAH, dan garis besarnya adalah sama dengan islam yakni membunuh dalam kondisi perang dan untuk menegakkan hukum ALLAH, tidak untuk yang lain.

              saudaraku ungke ……anda benar dalam hal ini, dalam injil memang tidak diperbolehkan membunuh dan anda telah menafsirkan hal yang demikian, saya bisa menerimanya. tapi sebaiknya anda juga membaca sejarah perkembangan kristen sendiri. jika anda mengatakan mutlak orang kristen tidak boleh membunuh apapun alasannya saya kira itu tidak tepat, karena orang kristen memakai kitab perjanjian lama dan perjanjian baru sebagi kitab sucinya. sedangkan dalam perjanjian lama ada anjuran untuk membunuh seperti keterangan saya diatas.
              dan pendapat anda akan terbalik 180 derajat jika anda membuka lagi sejarah perang salib. disini tentara2 salib juga berperang dan membunuh. lalu apakah dasar tentara salib untuk berperang dan membunuh? tentunya adalah kitab perjanjian lama yang tidak dihapus oleh Yesus.

              saudara ungke……
              jika merujuk keterangan saya diatas maka kesimpulannya adalah:

              1. dalam kristen juga ada ajaran membunuh seperti dalam perjanjian lama dan didalam injil sendiri juga ada ayat yang bisa ditafsirkan untuk membunuh yakni:
              -Mat 10:35. ” Sebab Aku datang untuk memisahkan orang dari ayahnya, anak perempuan dari ibunya, menantu perempuan dari ibu mertuanya.”
              -Mat 10:34, pengikut Jesus diperintah membeli machaira (anda sudah membeli atau belum?)
              -Luk 22:36 Jawab mereka: “Suatupun tidak.” Kata-Nya kepada mereka: “Tetapi sekarang ini, siapa yang mempunyai pundi-pundi, hendaklah ia membawan