Amnesty Internasional Kritik Diskriminasi Warga Muslim

Amnesty Internasional Kritik Diskriminasi Warga Muslim

Rabu, 25 April 2012, 00:01 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, AMSTERDAM – Warga Muslim di Belanda mengalami diskriminasi, terutama di sektor pendidikan dan lapangan kerja. Demikian laporan organisasi HAM Amnesty International.

Amnesty antara lain menyorot sebuah kasus jilbab di sebuah sekolah katolik di Volendam-Belanda timur laut. Seorang murid dilarang memakai jilbab karena sekolah mau menjaga dentitas katoliknya.

Amnesty juga mengkritik RUU yang melarang pemakaian burka. Amnesty International mengkritik UU yang melarang pemakaian semua bentuk kerudung kepala.

Belgia, Perancis, Spanyol dan Swiss juga tidak luput dari kritik. Swiss melarang pembangunan menara masjid dan di murid-murid sekolah di Belgia, Spanyol dan Perancis dilarang memakai lambang-lambang agama apapun. Itu bertentangan dengan kebebesan menyampaikan pendapat dan kebebasan beragama.

Di Belanda, Belgia dan Perancis ditemukan berbagai kasus diskriminasi di sektor lapangan kerja sekalipun ada UU anti diskriminasi Uni Eropa.

http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-mancanegara/12/04/24/m2zqft-amnesty-internasional-kritik-diskriminasi-warga-muslim