Madu Cegah Amputasi Pasien Diabetes

Madu Cegah Amputasi Pasien Diabetes

November 26th, 2009 admin

Madu mencegah amputasi pasien diabetes.  Mengoleskan madu pada bagian kaki yang luka, merupakan alternatif untuk menghindari terjadinya amputasi pada pasien diabetes. Hal tersebut dibuktikan oleh seorang dokter dari Universitas Wisconsin, AS, yang berhasil membantu pasien-pasiennya menghindari amputasi. Kini ia berencana menyebarkan terapi madu tersebut.

Madu bisa membunuh bakteri karena sifatnya asam, selain itu madu juga efektif menghindari sifat kebal bakteri akibat penggunaan antibiotic “ Ini adalah hal yang penting dalam dunia kesehatan” katanya, menurut Profesor Jennifer Eddy dari University School of Medicine and Public Health. Dalam terapi madu ini, bagian yang luka diabetes baru bisa diolesi setelah kulit mati dibersihkan.

Pasien diabetes memang harus sejak dini memperhaikan secara serius bagian kaki, terutama untuk mencegah terjadinya luka yang berlanjut dengan infeksi. Memberi perhatian serius pada kaki dengan melakukan control yang baik terhadap penyakit diabetes yang diindap disebabkan timbulnnya ganguan pada kaki penderita diabetes.

Gangguan diabetes umumnya berupa kerusakan pada saraf dan kerusakan pembulu darah dan infeksi yang membuat penderita diabetes mengalami mati rasa (baal) pada kakinya karena tak langsung tampak.

Madu telah digunakan sebagai terapi pengobatan alernatif di Eropa bahkan di Selandia Baru terapi ini dipakai untuk mengobati sulit tidur. Profesor Eddy mulai tertarik untuk mencoba terapi madu setelah mengetahui tradisi penggunaan madu dalam dunia pengobatan masa lampau.

Ia mulai melakukan uji coba sejak enam tahun lalu. “Saya mulai mencoba terapi ini setelah segala pengobatan gagal. Sejak kami memakai terapi madu, penggunaan semua jenis antibiotik kami hentikan dan berhasil,” katanya. Sampai saat ini penelitian tersebut masih berlanjut dan diharapkan selesai pada tahun 2008 atau 2009.  Sumber: kompas

http://www.madupropolis.com/madu-cegah-amputasi-pasien-diabetes/

=============

Sejak 14 abad yang lalu Al Quran telah menyatakan :

…..kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.(QS. 16:69

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah An Nahl 69
ثُمَّ كُلِي مِنْ كُلِّ الثَّمَرَاتِ فَاسْلُكِي سُبُلَ رَبِّكِ ذُلُلًا يَخْرُجُ مِنْ بُطُونِهَا شَرَابٌ مُخْتَلِفٌ أَلْوَانُهُ فِيهِ شِفَاءٌ لِلنَّاسِ إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَةً لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ (69)
Sesudah itu Allah SWT meminta perhatian para hamba-Nya agar memikirkan bagaimana Allah telah memberikan kemahiran kepada para lebah itu mengumpulkan sari makanan dari berbagai macam buah-buahan dan bagaimana pula Allah SWT memberikan ilham kepadanya sehingga lebah-lebah itu mempunyai kemampuan mengumpulkan sari-sari makanan dari buah-buahan dan diubahnya menjadi madu yang tahan dan awet tidak mudah busuk.
Cara-cara itu ditempuhnya secara turun temurun.
lebah-lebah itu mengisap sari makanan dari buah-buahan dan bunga-bungaan ke dalam perutnya dan dari perutnya pula dikeluarkan madu yang bermacam macam warnanya, menurut jenisnya dari lebah itu. Ada yang putih dan ada yang kekuning-kuningan dan ada pula yang kemerah-merahan, sesuai dengan jenis lebah itu dan tergantung pula kepada buah-buahan dan bunga-bungaan yang ada di sekitarnya.
Di antara manfaat dari madu ialah sebagai obat untuk mengobati berbagai macam penyakit. Mungkin berguna sebagai ketahanan tubuh dan mungkin sebagai obat terhadap sesuatu penyakit. Hal ini dapat diterima oleh ilmu pengetahuan, karena madu itu termasuk sejenis makanan yang mudah dicerna dan banyak mengandung berbagai macam vitamin bahkan seluruh macam vitamin berada dalam madu itu. Hal ini sangat berguna bagi ketahanan tubuh sehingga menyebabkan orang tahan terhadap berbagai macam penyakit. Di samping itu pula menjadi obat bagi seseorang yang sedang ditimpa oleh sesuatu penyakit, terutama bagi orang yang diserang beberapa penyakit kekurangan vitamin.
Sebagai penjelas tentang fungsi madu ini dapatlah dibaca sebuah hadis:

إن رجلا جاء إاى رسول الله صلى الله عليه وسلم فقال: إن أخي ستطلق بطنه فقال رسول الله: إسقه عسلا، فسقاه عسلا ثم جاءه فقال: يا رسول الله سقيته عسلا فما زاده إلا إستطلاقا. قال: إذهب فاسقه عسلا فذهب فسقاه عسلا، ثم جاء فقال: يا رسول الله ما زاده ذلك إلا استطلاقا. فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم: صدق الله وكذب بطن أخيك، إذهب فاسقه عسلا، فذهب فسقاه عسلا فبرئ
Artinya:
Bahwa seorang laki-laki datang kepada Rasulullah saw, seraya berkata: “Sesungguhnya saudaraku perutnya mulas”, maka Rasulullah saw bersabda: “Minumilah ia madu”, kemudian orang itu memberikan minuman madu kepada yang sakit itu, lalu datanglah orang itu kepada Rasulullah saw, seraya berkata: “Ya Rasulullah saya telah memberikannya minuman madu, tetapi hasilnya bertambah mulas’: Rasulullah saw bersabda: “Pergilah dan minumi (lagi) lah ia madu”, maka orang itu pergi dan memberi si sakit madu, kemudian orang itu datang lagi kepada Rasulullah saw seraya berkata: “Ya Rasulullah, hasilnya hanyalah bertambah mulas”, kemudian Rasulullah bersabda: “Allah berkata benar, dan perut saudaramu berdusta, maka pergilah dan berilah saudaramu itu madu”. Lalu orang itu pergi dan memberi si sakit itu madu, kemudian si sakit sembuh”.
(H.R Bukhari Muslim dari Abu Sai’d Al Hudri)
Dari Hadis Nabi yang artinya:
“Obat itu ada tiga macam, mengeluarkan darah dengan cantuk, minum madu dan membakar kulit dengan api, dan saya melarang umatku membakar kulit.
(H.R Bukhari Muslim dari Ibnu ‘Abbas)
Kemudian dapatlah dikemukakan beberapa faedah dari lebah sebagai berikut:
1. Madunya dapat jadikan minuman yang lezat karena banyak mengandung vitamin yang sangat berguna bagi kesehatan.
2. Malamnya dapat dibuat sebagai lilin untuk lampu untuk alat membatik dan keperluan-keperluan kerajinan lain.
3. Dapat melaksanakan penyerbukan di antara bunga-bungaan yang berumah satu ataupun yang berumah dua, di antara bunga jantan dan bunga betina.
4. Madunya juga dapat dijadikan obat-obatan baik untuk menambah ketahanan tubuh atau untuk pengobatan.