Paus Malu atas Kasus Pelecehan Seksual

Paus Malu atas Kasus Pelecehan Seksual
Paus Benediktus XVI

Sabtu, 12 Desember 2009 | 05:46 WIB

VATIKAN, KOMPAS.com- Paus Benediktus XVI, Jumat (11/12),  menyatakan kemarahan dan rasa malunya atas pelecehan seksual terhadap anak-anak yang dilakukan pastor-pastor Irlandia. Skandal yang disebutnya biadab, pengkhianatan, dan memalukan itu oleh pemimpin-pemimpin Gereja bahkan disebut bisa mengguncangkan Gereja Katolik Roma.

Sumber di Gereja Katolik menyebutkan sejumlah uskup akan mengundurkan diri menyusul laporan hasil penyelidikan pemerintah Irlandia yang menyatakan bahwa para pemimpin Gereja di Irlandia menutup-nutupi kasus pelecehan yang terjadi 30 tahun terakhir.

“Saya pikir kita harus melakukan reorganisasi Gereja (Katolik) di Irlandia,” kata Uskup Dublin, Diarmuid Martin seusai mengikuti pertemuan dengan Paus.

Vatikan menyatakan, Paus akan menulis surat gembala kepada umat di Irlandia tentang krisis itu dan rencana aksi.

“Bapa Suci menyampaikan rasa malunya atas berbagai kegagalan di Irlandia. Beliau berdoa bersama umat dalam situasi sulit ini.” Demikian pernyataan resmi Vatikan.

Masyarakat Irlandia mengalami guncangan sejak dipublikasikannya laporan Komisi Murphy dua pekan lalu yang menyebutkan bahwa Gereja telah menutup rapat-rapat kasus pelecehan seksual terhadap anak-anak di Keuskupan Dublin sejak 1975 hingga 2004. Laporan itu juga mengkritik kebijakan Gereja yang disebutnya “Don’t ask don’t tell.”

http://internasional.kompas.com/read/xml/2009/12/12/05465193/paus.malu.atas.kasus.pelecehan.seksual