Sebaik-baik manusia

Sebaik-baik manusia

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal shalih merekalah sebaik-baik manusia“. (Al Bayyinah : 7)

“Sesungguhnya, diantara kamu yang paling saya sukai, dan yang paling dekat tempatnya denganku (Nabi SAW) pada hari kiamat nanti, adalah mereka yang paling baik akhlaknya.” (H.R. Ahmad, Tabrani, Ibn Habban). “Orang Mukmin yang paling sempurna imannya, ialah yang paling baik akhlaknya.”(H.R.Ahmad)

Sebaik-baik manusia di antaramu adalah yang paling banyak mamfaatnya bagi orang lain.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap keluarganya (istrinya) dan aku (Nabi SAW) adalah sebaik-baik kalian bagi keluargaku” (H.R. Tirmidzi dan Ibnu Majah)
Sebaik-baik kalian yaitu orang yang mempelajari Al Quran dan mengajarkannya.” (H.R Bukhari)

Dari Abdullah bin Mas’ud ra, beliau berkata: “Aku bertanya kepada Rasulullah saw, amal apakah yang paling utama?
Nabi menjawab: “Shalat tepat pada waktunya.?

Aku bertanya lagi, lalu apa?
Nabi menjawab: “Berbuat baik terhadap kedua orangtua.”
Aku bertanya lagi, kemudian apa?
Nabi menjawab: “Jihad fi sabilillah.” (HR Bukhari dan Muslim).

Abu Hurairah ra meriwayatkan, ada seseorang bertanya kepada Rasulullah saw: “Amal apakah yang paling utama?
Nabi menjawab: “Iman kepada Allah dan Rasul-Nya.”
Ditanyakan lagi, lalu apa?
Nabi menjawab: “Jihad di jalan Allah.”
Ditanyakan lagi, lalu apa lagi?
Nabi menjawab: “Haji mabrur.” (HR Bukhari dan Muslim)

Puasa (sunnah) yang paling utama adalah puasa nabi Daud, yaitu berpuasa satu hari dan berbuka satu hari”.(Tirmidzi dan An Nasai)
Shadaqah yang paling utama adalah shadaqah bagi sanak keluarga yang membenci kita.” ( Ahmad dan Thabrani)
Syuhada yang paling utama adalah yang darahnya ditumpahkan musuh, dan kendaraannya dirusak musuh”(Thabrani).
Dzikir yang paling utama adalah: la ilaha illah Allah, dan doanya yang paling utama adalah: alhamdulillah.” (Tirmidzi, An Nasai, dan Ibnu Majah)
Jihad yang paling utama adalah membela kebenaran di hadapan penguasa yang lalim.” (Ibnu Majah, Ahmad dan Thabrani)

Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.”(HR. Tirmidzi)

”Perumpamaan mukmin itu seperti lebah. Ia hinggap di tempat yang baik dan memakan yang baik, tetapi tidak merusak.” (HR. Thabrany)

“Perumpamaan seorang mukmin adalah seperti sebatang pohon kurma. Apapun yang kamu ambil darinya akan memberikan manfaat kepadamu.” (HR. Ath-Thabrani)

http://www.geocities.com/risanuri/agama/sebaikbaikmanusia.html