Surat: Maryam Total Ayat: 98

Surat: Maryam Total Ayat: 98  Menampilkan: 1-10

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Pilih halaman: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 1. Kaaf Haa Yaa ‘Ain Shaad [897]. [897]. Lihat not no. 10.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 2. (Yang dibacakan ini adalah) penjelasan tentang rahmat Tuhan kamu kepada hamba-Nya, Zakaria,


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 3. yaitu tatkala ia berdo’a kepada Tuhannya dengan suara yang lembut.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 4. Ia berkata “Ya Tuhanku, sesungguhnya tulangku telah lemah dan kepalaku telah ditumbuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdo’a kepada Engkau, ya Tuhanku.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 5. Dan sesungguhnya aku khawatir terhadap mawaliku [898] sepeninggalku, sedang isteriku adalah seorang yang mandul, maka anugerahilah aku dari sisi Engkau seorang putera, [898].Yang dimaksud oleh Zakaria dengan mawali ialah orang-orang yang akan mengendalikan dan melanjutkan urusannya sepeninggalnya.Yang dikhawatirkan Zakaria ialah kalau mereka tidak dapat melaksanakan urusan itu dengan baik, karena tidak seorangpun diantara mereka yang dapat dipercayainva, oleh sebab itu dia meminta dianugerahi seorang anak.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 6. yang akan mewarisi aku dan mewarisi sebahagian keluarga Ya’qub; dan jadikanlah ia, ya Tuhanku, seorang yang diridhai”.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 7. Hai Zakaria, sesungguhnya Kami memberi kabar gembira kepadamu akan (beroleh) seorang anak yang namanya Yahya, yang sebelumnya Kami belum pernah menciptakan orang yang serupa dengan dia.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 8. Zakaria berkata: “Ya Tuhanku, bagaimana akan ada anak bagiku, padahal isteriku adalah seorang yang mandul dan aku (sendiri) sesungguhnya sudah mencapai umur yang sangat tua”.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 9. Tuhan berfirman: “Demikianlah”. Tuhan berfirman: “Hal itu adalah mudah bagi-Ku; dan sesunguhnya telah Aku ciptakan kamu sebelum itu, padahal kamu (di waktu itu) belum ada sama sekali”.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 10. Zakaria berkata: “Ya Tuhanku, berilah aku suatu tanda”. Tuhan berfirman: “Tanda bagimu ialah bahwa kamu tidak dapat bercakap-cakap dengan manusia selama tiga malam, padahal kamu sehat”.

 

19. 11. Maka ia keluar dari mihrab menuju kaumnya, lalu ia memberi isyarat kepada mereka; hendaklah kamu bertasbih di waktu pagi dan petang.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 12. Hai Yahya, ambillah [899] Al Kitab (Taurat) itu dengan sungguh-sungguh. Dan kami berikan kepadanya hikmah [900] selagi ia masih kanak-kanak, [899].Maksudnya: pelajarilah Taurat itu, amalkan isinya,dan sampaikan kepada umatmu. [900]. Maksudnya: kenabian.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 13. dan rasa belas kasihan yang mendalam dari sisi Kami dan kesucian (dan dosa). Dan ia adalah seorang yang bertakwa,


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 14. dan seorang yang berbakti kepada kedua orang tuanya, dan bukanlah ia orang yang sombong lagi durhaka.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 15. Kesejahteraan atas dirinya pada hari ia dilahirkan dan pada hari ia meninggal dan pada hari ia dibangkitkan hidup kembali.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 16. Dan ceritakanlah (kisah) Maryam di dalam Al Qur’an, yaitu ketika ia menjauhkan diri dari keluarganya ke suatu tempat di sebelah timur,


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 17. maka ia mengadakan tabir (yang melindunginya) dari mereka; lalu Kami mengutus roh Kami [901] kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna. [901]. Maksudnya: Jibril a.s.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 18. Maryam berkata: “Sesungguhnya aku berlindung dari padamu kepada Tuhan Yang Maha pemurah, jika kamu seorang yang bertakwa”.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 19. Ia (jibril) berkata: “Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci”.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 20. Maryam berkata: “Bagaimana akan ada bagiku seorang anak laki-laki, sedang tidak pernah seorang manusiapun menyentuhku dan aku bukan (pula) seorang pezina!”

19. 21. Jibril berkata: “Demikianlah”. Tuhanmu berfirman: “Hal itu adalah mudah bagiKu; dan agar dapat Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami; dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan”.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 22. Maka Maryam mengandungnya, lalu ia menyisihkan diri dengan kandungannya itu ke tempat yang jauh.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 23. Maka rasa sakit akan melahirkan anak memaksa ia (bersandar) pada pangkal pohon kurma, dia berkata: “Aduhai, alangkah baiknya aku mati sebelum ini, dan aku menjadi barang yang tidak berarti, lagi dilupakan”.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 24. Maka Jibril menyerunya dari tempat yang rendah: “Janganlah kamu bersedih hati, sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan anak sungai di bawahmu.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 25. Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu,


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 26. maka makan, minum dan bersenang hatilah kamu. Jika kamu melihat seorang manusia, maka katakanlah: “Sesungguhnya aku telah bernazar berpuasa untuk Tuhan Yang Maha Pemurah, maka aku tidak akan berbicara dengan seorang manusiapun pada hari ini”.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 27. Maka Maryam membawa anak itu kepada kaumnya dengan menggendongnya. Kaumnya berkata: “Hai Maryam, sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang amat mungkar.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 28. Hai saudara perempuan Harun [902], ayahmu sekali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina”, [902]. Maryam dipanggil “saudara perempuan Harun”, karena ia seorang wanita yang shaleh seperti keshalehan Nabi Harun a.s.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 29. maka Maryam menunjuk kepada anaknya. Mereka berkata: “Bagaimana kami akan berbicara dengan anak kecil yang masih di dalam ayunan?”


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 30. Berkata Isa: “Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi,

19. 31. dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) shalat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup;


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 32. dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 33. Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali”.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 34. Itulah Isa putera Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 35. Tidak layak bagi Allah mempunyai anak, Maha Suci Dia. Apabila Dia telah menetapkan sesuatu, maka Dia hanya berkata kepadanya: “Jadilah”, maka jadilah ia.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 36. Sesungguhnya Allah adalah Tuhanku dan Tuhanmu, maka sembahIah Dia oleh kamu sekalian. Ini adalah jalan yang lurus.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 37. Maka berselisihlah golongan-golongan (yang ada) di antara mereka [903]. Maka kecelakaanlah bagi orang-orang kafir pada waktu menyaksikan hari yang besar. [903]. Yaitu: Orang-orang Yahudi dan Nasrani atau antara sesama Yahudi atau sesama Nasrani.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 38. Alangkah terangnya pendengaran mereka dan alangkah tajamnya penglihatan mereka pada hari mereka datang kepada Kami. Tetapi orang-orang yang zalim pada hari ini (di dunia) berada dalam kesesatan yang nyata.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 39. Dan berilah mereka peringatan tentang hari penyesalan, (yaitu) ketika segala perkara telah diputus. Dan mereka dalam kelalaian dan mereka tidak (pula) beriman.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 40. Sesungguhnya Kami mewarisi bumi [904] dan semua orang-orang yang ada di atasnya, dan hanya kepada Kamilah mereka dikembalikan. [904]. “Mewarisi bumi” maksudnya: setelah alam semesta ini hancur semuanya, maka Allah-lah yang kekal.

19. 41. Ceritakanlah (Hai Muhammad) kisah Ibrahim di dalam Al Kitab (Al Quraan) ini. Sesungguhnya ia adalah seorang yang sangat membenarkan [905] lagi seorang Nabi. [905]. Maksudnya: ialah Ibrahim a.s. adalah seorang nabi yang amat cepat membenarkan semua hal yang ghaib yang datang dari Allah.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 42. Ingatlah ketika ia berkata kepada bapaknya; “Wahai bapakku, mengapa kamu menyembah sesuatu yang tidak mendengar, tidak melihat dan tidak dapat menolong kamu sedikitpun?


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 43. Wahai bapakku, sesungguhnya telah datang kepadaku sebahagian ilmu pengetahuan yang tidak datang kepadamu, maka ikutilah aku, niscaya aku akan menunjukkan kepadamu jalan yang lurus.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 44. Wahai bapakku, janganlah kamu menyembah syaitan.Sesungguhnya syaitan itu durhaka kepada Tuhan Yang Maha Pemurah.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 45. Wahai bapakku, sesungguhnya aku khawatir bahwa kamu akan ditimpa azab dari Tuhan Yang Maha Pemurah, maka kamu menjadi kawan bagi syaitan”.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 46. Berkata bapaknya: “Bencikah kamu kepada tuhan-tuhanku, hai Ibrahim? Jika kamu tidak berhenti, maka niscaya kamu akan kurajam, dan tinggalkanlah aku buat waktu yang lama”.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 47. Berkata Ibrahim: “Semoga keselamatan dilimpahkan kepadamu, aku akan memintakan ampun bagimu kepada Tuhanku. Sesungguhnya Dia sangat baik kepadaku.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 48. Dan aku akan menjauhkan diri darimu dan dari apa yang kamu seru selain Allah, dan aku akan berdo’a kepada Tuhanku,mudah-mudahan aku tidak akan kecewa dengan berdo’a kepada Tuhanku”.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 49. Maka ketika Ibrahim sudah menjauhkan diri dari mereka dan dari apa yang mereka sembah selain Allah, Kami anugerahkan kepadanya Ishak, dan Ya’qub. Dan masing-masingnya Kami angkat menjadi nabi.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 50. Dan Kami anugerahkan kepada mereka sebagian dari rahmat Kami dan Kami jadikan mereka buah tutur yang baik lagi tinggi.

19. 51. Dan ceritakanlah (hai Muhammad kepada mereka), kisah Musa di dalam Al Kitab (Al Quraan) ini. Sesungguhnya ia adalah seorang yang dipilih dan seorang rasul dan nabi.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 52. Dan Kami telah memanggilnya dari sebelah kanan gunung Thur dan Kami telah mendekatkannya kepada Kami di waktu dia munajat (kepada Kami).


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 53. Dan Kami telah menganugerahkan kepadanya sebagian rahmat Kami, yaitu saudaranya, Harun menjadi seorang nabi.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 54. Dan ceritakanlah (hai Muhammad kepada mereka) kisah Ismail (yang tersebut) di dalam Al Quraan. Sesungguhnya ia adalah seorang yang benar janjinya, dan dia adalah seorang rasul dan nabi.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 55. Dan ia menyuruh ahlinya [906] untuk bersembahyang dan menunaikan zakat, dan ia adalah seorang yang diridhai di sisi Tuhannya. [906]. Sebagian ahli tafsir berpendapat bahwa yang dimaksud dengan “ahlinya” ialah umatnya.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 56. Dan ceritakanlah (hai Muhammad kepada mereka, kisah) Idris (yang tersebut) di dalam Al Quraan. Sesungguhnya ia adalah seorang yang sangat membenarkan dan seorang nabi.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 57. Dan Kami telah mengangkatnya ke martabat yang tinggi.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 58. Mereka itu adalah orang-orang yang telah diberi ni’mat oleh Allah, yaitu para nabi dari keturunan Adam, dan dari orang-orang yang Kami angkat bersama Nuh, dan dari keturunan Ibrahim dan Israil, dan dari orang-orang yang telah Kami beri petunjuk dan telah Kami pilih. Apabila dibacakan ayat-ayat Allah Yang Maha Pemurah kepada mereka, maka mereka menyungkur dengan bersujud dan menangis.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 59. Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui kesesatan,


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 60. kecuali orang yang bertaubat, beriman dan beramal saleh, maka mereka itu akan masuk syurga dan tidak dianiaya (dirugikan) sedikitpun,

19. 61. yaitu syurga ‘Adn yang telah dijanjikan oleh Tuhan Yang Maha Pemurah kepada hamba-hamba-Nya, sekalipun (syurga itu) tidak nampak. Sesungguhnya janji Allah itu pasti akan ditepati.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 62. Mereka tidak mendengar perkataan yang tak berguna di dalam syurga, kecuali ucapan salam. Bagi mereka rezkinya di syurga itu tiap-tiap pagi dan petang.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 63. Itulah syurga yang akan Kami wariskan kepada hamba-hamba Kami yang selalu bertakwa.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 64. Dan tidaklah kami (Jibril) turun, kecuali dengan perintah Tuhanmu. Kepunyaan-Nya-lah apa-apa yang ada di hadapan kita, apa-apa yang ada di belakang kita dan apa-apa yang ada di antara keduanya, dan tidaklah Tuhanmu lupa.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 65. Tuhan (yang menguasai) langit dan bumi dan apa-apa yang ada di antara keduanya, maka sembahlah Dia dan berteguh hatilah dalam beribadat kepada-Nya. Apakah kamu mengetahui ada seorang yang sama dengan Dia (yang patut disembah)?


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 66. Dan berkata manusia: “Betulkah apabila aku telah mati, bahwa aku sungguh-sungguh akan dibangkitkan menjadi hidup kembali?”


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 67. Dan tidakkah manusia itu memikirkan bahwa sesungguhnya Kami telah menciptakannya dahulu, sedang ia tidak ada sama sekali?


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 68. Demi Tuhanmu, sesungguhnya akan Kami bangkitkan mereka bersama syaitan, kemudian akan Kami datangkan mereka ke sekeliling Jahannam dengan berlutut.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 69. Kemudian pasti akan Kami tarik dari tiap-tiap golongan siapa di antara mereka yang sangat durhaka kepada Tuhan Yang Maha Pemurah.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 70. Dan kemudian Kami sungguh lebih mengetahui orang-orang yang seharusnya dimasukkan ke dalam neraka.

19. 71. Dan tidak ada seorangpun dari padamu, melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 72. Kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan membiarkan orang-orang yang zalim di dalam neraka dalam keadaan berlutut.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 73. Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Kami yang terang (maksudnya), niscaya orang-orang yang kafir berkata kepada orang-orang yang beriman: “Manakah di antara kedua golongan (kafir dan mu’min) yang lebih baik tempat tinggalnya dan lebih indah tempat pertemuan(nya)?”


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 74. Berapa banyak umat yang telah Kami binasakan sebelum mereka [907], sedang mereka adalah lebih bagus alat rumah tangganya dan lebih sedap di pandang mata. [907]. Maksudnya: umat-umat yang mengingkari Allah seperti kaum ‘Aad dan Tsamud.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 75. Katakanlah: “Barang siapa yang berada di dalam kesesatan, maka biarlah Tuhan yang Maha Pemurah memperpanjang tempo baginya [908]; sehingga apabila mereka telah melihat apa yang diancamkan kepadanya, baik siksa maupun kiamat, maka mereka akan mengetahui siapa yang lebih jelek kedudukannya dan lebih lemah penolong-penolongnya”. [908]. Maksudnya: memanjangkan umur dan membiarkan mereka hidup dalam kesenangan.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 76. Dan Allah akan menambah petunjuk kepada mereka yang telah mendapat petunjuk. Dan amal-amal saleh yang kekal itu lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu dan lebih baik kesudahannya.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 77. Maka apakah kamu telah melihat orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami dan ia mengatakan: “Pasti aku akan diberi harta dan anak”.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 78. Adakah ia melihat yang ghaib atau ia telah membuat perjanjian di sisi Tuhan Yang Maha Pemurah?,


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 79. sekali-kali tidak, Kami akan menulis apa yang ia katakan, dan benar-benar Kami akan memperpanjang azab untuknya,


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 80. dan Kami akan mewarisi apa yang ia katakan itu [909], dan ia akan datang kepada Kami dengan seorang diri. [909]. Maksudnya: Allah akan mengambil kembali harta dan anak-anaknya sehingga ia menemui Tuhan seorang diri saja.

19. 81. Dan mereka telah mengambil sembahan-sembahan selain Allah, agar sembahan-sembahan itu menjadi pelindung bagi mereka,


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 82. sekali-kali tidak. Kelak mereka (sembahan-sembahan) itu akan mengingkari penyembahan (pengikut-pengikutnya) terhadapnya,dan mereka (sembahan-sembahan) itu akan menjadi musuh bagi mereka.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 83. Tidakkah kamu lihat, bahwasanya Kami telah mengirim syaitan- syaitan itu kepada orang-orang kafir untuk menghasung mereka berbuat ma’siat dengan sungguh-sungguh?,


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 84. maka janganlah kamu tergesa-gesa memintakan siksa terhadap mereka, karena sesungguhnya Kami hanya menghitung datangnya (hari siksaan) untuk mereka dengan perhitungan yang teliti.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 85. (Ingatlah) hari (ketika) Kami mengumpulkan orang-orang yang takwa kepada Tuhan Yang Maha Pemurah sebagai perutusan yang terhormat,


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 86. dan Kami akan menghalau orang-orang yang durhaka ke neraka Jahannam dalam keadaan dahaga.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 87. Mereka tidak berhak mendapat syafa’at kecuali orang yang telah mengadakan perjanjian di sisi Tuhan Yang Maha Pemurah [910]. [910]. Maksudnya: “mengadakan perjanjian dengan Allah” ialah menjalankan segala perintah Allah dengan beriman dan bertakwa kepada-Nya.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 88. Dan mereka berkata: “Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak”.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 89. Sesungguhnya kamu telah mendatangkan sesuatu perkara yang sangat mungkar,


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 90. hampir-hampir langit pecah karena ucapan itu, dan bumi belah, dan gunung-gunung runtuh,

 

19. 91. karena mereka menda’wakan Allah Yang Maha Pemurah mempunyai anak.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 92. Dan tidak layak bagi Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 93. Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi, kecuali akan datang kepada Tuhan Yang Maha Pemurah selaku seorang hamba.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 94. Sesungguhnya Allah telah menentukan jumlah mereka dan menghitung mereka dengan hitungan yang teliti.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 95. Dan tiap-tiap mereka akan datang kepada Allah pada hari kiamat dengan sendiri-sendiri.


  Mendengarkan bacaan ayat ini

19. 96. Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, kelak Allah Yang Maha Pemurah [911] akan menanamkan dalam (hati) mereka rasa kasih sayang. [911]. Dalam surat Maryam ini nama Allah “AR RAHMAAN” banyak disebut, untuk memberi pengertian bahwa,Allah memberi ampun tanpa perantara.