Trinitas

September 15, 2009
  1. Mualaf Center Online – Kathryn : Konsep Trinitas Tak Masuk Akal

    Ia belum mendapatkan jawaban yang memuaskan tentang konsep Trinitas dalam Yesus semasa hidupnya tidak pernah bilang dirinya adalah anak Tuhan dan tidak
    www.mualaf.com/…/5641-kathryn-konsep-trinitas-tak-masuk-akal – Similar
  2. Mualaf Center Online – Kwik Dyit Soen : Sulit Memahami Trinitas

    Terus terang, saya tak paham betul konsep trinitas itu. Bukan Tuhan. Ternyata, itu sesuai dengan pemyataan Yesus sendiri dalam Alkitab.
    www.mualaf.com/…/181-kwik-dyit-soen-sulit-memahami-trinitasSimilar
  3. Mualaf Center Online – DeLancey, Perjalanan Spiritual Seorang

    Saya mempertanyakan masalah Trinitas, menagapa Tuhan membutuhkan seorang anak dan mengapa Yesus harus dikorbankan untuk menebus dosa-dosa manusia seperti
    www.mualaf.com/…/5589-delancey-perjalanan-spiritual-seorang-pembantu-pastor-menjadi-seorang-muslim – Similar
  4. [PDF]

    Ireni (Ny. Han Hoo Lie): Calon Suster yang Membelot

    File Format: PDF/Adobe Acrobat – View
    19 Sep 2005 Salah satu yang pernah saya tanyakan adalah konsep trinitas (Tuhan Bapak, Tuhan Anak, dan Roh Kudus). Juga status Yesus sebagai Tuhan-kalau
    www.mualaf.com/kisah-a-pengalaman/muallaf-rohaniawan/160?… – Similar
  5. Mualaf Center Online – Amira Mayorga: Yesus Bahkan Tidak Menyuruh

    9 Nov 2008 Doktrin Trinitas begitu melekat dalam kehidupan keseharian Amira. tapi Yesus menyerukan umatnya untuk menyembah Tuhan yang Esa.
    www.mualaf.com/…/5598-amira-mayorga-yesus-bahkan-tidak-menyuruh-umatnya-untuk-menyembah-dirinya – Similar
  6. Mualaf Center Online – Go Bing Ching : Ikut Khitanan Massal

    Tuhan yang menurut kepercayaan Kristen melebur dalam 3 oknum (Tuhan Bapa, Tuhan Anak, dan Roh Kudus) dan sering disebut sebagai trinitas, Saya masih takut dengan ancaman Tuhan Yesus yang dulu sering diceritakan papa dan mama saya.
    www.mualaf.com/kisah…/236-go-bing-ching-ikut-khitanan-massal – Similar
  7. [PDF]

    Nama saya Gene Netto, sejak tahun 1995 saya telah menetap di

    File Format: PDF/Adobe Acrobat – View as HTML
    Trinitas, di mana ada Tuhan, Yesus, dan Roh Kudus, dan semuanya Tuhan tetapi Tuhan hanya satu. Tuhan menjadi manusia, dan manusia itu mati, tetapi Tuhan
    www.mualaf.com/…/398-gene-netto-mencari-tuhan-menemukan-allah?… – Similar
  8. Mualaf Center Online – Sulaiman Dufford : Dianggap Pengkhianat

    Terutama mengenai konsep trinitas-paham mengenai Yesus Kristus, Roh Kudus, dan Bapa. Mengapa saya harus menyembah Yesus Kristus, manusia ciptaan Tuhan?
    www.mualaf.com/…/319-sulaiman-dufford–dianggap-pengkhianat – Similar
  9. Mualaf Center Online – Felix Yanwar Siauw Dengan Islam Hidup Jadi

    Sebagai contoh, ketika ia menanyakan soal trinitas dan keberadaan Yesus sebagai Tuhan kepada pastor, jawaban dari semua pertanyaaannya tersebut berakhir
    www.mualaf.com/…/5648-felix-yanwar-siauw-dengan-islam-hidup-jadi-terarah – Similar
  10. [PDF]

    Go Bing Ching : Ikut Khitanan Massal

    File Format: PDF/Adobe Acrobat – View
    dan Roh Kudus) dan sering disebut sebagai trinitas, sedangkan didalam Islam dengan ancaman Tuhan Yesus yang dulu sering diceritakan papa dan mama saya.
    www.mualaf.com/…/4/236-go-bing-ching-ikut-khitanan-massal?… – Similar
  1. Mualaf Center Online – Gene Netto : Mencari Tuhan menemukan Allah

    Saya menjadi bingung dengan konsep Trinitas, di mana ada Tuhan, Yesus, dan Roh Kudus, dan semuanya Tuhan tetapi Tuhan hanya satu. Tuhan menjadi manusia
    www.mualaf.com/…/398-gene-netto-mencari-tuhan-menemukan-allah – Similar
  2. Mualaf Center Online – KH. M Syarif Hidayatullah (Lauw Sin Hoat)

    Kesimpulan saya, mengikuti Yesus yang disunat pada umur delapan hari atau saya tidak dapat menerima paham Trinitas sebagai konsepsi ketuhanan; Tuhan Bapa, “Kalau Yesus memang Tuhan, mengapa ia memanggil Tuhan Bapa ? kalau begitu
    www.mualaf.com/kisah…/91-kh-m-syarif-hidayatullah-lauw-sin-hoat – Similar
  3. Mualaf Center Online – Dari AS ke Mesir, Wanita Katolik Menemukan

    Saya tidak bisa menerima bagaimana Tuhan ada tiga (dengan konsep Trinitas), bagaimana kita bisa berdoa kepada banyak orang seperti Yesus,
    www.mualaf.com/…/5656-dari-as-ke-mesir-wanita-katolik-menemukan-islam – Similar
  4. [PDF]

    Amira Mayorga, lahir dari keluarga Kristen Protestan yang taat

    File Format: PDF/Adobe Acrobat – View
    Doktrin Trinitas begitu melekat dalam kehidupan keseharian Amira. menyarankannya untuk meminta pertolongan “Tuhan” (Yesus) untuk menemukan kedamaian
    www.mualaf.com/…/5598-amira-mayorga-yesus-bahkan-tidak-menyuruh-umatnya-untuk-menyembah-dirinya?… – Similar
  5. [PDF]

    Kata orang bijak, buku adalah jendela dunia, dengan buku kita

    File Format: PDF/Adobe Acrobat – View as HTML
    Sebagai seorang Kristen, logika saya tidak dapat menerima paham Trinitas “Kalau Yesus memang Tuhan, mengapa ia memanggil Tuhan Bapa ? kalau begitu Yesus
    www.mualaf.com/…/91-kh-m-syarif-hidayatullah-lauw-sin-hoat?… – Similar
  6. Mualaf Center Online – Wanita Hispanik Mencari Islam

    Felipe Ayala, misalnya, selalu mempertanyakan konsep trinitas yang ada dalam agamanya. ”Saya selalu percaya Yesus bukanlah Tuhan melainkan seorang pembawa
    www.mualaf.com/islam-is-not…/250-wanita-hispanik-mencari-islam – Similar
  7. Mualaf Center Online – Kisah Islamnya Syeikh Yusuf Estes mantan

    Saya belum bisa menerima tentang konsep Tuhan itu satu namun pada saat Dan, bahkan, dalam berbagai versi Bibel, saya tidak menemukan satupun kata “Trinitas.” pakai baju jubah dan peci ala gereja bertuliskan “Yesus Tuhan Kami.
    www.mualaf.com/…/533–kisah-islamnya-syeikh-yusuf-estes-mantan-penginjil – Similar
  8. [PDF]

    Warga kota sejuk Chiang Mai, Thailand, yang hadir memenuhi sebuah

    File Format: PDF/Adobe Acrobat – View as HTML
    Aliran itu yakin Yesus adalah Tuhan, dibawa oleh Paulus. Prebisterian itu sekte apa? Prebisterian juga percaya trinitas seperti halnya. Protestan.
    www.mualaf.com/…/59-islam-dan-kristen-di-mata-craig-abdurrohim-owensby?… – Similar
  9. [PDF]

    Bernard Nababan : Ragu pada isi Alkitab

    File Format: PDF/Adobe Acrobat – View
    Tuhan (dogma trinitas), yaitu Tuhan Bapak, Tuhan Anak, dan Roh Kudus. Yesus, yang pada hakekatnya Yesus disalib untuk menebus dosa manusia di dunia.
    www.mualaf.com/…/256-bernard-nababan–ragu-pada-isi-alkitab?… – Similar
  10. Mualaf Center Online – Yang aneh dari Islam Liberal ?

    Samakah Allah dalam pemahaman agama Islam dengan konsep trinitas yang dipegang bahwa surga Tuhan yang satu itu sendiri terdiri dari banyak pintu dan kamar. …. antara lain; Jesus, Muhammad, Sahabat Umar, Gandhi, Luther, Abu Nawas,
    www.mualaf.com/islam-is…/401-yang-aneh-dari-islam-liberal- – Similar
  1. [PDF]

    Yang aneh dari Islam Liberal ?

    File Format: PDF/Adobe Acrobat – View as HTML
    Tentu saja Tuhan kita semua adalah Tuhan Yang Satu, Yang Maha Esa. Allah dalam pemahaman agama Islam dengan konsep trinitas yang dipegang teguh oleh umat …. menunggu banyak orang, antara lain; Jesus, Muhammad, Sahabat Umar,
    www.mualaf.com/hikmah…/401-yang-aneh-dari-islam-liberal-?… – Similar
  2. Mualaf Center Online – Nama saya Miranda Risang Ayu

    Saya meragukan dan bingung pada konsep trinitas yang terdiri dan tiga oknum itu. kita berdoa harus melalui Yesus Kristus, tidak langsung ke Tuhan saja ?
    www.mualaf.com/kisah-a-pengalaman/mualaf-celebritis/109 – Similar
  3. Mualaf Center Online – Muallaf Center Online – an invitation to

    9 Nov 2008 Saat itu, Canlas sering bertanya, benarkah ini wajah Tuhan? Amira Mayorga: Yesus Bahkan Tidak Menyuruh Umatnya untuk Menyembah Dirinya Doktrin Trinitas begitu melekat dalam kehidupan keseharian Amira.
    www.mualaf.com/index.php?start=56 – Similar
  4. Mualaf Center Online – Kisah Mualaf

    11 Nov 2008 Saat itu, Canlas sering bertanya, benarkah ini wajah Tuhan? Amira Mayorga: Yesus Bahkan Tidak Menyuruh Umatnya untuk Menyembah Dirinya Doktrin Trinitas begitu melekat dalam kehidupan keseharian Amira.
    www.mualaf.com/kisah-a-pengalaman?start=20 – Similar
  5. Mualaf Center Online – Kisah Foreigner

    Tuhan umat Kristiani. Saat itu, Canlas sering bertanya, benarkah ini wajah Tuhan? Amira Mayorga: Yesus Bahkan Tidak Menyuruh Umatnya untuk Menyembah Dirinya Doktrin Trinitas begitu melekat dalam kehidupan keseharian Amira.
    www.mualaf.com/kisah-a-pengalaman/muallaf-foreigner?start=15 – Similar
  6. Mualaf Center Online – Muallaf Center Online – an invitation to

    Tuhan umat Kristiani. Saat itu, Canlas sering bertanya, benarkah ini wajah Tuhan? Amira Mayorga: Yesus Bahkan Tidak Menyuruh Umatnya untuk Menyembah Dirinya Doktrin Trinitas begitu melekat dalam kehidupan keseharian Amira.
    www.mualaf.com/index.php/index.php?start=55 – Similar
  7. Mualaf Center Online – Amira Mayorga: Yesus Bahkan Tidak Menyuruh

    Doktrin Trinitas begitu melekat dalam kehidupan keseharian Amira. untuk menyembah dirinya, tapi Yesus menyerukan umatnya untuk menyembah Tuhan yang Esa.
    www.mualaf.com/…/5598-amira-mayorga-yesus-bahkan-tidak-menyuruh-umatnya-untuk-menyembah-dirinya – Similar
  8. Mualaf Center Online – Go Bing Ching : Ikut Khitanan Massal

    Tuhan yang menurut kepercayaan Kristen melebur dalam 3 oknum (Tuhan Bapa, Tuhan Anak, dan Roh Kudus) dan sering disebut sebagai trinitas, sedangkan didalam
    www.mualaf.com/hikmah…/236-go-bing-ching-ikut-khitanan-massal – Similar

Kathryn : Konsep Trinitas Tak Masuk Akal

September 15, 2009

Kathryn : Konsep Trinitas Tak Masuk Akal


Kisah Mualaf Kisah Foreigner

Tuesday, 17 March 2009 13:53

Kathryn Bouchard dibesarkan dalam lingkungan keluarga Katolik yang moderat. Kedua orangtuanya adalah guru sekolah Katolik. Hubungan antar keluarg mereka terbilang akrab satu sama lain. Kathryn yang asal Kanada menghabiskan masa remajanya di London dan Ontario.

Seperti penganut Katolik lainnya, ia pergi ke gereja setiap hari minggu, sekolah di sekolah Katolik hingga ke jenjang universitas. Kathyrn kuliah di Brescia University College, sebuah perguruan tinggi Kristen khusus perempuan yang berafiliasi dengan Universitas Western Ontario.

“Meski saya dibesarkan dalam lingkungan Katolik, orangtua mendorong saya untuk berteman dengan beragam orang dari berbagai latar belakang dan boleh menanyakan apa saja berkaitan dengan kehidupan dan agama,” kata Kathryn.

Konsep Trinitas Yang Tak Masuk Akal

Ia mulai mempelajari agama-agama dalam usia yang relatif masih mudah ketika ia berusia 16 atau 17 tahun dan masih duduk di sekolah menengah. Kathryn mengatakan, ia tidak mau menjadi bagian dari sebuah agama hanya karena ia sudah menganut agama itu sejak ia dilahirkan. Itulah sebabnya, Kathryn tidak sungkan mempelajari beragam agama mulai dari Hindu, Budha sampai Yudaisme. Ketika itu, ia hanya sedikt saja mengeksplorasi agama Islam.

Alasan Kathryn mempelajari beragam agama, salah satunya karena banyak hal dalam ajaran Katolik yang tidak dipahami Kathryn. “Kami sering kedatangan pendeta di sekolah dan kami melakukan pengakuan dosa. Saya pernah bertanya pada seorang pendeta,’Saya betul-betul tidak paham dengan konsep Trinitas. Bisakah Anda menjelaskannya?’ Tapi pendeta itu menjawab ‘Yakini saja’. Mereka tidak memberikan jawabannya,” tutur Kathryn.

Ia belum mendapatkan jawaban yang memuaskan tentang konsep Trinitas dalam agama Kristen, hingga ia di bangku kuliah dan mempelajari berbagai ilmu di seminari dan mempelajari teologi agama Katolik.

“Jika saya menanyakan tentang Trinitas, mereka akan menjawab ‘ayah dan ibumu saling mencintai, ketika mereka memiliki anak, itu seperti tiga dalam satu dengan identitas berbeda’. Jadi, banyak sekali analogi yang diberikan untuk menjelaskan bagaimana Yesus bisa menjadi Tuhan dan menjadi anak Tuhan dan menjadi dirinya sendiri. Saya pikir banyak penganut Kristen yang menerima konsep ini tanpa memahaminya, ” ujar Kathryn.

Ia lalu menanyakan konsep Trinitas ke beberapa temannya dan ia mendapat jawaban bahwa konsep Trinitas ada dan ditetapkan sebagai dasar kepercayaan dalam agama Kristen setelah Yesus wafat. Sebuah jawaban yang mengejutkan Kathryn, karena itu artinya semua dasar dalam ajaran Kristen adalah ciptaan manusia. Yesus semasa hidupnya tidak pernah bilang dirinya adalah anak Tuhan dan tidak pernah mengatakan bahwa dirinya Tuhan.

“Saya membaca Gospel Mathias pertama dan dalam Gospel itu Yesus tidak direferensikan sebagai anak Tuhan, tapi anak seorang manusia. Tapi dalam Gospel yang ditulis setelah Yesus wafat, banyak sekali disebutkan bahwa Yesus adalah anak Tuhan. Dan disebutkan pula bahwa ada alasan politis dibalik argumen konsep Trinitas,” papar Kathryn.

Ia melanjutkan,”Saya juga menemukan bahwa Yesus berdoa dan memohon pertolongan pada Tuhan. Jika Yesus minta pertolongan pada Tuhan, lalu bagaimana Yesus bisa menjadi Tuhan. Ini tidak masuk akal buat saya.”

Mengenal Islam

Setelah menyelesaikan studinya di Ontario, Kathryn pindah ke Montreal dan di kota ini ia bertemu dengan banyak Muslim dari berbagai latar belakang mulai dari Eropa, Afrika dan Karibia. Keberagaman ini membuka mata Kathryn bahwa pemeluk Islam ternyata berasal dari berbagai latar belakang kebangsaaan. Fakta ini mendorongnya untuk lebih banyak belajar tentang Muslim dan latar belakang mereka.

Kathryn mulai membaca banyak referensi tentang Islam. Tapi ia menemukan bahwa contoh-contoh ekstrim tentang Islam di internet sehingga ia sempat berkomentar “Saya tidak mau menjadi bagian dari agama ini (Islam).” Oleh sang ayah, Kathryn disuruh terus membaca karena menurut sang ayah, dalam banyak hal sering terjadi salah penafsiran.

Kathryn pun melanjutkan pencariannya tentang Islam. Ia bergabung dengan situs “Muslimahs”, sebuah situs internasional yang beranggotakan para Muslimah maupun para mualaf dari berbagai negara. Dari situs inilah ia banyak belajar dan bertanya tentang Islam.

Kathryn mengatakan banyak hal yang ingin ia ketahui tentang ajaran Islam. Misalnya, apa saja persamaan dan perbedaan ajaran Islam dan Kristen, bagaimana posisi Yesus dalam Islam, siapa Nabi Muhammad, masalah poligami dan berbagai isu Islam yang muncul pasca serangan 11 September 2001 di AS.

Selama kuliah di Montreal, Kathryn belajar banyak hal tentang Islam. Ketika ia pulang ke London, orangtuanya mengira bahwa Kathryn hanya rindu kembali ke rumah dan bukan untuk memperdalam minatnya pada Islam. Kathryn lalu membeli al-Quran dan buku-buku hadist. Pada ayahnya, ia bilang bahwa al-Quran bukan buatan manusia, ketika membaca al-Quran sepertinya Tuhan sedang bicara pada kita.

“Anda merasa bahwa ada juga kebenaran yang ditulis dalam alkitab, tapi Anda tidak akan merasa bahwa itu semua tidak ditulis langsung oleh Tuhan. Sedangkan al-Quran, Anda akan merasakan kebenaran yang sesungguhnya,” ujar Kathryn.

“Saya juga menemukan banyak ilmu pengetahuan yang sudah lebih dulu diungkap oleh al-Quran dan baru muncul kemudian dalam kehidupan manusia. Saya pikir, al-Quran diturunkan pada manusia dengan tingkat emosional dan logis. Islam mendorong umatnya untuk berpikir dan mencari ilmu,” sambung Kathryn.

Kathryn pun mulai belajar salat, datang ke ceramah-ceramah agama dan mengontak masjid terdekat untuk mencari informasi apakah masjid itu punya program untuk orang-orang sepertinya dirinya, yang berminat pada agama Islam.

“Pertama kali saya masuk ke masjid, saya menangis. Saya merasakan ada energi yang begitu besar yang tidak saya rasakan ketika saya ke gerejat,” kisah Kathryn yang kemudian belajar membaca al-Quran di masjid itu. Ia terus belajar dan bergaul dengan para warga Muslim. Sedikit demi sedikit, Kathryn bisa mengubah gaya hidupnya.

Ditanya apakah orangtuanya keberatan dengan perubahan dirinya. Kathryn mengaku butuh waktu cukup panjang untuk meyakinkan orangtuanya bahwa ia tidak menjauh dari keluarganya jika memeluk Islam.

Mengucap Dua Kalimat Syahadat

Kathryn mengungkapkan bahwa ia sendiri tidak pernah menyangka akhirnya memutuskan masuk Islam dan itu semua terjadi begitu saja. Saat itu, di bulan Juni tahun 2008, seperti biasanya ia datang ke pengajian mingguan di sebuah Islamic Center. Ia sama sekali berniat mengucapkan dua kalimat syahadat hari itu. Tapi ketika ia tiba di gedung Islamic Center, banyak sekali orang-orang yang telah ia kenal hadir.

Hari itu, tema pengajian adalah umrah. Banyak anak-anak muda Muslim yang datang dan menceritakan pengalaman mereka ikut umrah serta bagaimana hidup mereka berubah setelah umrah. Pengajian dibimbing oleh Dr Munir El-Kassem. Saat Dr El-Kassem bertanya apakah ada diantara para hadirin yang ingin mengajukan pertanyaan, Kathryn dengan spontan mengangkat tangan dan berkata,”Bisakah saya mengucapkan syahadat?” Kathryn sempat kaget sendiri dengan pertanyaan itu karena ia merasa tidak merencanakannya. Semua terjadi begitu saja, spontan.

“Seketika ruangan menjadi sunyi dan saya pikir Dr El-Kassem juga terkejut. Saya memang mengenakan kerudung setiap kali datang pengajian sebagai bentuk penghormatan saya pada Islam. Dr El-Kassem lalu meminta saya maju ke depan dan menceritakan di depan hadirin bagaimana saya bisa sampai pada Islam,” tutur Kathryn.

Kathryn mengaku gemetar ketika mengucapkan dua kalimat syahadat. “Tapi saya merasa hati saya begitu lapang, penuh dengan cahaya ibarat sebuah pintu hati yang terbuka. Saya mereka sudah mengambil jalan yang benar,” ungkap Kathryn.

Itulah hari bersejarah bagi Kathryn, hari dimana ia memulai kehidupan sebagai seorang Muslimah. Tahun pertama menjalankan puasa di bulan Ramadhan, diakui Kathryn sangat berat. Namun ia merasa bahagia setelah menjadi seorang Muslim. Kathryn mengaku hidupnyan lebih teratur, disiplin dan sehat karena ia tidak lagi makan daging babi dan minum minuman beralkohol. Kathryn juga mengatakan bahwa ia kini tahu apa sebenarnya tujuan dan mau kemana arah hidupnya. (ln/iol/readislam)

http://mualaf.com/kisah-a-pengalaman/muallaf-foreigner/5641-kathryn-konsep-trinitas-tak-masuk-akal