SIAPA BILANG YESUS MATI DITIANG SALIB….??
Cerita mengenai penyaliban, hanya ada di kitab yang diklaim sebagai kitab suci oleh umat Kristen. Bukkti-bukti sejarah tidak menunjukkan adanya kematian itu.
Mari kita review apa kata injil :
Lihat Yohannes 20: 11 – 17
(11) Tetapi Maria berdiri dekat kubur itu dan menangis. Sambil menangis ia menjenguk ke dalam kubur itu, (12) dan tampaklah olehnya dua orang malaikat berpakaian putih, yang seorang duduk di sebelah kepala dan yang lain di sebelah kaki di tempat mayat Yesus terbaring. (13) Kata malaikat-malaikat itu kepadanya: “Ibu, mengapa engkau menangis?” Jawab Maria kepada mereka: “Tuhanku telah diambil orang dan aku tidak tahu di mana Ia diletakkan.” (14) Sesudah berkata demikian ia menoleh ke belakang dan melihat Yesus berdiri di situ, tetapi ia tidak tahu, bahwa itu adalah Yesus. (15) Kata Yesus kepadanya: “Ibu, mengapa engkau menangis? Siapakah yang engkau cari?” Maria menyangka orang itu adalah penunggu taman, lalu berkata kepada-Nya: “Tuan, jikalau tuan yang mengambil Dia, katakanlah kepadaku, di mana tuan meletakkan Dia, supaya aku dapat mengambil-Nya.” (16) Kata Yesus kepadanya: “Maria!” Maria berpaling dan berkata kepada-Nya dalam bahasa Ibrani: “Rabuni!”, artinya Guru. (17) Kata Yesus kepadanya: “Janganlah engkau memegang Aku, sebab Aku belum pergi kepada Bapa, tetapi pergilah kepada saudara-saudara-Ku dan katakanlah kepada mereka, bahwa sekarang Aku akan pergi kepada Bapa-Ku dan Bapamu, kepada Allah-Ku dan Allahmu.”.
Sampai disini, cerita dari injil jelas menyatakan bahwa Yesus belum mati.
Mari kita telusuri cerita ini selanjutnya :
Yohanes 20 : 19:20
(19) Ketika hari sudah malam pada hari pertama minggu itu berkumpullah murid-murid Yesus di suatu tempat dengan pintu-pintu yang terkunci karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi. Pada waktu itu datanglah Yesus dan berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: “Damai sejahtera bagi kamu!” (20) Dan sesudah berkata demikian, Ia menunjukkan tangan-Nya dan lambung-Nya kepada mereka. Murid-murid itu bersukacita ketika mereka melihat Tuhan.

Yesus menunjukkan tangan dan lambungnya. Kenapa tangan dan lambung ?. Karena tangan itulah yg dipakukan ke tiang salib dan lambungnya yang ditusuk dengan tombak oleh tentara Romawi. (Ini pun, dengan asumsi, cerita penyaliban itu, benar adanya).
Sampai disini……, Yesus juga belum mati……..!!!.
Dan yang perlu dicatat, meskipun kita semua tahu, bahwa Yesus, dipanggil Tuhan oleh murid-muridnya setelah bangkit dari kubur. Kita juga perlu menggaris bawahi kata-kata ?bangkit dari kubur? ini, karena kata-kata itu adalah kata-kata yang didramatisir sedemikian rupa oleh para penulis injil. Padahal sebenarnya, Yesus berada dalam masa penyembuhan dari luka-lukanya.
Kemana Calon Tuhan itu Menghilang selama 18 tahun?.?
Jadi ketika Yesus lahir, menginjak masa kanak-kanak dan remaja dia ?belum menjadi Tuhan? . Dia hanyalah seorang anak manusia biasa, yg lahir dari seorang perwan.
Tapi, kita perlu merasa kasihan kepada umat Kristen, karena mereka tidak tahu kemana ?calon Tuhan mereka? pergi dari usia 12 sampai 30 tahun. Tidak ada satupun orang Kristen yang tahu kemana calon Tuhan mereka menghilang selama 18 tahun. Tapi, menurut saya, bisa saja mereka benar-benar tidak tahu, tetapi mungkin juga mereka pura-pura tidak tahu. Sebab kalau mereka mau bertanya, mencari informasi kemana saja calon Tuhan mereka menghilang selama 18 tahun, maka mereka akan menemukan informasi tersebut. Tuhan telah menciptakan dunia ini begitu luas.
Apalagi kalau mereka, para Kristianis tersebut, mencari informasi sampai ke Tibet sana. Ke-biara-biara para Lama (pendeta Tibet) diantara puncak-puncak pegunungan tertinggi didunia. Mereka akan mengetahui dimana dan apa saja kerja calon Tuhan mereka.
Atau setidak-tidaknya, para Kristianis, dapat bertanya kepada Nicolai Notovich, seorang pengembara Rusia yang telah sampai ke salah satu biara terjauh diujung langit, yaitu dibiara Hemis, sekitar 20 mil sebelah tenggara Leh, di Tibet. Dibiara tersebut terdapat 84.000 (empat puluh enam ribu) gulungan naskah kuno, yang masih dipelihara. Diantara puluhan ribu gulungan tersebut terdapat cerita mengenai Yesus. Pendeta di biara Hemis, menceritakan kepada pengembara Rusia ini, bahwa naskah mengenai Yesus dibawa ke Tibet dari India dan Nepal. Naskah aslinya ditulis dalam bahasa Pali dan disimpan di Lhasa, ibukota Tibet. Salinan dalam bahasa Tibet nya disimpan di biara Hemis ini.
Naskah tersebut menceritakan pada ayat ke-5 bagian ke-4, menceritakan hal berikut ini :
Tidak lama setelah itu, seorang anak yang molek dilahirkan dinegeri Israel. Tuhan sendiri langsung berbicara kepada anak ini, menerangkan kurang berartinya lahiriyah, dan mulianya rohani.
Kedua orang tua anak itu miskin, dan termasuk keluarga yang terhormat karena kesalehan mereka dan mereka telah lupa akan keturunan yang mulia dibumi, me-MahaSuci-kan Sang Pencipta dan memberkahi mereka yang malang, yaitu agar mereka dianugerahi.
Anak yang diberkahi, yang kepadanya mereka berikan nama Isa, mulai membicarakan ke Esa an dan ke Tauhid an Ilahi sejak masa kanak-kanak. Ia memperingatkan orang-orang yang sesat untuk bertobat dan membersihkan dosa-dosa mereka.
Ketika Isa mencapai usia 13 tahun, yang pada usia itu bangsa Israel biasanya memungut isteri, ada yang menginginkan Isa untuk menjadi menantunya, karena diskusi-diskusinya yang menggunggah keimanan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa dan karena kemasyhurannya yang sudah tersebar luas.
Ingat, Anda sedang membaca naskah kuno berbahsa Tibet, milik biara Hemis di Leh, ibu kota Ladakh, Tibet. Kita kembali sejenak ke pada naskah injil, yang menceritakan bahwa pada umur 12 tahun Yesus (= Isa), menggemparkan Bait Allah dengan diskusinya dengan para Rahib di Bait Allah tersebut. Setelah itu, Injil diam seribu bahasa mengenai Yesus, sampai muncul lagi di usia sekitar 30 tahun.
Sekarang kita lanjutkan cerita naskah di biara Hemis :
Pada waktu itu juga Isa secara rahasia telah menghilang dari rumah orang tuanya. Dia meninggalkan Yerusalem, bergabung dengan para pedangan menuju Sind. Dia berniat untuk menyempurnakan dirinya mencari pengertian mengenai Ilahi dan mempelajari hukum-hukum Budha.
Lha,….???. Misteri menghilangnya calon Tuhan umat Kristiani ini ternyata dapat dilacak di Tibet sana….!!!.
Naskah tersebut selanjutnya menceritakan bahwa:
Yesus, setelah menetap beberapa lama di Sind, melanjutkan perjalanan Ainjab. Masyarakat Ainjab yang menyembah Tuhan Jaina, memohon kepadanya, agar sudi menetap dengan mereka. Tapi Isa tetap melanjutkan perjalannya ke Jagannath di negeri Orissa, dimana tinggal Viaya-Krisnha.
Disini, Yesus diterima dengan suka cita oleh para pendeta Brahma, dan mengajaknya untuk membeca kitab Weda. Yesus berada di sekitar Jagannath, Rajagriba dan Benares, selama 6 tahun. Dia amat termasyhur dikalangan masyarakat, termasuk dikalangan kaum Waisya dan Sudra. Yesus, mempunyai musuh pertamanya dari kalangan Brahma, karena beliau mengajarkan persamaan derajat diantara umat manusia, suatu hal yg sangat ditentang oleh kaum Brahma.
Nah, para kristianis di seluruh dunia, saya anjurkan Anda belajar ke Tibet sana, untuk mengetahui kemana calon Tuhan Anda menghilang selama 18 tahun.
Kemana Yesus setelah Bangkit dari Kubur….?
Umat Kristen sangat percaya (dengan taklid buta) bahwa setelah memperlihatkan diri kepada para muridnya, Yesus diangkat ke sorga, lalu bersemayam disebelah kanan Allah. Kita tidak tahu, entah dari mana para penulis injil menyelipkan cerita dongeng ini.
Tapi sebenarnya apa yang terjadi????.
Yesus tidak mati?.., dia tetap hidup sampai usia tua dan mempunyai anak.
Setelah penampakan dirinya kepada murid-muridnya, Yesus masih menampakkan diri dibeberapa tempat dengan dalam rupa yang lain. Jangan salah menginterpretasikan kata-kata ?dengan rupa yang lain? ini, karena maksudnya dengan kata-kata tersebut bias saja benar-benar dalam bentuk atau penampilan yang lain, karena?.penyamaran?!!. Tidak ada pilihan lain bagi Yesus untuk menyelamatkan dirinya dari penangkapan musuh-musuhnya para Rabi Israel, kecuali menyamar dan mengungsi.
Beliau jelas belum mau mati. Masih ada tugas yang harus dikerjakannya, yaitu mencari domba-domba Israel yang tersesat….!!!.
Selama ini, para kristiani selalu menginterpretasikan, ?mencari domba-domba Israel yang tersesat?, dengan mengembalikan orang-orang Israel yang tersesat dari ajarat Taurat. Bukan itu saja….!!!. ?Domba-domba Israel yang tersesat benar-benar merupakan bagian bagsa Israel yang hilang. Bangsa Israel setelah ditaklukkan oleh Babilonia, diangkut ke Babilonia. Mereka menjadi budak dan budak anak-anak Nebukadnezar sampai kerajaan Persia berkuasa. (II Tawarikh- 36 : 20). Kitab Perjanjian Lama (PL) selanjutnya menceritakan bahwa akhirnya bangsa Israel ini dikembalikan ke Palestina. Tapi pertanyaannya disini adalah, apakah semua bangsa Israel yang kembali….?. Jawabannya ada dalam Kitab 2 Edras-13:29-30, yang menyatakan bahwa mereka yang tidak kembali melanjutkan pengembaraan ke Timur untuk kemudian menetap disuatu dareah yang diberi nama Asareth. Sayangnya umat Kristen dilarang membaca buku ini, karena buku termasuk buku non-kanonik. Sementara itu, buku-buku sejarah bangsa Kashmir dan Afganistan, selalu menulis bahwa bangsa Kashmir dan Afganisthan, berasal dari suku bangsa Israel. Dan lebih penting lagi adalah persamaan nama suku-suku diwilayah ini dengan nama nama yang terdapat dalam Al-Kitab. Sangat banyak…!!. Sekadar menyebut contoh, nama-nama suku di Kashmir dan Afganistan :
Suku bangsa Azri, dalam Alkitab : Azriel (1 Tawarich-5:24)
Suku bangsa Beroth, dalam Al-Kitab: Beeroth (2 Samuel 4:2)
Suku bangsa Caleb, dalam Al-Kitab : Caleb (1 Tawarikh-2:18)
Suku bangsa Dattu, dalam Al-Kitab: Dathan (Bilangan 16:1)
Suku bangsa Gabba, dalam Alkitab : Gabbai (Nehemiah 11:8)
Suku bangsa Hahput, dalam Al-Kitab : Hatipha (Nehemia-7:56)
Suku bangsa Iqqash, dalam Al-Kitab: Ikkesh (1 Tawarikh-11:28)
Suku bangsa Kanaz, Kunzru, dalam Al-Kitab: Kenaz (Hakim-hakim 3:9)
Dan masih sangat banyak persamaan nama ini, termasuk dengan di Pakistan.
Jadi, jejak suku-suku Israel yang hilang ini banyak sekali dapat ditemukan didaerah sekitar Kashmir dan Afganistan ini.
Dan…., kesinilah Yesus menghilang setelah sembuh dari luka-lukanya di tiang salib.
Banyak sekali bukti perjalan Yesus ke daerah ini direkam oleh ingatan masyarakat setempat. Rute perjalanan Yesus dari Yerusalem, adalah Damaskus, Nusyaibin, Kashan, Taxila (sekarang masuk wilayah Pakistan, tidak jauh dari perbatasan Kahsmir), Muree, Srinagar, Ashmuqam. Diwilayah-wilayah ini, Yesus di kenal dengan nama Yuz Asaf, yang artinya adalah ?Pemimpin penyembuh penyakit kusta?. Perjalanan itu dilakukan bersama ibunya Bunda Maria dan muridnya Thomas. Bunda Maria, karena tidak kuat menghadapi kesukaran dalam perjalanan, akhirnya meninggal di suatu tempat yang sekarang disebut Muree (kata ini berasal dari kata “Maria”), sekitar 30 mil dari Rawalpindi sekarang. Bunda tercinta ini, dikebumikan disuatu tempat yang dikenal dengan nama Pindi Point (Puncak Pindi), dan makamnya dinamakan Mai Mari da Asthan yang artinya tempat peristirahatan Bunda Maria.
Yesus melanjutkan perjalannya menuju Kashmir. Beliau masuk ke Kashmir melalui lembah yang sekarang dikenal sebagai Yusmarg (Padang Rumput Yesus). Daerah ini didiami oleh suku bangsa Yadu, keturunan dari 10 suku Israel. Dari sini, kearah Timur sampailah Aishmuqam, artinya Tempat Istirahat Yesus. Menurut buku Tarikh-i-Kashmir, yang ditulis dalam bahasa Persia, didapatkan cerita sebagai berikut :
Raja Gopananda kemudian memulai aktifitasnya di Lembah Kashmir….dst…dst…..
Dimasa periode itu Yusa Asaf tiba dari Palestina dan mulai mengaku dirinya Nabi di Lembah Kashmir. Dia melaksanakan tugas nya siang dan malam dan dia sangat tawakal dan suci.
Dia menyampaikan firman-firman Tuhan kepada rakyat Kashmir. Banyak sekalai orang yang insyaf dan menjadi pengikutnya. Raja memohon kepadanya untuk memimpin orang-orang Hindu ke jalan yang benar.
Baca juga catatan didalam buku kuno : Bhavisya Mahapurana, yang ditulis dalam bahasa Sanskerta pada tahun 3191, pada zaman Laukika (115 M), diceritakan bahwa pada suatu waktu Raja Shalewahin berjalan-jalan dipegunungan Voyen, dekat Srinagar, melihat seseorang yang berpakainan lain dari pada yang lain, berbaju putih dan berwajah simpatik. Dalam ayat 17-32, kita diberitahu bahwa diantara Raja dengan orang tersebut terjadi dialog sebagai berikut :
Raja Salewahin bertanya kepadanya, siapkah gerangan dia…?. Dia menjawab dengan lemah lembut : ? Saya yang dikenal dengan anak Tuhan yang lahir dari seorang perawan?. Sang Raja merasa terpesona dengan jawaban ini, kemudian orang itu melanjutkan : ?Saya mengajarkan agama bangsa Amalekit dan mengikuti prinsip-prinsip kebenaran sejati?. Sang raja bertanya kepadanya mengenai agamanya, orang itu menjawab : ? Wahai raja, saya menyeru dari negeri yang amat jauh, dimana kebenaran tidak bisa tinggal lama dan kejahatan sudah merajalela tanpa batas. Saya muncul di negeri bangsa Amalekit sebagai Masih. Melalui sayalah orang-orang berdosa dan orang-orang bersalah menderita, dan saya juga menderita ditangan-tangan mereka….?.
Selanjutnya diceritakan, bahwa Yesus akhirnya menikah dengan eorang perempuan desa yang cantik jelita, bernama Mirjan (atau Marjon), dan mempunyai keturunan. Salah seorang keturunan Yesus yang masih dapat dijumpai sampai sekarang adalah seseorang yang bernama Sahibzada Baharat Saleem, yang tinggal di kota Srinagar. Yesus atau didaerah Kahsmir, dikenal dengan nama Yus Asaf, akhirnya meninggal di Kashmir, dimakamkan di distrik Khanyar, dipusat ibukota Kashmir, Srinagar.
Jadi….?
Kepercayaan dogmatis penebusan dosa ditiang salib, adalah rekaan para murtadin ajaran Yesus. Yesus atau yang kita kenal dengan Isa Al-Masih, tidak mati ditiang salib. Tetapi beliau mengembara jauh ke Timur, seperti yang dilakukannya ketika muda selama 18 tahun dari umur 12 sampai 30 tahun.
Yesus tidak mati?!!!. Doktrin Penebusan Dosa ditiang Salib gugur?.!!!.
Cerita ini saya sadur dari buku :
Yesus Wafat di Kashmir
Karangan: Andreas Faber Kaiser
Diterbitkan pertama kali oleh : Gordon Cremonnesi, Ltd, 1977, di Great Britania.












Misquoting Jesus: Kesalahan Penyalinan dalam Perjanjian Baru


Fy 11:30 am on 09/10/2010 Permalink |
semua orang yang tidak mengenal Dia, semua agama di dunia, berusaha untuk membuktikan bahwa Yesus tidak mati. kelahiran-Nya orang tidak perduli.
kenaikan-Nya ke Surga orangpun tidak perduli.
tetapi kematian-Nya tidak bisa dilewatkan begitu saja.
kenapa? karena Dia harus mati. sebab hanya Dialah yang dapat menjadi penebus bagi kita. DIa harus mati, supaya kita selamat. dan Dia bangkit, karena Dia Tuhan. setan tidak mengakui hal ini dan berusaha memutar balikkan fakta. kenapa? agar manusia tidak tahu, bahwa ada jalan bagi dirinya untuk selamat dan mengenal Allah. setan sudah dipermalukan, dan setanpun berusaha agar kita, manusia yang dibencinya, binasa bersama dirinya. saudara, Tuhan mengasihimu. jika Ia tidak mengasihimu, ia tidak akan mau mati di kayu salib untuk dirimu.
SERBUIFF 3:19 am on 11/10/2010 Permalink |
Fy
2010/10/09 at 11:30 am
…….karena Dia harus mati. sebab hanya Dialah yang dapat menjadi penebus bagi kita. ############ YESUS ADALAH MANUSIA BIASA DIA PASTI MATI. JIKA KITA BERDOSA MAKA KITA CUKUP BERTAUBAT PADA ALLAH TUHAN YG MAHA ESA, NGGAK PERLU TUH REPOT2 HARUS NGORBANAIN ORANG LAIN BIAR MATI . DAN NGGAK NYAMBUNG TU URUSAN ORANG LAIN MATI KOK LALU DOSA KITA DITEBUS OLEH ORANG ITU….AJARAN SINTING INI MAH….. NGAPAIN KOK YESUS YG JADI PENEBUS DOSA KITA .ENAK DONG KITA BUAT DOSA AJA TOH KAN NANTINYA DOSANYA DI TEBUS YESUS. INI LOGIKA DAN AJARAN ORANG SINTING ALIAS GILA !!! KITA YG BERBIUAT DOSA KOK YESUS YG NANGGUNG ………NGGAK MASUK AKAL BUNG !!! GUNAKAN OTAK DAN PIKIRAN ENTE ….JANGAN KAYAK BINATANG YG NGGAK BISA MIKIR…….DIa harus mati, supaya kita selamat. ########## LOH KOK LU NGORBANAIN ORANG LAIN AGAR LU SELAMAT…..BERARTI LU MANUSIA CURANG DAN JAHAT !!dan Dia bangkit, karena Dia Tuhan. ########LUCU YA JIKA TUHAN MATI MAKA SIAPA YYG NGURUS ALAM SEMESTA INI ? HA,HA,HA….EDAN LU YA …. setan tidak mengakui hal ini #######LU TAU DARI MANA ? dan berusaha memutar balikkan fakta. kenapa? agar manusia tidak tahu, bahwa ada jalan bagi dirinya untuk selamat dan mengenal Allah. setan sudah dipermalukan, dan setanpun berusaha agar kita, manusia yang dibencinya, binasa bersama dirinya. ########## MANUSIA KAYAK LU DKK ITULAH YG DITIPU DAN BINASA BERSAMA SETAN DINERAKA!!! saudara, Tuhan mengasihimu. #####…TUL jika Ia tidak mengasihimu, ia tidak akan mau mati di kayu salib untuk dirimu.### GUOLBLOK UNTUK MENGASIHI MANUSIA TUHAN NGGAK PERLU HARUS MATI DI TIANG SALIB …..SAYA RASA OTAK ANDA INI HARUS DI BEDAH DAN DI REPARASI AGAR JALAN PIKIRAN DAN LOGIKA NYA JADI BENAR DAN LURUS
Fy 10:42 am on 28/10/2010 Permalink |
Terimakasih atas pandangan skeptisnya. Tidak apa-apa kok. memang sulit menerima kenyataan bahwa Yesus adalah Tuhan. di dalam teologi Kristen juga dijelaskan bahwa mengenal ‘yang tidak terbatas’ memang sulit. saja juga penghina Yesus dulunya, sebelum saya berjumpa dengan Tuhan dan saya sadar bahwa Tuhanku itu hidup. tidak ada pemaksaan. sia-sia saya memaksakan.
Sama halnya kalau saya bicara bahwa daun pisang itu hijau dan saudara ngotot bilang warnyanya ungu, daripada urat saya putus karena bersitegang, lebih baik saya menghormati anda yang menilai daun pisang itu berwarna ungu. itu adalah keputusan saudara. itulah bukti bahwa manusia diciptakan dengan kehendak bebas, bukan robot. saya berharap saudara menggunakan kehendak bebas ini dengan bijaksana dan dewasa.
saya memahami itu. saya menghormati keputusan saudara. saya juga menghormati Islam kok. karena Islam banyak mengajarkan pesan moral.
saya juga tahu bahwa Tuhan tidak mengajarkan untuk kita membenci, memaki dan menghina orang lain yang hidup dengan keputusannya sendiri. toh kita sama-sama ciptaan Tuhan. ilmu psikologi juga menjelaskan kok bahwa tanda orang dewasa adalah ketika orang itu bisa menguasai emosinya dan berkata-kata yang membawa damai sejahtera ke orang lain tanpa meniadakan prinsip dan pendiriannya.
saya harap teks ini disabotase lagi dan diacak-acak seperti teks saya yang sebelumnya. paling tidak saya tahu bahwa saudara sudah membacanya. saya berdoa supaya saudara diberkati dengan hikmat yang datang dari Tuhan pencipta langit dan bumi.
faisal rahman 4:26 pm on 12/10/2010 Permalink |
Kaisar Konstantin dari kerajaan Romawilah yang menjadikan Yesus sebagai Tuhan, melalui konsili Nicea pada tahun 325 demi kepentingan politiknya.
Fy 11:25 am on 28/10/2010 Permalink |
sorry lupa dicantumkan
berdosa dan minta maaf begitu saja lalu diampuni bukanlah karakter Tuhan. Alquran juga menuliskan itu kok, sekalipun saya tidak tahu detailnya krn saya tidak berhak membaca kitab saudara. saya bukan Islam.
jaman Musa sampai nabi-nabi selanjutnya menjelaskan fakta ini. yaitu semua orang yang berdosa harus membawa binatang untuk dikurbankan kepada Tuhan ganti nyawanya. tentunya bukan yang haram. binatang yang dibawa sesuai dengan kekayaan orang itu. umumnya adalah domba, tetapi juga ada lembu dan burung tekukur.
si pendosa itu harus menyaksikan detik-detik kematian binatang itu. ia harus memegang kepala binatang itu ketika binatang itu disembelih dan mati pelan-pelan. ini merupakan tindakan Tuhan yang menunjukkan bahwa Ia jijik dengan dosa dan semua orang yang berdosa harus mati. binatang itu ganti si pendosa. kalau diruntut, tentu ini karena salah Adam dan hawa yang membuat hubungan manusia dengan Tuhan rusak.
tapi jangan salah…. dosa tetap tidak diampuni. kurban binatang lebih kepada gambaran murka Tuhan. jadi jaman itu orang mati masuk surga itu anugerah. bukan karena dirinya tidak berdosa. toh semua orang pasti berbuat dosa setiap hari. maaf kepedean, mungkin saudara bisa tidak berbuat dosa, kalau demikian maka saudara masuk dalam guiness world of record sebagai satu-satunya orang yang bisa tidak berdosa.
saya tidak tahu kenapa tiba-tiba dari bangsa pilihan Israel bisa lari ke Arab oleh pernyataan satu nabi yang tidak memiliki mujizat apa-apa (menghidupkan orang mati, merubah air jadi darah, atau lainnya), kecuali kitab, tapi bukankah nabi-nabi sebelumnya juga punya kitab? saya tidak mengimani itu sih, tapi saya menghormati iman saudara. saya herannya adalah dasar teologi yang dipakai seorang nabi Islam yang bisa merubah makna kurban itu. apa dasarnya? andai saya diberitahu supaya saya mengerti. lemak dan bagian terbaik binatang kurban itu dibakar habis. dan sisanya yang sedikit diberikan kepada imam, bukan orang miskin. yang melanggar itu langsung kena kusta dan mati. kenapa bisa berubah? ini catatan historis loh!
di kitab Kristen, 3000 tahun sebelum Yesus lahir, tepatnya di Kajadian 3, Tuhan sudah menunjukkan pada seseorang yang memperdamaikan kembali manusia dengan Tuhan paska kerusakan yang dibuat Adam dan Hawa. dan perdamaian itu harus dengan nyawa. kok sebegitu sadis? siapa kita menilai Tuhan dengan perasaan? tapi jelas upah dosa itu maut. bukankah di Islam juga diajarkan hal yang sama? pendosa masuk neraka. sama to… siapa itu Yesus? sehingga darahNya begitu berharga? kalau Dia manusia biasa, darah pengorbanan satu orang menanggung satu orang untuk satu dosa saja, lha dosa kita berapa? berapa ribu orang harus mati untuk kita seorang? itulah sebabnya bangsa Israel membawa kurban ke bait Allah setiap hari. darah Yesus itu mahal karena satu pengorbanan satu orang untuk semua dosa kapan saja untuk semua orang, yang mau menerimanya. maka orang Kristen tidak lagi membawa kurban. itu hanya terjadi dari pengrobanan satu orang yang dalam bahasa Ibraninya diartikan “yang diurapi”. apakah manusia biasa bisa lakukan? mustahil. cuma Tuhan yang bisa lakukan. bagiamana mungkin Tuhan mati? siapa kita sehingga kita melarang Tuhan untuk masuk ke alam kematian? bukankah alam kematian punya Dia juga? toh tidak lama. setelah 3 hari Dia bangkit. saksinya 500 orang. kurang banyak?
kembali pada satu pertanyaan….
apa dasar teologia Nabi Muhamad yang menyatakan bahwa dirinya diberi hak untuk merubah makna kurban? kalau Nabi itu tidak percaya Yesus adalah Tuhan, seharusnya setiap hari umat Islam membawa kurban, bukan setahun sekali. dan kalau kurban setiap hari itu berlaku, seperti uang koin yang tidak dapat dipisahkan
sisinya, berarti hanya kaum Arablah yang selamat masuk Surga karena mereka bangsa pilihan, yang berhak membawa kurban kepada Tuhan. tidak ada keselamatan bagi bangsa lainnya, sekalipun kawin dengan orang arab. sama seperti kepada orang Israel pada jaman Musa. saya beriman Tuhan itu konsisten dan tidak plinpan. bukankah saudara juga sepaham dengan saya?
faisal 5:04 am on 29/10/2010 Permalink |
Rasulullah Muhammad SAW adalah nabi penutup ,Allah telah menurunkan nabi-nabi sebelumnya sebagai pemberi peringatan pada zamannya. Allah penguasa alam raya ini tahu bahwa sifat manusia itu cenderung ingkar kita ambil contoh kenapa adam turun ke bumi karna adam tidak mau menuruti perintah Allah , setelah Adam bertobat dan memiliki banyak cucu kemudian Allah menurunkan nabi-nabi berikutnya adalah sebagai orang atau panutan pada zamannya agar manusia tahu untuk apa dia ada didunia ini. begitu jauh nya jarak antara nabi-nabi yang terdahulu tentunya banyak catatan-catatan yang sudah berubah entah disengaja atau tidak . Allah tahu , terbuktikan betapa simpang siurnya berita tentang Yesus ada yang bilang beliau mati ditiang salib ada yang bilang tidak dan masih banyak lagi kesimpang siuran lainnya didalam Bibel. Ada awal dan pasti ada akhirnya .Muhammad SAW adalah nabi penutup dan Allah memberikan mukjizatnya adalah Alquran, Alquran itu bukan kitab hasil karangan Muhammad dan Allah juga yang akan menjaganya dan terbukti sampai sekarang pun Alquran masih terjaga ke asliannya ,baik berupa tulisan maupun orang-orang penghapal Alquran didunia ini banyak yang hafal Alquran . sudahlah tidak perlu kita mencari kesalahan yang mengada ada, Islam menghormati nabi Ibrahim sebagai bapak para nabi, Muhammad tidak akan berbuat tanpa perintah/wahyu dari Allah,segala ucapan dan perbuatan dijaga oleh Allah, beragama itu harus rasional.tidak muter-muter njelimet,yng membedakan manusia dengan mahluk lainnya adalah manusia memiliki akal pergunakanlah akal untuk mencari kebenaran, dunia ini pasti diciptakan oleh satu Tuhan,untuk tinggal dibuminya oasti tuhan memberi petunjuknya, carilah kebenaran itu dari tuhan yang menciptakan bumi ini ,semoga saja diberinya oetunjuk
Fy 11:04 am on 02/11/2010 Permalink |
kesimpulannya adalah bahwa setiap agama memiliki kebenarannya masing-masing, dan sama-sama dengan subjektif mengatakan bahwa agamanyalah yang paling benar dan agama lain itu salah. isu yang mengedepankan penyalahgunaan atau pemutarbalikan fakta dalam kitab masing-masing, itu sudah terjadi jauh sebelum kita lahir. ke-Kristenan mengedepankan dua hal: bukti historis dan saksi. dua hal ini menentukan kevalidan kebenaran secara hukum. karena itu di dalam dimensi Kristen, manusia sekarang dan Adam tidak mungkin dipisahkan secara historis dan garis keselamatan. karena Tuhan bertahta di atas zaman karena dalam dimensi Tuhan tidak ada yang namanya waktu. Ia menguasai waktu. ke-Kristenan dengan tangan terbuka mempersilahkan siapapun untuk menggali fakta historis dan mencari kebenaran. jika saudara membaca Alkitab versi Keyword saudara akan pusing, karena di situ ditambahkan link-link perayat tanpa harus merusak konteks dan teks yang membuat keseluruhan kitab itu satu. itulah yang namanya hermeunetik, yaitu kesiapan Alkitab untuk diuji fakta historisnya. lebih dari 400 penulis, tanpa satupun yang bertentangan. jika ada yang memutar balikkan kebenaran Alkitab, orang itu sungguh jenius dan luar biasa, 10000x lebih jenius dari Dan Brown dalam davinci code.
masalah Alquran, saya tidak tahu, saya tidak berhak mempelajarinya. jadi jika saudara tidak mempercayai Yesus Tuhan, tidak mengakui Ia mati di kayu salib, dengan dasar yang kuat, yaitu kitab saudara, saya hanya bisa katakan, semoga saudara terus bertumbuh dalam iman saudara. saya menghormati agama saudara. tetaplah beriman.
masalah agama mana yang benar, ada waktunya, yaitu ketika nabi Isa atau Yesus Tuhan kita menghakimi di masa kiamat, kita tanyakan ke Dia, mana yang benar. debat kusir ini tidak akan berakhir tanpa finalnya bukan?
Tuhan memberkati kita semua.
sang mualaf 8:54 am on 26/05/2011 Permalink |
Agama yang benar adalah ISLAM
Kitab yang benar adalah Al,quran, sebagai penyempurna kitab – kitab suci yang pernah diturunkan oleh Allah ke bumi melalui para utusannya.
Muhammad Saw adalah nabi terakhir dan penutup dari para nabi dan rosul yang pernah ditirunkan Allah Swt kebumi.
Isa As, akan diturunkan kembali kebumi, tapi bukan sebagi rosul tapi sebagai manusia biasa yang diberikan kekuatan oleh Allah untuk mengalahkan Dajal laknatullah.
Jadi, apa yang dikatakan Injil( palsu ) yang mengatakan bahwa Yesus akan turun kembali kebumi untuk menghakimi manusia adalah tidak benar alias karangan ahli kitab saja.
mohon maaf