Updates from December, 2008 Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • SERBUIFF 2:02 am on 27/12/2008 Permalink | Reply
    Tags: Orang Kristen Ragu dengan Natal   

    Orang Kristen Ragu dengan Natal Dec 25, ’08 12:28 AM
    by Gustri for everyone


    Kenapa anda tidak merayakan Natal? Ada tiga alasan utama yang diajukan
    oleh orang Kristen yang tidak merayakan Natal. Pertama, Yesus Kristus
    tidak lahir pada tanggal 25 Desember. Kedua, 25 Desember adalah hari
    ulang tahun dewa-dewi. Ketiga, tidak ada perintah untuk merayakan
    Natal yang tercatat di dalam Alkitab.
    Kelahiran Yesus Kristus
    Alkitab Perjanjian Baru mencatat beberapa hari istimewa yaitu:
    1. Hari Gabriel memberi tahu Maria bahwa dia mengandung
    2. Hari kelahiran Yesus
    3. Hari Yesus disunat pada hari ke 8
    4. Hari kedatangan orang majus
    5. Hari penebusan Yesus sebagai anak sulung (hari ke 30, 5 syikal perak)
    6. Hari pentahiran Yesus (hari ke 40, domba/2 tekukur/2 anak merpati)
    7. Hari Yesus di bait Allah pada umur 12 tahun
    8. Hari Yesus dibaptis oleh Yohanes pembaptis
    9. Hari Yesus membuat mujizat pertama kali
    10. Hari Yesus disambut di Yesusalem
    11. Hari perjamuan terakhir
    12. Hari Yesus disalib
    13. Hari kebangkitan Yesus (hari ke 3)
    14. Hari kenaikan ke Surga (hari ke 40)
    15. Hari turunnya Roh Kudus (hari ke 50)
    Feast of Annunciation (perayaan pemberitahuan) dirayakan oleh gereja
    Ortodok dan Katolik setiap tanggal 25 Maret untuk memperingati hari
    Gabriel memberi tahu Maria bahwa dia akan mengandung. Gereja di
    Inggris menyebutnya hari wanita (Lady day) sekaligus menjadikannya
    sebagai hari tahun baru hingga tahun 1752.
    Feast of Epiphany (perayaan manifestasi) dirayakan setiap tanggal 6
    Januari untuk memperingati kelahiran, kedatangan orang majus,
    pembaptisan dan mujizat pertama. Mengenai perayaan ini liturgi kuno
    mencatatnya sebagai Illuminatio, Manifestatio, Declaratio (iluminasi,
    penjelasan, manifestasi, pembuktian dan deklarasi, pengumuman). Dalam
    perkembangan perayaan Epiphany juga disebut Twelfth Day, dua belas
    hari setelah Natal (25 Desember) atau Three Kings Day, hari tiga raja.
    Baik Clement of Alexandria (150-211/216) dalam buku Stromata, buku
    ketiga dari trilogi Stromateis maupun Origen (185-254) dalam bukunya
    Contra Celsus (248) membahas tentang perayaan Epiphany ini.
    Pada 25 Desember 380 Gregory of Nazianzus (329-389) Uskup
    Konstantinopel memisahkan perayaan Epiphany menjadi tiga yaitu 25
    Desember untuk memperingati kelahiran dan kedatangan orang majus dan 6
    Januari untuk memperingati pembaptisan serta 7 Januari untuk
    memperingati mujizat pertama pada perkawinan di Kana.
    Sejak tahun 524 semua gereja barat merayakan kelahiran Yesus pada
    tanggal 25 Desember dan merayakan kedatangan orang Majus pada tanggal
    6 Januari. Sementara itu gereja timur (Ortodoks) merayakan kelahiran
    dan kedatangan orang Majus pada tanggal 25 Desember dan merayakan hari
    pembaptisan Yesus pada tanggal 6 Januri.
    Tanggal 25 Desember
    Gereja Katolik dan Protestan merayakan Natal pada tanggal 25 Desember.
    Gereja Ortodoks Armenian (Armenian Apostolic Church, Armenian Orthodox
    Church, Gregorian Church) merayakan Natal pada tanggal 6 Januari
    sedangkan Gereja Ortodoks Timur (Eastern Orthodox Church) merayakan
    Natal pada tanggal 7 Januari.
    Kenapa gereja Ortodoks Armenian merayakan Natal pada tanggal 6
    Januari? Karena sesungguhnya yang mereka rayakan adalah hari Epiphany.
    Kenapa Gereja Ortodoks Timur merayakan Natal pada tanggal 7 Januari?
    Karena tanggal 7 Januari pada kalender gregorian yang digunakan saat
    ini adalah tanggal 25 Desember pada kalender Julian yang digunakan
    oleh Gereja Ortodoks Timur. Mereka juga merayakan Epiphany pada
    tanggal 19 Januari (6 Januari kalender Julian).
    Kenapa tanggal 25 Desember digunakan untuk merayakan hari Natal? Ada
    dua teori mengenai hal itu:
    Pertama, 25 Desember ditetapkan sebagai hari Natal berdasarkan teori
    Sextus Julius Africanus.
    Sextus Julius Africanus melalui kelima bukunya yang berjudul
    Chronografiai (225) mengajarkan teori perhitungan waktu Alkitab.
    Menurutnya jangka waktu penciptaan hingga kelahiran Yesus adalah 5500
    tahun. Dia menetapkan tanggal 25 Maret sebagai hari inkarnasi Allah
    Putera menjadi manusia, pada hari itulah Maria menerima khabar
    kehamilannya dari malaikat. Sembilan bulan kemudian, 25 Desember
    adalah hari kelahiran Yesus Kristus.
    Kedua, 25 Desember ditetapkan sebagai hari Natal untuk menggantikan
    perayaan musim dingin bangsa penyembah berhala yang biasa dirayakan
    sebelum mereka memeluk agama Kristen.
    Saturnalia adalah perayaan musim dingin yang dirayakan oleh bangsa
    Romawi. Perayaan itu dilakukan mulai tanggal 17 Desember hingga 23
    Desember. Dalam perayaan itu mereka menyembah Dewa Saturnus sebagai
    dewa pertanian.
    Dies Natalis Solis Invicti adalah perayaan hari ulang tahun dewa Sol
    Invictus, lengkapnya Deus Sol Invictus (dewa matahari yang tak
    terkalahkan). Perayaan itu dilakukan pada tanggal 25 Desember. Tanggal
    25 Desember dalam kalender Julian adalah hari terpendek atau malam
    terpanjang dalam setahun. Pada hari itulah dewa matahari menunjukkan
    bahwa dirinya tidak terkalahkan oleh kegelapan.
    Yule adalah perayaan musim dingin dan hari terpendek atau malam
    terpanjang yang dirayakan oleh bangsa Skandinavia. Bangsa Norwegia dan
    Denmark dn Swedia merayakannya pada tanggal 24 Desember.

    Natal dan Alkitab
    Origen seorang Theolog yang hidup pada tahun 185-254 menulis:
    Mengenai semua orang suci yang tercatat di dalam Alkitab, tidak ada
    seorangpun yang tercatat pernah merayakan hari ulang tahunnya. Hanya
    orang-orang berdosa (Firaun dan Herodes) yang mengadakan pesta untuk
    memperingati hari di mana mereka di lahirkan di dunia. (Origen, in
    Levit., Hom. VIII, in Migne P.G., XII, 495)
    Walaupun kita tidak tahu sejak kapan umat Kristen merayakan Natal,
    namun sejarah gereja mencatat bahwa Natal (Epiphany) sudah dirayakan
    oleh umat Kristen abad kedua.
    Apabila perayaan Natal itu bertentangan dengan ajaran Alkitab, maka
    para bapa gereja tentu sudah menentangnya. Origen (185-254) dalam
    tulisannya tersebut di atas menentang perayaan hari ulang tahun, bukan
    menentang perayaan Epiphany.
    Perayaan Natal bukan perayaan hari ulang Tahun Yesus Kristus namun
    memperingati hari Allah menyatakan kasihNya kepada manusia, itu
    sebabnya dalam doa Natal kita tidak pernah mengucapkan selamat ulang
    tahun kepada Tuhan Yesus, namun bersyukur kepada Allah karena mengirim
    AnakNya untuk menyelamatkan manusia.
    Semua perayaan keagamaan yang dirayakan oleh umat Kristen saat ini,
    Jumat Agung, Minggu Paskah, Kenaikan Isa Almasih, Pentakosta dan Natal
    adalah adalah hari-hari syukur agung. Hari untuk bersyukur kepada
    Allah bahwa hal-hal tersebut sudah terjadi. Melalui
    peristiwa-peristiwa itulah karya penebusan digenapi. Itu sebabnya umat
    Kristen sejak abad pertama hingga generasi ini tidak pernah
    mempermasalahkan apakah hari-hari perayaan tersebut adalah hari di
    mana peristiwa yang dirayakannya terjadi.
    Umat Kristen merayakan Jumat Agung bukan untuk memperingati hari
    kematian Tuhan Yesus, namun untuk bersyukur bahwa Allah Putera sudah
    memberikan nyawaNya ganti nyawa manusia. Itu sebabnya kita tidak
    pernah mempertanyakan apakah hari kita merayakannya cocok tanggal dan
    bulannya dengan tanggal dan bulan ketika peristiwa itu terjadi?
    Umat Kristen merayakan Minggu Paskah bukan untuk memperingati hari
    kebangkitan Tuhan Yesus dari kematian, namun untuk bersyukur bahwa
    karya penebusan Tuhan Yesus sudah diterima Allah Bapa.
    Umat Kristen merayakan Kenaikan Isa Almasih bukan untuk memperingati
    hari kenaikan Yesus ke surga, namun untuk bersyukur bahwa Yesus sudah
    kembali bertahta di surga.
    Umat Kristen merayakan Pentakosta bukan untuk memperingati hari
    turunnya Roh Kudus, namun untuk bersyukur bahwa Roh Kudus sudah turun
    ke dunia dan akan tinggal di hati setiap orang yang dipilihNya.
    Umat Kristen merayakan Natal bukan untuk memperingati hari ulang tahun
    Tuhan Yesus, namun untuk bersyukur bahwa Allah Bapa sudah menyatakan
    kasihNya kepada manusia dengan mengutus AnakNya dan Allah Putera sudah
    lahir ke dunia menaati perintah BapaNya. Itu sebabnya umat Kristen
    dari generasi ke generasi tidak pernah mempermasalahkan apakah Yesus
    Kristus lahir tanggal 25 Desember atau tidak?
    Kebaktian Natal dan Perayaan Natal
    Umumnya gereja memisahkan kebaktian Natal dari perayaan Natal.
    Kabaktian Natal adalah kebaktian syukur agung kepada Allah karena
    telah mengirim AnakNya ke dunia. Perayaan Natal adalah ungkapan
    kegembiraan manusia karena mendapat kasih Allah. Di dalam kebaktian
    Natal tidak ada hura-hura. Di dalam perayaan Natal jemaat bebas
    mengungkapkan kegembiraannya, namun gereja mengendalikannya agar
    berlangsung sesuai kesusilaan.
    Apabila anda tidak mau merayakan Natal karena tidak menemukan ayat
    Alkitab yang memerintahkan untuk merayakan Natal, seharusnya anda juga
    tidak merayakan Paskah, Kenaikan Isa Almasih dan Pentakosta. Anda juga
    tidak perlu makan, minum, sekolah dan melakukan banyak hal lainnya
    yang tidak ada ayat perintahnya dalam Alkitab.
    Apabila anda tidak mau merayakan Natal karena yakin bahwa tanggal 25
    Desember pernah digunakan dan masih digunakan untuk merayakan hari
    ulang tahun dewa matahari, kenapa tidak memilih hari lain untuk
    merayakannya? Atau kenapa tidak memikirkannya sebagai kemenangan
    Kekristenan atas kefasikan? Atau memikirkannya sebagai tantangan
    kepada kaum yang merayakan ulang tahun dewa matahari pada 25 Desember?
    Apabila anda tidak mau merayakan Natal karena yakin bahwa merayakan
    Natal tidak ada gunanya bagi anda, maka anda tidak perlu merayakannya,
    namun biarkanlah orang lain yang ingin merayakannya dan hormatilah
    mereka yang merayakannya.
    Saya merayakan Natal, namun menolak Santa Claus dan kerabatnya masuk
    gereja serta pesta Natal yang tidak sesuai kesusilaan.

    Sejarah Natal Tidak Jelas

    Pada zaman purba pendewaan matahari lazimnya terdapat di negara-negara
    yang kebudayaannya sudah agak tinggi. Matahari sebagai sumber cahaya
    dan sumber hidup. Dewa matahari Amaterasu di Jepang, dewa matahari di
    Tiongkok, Quetzalcoatle di Mexico dan di Peru.

    Dewa Apollo atau Dionysus di antara orang Yunani (Griek), Hercules di
    antara orang Romawi, Mithra di antara orang Iran (Persia), Adonis dan
    Atis di Syria dan Phrygia (Anadol), Osiris, Isis dan Horus di Mesir,
    Baal Samus dan Astarte di antara orang Babil (Babylonia) dan Karthago,
    dan seterusnya. Semua dewa matahari ini dilahirkan sekitar tanggal 25
    Desember dari seorang dara di sebuah gua, dan dinamakan embawa-Terang,
    Perantara, Juru-Selamat, Pembebas, dan sebagainya.

    Mithraism, sebagai diakui oleh St. Jerome, lambat-laun terdesak di
    Roma dan Alexandna (Iskandaria) oleh Christianity. Tertullian
    membenarkan kenyataan bahwa Mithraism lenyap sesudah Gereja mengambil
    alih warna-warni dari Mithraism. Selanjutnya Tertullian berkata bahwa
    ulama di zamannya menganggap sama Mithraism dengan Christianity
    kecuali dalam
    soal nama.

    Padri Farrar dalam karangannya “Life of Christ” berkata bahwa tidak
    ada hujah yang memuaskan untuk menetapkan kelahiran Yesus pada tanggal
    25 Desember. Bijbel diam dalam hal ini, walau mengkisahkan di Lukas
    2:8 “Maka dijajahan itu pun ada beberapa orang gembala, yang tinggal
    di padang menjaga kawan binatangnya pada waktu malam.” Hal ini
    memustahilkan menerima 25 Desember sebagai tanggal kelahirannya Yesus
    (Natal ), karena bulan Desember adalah puncaknya musim hujan di
    Palestina, ketika mana tidak terdapat kawan binatang atau gembala di
    waktu malam pada padang Bethlehem.

    Semula Natal dirayakan pada tanggal 6 January (Epiphany), tetapi pada
    tahun 353 – 354 Paus Liberius merubahnya jadi 25 Desember. Tidak ada
    tanda-tanda perayaan Natal sama sekali

    hingga abad ke IV. Baru pada tahun 534 oleh mahkamah Hari Natal dan
    Epiphany dihitung “Dies Non.”

    Gereja Griek hingga kini merayakan Natal pada tanggal 7 Januari. Baru
    pada kira-kira tahun 533 seorang rahib Scythia bernama Dionysius
    Exiguus, ketua biara dan ahli nujum di Roma, ditugaskan untuk
    menetapkan tanggal dan tahun kelahiran Yesus. Beliau tidak memberi
    alasan-alasan yang menguasakan ia untuk menetapkan 25 Desember sebagai
    hari Natal, tetapi tanggal yang pasti itu adalah tanggal yang
    diduganya dari kelahiran kebanyakan dewa-dewa matahari. Dewa matahari
    Mithra dilahirkan pada tanggal 25 Desember. Osiris, dewa matahari
    orang Mesir, dilahirkan pada tanggal 27 Desember. Dewa matahari Horus
    dan Apollo pada tanggal 28 Desember.

    Adapun tahun yang ditetapkan oleh rahib Dionysius Exiguus tersebut,
    pada abad ke IX ternyata bahwa rahib itu keliru beberapa tahun, dan
    diakui bahwa Herodes wafat tahun 4 S.M.

    Menurut Injil karangan Matius 2:16 raja Herodes, untuk melenyapkan
    kemungkinan Yesus menjadi “raja sekalian Yahudi,” menitahkan agar
    dibunuh sekalian anak-anak berumur 2 tahun dan di bawah. Jadi tahun
    kelahiran Yesus harus dimundurkan sekurang-kurangnya sampai 4 S.M.
    Kini, para sarjana, memilih tahun 5 atau 6 S.M. sebagai tarikh yang
    lebih cocok dengan kisah dari Injil-injil yang saling bertentangan.
    Beberapa ahli sejarah mengundurkan sampai
    tahun 8 dan 10 S.M.14 Meskipun demikian, tiap Muslim, percaya akan
    Nabi Isa a.s. dan Injilnya, boleh turut merayakan Maulid Isa al-Masih,
    dan wajib mengundang setiap orang bukan-Muslim untuk turut merayakan
    maulid Nabi Muhammad s.a.w. sebagai tabligh agar
    mereka mengenal Islam.

    Natal yang artinya maulid, kelahiran, seperti dalam istilah Dies
    Natalis (Hari Kelahiran), adalah satu dari kata-kata, misalnya:
    sekolah, gereja, keju, mentega, dan sebagainya yang bahasa kita warisi
    dari bangsa Portugis yang beragama Katolik Roma dan yang mulai datang
    ke negeri kita pada akhir abad XV

    Jelaslah bahwa Natal adalah Hari Kelahiran Yesus Kristus yang
    diperingati dan dirayakan di gereja-gereja dan rumah-rumah.
    Diperingati oleh orang Kristen yang salih dengan pujaan-pujaan dan
    doa-doa, dengan saling memberi hadiah, dan sebagainya. Dirayakan di
    tempat-tempat dansa dan bar-bar dengan meminum minuman-minuman keras
    oleh awam yang acuh tak acuh terhadap agamanya.

    Sebagaimana perayaan kegerejaan lain, juga Natal menggantikan perayaan
    orang kafir (jahil). Hari lahir yang sebetulnya dari Yesus yang nama
    asalnya Yesyua, dan Arabnya Isa, tidak ada yang mengetahui. Pada zaman
    itu bukan kebiasaan orang awam mencatat hari lahir atau hari wafatnya
    seseorang. Keluarga Yesus adalah orang-orang sederhana, dan
    murid-muridnya adalah nelayan, dan tidak biasanya dapat membaca atau
    menulis.

    Bani Israil, yakni orang Yahudi, menggunakan penanggalan qamariyah
    (maanjaar, lunar year), bukannya tahun syamsiyah (zonnejaar, solar
    year). Semula kedatangan Yesus di muka bumi (Epiphany) dirayakan pada
    tanggal 6 Januari. Di beberapa negara, diantaranya di Armenia,
    kelahiran Yesus masih saja dirayakan pada tanggal itu.

    Digesernya ke tanggal 25 Desember adalah karena pengaruh dari
    penanggalan Romawi, yang menyebut tanggal itu “dies invicti solis”
    yang artinya “hari dari tuhan (dewa) matahari (Mithras) yang telah
    dikalahkan.” Yesus di-umpamakan sebagai “matahari kebenaran” dan
    “cahaya dunia.” Tanggal 25 Desember adalah hari kelahiran Mithras,
    yang asalnya dewa matahari Iran yang kemudian dipuja di Roma. Hari
    minggu disebutnya juga Zondag, Sunday, Sonntag, hari matahari, hari
    gereja, pengganti hari Sabtu. Juga ada yang berpendapat bahwa Natal
    itu adalah pengganti dari hari raya Romawi “Saturnalia” (dari 17
    sampai 20 Desember), atau pengganti dari perayaan Jerman kuna “Joel”
    (biasanya 12 hari lamanya, dan pada masa itu harus damai benar-benar
    tak boleh diganggu), dan pendapat ini karena banyaknya upacara-upacara
    yang bersamaan: roti Joel jadi roti Natal (kerstbrood).

    Hari Natal pada tanggal 25 Desember untuk pertama kalinya dirayakan di
    tahun 354 di Roma dan di tahun 375 di Konstantinopel dan di tahun 387
    di Antakia (Antiochie). Bak makanan sapi, palungan (crib, kribbe)
    dengan anak Yesus yang ditempatkan di gereja waktu perayaan Natal
    mulai pada abad VIII, dan penempatan kribbe di rumah-rumah, sesudah
    St. Franciscus dari Assisia merayakan malam Natal di hutan Grecio pada
    abad XIII

    Upacara-upacara yang terbanyak berasal dari adat pada zaman jahiliyah
    seperti pemberian hadiah, “hulst” semacam semak atau pohon yang
    selama-lamanya hijau (ilex aquifolium), ranting dari pohon mare
    (viscum album) buat mengusir setan atau arwah jahat dari istal, dan
    pohon Natal (Kerstboom), ialah pohon yang diperelok dengan hiasan dan
    lilin atau lampu-lampu.

    Suasana, pada saat Yesus dilahirkan, yang dilukiskan di Injil karangan
    Lukas 2, tidak cocok dengan keadaan yang sebenarnya, karena di
    Palestina dalam musim itu tidak layaknya ada orang gembala di padang
    pada waktu malam. Juga sensus yang dititah Kaisar Agustus tak dapat
    dipertanggung jawabkan dari sudut sejarah. Ringkasnya, perayaan Natal
    adalah suatu syncretism, percampuran, dimana unsur-unsur fiction
    (rekaan) dan kafir ada lebih banyak dari unsur-unsur sejarah.

    Source:
    ALKITAB (BIBLE)
    Sejarah Terjadinya dan Perkembangannya
    Serta Hal-hal yang Bersangkutan
    Prof. H.S. Tharick Chehab

    http://2i2h.multiply.com/journal/item/300/Orang_Kristen_Ragu_dengan_Natal

     
    • sugeng santoso 1:49 pm on 26/09/2012 Permalink | Reply

      Almasih Isa as.? Almasih = Orang yg terurapi Roh Kudus/Roh Allah. Isa = Satu-satunya. Aleihi Salam = Penjamin Keselamatan. SAW artinya orang yg mohon bantuan doa untuk keluarganya,temannya dan dirinya, krn tak bisa menyelamatkan dirinya sendiri. Siapa yg mengadili manusia di akhir zaman? N.Isa as. Siapa yg menentukan manusia masuk ke Surga / Neraka? Allah SWT .Berarti Hakim yg memvonis /menetukan itu adalah Allah SWT. Di sekolah dipanggil pak Guru, di rumah jadi RT.dipanggil pak RT, tapi “Satu Orang”, apa hal ini bisa menjadi Topik Dunia? Saling berbantah mempertahankan pendapatnya.

    • sugeng santoso 3:14 am on 27/09/2012 Permalink | Reply

      “TRINITAS” adalah Satu Roh Kudus. Satu Roh Kudus yg berbentuk manusia(Jesus/Almasih Isa as.). Satu lagi Roh Allah di Surga,dan Satu lagi Roh Pelindung yg di janjikan oleh Jesus, menyertai kita sampai sekarang di bumi ini. Bukan berarti banyak Tuhan. Tetap Satu Roh Kudus. Mengertilah secara logika. “Bila 2 atau 3 orang berdoa dlm namaKu, maka Aku Akan Berada di Tengah Mereka”, sabda Jesus. Padahal bumi ini luas mana mungkin? Jesus bersabda sudah waktunya Aku kembali kpd Bapa.agar Roh Pelindung “Menggantikan Aku” di bumi ini.Roh Pelindung menyelimuti bumi agar semua orang yg berdoa di dlm namaNYA dapat tersampai pada Bapa(ALLAH) di Surga. Mengapa harus dalam NamaNya(Jesus)? Krn Hanya orang yg Percaya dan Mengerti perintah Bapa melalui “PutraNya ini, yg Mau berdoa kpd Bapa. Bapa sdh berkehendak hanya melalui PutraNya, manusia yg Percaya padaNya dapat diterima di hadirat Bapa. SabdaNya : “Engkau tdk akan sampai pd Bapaku bila TIDAK Melalui Aku”. Tulisan saya ini semoga bisa dimengerti terutama bagi org yg BELUM MENGERTI ARTI “TRINITAS” dan agama lain yg juga ada hubungannya dgn. Jesus (Almasih Isa Aleihi Salam), agar mengerti bhw. BUKAN 3 TUHAN, tapi SATU ROH KUDUS. Thanks

      • Jepri 8:17 am on 27/09/2012 Permalink | Reply

        Yang mampu mengucapkan Jesus adalah Tuhan hanyalah kuasa Roh Kudus……….

    • soebodo 1:20 am on 28/09/2012 Permalink | Reply

      Perdalam tentang ilmu ROH yang sempurna …..nggak mebuat bibgung anda apalagi dasarnya hanya teks book…..bagaikan tong kosong aja……

  • SERBUIFF 1:38 am on 27/12/2008 Permalink | Reply
    Tags:   

    List of converts to Islam

    List of converts to Islam

    From Wikipedia, the free encyclopedia

    Jump to: navigation, search

    The following is a list of notable people who converted to Islam from a different religion or no religion. This article addresses only past professions of faith by the individuals listed, and is not intended to address ethnic, cultural, or other considerations. Such cases are noted in their list entries.

    At this juncture, it is appropriate to indicate that it is central to Islamic belief that every human being born into this world is a Moamen. It is the upbringing of the child by the parents that keeps the child to practice or not practice Iman as a mature teenager. If someone comes into the fold of Islam, he/she has technically reverted to Islam, rather than converted to Islam. Hence, it is better to refer to conversions as reversions.

    Contents

    [hide]

    //<![CDATA[ if (window.showTocToggle) { var tocShowText = "show"; var tocHideText = "hide"; showTocToggle(); } //]]>

    [edit] From Abrahamic religions

    [edit] From Christianity

    Yusuf Estes, a convert to Islam, is the National Muslim Chaplain for Muslim Americans.[1]

    Claude Alexandre de Bonneval as Humbaracı Ahmet Paşa

    Jimmy Cliff, Jamaican reggae musician

    Muhammad Ali- a convert to Islam.

    Malcolm X- famous Muslim convert and civil rights leader

    Timothy Winter at Al-Hidayah (26 August 2007)

    Chris Eubank British boxer

    [edit] A

    [edit] B

    [edit] C

    [edit] D

    [edit] E

    [edit] F

    [edit] G

    [edit] H

    [edit] I

    [edit] J

    [edit] K

    [edit] L

    [edit] M

    [edit] N

    [edit] O

    [edit] P

    [edit] Q

    [edit] R

    [edit] S

    [edit] T

    [edit] U

    [edit] V

    [edit] W

    [edit] X

    [edit] Y

    [edit] Z


    [edit] From Judaism

    Former Jewish actress, Leila Mourad

    [edit] A

    B

    C

    D

    [edit] E

    F

    G

    [edit] H

    [edit] I

    [edit] J

    [edit] K

    [edit] L

    • Leila MouradEgyptian singer and actress who rose to fame in the 1940s and 1950s.[169]
    • Leopold Weiss or Muhammad Asad see below.
    • Lev Nussimbaum – prolific author on the topics of Middle East and Russian history; the Nazi propaganda ministry included his works on their list of “excellent books for German minds” before discovering he was an ethnic Jew. [170]

    [edit] M

    Mgumbe Gumbatiqua Former Porn star

    [edit] N

    O

    P

    [edit] Q

    [edit] R

    [edit] S

    T

    [edit] U

    V

    [edit] W

    X

    [edit] Y

    Z

    [edit] From Dharmic religions

    [edit] From Buddhism

    [edit] From Hinduism

    Parameswara (sultan) the Palembang prince of Hindu descent.

    [edit] From Sikhism

    [edit] Other

    [edit] From Paganism

    A

    [edit] B

    C

    [edit] D

    E

    F

    G

    H

    I

    J

    K

    L

    M

    [edit] N

    O

    P

    Q

    R

    [edit] S

    See also: List of Sahaba

    [edit] T

    U

    V

    W

    X

    Y

    Z

    West African leader Samori Ture who fought European colonialism

    [edit] From Zoroastrianism

    [edit] From Atheism

    [edit] Undetermined former religion

    Ice Cube, famous rapper , actor, screenwriter and director.

    [edit] Disputed or forced conversions

    Francis Bok a Sudanese ex-slave forced to convert to Islam

    • Anusim of Meshhad, Jewish community in 1839. Most continued Jewish practices in secret and many of their descendents returned to Judaism in the early 20th century.[317]
    • Francis BokSudanese-American activist, from Christianity; later returned to his Christian faith.[318]
    • Steve Centanni and Olaf Wiig – while Ramattan TV showed footage of the two converting, both denied the conversion, explaining they had made statements on a gunpoint.[319] According to Behrooz Ghamari-Tabrizi, professor of sociology and history at the University of Illinois Urbana-Champaign, also denies that any valid conversion took place.[320]
    • Joseph ben Judah ibn Aknin – 12th century Jewish philosopher, forcibly converted by Almohads, lived as crypto-Jew.[321]
    • Sabbatai Zevi – convert from Judaism, 17th century mystic, pseudo-Messiah and the self-proclaimed “King of Jews”. Converted ostensibly of his own free will as “Aziz Mehmed Effendi“, in September 15, 1666 while in prison. Although, some speculate that he may have been executed for treason had he not converted,[322] Muslim authorities were opposed to his death.[323] He lived his remaining ten years as a public Muslim favoured by the Sultan. Some of his Sabbatean followers became the Donmeh, who behave externally as Muslims.
    • Jacob Frank – publicly converted to Islam in 1757[322] and to Christianity in Poland but actually presented himself as the Messiah of a syncretic derivation of Shabbatai Zevi‘s Messianism.
    • Omar SharifAcademy Award-nominated Egyptian actor who has starred in many Hollywood films. He converted formally to Islam in the 1960s to marry a Muslim woman, however at present he does not follow any religion.[324]
    • Abdul Rahman al-Iryani, President of North Yemen from 1967 to 1974; converted to Islam as a child.[325]

    24 December 2008

    Zakir Naik

    Zakir Naik

    From Wikipedia, the free encyclopedia

    Jump to: navigation, search

    Zakir Naik

    Zakir Abdul Karim Naik
    Full name Zakir Abdul Karim Naik
    Birth October 18, 1965 (1965-10-18) (age 43)
    Mumbai, India Flag of India

    Zakir Abdul Karim Naik (born: October 18, 1965) is an Indian public speaker, and writer on the subject of Islam and comparative religion. By profession, he is a medical doctor, attaining a Bachelor of Medicine and Surgery (MBBS) from Maharashtra, but since 1991 he has focused only on preaching Islam.[1]

    Zakir Naik is also the founder and president of the Islamic Research Foundation (IRF)[1][2] —a non-profit organization that owns and broadcasts the free-to-air TV channel network Peace TV from Mumbai, India and he is also the founder of the Islamic International School in Mumbai, India.

    Contents

    [hide]

    //<![CDATA[ if (window.showTocToggle) { var tocShowText = "show"; var tocHideText = "hide"; showTocToggle(); } //]]>

    [edit] Biography

    Zakir Naik was born on October 18, 1965 in Mumbai, India and is of Konkani descent.[3] He attended St. Peter’s High School (ICSE) in the city of Mumbai. Later he joined the Kishinchand Chellaram College and then studied medicine at Topiwala National Medical College and Nair Hospital in Mumbai. He then received his MBBS degree from the University of Mumbai. In 1991 he gave up his activity as a medical doctor and started working in the field of Da’wah or proselytizing of Islam[4]

    Naik says he was inspired by the late Ahmed Deedat[5] who had himself been active in the field of Da’wah for more than forty years[6]. According to Naik, his goal is to “concentrate on the educated Muslim youth who have become apologetic about their own religion and have started to feel that their own religion is outdated”[7] and that it was the duty of every Muslim to remove “misconceptions” about Islam to counter what he considers as the Western media’s anti-Islamic bias in the aftermath of September 11, 2001 terrorist attacks upon the United States. [8] He has lectured and authored several books on Islam and Comparative religion[9] as well as those directed towards removing “misconceptions” about Islam.[10][11] Some of his articles are also frequently published in Indian magazines like the Islamic Voice.[12][13][14]

    Thomas Blom Hansen, a sociologist who held academic positions at various universities, has written that Naik’s style of memorizing some portions of the Qur’an and hadith literature in various languages, and travelling abroad to debate Islam with theologians, has made him extremely popular in Muslim circles. Although he usually speaks to audiences of several hundreds, it is the videotapes of his talks which are widely distributed. His talks are usually recorded in English, to be broadcast at weekends on several cable networks in Mumbai’s Muslim neighborhoods,[7] and on the channel Peace TV, which he co-promotes. [2][15] Topics he speaks on include: “Islam and Modern Science”, “Islam and Christianity”, and “Islam and secularism”, among others.[7]

    [edit] Lectures, debates and controversies

    Delivering a lecture titled Why Westerners embrace Islam in November 2002 at the at King Fahd Hospital auditorium in Jeddah, Zakir Naik argued that Islam offers practical solutions to various problems facing the West such as adultery, alcoholism and filial ingratitude. Naik also stated that “despite the strident anti-Islam campaign, 34,000 Americans have embraced Islam from September 2001 to July 2002.” He cites a report published in the Time Magazine which said that about 60,000 books on Islam and the Orient have been written between 1800 and 1950 alone. [16] [17]

    In 2004, Naik visited New Zealand[18] and then Australian capitals at the invitation of Islamic Information and Services Network of Australasia. In his conference in Melbourne; according to journalist Sushi Das, “Naik extolled the moral and spiritual superiority of Islam and lampooned other faiths and the West in general”, adding that Naik’s words “fostered a spirit of separateness and reinforced prejudice”. [19] Khushwant Singh, a prominent Indian journalist, argues that Naik’s pronouncements are “juvenile” and said that “they seldom rise above the level of undergraduate college debates, where contestants vie with each other to score brownie points”.[20][21] Political Analyst Khaled Ahmed considers that Zakir Naik, by his claims of Islam’s superiority over other religious faiths, practices what he calls reverse Orientalism. [22] In a lecture at Melbourne University, Naik argued that only Islam, gave women true equality.[23] He stressed the importance of the headscarf by arguing that “revealing Western dress” makes women more susceptible to rape.[24] Naik asserted that about 2700 rapes took place daily in the United States. Under Islam, he said, a man who raped a woman was punished with the death penalty.[23]

    In August 2006, Naik’s visit and conference in Cardiff (UK) were the object of controversy when Welsh MP David Davies called for his appearance to be cancelled. He described him as a ‘hate-monger’, and said his views did not deserve a ‘public platform’; Muslims from Cardiff, however, defended Naik’s right to speak in their city. Saleem Kidwai, Secretary General of the Muslim Council of Wales, disagreed with Davies, stating that “people who know about him (Naik) know that he is one of the most uncontroversial persons you could find. He talks about the similarities between religions, and how should we work on the common ground between them”, whilst also inviting Davies to discuss further with Naik personally in the conference. The conference went ahead, after the Cardiff council stated it was satisfied that he would not be preaching extremist views.[25][26] Following a lecture by Pope Benedict XVI in September 2006, Naik offered to engage in a live public debate with him, but the Pope has not responded to this invitation.[27][28]

    In November 2007, the IRF organized a 10-day international Islamic conference and exhibition titled The Peace Conference at the Somaiya grounds in Mumbai. Lectures on Islam were presented by Naik as well as twenty other speakers.[29] During one of the lectures, Naik provoked anger amongst members of the Shia communities at the conference when he mentioned the words “Radiallah ta’la anho” (meaning ‘May Allah be pleased with him’) after mentioning the name of Yazid I and made remarks that the battle of Karbala was political.[29][30] Others however believed the comment was blown out of proportion.[31].

    [edit] References

    1. ^ a b Islamic Research Foundation – Introduction (Dr. Zakir Naik)
    2. ^ a b Mazumdar, Sudip (2006-01-23). “Beaming In Salvation”. Newsweek International. http://www.msnbc.msn.com/id/10854375/site/newsweek/.
    3. ^ Zakir Naik
    4. ^ http://drzakirnaik.com/Home/AboutMe/tabid/54/Default.aspx – Biography of Dr. Zakir Naik from DrZakirNaik.com (A website constructed by his students)
    5. ^ Spreading God’s Word Is His Mission – Arab News
    6. ^ Muslims Mourn Ahmed Deedat, IslamOnline.net, August 8, 2005
    7. ^ a b c Hansen, Thomas (2001) (in English). Wages of Violence: Naming and Identity in Postcolonial Bombay. Princeton University Press. p. 177. ISBN 0-691-08840-3.
    8. ^ Media Urged to Counter Anti-Muslim Bias – Arab news, Sunday 9 October 2005
    9. ^ Ten Most Common Questions asked by Christian Missionaries against Islam by Dr. Zakir Naik on IRF.net
    10. ^ Books Authored by Dr. Zakir Naik
    11. ^ FAQs on Islam by Dr. Zakir Naik
    12. ^ Prohibition of Alcohol in Islam – Islamic Voice
    13. ^ Was Islam Spread by the Sword? – by Dr. Zakir Naik
    14. ^ Are Ram And Krishna Prophets Of God? – Islamic Voice
    15. ^ Syed Neaz Ahmad (February 23, 2007). “Peace TV Reaching 50 Million Viewers – Dr. Zakir Naik”. Saudi Gazette. http://www.saudigazette.com.sa/index.php?option=com_content&task=view&id=25960&Itemid=146. Retrieved on 2007-05-18.
    16. ^ New Muslims on the rise in US after Sept. 11
    17. ^ Time Magazine, Islam, Orientalism And the West; Monday, Apr. 16, 1979
    18. ^ “Scholar clears the air about Islam ‘labels’” (PDF). Te Waha Nui. September 6, 2004. http://www.tewahanui.info/pdfs/4/twn04pg04.pdf. Retrieved on 2007-05-20.
    19. ^ “Between two worlds”. The Age. July 28, 2005. http://www.theage.com.au/news/sushi-das/between-two-worlds/2005/07/27/1122143904716.html. Retrieved on 2007-05-20.
    20. ^ One man’s belief is another’s shackle – Khushwant Singh
    21. ^ [1]
    22. ^ “Second opinion: Zakir Naik’s ‘reverse orientalism’ —Khaled Ahmed’s TV Review”. Daily Times. December 16, 2003. http://www.dailytimes.com.pk/default.asp?page=story_16-12-2003_pg3_4. Retrieved on 2007-05-20.
    23. ^ a b Islam’s gender debate at the fore
    24. ^ The clash of ignorance
    25. ^ Row over Islamic preacher – WalesOnline.co.uk
    26. ^ Cleric’s address hailed a success
    27. ^ Dr Zakir Naik invites Pope Benedict XVI for open interfaith dialogue – Pak Tribune, September 29, 2006
    28. ^ Pope Benedict’s Provocative Utterances op ed by Latheef Farook, South Asia News Agency, October 18, 2006
    29. ^ a b Justice, peace & unity: The cornerstone of Islam by By Syed Neaz Ahmad, Saudi Gazette, March 31, 2008
    30. ^ Row over Islamic preacher’s remarks
    31. ^ Dr. Zakir Naik’s Remarks on Yazid Spark Anger Among Muslims

    [edit] External links

     
    • Mature Porn Tube 2:34 am on 30/01/2012 Permalink | Reply

      Great web site. A lot of helpful info here. I am sending it to some buddies ans additionally sharing in delicious. And naturally, thank you in your sweat!

  • SERBUIFF 8:10 am on 26/12/2008 Permalink | Reply
    Tags: Ketika Yesus Jadi Tuhan! Kota Nicea Menjadi Saksi   

    Ketika Yesus Jadi Tuhan! Kota Nicea Menjadi Saksi 

    irenahandono
    imageKonsili Nicea 325 Masehi Pada abad ini pertikaian paham sangat sengit membakar Gereja. Arius, uskup dari Aleksandria, menolak ketuhanan Yesus yang menimbulkan kemarahan sebagian besar orang-orang Kristen. Akhirnya kaisar Konstantine menyelenggarakan konsili di Nicea tahun 325 Masehi. 1800 orang yang diundang untuk hadir dalam konsili ini terdiri atas, 1000 orang yang berasal dari Gereja Timur dan 800 dari Gereja Barat. 22 orang rombongan Arius yang dipimpin oleh Eusebius of Nicomedia, semuanya diusir dari forum.

    Sehingga secara keseluruhan Konstantine telah mengusir keluar sekitar 1482 uskup dan hanya 318 yang diijinkan mengikuti hingga akhir. ( Dr. Henery Stbble, An Account of the Rise and Progress of Mohametanism, 1954, hal.44-45, Holy Blood Holy Grail hal.692, Arana-”Holocaust Theology” ).

    Dari 318 suara tersebut hanya 2 suara yang mendukung Arius. Konsili pertama yang dilaksanakan pada tanggal 20 Mei sampai 25 Juni diakhiri dengan ketokan palu yang mengesahkan Kredo Misterius, yang juga dikenal sebagai Kredo Nicea. Kredo Nicea yang sekarang bukanlah rumusan yang disepakati pada konsili Nicea dulu, tetapi sudah diperluas dan dimodifikasi. ( Prof. Percy Gardner, English Modernism,-Apendiks I, hal.223 ).

    Yang paling penting dari semuanya, keputusan Konsili Nicea diambil dengan cara pengambilan suara, bahwa Yesus seorang Tuhan bukan sekedar nabi yang bisa wafat. (Holy Blood Holy Grail, hal.472) Konsili Nicea menjatuhkan hukuman pengucilan Arius dan uskup lainnya yang ikut dalam konsili tetapi menolak doktrin Trinitas. Tulisan-tulisan Arius dibakar dan akan memasukkan ke penjara bagi siapa saja yang kedapatan memiliki tulisannya. (Edward Gibbon, Decline and Fall of Roman Empire, vol.2, hal.693).

    Pada konsili tersebut Yesus dinyatakan sebagai, “Tuhan dari segala Tuhan, Cahaya dari segala Cahaya, Maha Tuhan dari segala Maha Tuhan”. (Hasting’s Encyclopedia of Etnics & Religion, vol.4, hal.239).

    Lingkaran terpelajar masih berada di pihak Arius dan mereka telah dikekang dengan tangan besi. Dimasa itu popularitas Arius mencapai puncaknya, yang dibuktikan oleh Santo Jerome sebagai berikut : “Seluruh dunia merasa dan terheran-heran menemukan dirinya sebagai penganut Arius”. (Wilfred W.Briggs, Introduction to the History of the Christian Church, hal.49) Will Durant menulis : “Perdebatan seru tentang doktrin Trinitas yang diperkenalkan oleh Athanasius tidak pernah berakhir dengan adanya konsili Nicea. Beberapa uskup masih berpihak pada Arius.

    Kelompok gereja yang masih loyal kepada Kredo Nicea disingkirkan dari Gereja; kadang kala disingkirkan oleh kekerasan massa; setengah abad Gereja mengikuti ajaran Arius dan meninggalkan ketuhanan Yesus. Setiap uskup memiliki faksi yang mendukungnya. Pertikaian antar faksi pecah menjadi kerusuhan berdarah, dan banyak yang terbunuh. (Will Durant, Age of Faith) Pemandangan kekerasan yang mengerikan dan pertempuran yang menelan ribuan jiwa, merupakan hal yang biasa selama periode ini.

    Aleksandria, daerah tempat tinggal Arius, menjadi ladang pertikaian yang paling ganas. Gibbon mencatat, satu insiden kekerasan menelan korban “tiga ratus lima puluh jiwa”. Mengenai kekejaman Gereja dalam masalah ini bahas lengkap dalam buku Edward Gibbon (pasal 21). Dimasa pemerintahan Konstantin, merupakan periode emas bagi Kristen karena mendapatkan kitab suci Bibel yang standar. Itu pun tidak bisa dikerjakan tanpa kontroversi yang dahsyat melalui konsili-konsili Gereja. Sebagaimana dicatat oleh Marjorie Bowen : “Kitab-kitab injil harus direvisi beberapa kali sebelum diterima, orang-orang yang dianggap sesat harus dihadapi, serta menyelenggarakan konsili di Nicea tahun 325 Masehi dan di Konstantinopel tahun 381 Masehi untuk merumuskan dogma dan keimanan agama Kristen.” (Marjorie Bowen, The Church and Social Progress, hal.4-5) Konsili-konsili Konsili Konstantinopel, Tahun 381.

    Theodosius I menyelenggarakan Konsili Konstantinopel untuk membahas lebih jauh tentang ketuhanan Yesus. Konsili ini berakhir dengan memberi penegasan pada Kredo Nicea. Konsili Efesus, Tahun 431. Konsili ini diselenggarakan untuk membahas pertanyaan apakah Maria (Ibu Yesus) manusia asli atau termasuk Tuhan.

    Pembahasan ini dilatarbelakangi karena sekte Maronite menyembah Maria sebagai “Ibu Tuhan” dan memasukkannya sebagai salah satu oknum trinitas pengganti “roh suci”. Konsili ini mengutuk penyembahan terhadap Maria. Konsili Chalsedon, Tahun 451. Konsili ini membahas tentang teori Dua Kodrat Yesus. Konsili Konstantinopel, Tahun 553. Konsili diselenggrakan untuk memecahkan teka-teki kodrat Yesus tersebut. Konsili ini didominasi oleh uskup-uskup Gereja Timur, Gereja Barat menolak semua keputusan dari konsili ini. Pada abad ini diputuskannya Natal pada 25 Desember oleh Dionysius Exiguus, mengadopsi hari kelahiran anak dewa Matahari yang lahir pada hari Minggu, 25 Desember. Pada akhir abad ke-6 lahirlah Islam.

    Kristen telah menyimpang demikian jauh dari ajaran aslinya (ajaran Yesus) bahkan Gereja Barat lebih banyak mengadopsi agama Pagan. Kristen mengalami kebusukan hingga akarnya. Ketegangan antara Gereja Timur dan Gereja Barat berangsur-angsur melemah. Gereja Timur hanya memiliki sedikit pengikut, sebagai akibat ribuan pemeluk Kristen beralih ke agama Islam. Dan hampir semua wilayah Mediterania berada dibawah pengaruh Islam.

    “Mungkin karena pengaruh secara tidak langsung dari agama baru Islam yang anti-musyrik, pada abad ke-8, tentara kaisar Isauria… menemukan sesuatu yang tidak disukainya pada peribadatan yang sudah lama berlaku dalam dunia Kristen yang berbau politheisme.” (J.M Robertson, A Short History of Freethought, vol.1, hal.277).

    Selanjutnya untuk pertama kali dalam sejarah Kristen pada tahun 723 tradisi Pagan dalam tata cara kebaktian agama Kristen dilarang oleh Kaisar Leo melalui pengumuman, dan ia lebih condong pada ajaran monotheistik Islam. Bagaimanapun, larangan ini dicabut pada tahun 787 oleh Konsili ke-II di Nicea. (The Invacation of Saints and Adoration of Images, oleh Rev. W.P. Hares, hal 10-11).

    Pemilihan Kitab Injil disebarkan dari mulut ke mulut sehingga tradisi oral ini menghasilkan laporan yang berlainan satu dengan lain terhadap perkataan dan perbuatan Yesus. Ketika mereka berusaha mendokumentasikannya maka bertambahlah perbedaan-perbedaan akibat variasi verbal. Sarjana-sarjana Kristen mengakui fakta sejarah bahwa pada terdapat juga sejumlah Injil-injil yang lain, dan masing-masing gereja mempunyai versinya sendiri.

    Sebagian sarjana mempercayai bahwa jumlah Injil-Injil tersebut mencapai 300 Injil (Holy Blood Holy Grail, hal.692). Tapi bagaimana yang yang terpilih hanya 4 saja ? Ke-empat Injil tersebut (Matius, Markus, Lukas & Yohanes) dipilih pada saat Konsili Nicea 325 Masehi. Konsili yang memperkenalkan konsep Trinitas untuk pertama kali. Sehingga pemilihan ke-4 Injil tersebut adalah penyesuaian terhadap Kredo yang dipaksakan. Maka semua Injil yang menceritakan tentang kemanusiaan Yesus harus di hancurkan.

    Teknis pemilihan Injil-Injil tersebut adalah, semua naskah Injil yang berbeda-beda diletakkan dibawah sebuah meja di ruang Konsili. Setiap orang diminta meninggalkan ruangan tersebut dan pintunya dikunci. Semua uskup diminta untuk berdoa sepanjang malam supaya versi Kitab yang benar akan berada di atas meja tersebut. Pada keesokan paginya, ke-4 Injil, Matius, Markus, Lukas dan Yohanes dengan “ajaib”nya telah berada diatas meja dengan rapi, sisanya berserakan dibawah meja. Sehingga diputuskan semua yang terletak dibawah meja haruslah dibakar. (Sex in the Bible, Wahyudi).

    imageimageimage

    (Gambar Suasana Konsili Nicea, kesaksian dari mantan para pendeta bahwa gereja menutup sejarah Konsili Nicea 325 M dan Konsili Konstantinopel 381 M .Para pendata di haramkan mengetahui sejarah konsili nicea 325M. Menurut mantan para pendata itu pula bukti bukti sejarah ini di pegang hanya kristen ortdocks )

    Kredo (syahadat) Nicea dalam bahasa Latin

    Credo in unum Deum, Patrem Omnipotentem factorem caeli et terrae, visibilium omnium et invisibilium. Et in unum Dominum Iesum Christum, Filium Dei Unigenitum, Et ex Patre natum ante omnia saecula. Deum de Deo, lumen de lumine, Deum verum de Deo vero. Genitum, non factum, Consubstantialem Patri per quem omnia facta sunt. Qui propter nos homines et propter nostram salutem descendit de caelis. Et incarnatus est de Spiritu Sancto ex Maria virgine et homo factus est. Crucifixus etiam pro nobis sub Pontio Pilato, passus et sepultus est. Et resurrexit tertia die secundum Scripturas. et ascendit in caelum, sedet ad dexteram Patris. Et iterum venturus est cum gloria, iudicare vivos et mortuos, cuius regni non erit finis. Et in Spiritum Sanctum, Dominum et vivificantem, qui ex Patre (Filioque)* procedit. Qui cum Patre et Filio simul adoratur et conglorificatur: qui locutus est per prophetas. Et unam, sanctam, catholicam et apostolicam Ecclesiam. Confiteor unum baptisma in remissionem peccatorum. Et expecto resurrectionem mortuorum, et vitam venturi saeculi. Amen.

    Kredo (syahadat) Nicea dalam Gereja Katholik & Protestan Versi Katolik Aku percaya akan satu Allah, Bapa yang Maha Kuasa Pencipta langit dan bumi dan segala sesuatu yang kelihatan dan tak kelihatan. Dan akan Tuhan Yesus Kristus, Putra Allah yang Tunggal, Ia lahir dari Bapa sebelum segala abad. Allah dari Allah, terang dari terang. Allah benar dari Allah benar. Ia dilahirkan, bukan dijadikan, sehakekat dengan Bapa segala sesuatu dijadikan olehnya. Ia turun dari sorga untuk kita manusia, dan untuk keselamatan kita. dan Ia menjadi daging oleh Roh Kudus dari Perawan Maria dan menjadi manusia. Ia pun disalibkan untuk kita waktu Pontius Pilatus Ia wafat kesengsaraan dan dimakamkan. Pada hari ketiga Ia bangkit, menurut Kitab Suci. Ia naik ke sorga, duduk di sisi kanan Bapa Ia akan kembali dengan mulia, mengadili orang yang hidup dan yang mati; KerajaanNya takkan berakhir. Aku percaya akan Roh Kudus, Ia Tuhan yang menghidupkan; Ia berasal dari Bapa (dan Putra)? Yang serta Bapa dan Putra, disembah dan dimuliakan. Ia bersabda dengan perantaraan para nabi Aku percaya akan Gereja yang satu, kudus, katolik? dan apostolik. Aku mengakui satu pembaptisan akan penghapusan dosa. Aku menantikan kebangkitan orang mati, dan kehidupan di akhirat. Amin. Versi Protestan Aku percaya kepada satu Allah, Bapa yang Maha Kuasa Pencipta langit dan bumi, segala sesuatu yang kelihatan dan yang tidak kelihatan. Dan kepada satu Tuhan, Yesus Kristus, Anak Allah yang Tunggal, yang lahir dari Sang Bapa sebelum ada segala zaman. Allah dari Allah, terang dari terang. Allah yang sejati dari Allah yang sejati, diperanakkan, bukan dibuat, sehakekat dengan Sang Bapa, yang dengan perantaraan-Nya, segala sesuatu dibuat; yang telah turun dari sorga untuk kita manusia, dan untuk keselamatan kita, dan menjadi daging oleh Roh Kudus dari anak dara Maria, dan menjadi manusia. yang disalibkan bagi kita di bawah pemerintahan Pontius Pilatus, menderita dan dikuburkan; yang bangkit pada hari ketiga, sesuai dengan isi Kitab-kitab, dan naik ke sorga; yang duduk di sebelah kanan Sang Bapa dan akan datang kembali dengan kemuliaan untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati; yang Kerajaan-Nya takkan berakhir. Aku percaya kepada Roh Kudus, yang menjadi Tuhan dan yang menghidupkan yang keluar dari Sang Bapa dan (Sang Anak)?, yang bersama-sama dengan Sang Bapa dan Sang Anak disembah dan dimuliakan, yang telah berfirman dengan perantaraan para nabi. Aku percaya satu Gereja yang kudus dan am? dan rasuli. Aku mengaku satu baptisan untuk pengampunan dosa. Aku menantikan kebangkitan orang mati dan kehidupan di zaman yang akan datang. Amin.

    by : Silmy

    sumber : http://www.irenahandono.or.id

     
    • alo 11:29 pm on 08/05/2009 Permalink | Reply

      itulah ibu irene sudah masuk dalam suasana sebelum tahun 620M. pernyataan-pernyataan ibu irene sama dengan pernyataan para sekte Kristen yang anti konsili atau anti paulus. mayoritas sekte kristen anti konsili berada di imperium persia. rasa-rasanya tokoh yang bernama arius dan nestorius hidup lagi. keluhan dari nestorius sebelum tahun 620M disampaikan lagi oleh ibu irene. rasa sakit hati nestorius karena dikutuk oleh konsili gereja itu, unek-uneknya keluar.

    • sugeng santoso 1:07 pm on 26/09/2012 Permalink | Reply

      Ketahuilah hai manusia,bhw Jesus tercipta dari Roh Kudus/Roh Allah .Melalui Santa Perawan Maria yg. suci terlahirkan Tuhan Jesus. Mengapa kita sebut Tuhan? Karena kita mengerti bhw. Roh Kudus adalah Roh Allah. Mengapa dihadirkan Tuhan Jesus ? Agar Allah Bapa bisa menyampaikan rencanaNya. PerintahNya, kehedakNya kepada Manusia melalui PutraNya. Mengapa harus melalui PutraNya? Karena TIDAK LAYAK manusia yg penuh dosa berkomunikasi langsung kpd .Allah Bapa yg Maha Suci. Contoh Bila kalian ingin bicara dgn burung ,maka kalian harus menjadi burung dulu, baru bisa berkomunikasi dgn burung agar mengerti dgn jelas.Maka Jesus bersabda “Aku dan BapakKu adalah Satu”

      • sugeng santoso 1:22 pm on 26/09/2012 Permalink | Reply

        Tuhan Jesus pernah bersabda ‘Manusia boleh menikah satu kali dlm hidup, kecuali pasangannya terpanggil duluan” Mengapa ? Tentu Tuhan bermaksud Baik, agar Manusia Tidak Sama dgn Makhluk Hidup Lain di bumi ini.

        • Cinta Yesus 3:13 pm on 28/09/2012 Permalink | Reply

          Jika Tuhan menyampaikan pesan kepada manusia harus melalui anakNya: Yesus, yang lahir 2000 tahun lalu…
          lalu,
          sebelum Yesus ada,
          Dengan apa Tuhan menyampaikan pesan? melalui perantara siapa? manusia sudah ada ribuan tahun sebelum lahirnya Isa Al masih, dan Tuhan masih bisa menyampaikan pesan ke Nabi Nuh, Ibrahim, Musa, dll,, sangat tidak logis jika Yesus diterjunkan ke bumi hanya untuk mewakili Tuhan-Bapa nya agar bisa komunikasi…

          • rasa 7:43 am on 06/08/2013 Permalink | Reply

            yesus dikirim untuk menggenapi firmannya bahwa akan ada mesias (Yesus mesias = juru selamat) dia akan di hina dan di caci maki
            itu sudah ada pada injil2 sebelumnya

            dalam injil selalu saling berhubungan karna apa ?
            karna itu bnar2 langsung dari allah jadi nyambung antara nabi yang ini dan yang seterusnya

            jadi intinya yesus bukan penyampai pesan tapi penggenap firman bahwa akan ada juru selamat (mesias)

            dah yesus itu lebih suci dari semua nabi yang berada di bumi
            bahkan sampai allah sendiri bersuara di hadapan orang banyak (inilah anaku dan kepadanyalah aku berkenan)
            disini terlihat bahwa yesus bnar bnar sangat berharga bagi allah sampai allah sendiri bersaksi untuk dirinya(yesus) bahwa dia anaknya

            dan maaf dalam kitab injil sudah di jelaskan bahwa nanti akan ada bnyak nabi palsu dan iblis menyamar menjadi malaikat terang untuk menyesatkan anak2 manusia

            jadi klo sesuatu muncul dari malaikat blum tentu itu adalah kata2 malaikat (brasal dari allah) karna iblis pun bisa menyamar jadi malaikat terang untuk menyesatkan (agar memusuhi umat yang percaya allah )

            terimakasih silahkan direnungkan kembali

        • Cinta Yesus 3:17 pm on 28/09/2012 Permalink | Reply

          Tuhan pencipta segala makhluk,

          jika Yesus kau anggap tuhan…

          lalu jin, burung, ikan, cacing, domba -apakah binatang itu ciptaan Yesus?

          Allah lah semata, 1 Tuhan

        • Munandar 1:22 pm on 31/03/2013 Permalink | Reply

          Katakanlah (wahai Muhammad) (Tuhanku) ialah Allah yang maha esa. Allah yang menjadi tumpuan sekalian mahluk untuk memohon. Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak satupun serupa denganNya. Qur’an Surah Al Ikhlas 1-4

          • rasa 8:03 am on 06/08/2013 Permalink | Reply

            allah =allah
            yesus = anak allah

            yesus dikirim sebagai mesias

            dan allah sangat mengasihinya sehinnga dia menitipkan anaknya dalam perawan suci maria

            dan jangan lah lupa

            allah itu memang satu tiada duanya

            tapi bukan tidak mungkin dia menciptakan 1 anak yang bnar2 suci untuk menggenapi firmanya pada nabi 2 terdahulu8 bahwa akan ada juru selamat(mesias)

            allah bisa menciptakan banyak manusia bumi dan segala isinya.

            masa dia tidak bisa menciptakan anak bagi dirinya ???

            jadi disini logikanya allah memang tidak beranak tapi dia bisakan menciptakan
            sesuatu yang nantinyaq dia akui sebagai anak

            terimakasih

    • herry 1:51 pm on 31/03/2013 Permalink | Reply

      Siapakah Yesus? Apakah Alkitab karangan manusia? Inilah jawabannya

      http://www.jw.org/id/ajaran-alkitab/pertanyaan/

      JANGAN TAKUT AKAN KEBENARAN,, KARENA “KEBENARAN AKAN MEMERDEKAKAN ENGKAU”

      • rasa 8:12 am on 06/08/2013 Permalink | Reply

        jangan pernah menguji suatu kitab klo enkau bukan orang suci

        jika kitab yang engkau uji adalah kebanaran maka hanya akan menimbulkan benci karna engkau merasa dirimu lah yang paling bnar

        jika kau bukan orang suci membaca kitab suci yang berisi kbenaran akan terasa menyudutkanmu dan itu akan menanbah rasa bencimu knapa?

        karna sesungguhnya kmu tak memiliki hati
        kmu hanya memiliki pikiran untuk merasa yang pling bnar sendiri

        sehingga pada akhirnya kau tak akan pernah menemukan kbenaran karna kau telah membentengi dirimu
        dengan [erasaan bahwa engkau lebih pintar dah lebih suci

    • andys_doank 3:20 am on 02/04/2013 Permalink | Reply

      logika anda keliru,
      1) apkh kalo mw bicara dgn burung harus menjdi burung dlu?? Anda lupa kalau Nabi Sulaiman d beri mukjizat oleh ALLAH SWT bisa bhasa bnatang.. Ckuplah ALLAH mengutus Malaikat u/ berkomunikasi/menyampaikan wahyuNYA kpd Nabi dan Rasul..
      2) Roh Kudus yg kalian anggap adalah Rohx ALLAH djelaskan dlm Al Quran kalo i2 adlah malaikat Jibril.. ALLAH tdk beranak tdk pula dperanakkan(QS. Al ikhlas) DIA hax prlu mengatakan KUN FA YA KUN mka terciptalah apa yg ALLAH inginkan.. Msk TUHAN d jadikan berhala?(patung YESUS) pake kolor lg, sungguh Hina TUHAN anda kalo dmikian..
      3) Yesus yg kalian kira Tuhan hax seorang nabi keturunan Nabi Ibrahim,Ishak dll.. Bliau Sangat tinggi derajatx d mata ALLAH, ALLAH mengankatx k langit swaktu mw d salib, yg kalian sembahx patungx slama ini adalah YUDAS IS KARIOT.. baca Al Quran dan Bndingkan Bible yg isix berbeda satu dgn yg lainx krn ulah si PAULUS akhirx Domba2x semakin sesat.. Sembahlah ALLAH tuhan mu, Tuhan ku, Tuhan sluruh ALAM..

    • STEFANUS LIM 10:20 am on 10/09/2013 Permalink | Reply

      @kristen katholik akan kehilangan tuhannya.

      YESUS KETIKA MAU MATI BERTERIAK ELI ELI LAMMA SABHAKTANI.(tuhan tuhan kenapa kau tinggalkan aku(yesus)).kalau yesus kehilangan tuhannya anda semua kristen katholik penyembah yesus akan kehilangan tuhan anda ANDA SEMUA AKAN MASUK NERAKA.SEBAGAIMANA TUHAN YESUS
      PATUNG TUHAN YESUS TERTINGGI DI OHIO DISAMBAR GELEDEK DIBAKAR BERHARI HARI.

      tuhan kehilangan tuhan.
      kruk kruk kruk.
      yesus yang suci dekat dengan tuhan malah ditinggalkan tuhan.
      kruk kruk kruk sadis bener tuhan ninggalin anaknya.

      SAYA MEMILIH ISLAM KARENA ALLAH TAK MENINGGALKAN HAMBA2NYA.BAHKAN MEMASUKKAN MEREKA KE SURGANYA

      QURAN SURAH AL FAJR

      89:27. Hai jiwa yang tenang.

      89:28. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridai-Nya.

      89:29. Maka masuklah ke dalam jemaah hamba-hamba-Ku,

      89:30. dan masuklah ke dalam surga-Ku.
      KEMBALI KE ISLAM ANDA AKAN SELAMAT

      • ungke 10:30 am on 25/09/2013 Permalink | Reply

        Maksud anda masuk ke syuuuurga muslim yang penuh dengan “BIRAHI dan DEDEMIT 72 EKOR” yang bermata jeli, berdada montok dan perawan terus itu? yang bikin para PENGANTIN dan TERORIS berlombah lombah MELEDAKAN diri mereka untuk segerah bertemu para DEMIT tersebut ??? tidak sudih mas liem, mending anda saja duluan kesana pake tiket By pass yaitu “MBELEDUK” alias Jihat.

    • ical 5:14 am on 24/09/2013 Permalink | Reply

      saya memilih islam selain karena saya yakini tapi juga karena agama islam kebenarannya bisa dibuktikan dengan ilmu pengetahuan dan ajarannya sangat relevan

    • ungke 10:22 am on 25/09/2013 Permalink | Reply

      Benar begitu bang ical ?? baiklah kalo begitu ada beberapa pertanyaan yang agak mengganjal tentang islam,aulloh,quran dan mohammad
      1.Umat muslim menyerahkan “ketaatannya” kepada aulloh, kalo muhammad taat kepada siapa?
      2.Perhatikan ayat berikut, Aku bersaksi kepada Tuhan yang memiliki Timur dan barat, bahwa KAMI benar benar Maha Kuasa. kira kira siapa yang berbicara di ayat qoran diatas????
      3.Tolong Tampilkan Ayat qoran di sini yang “Menjelaskan dengan Lengkap dan Terperinci ” kisah tentang nabi Idris.karena koran bilang ada tertulis di qoran sendiri, tapi harus lewat qoran saja jangan hadist.
      4. Siapaka nama anak Nabi Nuh yang termasuk golongan orang yang di tenggelamkan air bah menurut qoran andah, dan bagaimana ” Cara berkomunikasi” antara nabi Nuh dan anaknya itu saat air bah??
      saya rasa itu saja dulu..ntar kamu muntah kalo kebanyakan

    • Blincs 2:04 pm on 20/10/2013 Permalink | Reply

      wahhh..debat menarik…mau dibawa kmn km oleh tuhan mu??

  • SERBUIFF 6:00 am on 25/12/2008 Permalink | Reply
    Tags: Sejarah Penulisan Perjanjian Baru   

    Sejarah Penulisan Perjanjian Baru 

     
  • SERBUIFF 4:45 am on 25/12/2008 Permalink | Reply
    Tags: Aturan Islam berkenaan Tawanan Perang   

    Aturan Islam berkenaan Tawanan Perang 

    Aturan Islam berkenaan Tawanan Perang

    Maret 23, 2007

    1. Dapatkah kaum Muslim menyiksa tawanan perang?

    Bagi tawanan perang, sama sekali tidak diperbolehkan! Namun bagi musuh yang telah merencanai tindakan khianat terhadap kaum Muslim, maka bagi mereka ada hukuman yang harus mereka hadapi, yang akan kami paparkan dalam artikel ini. Bagi mereka yang merencanakan tindakan khianat, dengan tipu muslihat dan fitanahan yang ditujukan agar terjadi perang diantara sesama Muslim dan dengan nonMuslim.

    Contohnya ialah, sejumlah kaum Munafik dimasa nabi saw menggunakan cara licik dengan berpura-pura memeluk Islam agar diterima oleh umat Muslim, lalu menciptakan konflik ditubuh umat dan menyebabkan terjadi balas dendam, dikarenakan masih kentalnya kauvinistik (solidaritas) kesukuan diantara mereka yang terkadang masih terbawa ketika mereka telah masuk Islam. Dan hukuman bagi orang-orang macam itu dapat ditemui didalam al-Quran 5:33-34.

    Mari kita lihat apa yang Allah SWT firmankan berkenaan tawanan perang:

    Hai Nabi, katakanlah kepada tawanan-tawanan yang ada di tanganmu: “Jika Allah mengetahui ada kebaikan dalam hatimu, niscaya Dia akan memberikan kepadamu yang lebih baik dari apa yang telah diambil daripadamu dan Dia akan mengampuni kamu.” Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Akan tetapi jika mereka (tawanan-tawanan itu) bermaksud hendak berkhianat kepadamu, maka sesungguhnya mereka telah berkhianat kepada Allah sebelum ini, lalu Allah menjadikan(mu) berkuasa terhadap mereka. Dan ALlah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. (al-Quran, 8:70-71)

    Berikut adalah penjelasan lebih lanjut berkenaan ayat diatas, yang kami kutip dan terjemahkan dari komentar Syech Abdullah Yusuf Ali (Semoga Allah merahmatinya):

    “Ini adalah penghibur bagi para tawanan perang. Meskipun permusuhan yang mereka pernah lakukan sebelumnya, namun Allah akan mengampuninya karena Rahmat-Nya jika terdapat dihati mereka kebaikan, menganugerahkan kepada mereka hadiah yang jauh lebih baik dari apa yang telah hilang dari mereka.”

    Catatan: Bagi para tawanan, membayar tebusan bukan merupakan hal utama untuk menyelamatkan mereka. Memang benar mereka kehilangan senjata dan peralatan perang lain, seperti kereta, kuda-kuda, unta-unta…dst, namun untuk membebaskan mereka dari tahanan tidak selalu dengan cara membayar dengan uang.

    Disaat kaum Muslim memenangkan perang pertama melawan kaum Musrykin, di perang Badr, nabi kita Muhammad saw mengatakan kepada para tawanan perang: bagi mereka yang ingin bebas, maka ia harus mengajari 10 orang Muslim yang buta-huruf membaca dan menulis, maka mereka akan memperoleh kebabasan.

    2. Apakah nabi besar Muhammad pernah memperlakukan dengan kejam atau membunuh tawanan perang demi dendam pribadi?

    Sama sekali tidak pernah! Membunuh tawanan perang adalah tindakan yang dilarang Islam, kecuali bagi mereka yang pantas mendapatkannya sebagai pelaku kejahatan

    Diriwayatkan oleh Abu Salim: “Nabi mengirim Khalid bin Walid kepada suku Jadhima dan Khalid mengundang mereka untuk masuk Islam, namun mereka tidak berkata “Aslama (kami telah memeluk Islam),” sebaliknya mereka berkata “Saba’ana! Saba’ana (kami telah keluar dari satu agama dan masuk keagama yang lain).” Khalid terus membunuhi (sebagian dari) mereka dan menawan (sebagian lain dari) mereka sebagai tawanan dan memberikannya kepada masing-masing dari kami. Dan pada saat Khalid memerintahkan setiap orang (tentara Muslim) untuk membunuhi tawanannya, Aku berkata,”Demi Allah, aku tidak akan membunuh tawananku, dan tidak pula para sahabat-sahabatku.” Dan ketika kami menemui Nabi saw, kami menceritakan keseluruhan cerita tersebut kepadanya. Dan pada hari itu, Nabi saw mengangkat kedua tangannya dan berkata dua kali,” Oh Allah! Aku terbebas (tidak bertanggung jawab) atas tindakan yang telah Khalid lakukan.” (Sahih Bukhari, Volume 5, Kitab 5, Nomor 628).

    Mereka menunaikan nazar dan takut akan suatu hari yang azabnya merata di mana-mana. Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim dan orang yang ditawan. Sesungguhnya kami memberi makanan kepadamu hanyalah untuk mengharapkan keridhaan Allah, kami tidak menghendaki balasan dari kamu dan tidak pula (ucapan) terima kasih.(al-Quran, 76:7-9)

    Kaum Muslim tidak hanya pantang membunuh tawanannya, namun mereka juga harus memberi makan kepada mereka dengan “cinta kepada Allah!”

    Nabi Muhammad saw mengampuni musuh-musuh Islam. Disaat kaum Muslim membebaskan Mekkah dari kaum Musrykin Arab, dan mereka menyerah, dikarenakan jumlah tentara Muslim terlalu besar, nabi kita Muhammad saw berkata kepada mereka, dan perkataan ini sangat popular:

    Pergilah, Kalian bebas!”

    http://islamiyah.wordpress.com/2007/03/23/aturan-islam-berkenaan-tawanan-perang/

     
  • SERBUIFF 4:38 am on 25/12/2008 Permalink | Reply
    Tags:   

    Blog Entry Islam Menghapus Perbudakan Nov 14, ’08 7:53 PM
    for everyone

    Pengantar:

    Telaah kitab kali ini akan mengupas pandangan Islam terhadap budak dan sistem perbudakan yang terdapat dalam Kitab Asy-Syakhshiyyah al-Islâmiyyah juz 2, karya ‘Allamah Syaikh Taqiyuddin an-Nabhani.

    Pada dasarnya, syariah Islam yang mengatur mengenai budak dan sistem perbudakan diturunkan ketika budak memang ada dan setiap bangsa memiliki sistem perbudakan masing-masing. Di antara sistem perbudakan yang ada pada saat itu adalah budak boleh diperjualbelikan bahkan dibunuh oleh tuannya sendiri. Ada pula sistem perbudakan yang membolehkan tuan memperistri budak-budaknya dan memperlakukannya seperti binatang. Ada pula aturan yang menyatakan; jika seseorang tidak mampu membayar utang kepada seseorang maka ia boleh dijadikan budak. Ada pula ketetapan, jika suatu negeri dikalahkan maka penduduknya absah diperbudak seluruhnya. Berdasarkan fakta inilah, Islam datang dengan seperangkat hukum yang ditujukan untuk memecahkan persoalan perbudakan, serta menggariskan aturan-aturan tertentu (sistem) yang berhubungan dengan budak.

    Jika kita mengkaji secara jernih dalam mendalam, kita pasti akan berkesimpulan bahwa syariah Islam datang untuk “membebaskan budak dan melenyapkan sistem perbudakan” yang ada di seluruh dunia.

    Dalam hal ini, ada dua hal penting yang perlu dimengerti. Pertama: sikap dan perlakuan Islam terhadap budak faktual (seseorang yang telah dijadikan budak), orang yang derajatnya turun atau tidak sebanding dengan orang-orang merdeka sehingga berhak untuk diperjualbelikan layaknya barang dagangan. Untuk sisi pertama ini, Islam telah menggariskan sejumlah aturan yang ditujukan untuk membebaskan para budak dan orang-orang yang diperlakukan seperti budak, serta menjadikan mereka sebagai orang yang merdeka. Kedua: pandangan Islam mengenai sistem perbudakan. Dalam hal ini, Islam telah memecahkan persoalan ini dengan cara menetapkan aturan-aturan tertentu yang pada intinya ditujukan untuk menghapuskan sistem perbudakan yang ada di seluruh dunia.


    Sikap dan Perlakuan Islam Terhadap Budak

    Para fukaha telah merinci sejumlah hukum yang berhubungan dengan budak, di antaranya: Pertama, Islam telah menetapkan sejumlah aturan bagi orang Islam yang memiliki budak sehingga budak memiliki hak sebagaimana tuannya. Selain itu, Islam juga menetapkan sejumlah aturan sehingga fitrah dan sifatnya sebagai manusia (manusia bebas) bisa dijaga dan setara dengan manusia yang bebas. Misalnya, Islam memerintahkan kaum Muslim untuk berbuat baik kepada budaknya (QS an-Nisa’ [4]: 36). Dalam hadis riwayat Muslim dituturkan bahwa Nabi saw. juga pernah bersabda, “Bertaqwalah kalian kepada Allah, dan berhati-hatilah kalian terhadap budak-budak yang kalian miliki. Sesungguhnya, mereka adalah saudaramu yang dijadikan Allah Swt. berada di bawah kekuasaanmu. Karena itu, berilah mereka makan, seperti yang engkau makan, dan berilah mereka pakaian seperti pakaian yang engkau kenakan. Janganlah memberi beban tugas yang memberatkan mereka. Jika engkau membebani mereka dengan tugas maka berlakulah baik (tidak memberatkan) kepada mereka.” (HR Muslim).

    Nas-nas di atas menunjukkan dengan sangat jelas, bahwa Islam telah memerintahkan kaum Muslim untuk berbuat baik kepada budaknya, dan menyetarakan kedudukan mereka, secara fitrah dan kemanusiaan, dengan manusia merdeka. Dengan kata lain, Islam telah menyetarakan budak dan orang merdeka dalam hal darah dan kehormatan. Dalam fikih juga dinyatakan, jika tuan “menikmati budaknya” maka statusnya dipandang sebagaimana tatkala ia menikmati istrinya yang merdeka. Untuk itu, jika seorang budak hamil atau melahirkan anak dari tuannya, dengan segera ia harus dibebaskan secara paksa setelah kematian tuannya.

    Kedua, pada saat itu, Islam telah mendorong manusia untuk membebaskan budak-budak yang mereka miliki. Al-Quran menyatakan dengan sangat jelas bahwa pembebasan budak akan membantu dirinya untuk bersyukur atas nikmat Allah Swt., dan memudahkan dirinya untuk mendaki jalan yang sukar (QS al-Balad []: 11-13).

    Ketiga, Islam telah mensyariatkan sejumlah hukum yang memaksa seseorang untuk membebaskan budaknya, atau dibebaskan oleh penguasa. Jika seseorang memiliki hubungan kekerabatan atau hubungan waris dengan budaknya maka ia wajib membebaskan budak tersebut, baik rela maupun tidak rela. Jika ia tidak rela maka penguasa yang akan membebaskan budak tersebut. Dalam sebuah riwayat dituturkan, bahwa Nabi saw. pernah bersabda, “Siapa saja yang memiliki budak yang memiliki hubungan kekerabatan (keluarga dan waris), maka ia adalah orang bebas.” (HR Abu Dawud).

    Budak yang disiksa oleh tuannya dengan cara dibakar, dipotong salah satu anggota tubuhnya, atau siapa saja yang memukul atau mendera budak dengan deraan yang berlebihan, maka budak itu wajib dibebaskan. Jika tuannya tidak mau membebaskan maka penguasa berhak memaksanya untuk membebaskan budaknya. Dalam sebuah riwayat disebutkan, “Siapa saja yang memukul budaknya atau menderanya maka dendanya adalah membebaskannya.” (HR Muslim).

    Islam juga telah menjadikan pembebasan budak sebagai denda (kifarah) atas dosa-dosa yang dilakukan seorang Muslim. Allah telah menjadikan pembebasan budak sebagai kifarah atas pembunuhan tidak sengaja (QS an-Nisa’ [4]: 92). Pembebasan budak juga ditetapkan sebagai kifârah atas pelanggaran sumpah (QS al-Maidah [5]: 89). Pembebasan budak juga dijadikan kifarat pada kasus zhihâr dan kasus suami yang menyetubuhi istrinya pada siang hari bulan Ramadlan.

    Hukum-hukum di atas telah dikaitkan dengan pembebasan budak. Ini menunjukkan bahwa Islam telah mendorong umatnya untuk berlaku baik, mendudukkan mereka pada tempat yang setara dengan orang merdeka, baik dalam hal harta dan darah, serta mendorong kaum Muslim untuk membebaskan budak.

    Islam tidak mencukupkan diri hanya dengan menetapkan hukum-hukum yang memaksa seseorang untuk membebaskan budak, tetapi juga telah menetapkan hukum bagi budak untuk membebaskan dirinya sendiri, sebagaimana Islam telah menetapkan mekanisme bagi tuan untuk membebaskan budaknya (Lihat: QS an-Nur []: 33). Ayat ini berbicara tentang budak yang ingin membebaskan dirinya (mukatab).

    Keempat, dalam Baitul Mal, terdapat pos khusus untuk membantu para budak membebaskan dirinya (Lihat: QS at-Taubah [9]: 60). Pos untuk pembebasan budak tidak ditentukan besar-kecilnya. Khalifah boleh saja memberikan prosentase di atas 50% untuk pembebasan budak. Bahkan ia boleh mengalokasikan semua perolehan zakat untuk pembebasan budak.


    Islam dan Sistem Perbudakan

    Pada dasarnya Islam telah menghapuskan perbudakan. Dengan kata lain, Islam telah mengharamkan perbudakan atas orang-orang merdeka dengan pengharaman yang pasti. Rasulullah saw. bersabda, “Ada tiga orang yang akan aku tuntut kelak pada Hari Kiamat. Seorang laki-laki meminta kepadaku, kemudian ia berkhianat, dan seorang laki-laki yang menjual seorang laki-laki merdeka, kemudian ia memakan hasil penjualannya itu, dan seorang laki-laki yang mempekerjakan seseorang dan tidak pernah diberi upahnya.” (HR Bukhari).

    Hadis ini menunjukkan bahwa Allah Swt. melarang memperjualbelikan (memperbudak) orang-orang yang merdeka.

    Adapun dalam kondisi perang, Islam telah mengharamkan secara mutlak memperbudak tawanan perang. Pada tahun ke 2 Hijrah, Allah Swt. telah menjelaskan ketentuan hukum mengenai tawanan perang, yaitu: (1) dibebaskan; (2) ditebus dengan sejumlah harta, ditukar dengan tawanan kaum Muslim atau kafir dzimmi. Hukum ini telah melarang memperbudak tawanan perang (Lihat: QS Muhammad [47]: 4).

    Ada sebagian fukaha menyatakan bahwa Rasulullah saw. telah memperbudak tawanan perang saat Perang Hunain. Padahal ayat di atas turun pada tahun ke 2 Hijriyah jauh sebelum peristiwa Perang Hunain. Untuk itu, mereka berpendapat bahwa dalam kondisi perang, kaum Muslim masih diperbolehkan memperbudak tawanan perang.

    Sesungguhnya perbuatan dan perkataan Rasulullah hanya berfungsi untuk men-taqyîd, mengkhususkan, atau men-tafshîl (merinci) kemutlakan, keumuman, dan ke-mujmal-an (keglobalan) al-Quran, namun tidak bisa digunakan untuk menghapus al-Quran (naskh). Ayat di atas sama sekali tidak berbentuk muthlaq sehingga layak untuk di-taqyîd. Ayat di atas redaksinya juga tidak berbentuk umum sehingga absah untuk di-takhshîsh. Ayat di atas juga tidak berbentuk mujmal sehingga layak dirinci oleh sunnah. Adapun hadis yang menuturkan bahwa Rasulullah saw. pernah memperbudak tawanan perang di Hunain adalah hadis ahad. Khabar ahad tidak boleh me-naskh (menghapus) al-Quran yang mutawâtir. Karena itu, jika riwayat yang menuturkan perbudakan tawanan perang dalam Perang Hunain memang benar-benar sahih maka ia harus ditolak matan-nya karena bertentangan dengan khabar mutawâtir.

    Fakta saat Perang Hunain menunjukkan bahwa para wanita dan anak-anak telah terlibat dalam perang, baik untuk memperkuat pasukan atau memberi semangat pasukan. Tatkala pasukan Hunain dikalahkan, wanita dan anak-anak itu dihukumi sebagai sabaya. Sabaya adalah kaum wanita dan anak-anak yang turut serta dan melibatkan diri dalam kancah peperangan. Menurut orang Arab, istilah sabaya hanya ditujukan untuk kaum perempuan dan anak-anak yang terlibat dalam peperangan, dan tidak mencakup kaum laki-laki. Rasulullah saw. membagi-bagikan mereka (sabaya) kepada kaum Muslim yang turut berperang. Sebagian Sahabat ada yang mengembalikan sabaya ini kepada keluarganya. Namun demikian, tatkala Rasulullah saw. memerangi Khaibar, Beliau tidak menawan penduduknya, baik laki-laki, wanita dan anak-anak. Beliau saw. membiarkan mereka menjadi orang-orang yang bebas (merdeka). Ini menunjukkan bahwa perlakuan terhadap sabaya bergantung kepada Khalifah. Khalifah boleh saja memperbudak mereka atau membebaskan mereka. Namun, hukum semacam ini hanya berlaku kepada sabaya, yakni wanita dan anak-anak yang terlibat dalam perang. Adapun laki-laki yang turut perang dan orang-orang yang berada di dalam rumahnya dan tidak ikut berperang tidak boleh diperbudak sama sekali. Dengan kata lain, tawanan perang (al-usri) tidak boleh diperbudak, sedangkan sabaya (wanita-wanita dan anak-anak yang turut perang) boleh diperbudak atau dibebaskan. Hanya saja, sabaya tidak boleh ditebus dengan harta. Tindakan semacam ini pernah dilakukan oleh Rasulullah saw. pada saat Perang Hunain dan Khaibar. Pada saat Perang Hunain, Rasulullah saw. memperbudak sabaya, kemudian membebaskan mereka. Adapun pada saat Perang Khaibar, Beliau membebaskan para sabaya, dan tidak memperbudak mereka.

    Hanya saja, tindakan Khalifah (Imam) untuk “memperbudak” sabaya tidak boleh diartikan bahwa sabaya itu hendak diperbudak secara langsung, atau bahwa Islam masih mentoleransi dan melanggengkan perbudakan. Tindakan semacam ini diberlakukan hanya dalam kondisi peperangan dan berada di bawah koridor hukum darurat perang. Dengan demikian, tindakan Khalifah tersebut semata-mata demi kepentingan politik perang (siyâsah al-harb) dan bukan ditujukan untuk memperbudak mereka secara langsung.

    Dari seluruh keterangan di atas dapat disimpulkan bahwa Islam telah memecahkan masalah perbudakan, sekaligus juga menetapkan aturan-aturan komprehensif yang bisa mencegah terjadinya perbudakan kembali. Selain itu, Islam juga memberikan kewenangan kepada Khalifah untuk memperlakukan sabaya sesuai dengan politik dan kepentingan perang. Tidak hanya itu, Islam juga telah menghapuskan perbudakan ketika Islam melarang melibatkan anak-anak dan wanita dalam medan peperangan, seperti yang diterapkan pada hukum perang modern. Ini semua menunjukkan bahwa Islam melarang dan menghapuskan perbudakan yang terjadi di tengah-tengah manusia untuk selama-lamanya. [Syamsuddin Ramadlan An-Nawiy]

    http://hizbut-tahrir.or.id/2008/03/20/islam-menghapus-perbudakan/

     
  • SERBUIFF 3:32 am on 01/12/2008 Permalink | Reply
    Tags: ROY SIANIPAR : INI DIA DEDENGKOT ANTI ISLAM   

    ROY SIANIPAR : INI DIA DEDENGKOT ANTI ISLAM 

    {November 29, 2008}   test update

    test update

    {November 29, 2008}   test update

    test update

    {November 29, 2008}   test update
    {November 29, 2008}   test update

    test update

    {November 29, 2008}   test update
    {November 29, 2008}   test update
    {November 29, 2008}   test update
    {November 29, 2008}   test update
    et cetera

    http://roysianipar.wordpress.com/

     
    • erzal 9:17 am on 20/12/2008 Permalink | Reply

      ROY SIANAPAR ADALAH SALAH SATU DEDENGKOT IFF (ALMARHUM), YG SANGAT ANTI ISLAM….. WASPADALAH !!! …INGIN LEBIH JELAS LIHAT : http://2i2h.multiply.com/tag/roysianipar

    • alo 1:42 pm on 06/05/2009 Permalink | Reply

      menghina agama lain tentu tidak baik karena umat kristen yang sesungguhnya atau yang benar kristen kalau ia mengasihi musuh atau orang lain dan mendoakan musuhnya supaya selamat.

    • alo 1:49 pm on 06/05/2009 Permalink | Reply

      umat kristen wajib hukumnya untuk mendoakan umat budha, hindu, muslim, konghucu, ateis, supaya selamat. kalau di antara umat kristen yang fundamental menghalalkan segala cara maka mereka bukan sungguh-sungguh kristen. mereka adalah umat kristen yang telah terpengaruh oleh aliran sekte anti paulus dan anti salib. seperti sekte-sekte kristen sebelum tahun 620M

      • Depo 9:15 am on 07/05/2009 Permalink | Reply

        Uhukk..uhukk…hukk… wah mo beli obat batuk dulu ahh… hukk..hukk..

    • ALFI 4:31 am on 12/07/2010 Permalink | Reply

      ISLAM DIKATAKAN AGAMA TERROR OLEH NON MUSLIM
      ============================================================
      -ADA TUDUHAN PARA NON MUSLIM KL ISLAM ITU AGAMA PENYEBAR TERROR,,,PADA SITUS FFI [DAN SITUS2 NON MUSLIM LAINNYA] NAMUN YG JELAS PADA HALAMAN2 WEB MEREKA MENUDUH ISLAM ADALAH AGAMA TERROR,,APALAGI SI,DR,ALI SINA[ ATHEIST] KATANYA TAPI KOQ CUMA ISLAM YG MEREKA BERONDONG AGAMA LAIN ‘ ‘SUCI SEMUA’’ HEHEHE…………..SEKALI LAGI SAYA KATAKAN PERBUATAN TERROR/KERUSUHAN DLL,,,YG DILARANG AGAMA ITU BUKAN DARI AGAMA YG DIANUT MEREKA ,,MURNI DARI HATI MEREKA YG TERTUTUP IMAN YG SEBENARNYA[JADI BUKAN KESALAHAN AGAMA] ……………..KALAU MAU MENYALAHKAN AGAMA BERARTI SEMUA AGAMA DUNK,,,KARENA YG BERLAKU JAHAT TDK SEMUANYA DARI UMMAT ISLAM HEEE,HEEE…ANALISYS PAK DOKTOR ALI SINA ‘’MELESET’’ LAGI…HAHAHA……………………[ABIS YG DI PAKAI ANALISA’’KEBENCIAN’’]
      -SEKARANG SY BEBERKAN CONTOH YA ,,,,INI REALISTIS BUKAN FITNAH DAN KAMI TIDAK MENGATAKAN /MENYALAHKAN AGAMA MEREKA ,,LHO??….PAK DOKTOR…..!
      [1 ]PEMBUNUHAN/PENCULIKAN/PEMBOMAN, YG SERING TERJADI DI IRLANDIA UTARA,,JUSTRU PERTIKAIAN PANJANG ANTARA ,,KRISTEN PROTESTAN DAN KRISTEN KATHOLIK. ,,HEEEE,,HEE MAU GAK NGAKU..[KATANYA AGAMA KASIH]…
      [2].PEMBUNUHAN/PEMERASAN/PENCULIKAN YG TERJADI DI ITALIA DILAKUKAN OLEH PARA’’MAFIOSSO’’ JUGA DARI [NON MUSLIM]KEBANYAKAN MEREKA DARI ‘KATHOLIK ROOMS’’,,HEEE,EE,,[APA KAMI MEMVONNIS AGAMA MEREKA,,,OOH TIDAK,,PAK DOKTOR SINA]….
      [3].SEPARATIS ‘BASQUE’’YG SERING BIKIN ONAR BOM SANA SINI,,,DI SPAIN[SPANYOL\JUGA NON MUSLIM[ TAU SENDIRI AGAMA APA YG MEREKA ANUT]HEE,HEE REALITA LHO PAK DOKTOR SINA[ATHEIST],,,,,LANTAS APA KAMI MEMVONIS AGAMA PARA ‘’PENGEBOM’’ INI HEEE,HEE TENTU TIDAK BRO…[PADAHAL DARI AGAMA KASIH JUGA]……………………!!
      [4].MASIH INGAT DENGAN KELOMPOK TERRORIS ASAL VENIZUELA,,,SI CARLOS’’ YG BANYAK MELAKUKAN PEMBOMAN/PEMBUNUHAN/PENCULIKAN…..[APAKAH DIA MUSLIM,,,HEHE,HEE JUGA DARI NON MUSLIM[ DARI AGAMA KASIH JUGA]…
      [5] MASIH INGAT DENGAN KELOMPOK ‘’ANAND MARGA’’ SATU KELOMPOK DARI SEKTE AGAMA ASAL ‘’INDIA’’ YG PERNAH HEBOHKAN AUSTRALIA….[ JUGA NON MUSLIM,,HEHEHEE]
      [6]MASIH INGAT DENGAN RED BRIGADE…KELOMPOK TERROR DARI ITALIA HEEE,HEE JUGA DARI NON MUSLIM ,,,KORBANNYA PM.ALDO MORO,,DI TEMBAK MATI OLEH MEREKA,,,HAA,HAAHA……..[ MAU CONTOH LAGI,,,,,DOK]……………………..HEHEHEE,,,MAKANYA JANGAN CEPAT AMBIL KESIMPULAN DOKTOR,,KOQ GITU…………SEEH..PAYAH……………………………………………………………………
      [7].MASIH INGAT KELOMPOK ‘’XXX[THE XLU XLU KLAN] DARI SEBUAH SEKTE NON MUSLIM YG SUKA NYEBAR TERROR DI AMERIKA ,,,DAN SUKANYA MEMBANTAI KAUM IMIGRANT..[NEGRO,,MUSLIM DAN YAHUDI..]HEEE.HEEE JUGA DARI AGAMA ]KASIH],,,DOK……………..
      [8].MASIH INGAT DENGAN RED ARMY ,,,KELOMPOK TERROR DARI JAPAN YG SERING LAKUKAN PEMERASAN/PENCULIKAN DLL,,,,,,APAKAH DARI ISLAM,,,,HAAA,HAAA ,,JUGA DARI NON MUSLIM,,,DOK,,SINA…………
      [9]..JUGA MASIH INGAT DENGAN ‘’ARWAH’’ KELOMPOK TERROR DARI JERMAN,,BAADER MEINHOFF,,,,,YG SERING LAKUKAN PEMBOMAN/PEMBUNUHAN…JUGA DARI NON MUSLIM….DOK…WKWKWK…………………………
      [10] MASIH INGAT DENGAN KELOMPOK,,,TRIAD,,,,YG BANYAK ANGGOTANYA DARI NON MUSLIM …. DAN ETNIK TERTENTU,,,,,,HEE,HEE[ JADI HEMAT SY APAPUN YG DILAKUKAN OLEH SEORANG /KELOMPOK YG MERUGIKAN ORANG SDH JELAS BUKAN AJARAN AGAMA MEREKA PAK DOKTOR SINA JD SEKALI LAGI KL BUAT STATEMANT PAKAI ANALISIS YG TEPAT,, BUKAN ANALISIS…’’SEMRAWUT;; SAYANG STRATA 3 ANDA..BUNG DOKTOR,,,,
      -CUKUP SEPULUH CONTOH ,,PAK DOKTOR,,,,KALAU TDK MENGERTI JUGA YAA TERLALU ,,,,,,MENGENAI AYAT QURAN YG ADA MENGANDUNG KEKERASAN,,HAA,HAA ITUKAN TERJEMAHAN /PENGERTIAN VERSI ANDA,,,ANDAI AYAT QURAN ADA PERINTAH 2 BGT,,, TENTU KAMI SEMUA AKAN ‘’MEMBUNUH ;;ORANG2 NON MUSLIM ,,HAA,HAA,,,HAA..[ TERLALU DANGKAL PENGETAHUAN ANDA BUNG,,TTG ISLAM SEBENARNYA,,,LALU ANDA SUDAH ‘’KERACUNAN’’ DUNIA BARAT YG ‘’HEDONIST’’ DAN MATERIALIST,,,LALU ANDA SILAU DENGAN KEMAJUAN2 PISIK YG MEREKA DAPATKAN, HEE,HEEEE,,LALU RELA MELEPAS AGAMA ANDA,,,,UTK MENJADI ‘’ ATHIEST;;,,,,,,,DENGAN JAMINAN DOLLAR ,,HIDUP DICUKUPI SECARA MATERI….’’IMAN ANDA TERJUAL’’……[OOOH MAAF KOQ SY NGELANTUR ITU HAK ANDA XIXIXIXI SORRY DOK]………

      • Samarinda,,,12 july 2010

      Salam damai

    • ALFI 4:41 am on 12/07/2010 Permalink | Reply

      KELOMPOK2 KARTEL OBAT BIUS,OPIUM TERBESAR BAHKAN MENGALAHKAN SEGI TIGA EMAS [GOLDEN TRIANGLE]BURMA,,,ADALAH PARA ”CARTEL2 COLUMBIA ,,,YG NOTEBENE BERAGAMA NON MUSLIM[ KATHOLIK] ,,,LALU PARA PERAMPOK,,PEMERKOSA,,PEMABUK DANPENCURI SERTA PUNYA PEMUKIMAN KUMUH,,,DI BRAZIL,,,,BERAGAMA APA,,HEEEEE,HEEE..[KATHOLIK BROO] ….JADI KITA JGN MENCAMPUR ADUKAN PERSONAL DAN AGAMA YG DIANUT NYA.!!..MAU TAU SEJELEK2NYA SEKTE DALAM ISLAM ,,GK YG MEMERINTAHKAN ”BUNUH DIRI”[DAVID KORESH] LALU GK ADA YG FREE SEX..[CHILDREN OF GOD]….!!!.

c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Reply
e
Edit
o
Show/Hide comments
t
Go to top
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Cancel