Recent Updates Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • SERBUIFF 11:06 pm on 26/11/2012 Permalink | Reply
    Tags: Lakukan Pedofilia, Mantan Pastor Katolik Australia Salahkan Tuhan   

    Lakukan Pedofilia, Mantan Pastor Katolik Australia Salahkan Tuhan 

    Rabu, 14 Nov 2012

    Lakukan Pedofilia, Mantan Pastor Katolik Australia Salahkan Tuhan

    MELBOURNE (voa-islam.com) - Seorang mantan pastor Katolik yang dituduh melakukan tindakan pedofilia terhadap anak laki-laki di sebuah sekolah Victoria mengatakan kepada seorang rekannya bahwa “Tuhan menciptakan kita seperti ini dan itu salahnya,” demikian dokumen pengadilan tersebut menyatakan.

    Mantan pastor gereja Katolik Australia, David Edwin Rapson, yang dituduh melecehkan anak-anak hari ini menjalani sidang di Pengadilan Kota Melbourne, Negara Bagian Victoria. Saat agenda mendengarkan kesaksian, Rapson menyalahkan Tuhan atas tindakannya itu.

    Rapson (59) mulai memperkosa anak-anak sejak 1973 sampai 1990, termasuk kepada pelajar dari sekolah swasta Katolik Salesian College Ruperswood, di Kota Sunbury, Negara Bagian Victoria. Rapson pernah mengajar di sekolah itu.

    Seorang korban tidak disebutkan namanya menuduh Rapson melecehkan dirinya saat berada di balai pengobatan sekolah. Ketika itu, korban baru kelas sepuluh. Korban berobat setelah disengat lebah. Beberapa anak lain juga ada di situ.

    Korban mengutarakan Rapson datang menghampiri dirinya dan memberi minuman merek Milo. Dia merasa Milo itu berbau tajam dan rasanya sedikit kuat. Pastor bejat itu ikut berbaring di kasurnya dan mengangkat selimut. Rapson kemudian mengutarakan kata-kata kotor mengenai alat kelamin laki-laki.

    …Tuhan telah menciptakan kita seperti ini dan tindakannya ini merupakan salah Tuhan

    Korban mengatakan pastor lain kemudian datang ke kamar dia dan bertanya kepada Rapson apa yang dia lakukan. “Kamu tahu apa yang saya lakukan di sini,” jawab Rapson.

    Pastor lain menyuruh Rapson menghentikan perbuatannya. “Kamu benar-benar harus melawannya.”

    Namun, Rapson  justru menjawab; “Tuhan telah menjadikanku seperti itu dan tindakannya ini merupakan salah Tuhan.”

    Dari kesaksian korban, Rapson justru mengatakan pastor lainnya sama seperti dia, yakni pedofilia. Tidak lama kemudian Rapson langsung mencabuli bocah itu. “Sambil melancarkan perbuatan bejatnya, Rapson kemudian mengatakan kamu tidak berguna, tidak baik, dan lainnya,” kata anak tersebut dalam pernyataannya.

    Anak laki-laki itu memberikan bukti di kamera namun pernyataannya tersebut telah dirilis ke media.

    Rapson menghadapi tuduhan termasuk satu kali pemerkosaan dan empat tuduhan asusila menyerang anak di bawah umur. [Widad/the australian]

    http://www.voa-islam.com/counter/christology/2012/11/14/21661/lakukan-pedofilia-mantan-pastor-katolik-australia-salahkan-tuhan/

     
    • Honey 6:04 pm on 24/02/2013 Permalink | Reply

      Tuhan menciptakan otak untuk berpikir
      Ente aje yg bs kontrol napsu

  • SERBUIFF 10:37 am on 23/09/2012 Permalink | Reply
    Tags: Gereja Katolik Membayar $ 130.000 Dollar Setiap Korban Pelecehan   

    Gereja Katolik Membayar $ 130.000 Dollar Setiap Korban Pelecehan 

    Ahad, 23 Sep 2012

    Gereja Katolik Membayar $ 130.000 Dollar Setiap Korban Pelecehan

    Den Haag (voa-islam.com) Ribuan anak-anak mengalami pelecehan seksual para imam di lembaga-lembaga Katolik Belanda, dan pejabat gereja gagal mengatasi kekerasan yang dilakukan para imam di gereja-gereja dan panti asuhan oleh para imam  Katolik. Penyelidikan yang dilakukan oleh lembaga Katolik, tak kunjung membuahkan hasil.

    Laporan, yang dikeluarkan oleh sebuah komisi independen mengatakan para pejabat Katolik gagal mengatasi penyalahgunaan luas “untuk mencegah skandal sek”, ungkapnya, Jum’at.

    Jumlah anak-anak yang menjadi korban pelecehan, mereka yang menghabiskan masa remaja mereka di lembaga-lembaga gereja katolik, jumlahnya bisa mencapai antara 10.000 dan 20.000, menurut ringkasan laporan.

    Komisi mengatakan menerima pengaduan  sekitar 1.800 kasus pelecehan di sekolah-sekolah Katolik, seminari dan panti asuhan dan bahwa lembaga itu mengalami kegagalan dalam melakukan pengawasan, tambahnya.

    Diperkirakan bnakahwa satu dari 10 anak yang tinggal di asrama-asrama sekolah dan panti asuhan milik Katolik Belanda mengalami berbagai bentuk pelecehan sejak tahun 1945, termasuk pemerkosaan.

    Angka ini mengalam kenaikan dua kali lipat, yaitu menjadi satu dari lima anak yang berada dalam perawatan lembaga Katolik seperti panti asuhan, pesantren dan seminari, yang mengalami nasib yang buruk, dan umumnya menjadi korban para imam.
    ,
    Kebanyakan kasus yang ringan hingga pelecehan moderat, seperti menyentuh, tetapi diperkirakan “beberapa ribu” kasus pemerkosaan.
    Temuan muncul untuk menunjukkan bahwa pelecehan itu lebih luas di Belanda bahkan dari di Irlandia.

    Komisi ini didirikan tahun lalu di bawah kepemimpinan Wim Deetman, seorang menteri pemerintah mantan, untuk menyelidiki tuduhan pelecehan dari 1945.

    Penyelidikan ditugaskan oleh dua badan Katolik, Konferensi Uskup dan Konferensi Agama Belanda, pada tahun 2010 setelah kasus muncul yang melibatkan seorang imam yang terbukti melakukan pedofil (kejahatan sek terhadap anak) di Belanda, Belgia, Irlandia, Jerman, Australia, Kanada dan Amerika Serikat.

    Pelanggaran oleh para imam Katolik, secara sistematis ditutup-tutupi oleh gereja untuk melindungi reputasinya dan wibawanya. Komisi itu, menambahkan bahwa gereja itu bersalah karena “pengawasan tidak memadai” dan “tindakan tidak memadai”. “Gereja Katolik memiliki budaya yang selalu menutup-nutupi kejahatan yang kotor,” kata Deetman wartawan.

    Pemimpin Gereja mengatakan temuan itu membuat rasa malu. Dalam pernyataan bersama, Konferensi Uskup dan Konferensi Agama Belanda (KNR) menawarkan “permintaan maaf tulus”.

    “Para uskup dan Pemimpin KNR yang terkejut oleh pelecehan seksual anak di bawah umur dan praktek yang dijelaskan dalam laporan akhir. Kami dengan rasa malu dan duka,” kata mereka.

    Sebuah komite yang baru dibentuk untuk menangani pelecehan seksual dalam Gereja Katolik akan memberikan prioritas kepada  105 pelaku yang masih hidup, kata komisi tersebut. Komisi telah menerbitkan beberapa rekomendasi. Ia mendesak Gereja untuk membayar kompensasi kepada para korban dan mendirikan pusat rehebalitasi dan membantu mereka.

    Gereja Katolik di Belanda sepakat bulan lalu untuk memberikan kompensasi dan membersihkan nama korban pelecehan oleh para pastor dan pekerja gereja lainnya untuk menerima pembayaran. Sistem kompensasi yang baru memiliki skala mulai dari $ 6.500 dan meningkat menjadi maksimal $ 130,000 tergantung pada sifat dari penyalahgunaan.

    Memang, sesungguhnya ajaran agama yang aneh, di mana di dalam gereja Katoli, seorang pastur atau romo, tidak kawin yang tujuannya menjaga kesuciannya. Tetapi, tindakan itu sangat melanggar fitrah manusia, dan akhirnya di mana-mana para romo dan pastur, melakukan kejahatan pelecehan seksual terhadap anak-anak dibawah umur. Bagiamana ingin menjadi orang suci, sedangkan perbuatan yang dilakukan mereka sangat terkutuk. af/aljz.

    http://www.voa-islam.com/counter/christology/2012/09/23/20783/gereja-katolik-membayar-130000-dollar-setiap-korban-pelecehan/

     
    • SERBUIFF 12:10 am on 30/09/2012 Permalink | Reply

      orang kristen nggak ada yg berani nanggapin postingan ini ,kasihan…

    • jenggot buat mesum 5:01 am on 05/10/2012 Permalink | Reply

      kura 2 kurasama labi2 labi2 sama sama jahat oma iram muslim raja dondot juga salah dalam ajaran islam

      • laskarjihad 3:55 pm on 06/10/2012 Permalink | Reply

        ngomong apa kau….kau muslim apa kafir?

      • Maverick 4:40 pm on 21/02/2013 Permalink | Reply

        Biblenya aja cabul

      • melly 5:32 am on 08/03/2013 Permalink | Reply

        yang mana yg salah?!?!? dari roma, sok tahu lu kayak ngerti2 aja ajaran islam.

  • SERBUIFF 1:24 am on 21/09/2012 Permalink | Reply
    Tags: Cabuli 5 Bocah Gereja, Pastur Gaek Amerika Dipenjara 330 Tahun   

    Cabuli 5 Bocah Gereja, Pastur Gaek Amerika Dipenjara 330 Tahun

    WASHINGTON (voa-islam.com) — Beginilah kekejian yang terjadi jika aturan Tuhan ditentang dan diganti dengan doktrin buatan manusia.

    Tuhan menghalalkan menikah agar manusia dapat hidup tenang, tenteram, damai dan berketurunan. Tapi dengan angkuhnya manusia menentang hukum Tuhan dengan merekayasa doktrin pantang menikah yang sucikan (Selibat Suci). Padahal Tuhan menghalalkan nikah karena Dia telah mengaruniakan naluri untuk berketurunan (gharizatun nau’).

    Akibat menentang naluri itulah, seorang pastor melampiaskan nafsunya secara keji kepada anak-anak di bawah umur. Dan hukuman penjara ratusan tahun pun dijalaninya.

    Oscar D Perez, seorang pastor di Amerika Serikat divonis hukuman penjara 330 tahun. Ia dinyatakan bersalah atas tindak pidana pelecehan seksual terhadap lima anak usia 9-15 tahun.

    Dalam sidang yang digelar pengadilan California, Jumat (14/9/2012), terpidana Oscar D Perez terbukti melakukan tindakan cabul itu di apartemennya di Los Angeles. Pelecehan seksual pastor terhadap anak-anak (pedofilia)  itu terjadi antara 2007 hingga 2011.

    Perez adalah pastur dan uskup di Gereja Episcopal Laguna Hills. Di mata jemaat, pastor cabul ini dikenal baik yang pintar membina hubungan baik dengan keluarga jemaat gereja. Ia juga merekrut anak-anak untuk terlibat dalam pelayanan gereja.

    Namun di balik aktivitas gereja itu, pastur gaek berusia 69 tahuni itu kerap mengajak anak-anak itu ke apartemennya.

    Tindakan bejatnya terungkap pada bulan September 2011 ketika salah satu korban melaporkan kebejatan seksual pastor yang dialami kepada orang tuanya. Empat korban lainnya kemudian menyusul melakukan laporan. [taz/latimes, rpb, trb]

    http://www.voa-islam.com/counter/christology/2012/09/21/20738/cabuli-5-bocah-gereja-pastur-gaek-amerika-dipenjara-330-tahun/

     
    • SERBUIFF 12:10 am on 30/09/2012 Permalink | Reply

      sama …ini juga…orang kristen nggak ada yg berani nanggapin postingan ini ,kasihan…

    • Irfan 7:16 am on 10/10/2012 Permalink | Reply

      SERBUIFF, apa ustad dan kyai tidak ada yang berbuat cabul dan memperkosa, otakmu yang dangkal masih saja kau pakai, justru syech puji mengawini anak dibawah karena katanya mengikuti sunnah junjungannya, Muhammad SAW.

      • paulus si pendusta 10:10 am on 21/10/2012 Permalink | Reply

        bool ente sdh berapa kali di tusbol si pastor penjahat bool..???bisa bedain oknum gak…???apa mau gw bawa linknya kasus pastor penjahat bool sampe 10000 kasus di dunia :(

      • ibnu 7:56 am on 15/01/2013 Permalink | Reply

        jgn suka menutupi kebenaran yg sudah terungkap.. mengakui kesalahan itu labih baik dr pada meminta maaf.. akui az kalo agama ente memang bobrok dr segi mnpun.. dr zaman dulu emang ente berusaha menghancurkan agama islam..

    • Ardian Sahira 9:05 am on 31/10/2012 Permalink | Reply

      Di inapkan selama 330 tahun di hotel Prodeo? Mirip kedatanga penjajah ke NKRI yang -+ 350 Tahun.
      Apa boleh buat,yang salah musti bertanggung jawab dunia dan aherat. Eehe

      Semoga pak bro Perez tambah menghadapi dan semoga hal ini bukan dari sebab akibat Kidung Agung: gugusan anak rusa dan gugusan anggur serta panjat kelapa. ;)

    • Ardian Sahira 9:06 am on 31/10/2012 Permalink | Reply

      Di inapkan selama 330 tahun di hotel Prodeo? Mirip kedatanga penjajah ke NKRI yang -+ 350 Tahun.
      Apa boleh buat,yang salah musti bertanggung jawab dunia dan aherat. Eehe

      Semoga pak bro Perez tambah menghadapi dan semoga hal ini bukan dari sebab akibat Kidung Agung: gugusan anak rusa dan gugusan anggur serta panjat kelapa.

      Salam ;)

  • SERBUIFF 12:26 pm on 19/09/2012 Permalink | Reply
    Tags: “Jangan kalian minum sambil berdiri ! Apabila kalian lupa, “Rasulullah saw bersabda, Dari Anas dan Qatadah, maka hendaknya ia muntahkan!” (HR. Muslim), Sesungguhnya beliau melarang seseorang minum sambil berdiri.” Qotadah berkata: “Bagaimana dengan makan?” Beliau menjawab: “Itu lebih buruk lagi”. (HR.Muslim dan Turmidzi). Bersabda Nabi dari   

    Dari Anas dan Qatadah, “Rasulullah saw bersabda, Sesungguhnya beliau melarang seseorang minum sambil berdiri.” Qotadah berkata: “Bagaimana dengan makan?” Beliau menjawab: “Itu lebih buruk lagi”. (HR.Muslim dan Turmidzi). Bersabda Nabi dari Abu Hurairah, “Jangan kalian minum sambil berdiri ! Apabila kalian lupa, maka hendaknya ia muntahkan!” (HR. Muslim) 

    Rabu, 20 Juni 2012

    Alasan Tidak Boleh Makan Minum Sambil Berdiri

    Hal penting yang kadang kita lupakan dan tinggalkan, ternyata adalah minum sambil berdiri. bisa kita lihat di jalan, dalam acara, bahkan selesai jogging, kita tidak menyadari kalau ternyata minum sambil berdiri itu sangat berbahaya bagi tubuh.

    Tinjauan medis mengapa tidak boleh minum sambil berdiri. Minum saat duduk akan disaring oleh sfringer. Sfringer adalah suatu struktur maskuler (berotot) yang bisa membuka sehingga air kemih bisa lewat dan menutup. Dan tiap air yang kita minum akan disalurkan pada pos-pos penyaringan yang ada di ginjal. Jadi, saat minum sambil berdiri, mengakibatkan air masuk tanpa melalui proses penyaringan dan bisa langsung menuju kandung kemih, yang akan mengakibatkan pengendapan di saluran ureter.

    Mengapa begitu? Karena air yang kita minum tidak 100% steril untuk diolah tubuh. Jadi jika tidak melalui proses penyaringan, setidaknya ada 2 penyakit yang kemungkinan bisa timbul yaitu :

    Air bersih yang mengandung kapur, karena tidak disaring oleh sfringer akan menumpuk di saluran kencing yang akihirnya mengkristal. Ini lazim disebut kencing batu.

    Limbah-limbah yang menyisa di ureter bisa menyebabkan penyakit kristal ginjal yang berbahaya. Salah satu gejalanya adalah susah buang air kecil, karena keberadaan kristal tersebut. (Percayalah, seberapa besar dan mengkilapnya kristal ini tidak akan laku dijual).

    Itulah efek buruknya pada ginjal anda, yang kita tahu salah satu fungsinya yakni menyaring racun ke dalam tubuh.

    Lalu apa yang harus dilakukan? Selalu ingatkan diri sendiri untuk minum sambil duduk, dan minum air putih sesuai kebutuhan yang dianjurkan.

    Idealnya adalah

    1-3 gelas saat bangun tidur pada pagi hari

    2-3 gelas 1 jam sebelum makan siang dan

    2-3 gelas 1 jam sebelum makan malam.

    Tidak perlu sampai 8 gelas, karena kebutuhan setiap orang berbeda.

    Ternyata, dari segi agamapun ada larangannya. Dan ini tidak perlu diragukan lagi. Bukti larangan Islam terhadap makan dan minum sambil berdiri ini di pertegas dalam hadist sebagai berikut :

    Dari Anas dan Qatadah, “Rasulullah saw bersabda, Sesungguhnya beliau melarang seseorang minum sambil berdiri.” Qotadah berkata: “Bagaimana dengan makan?” Beliau menjawab: “Itu lebih buruk lagi”. (HR.Muslim dan Turmidzi).

    Bersabda Nabi dari Abu Hurairah, “Jangan kalian minum sambil berdiri ! Apabila kalian lupa, maka hendaknya ia muntahkan!” (HR. Muslim)

    Saya sendiri kadang minum sambil berdiri, mudah-mudahan ke depannya kita bisa lebih baik lagi, Sehat itu kan kebahagian yang tak terukur nilai da harganya.

    bersyukur :)

    Alhamdulillah :)

    Barusan Baca ini:kesehatan.kompasiana.com/medis/2012/04/26/ternyata-ini-alasannya/

    foto:soekarnosan.wordpress.com

    http://www.iezul.web.id/2012/06/alasan-tidak-boleh-makan-minum-sambil.html

     
  • SERBUIFF 11:49 am on 19/09/2012 Permalink | Reply
    Tags: Upaya Islam Membebaskan Perbudakan   

    Upaya Islam Membebaskan Perbudakan (1)

    Selasa, 18 September 2012, 17:40 WIB
    crethiplethi.com
    Upaya Islam Membebaskan Perbudakan  (1)
    Perbudakan zaman jahiliyah (ilustrasi).

    REPUBLIKA.CO.ID, Budak adalah seseorang yang mengabdi, taat, dan merendahkan diri kepada tuannya. Hamba atau budak yang dibeli seseorang dipandang sebagai milik tuannya.

    Ia harus taat dan tunduk dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab apa pun yang dibebankan padanya.

    Budak telah ada sejak masa sebelum Islam dan ajaran Islam memerintahkan untuk memerdekakan budak. Dalam Alquran tidak ditemukan nash yang membolehkan perbudakan, yang ada justru dorongan dan anjuran untuk memerdekakan budak.

    Demikian juga halnya dalam hadis Nabi SAW tidak ditemukan kebolehan memperbudak, yang ada hanya menyangkut budak Makkah, budak Bani Mustaliq, dan budak Hunain.

    Dalam sejarah ditemukan bahwa sebagian dari Al-Khulafa Ar-Rasyidun (Empat Khalifah Besar) menjadikan sebagian tawanan perang sebagai budak. Hal tersebut didasarkan pada prinsip memperlakukan hal yang sama terhadap para tawanan yang dilakukan oleh musuh (orang kafir).

    Oleh karena itu, perbudakan itu tidak bisa diberlakukan terhadap semua tawanan perang. Status seorang tawanan perang di dalam hukum Islam memiliki berbagai alternatif.

    Diantaranya seorang tawanan boleh dilepas dengan pembayaran tebusan, baik tebusan itu berupa harta (uang), pertukaran tawanan kafir dengan tawanan Muslim, atau dengan pemanfaatan jasa yang mereka miliki, misalnya mengajari menulis dan membaca anak-anak Muslim, seperti yang terjadi setelah Perang Badar.

    Di sisi lain, berbeda dengan sebelumnya, agama Islam telah memperlakukan kedudukan budak pada posisi yang mulia dan terhormat karena dalam Islam ada seperangkat aturan yang harus dijaga dan dipelihara dalam memperlakukan budak.

    REPUBLIKA.CO.ID, Dalam Alquran dan beberapa hadis Rasulullah SAW terdapat paling tidak lima prinsip pokok dalam memperlakukan budak, yaitu;

    1. Berbuat baik terhadap hamba sahaya harus dilakukan sebagaimana berbuat baik terhadap kedua orang tua, kerabat, anak yatim, orang miskin, tetangga dekat, dan tetangga jauh (QS. 4: 36). Hal tersebut berarti telah mengangkat harkat dan martabat budak pada posisi yang mulia.

    2. Rasulullah SAW melarang memanggil budak dengan ungkapan yang menghina dan kata yang mengandung konotasi budak. Beliau SAW bersabda, “Janganlah kamu panggil budakmu dengan ‘Hai budakku, hai hambaku,’ tetapi ia harus dipanggil dengan ‘Hai pemudaku, hai remajaku’.” (HR. Muslim).

    3. Makanan, pakaian, dan tempat tinggal yang digunakan budak sama dengan yang digunakan tuannya. Bahkan dituntut agar mereka makan dalam satu meja dan waktu yang sama.

    Dalam salah satu hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Umar, Rasulullah SAW bersabda, “Budak adalah para pembantu dan saudaramu yang dijadikan Allah berada di bawah pengawasanmu, maka siapa saja di antara saudaramu yang berada di bawah kekuasaanmu berilah ia makanan seperti yang kamu makan, serta berilah ia pakaian seperti yang kamu pakai. Dan jangan sekali-kali beri mereka tugas atau beban yang tidak bisa mereka lakukan. Dan bila diberi tugas yang agak berat, bantulah mereka sehingga mereka merasa senang untuk melakukannya.” (HR. Bukhari).

    4. Budak dilarang untuk dianiaya dan disakiti. Hal ini berdasarkan hadis yang menyatakan, “Siapa yang menampar (menganiaya) budaknya, maka ia wajib memerdekakannya.” (HR. Ahmad bin Hanbal).

    Dalam hadis lain dikemukakan bahwa Ibnu Mas’ud memukul budaknya. Tiba-tiba datang Rasulullah SAW seraya bersabda, “Wahai Ibnu Mas’ud, Allah telah menetapkan terhadapmu sebuah kewajiban mengenai budakmu itu.”

    Ibnu Mas’ud menjawab, “Kalau demikian, karena Allah ia merdeka.” Rasulullah SAW selanjutnya bersabda, “Seandainya engkau tidak memerdekakannya, ia akan menyeretmu ke neraka.” (HR. Muslim).

    REPUBLIKA.CO.ID, 5.  Anjuran untuk mendidik dan mengajari budak. Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang memiliki budak. maka ia harus mengajarinya dan memperlakukannya dengan baik serta mengawinkannya. Dengan demikian ia mendapatkan kebaikan di dunia dan di akhirat kelak.” (HR. Abu Dawud).

    Adapun langkah-langkah yang ditempuh Islam dalam menghapus perbudakan antara lain sebagai berikut.

    1. Memerdekakan budak. Hal ini merupakan suatu kebaikan yang membawa pelakunya dekat dengan rahmat Allah SWT, di samping mendapat janji baik dengan mendapatkan surga.

    2. Menetapkan sanksi berbagai pelanggaran hukum untuk memerdekakan budak, seperti sanksi sumpah palsu, pembunuhan tidak sengaja, dan zihar.

    3. Memerintahkan majikan agar memberi kesempatan bagi budaknya untuk menebus diri (mukatabah). Dengan demikian, budak berhak untuk mendapatkan bagian zakat sebagai usaha untuk memerdekakan dirinya.

    4. Melaksanakan nazar yang berisi memerdekakan budak bila persyaratan yang diucapkan dalam nazar tersebut terpenuhi.

    Kedudukan Budak dalam Hukum Islam.
    Menurut jumhur ulama, aurat bagi budak perempuan ialah anggota badan antara pusat dan lutut. Hai ini berdasarkan hadis dari Amr bin Syu’aib bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Apabila seseorang kamu menikahi budak wanitanya, maka janganlah kamu melihat daerah antara pusar dan lututnya karena daerah antara pusar dan lutut adalah aurat.” (HR. Daruqutni, al-Hakim, Abu Dawud, dan Ahmad bin Hanbal).

    Sedangkan Ibnu Hazm tidak membedakan aurat wanita budak dengan wanita merdeka karena tidak ada alasan yang membedakannya. Menurutnya, hadis Amr bin Syu’aib di atas adalah hadis daif.

    Dalam masalah haji, bila seseorang masih berstatus sebagai budak sewaktu bemiat ihram, maka hajinya jatuh menjadi sunah dan ia masih diwajibkan untuk melaksanakan haji bila ia kelak merdeka karena menurut Mazhab Hanafi dan Mazhab Maliki, esensi dari pelaksanaan haji dimulai sejak melakukan niat haji dengan memakai pakaian ihram.

    Hal tersebut didasarkan pada sabda Rasullulah SAW, “Siapa saja di antara hamba yang melakukan haji kemudian ia merdeka, maka ia masih berkewajiban untuk melaksanakan haji.” (HR. Thabrani dari Ibnu Abbas).

    http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/khazanah/12/09/18/majpj5-upaya-islam-membebaskan-perbudakan-3

     
  • SERBUIFF 10:53 am on 19/09/2012 Permalink | Reply
    Tags: MIUMI Bongkar Habis Paham Sesat Syiah di Kantor MUI Pusat   

    MIUMI Bongkar Habis Paham Sesat Syiah di Kantor MUI Pusat 

    Rabu, 28 Mar 2012

    MIUMI Bongkar Habis Paham Sesat Syiah di Kantor MUI Pusat

    JAKARTA (VoA-Islam) – Dalam pertemuan dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Selasa (27/3) kemarin, MIUMI menyerahkan kumpulan dokumen bukti-bukti kesesatan Syiah yang berjudul “Syiah Memecah Belah, Mencerca Sahabat dan Mencaci Istri Nabi: Himpunan Fatwa dan pernyataan Ulama Indonesia.”

    Delegasi dari MIUMI, Ustadz Farid Ahmad Okbah di dihadapan sejumlah petinggi MUI, menyampaikan hal-hal yang berkaitan dengan perkembangan Syiah di Indonesia dan kesesatan ajarannya. Dalam dokumen yang diserahkan ke MUI itu juga terdapat kumpulan fatwa-fatwa ulama Ahlus Sunnah, seperti Fatwa MUI Jawa Timur. Pendiri NU KH. Hasyim Asy’ari, Habib Salim bin Jindan dan sebagainya.

    “Melihat awal perkembangan Syiah di Indonesia, pertama kali muncul dari Bangil, Madura, Jawa Timur.  Saya sendiri orang Bangil. Kita mengetahui, dalam menyebarkan paham Syiah di Indonesia, para penggeraknya berdalih menggalang persaudaran diantara umat Islam, namun didalamnya mengandung visi-misi Syiah. Jika dulu dilakukan secara sembunyi-sembunyi, kini mulai terang-terangan, contohnya seperti YAPI di Jawa Timur yang dikenal sebagai pusat dakwah dan kaderisasi Syiah,” ujar Ustadz Farid menjelaskan.

    Tak dipungkiri, untuk menciptakan kader ulama Syiah, mereke mengutus kadernya untuk belajar ke Syiria, Irak dan Iran, termasuk ke Bangil, Jawa Timur. Ketahuilah, suara ukhuwah Islamiyah adalah kaum Syiah untuk menggalang dukungan dari umat Islam Ahli Sunnah. Sebagai contoh,  tulisan Haidar Bagir di harian Republika yang berjudul “Menuju Persatuan umat”. Tulisan Haidar Bagir pun mendapat tanggapan dari Fahmi Salim dan Prof Baharun di harian yang sama. Dengan licik, Haidar Bagir memasang iklan Yayasan Muslim Islam Bersatu sebagai bentuk propaganda terselubung.

    Menurut Ustadz Farid, perkembangah Syiah di Indonesia telah dikukuhkan oleh oleh Gus Dur pada tahun 2000 dengan berdirinya IJABI (Ikatan Jamaah Ahlu Bait Indonesia). Kata Gus Dur, Syiah itu seperti wanita hamil, yang kini telah lahir sebagai ormas resmi kaum Syiah.

    Kemudian tahun 2011, pemerintahan SBY juga mengakui keberadaan ABI (Ahlu Bait Indonesia), dimana Departemen Dalam negeri telah menerima ABI sebagai ormas baru kaum Syiah. Kini, sudah ada dua ormas Syiah: IJABI dan ABI. Meski keduanya, dikabarkan, telah berseberangan pendapat.

    Lebih lanjut, Ustadz Farid Ahmad Okbah mengatakan, Syiah memiliki masalah, dari sisi ajaran dan landasan pokok yang menyimpang. Ustadz Farid lalu menunjukkan beberapa buah buku dan kitab yang ditulis oleh ulama Syiah itu sendiri. Kitab-kitab itu jelas-jelas berisi kecaman terhadap sahabat dan istri Nabi Saw. Kitab-kitab itulah yang juga menjadi rujukan pengikut Syiah di Indonesia.  Diantara buku itu, ada pernyataan ulama Syiah (Tadzkiri), agar kaum Syiah  jangan melakukan Syiahisasi di Indonesia, tapi itu dilanggar oleh pengikutnya.

    “Syiah itu ada dua arus besar, yakni: Al-Akhbariyun (ekstrimis Syiah di Bahrain) dan Ushuliyyun (di Iran, Irak, Indonesia). Kini gerakan Syiah di Indonesia telah menyebarkan ajarannya lewat buku yang diterjemahkan dalam bahasa Indonesa. Saat Pameran Islamic Book Fair (IBF) lalu, diperkirakan ada 800 judul buku lebih, buku-buku Syiah yang beredar di tengah masyarakat. Ini menunjukkan, telah terjadi gerakan Syiah yang luar biasa.

    Bahaya Syiah

    Yang mencemaskan Ustadz Farid adalah ternyata gerakan Syiah bukan hanya sebatas pemikiran atau lewat buku, tapi telah menggunakan media-media pemerintah. Di Bandung, pernah diadakan bedah Syiah, dimana Prof  Mohammad Baharun menjadi narasumbernya. Ketika itu, panitia yang menyelenggarakan bedah Syiah sempat mendapat tekanan dari polisi atas permintaan dari IJABI yang ingin cara tersebut dibubarkan. Yang jelas, hal sepert ini terjadi di banyak tempat.

    “Padahal kita ingin membentengi akidah umat Islam dari pengaruh buruk Syiah, tapi mereka melakukan intervensi yang luar biasa,” tandasnya.

    Kita bisa lihat Peristiwa Sampang di Jawa Timur, ketika masyarakat awam sampai membakar pusat Syiah yang didirikan Tajul Muluk. Kini, aparat setempat telah menjadikan Tajul Muluk sebagai tersangka, meski ia meminta penangguhan tahanan. Aparat daerah di Jatim sudah menyadarai, bahwa sumber masalah justru ada di pihak Syiah,.“Tapi oleh Syiah sendiri diplintir beritanya, seolah Ahli Sunnah itu represif dan jahat.”

    Hal yang harus diwaspadai, kata Ustadz Farid, kini mulai banyak anak muda Indonesia yang dicuci otaknya oleh pemahaman Syiah.  Bayangkan, sudah ratusan yayasan  Syiah ada di negeri ini, bahkan mereka membentuk lembaga advokasi, (LBH Universaliyah). Ini menunjukkan Syiah sudah menggurita. “Karena itu, kita harus melakukan langkah kongkrit. Mengingat gerakan Syiah di daerah semakin masif, yang dilakukan oleh gerakan Syiah yang militan dan terdidik.Ini menjadi tantangan dakwah kita semua.”

    Melalui pertemuan MIUMI dengan MUI ini, diharapkan menjadi titik awal persatuan Ahlus Sunnah Indonesia dalam menghadapi gerakan Syiah. Sadarilah, yang menjadi korbannya  adalah warga NU dan Muhammadiyah. Bukan kita yang agresif, tapi Syiah yang agresif.

    Corong DMI Dimanfaatkan Syiah

    Farid Ahmad Okbah juga menyesalkan, DMI yang jelas-jelas Sunni, telah kecolongan dan kesusupan gerakan Syiah. Melihat media internal DMI Tabloid Jumat dalam beberapa edisi, penyusup Syiah itu jelas-jelas menjadikan Tabloid Jumat sebagai corong Syiah.

    “Corong Ahlus Sunnah Wal Jamaah pun dijadikan Corong Syiah atas nama ukhuwah. Bahkan ada oknum DMI yang bekerjasama IJABI dengan membentuk Muhsin, dimana Jalaluddin Rahmat sebagai perintisnya. Padahal, Ketua Umum DMI menyatakan penolakannya terhadap Syiah,” kata Ustadz Farid.

    Gerakan Syiah juga menggalang kekuatan Ahlu Sunnah di Masjid Sunni al Azhar Kalimalang, dengan cara  membagikan buletin Jum’atan. “Kita harus beraksi, mereka sudah sangat kurang ajar, menggunakan argumentrasi Ahlu Sunnah untuk membenarkan Syiah, padahal mereka tidak yakin dengan Sunnah. Kalau ingin merumuskan Syiah, silahkan menggunnakan kitab-kitab Syiah, jangan gunakan atau mengacak-acak sumber Ahlu Sunnah untuk membenarkan Syiah, ini menyesatkan orang di internet dan media, sangat tidak fair.”

    MIUMI mengetahui,  tanggal 20 Februari 2011 lalu, MUI Pusat kedatangan tamu dari Iran. “Saya diundang oleh pengurus MUI. Saat itu saya tunjukkan data, bahwa ulama sunni di Iran di penjara dan ditekan. Bahkan, ada penghancuran masjid Sunni di Mashad oleh Pemerintah Iran.

    Farid sangat menyesalkan setiap ulama Sunni yang membela Sunni akan dituduh pemecah belah umat, wahabi dan agen zionis.Termasuk dirinya yang difitnah pemecah belah umat dan agen zionis. Seorang Sunni Yusuf Qaradahwi yang mendambakan ukhuwah Islamiyah, kini mulai kecewa dengan Syiah. “Bahkan MIUMI terkena getahnya. MIUMI dikatakan sesat menyesatkan oleh sebuah blog milik Syiah.”

    MIUMI sangat mendukung Fatwa MUI Jatim yang telah mengeluarkan fatwa sesat Syiah. Dan MIUMI juga mendorong MUI Pusat untuk mengeluarkan fatwa sesat Syiah seperti halnya Fatwa MUI Jatim. “Kita tidak ingin Indonesia seperti yang terjadi di Yaman, Bahrain, Pakistam, Irak, Syiria, dimana Syiah akan melakukan makar yang luar biasa.” Desastian

    http://www.voa-islam.com/news/indonesiana/2012/03/28/18402/miumi-bongkar-habis-paham-sesat-syiah-di-kantor-mui-pusat/

     
  • SERBUIFF 10:51 am on 19/09/2012 Permalink | Reply
    Tags: Jika MUI Lamban, MIUMI Bisa Keluarkan Fatwa Sesat Syiah   

    Advertisement

     

    miumi Jika MUI Lamban, MIUMI Bisa Keluarkan Fatwa Sesat SyiahJika Majelis Ulama Indonesia (MUI) bertindak lambat atau tidak mengeluarkan fatwa sesat Syi’ah, MIUMI dapat mengeluarkan fatwa sendiri, mengingat di dalam organisiasi Majelis Intelektual dan Ulama MUda Indonesia (MIUMI) terdapat Komisi Fatwa. Untuk saat ini, MIUMI masih menunggu dan terus berkoordinasi dengan semua pihak untuk menyadarkan umat terhadap bahaya Syi’ah.

    “MIUMI bisa mengeluarkan fatwa sesat Syiah, tergantung pada kondisi yang ada. MIUMI memang memiliki lembaga fatwa, tapi bila kita mendengar, MUI berjanji akan mengkaji dan mengeluarkan fatwa tentang Syiah, maka MIUMI optimis MUI akan memenuhi janjinya. Yang jelas, MIUMI akan terus mendesak MUI untuk mengeluarkan fatwa sesat Syiah,” demikian dikatakan anggota MIUMI Ustadz Ahmad Farid Okbah kepada Voa-Islam ketika menanggapi lambannya MUI mengeluarkan fatwa sesat Syiah.

    Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) kembali menegaskan, akan mendesak terus Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk mengeluarkan fatwa sesat Syiah. MIUMI sendiri telah menyampaikan keresahan dan tekanan umat atas bahaya Syiah kepada MUI.

    Advertisement

    MIUMI juga telah menyerahkan dokumen fatwa-fatwa ulama terkait Syiah, “Kami di MIUMI mendesak agar MUI mengeluarkan fatwa soal Syiah, sehingga menjadi jelas sikapnya,” ujar Ustadz Farid.

    Sebelumnya, sejumlah delegasi dari MIUMI, Selasa (27/3) menyambangi sekretariat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat di Jl. Proklamasi No.51, Jakarta Pusat. Dari pihak MIUMI, delegasi dipimpin oleh Ustadz Hamid Fahmy Zarkasyi. Beberapa delegasi lainnya antara lain: Fahmi Salim, Farid Ahmad Okbah, Muhammad Rasmin Zaytun, Fadzlan Garamatan, Henri Shalahudin, Zaenal Najah, Ust Jeje Zainuddin.

    Delegasi MIUMI diterima oleh Ketua MUI Pusat KH. Ma’ruf Amin dan anggota MUI lainnya, diantaranya: Ichwan Sam, KH. Muhyiddin Junaidi, Umar Shihab, Nasir Zubaidi, Anwar Abas, Nadratudzzaman, Sinanseri Encip, Tuty Alawiyah, Amidhan, Teuku Zulkarnaen, Hasanuddin AF.

    Sebagian besar anggota MUI menyambut gembira dengan kehadiran MIUMI, kendati sebagai anggota MUI lainnya terkesan cemas jika MIUMI akan menandingi keberadaan MUI.

    Dalam pertemuan dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat tersebut, MIUMI menyerahkan kumpulan dokumen bukti-bukti kesesatan Syiah yang berjudul “Syiah Memecah Belah, Mencerca Sahabat dan Mencaci Istri Nabi: Himpunan Fatwa dan pernyataan Ulama Indonesia.”

    Delegasi dari MIUMI, Ustadz Farid Ahmad Okbah di dihadapan sejumlah petinggi MUI, menyampaikan hal-hal yang berkaitan dengan perkembangan Syiah di Indonesia dan kesesatan ajarannya. Dalam dokumen yang diserahkan ke MUI itu juga terdapat kumpulan fatwa-fatwa ulama Ahlus Sunnah, seperti Fatwa MUI Jawa Timur. Pendiri NU KH. Hasyim Asy’ari, Habib Salim bin Jindan dan sebagainya. [Desastian/voa-islam.com]

    http://ygennet.or.id/2012/jika-mui-lamban-miumi-bisa-keluarkan-fatwa-sesat-syiah/

     
    • abdullah 9:52 pm on 19/09/2012 Permalink | Reply

      Sudah MIUMI, keluarkan saja fatwanya, kebenaran kok ditunggu tunggu, nanti makin banyak yang tersesat, apa nggak kasihan?

c
compose new post
j
next post/next comment
k
previous post/previous comment
r
reply
e
edit
o
show/hide comments
t
go to top
l
go to login
h
show/hide help
shift + esc
cancel